1
Petunjuk Teknis
FESTIVAL LOMBA BAHASA DAN BUDAYA SUNDA
TINGKAT SMP KABUPATEN BANDUNG
TAHUN 2022
A. LATAR BELAKANG
Sejak diimplementasikannya Kurikulum 2013, Bahasa dan Sastra Daerah
telah ditetapkan sebagai mata pelajaran muatan lokal (mulok) wajib yang
diajarkan pada jenjang SD dan SMP di wilayah Provinsi Jawa Barat. Berkaitan
dengan ketentuan tersebut, mata pelajaran mulok bahasa Sunda memiliki
kedudukan penting untuk memperkenalkan kearifan lokal (local wisdom)
sebagai landasan etnopedagogis. Bahasa daerah dianggap sebagai kekayaan
dalam kebhinekatunggalikaan bahasa dan budaya Nusantara yang menjadi
landasan pendidikan karakter bangsa. Pembelajaran bahasa daerah pun
dianggap sebagai gerbang untuk menanamkan dan mempertajam nilai-nilai
karakter bangsa, melatih kepekaan berpikir, olah rasa, olah karsa, dan sarana
menyalurkan gagasan dan imajinasi secara kreativitas. Selain itu, diharapkan
siswa memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap serta pengalaman
apresiasi dan ekspresi bahasa dan sastra, di samping meningkatkan
kecerdasan logika dan retorika.
Gagasan di atas selaras dengan program “Penguatan Karakter Bangsa” yang
termaktub pada salah satu butir Visi Bupati Bandung DR (C) H.M. Dadang
Supriatna, S.Ip., M.Si. melalui implementasi Tiga Muatan Lokal, yang
salahsatunya yaitu Pendidikan Bahasa dan Budaya Sunda. Komitmen Bupati
bandung tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Dinas Pendidikan Kabupaten
Bandung untuk memperkuat kedudukan mata pelajaran Bahasa Sunda. Atas
dasar itulah, mata pelajaran mulok yang sarat nilai pendidikan karakter bangsa
menjadi semakin penting kedudukannya.
Berdasarkan rasionalisasi di atas, sebagai wujud aplikasi dari hasil
pembelajaran di sekolah, maka Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung
bekerjasama dengan MGMP Bahasa dan Sastra Sunda SMP Kabupaten Bandung
memandang perlu untuk menyelenggarakan Festival Lomba Bahasa dan
Budaya Sunda sebagai ajang evaluasi bagi para siswa yang telah mendapat
pengajaran bahasa Sunda di sekolahnya masing-masing. Harapannya, semoga
siswa SMP sebagai generasi muda khususnya di Kabupaten Bandung dapat
mencintai budaya sendiri, tetap teguh dengan jati dirinya sebagai putra
Kabupaten Bandung.
B. TUJUAN
1. Menyukseskan kegiatan Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2022 sebagai
bagian utama Program Merdeka Belajar Episode ke-17.
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 1
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
2. Menyukseskan visi Bupati Kabupaten Bandung dalam bidang
pemeliharaan bahasa dan budaya Sunda.
3. Memperkuat sikap (karakter), memperluas pengetahuan (wawasan), serta
melatih dan mengembangkan sikap positif siswa SMP di Kabupaten
Bandung terhadap bahasa dan budaya Sunda.
4. Melihat sekaligus bentuk evaluasi terhadap hasil pembelajaran Bahasa
Sunda SMP di Kabupaten Bandung.
5. Terpeliharanya bahasa, sastra, aksara, dan budaya Sunda pada bidang
pendidikan jenjang SMP di Kabupaten Bandung.
C. INDIKATOR KEBERHASILAN
1. Adanya perwakilan peserta lomba dari subrayon 01 s.d. 08 di Kabupaten
Bandung;
2. Terpilihnya juara 1, juara 2, dan juara 3 kategori putra putri untuk setiap
materi lomba;
3. Terpilihnya para juara 1 kategori putra putri setiap materi lomba sebagai
peserta wakil Kabupaten Bandung pada kegiatan Festival Tunas Bahasa
Ibu bagi siswa SMP tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2022, dan;
D. MATERI LOMBA
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 2
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
E. KETENTUAN UMUM
1. Kegiatan Revitalisasi Bahasa Daerah tahun 2022 merupakan bagian
utama dari Program Merdeka Belajar Episode ke-17 tentang Revitalisasi
Bahasa Daerah yang telah diluncurkan oleh Menteri Pendidikan,
Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada tanggal 22 Februari 2022.
2. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintahan Daerah, tanggung jawab pembinaan, pengembangan,
pelindungan bahasa daerah berada pada pemerintah daerah, baik
provinsi maupun kabupaten/kota.
3. Penyusunan rencana kegiatan anggaran program sosialisasi, seleksi,
pendampingan, pemantauan, evaluasi, dan pembinaan kegiatan
revitalisasi bahasa daerah melalui APBD dan sumber lain yang tidak
mengikat.
4. Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda tingkat SMP se-Kabupaten
Bandung Tahun akan diselenggarakan pada bulan Oktober 2022, dan
MGMP Bahasa Sunda SMP Subrayon 01 s.d. 08 Kabupaten Bandung
harus sudah menyelenggarakan seleksi di tingkat subrayon paling
lambat bulan September 2022.
5. Kegiatan lomba dilakukan secara luring.
6. Setiap subrayon mengirimkan perwakilan siswa peserta lomba yang
terdiri atas satu orang putra serta satu orang putri dari jenjang SMP.
7. Ketika tampil/mengikuti perlombaan peserta tidak boleh
memperkenalkan diri, menyebutkan asal sekolah/subrayon, atau
menuliskan identitas, kecuali nomor peserta.
8. Setiap peserta dari satu mata lomba tidak boleh mengikuti mata
lomba lainnya.
9. Peserta lomba mengenakan pakaian seragam PSAS atau batik
sekolah/kontingen, kecuali untuk lomba nembang pupuh menggunakan
pakaian adat Sunda.
10. Saat tampil/mengikuti lomba peserta tidak menggunakan pelantang
(pengeras suara) kecuali lomba nembang pupuh dan borangan.
11. Untuk lomba yang memerlukan durasi waktu panitia akan menyediakan
alat penanda waktu (misalnya lampu).
12. Dewan Juri (Girang Pangajén) terdiri dari unsur akademisi, budayawan,
dan guru independen (guru yang bertugas di luar Kabupaten Bandung)
yang ditentukan sepenuhnya oleh panitia. Keputusan yang dihasilkan
oleh dewan juri berkaitan dengan hasil lomba, bersipat final, mengikat
dan tidak dapat diganggu gugat oleh pihak manapun.
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 3
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
1. Konsep yang digunakan dalam pasanggiri ngadongéng adalah niténan nu
ngadongéng ‘menyimak pendongeng’ dan ngadéngékeun nu ngadongéng
‘mendengarkan pendongeng’.
2. Materi dongeng yang dilombakan bebas berdasarkan hasil
musyawarah di subrayon masing-masing.
3. Materi dongeng yang dipilih harus memperhatikan konvensi cerita
dongeng fabel, parabel, mite, atau carita babad (sage).
4. Selama tampil, peserta lomba ngadongéng harus tetap berdiri di tempat
yang disediakan oleh panitia.
5. Peserta hanya mengandalkan kekuatan vokal dan ekspresi, dan tidak
diperkenankan membawa atau menggunakan properti apapun.
6. Jika dalam materi dongeng yang dipilih terdapat bagian yang harus
dinyanyikan, peserta harus menyanyikan bagian tersebut dan akan menjadi
bagian dari penilaian dewan juri (girang pangajén).
7. Durasi waktu ngadongéng adalah 5—7 menit. Jika ada peserta yang belum
selesai pada waktu yang telah ditentukan, dewan juri berhak menghentikan
penampilan peserta (teknisnya diatur oleh panitia).
8. Aspek penilaian lomba mendongeng secara umum meliputi hal-hal sebagai
berikut:
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 4
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
1. Saat lomba berlangsung, peserta tidak diperbolehkan membawa atau
membaca naskah.
2. Durasi waktu pidato (biantara) antara 5–7 menit dan jika ada peserta yang
belum selesai pada waktu yang telah ditentukan maka dewan juri berhak
menghentikan penampilan peserta.
3. Setiap peserta menyerahkan naskah biantara masing-masing sebanyak
empat rangkap untuk diserahkan kepada panitia (satu rangkap) dan dewan
juri (tiga rangkap). Pada naskah biantara tidak disebutkan nama dan asal
sekolah/subrayon, cukup disebutkan nomor peserta saja.
