1 ANTOLOGI PUISI ANAk KELAS: 2F
i KATA PENGANTAR Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT,karena dengan memberikan izin dan karunia-Nya agar kami dapat menyelesaiakan Antologi Puisi. Dalam kesempatan ini, kami sebagai penulis dan penyusun antologi puisi ini ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada Hanum Hanifa Sukma, M.Pd. , selaku dosen pengampu mata kuliah yang telah membimbing dan memberikan motivasi dengan penuh kesabaran kepada penulis dalam pembuatan proposal ini, semoga bermanfaat bagi yang membacanya. Kami menyadari bahwa antologi puisi anak ini masih banyak kekurangan dan kelemahannya, baik dalam isi maupun jauh dari kata sempurna. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan dan wawasan kami. Oleh sebab itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran untuk menyempurnakan karya tulis ilmiah ini.
ii DAFTAR ISI GURUKU ..................................................................................................................................1 RUMAH.....................................................................................................................................2 BUKU ........................................................................................................................................3 SEMESTA..................................................................................................................................4 SAHABATKU ...........................................................................................................................5 IBUKU.......................................................................................................................................6 HARI PERTAMA DI SEKOLAH ............................................................................................7 DATANGNYA PAGI .................................................................................................................8 KUPU-KUPU ............................................................................................................................9 MATAHARI.............................................................................................................................10 IBU........................................................................................................................................... 11 KUPU-KUPU ..........................................................................................................................12 PISANG GORENG .................................................................................................................13 KUCING PELIHARAANKU..................................................................................................14 TAWA KECIL DI UJUNG PELANGI.....................................................................................15 GURUKU CAHAYAKU .........................................................................................................16 MEMAKSAKU UNTUK SEMBUNYI ..................................................................................16 NAMUN KU TEMUI SECERCAH ILAHI ............................................................................16 ENGKAU LAH GURUKU .....................................................................................................16 PESONA KEGEMBIRAAN DI DUNIA ANAK-ANAK .......................................................17 PUISI SEKOLAHKU..............................................................................................................18 HUJAN ....................................................................................................................................20 BUNGA MATAHARI..............................................................................................................21 TERIMAKASIH GURU..........................................................................................................23 “ HARMONI KELUARGA SEDERHANA “ .........................................................................24 SEMANGAT PAGI..................................................................................................................25 SEKOLAHKU.........................................................................................................................26 SEPATU KU ............................................................................................................................27 "TAMAN BAHAGIA ANAK-ANAK" ...................................................................................28 KUCING LUCUKU ................................................................................................................29 RANSEL MERAH...................................................................................................................30 HUTAN....................................................................................................................................31 UNTUK IBU DI SURGA........................................................................................................33
1 Guruku Oleh: A’fif Ulya Hanafi Guruku… Kaulah orang tuaku disekolahan Membimbing ku dengan penuh kesabaran Hingga aku menjadi paham Berkatmu ku tau apa itu aksara Berkatmu ku bisa membaca Berkatmu ku tau apa itu angka Berkatmu ku bisa mengira Guruku… Tanpamu aku tak tau apa-apa Tanpamu aku hanyalah seorang biasa Tanpamu aku tak dapat menggapai cita-cita Guruku… Ku panjatkan doa terbaik untukmu Terimakasih guruku Akan selalu ku kenangan jasa-jasamu
