“LAPORAN KEGIATAN RINTISAN KAMPUNG MODERASI BERAGAMA” DESA TAMBAKREJO KECAMATAN TAMBAKREJO Disusun oleh: TIM POKJA KMB KUA KECAMATAN TAMBAKREJO KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN TAMBAKREJO KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN 2023
Alhamdulillah segala puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah swt. Yangtelah memberikan petunjuk serta rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Kegiatan ini. Shalawat dan salam kepada junjungan alam Rasulullah Muhammad saw, yang telah menuntun manusia ke dunia yang penuh ilmu pengetahuan. Teriring salam dan do’a kepada Rasulullah Muhammad saw dan sahabatnya serta kepada ulama, mudah-mudahan kita termasuk ke dalam golongan umatnya yang menerima syafa’at di akhirat kelak. Atas berkat rahmat-Nya, penulis telah selesai menyusun “LAPORAN KEGIATAN RINTISAN KAMPUNG MODERASI BERAGAMA DI DESA TAMBAKREJO KECAMATAN TAMBAKREJO KABUPATEN BOJONEGORO” Penulis menyadari sepenuhnya bahwa masih memiliki banyak kekurangan dan segala keterbatasan, namun pada akhirnya penulisan Laporan Kegiatan ini dapat terselesaikan atas semangat penulis dalam menyelesaikan penulisan ini, serta bantuan dan motivasi dari berbagai pihak. Semoga Laporan Kegiatan ini dapat bermanfaat bagi penulis dan para pembaca pada umumnya. Amiin Yaa Rabbal’Alamin. Bojonegoro, 24 Juli 2023 Penulis,
INFORMASI UMUM DESA RINTISAN KMB 1. INFORMASI KONDISI GEOGRAFIS Moderasi beragama merupakan program yang digaungkan Kementerian Agama sebagai upaya menciptakan harmoni sosial di tengah Kemajemukan masyarakat Indonesia. Kampung Moderasi Beragama merupakan program yang dimiliki Kementerian Agama Republik Indonesia untuk membentuk sebuah kampung, desa atau lingkungan dengan sifat toleransi umat beragama yang tinggi dan menciptakan kerukunan antar umat beragama ditengah masyarakat. Pembentukan kampung Moderasi Beragama di Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro berpusat di Desa Tambakrejo Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro, yang terletak antara 111 ° 62 ‘ Bujur Timur 7 ° 27 ‘ Lintang Selatan. Desa Tambakrejo Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro dibatasi Sebelah Utara : Bakalan Sebelah Selatan : Ngrancang Sebelah Timur : Malingmati Sebelah Barat : Bakalan Dengan luas wilayah menurut penggunaan Luas tanah sawah 195,50 Ha Luas tanah kering 151,40 Ha Luas tanah basah 3,00 Ha Luas tanah perkebunan 0,00 Ha Luas fasilitas umum 29,71 Ha Luas tanah hutan 592,32 Ha Total Luas 971,92 Ha Tabel. 1.1 Data Luas Wilayah
2. INFORMASI PENDUDUK BERDASARKAN JUMLAH KELUARGA, AGAMA, TEMPAT IBADAH a. Informasi Penduduk Berdasarkan Jumlah Keluarga Jumlah laki-laki 1775 orang Jumlah perempuan 1807 orang Jumlah kepala keluarga 1264 KK Jumlah Total 3582 orang Tabel 1.2 Jumlah Penduduk Berdasarkan Jumlah Keluarga b. Informasi Penduduk Desa Tambakrejo Berdasarkan Agama AGAMA LAKI-LAKI PEREMPUAN Islam 1765 orang 1797 orang Kristen 10 orang 10 orang Katholik 0 orang 0 orang Hindu 0 orang 0 orang Budha 0 orang 0 orang Konghucu 0 orang 0 orang Jumlah 1.775 orang 1.807 orang Tabel 1.3 Penduduk Berdasarkan Agama c. Informasi Tempat Ibadah Jumlah Masjid 4 buah Jumlah Langgar/Surau/Mushola 21 buah Tabel 1.4 Tempat Ibadah