4. Setiap peserta lomba berdiri di tempat yang telah disediakan panitia.
5. Peserta lomba biantara tidak meniru/mencontoh gaya Pildacil.
6. Isi biantara berkaitan dengan tema “Ngamumulé Basa Sunda”.
7. Aspek penilaian secara umum, meliputi beberapa hal berikut:
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 5
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
1. Peserta tidak diperkenankan menggunakan perlengkapan/aksesoris atau
properti apa pun kecuali naskah/teks sajak.
2. Peserta tidak diperkenankan diiringi oleh musik.
3. Peserta harus menyebutkan dengan jelas judul sajak yang dibaca serta
nama pengarangnya.
4. Peserta hanya mendapatkan satu kesempatan tampil di tempat yang telah
ditentukan oleh panitia.
5. Peserta wajib membacakan satu sajak yang disediakan oleh panitia: (1)
"Meri" karya Apip Mustopa; (2) "Handapeun Langit Kota" karya Hadi AKS; (3)
"Katiga Asa ku Lila" karya Dédy Windyagiri; atau (4) "Leuweung" karya
Surachman RM (teks sajak di atas dapat dilihat pada lampiran petunjuk teknis
ini).
6. Aspek penilaian secara umum meliputi beberapa indikator berikut ini.
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 6
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
1. Pupuh yang dilombakan adalah pupuh buhun versi Mang Koko yang
dibawakan (ditembangkeun) oleh seorang peserta.
2. Setiap peserta hanya memilih satu pupuh yang disediakan oleh panitia.
3. Peserta membawakan pupuh merdika dua rambahan (dua kali pengulangan)
dan sekar tandak dua rambahan (dua kali pengulangan).
4. Rumpaka lagu pokok pupuh yang berirama merdika boleh menggunakan
rumpaka yang sudah tersedia dalam versi Mang Koko, atau bisa juga
menggunakan guguritan yang ditulis oleh para guru, pelatih, sastrawan, atau
kontingen dari masing-masing subrayon berdasarkan aturan pupuh yang
akan dibawakan.
5. Peserta menggunakan pakaian tradisional Sunda yang tidak
mengganggu gerak dan penampilan siswa dalam membawakan lagu.
6. Peserta nembang pupuh diiringi musik dari minusone yang disediakan oleh
panitia.
7. Peserta bisa mendapatkan panduan arkuh dan minus one dari Yayasan
Cangkurileung Mang Koko.
8. Adapun pupuh yang dipilih untuk dibawakan adalah Durma, Asmarandana,
Sinom, Wirangrong, atau Pangkur.
9. Aspek penilaian secara umum meliputi beberapa indikator berikut ini.
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 7
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
1. Durasi menulis aksara Sunda adalah 20 (dua puluh) menit, sedangkan
membaca aksara Sunda adalah 2 (dua) menit.
2. Setiap peserta harus menyelesaikan pekerjaannya tidak melebihi waktu
yang disediakan.
3. Bentuk aksara Sunda yang dijadikan acuan untuk lomba ini adalah Aksara
Sunda Standar Unicode versi tahun 2013 (bentuk aksara terlampir pada
modul).
4. Materi lomba, baik membaca maupun menulis, ditentukan oleh panitia
pada saat pelaksanaan lomba.
5. Materi “Maca Aksara Sunda” menggunakan media manual berupa cetakan
(print out) yang telah disesuaikan dengan durasi.
6. Pada pelaksanaan “Maca Aksara Sunda”, panitia menggunakan penanda
waktu (stopwatch) untuk menghitung durasi masing-masing peserta.
7. Materi “Nulis Aksara Sunda” mencakup hal-hal berikut:
• Tulisan diterakan pada kertas polos putih dan bercap panitia.
• Alat tulis menggunakan spidol yang disediakan oleh panitia dalam
bentuk standar dan tidak boleh diubah atau dimodifikasi.
8. Aspek penilaian secara umum meliputi beberapa indikator berikut ini:
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 8
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
1. Tema ditentukan oleh panitia pada saat lomba akan dimulai berupa stimulasi
visual (gambar).
2. Carpon merupakan karangan siswa dan tidak mengandung unsur
plagiarisme, SARA, dan pornografi.
3. Carpon ditulis menggunakan tangan dengan memperhatikan tingkat
keterbacaan yang baik dan tanda baca sesuai kaidah ejaan.
