FLA SWEET WITH OREO
LAPORAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK
diajukan untuk memenuhi tugas akhir sebagai syarat kelulusan
Oleh
Fitroh Rara Azzahro
0028340761
Jurusan IPS
DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA BARAT
CABANG DINAS PENDIDIKAN WILAYAH VI
SMA NEGERI 1 NGAMPRAH
Jalan Puri Kenanga Raya PCI II RT 01 RW 19 Desa Tanimulya
Kec. Ngamprah Kab. Bandung Barat Prov. Jawa Barat
Tahun ajaran 2020 2021
i
LEMBAR PENGESAHAN
FLA SWEET WITH OREO
Bandung Barat,
Penulis
Fitroh Rara Azzahro
NIS 181910092
Mengetahui
Kepala Perpustakaan Pembimbing
Dewi Aryani Rubiharti, S.Pd Dra. Hj. Ety Hatijah, S.Pd
NIP.198106132009012007 NIP. 196104131986032006
Menyetujui,
Kepala Sekolah SMAN 1 Ngamprah
Engkus Kusnadi, M.Pd
NIP. 196606081990031004
ii
CURRICULUM VITAE
Nama : Fitroh Rara Azzahro
Tempat, Tanggal Lahir : Purbalingga, 15 September 2002
Alamat : GBR 3 Blok E5 No 6 RT 11 RW 25,
Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah,
Kabupaten Bandung Barat.
Pendidikan :
1. TK Insan Kamil : Tahun 2008-2009
2. SDN Sirnagalih : Tahun 2010-2016
3. SMPN 5 Cimahi : Tahun 2016-2018
4. SMAN 1 Ngamprah : Tahun 2018-2021
iii
Kata Pengantar
Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan
rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyusun laporan dengan judul
“Laporan Pembelajaran Berbasis Proyek Fla Sweet With Oreo”.
Adapun maksud penyusunan laporan untuk memenuhi tugas akhir siswa/siswi kelas
XII di SMAN 1 Ngamprah. Selesainya laporan ini tak lepas dari bantuan berbagai
pihak, baik bantuan moril maupun material, oleh karena itu pada kesempatan ini
penulis menyampaikan rasa terimakasih kepada:
1. Kepala Sekolah SMAN 1 Ngamprah.
2. Guru Pembimbing Ibu Dra. Hj Ety Hatijah, S.Pd
3. Wali Kelas XII IPS 1 Ibu Ratih Ayuandani S.Pd,I
4. Kedua orang tua serta adik tercinta.
5. Semua pihak yang telah membantu penyusunan laporan ini.
Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh banyak kekurangan dan
kekeliruan, oleh karena itu penulis mengharap kritik dan saran yang bersifat
membangun demi sempunanya laporan ini.
Harapan penulis, semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.
Bandung Barat,
Penulis
iv
Daftar Isi
Halaman
HALAMAN JUDUL…………………………………………….... i
LEMBAR PENGESAHAN………………………………………. ii
CURRICULUM VITAE………………………………………….. iii
KATA PENGANTAR……………………………………………. iv
DAFTAR ISI……………………………………………………… v
DAFTAR TABEL………………………………………………… vii
DAFTAR GAMBAR……………………………………………… viii
DAFTAR LAMPIRAN……………………………………………. ix
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang……………………………………………… 1
1.2 Rumusan Masalah………………………………………….. 2
1.3 Tujuan………………………………………………………. 2
1.4 Manfaat…………………………………………………….. 2
BAB II LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian PJBL…………………………………………... 3
2.2 Keefektifan Model PJBL………………….………………. 4
2.3 Kaitan PJBL dengan seluruh Mapel di SMAN 1 Ngamprah
2.3.1 Aspek Fisik dan Kondisi Geologis Produk………………. 5
2.3.2 Sejarah dan Perkembangan Cheesecake………………….. 10
2.3.3 Konsep Produk dan Hubungannya dengan Kearifan Lokal 11
2.4 Pengertian Penjualan dan Pemasaran…………………………… 13
2.5 Unsur-Unsur Pemasaran………………………………………… 13
2.6 Strategi Pemasaran………………………………………………. 15
v
BAB III PEMBAHASAN
3.1 How to Make Fla Sweet with Oreo ………………………. 17
3.2 The Steps………………………………………………….. 19
3.3 Aspek Fisik dan Sosial Produk……………………………. 20
3.4 Pemasaran………………………………………………… 21
3.5 Penjualan………………………………………………….. 22
BAB IV PENUTUP
4.1 Kesimpulan………………………………………………… 27
4.2 Saran……………………………………………………….. 27
Daftar Pustaka……………………………………………………… 28
vi
Daftar Tabel
Tabel Halaman
2.3.1 Rata-rata suhu udara dan kelembaban udara…………….. 5
2.3.2 Jumlah curah hujan dan hari hujan ……………………… 6
3.5.1 Investasi alat produk……………………………………... 22
3.5.2 Biaya tetap produksi……………………………………… 23
3.5.3 Biaya tidak tetap produksi………………………………... 23
3.5.4 Laporan Laba Rugi……………………………………….. 25
3.5.5 Laporan Perubahan Modal……………………………….. 25
3.5.6 Laporan Neraca…………………………………………… 26
vii
Daftar Gambar
Gambar Halaman
2.3.1.1 Tanah Aluvial, Tanah Latosol, Tanah Podsolik
Merah Kuning, Tanah Andosol……………………………. 7
2.3.1. Peta Produsen Ketela Pohon Terbesar di Indonesia……….. 9
2.3.1.3 Peta Pemasaran Produk……………………………………. 9
2.3.3 Ketela Pohon….……………………………………………. 11
3.1.1 BahanFla Sweet With Oreo………………………………… 17
3.1.2 Alat yang digunakan pada pembuatan Fla Sweet With Oreo 18
3.2 Proses Pembuatan………………………………………….. 19
3.3 Logo Kemasan……………………………………………… 20
3.4 Peta Lokasi Penjualan………………………………………. 21
viii
Daftar Lampiran
Lampiran Halaman
Lampiran 1 Jurnal Harian……………………………………. 32
Lampiran 2 Alat dan Bahan………………………………….. 36
Lampiran 3 Proses Pembuatan……………………………….. 37
Lampiran 4 Hasil Produk…………………………………….. 38
Lampiran 5 Logo Kemasan…………………………………... 39
Lampiran 6 Media Promosi…………………………………… 40
Lampiran 7 Fotografi…………………………………………. 41
Lampiran 8 Foto dengan Pembeli…………………………….. 42
ix
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Model pembelajaran berbasis proyek adalah model atau metode belajar
yang menggunakan masalah sebagai langkah awal dalam mengumpulkan dan
mengintegrasikan pengetahuan baru berdasarkan pengalamannya dalam
beraktivitas secara nyata. Pembelajaran berbasis proyek dirancang untuk digunakan
dalam permasalahan komplek yang diperlukan siswa dalam melakukan investigasi
dan memahaminya. (Ainamulyana,09/02/2021,21.57)
Mengingat bahwa masing-masing siswa memiliki gaya belajar yang berbeda,
maka pembelajaran berbasis proyek memberikan kesempatan kepada siswa untuk
menggali materi dengan menggunakan berbagai cara yang bermakna bagi siswa,
dan melakukan eksperimen secara kolaboratif. Pembelajaran berbasis proyek
merupakan investigasi mendalam tentang sebuah topik dunia nyata, hal ini akan
berharga bagi atensi dan usaha siswa. (Ainamulyana,09/02/2021,21.57)
Pada Kompetensi Dasar keterampilan dalam Kurikulum 2013 umumnya
menuntut siswa untuk membuat suatu laporan, sehingga ada potensi untuk
melakukan pembelajaran berbasis proyek. Hal ini, menjadi dasar bagi guru mata
pelajaran rumpun IPS SMA Negeri 1 Ngamprah memberikan tugas akhir kepada
kelas XII dengan tema “Ngamprah Culinary Food”. Siswa diminta untuk membuat
suatu produk makanan dan diolah sendiri sehingga menghasilkan makanan yang
memiliki nilai jual yang tinggi, dan memiliki nilai estetika didalamnya.