3. INFORMASI KONDISI SOSIAL EKONOMI Jenis Pekerjaan Laki-laki Perempuan Petani 880 orang 920 orang Buruh Tani 389 orang 400 orang Pegawai Negeri Sipil 19 orang 15 orang Perawat swasta 2 orang 0 orang Bidan swasta 0 orang 1 orang Ahli Pengobatan Alternatif 0 orang 0 orang TNI 2 orang 0 orang POLRI 3 orang 0 orang Dukun Tradisional 0 orang 1 orang Karyawan Perusahaan Pemerintah 13 orang 0 orang Belum Bekerja 457 orang 463 orang Purnawirawan/Pensiunan 10 orang 7 orang Anggota Legislatif 0 orang 0 orang Anggota kabinet kementrian 0 orang 0 orang Akuntan 0 orang 0 orang Jumlah Total Penduduk 3.582 orang Tabel 1.5 Sosial Ekonomi
4. INFORMASI KONDISI SOSIAL BUDAYA PENDUDUK Kondisi sosial budaya di wilayah Desa Tambakrejo masih terjaga hal ini dapat terlihat tatanan kehidupan, sistem kekerabatan, kesenian daerah, adat istiadat, seperti nyadran dll masih terlihat pada masyarakat Desa Tambakrejo. Masyarakat Desa Tambakrejo sendiri masih melaksanakan dan mempercayai adanya pengaruh tradisi Jawa bagi kehidupan mereka dari leluhur mereka terdahulu. Upacara yang masih dilakukan tersebut adalah upacara kelahiran, upacara pernikahan dan upacara kematian. Upacara kelahiran yangbiasanya masih digunakan adalah upacara mitoni atau sering disebut dengan tingkepan yang biasanya dilaksankan pada usia kehamilan tujuh bulan. Selanjutnya pada usia kehamilan sembilan bulan, biasanya masyarakat mengadakan upacara procotan, upacara tersebut dilakukan sebagai bentuk simbolisasi agar bayi yang dikandung dapat lahir dengan mudah tanpa halangan apapun. Selain upacara kelahiran, masyarakat Desa Tambakrejo masih mempercayai adanya beberapa upacara yang harus dilaksanakan pada saat menjalankan pernikahan, upacara tersebut adalah upacara midodareni, upacara tersebut diartikan agar calon pengantin tersebut bisa seperti bidadari. Yang selanjutnya adalah upacara kematian, ritual yang dilakukan yaitu upacara ngesur tanah dan nyadran. Nyadran adalah kegiatan berkunjung ke makam para leluhur/kerabat yang telah meninggal. Adat tersebut sudah menjadi tradisi turun temurun sejak zaman dahulu. Selain itu masih adala lagi tradisi yang dilaksanakan di Desa Tambakrejo yaitu tradisi bersih desa. merupakan sebuah peristiwa budaya yang didalam pelaksanaanya mengandung aturan, tata tertib dan norma yang berlaku serta dipatuhi dan dilaksankan oleh masyarakat pendukungnya.
5. KONDISI SOSIAL KEAGAMAAN Kondisi social keagamaan masyarakat Desa Tambakrejo berjalan harmonis. Meskipun pemeluk agama islam lebih dominan tetapi hubungan antar pemeluk agama saling menghormati. Kegiatan keagamaan yang sering diikuti masyarakat Desa Tambakrejo diantaranya pengajan, majelis taklim, Al-banjari, dan lain sebagainya.Setiap hari Libur diisi dengan Tahfidzul Qur’an di Mushalla,Setiap hampir Magrib mushallamushalla sudah di penuhi mulai dari anak-anak ,remaja maupun orang dewasa. 6. INFORMASI KRIMINAL/KONFLIK UMAT BERAGAMA DALAM 2 TAHUN TERAKHIR Selama kurun waktu 2 Tahun terakhir di Desa Tambakrejo Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro tidak pernah terjdi konflik. Masyarakat dapat hidup rukun berdampingan satu dengan lain.
