The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by evazulfina66, 2023-03-12 00:13:21

M. PUBER

M. PUBER

KELAS VI SEMESTER II TEMA 7 (KEPEMIMPINAN) SUB TEMA II (PEMIMPIN IDOLAKU) MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM By: EVA ZULFINA, S.Pd


KOMPETENSI INTI (KI) KI 1 : Menerima, menjalankan dan menghargai ajaran agama yang dianutnya. KI 2 : Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangga. KI 3 :Memahami pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat dasar dengan cara mengamati, menanya, dan mencoba berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, serta benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah, dan tempat bermain.


KI 4 : Menunjukkan keterampilan berpikir dan bertindak kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, dan komunikatif. Dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis dan kritis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan tindakan yang mencerminkan perilaku anak sesuai dengan tahap perkembangannya


A. KOMPETENSI DASAR (KD) 3.2 Menghubungkan ciri pubertas pada laki-laki dan perempuan dengan kesehatan reproduksi 4.2 Menyajikan karya tentang cara menyikapi ciriciri pubertas yang dialami.


B. TUJUAN PEMBELAJARAN 1.Melalui kegiatan tanya jawab, siswa mampu menjelaskan ciri-ciri pubertas pada laki-laki dan perempuan. 2. Melalui kegiatan diskusi, siswa mampu menjelaskan upaya menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas dengan baik. 3. Melalui penugasan siswa mampu membuat rencana karya berisi tentang tips pubertas


Pengertian Masa Pubertas Masa remaja awal atau masa pra puber adalah masa peralihan dari masa anak-anak menuju masa remaja sebenarnya (masa pubertas), dimana seorang anak yang telah besar (puber = anak besar) ini sudah ingin berlaku seperti orang dewasa tetapi dirinya belum siap termasuk kelompok orang dewasa.


PERIODE PUBERTAS Periode Tumpang Tindih Masa pubertas selalu dikatakan sebagai period tumpang tindih karena terjadi pada akhir kanakkanak dengan awal masa remaja. Anak-anak akan mulai berubah secara seksual dan psikologis yang dikenal sebagai remaja muda.


Biasanya, masa pubertas akan terjadi diumur 10-15 tahun pada anak laki-laki dan umur 8-12 pada anak perempuan. Perubahan ini akan dialami oleh setiap anak dengan masa pubertas yang berbeda-beda 2. Periode Singkat Masa pubertas biasa terjadi selama 2-4 tahun, namun ada juga yang terjadi dengan cepat.


Ada sebagian anak yang juga masih memerlukan waktu 3-4 tahun untuk peralihan menjadi orang dewasa. Pubertas anak perempuan lebih cepat dibanding anak laki-laki. . Masa Pertumbuhan dan Perubahan yang Cepat Masa pubertas adalah satu dari dua periode rentang kehidupan manusia yang mengalami pertimbuhan sangat pesat.


Biasanya akan terlihat dari banyaknya perubahan baik dari penampilan tubuh, diri, kepemilikan dan sikap. Secara umum, seluruh batasan usia kematangan masa pubertas adalah usia 12,5 - 14,5 tahun. Ketika usia 12-14 tahun, ada perbedaan kematangan yang menonjol antara pubertas antara anak laki-laki dan perempuan. Fase Negatif


Masa pubertas juga dikatakan sebagai fase negatif karena biasanya yang terjadi pada anak-anak adalah mengambil sikap anti aturan dan sifat-sifat baiknya hilang. Anak-anak yang mengalami masa pubertas biasanya cenderung bersikap agresif. Fase negatif ini akan berakhir ketika fungsi-fungsi seksualnya semakin matang.


CIRI-CICI PUBERTAS 1.Bagi laki-laki ditandai dengan keluarnya sperma pertama kali yang dikenal dengan “mimpi basah”


2. Bagi perempuan ditandai dengan menstruasi


2. Ciri-Ciri Sekunder Ciri-ciri sekunder adalah ciri-ciri jasmaniah yang tidak langsung berhubungan sengan proses reproduksi, namun merupakan tanda-tanda yang membedakan laki-laki dan perempuan. Adapun ciriciri sekundernya, yaitu :


a. Bagi laki-laki 1.Tumbuh suburnya rambut, janggut, kumis dan lainnya. Sudah lazimnya dalam kehidupan ditemukan seorang anak yang baru menginjak remaja ini ditandai dengan tumbuhnya bulu-bulu halus di sebagian tubuh, seperti janggut, kumis dan lain sebagainya. Hal ini terjadi karena rangsangan kelenjar endoktrin yang bermuara di dalam darah.


2. Selaput suara semakin besar dan berat. 3. Wajah anak-anak sudah mulai hilang, seperti dahi yang semula sempit sekarang menjadi lebih luas, mulut lebar, bibir lebih menjadi penuh. 4. Terjadi percepatan pertumbuhan otot sehingga terjadi pengurangan lemak dalam tubuh. 5. Perkembangan otot anak laki-laki lebih cepat dari anak perempuan, karena lebih banyak memiliki jaringan otot sehingga anak laki-laki lebih kuat daripada anak perempuan.


b. Bagi perempuan 1.Pinggul semakin besar 2. Payudara mulai membesar 3. Suara menjadi lebih halus (merdu), bulat dan tinggi. 4. Tumbuh rambut di bagian-bagian tertentu dialat kelamin. 5. Kulit semakin halus.


3. Ciri-ciri Lain Cir-ciri tersier merupakan ciri-ciri yang berakibat dari dua ciri-ciri di atas. Diantaranya sebagai berikut. 1.Perubahan sikap dan perilaku 2. Munculnya perasaan-perasaan negatif pada diri anak 3. Ingin melepas diri dari orang tua 4. Anak ingin menyamakan dirinya dengan orang dewasa


CARA MENGHADAPI PUBERTAS


1. Menjaga kebersihan tubuh. Dalam masa pubertas, aktivitas kelenjar minyak dan kelenjar keringat meningkat. Akibatnya, wajah mudah berjerawat dan tubuh berbau kurang sedap. Mandilah dua kali sehari dan kenakan pakaian yang mudah menyerap keringat. Apabila keringatmu berlebih, bersihkan tubuhmu dan gantilah pakaianmu. Pakaian yang lembap oleh keringat menjadi sarang kuman. Kuman dapat menyebabkan bau tidak sedap dan menimbulkan penyakit kulit.


2. Menjaga kesehatan dengan memilih makanan sehat dan berolahraga. Makanan diperlukan untuk pertumbuhan badan. Pilihlah makanan yang berasal dari bahan-bahan segar dan diolah dengan cara yang sehat, misalnya tanpa pengawet, pemanis buatan, atau penyedap rasa. Perbanyak pula minum air putih untuk menggantikan cairan tubuh yang keluar berupa keringat.


3. Hati-hati dalam bergaul dengan lawan jenis. Pada masa puber, organ reproduksi telah aktif. Oleh karena itu, sebaiknya kamu bergaul dengan lawan jenis dalam batas yang wajar. Hindari berdua-duaan antara laki-laki dan perempuan. 5. Memilih bacaan dan tontonan yang sesuai umurmu. Hindari membaca bacaan dan menonton tontonan dewasa.


5. Rajin beribadah sesuai agama masing-masing. Dengan rajin beribadah, kita mendekatkan diri kepada Tuhan. Kita akan mematuhi aturan-aturan agama untuk berperilaku dan berbuat sesuai tuntunan agama.


Click to View FlipBook Version