HANDOUT HIDANGAN
DARI NASI DAN MIE
XII SMK KULINER
PENGOLAHAN & PENYAJIAN MAKANAN
Authored by: Widiya Nurti Rahayu
1
MATA PELAJARAN : PENGOLAHAN DAN PENYAJIAN MAKANAN
KELAS : XII (DUA BELAS)
ALOKASI WAKTU :
JUDUL : HIDANGAN DARI NASI DAN MIE
KOMPETENSI DASAR : 3.16 MENGANALISIS HIDANGAN DARI NASI DAN MIE
4.16 MEMBUAT HIDANGAN DARI NASI DAN MIE
1
A. Pengertian Nasi dan Mie
Nasi adalah beras yang telah dimasak dan siap untuk dikonsumsi. Warna nasi
berbeda-beda tergantung warna beras yang dimasak, yaitu putih, merah, dan hitam.
Nasi merupakan sumber karbohidrat yang dikonsumsi sebagai makanan pokok
sebagian besar penduduk Asia. Biasanya nasi dihidangkan dengan lauk pauk sebagai
pelengkap kebutuhan gizi seseorang.
Sementara mie adalah produk makanan yang terbuat dari tepung yang dibentuk
tipis dan panjang yang mana dalam proses pembuatannya dilakukan dengan cara
digulung, dikeringkan dan dimasak dalam air mendidih. Adapun tepung yang
digunakan untuk membuat mie yakni tepung terigu, tepung beras, tepung tapioca,
tepung tang min, dan tepung kacang hijau.
B. Macam-Macam Hidangan dari Nasi dan Mie
Nasi dapat diolah menjadi beberapa macam hidangan, antara lain sebagai berikut:
a. Bubur
Bubur yaitu makanan yang terbuat dari nasi yang dimasak dengan menggunakan
bahan cair berlebih. Pada umumnya ukuran bahan cair yang digunakan 1:4 atau 1:6.
Olahan bubur dapat berupa bubur biasa, bubur ayam, bubur manado (tinutuan), dan
lain sebagainya.
b. Nasi kukus
Nasi kukus yaitu nasi yang dimasak dengan menggunakan uap air mendidih. Alat
yang digunakan adalah dandang, kukusan atau soblok, dan risopan.
c. Nasi tim
Nasi tim yaitu nasi yang dimasak dengan cara ditim atau dietakkan dalam mangkuk
yang direbus dikuali atau panic tertutup). Nasi yang dimasak dengan Teknik tim
menghasilkan tekstur yang lunak.
d. Nasi liwet
Nasi liwet yaitu nasi yang dimasak dengan santan, kaldu ayam, rempah-rempah,
daun salam dan serai untuk memberikan rasa yang kaya, aromatik, dan gurih.
e. Nasi bakar
Nasi bakar yakni nasi yang dibungkus daun pisang lalu dimasak dengan cara
dibakar di atas api
f. Nasi kuning
Nasi kuning merupakan nasi yang dimasak bersamaan dengan santan, rempah-
rempah, dan kunyit guna menghasilkan warna kuning.
g. Nasi kebuli
Nasi kebuli yaitu nasi yang dimasak dengan kaldu daging kambing, susu kambing,
minyak samin, dan disajikan dengan daging kambing goreng dan ditaburi kismis.
Nasi kebuli menunjukkan pengaruh budaya Arab Timur Tengah dan India muslim,
khususnya tradisi Arab Yaman.
h. Nasi goreng
Nasi goreng yaitu nasi berbumbu yang dimasak dengan cara. Di Indonesia, nasi
goreng memiliki beragam variasi tergantung asal daerah serta bumbu atau bahan
yang digunakan. Contoh: nasi goreng ikan asin, nasi goreng jawa, nasi goreng
jepang, dll.
2
i. Nasi uduk
Nasi uduk yaitu nasi putih yang diaron dan dikukus dengan santan serta dibumbui
dengan pala, kayu manis, jahe, daun serai, dan merica. Hidangan ini disajikan
dengan tahu goreng, telur dadar yang diiris, ayam goreng, dsb.
j. Lontong
Lontong yaitu makanan yang terbuat dari beras dan dibungkus dengan daun pisang
kemudian direbus selama beberapa jam sampai matang
k. Lemang
Lemang yaitu makanan yang terbuat dari beras ketan yang dicampur santan dan
bumbu-bumbu lalu dimasukkan ke dalam bambu yang telah dilapisi daun pisang
muda kemudian dibakar di atas bara.