4. Carpon ditulis di kertas folio bergaris menggunakan pensil 2B yang
disediakan oleh panitia dengan panjang karangan maksimal 2 (dua) halaman
folio bergaris.
5. Paragraf ditulis menjorok bukan rata kiri dan renggang antaralinea.
6. Durasi mengarang carpon maksimal 3 jam.
7. Carpon karangan siswa adalah fiksi hasil dari pengolahan imajinasi bukan
sekadar pengalaman sehari-hari atau catatan harian (diary).
8. Dalam mengarang siswa menggunakan kecap panganteb, kecap panganteur,
dan kecap bituna rasa secara proporsional sebagai upaya pemanfaatan
kekayaan dan kekhasan bahasa Sunda.
9. Penilaian lomba meliputi aspek-aspek berikut.
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 9
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
1. Materi borangan semata-mata bukan dongeng lucu, tetapi cerita
mengandung kelucuan tentang kejadian yang sedang hangat (viral) di
masyarakat.
2. Tema bebas, tidak mengandung unsur SARA, pornografi, dan ledekan
(moyok/ngékéak).
3. Materi yang dibawakan peserta adalah karya original dan baru, bisa karya
guru atau pihak lain.
4. Durasi borangan antara 4—5 menit. Jika ada peserta yang belum selesai pada
waktu yang telah ditentukan, dewan juri berhak menghentikan
penampilannya.
5. Penilaian lomba borangan meliputi aspek-aspek berikut ini.
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 10
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
I. SAJAK
II. PUPUH
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 15
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
ASMARANDANA SEKAR RANCAG ASMARANDANA SEKAR TANDAK
1) Aya nu lumpuh musapir 1) Nu lolong teu bisa ninggal
Bari sila sisi jalan Nu lumpuh teu bisa leumpang
Kadupak ku anu lolong Mun pareng pada barengal
Anu eukeur balangsiar Antukna pabedang-bedang
Néangan sandang pangan
Anu lolong gebut labuh 2) Nu lumpuh reujeung nu lolong
Nu kadupak katindihan Mun daék garotong royong
Nu lumpuh sadrah digandong
2) Duanana pada nyeri Nu lolong moal titajong
Anu kadupak nyarékan
Nu ngadupak bati bengong
Sasadu ménta hampura
Lantaran henteu awas
Ahirna pada sasadu
Pada-pada henteu terang
3) Ahirna jadi ngahiji
Sosobatan dalit pisan
Ki Lumpuh terus diakod
Ku Ki Lolong anu bedas
Tatapi henteu awas
Ku pitulungna Ki Lumpuh
Bisa ngider ka mamana
Asmarandana Asmarandana - Minusone
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 16
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 17
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 18
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
DURMA SEKAR RANCAG
1) Di mamana penjajah pada marudah
Lantaran dikiritik
Ku ahli nagara yén éta lampah jahat
Tatapi kalah mudigdig
Ambek-ambekan
Dasar nu buta tuli
2) Beuki bengis adatna teu suda-suda
Dasar nu kasar budi
Ngagawékeun jalma henteu jeung kira-kira
Anu teu nurut dibui
Nandang siksaan
Kejem teu aya tanding
DURMA SEKAR TANDAK 1
1) Di mamana Si Penjajah
Pada amarah marudah
Manan kapok anggur gawok
Najan dipoyok dirojok
Nagri sabuana umumna nyarela
Nyempad rosa pulitik penjajah
Tapi nu ngajajah teu pasrah teu sadrah
Terus meres ngahina ngarinah
2) Nu sarakah beuki nista
Adat kakurung ku iga
Ngerja bodo ka sasama
Nyokcrok nyeuseupan hasilna
Nagri nu dijajah seunggah susah payah
Ringkus bangkol nandangan siksaan
Nu ngajajah kejem dipunjung dialem
Weureu seubeuh hirup roroyalan
DURMA SEKAR TANDAK 2
1) Di mamana penjajah pada marudah
Lantaran dikiritik
Ku ahli nagara yén éta lampah jahat
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 19
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
Tatapi kalah mudigdig
Ambek-ambekan
Dasar nu buta tuli
2) Beuki bengis adatna teu suda-suda
Dasar nu kasar budi
Ngagawékeun jalma henteu jeung kira-kira
Anu teu nurut dibui
Nandang siksaan
Kejem teu aya tanding
Durma Durma - Minusone
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 20