Untuk memenuhi tugas akhir ini, penulis membuat suatu makanan olahan
berbahan dasar tepung yang biasa masyarakat sebut dengan cheesecake. Namun,
penulis membuat suatu inovasi baru dengan me-rebranding cheesecake menjadi fla
sweet with oreo yang tentunya lebih praktis dan mudah dibuat. Alasan penulis
memilih makanan ini karena makanan ini sedang banyak diminati oleh masyarakat
baik anak-anak, remaja hingga dewasa. Selain itu juga, pembuatan makanan ini
sangat mudah dan tanpa menggunakan oven melainkan didinginkan di dalam
freezer.
1
1.2 Rumusan Masalah
a. Bagaimana sejarah cheesecake?
b. Di era digital ini, bagaimana strategi pemasaran yang baik dan benar agar fla
sweet with oreo ini dapat dikenal oleh masyarakat luas?
c. Di era globalisasi ini mengapa masyarakat lebih menyukai kuliner cepat saji
daripada kuliner khas nusantara?
d. Bagaimana membandingkan kuliner orisinil dan kuliner kekinian (proyek)?
1.3 Tujuan
a. Untuk mengetahui sejarah chessecake
b. Untuk mengetahui stategi pemasaran yang baik dan benar
c. Untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan
d. Untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan suatu
masalah
e. Untuk membuat siswa lebih kreatif dan inovatif
1.4 Manfaat
a. Meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap siswa.
b. Menambah pengetahuan serta wawasan siswa tentang proses yang
dilakukan.
c. Meningkatkan kemampuan siswa dalam mengumpulkan data dan mengatur
data.
d. Meningkatkan kemampuan siswa dalam berpikir kritis.
2
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
2.1 Pengertian PJBL
Project Based Leaening (PJBL) atau Pembelajaran Berbasis Proyek (PBP)
merupakan tugas-tugas komplek, yang didasarkan pada pertanyaan-pertanyaan
yang menantang atau permasalahan, yang melibatkan para siswa di dalam desain,
pemecahan masalah, pengambilan keputusan, atau aktivitas investigasi; memberi
peluang para siswa untuk bekerja secara otonomi dengan periode waktu yang lama;
dan akhirnya menghasilkan produk-produk yang nyata atau presentasi-presentasi
(Thomas,2000). (Wikipedia,10/02/2021,15.04)
Pembelajaran berbasis proyek merupakan salah satu model pembelajaran
inovatif yang berbasis pada siswa dan dapat dipilih serta digunakan oleh guru
sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang akan memberikan “warna” baru
dalam pembelajaran yang umumnya cenderung konvensional.
(Wikipedia,10/02/2021,15.04)
Fokus pembelajaran berbasis proyek bertujuan agar siswa dalam pembelajaran
dapat mengembangkan pengetahuan dan keterampilannya melalui proses
penyelidikan yang terstruktur dan menghasilkan produk dan berbeda dengan
pembelajaran tradisional yang umumnya sekedar mendapat teori-teori yang dihafal
saja. Dengan pembelajaran berbasis proyek, siswa dapat pengetahuan dan
keterampilan yang bermakna jangka panjang. (Wikipedia,10/02/2021,15.04)
Dalam PJBL ini, siswa diminta untuk membuat suatu kuliner, penulis memilih
untuk membuat fla sweet with oreo. Makanan ini merupakan inovasi dan re-
branding dari cheesecake. Cheesecake adalah kue yang biasanya dimakan sebagai
hidangan penutup, dibuat dengan mencampurkan keju yang bertekstur lembut,
telur, susu, dan gula. Sedangkan fla sweet with oreo adalah makanan penutup
dengan menggunakan cream cheese yang diselingi dengan oreo dan tanpa
dipanggang melainkan didinginkan di dalam freezer.
3
2.2 Keefektifan Model PJBL
Model Pembelajaran Berbasis Proyek sangat efektif untuk, “Menyiapkan
siswa pada lapangan pekerjaan. Siswa disiapkan melalui pengembangan
keterampilan-keterampilan dan kemampuan-kemampuan seluas- luasnya
melalui kerja sama/kolaborasi, perencanaan projek, pengambilan keputusan, dan
manajemen waktu” (Blank, 1997;Dickinson et al.,1998)
(Safnowandi.wordpress.com,10/02/2021,15.05)
Meningkatkan motivasi, laporan-laporan tertulis tentang PJBL mengungkap
hasil testimoni guru dan siswa yang menggambarkan terjadinya peningkatan
motivasi dari siswa yaitu siswa sangat tekun dan berusaha keras dalam mencapai
proyek. Guru melaporkan terjadi peningkatan kehadiran dan berkurangnya
keterlambatan. Siswa melaporkan bahwa belajar dalam proyek lebih
bersemangat daripada komponen kurikulum yang lain. Para siswa
mengembangkan pengetahuan dan keterampilan-keterampilannya ketika
mereka menyelesaikan tugas-tugas proyek. Dengan proyek para siswa
menggunakan keterampilan-keterampilan pemikiran tingkat tinggi dan
membentuk hubungan pengetahuan dan keterampilannya di sekolah digunakan
di dunia nyata.