Sementara itu, mie dapat diolah menjadi berbagai macam hidangan sebagai berikut:
a. Mie goreng
Mie goreng yaitu mie yang dimasak dengan cara digoreng. Contohnya mie goreng
jawa, mie aceh, dsb.
b. Mie rebus
Mie rebus yaitu mie yang dimasak dengan cara direbus dalam panci. Contohnya
mie ayam, laksa, dan lain-lain.
c. Ifumi
Ifumi yaitu olahan mie yang dibuat dari mie yang digoreng terlebih dahulu hingga
kering, kemudian diberi saus atau kuah.
d. Variasi olahan mie dan saus
Mie dapat diolah menjadi berbagai macam hidangan dan disajikan dengan saus.
Contohnya nugget mie, pastel mie, dan kroket mie.
e. Arem-arem mie
Arem-arem mie yaitu makanan berbahan dasar mie yang diberi isian ayam suwir
bercita rasa gurih dan dibungkus dengan daun pisang, kemudian dimasak dengan
cara dikukus.
C. Jenis-Jenis Peralatan
a. Alat masak
1) Alat pemanas: kompor, anglo, dan tungku
2) Alat pengukus: soblok, risopan, klakat, rice cooker, langseng/ soblugan, dan
steamer
3) Alat perebus: Kuali, kendil, panci, dan pressure cooker
4) Alat penggoreng: wajan dan deep fryer
5) Alat pengaduk: Spatula dan ladle
6) Alat pemotong dan pengupas: pisau dan peeler
7) Alat pencetak: Gilingan mie
b. Alat Hidang
Alat hidang yang bisa digunakan yaitu piring, tampah, mangkuk, sendok, dan garpu
3
D. Pembuatan Hidangan dari Nasi dan Mie
1) Bubur Gurih Aceh (5 porsi)
Bahan-bahan:
- Beras 150 g
- Santan cair 1,5 l
- Garam 10 g
- Santan kental 300 ml
- Dada ayam fillet 250 g
- Udang kupas 100 g
- Gula pasir 1g
- Air 50 ml
- Daun bawang 1 btg
- Daun seledri 1 btg
- Minyak 15 ml
Bumbu halus:
- Jintan 1g
- Ketumbar 5g
- Merica 1g
- Jahe 2 cm
- Bawang merah 6 siung
- Bawang putih 3 siung
Cara membuat:
1. Potong kotak dada ayam, sisihkan.
2. Cincang kasar udang. sisihkan
3. Cuci beras. Sisihkan
4. Didihkan santan cair dan 5 gram garam. Masukkan beras, lalu masak sampai
santan meresap.
5. Tuang santan kental sambal diaduk-aduk sampai menjadi bubur
6. Tumis bumbu halus sampai harum. Tambahkan ayam dan udang. Masak
hingga berubah warna
7. Masukkan air, garam, dan gula pasir. Masak sampai meresap
8. Tuang tumisan ke dalam rebusan bubur sambal diaduk rata
9. Tambahkan daun bawang dan daun seledri yang diiris halus
4
2) Nasi kukus (4 porsi)
Bahan-bahan: 500g
- Beras pulen 1l
- Air
Cara membuat:
1. Cuci beras dan masukkan ke dalam panci berisi air mendidih ± 1 ½ ruas jari
tinggi beras ke air.
2. Biarkan hingga air habis sambil sesekali diaduk agar tidak gosong, lalu
angkat.
3. Isi risopan dengan air ± 1/3 bagian dan biarkan mendidih.
4. Kukus beras yang sudah setengah masak tadi selama kurang lebih 30 menit.
5. Sajikan dalam bakul nasi
3) Nasi uduk (5 porsi)
Bahan-bahan:
- Beras 250g
- Santan kental 350 ml
- Daun salam 2 lbr
- Serai 2 btg
- Garam 2,5 g
Pelengkap:
- Ayam goreng
- Perkedel kentang
- Irisan daun dadar
- Bawang goreng
- Sambal kemiri
- Lalapan (mentimun, tomat dan kol)
- Emping goreng, dan sebagainya
Cara membuat:
1. Cuci beras, lalu campur dengan santan, daun salam, dan serai sambil diaduk rata
2. Masak dengan api sedang hingga santan menyerap dan nasi setengah matang,
sambil diaduk sesekali.
3. Angkat nasi, lalu pindahkan ke dalam kukusan
4. Kukus nasi hingga matang
5. Angkat dan sajikan nasi dengan kondimennya
5
4) Mie goreng kecap (3 porsi)
Bahan-bahan:
- Mie kuning kering 200g
- Daun bawang 1 btg
- Air 80 ml
Bumbu:
- Kecap manis 30 ml
- Kecap asin 15 ml
- Saus cabai 15 g
- Bawang putih 2 siung
- Bawang merah 1 siung
- Kaldu bubuk 2,5 g
- Garam 2,5 g
- Lada bubuk 2,5 g
Cara membuat:
1. rebus mie dengan sedikit minyak. Masak hingga matang, lalu tiriskan.
