The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Gotong royong dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by dwi sukorini, 2023-06-03 12:18:15

Gotong royong dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika

Gotong royong dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika

MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS X GOTONG ROYONG DALAM BINGKAI BHINEKA TUNGGAL IKA DISUSUN OLEH : DWI SUKORINI, S.H.


Sebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa hidup sendiri tanpa adanya bantuan dari orang lain. Oleh karena itu, dalam kehidupan masyarakat diperlukan adanya gotong royong, kerja sama, dan sikap saling membantu untuk menyelesaikan permasalahan hidup.


Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), gotong royong adalah bekerja bersama-sama, tolong-menolong, dan bantu-membantu.


Secara harfiah, gotong royong bisa diartikan dengan mengangkat beban secara bersama-sama agar beban menjadi ringan.


Ada dua jenis gotong royong yang dikenal masyarakat menurut Koentjaraningrat. 1. Gotong royong tolong-menolong 2. Gotong royong kerja bakti. Gotong royong tolong-menolong bersifat individual, sementara gotong royong kerja bakti biasanya dilakukan untuk mengerjakan sesuatu yang sifatnya kepentingan umum. Gotong royong bisa lahir karena adanya dorongan kesadaran dan semangat untuk mengerjakan sesuatu secara bersama-sama tanpa memikirkan keuntungan pribadi


“Dalam kegiatan gotong royong melekat nilai-nilai Pancasila, terutama dari kelima sila Pancasila."


Makna Penting Gotong Royong Sebagai identitas budaya bangsa Indonesia, tradisi gotong royong yang sarat dengan nilai-nilai luhur harus kita lestarikan. Terlebih lagi, Indonesia merupakan negara yang majemuk, baik dari agama, budaya, suku, maupun bahasanya.


Nah, di dalam gotong royong terkandung nilai-nilai yang bisa meningkatkan rasa kerja sama dan persatuan warga. Oleh karena itu, melestarikan eksistensi tradisi gotong royong di tengah masyarakat sangat penting, terutama dalam masyarakat majemuk. Berdasarkan sejarah, semangat gotong royong juga memberikan berkontribusi besar terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia.


Adanya gotong royong bisa merekatkan dan menguatkan solidaritas masyarakat Indonesia yang melahirkan sikap kebersamaan, saling menolong, dan menghargai perbedaan. Selain dapat membantu meringankan beban orang lain, adanya gotong royong juga bisa mengurangi kesalahpahaman. Sehingga, bisa mencegah terjadinya berbagai konflik dalam masyarakat.


Masyarakat Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang memiliki sikap kekeluargaan, ramah, dan berbudaya. Sejak lama, budaya gotong royong telah mengakar bagi bangsa Indonesia. Gotong royong sudah menjadi budaya yang telah tumbuh dan berkembang dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Budaya inilah yang kemudian diwariskan secara turun-temurun hingga saat ini, Tradisi gotong royong bahkan menjadi identitas dan penanda bagi budaya bangsa Indonesia. Contoh Praktik Gotong Royong Budaya gotong royong di Indonesia bisa dilihat dalam berbagai macam bentuk dan istilah yang berbeda-beda sesuai dengan daerah masing-masing. Misalnya, di Jawa, istilah gotong royong dikenal dengan sambatan, yaitu tadisi untuk meminta pertolongan kepada warga untuk membantukeluarga yang membutuhkan bantuan. Uniknya, tanpa diminta untuk membantu, masyarakat akan bekerja sama membantu tetangganya tersebut. Di Toraja, Sulawesi Selatan, tradisi gotong royong disebut dengan arisan tenaga. Arisan tenaga adalah kerja bakti bergilir untuk menggarap sawah atau ladang milik warga.


Nilai-Nilai Gotong Royong 1. Persatuan 2. Kesatuan 3. Sosialisasi 4. Sukarela 5. Tolong Menolong 6. Kekeluargaan


Gotong royong bisa dilakukan dimana saja tempatnya. 1. Dalam Lingkungan Sekolah Gotong royong dalam lingkungan sekolah, seperti: • Membersihkan kelas secara bersama-sama. • Mengerjakan kegiatan kerja bakti, misalnya membersihkan halaman sekolah secara bersama sama. • Mengerjakan tugas kelompok secara bersama sama dan adil.


2. Dalam Lingkungan Masyarakat Gotong royong dalam lingkungan masyarakat, seperti: • Gotong royong dalam membangun masjid. • Gotong royong mengerjakan kegiatan pertanian, misalnya bertanam dan memanen hasil pertanian. • Gotong royong ketika memperbaiki rumah. • Kerja bakti membersihkan lingkungan desa. • Gotong royong membangun jembatan penghubung antar desa.


CARA MELAKUKAN GOTONG ROYONG DI ERA MODERNISASI ADALAH DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL SEPERTI MENGGALANG DONASI BENCANA ALAM


Click to View FlipBook Version