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 21
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
PANGKUR SEKAR RANCAG
1) Bapa Doblang pada terang
Kumis baplang nuruban biwir nu jeding
Pipi kemong irung mancung
Panon buringan hérang
Goréng omong gawang-geuweung harunggamprung
Pantrang mayar kana hutang
Licik sarta sok curaling
2) Hiji mangsa Bapa Doblang
Weureu gadung kabebeng keur gulang-guling
Jol nu nagih hutang sarung
Gancang ngoréjat hudang
Nganbek nyereng bari ngamang-ngamang pentung
Bapa Doblang leng ngoléang
Labuh nyungkur biwir suwing
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 22
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
PANGKUR SEKAR TANDAK
1) Euleuh itu Bapa Doblang
Notorogan boro baé kumis baplang
Puas nyorang weureu gadung
Beuteung bebeng lieur lanjung humaregung
matak ogé hirup urang
Entong bedang bedegong curaling
Bisi kawas Bapa Doblang
Wawalesna tisuksruk jeung suwing
2) Mana kalakuan urang
Kudu bener ulah leuwih ulah kurang
Sabab laku lampah urang
Mawa jalan lara bagja nu disorang
Usik malik beurang peuting
Gusti Alloh Nu Héman Nu Asih
Ucap lampah haté wening
Ciri jalma utama beresih
Pangkur Pangkur - Minusone
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 23
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 24
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
SINOM SEKAR RANCAG
1) Harta pada naréangan
Harti pada nyararungsi
Sabab duanana guna
Harti bisa méré bukti
Harta pon kitu deui
Bisa ngabul nu dimaksud
Nedunan sakahayang
Tapi harta gampang leungit
Mungguh harti mangpaat dunya ahérat
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 25
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
2) Réa nu nampa warisan
Ngadak-ngadak sugih mukti
Salieuk béh hirup ngeunah
Senang ngahenang-ngahening
Gawé ukur pelesir
Duitna diawur-awur
Bandana beuki suda
Paingan ceuk nini aki
Najan gunung ditugaran pasti cepak
SINOM SEKAR TANDAK
1) Harta pada naréangan
Harti pada narambahan
Harta harti sarwa guna
Pada bisa méré bukti
Bisa hasil sapaneja
Sok nyumponan cita-cita
Harta, harti, sok mangpaat
Da pon diraksa taliti
2) Anu beunghar ku warisan
Ngadak-ngadak roroyalan
Lamun hirup kitu laku
Harta teu jadi mangpaat
Najan harta leuwih cukup
Teu dipaké modal hirup
Raja kaya nungtut ledis
Ahirna timbul musibah
Sinom Sinom - Minusone
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 26
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 27
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
WIRANGRONG SEKAR RANCAG WIRANGRONG SEKAR TANDAK
1) Barudak mangka ngalarti 1) Hé barudak mangka ngarti
ulah rék kadalon-dalon Ulah rék kadalon-dalon
Enggon-enggon nungtut élmu Nungtut élmu jeung pangarti
Mangka getol mangka tigin Masing rajin soson-soson
Pibekeleun saréréa Pibekeleun hirup tandang
Modal bakti ka nagara Modal bakti ka nagara
Lemah cai anu urang
2) Nagara jeung lemah cai Perlu dijaga dibéla
Perlu pangjaring pangrojong
Pamumulé panyarungsum 2) Indonésia nu merdéka
Malar tetep jaya sakti Perlu pangrojong pangjaring
Nagara tetep merdéka Pamumulé nu sampurna
Sampurna mukti wibawa Pangraksa beurang jeung peuting
Malar nagri jaya sakti
Pinareng unggah darajat
Kaagungan lemah cai
Wajib dijaga dirumat
Wirangrong Wirangrong - Minusone
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 28
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
III. AKSARA SUNDA
Aksara Sunda sok disebut aksara Kaganga, nuturkeun susunan abjadna
nu dimimitian ku aksara ka-ga-nga. Aksara Sunda ngawengku aksara
ngalagena, aksara swara, rarangkén, jeung angka. Kumaha cara nuliskeun
aksara Sunda, titénan ku hidep ieu di handap!
a. Aksara Ngalagena jeung Aksara Swara
1) Aksara Ngalagena (Konsonan)
Simbol aksara ngalagena (konsonan) dina aksara Sunda bisa dititénan
dina tabél ieu di handap.