2. tumis bawang merah, bawang putih, dan daun bawang.
3. Tambahkan kecap manis, saus cabai, lada bubuk dan kaldu bubuk. Aduk rata
4. Masukkan mie dan tuang sedikit air
5. Masak hingga bumbu meresap. Sajikan
5) Mie Toprak Solo (2 porsi)
Bahan-bahan: 200 g
50 g
- Mie kuning 5 buah
- Kol putih
- Tahu pong 30 ml
Bahan kuah: 3 siung
250 g
- Minyak 1l
- Bawang putih 15g
- Tetelan
- Air
- Bawang goreng
6
Pelengkap:
- Sambal cabai rawit
- Kacang tanah goreng
- Bawang goreng
Cara membuat:
1. Tumis bawang putih sampai harum
2. Potong-potong tetelan dan masukkan ke dalam wajan. Aduk sampai berubah warna,
lalu tuang air dan masukkan seledri
3. Rebus daging sampai matang
4. Tata mie kuning, kol putih, dan tahu dalam mangkuk. Kemudian tuang kuahnya.
5. Sajikan dengan ditaburi kacang tanah, bawang goreng, dan sambal.
E. Kriteria Hasil Hidangan dari Nasi dan Mie
a. Kriteria hasil nasi
• Nasi mempunyai warna yang beragam tergantung dengan warna beras yang
digunakan. Misal beras putih menghasilkan warna putih. Begitu juga dengan beras
merah dan hitam.
• Nasi yang cenderung lebih transparan dan lengket disebabkan oleh rendahnya
kandungan amilosa pada pati beras. Contoh beras yang memiliki testur lengket yaitu
beras ketan dan beras jepang (japonica) karena mengandung kadar amilosa sebanyak
12-15%
• Pada umumnya, nasi pera (nasi yang keras, tidak lekat, dan terpisah) dihasilkan dari
beras dengan kadar amilosa lebih dari 24%
b. Kriteria hasil mie
• Hidangan mie Indonesia beraneka ragam, hal ini disebabkan oleh bahan-bahan,
bumbu-bumbu yang digunakan, teknik pengolahan, dan bentuk mie
• Warna mie berbeda-beda menurut warna bahannya, seperti mie telur yang berwarna
kuning dan bihun yang terbuat dari tepung beras maupun tepung jagung memiliki
warna putih,
F. Masalah Pada Pembuatan Hidangan Dari Nasi Dan Mie
1. Saat memasak nasi menggunakan wajan yang bagian bawahnya tipis sehingga panas yang
dihasilkan tidak merata. Sebaiknya gunakan wajan atau panci yang bagian bawahnya
tebal agar panas menyebar merata dan matang sempurna
2. Tidak menambahkan air yang cukup sehingga nasi menjadi kurang matang dan kering.
Sebaiknya tambahkan air yang cukup agar memperoleh hasil yang baik
3. Menuangkan terlalu banyak air saat memasak nasi, sehingga menghasilkan tekstur yang
lembek. Sebaiknya gunakan air yang cukup dalam pemasakan nasi agar hasil yang didapat
tidak menjadi seperti bubur
4. Memasak semua jenis nasi dengan cara yang sama. Sebaiknya ketahui jenis-jenis nasi dan
cara mengolahnya secara tepat, missal untuk nasi cokelat butuh lebih banyak air daripada
nasi putih
5. Lupa mencuci beras. Sebaiknya sebelum memasak selalu cuci beras tiga kali agar beras
menjadi bersih dan tidak menghasilkan tekstur keras. Jangan mencuci beras berulang-
ulang agar zat gizi yang ada di dalamnya tidak terbuang.
6. Terlalu lama merebus mi, sehingga menghasilkan tekstur yang lembek. Sebaiknya rebus
mie dalam waktu yang sudah ditentukan agar diperoleh tekstur yang kenyal dan sempurna
7. Tidak membaca saran penyajian. Sebaiknya cermati saran penyajian yang biasanya
terdapat di belakang bungkus mie untuk membantu proses pemasakan mulai dari takaran
air hingga durasi masak yang tepat agar mi matang sempurna
8. Memasukkan mi sebelum air mendidih, sehingga sulit mengetahui kapan mi matang
sempurna. Sebaiknya masukkan mi ke dalam air yang mendidih agar bisa menghitung
waktu kapan mi matang
9. Menggunakan air terlalu sedikit. Saat merebus mi, gunakan air yang ukup sampai seluruh
bagian mi tertutup dan dialiri air secara merata sehingga mi dapat matang sempurna
10. Mi terlalu sering diaduk. Sehingga mi mudah patah. Cukup aduk mi secukupnya secara
perlahan agar ukuran mi tidak banyak berubah