(Safnowandi.wordpress.com,10/02/2021,15.05)
4
2.3 Kaitan PJBL dengan seluruh Mapel di SMAN 1 Ngamprah
2.3.1 Aspek Fisik dan Kondisi Geologis Produk
a. Lokasi
Lokasi berada di Perumahan Graha Bukit Raya 3 Blok E5 No 6 RT 11 RW 25 Desa
Cilame Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat dengan koordinat garis
lintang -6847614 dan garis bujur 107.520217. Batas wilayah sebelah utara terdapat
di Desa pakuhaji, Sebelah selatan terdapat Desa Cimareme, sebelah timur terdapat
Desa Tanimulya dan sebelah barat terdapat Desa Kertajaya
b. Suhu
0
Suhu udara untuk mendukung pertumbuhan ketela pohon minimal 10 C. Bila
0
suhunya dibawah berada dibawah 10 C, maka pertumbuhan tanaman ketela
pohon akan terhambat dan tidak sempurna.
(Distan.bulelengkab,31/01/2021,21.41)
Tabel 2.3.1 Rata-rata Suhu Udara dan Kelembapan Udara
0
Berdasarkan hasil data BPS di atas, suhu rata- rata di Jawa Barat sekitar 26,3 C
0
dengan suhu paling rendah 23 C sehingga tanaman ketela pohon dapat tumbuh
dengan baik di daerah Jawa Barat.
5
c. Curah Hujan
Curah hujan (mm) adalah ketinggian air hujan yang terkumpul dalam penakar hujan
pada tempat yang datar, tidak menyerap, tidak meresap dan tidak mengalir. Unsur
hujan 1 (satu) milimeter artinya dalam luasan satu meter persegi pada tempat yang
datar tertampung air hujan setinggi satu milimeter atau tertampung air hujan
sebanyak satu liter.
Curah hujan yang jatuh di satu daerah di Indonesia dipengaruhi oleh faktor-faktor
sebagai berikut :
-Bentuk medan/topografi
-Arah lereng medan
-Arah angin yang sejajar dengan garis pantai
-Jarak perjalanan angin di atas medan datar
(Distan.bulelengkab,31/01/2021,21.41)
Curah hujan untuk menanam ketela pohon adalah 1.500-2.500 mm/tahun. Daerah
Jawa Barat sendiri memiliki curah hujan rata-rata 2.000 mm/tahun, namun di
beberapa daerah pegunungan curah hujan di Jawa Barat antara 3.000 sampai 5.000
mm/tahun sehingga tanaman ketela pohon dapat tumbuh dengan baik di Jawa Barat.
Tabel 2.3.2 Jumlah Curah Hujan dan Hari Hujan
6
d. Ketinggian Tempat
Ketinggian tempat yang baik dan ideal untuk tanaman ketela pohon antara 10-700
mdpl, sedangkan toleransinya antara 10-1.500 mdpl. Jenis ketela pohon tertentu
dapat ditanam pada ketinggian tempat tertentu untuk dapat tumbuh optimal.
(Distan.bulelengkab,31/01/2021,21.41)
e. Jenis Tanah
Tanah yang paling cocok untk ketela pohon adalah remah tanah yerstruktur,
gembur, tidak terlalu liat dan tidak terlalu poros dan kaya bahan organik. Tanah
dengan struktur remah memiliki sistem udara yang baik, nutrisi yang lebih mudah
tersedia dan mudah diolah. (Distan.bulelengkab,31/01/2021,21.41)
Untuk pertumbuhan tanaman ketela pohon yang lebih baik, tanah harus subur
dankaya bahan organik baik unsur makro dan mikro. Jenis tanah yang cocok
untuk tumbuh ketela pohon adalah jenis aluvial, latosol, podsolik merah kuning,
grumosol dan andosol. Derajat keasaman (pH) tanah yang cocok untuk budidaya
ketela pohon berkisar 4,5-8,0 dengan pH 5,8 ideal.
(Distan.bulelengkab,31/01/2021,21.41)
Sumber:pahamify.com
Gambar 2.3.1.1 Tanah Aluvial, Tanah Latosol, Tanah Podsolik Merah Kuning,
Tanah Andosol
7
f. Wilayah mana saja di Indonesia Ketela Pohon dapat dijumpai
Sejak zaman Hindia Belanda ketela pohon sudah dikenal dan ditanam oleh
penduduk dunia termasuk diwilayah Indonesia. Ketela pohon merupakan sumber
bahan makanan ketiga setelah padi dan jagung sehingga mudah sekali menemukan
tamanan ketela pohon hampir di seluruh wilayah Indonesia.
g. Wilayah di Indonesia yang menjadi produsen Ketela Pohon terbesar
Produsen ketela pohon terbesar di Indonesia terdapat di Sumatera Utara (Tapanuli
utara, Deli Serdang, Labuhan Batu, Dairi, Simalungun), Lampung (Tulang Bawang,
Lampung Tengah, Lampung Timur), Jawa Barat (Bogor, Cianjur, Sukabumi,
Bandung, Garut), Jawa Tengah (Banyumas, Cilacap, Banjarnegara, Kebumen), Jawa
Timur (Malang, Ponorogo, Pacitan, Kediri), D.I Yogyakarta (Gunung Kidul), dan
Sulawesi Selatan (Bulukumba, Gowa, Maros)
(Acara.co.id, 31/01/2021,21.41)
h. Wilayah di Indonesia yang menjadi produsen Ketela Pohon
Produsen ketela pohon terbesar di Indonesia terdapat di Sumatera Utara (Tapanuli
utara, Deli Serdang, Labuhan Batu, Dairi, Simalungun), Lampung (Tulang Bawang,
Lampung Tengah, Lampung Timur), Jawa Barat (Bogor, Cianjur, Sukabumi,
Bandung, Garut), Jawa Tengah (Banyumas, Cilacap, Banjarnegara, Kebumen), Jawa
Timur (Malang, Ponorogo, Pacitan, Kediri), D.I Yogyakarta (Gunung Kidul), dan
Sulawesi Selatan (Bulukumba, Gowa, Maros).
