The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by dwi sukorini, 2023-06-03 12:48:06

MEDIA PEMBELAJARAN KELAS XI BAB 5

MEDIA PEMBELAJARAN KELAS XI BAB 5

A. MEWASPADAI ANCAMAN TERHADAP NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA


Ancaman dalam bidang ideologi adalah ancaman yang dinilai memiliki kemampuan yang membahayakan pikiran masyarakat suatu negara sehingga akan mengancam dasar falsafah negara, yaitu Pancasila. 1. Ancaman dalam Bidang Ideologi


2. Paham dari luar negeri Merupakan paham atau ideologi yang menjunjung kebebasan, dan mengakui hak-hak individual baik dalam bidang politik, agama, sosial, ekonomi maupun kebudayaan yang dilindungi oleh campur tangan negara serta badanbadan yang lain. B. Paham liberalisme Merupakan paham yang hendak menghapuskan hak milik perseorangan dengan menggantikannya dengan milik bersama yang dikontrol oleh negara. A. Paham komunisme


Kedua paham ini harus diwaspadai kerena dapat merusak sendi-sendi kehidupan bangsa. Indonesia pernah pernah mengalami ancaman dalam bidang ideologi, yaitu pemberontakan PKI di Madiun pada tahun 1948.


Tujuannya untuk meruntuhkan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan menggantinya dengan negara komunis.


2. Ancaman dalam Bidang Politik Ancaman di bidang politik dapat bersumber dari luar negeri maupun dalam negeri.


1. Intimidasi politik, yaitu tindakan menakut-nakuti untuk memaksa negara lain melakukan sesuatu. 3. Blokade adalah pengepungan (penutupan) suatu daerah, kawasan, tempat atau negara sehingga orang-orang, barang, kapal dan sebagainya tidak dapat keluar masuk denan bebas. Atau usaha untuk mencegah persediaan, pasukan, informasi atau bantuan mencapai tempat pasukan musuh. 2. Provokasi politik, yaitu provokasi yang disampaikan secara langsung maupun tidak langsung bertujuan untuk memanasmanasi lawan politik.


3. Ancaman dalam Bidang Ekonomi f. Usaha-usaha di Indonesia akan mati karena banyak produk impor di pasaran Indonesia. e. Hilangnya pasar produk Indonesia karena kalah bersaing dengan produk luar negeri. d. Masuknya tenaga kerja asing di Indonesia yang lebih provesional sumber daya manusia. c. Ancaman dari sektor keuangan dunia yang semakin bebas dan menjadi ajang spekulasi dan merusak kestabilan ekonomi. b. Membanjirnya produk impor a. Hilangnya pasar produk ekspor Indonesia karena kalah bersaing dengan produksi negara lain yang lebih murah dan berkualitas Dampak negatif:


4. Ancaman dalam Bidang Sosial Budaya Ancaman dari dalam didorong oleh isu-isu kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, dan ketidakadilan A. Ancaman dalam


B. Ancaman luar (pengaruh masuknya budaya asing) h. Semakin memudarnya apresiasi terhadap nilai-nilai budaya lokal yang melahirkan gaya hidup individualis g. Munculnya sifat hedonisme f. Permisif berarti terbuka atau longgar atau serba terhadap hal-hal yang dahulu dianggap tabu e. Semakin lunturnya gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia d. Munculnya sifat pragmatisme c. Munculnya sifat konsumtif b. Munculnya gejala westernisasi a. Adanya sikap individualisme


5. Ancaman dalam Bidang Pertahanan dan Keamanan


Gerakan sparatisme yang pernah mengancam Negara Kesatuan Republik Indonesia. A. Ancaman militer e. Gerakan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia/Perjuangan Rakyat Semesta (PRRI/Permesta). d. Pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS). c. Gerakan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA). b. Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII). a. Pemberontakan PKI Madiun Tahun 1948.