RENCANA KEGIATAN 1. RENCANA KEGIATAN RINTISAN KAMPUNG MODERASI BERAGAMA Rencana Kegiatan Rintisan Kampung Moderasi Beragama diawali dengan rapat koordinasi KUA dan Penyuluh Agama Islam Kecamatan Tambakrejo. Rapat koordinasi Pembentukan Kampung Moderasi Beragama bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai nilai-nilai moderasi beragama serta untuk memperkuat kerukunan umat beragama dan mengurangi potensi konflik di wilayah Kecamatan Tambakrejo. Para peserta rapat mendiskusikan rencana dan strategi untuk membentuk Kampung Moderasi Beragama di masing-masing desa. Kepala Kantor Urusan Agama Kabupaten Bojonegoro Bapak H. Yulkhaidir, M.PdI menyampaikan bahwa program Kampung Moderasi Beragama sangat penting dalam memperkuat kerukunan umat beragama dan menciptakan masyarakat yang sejahtera dan harmonis. "Kami berharap program ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat kita,". Rapat persiapan ini diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk memulai pembentukan Kampung Moderasi Beragama yang disepakati di Desa Tambakrejo Kecamatan Tambarejo Kabupaten Bojonegoro. Program ini juga akan melibatkan masyarakat secara aktif dan seluruh stakeholder untuk memastikan keberhasilan program ini dan membentuk masyarakat yang moderasi dalam beragama. 2. KOORDINASI DENGAN PIHAK TERKAIT Setelah dilaksanakan Rapat Koordinasi KUA dan Penyuluh agama islam berupaya untuk melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Kecamatan, forkompimcam, tokoh masyarakat, tokoh agama tentang sosialisasi program Pembentukan Kampung Moderasi Beragama.
Seluruh stake holder menerima dengan senang hati pembentukan kampung moderasi beragama, dengan harapan dapat menjadi pelopor semua desa yang ada dikecamatan tambakrejo dalam menjaga kerukunan antar umat beragama. 3. PEMETAAN YANG BERPOTENSI DIRINTIS SEBAGAI KAMPUNG MODERASI BERAGAMA Setelah dilaksanakan beberapa kali rapat koordinasi dan seleksi dengan pihak KUA, Penyuluh Agama Islam, Kecamatan, Forkompimcam, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta melihat beberapa data pendukung dari beberapa desa yang diusulkan untuk menjadi kampung rintisan moderasi beragama maka disepakai bahwa yang ditetapkan sebagai kampung rintisan moderasi beragama adalah Desa Tambakrejo. Desa Tambakrejo dinilai pantas untuk diajukan sebagai kampung rintisan moderasi beragama karena memenuhi beberapa kreteria diantaranya, didesa tersebut masyarakatnya terdiri dari beberapa aliran agama, antara pemeluk agama yang satu dengan lainnya dapat hidup rukun berdampingan. 4. ALASAN PENETAPAN KAMPUNG RINTISAN MODERASI BERAGAMA Penunjukkan Desa Tambakrejo sebagai rintisan kampung moderasi beragama didasari beberapa alasan diantaranya di wilayah Desa Tambakrejo masyarakatnya dapat hidup rukun berdampingan antara pemeluk agama yang berbeda. Mereka dapat hidup harmonis meskipun mereka berbeda agama. Bahkan antar pemeluk agama yang satu dengan yang lainnya mereka saling menghormati budaya yang berbeda di daerah tersebut,