(Pangannusantara.bkp.pertanian.go.id,31/01/2021,21.55)
8
i. Peta Produsen Ketela Pohon terbesar di Indonesia
Gambar 2.3.1.2 Peta Produsen Ketela Pohon Terbesar di Indonesia
Sumber:Pinterest
j. Rencana Pemasaran
Produk akan dipasarkan ke wilayah sekitar lokasi produksi dan ke berbagai kota
serta kabupaten di dalam Provinsi, selanjutnya akan di pasarkan lagi lebih luas ke
berbagai Provinsi di Pulau Jawa seperti Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah dan
Jawa Timur.
k. Peta Pemasaran Produk
Gambar 2.3.1.3 Peta Pemasaran Produk
Sumber:Pinterest dan Google Maps
9
2.3.2 Sejarah dan Perkembangan Cheesecake
Sesuai dengan namanya cheesecake adalah makanan yang terbuat
dari keju, berdasarkan sejarahnya, makanan pencuci mulut ini pertama kali
berasal dari Yunani Kuno. Konon, cheesecake menjadi makanan hidangan
bagi para atlet olimpiade pertama yakni, pada tahun 776 SM.
“Proses pengolahan serta bahan-bahan pertama kali diperkenalkan pada
230M. Dan pada 1000M, resep cheesecake mulai diperkenalkan oleh
tentara Romawi yang berhasil menaklukan Yunani ke wilayah Inggris dan
Eropa Barat, dan kemudian dengan cepat menyebar ke hampir seluruh
wilayah Eropa.” (Lifestyle.okezone, 12/02/2021,21.23)
Seiring berkembangnya zaman, cheesecake mulai melebar ke
wilayah Amerika hingga Asia. Hal ini menyebabkan kemunculan berbagai
banyak macam jenis cheesecake di setiap wilayah negaranya.
Umumnya cheesecake dibuat dengan cara dipanggang, namun
seiring perkembangan zaman masyarakat mulai membuat suatu inovasi
terhadap cheesecake agar lebih mudah untuk dibuat. Dengan cara
didinginkan pada freezer. Selain itu juga, inovasi dilakukan tidak hanya
pada hasil akhir melainkan pada krim cheesecake. Kuliner orisinil
cheesecake biasanya dibuat dengan cara mencampurkan keju dengan susu
untuk mengasilkan krim tapi untuk makanan kekinian selain keju, dan
susu juga ditambahkan tepung maizena. Hal ini lah yang membuat
cheesecake orisinil dan cheesecake kekinian berbeda.
10
2.3.3 Konsep Produk dan Hubungannya dengan Kearifan Lokal
Sumber : Distan.bulelengkab
Gambar : 2.3.3 Ketela Pohon
Konsep makanan yang penulis pilih adalah Fla Sweet with Oreo dengan
bahan dasar tepung ketela pohon atau biasa disebut mocaf. Mocaf adalah
akronim dari Modified Cassava Flour atau tepung ketela pohon merupakan
salah satu produk pati termodifikasi yang telah banyak dimanfaatkan pada
berbagai produk pangan. Alasan penulis memilih ketela pohon sebagai
bahan dasar pembuatan fla sweet with oreo karena ketela pohon sangat
mudah di temukan di wilayah sekitar lokasi produksi.
Penulis mengolah fla sweet with oreo dengan cara membuat terlebih dahulu
oreonya, kemudian masukkan keju parut, susu cair, dan gula kedalam wadah
yang telah disiapkan. Selanjutnya larutkan tepung maizena dengan sedikit air
dan aduk hingga rata. Setelah adonan mengental dan meletup-letup, matikan
api dan sajikan fla di mangkuk yang sudah di sediakan. Langkah terakhir
adalah memberikan setiap lapisan dengan oreo dan berilah sedikit topping
keju di atasnya. Untuk pengemasan penulis telah menyiapkan mangkuk
plastik bening yang tutupnya sudah diberikan logo kemasan agar lebih
menambah nilai estetik dan juga nilai jual.
11
Inovasi yang penulis lakukan agar produk dapat berjalan di era
globalisasi adalah dengan menciptakan sebuah kuliner yang berbeda dan
memiliki cita rasa yang unik. Di era Globalisasi ini masyarakat dapat
dengan mudah melakukan suatu pekerjaan bahkan semua bisa didapatkan
lewat telepon pintar melalui aplikasi pendukung di dalamnya. Selain itu
juga perkembangan IPTEK yang semakin mengalami peningkatan
membuat masyarakat menciptakan inovasi-inovasi baru termasuk kuliner
atau makanan diwilayah Indonesia.
Penulis membuat satu produk kuliner yaitu fla sweet with oreo,
inovasi yang penulis terapkan pada kuliner ini adalah meciptakan
makanan dengan konsep yang unik serta rasa yang menarik masyarakat
untuk membeli dan mecicipinya. Setelah kuliner mendapatkan banyak
respon dari masyarakat penulis berniat memperluas usahanya hingga ke
luar Provinsi tentunya dengan bantuan aplikasi yang terdapat pada telepon
pintar yang kini dapat dengan mudah mengakses apapun termasuk
memesan makanan secara online.
Upaya dalam mempertahankan makanan berbasis kearifan lokal
ditengah era globalisasi adalah dengan cara mengikuti perkembangan
IPTEK. Kini masyarakat lebih sering menggunakan smartphone untuk
memenuhi kebutuhan sehari-hari melalu aplikasi, sehingga produk yang
masyarakat jual bisa mulai mendaftarkan pada grabfood atau gofood
sehingga pembeli dapat dengan mudah memenuhi keinginannya.
Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mempertahankan
makanan berbasis kearifal lokal salah satunya lewat media sosial.
Mempromosikan makanan lewat media sosial sebenarnya lebih efektif
karena orang-orang akan dengan mudah mengenal dan membeli produk
tersebut.
12
2.4 Pengertian Penjualan dan Pemasaran
Penjualan (sales) adalah kegiatan jual beli dijalankan oleh dua belah pihak
atau lebih dengan alat pembayaran yang sah. Penjualan dapat dilakukan
dengan berbagai metode, seperti penjualan langsung secara agen penjualan.
Tujuan utama penjualan untuk mendatangkan keuntungan dari produk atau
barang yang dijual. Dalam pelaksanaannya, penjualan tidak dapat dilakukan
tanpa adanya kontribusi dari pelaku yang bekerja, seperti pedagang, agen,
dan tenaga pemasaran. (Talenta.co, 25/02/2021,20.48)
Pemasaran (marketing) adalah kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan
untuk mempromosikan suatu produk atau layanan yang mereka punya.
