BEST PRACTICEOPTIMALISASI INTENACTIVE FLAT PANEL DALAM MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN INTERAKTIF BAGI SISWA KELAS II SD NUSAPUTERA TAHUN PELAJARAN 2025 / 2026Nama : Frida Dwi Siswari S.Pd.NIP : 020703048NUPTK : 0548757658300072Nama sekolah : SD NusaputeraYAYASAN SEKOLAH NASIONAL NUSAPUTERASD NUSAPUTERA
HALAMAN PENGESAHANBest Practice berjudul “Optimalisasi Intenactive Flat Panel dalam Menciptakan Pembelajaran Interaktif bagi Siswa Kelas II SD Nusaputera Tahun Pelajaran 2025/ 2026 “ telah disahkan dan disetujui pada tanggal 5 bulan Jauari tahun 2026.Semarang, 5 januari 2026MengetahuiKepala Sekolah PenelitiAntonius Suraji, S.Pd. Frida Dwi Siswari , S.Pd.i
HALAMAN PENGESAHANJudul Best Practice : Optimalisasi Interactifve Flat Panel dalam Menciptakan Pembelajaran Interaktif bagi Siswa Kelas II SD Nusaputera Tahun Pelajaran 2025/2026Nama penulis : Frida Dwi Siswari, S.Pd.Jabatan : Guru Kelas 2Nama Institusi : SD NusaputeraAlamat Institusi : Jl. Karang Anyar 574 SemarangNo. Telepon Institusi : (024) 3542444adalah benar – benar karya asli saya dan tidak merupakan plagiasi. Apabila di kemudian hari terbukti bahwa karya ini merupakan hasil plagiasi, maka saya bersedia menerima sanksi atas perbuatan tersebut.Semarang, 5 Januari 2026 KepalaSD Nusaputera PenulisAntonius Suraji, S.Pd. Frida Dwi Siswari, S.Pd.ii
KATA PENGANTARDengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allat SWT, karena berkat rahmat dan hidayah – Nya, penulis dapat menyusun “Best Practice “ ini untuk meningkatkan minat, antusias, dan semangat siswa – siswi kelas 2 dalam proses pembelajaran yang kreatif serta menyenangkan bersama di sekolah.Penulis menyadari bahwa tanpa bantuan dari berbagai pihak laporan “ Best Practice “ ini tidak dapat terwujud. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati penulis menyampaikan rasa hormat dan ucapan terima kasih kepada :1. Bapak Antonius Suraji, S.Pd. selaku Kepala SD Nusaputera2. Rekan – rekan guru seprofesi SD Nusaputera3. Bapak / Ibu Orang tua murid Kelas II SD Nusaputera4. Siswa Kelas II SD Nusaputera5. Suami dan anak – anakku tersayang yang selalu memberikan dukungan dan semangat.Penulis menyadari bahwa “ Best Practice “ ini masih jauh dari sempurna. Untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca demi perbaikan dalam penyusunan laporan di masa mendatang.PenulisFrida Dwi Siswari, S.Pd.iii
DAFTAR ISIHALAMAN PENGESAHAN ………………………………………………. iKATA PENGANTAR ………………………………………………………. iiiDAFTAR ISI ………………………………………………………………... ivABSTRAK ………………………………………………………………….. vBAB I PENDAHULUAN …………………………………………………... 1BAB II KAJIAN / TINJAUAN PUSTAKA ………………………………... 3BAB III PEMBAHASAN MASALAH ……………………………………… 6BAB IV SIMPULAN DAN SARAN ……………………………………….. 7DAFTAR PUSTAKALAMPIRANvi
ABSTRAKPerkembangan teknologi informasi dan komunikasi memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap dunia pendidikan. Salah satunya perangkat teknologi yang saat ini banyak digunakan di sekolah adalah Interactive Flat Panel (IFP). Perangkat ini merupakan layar sentuh berukuran besar yang berfungsi sepertipapan tulis digital, yang memungkinkan guru menampilkan materi, video, gambar, serta melakukan berbagai aktivitas interaktif secara langsung bersama siswa.Siswa kelas 2 SD Nusaputera berada pada tahap perkembangan operasional konkret sehingga mereka lebih mudah memahami materi melalui media visual, gambar, animasi, dan kegiatan yang melibatkan interaksi langsung. Oleh karena itu penggunaan IFP dapat menjadi solusi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih aktif menyenangkan, dan bermakna. Setelah penerapan pembelajaran dengan optimalisasi Interactive Flat Panel, terjadi beberapa perubahan positif, yaitu: Siswa lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran, motivasi belajar siswa meningkat, siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan, suasana kelas menjadi lebih menyenangkan dan interaktif, terjadi peningkatan partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran.v
BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang MasalahPerkembangan teknologi informasi dan komunikasi memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap dunia pendidikan. Guru dituntut untuk mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana pembelajaran agar proses belajar menjadi lebih menarik, efektif, dan sesuai dengan karakter peserta didik di era digital. Pemanfaatan teknologi pembelajaran dapat membantu guru menyampaikan materi secara lebih visual, interaktif, serta meningkatkan motivasi belajar siswa.Salah satunya perangkat teknologi yang saat ini banyak digunakan di sekolah adalah Interactive Flat Panel (IFP). Perangkat ini merupakan layar sentuh berukuran besar yang berfungsi seperti papan tulis digital, yang memungkinkan guru menampilkan materi, video, gambar, serta melakukan berbagai aktivitas interaktif secara langsung bersama siswa.Siswa kelas 2 SD Nusaputera berada pada tahap perkembangan operasional konkret sehingga mereka lebih mudah memahami materi melalui media visual, gambar, animasi, dan kegiatan yang melibatkan interaksi langsung. Oleh karena itu penggunaan IFP dapat menjadi solusi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih aktif menyenangkan, dan bermakna.Namun dalam praktiknya, pemanfaatan teknologi di kelas belum optimal. Beberapa guru masih menggunakan metode konvensional sehingga siswa kurang terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Melalui optimalisasi penggunaan IFP, guru dapat mengembangkan berbagai strategipembelajaran interaktif seperti permainan edukatif, kuis digital, penayangan video pembelajaran, serta aktivitas kolaboratif di kelas.Berdasarkan hal tersebut di atas, penulis melakukan praktik baik mengenai “ Optimalisasi Intenactive Flat Panel dalam Menciptakan Pembelajaran Interaktif bagi Siswa Kelas II SD Nusaputera Tahun Pelajaran 2025 / 2026.1
B. Rumusan MasalahBerdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah dalam best practice ini adalah :1. Bagaimana pemanfaatan IFP dalam pembelajaran di kelas II SD Nusaputera ?2. Bagaimana upaya optimalisasi penggunaan IFP untuk menciptakan pembelajaran interaktif di kelas II SD Nusaputera ?C. TujuanTujuan dari best practice ini adalah :1. Mendiskripsikan penggunaan IFP dalam pembelajaran di kelas II SD Nusaputera.2. Menjelaskan strategi optimalisasi IFP untuk menciptakan pembelajaran yang interaktif.D. Manfaat1. Menjadikan referensi bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif2. Meningkatkan motivasi, serta pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran.3. Mendukung pengembangan pembelajaran berbasis teknologi.2
BAB IITINJAUAN PUSTAKAA. Pembelajaran InteraktifPembelajaran interaktif merupakan proses pembelajaran yang melibatkan interaksi aktif antara guru, siswa, dan sumber belajar. Dalam pembelajaran interaktif, siswa tidak hanya menjadi pendengar tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan belajar.Menurut para ahli pendidikan, pembelajaran interaktif mampu meningkatkan keterlibatan siswa, memperkuat pemahaman konsep, serta menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan.Ciri-ciri pembelajaran interaktif antara lain: adanya komunikasi dua arah, siswa terlibat aktif dalam kegiatan belajar, penggunaan media yang menarik, adanya kegiatan diskusi, permainan, atau aktivitas kolaboratif.B. Pembelajaran Berbasis TeknologiMedia pembelajaran berbasis teknologi merupakan alat bantu pembelajaran yang memanfaatkan perangkat digital seperti komputer, proyektor, internet, dan perangkat layar sentuh.Penggunaan media berbasis teknologi memiliki beberapa kelebihan, yaitu: mempermudah penyampaian materi, meningkatkan daya tarik pembelajaran, membantu visualisasi konsep, meningkatkan motivasi belajar siswa.C. Interactive Flat PanelInteractive Flat Panel adalah perangkat layar digital interaktif yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran modern di kelas. Perangkat ini memiliki fitur layar sentuh yang memungkinkan pengguna menulis, menggambar, membuka aplikasi, serta menampilkan berbagai jenis media pembelajaran. 3