misalnya pemeluk agama Kristen mau ikut kegiatan kenduri yang dilaksanakan oleh pemeluk agama islam, pemeluk agama islam mau membantu ketika masyarkat yang beragama Kristen merayakan natal. Selain itu pada kegiatan nyadran yang biasanya dilaksanakan di Desa Tambakrejo mereka juga hadir dan mengikuti semua rangkaian acara yang dilaksanakan. Keharmonisan antar pemeluk agama yang bisa hidup rukun berdampingan inilah yang menjadi dasar pembentukan kempung moderasi beragama yang dipusatkan di Desa Tambakrejo Kecamatan Tambakrejo kabupaten bojonegoro. Adapun penetapan Kampung Moderasi Bergama dilaksanakan di Desa Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro pada Tanggal 2 Mei 2023
IMPLEMENTASI KEGIATAN Setelah disepakati penetapan kampung rintisan moderasi beragama yang di tetapkan di Desa Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro maka seluruh stakeholder membuat program kerja kegiatan kampung rintisan moderasi beragama Desa Tambakrejo kabupaten bojonegoro. Adapun Program kerja meliputi : 1. KEGIATAN EDUKATIF – INFORMATIF Bentuk kegiatan edukatif-Informatif yang dilaksanakan di kampung rintisan moderasi beragama diantaranya : a. Pemberian Bimbingan Penyuluhan Agama Pada Majelis Taklim tentang Moderasi Beragama b. Membuat Pamflet / levlet tentang moderasi beragama yang diberikan kepada masyarakat dilingkungan Desa Tambakrejo c. Membuat kegiatan NGOPI TUBRUK ( Ngobrol Pagi Tumbuhkan Kerukunan ) bersama Forkompimca, KUA, Penyuluh Agama, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan seuruh stakeholder terkait. 2. KEGIATAN KONSULTATIF Kegiatan konsultatif yang akan dibuat yaitu berupa WA Auto Respon. Dimana masyarakat dapat berkonsultasi atau menanyakan permasalahan yang sedang dihadapi. Dengan mengakses WA Auto respon secara otomatis dalam waktu yang relative singkat akan mendapatkan balasan, selain itu juga akan diberikan tanggapan atau solusi atas pertanyaan yang masyarakat ajukan. Dengan demikian diharapkan masyarakat akan dengan mudah mendapatkan solusi dari setiap permasalahan atau kendala yang dihadapi.
3. KEGIATAN ADVOKATIF Kegiatan advokatif yang akan dilaksanakan berupa sinergitas antar stakeholder dalam penguatan moderasi beragama khususnya di wilayah Desa Tambakrejo. Kegiatan 'Advokasi berupa Penanganan Konflik/Korban Gerakan/Aliran /Paham Kegiatan Bermasalah. Dengan adanya kegiatan advokasi ini diharapkan masyarakat menjadi melek moderasi beragama menuju zero konflik antar umat beragama
LAMPIRAN-LAMPIRAN 1. DOKUMENTASI KEGIATAN Sosialisasi Kampung Moderasi Beragama Sosialisasi Kampung Moderasi Beragama
Kegiatan Edukatif Pemberian Bimbingan Penyuluhan Agama Pada Majelis Taklim tentang Moderasi Beragama Kegiatan Edukatif NGOPI TUBRUK ( Ngobrol Pagi Tumbuhkan Kerukunan )
Kegiatan Advokatif Penanganan Konflik “Menuju Zero Konflik Antar Umat Beragama” Rangkaian Acara Bersih Desa
Rangkaian Acara Nyadran
2. SK POKJA KMB KECAMATAN
TIM KELOMPOK KERJA KAMPUNG MODERASI BERAGAMA (KMB) DUKUH TEMUGIRING DESA NAPIS KECAMATAN TAMBAKREJO KABUPATEN BOJONEGORO Ketua : Kepala KUA Tambakrejo Sekretaris : Anis Syafia Fitriatin, S.Sos.I., M.PdI Bendahara : H. Prajitno Anggota : A. Unsur Penyuluh Agama Islam 1. Supiah 2. M. Zuhri 3. Bilal Roziqin 4. Eko Prayitno 5. Masroni 6. M. Nafi’udin 7. Mardjan 8. Kasmin B. Unsur Tokoh Agama 1. Hudiana Burhanudin 2. H. Kasbani 3. H. Nurhadi C. Unsur Tokoh Organisasi Masyarakat Keagamaan 1. Kyai Ambari (NU) 2. Ahmad Nadi (LDII) 3. H. Mardjudin (MU) D. Unsur Tokoh Masyarakat 1. Mustofa 2. Santoso 3. Maimun 4. Rohmat Tohir