Pemasaran ini mencakup periklanan, penjualan, dan pengiriman produk ke
konsumen atau perusahaan lain. (Cpssoft.com,25/02/2021,20.54)
2.5 Unsur- Unsur Pemasaran
a. Penentuan Pasar
Dalam strategi pemasaran, makna pasar itu begitu luas sehingga
pengusaha harus memilih yang tepat mana bagian tertentu yang paling
tepat, pasar mana saja yang akan dilayani, semua ini agar bias lebih
focus. Dalam strategi pemasaran, ini sangat sangat penting dan menjadi
awal mula dari semua upaya, yaitu segmentasi pemasaran, yang artinya
upaya-upaya untuk mengelompokkan pasar, hal ini untuk
mempermudah bagaimana memperlakukan pasar, karena jika modal
terbatas, maka akan kepayahan jika harus melakukan pendekatan secara
bersamaan ke seluruh masyarakat, dan butuh tenaga dan biaya yang
cukup besar, selain waktu yang begitu panjang, meski itu dengan media
online sekalipun, karena belum semua masyarakat yang dituju juga
memanfaatkan online sebagai perilaku harian. Segmentasi pasar
merupakan langkah awal dari strategi pemasaran agar produk benar-
benar diformat sesuai dengan keinginan pasar.
(Ipan.web.id,25/02/2021,21.55)
13
b. Perencanaan Produk
Dalam strategi pemasaran, sebelum membangun produk yang siap di
lepas di pasar produsen perlu menyusun perencanaan produk yang
disesuaikan target pasarnya, misal menentukan volume produk,
kemasan, iklan, dan tokoh dalam iklan.
(Ipan.web.id,25/02/2021,21.55)
c. Manajemen Harga
Manajemen harga adalah bentuk upaya yang paling strategis dalam
mengawali persaingan, bisa berawal perhitungan yang matang secara
internal kemudian dibandingkan dengan pesaing. Manajemen harga ini
bisa diawali dengan cara sederhana seperti harga ketika promosi, harga
eceran, harga agen/reseller dll. (Ipan.web.id,25/02/2021,21.55)
d. Distribusi
Distribusi merupakan bagian dari strategi pemasaran yang cukup
menguras energy karena factor efektivitas dan efisiensi, sehingga ada 3
pihak yang akan dipuaskan, pertama produsen, kedua agen/reseller,
ketiga konsumen. Dari distribusi ini jika produsen memiliki toko online
maka bias menentukan pihak ketiga dalam pengiriman-pengiriman
barang yang terjamin dengan baik dan asuransi yang jelas. Distribusi
adalah layanan yang bias dirasakan dampaknya oleh semua pihak
dengan menggunakan rantai –rantai atau jalur.
(Ipan.web.id,25/02/2021,21.55)
e. Komunikasi dan Promosi
Dlam komunikasi ini menjadi lini yang patut disusun dengan baik
karena akan menjadi awal pertemuan atau hubungan berupa informasi-
informasi. Komunikasi ini meliputi penerapan pendekatan pemasaran,
system publikasi, promosi penjualan, hubungan relasi, penjualan
langsung, pembentukan media pendukung.
(Ipan.web.id,25/02/2021,21.55)
14
2.6 Strategi Pemasaran Produk
Era digital telah dibuka pertanda pintu perdagangan antar negara di
dunia menjadi tidak terbatas. Berkaitan dengan itu maka sebagai
pengusaha penulis memiliki peluang yang cukup besar untuk
mengembangkan usaha bisnis. Senada dengan itu pula, artinya jumlah
pesaing atau kompetitor juga bertambah. Oleh karena itu, strategi bisnis
merupakan hal penting yang wajib penulis buat agar dapat menghadapi
persaingan bisnis. (Jurnal.id, 10/02/2021, 21.43)
Indonesia memiliki banyak pengguna sosial media seperti Twitter,
Instagram, Facebook, WhatsApp, Line, dan sebagainya. Karena itu,
sosial media dapat dijadikan alat dalam strategi bisnis. Sosial media
dapat penulis terapkan langsung melalui strategi pemasaran usaha.
(Jurnal.id, 10/02/2021, 21.43)
Selain murah, cara penggunaannya pun mudah. Penulis tidak perlu
memiliki keahlian khusus untuk menggunakan sosial media tetapi cukup
dengan memasarkan produk atau jasa. Selain sosial media, penulis juga
dapat menerapkan digital marketing. Digital marketing adalah aktivitas
promosi sebuah brand atau produk/jasa menggunakan media elektronik
atau digital. Jika tidak bisa menggunakan digital marketing, bisa
menggunakan jasa perusahaan e-commerce yang menjual jasa digital
agemcy yang dapat membantu mengembangkan bisnis. Dengan begitu,
tidak perlu bingung untuk melakukan kegiatan pemasaran. Adapun
teknik pemasaran dalam digital marketing seperti serch engine
optimization (SEO), billboard elektronik, iklan televisi dan radio, email
marketing dan lainnya.
Masyarakat dunia yang hidup pada zaman sekarang tak terlepas
dari adanya globalisasi. Globalisasi merupakan suatu proses
berkembangnya era baru dalam hal kebudayaan masyarakat yang baru.
Globalisasi membawa banyak dampak, terutama untuk Indonesia. Salah
satu dampak dari globalisasi bagi Indonesia ialah masuknya berbagai
macam kebudayaan asing ke Indonesia. Dan tentunya dengan masuknya
budaya-buadaya asing tersebut membawa perubahan dalam kehidupan
15
masyarakat di Indonesia. Contoh dari perubahan tersebut misalnya
masyarakat yang lebih memilih memakan makanan luar negeri/makanan
luar negeri dibanding dengan memakan makanan dari negaranya sendiri.
(Adithdharmawandjati.blogspot.com,10/02/2021,21.43)
Selera terkait dengan perasaan menyenangkan yang disebabkan
oleh makanan tertentu sehingga timbul karena perpaduan rasa makanan
yang menimbulkan perasaan menyenangkan, tidak hanya
mengenyangkan. Selera bisa jadi bersifat individual jika terkait dengan
pengalaman unik pribadi seseorang saat makan. Tapi dari sisi
penerimaan panca indra (terutama lidah pengecap), selera bisa diartikan
menjadi keinginan rata-rata orang untuk menikmati makanan.