Aksara Sunda Macana
ka
k ga
g nga
G ca
c ja
j nya
JM ta
t da
d na
n pa
p
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 29
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
Aksara Sunda Macana
ba
b ma
m ya
y ra
r la
l wa
w sa
s ha
h fa
f va
v qa
q xa
x za
z
2) Aksara Swara (Vokal)
Dina basa Sunda, vokal téh aya tujuh, ngawengku /a/, /i/, /u/, /o/, /é/, /e/,
jeung /eu/. Simbol aksara swara nu tujuh téh bisa dititénan dina tabél ieu di
handap.
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 30
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
Aksara Sunda Aksara Latén
a
A i
I u
U o
O é
{ e
EM eu
}
b. Angka
Simbol angka dina aksara Sunda bisa dititénan dina tabél ieu di handap.
Aksara Sunda Macana
1
1 2
2 3
3 4
4 5
5 6
M6 7
7
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 31
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
Aksara Sunda Macana
8
8 9
9 0
0
Catetan:
Nuliskeun angka dina aksara Sunda salawasna kudu dihapit ku dua garis
nangtung. Contona 12 ditulisna |12|.
c. Rarangkén
Dina aksara Sunda ogé aya rarangkén, nyaéta simbol aksara anu gunana
pikeun ngarobah sora aksara ngalagena. Rarangkén dina aksara Sunda
perenahna aya nu di hareup, di tukang, di luhur, jeung di handap.
Titénan kalawan gemet dina tabél ieu di handap!
Ngaranna Wangunna Gunana Conto larapna
Di hareup
Ngarobah sora
æ° k æk/a/ dina aksara
Panéléng ngalagena jadi
ka ké
Panyecek
Panglayar /é/
Di luhur
°N k kNNambahan sora
/ng/ di tungtung
ka kang
aksara ngalagena
°Q k kQNambahan sora
/r/ di tungtung
ka kar
aksara ngalagena
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 32
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
Ngaranna Wangunna Gunana Conto larapna
Panghulu °M i k kiNgarobah sora
/a/ dina aksara ka ki
ngalagena jadi /i/
Ngarobah sora
°e k kePamepet
/a/ dina aksara ka ke
ngalagena jadi
/e/
Paneuleung °] Ngarobah sora k k]ka keu
/a/ dina aksara
ngalagena jadi
/eu/
Di tukang
Ngarobah sora
°o k koPanolong
/a/ dina aksara ka ko
ngalagena jadi
/o/
Nambahan sora
/y/ di tengah
B°Y k kYPamingkal
ka kya
aksara ngalagena
Nambahan sora
/h/ di tungtung
M°H k kHPangwisad
ka kah
aksara ngalagena
Pamaéh °; k k;Ngaleungitkeun ka k
sora /a/ dina
aksara ngalagena
Di handap
Ngarobah sora
°u k ku/a/ dina aksara
ngalagena jadi
Panyuku ka ku
Panyiku /u/
Panyakra
°L k kLNambahan sora
/l/ di tengah ka kla
aksara ngalagena
°R k kRNambahan sora
/r/ di tengah
ka kra
aksara ngalagena
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 33
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
Di antara 13 rarangkén di luhur, aya 3 (tilu) rarangkén anu bisa
diré ndonkeun jeung aksara swara, nyaé ta:
d. Pungtuasi (Tanda Baca) Aksara Sunda
Pungtuasi atawa tanda baca anu dipaké dina aksara Sunda téh
nginjeum sakumna tanda baca dina aksara Laté n. Tanda baca anu umum
dipaké di antarana koma ( , ), peun ( . ), titik koma ( ; ), dobel peun ( : ),
panyeluk ( ! ), pananya ( ? ), kekenteng ( "" ), panyambung atawa geret
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 34
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022
( - ), tanda kurung ( ), jeung sajabana. éta sakabéh tanda baca téh bisa
dipaké boh dina kalimah, paragraf (alinéa), boh dina wacana. Gedéna
diluyukeun jeung wangun aksara Sunda.
Petunjuk Teknis Festival Lomba Bahasa dan Budaya Sunda 35
Tingkat SMP Kabupaten Bandung Tahun 2022