B. Ancaman non-militer f. Lunturnya persatuan dan kesatuan bangsa e. Kemiskinan. d. Kebodohan. c. Perusakan lingkungan. b. Korupsi, kolusi, dan nepotisme. a. Penyalahgunaan Narkoba


B. STRATEGI DALAM MENGATASI ANCAMAN DI BIDANG IPOLEKSOSBUDHANKAM


a. Strategi dalam Menghadapi Ancaman di Bidang Ideologi 4) Penumpasan gerakan separatis secara tegas. 3) Meningkatkan iman dan takwa untuk membentengi masyarakat dari ancaman penetrasi ideologi asing membahayakan keamanan negara. 2) Memberikan pendidikan akan pentingnya ideologi Pancasila salah satunya melalui proses pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. 1) Menyeleksi budaya asing yang masuk ke Indonesia


b. Strategi dalam Mengatasi Ancaman di Bidang Politik 6) Penguatan lembaga legislatif sehingga menjadi lembaga yang berkualitas dan professional pada bidangnya. Lembaga legislatif yang mampu bekerja sama dengan pemerintah dalam memproses dan melahirkan produk-produk legislasi (berupa peraturan perundangundangan) bagi kepentingan pembangunan nasional. 5) Meningkatkan kerja sama dengan negara lain dalam kerangka prinsip saling percaya, saling menghargai, dan tidak saling mengintervensi urusan dalam negeri. 4) Penguatan penyelenggaraan pemerintahan negara yang sah, efektif, bersih, berwibawa, bebas KKN (korupsi kolusi nepotisme) dan bertanggung jawab. 3) Mengadakan reformasi lembaga-lembaga politik agar menjalankan fungsi dan peranannya secara baik dan benar. 2) Mengaktifkan masyarakat sipil dalam area politik. 1) Menegakkan supremasi hukum.


c. Strategi Mengatasi Ancaman di Bidang Ekonomi 4) Membuat prioritas kebijakan dapat berupapenciptaan lapangan kerja padat karya sebagai solusi memberantas kemiskinan, pembangunan infrastruktur, penciptaan iklim usaha yang kondusif, dan pemilihan teknologi yang tepat guna sebagai solusi pemerataan kesempatan kerja. 3) Indonesia harus membangun dan menjaga hubungan baik dengan negara-negara utama dalam tatanan ekonomi-politik dunia. 2) Memperkuat produksi domestic untuk pasar dalam negeri, sehingga memperkuat perekonomian rakyat. 1) Tidak bergantung pada badan-badan multilateral.


d. Strategi Mengatasi Ancaman di Bidang Sosial Budaya . Dalam menghadapi pengaruh dari luar yang dapat membahayakan kelangsungan sosial budaya, bangsa Indonesia berusaha memelihara keseimbangan dan keselarasan fundamental 1. Bangsa Indonesia dimana masyarakatnya harus tetap berpegang teguh pada ideologi bangsa dan negara Indonesia yaitu Pancasila 2. Melakukan pemilahan pemilahan atau penyaringan terhadap budaya yang masuk di kehidupan masyarakat Indonesia 3. Tetap dan terus memelihara serta menjaga keselarasan fundamental yaitu hubungan dengan Tuhan, Manusia, dan Lingkungan kehidupan sosial masyarakat d. Strategi Mengatasi Ancaman di Bidang Sosial Budaya


4. Terus meningkatkan persatuan dan kesatuan dengan perkembangan budaya, tradisi, pendidikan, dan kepemimpinan 5. Mengedepankan dan meningkatkan nasionalisme bangsa Indonesia di dalam keberlangsungan kehidupan masyarakatnya 6. Mengamalkan terus dengan seksama tentang Bhinneka Tunggal Ika. Nah itulah sekilas penjelasan dan pembahasan tentang materi pembelajaran di atas mengenai mengatasi berbagai ancaman di bidang sosial budaya. d. Strategi Mengatasi Ancaman di Bidang Sosial Budaya


Diatur dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 khususnya Pasal 30 Ayat (1-5)


a. komponen utama TNI b. komponen cadangan warga negara, sumber daya alam, serta sarana dan prasarana nasional c. komponen pendukung. warga negara, sumber daya alam, dan suber daya buatan, serta sarana dan prasarana nasional Membentuk sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sishankanrata) Terdiri atas tiga komponen yaitu :


Click to View FlipBook Version