(Adithdharmawandjati.blogspot.com,10/02/2021,21.43)
Seperti yang kita ketahui bahwa negara-negara luar terutama
negara-negara barat suka sekali mengonsumsi makanan-makanan cepat
saji (fastfood). Dan itu pula yang dtiru oleh pemuda kita. Di Indonesia
sudah banyak makanan-makanan luar negeri yang tersedia dalam
bentuk cepat saji. Dengan adanya globalisasi kebanyakan pemuda
Indonesia mulai cemderung beralih kemakanan cepat saji. Cepat saji
adalah makanan yang singkat dalam penyajiannya dan tidak perlu
menunggu proses pemasakan yang lama. Makanan cepat saji sekarang
banyak dan mudah sekali ditemui. Mungkin dengan hidangan yang
lezat dan disajikan dalam waktu singkat, membuat kita sering kali
mengonsumsinya. Padahal kita semua tahu bahwa makanan cepat saji
memiliki dampak yang negatif untuk tubuh kita dalam jangka panjang
nanti.
(Adithdharmawandjati.blogspot.com,10/02/20)
16
BAB III
PEMBAHASAN
3.1 How to Make a Fla Sweet With Oreo
3.1.1 Ingredients
Gambar 3.1.1 Bahan Fla Sweet with Oreo
a) 200 ml liquid milk
b) 25 gram grated cheese
c) 2 tablespoon cornstarch
d) 3 tablespoon sugar
e) 1/4 teaspoon salt
f) 1pack oreo which has been smoothed
17
3.1.2 Utensils :
Gambar 3.1.2 Alat yang digunakan pada pembuatan fla sweet with oreo
a) Nonstick pan
b) Plate
c) Spoon
d) Stove
e) Mixer
f) Cake scales
g) Cup
18
3.2 The Steps :
Gambar 3.2 Proses Pembuatan
First, prepare ingredients and utensils to be use. Second, add grate cheese, liquid
milk, sugar and salt to taste, into the non-stick pan. Cook over low heat. Third,
dissolve the cornstrach with a little water then pour into the nonstick pan little by
little, while stirring continuously so as not to burn. Fourth, after the dough thickens
and popping up, then turn off the heat. Pour the mixture into the plate, then springkle
with oreo. Do it alternately. Then put in the refrigerator for one hour. Food ready to
serve.
19
3.3 Aspek Fisik dan Sosial Produk
a. Product (Produk) :
Gambar 3.3 Logo Kemasan
Kualitas Produk ini mengunakan bahan-bahan yang aman, higienis,
dan halal sehingga konsumen tidak perlu khawatirr dengan kualitas produk
yang dihasilkan. Design yang penulis gunakan sebisa mungkin menarik
perhatian konsumen dan memiliki nilai estetika yang tinggi. Design yang
menarik akan menjadi salah satu daya jual dari produk yang dihasilkan.
Kemasan produk menggunakan mangkuk plastik yang aman untuk makanan
dan dilengkapi dengan merk produksi. Nama produk yang penulis gunakan
adalah Fla Sweet With Oreo. Ukuran satu mangkuk plastik sekitar 200 gr.
Pelayanan menggunakanan sistem COD (Cash On Delivery).
b. Price (Harga)
Harga di tentukan dari Harga Jual Produksi ditambah dengan
keuntungan yang diinginkan penulis. Satu mangkuk plastic ukuran 200 gr
dijual dengan harga Rp. 7000,00
20
c. Promotion (Promosi)
Penggunaan media sosial sangat efektif untuk memasarkan hasil
produk ini sehingga penulis menggunakan media sosial sebagai alat
pemasaran, media sosial yang penulis gunakan adalah Instagram, dan
WhatsApp. Selain itu juga penulis membuat poster menarik sebagai alat
promosi agar dapat menarik minat pembeli.
3.4 Pemasaran
Sumber : Google Maps
Gambar 3.4 Peta Lokasi Penjualan
Lokasi penjualan produk di Graha Bukit Raya 3 Blok E5 No 6 RT 11 RW
25, cakupan pasar produk ini sekitar Kecamatan Ngamprah Kabupaten
Bandung Barat. Penulis hanya akan membuat produk jika ada pesanan,
sehingga penulis tidak membuat dalam jumlah banyak sekaligus.
Transportasi yang penulis gunakan adalah kendaraan bermotor dengan
sistem COD (Cash On Delivery).
21
3.5 Penjualan
a. Biaya Tetap
No Jenis Alat Jumlah Harga Satuan Harga Total
1 Panci diameter 1 Rp. 10.000,00 Rp. 10.000,00
15 cm
2. Mangkuk 1 Rp. 4.000,00 Rp. 4.000,00
3. Timbangan kue 1 Rp. 15.000,00 Rp. 15.000,00
4. Kompor satu 1 Rp. 50.000,00 Rp. 50.000,00
Tungku
5. Piring plastik 1 Rp. 3.000,00 Rp. 3.000,00
Jumlah Rp. 82.000,00
Tabel 3.5.1 Investasi Alat Produk
Total biaya untuk membeli peralatan adalah Rp. 82.000,00. Jika diasumsikan
peralatan tersebut dapat digunakan 5 tahun, maka perhitungan biaya penyusutan
alatnya adalah
5 tahun = 60 bulan
Biaya Penyusutan Harga = Rp. 82.000,00 = Rp. 1.367,00
60
Jadi, biaya penyusuran alat = Rp. 1.367,00
22
No Jenis Alat Jumlah Harga
1 Air 600 ml Rp. 2.500,00
2 Gas 3 kg 1 Rp. 18.000,00
3 Penyusutan alat Rp. 1.367,00
Jumlah biaya tetap perbulan Rp. 21.867,00
Jumlah biaya tetap perhari Rp. 21.867,00 : 30
= Rp. 729,00
Tabel 3.5.2 Biaya Tetap Produksi
b. Biaya Tidak Tetap
No Bahan Jumlah Harga Satuan Harga Total
1 Tepung Maizena 100 gr Rp. 5.000,00 Rp. 5.000,00
2 Keju 200 gr Rp. 7.000,00 Rp. 14.000,00
3 Oreo 2 bungkus Rp. 8.000,00 Rp. 16.000,00
4 Susu bubuk 3 sachets Rp. 2.500,00 Rp. 7.500,00
5 Cup mangkuk 10 Rp. 500,00 Rp. 5.000,00
Jumlah Rp. 47.500,00
Tabel 3.5.3 Biaya Tidak Tetap Produksi
c. Harga Pokok Produksi
Biaya Tetap + Biaya Tidah Tetap
Harga Pokok Produksi=
Jumlah Barang
Rp. 729,00 + Rp. 47.500 ,00
Harga Pokok Produksi =
10
Rp. 48.229,00
Harga Pokok Produksi = = Rp. 4.823,00
10
Jadi, harga pokok produksi 1 buah fla sweet with oreo adalah Rp.4.823,00
23
d. Harga Jual
Harga Jual = Harga Pokok Produksi + Keuntungan yang diinginkan
Keuntungan yang di harapkan = 40% X Rp. 4.823,00
40
Keuntungan yang di harapkan = 100 X Rp. 1.929,00
Keuntungan yang diharapkan = Rp. 1.929,00
Harga Jual = Harga Pokok Produksi + keuntungan yang diinginkan
Harga Jual = Rp. 4.823 + Rp. 1.929,00 = Rp.6.752 ,00