Beberapa kelebihan Interactive Flat Panel dalam pembelajaran antara lain: tampilan visual yang jelas dan menarik, mendukung berbagai jenismedia (gambar, video, animasi),interaktif karena siswa dapat berpartisipasi langsung, mempermudah guru dalam menjelaskan materi, dengan berbagai kelebihan tersebut, Interactive Flat Panel dapat mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih efektif dan interaktif.4
BAB IIIPEMBAHASAN MASALAHA. Kondisi Awal PembelajaranSebelum penggunaan Interactive Flat Panel secara optimal, proses pembelajaran di kelas II SD Nusaputera masih didominasi oleh metode ceramah dan penggunaan buku teks. Hal ini menyebabkan:1. Siswa kurang aktif dalam pembelajaran.2. Perhatian siswa mudah teralihkan.3. Sebagian siswa mengalami kesulitan memahami materi. Selain itu, media pembelajaran yang digunakan masih terbatas sehingga pembelajaran kurang menarik bagi siswa.B. Strategi Optimalisasi Interactive Flat PanelUntuk mengatasi permasalahan tersebut, guru melakukan beberapa strategi optimalisasi penggunaan Interactive Flat Panel, antara lain:1. Menampilkan Materi Visual MenarikGuru menampilkan gambar, animasi, dan video pembelajaran yang relevan dengan materi sehingga siswa lebih mudah memahami konsep yang dipelajari.2. Menggunakan Kuis InteraktifGuru membuat kuis atau permainan edukatif yang ditampilkan melalui Interactive Flat Panel. Siswa dapat maju ke depan untuk menjawab soal secara langsung di layar.3. Kegiatan Menulis dan MenggambarSiswa diberi kesempatan menulis atau menggambar langsung di layar Interactive Flat Panel untuk menjawab pertanyaan atau menyelesaikan tugas.4. Pembelajaran KolaboratifGuru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok untuk menyelesaikan tugas yang ditampilkan di layar Interactive Flat Panel.5. Penggunaan Video PembelajaranVideo pembelajaran digunakan untuk memperjelas materi serta meningkatkan minat belajar siswa.5
C. Hasil yang DicapaiSetelah penerapan pembelajaran dengan optimalisasi Interactive Flat Panel, terjadi beberapa perubahan positif, yaitu:1. Siswa lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran.2. Motivasi belajar siswa meningkat.3. Siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan.4. Suasana kelas menjadi lebih menyenangkan dan interaktif.5. Terjadi peningkatan partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran.Dengan demikian, penggunaan Interactive Flat Panel terbukti dapat membantu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan efektif.6
BAB IVSIMPULAN DAN SARANA. SimpulanSimpulanBerdasarkan hasil best practice yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa:Interactive Flat Panel merupakan media pembelajaran yang efektif dalam mendukung pembelajaran interaktif di kelas II SD. Optimalisasi penggunaan Interactive Flat Panel melalui media visual, kuis interaktif, video pembelajaran, serta kegiatan kolaboratif mampu meningkatkan keaktifan siswa.Penggunaan Interactive Flat Panel dapat meningkatkan motivasi belajar serta membantu siswa memahami materi dengan lebih baik.B.Saran1.Guru diharapkan dapat terus meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran.2.Sekolah perlu memberikan dukungan berupa pelatihan penggunaanperangkat teknologi bagi guru.3.Penggunaan Interactive Flat Panel sebaiknya dikombinasikan dengan metode pembelajaran yang kreatif agar proses belajar semakin menarik.7
DAFTAR PUSTAKAArsyad, Azhar. 2017. Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.Rusman. 2018. Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.Sanjaya, Wina. 2016. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.Sudjana, Nana & Rivai, Ahmad. 2015. Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
LAMPIRAN