Harga jual tiap 1 wadah fla sweet with oreo jika keuntungan yang diharapkan
40% adalah Rp. 6.752,00 atau Rp. 7.000,00
1 mangkuk plastic = 200gr fla sweet with oreo
24
e. Laporan Laba Rugi
FLA SWEET WITH OREO
LAPORAN LABA/RUGI (INCOME STATEMENT)
28 FEBRUARI 2021
Pendapatan :
Penjualan Rp. 70.000,00
Beban Usaha :
Beban Perlengkapan Rp. 47.500,00
Beban Peralatan Rp. 82.000,00
Beban Air Rp. 729,00
Total Beban Rp 130.229,00
Rugi Bersih -Rp 60.229,00
Tabel 3.5.4 Laporan Laba/Rugi
25
f. Laporan Perubahan Modal
FLA SWEET WITH OREO
LAPORAN PERUBAHAN MODAL (EQUITY STATEMENT)
28 FEBRUARI 2021
Modal Awal per 1 Februari 2021 Rp. 47.500,00
Rugi Bersih -Rp. 60.229,00
Prive Rp. 82.000,00
Pengurangan Modal -Rp. 142.229,00
Modal Akhir Per 05 Februari 2021 Rp. 189.729,00
Tabel 3.5.5 Laporan Perubahan Modal
26
g. Neraca
FLA SWEET WITH OREO
LAPORAN NERACA (BALANCED)
28 FEBRUARI 2021
Aktiva (A) Utang Usaha
Kas -Rp. 60.229,00 -Rp. 120.458,00
Perlengkapan Rp. 47.500,00
Peralatan Rp. 82.000,00
Modal Pemilik (M)
Modal Akhir Rp. 189.729,00
Jumlah Aktiva Rp. 69.271,00 Jumlah U+M Rp. 69.271,00
Tabel 3.5.6 Laporan Neraca
27
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Pembuatan Fla Sweet With Oreo merupakan proyek yang diintegrasikan
terhadap semua mata pelajaran menggunakan model pembelajaran PJBL
karena tugas ini berbasis proyek. Fla Sweet With Oreo salah satu makanan
dessert kekinian yang diharapkan dapat disukai dan diterima oleh seluruh
lapisan masyarakat .
Penulis mengharapkan, kedepannya akan diciptakan makanan dessert
yang lebih inovatif, kreatif, dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi
sehingga dapat meningkatkan income bagi pembuatnya
4.2 Saran
a. Saran untuk siswa
Setelah membuat tugas akhir dengan judul “Laporan Pembelajaran Berbasis
Proyek Fla Sweet With Oreo”, penulis mendapatkan banyak sekali
pengetahuan yang berharga. Penulis juga mendapatkan banyak pengalaman
yang tidak bisa terlupakan. Dan penulis berharap semoga bisa membuat para
pembaca mendapatkan ilmu dan pengetahuan dalam laporan ini.
b. Saran untuk guru
Diharapkan guru memberikan motivasi lebih kepada peserta didik, guru
juga harus berupaya memahami tentang cara memberikan motivasi yang baik
dan benar serta terarah sehingga motivasi yang diberikan kepada para siswa
dapat diterima dengan baik, karena motivasi belajar berpengaruh terhadap
prestasi belajar peserta didik.
28
Daftar Pustaka
Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) [online] diakses pada
tanggal 09 Februari 2021
(https://ainamulyana.blogspot.com/2016/06/model-pembelajaran-berbasis-
proyek.html?m=1)
Pembelajaran Berbasis Proyek [online] diakses pada tanggal 10 Februari 2021
(https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pembe_berbasis_proyek)
Project Based Learning (PJBL) dan Aplikasinya dalam Pembelajaran Biologi
[online] diakses 10 Februari 2021
(https://safnowandi.wordpress.com/2012/11/03/project-based-learning-pbl-
danaplikasinya-dalam-pembelajaran-biologi)
Budidaya Ketela Pohon [online] diakses pada tanggal 31 Januari 2021
(https://distan.bulelengkab.go.id/artikel/budidaya-ketela-pohon-
13#:~:text=Jenis%20tanah%20yang%20cocok%20untuk,dengan%20pH%205%2
C8%20ideal)
Syarat Tumbuh Tanaman Singkong [online] diakses pada tanggal 31 Januari 2021
(https://agrotek.id/syarat-tumbuh-tanaman-
singkong/#:~:text=Suhu%20udara%20yang%20dibutuhkan%20untuk,tidak%20ak
an%20tumbuh%20dengan%20sempurna%20)
7 Daerah Penghasil Singkong Terbesar di Indonesia [online] diakses pada tanggal
31 Januari 2021
(https://www.acara.co.id/2020/12/daerah-penghasil-singkong-terbesar-di.html?m=1)
Pangan Lokal-Potensi Ubi Kayu (Singkong) [online] diakses pada tanggal 31 Januari
2021
(http://pangannusantara.bkp.pertamina.go.id/?show=page&act=view&id=1)
Asal-usul Cheesecake, Makanan Pencuci Mutlut Favorit Atlet Olimpiade Pertama
[online] diakses pada tanggal 12 Februari 2021
(https://lifestyle.okezone.com/read/2017/07/21/298/1741632/food-story-asal-usul-
cheese-cake-makanan-pencuci-mulut-favorit-atlet-olimpiade-pertama)
29
Pengertian Penjualan, Tujuan dan Bentuknya dalam Perusahaan [online] diakses pada
tanggal 25 Februari 2021
(https://www.talenta.com/blog/insight-talenta/penjualan/)
Pengertian Pemasaran, Fungsi, Dan Jenis Pemasaran Dalam Bisnis [online] diakses
pada tanggal 25 Februari 2021
(https://cpssoft.com/blog/bisnis/pengertian-pemasaran-fungsi-dan-jenis-pemasaran-
dalam-bisnis/)
Dasar Marketing : 5 Unsur Dalam Stratefi Pemasaran [online] diakses pada tanggal 25
Februari 2021
(https://ipan.web.id/dasar-marketing-5-unsur-dalam-strategi-pemasaran-bagi-pemula/)
7 Strategi Bisnis untuk Bersaing di Era Digital [online] diakses pada tanggal 10
Februari 2021
(https://www.jurnal.id/id/blog/strategi-bisnis-untuk-bersaing-di-era-digital/)
Pengaruh Makanan Luar Negeri Terhadap para Pemuda [online] diakses pada tanggal
10 Februari 2021
(http://adithdharmawanjati.blogspot.com/2015/11/v-
behaviorurldefaultvmlo_14.html?m=1)
Gambar: Jenis-Jenis Tanah dan Persebarannya [online] diakses pada tanggal 01
Februari 2021
(https://images.app.goo.gl/dcaxm6e7WxckE7Jm6)
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat [online] diakses pada tanggal 01 Februari
2021
(https://jabar.bps.go.id/staticable/2019/05/31/597/rata-rata-suhu-udara-kelembapan-
tekanan-udara-kecepatan-angin-curah-hujan-dan-penyinaran-matahari-menurut-
stasiun-di-provinsi-jawa-barat-2017-html)
30
Steven M Alan.2007.Kamus Lengkap Indonesia-Inggris.Bandung:PT Mizan Pustaka.
Widiati Utami, Zuliati Rohmah, Furaidah. 2018. Bahasa Inggris. Gresik:PT Temprina
Media Grafika.
31
Lampiran 1 Jurnal Harian
Minggu Pertama
Tanggal Catatan Kegiatan Masalah Solusi Hasil
01/02/2021 Membuat Tidak ada Tidak ada Dikumpulkan
kerangka laporan pada tanggal
Indonesia 02 Februari
2021
02/02/2021 Membuat laporan Tidak ada Tidak ada Dikumpulkan
pjbl geografi pada tanggal
05 Februari
2021
03/02/2021 Membuat laporan Tidak ada Tidak ada Dikumpulkan
pjbl sosiologi pada tanggal
05 Februari
2021
04/02/2021 Membetulkan Penyusunan Bertanya -
kerangka pjbl setiap mata kepada guru
Bahasa Indonesia pelajaran bersangkutan
05/02/2021 Membuat laporan Tidak ada Tidak ada Dikumpulkan
pjbl pkwu pada tanggal
19 Februari
2021
32
Minggu Kedua
Tanggal Catatan Kegiatan Masalah Solusi Hasil
08/02/2021 Mulai menyusun Tidak ada Tidak ada Dikumpulkan
jurnal harian bersamaan
dengan laporan
final pjbl
09/02/2021 Mulai menyusun Tidak ada Tidak ada Tenggat sejarah
laporan pjbl sejarah minat tanggal
minat dan membuat 13/02/2021 dan
sketsa logo untuk tenggat
produk membuat sketsa
logo tanggal
12/02/2021
10/02/2021 Mengumpulkan Tidak ada Tidak ada Dikumpulkan di
kerangka makalah GC pjbl tanggal
tahap 1 pada 10/02/2021
11/02/2021 Membuat laporan Kendala hanya Mencari sumber Dikumpulkan
Bahasa Inggis ada pada informasi di pada tanggal
Wajib pembuatan berbagai website 15/02/2021
kalimat pada atau blog
step di Bahasa
Inggris
12/02/2021 Mengumpulkan Tidak ada Tidak ada Dikumpulkan
laporan pjbl sejarah pada tanggal
minat 12/02/2021
33
Minggu Ketiga
Tanggal Catatan Kegiatan Masalah Solusi Hasil
15/02/2021 Mengupload tugas Kendala hanya ada Mencari sumber Dikumpulkan
pjok berupa foto saat pada pembuatan informasi di pada tanggal
membersihkan alat dan kalimat pada step di berbagai website 15/02/2021
bahan dan Bahasa Inggris atau blog
mengumpulkan tugas
Bahasa Inggris Wajib
16/02/2021 Membuat video untuk Dalam pengucapan Mencoba mengikuti Dikumpulkan
tugas Bahasa Inggris setiap kata masih pengucapan sesuai pada tanggal
minat terasa kaku dengan kamus 20/02/2021
terjemahan online
17/02/2021 Mengumpulkan tugas Kendala terdapat Menyertakan link Dikumpulkan
video Bahasa Inggris pada saat video pada GC dalam bentuk
Minat mengirimkan tugas link video dari
video dikarenakan goggle drive
sinyal dan kapasitas pada tanggal
video yang besar 17/02/2021
18/02/2021 Mengumpulkan sketsa Tidak ada Tidak ada Dikumpulkan
dan hasil print untuk dalam bentuk
logo produk makanan foto dan
dikumpulkan
pada tanggal
10/02/2021
19/02/2021 Mengumpulkan semua Tidak ada Tidak ada Dikumpulkan
laporan pjblpada GC dalam bentuk
pjbl untuk tugas agama foto dan pdf di
dan PPkn google fom
34
Minggu Keempat
Tanggal Catatan Kegiatan Masalah Solusi Hasil
22/02/2021 Kembali Masih banyak Menambahkan Hasil laporan
melanjutkan yang perlu hal-hal yang final kurang
laporan final pjbl dilengkapi belim lebih baru 75%
ditambahkan
23 Februari Mulai menyusun Kendala Mencari Dikumpulkan
2021 laporan ekonomi terdapat pada referensi yang pada tanggal
proses sama dengan 26/02/2021
perhitungan ekonomi yang
dibahas
24 Februari Melakukan revisi Terdapat Mulai Hasil
2021 untuk pelajaran beberapa membenarkan dikumpulkan
matematika kesalahan perhitungan dengan laporan
dalam hal yang salah yang sudah fix
perhitungan dijilid
25/02/2021 Mengumpulkan Tidak ada Tidak ada Hasil
laporan ekonomi dikumpulkan
pada GC PJBL pada tanggal
25/02/2021
26/02/2021 Penyelesaian Kendala dalam Menanyakan Dikumpulkan
laporan final hal penyusunan pada guru pada tanggal
Bahasa Indonesia laporan bersangkutan 28/02/2021
atau teman satu
bimbingan
35
Lampiran 2 Alat dan Bahan
36
Lampiran 3 Proses Pembuatan
37
Lampiran 4 Hasil Produk
38
Lampiran 5 Logo Kemasan
39
Lampiran 6 Media Promosi
40
Lampiran 7 Fotografi
Link :
https://www.instagram.com/p/CLdap1rpozQ/?igshid=1pq2ckan9lz8m
41