2 RUMAH Oleh: Ade Berliana Putri Tempatku berteduh Kala panas ataupun hujan Tempatku mengeluh Kala lelah dari permainan Tempatku beristirahat Kala badan terasa penat Rumah... Bagiku kau bukan sekedar bangunan Disanalah kenangan tersimpan Sejak cerita aku dilahirkan Hingga kini aku bisa berlarian Rumah... Bagiku kau bukan sekedar tempat tinggal Tempat cerita itu tersimpan Yang perlahan menjadi kekal Bersatu dalam bentuk bangunan Rumahku yang kubanggakan Semoga kau dapat bertahan Dari segala ancaman
3 BUKU Oleh: Ade Irma Susilowati Buku kau adalah temanku Setiap hari aku membuka dan membacamu Mencoba memahami tulisan-tulisanmu Mencari pengetahuan baru Kau tempatku goreskan pena Goresan pena kini tertancap didalam badanmu Jutaan kata kini terlukis di badanmu Kau tempat ku berbagai keindahan Halaman demi halaman Lembar demi lembar Ku baca dengan serius Hingga aku lupa waktu Buku terimakasih atas kehadiranmu Kau sudah mengajariku apa itu ilmu Kau sudah mengajariku semua ilmu Terima kasih atas semua ja samu buku
4 SEMESTA Oleh: Adhan Nahari Bintang-bintang bertebaran menyinari malam yang kelam Bergerombol berpisah namun tetap indah Membuat tasbih yang memandangnya Bulan yang bulat diselimuti cahaya Memunculkan wajah langit yang ceria Membuat tasbih yang memandangnya Wahai angkasa, wahai semesta Dia-lah yang maha agung Yang menciptakanmu juga keindahanmu Maka cukuplah bagiku dan yakinku Untuk menyembahmu sebagai Tuhanku
5 Sahabatku Oleh: Albani Hakim Maula Kau adalah salah satu penyemangat Aku susah, kau membantu ku Aku senang, kau ikut senang Kau selalu ada disampingku Walaupun jarak memisahkan kita Tali komunikasi mestinya tetap terjaga Dengan adanya sosial media Aku sangat senang kita dapat bercerita Beribu-beribu hari telah kita lewati Walaupun kita sudah tidak berjumpa lagi Kau masih menjadi yang terbaik Dan sangat aku kagumi sampai saat ini Sahabatku... Tak bisa lagi aku berkata-kata Semoga aku selalu bersamamu Sampai maut memisahkan kita
6 IBUKU Oleh : Alwan Khoiruddin Ohh Ibuku...... Kau yang mengandungku Kau yang melahirkanku Kau juga yang merawatku Ohh Ibuku..... Kau berikan kasih sayang padaku Dengan sabar engkau mendidikku Aku begitu mencintaimu Ohh Ibuku..... Engkau beri cinta saat merawatku Cinta yang tak pandang bulu Engkaulah pahlawanku Ohh Ibuku.... Jika sakit kau yang merawatku Jika sulit kau yang membantuku Jika senang kau selalu bersamaku Ohh ibuku... Kau yang selalu ada untukku Ketika waktu untuk sholat kau selalu mengingatkanku Kalau tidurku kesiangan ku selalu membangunkanku Ibu ibu ohh ibuku... Pengorbananmu tak akan pernah bisa terbalas olehku Pujian adalah hal yang pantas atas ketulusanmu Setiap doaku tak akan pernah terlewatkan untuk kebaikanmu
7 HARI PERTAMA DI SEKOLAH Karya : Anindya Ratri Muri Hastuti Hari pertama di sekolah ... Yang sudah lama dinanti olehku Telah tiba bertemu temanku Berjumpa kawan baru Belajar dengan guru Baju seragam sepatu yang baru Buku dan pensil juga rautan warna biru Dalam tas yang nyamanku Hari pertama di sekolah ... Diantar oleh Ayah Bunda Penuh cerita suka gembira Ada kawan yang baru ada pula yang lama Hangat matahari penuh bahagia Membawaku ke sana Mencari ilmu yang berharga Untuk menggapai cita
8 Datangnya Pagi Oleh : Anis Mufidah Dari balik luar rumahku Sinar mentari datang menghampiri Terasa senang rasa hatiku Selalu menyambut datangnya pagi Kicau burung yang bersautan Mengajak aku bersiap diri Indahnya yang tuhan berikan Datangnya pagi selalu kunanti
9 KUPU-KUPU Oleh: Anisa Dwi Meriani Kupu-kupu yang indah terbang bebas di angkasa Dengan sayap yang lembut dan berwarna-warni Ia menari-nari diatas bunga mawar Menghiasi hati dengan keindahan yang tiada tara Wahai kupu-kupu terbanglah bersamaku Menerbangkan harapan dan impian Aku akan selalu mengingat pesonamu yang tak terlupakan Kupu-kupu engkau adalah inspirasi yang abadi
10 Matahari Karya: Dina Rosi Pratiwi Matahari engkau selalu menyinari bumi Manfaat yang kau beri sangat berarti Vitamin D kau berikan Menyehatkan tulang di badan Engkau membantu manusia bekerja Dengan terangmu yang selalu ceria Banyak manusia yang berlomba-lomba bekerja Tanpamu manusia tidak bisa apa-apa Matahari terima kasih kuucapkan Semoga sinarmu selalu terpancarkan
11 Ibu Karya : Diova Ade Nandini Ibu, boleh aku Bersembunyi di bilik matamu Mungkinkah aku sepertimu Untuk sehari saja Aku ingin tahu Matamu ketika membuka dunia Seperti apa menjadi kuat seterusnya Aku ingin melihat Kau menuai benih-benih keikhlasan Hidup terasa berantakan Di kehidupan yang keras ini Senyumanmu adalah kelembutan yang menguatkan Hati kita, biarkan bersatu Menjadi besar seperti pohon yang kuat
12 KUPU-KUPU Karya: Emmy Khumaya Sungguh elok rupa mu Warna-warni sayapmu Membuatku terpana melihatmu Bentukmu yang lucu Membuatku ingin menangkapmu Kupu-kupu Kau terbang kesana-kemari Hinggap diantara bunga-bunga yang indah nan wangi Kepakkan sayapmu Menebarkan pesona yang indah Kupu-kupu Kala ku melihatmu, aku merasa senang Keelokkan mu membuatku terlena Terimakasih kupu-kupu Kehadiranmu memberikan kesan yang manis untukku
13 Pisang Goreng Karya : Fendhy Muhammad Fakih Setandan pisang dari emak Diantar ketika hujan mulai reda Ku terima dengan hati gembira Kan ku buat pisang goreng untuk keluarga Ku selimuti dengan terigu Minyak di wajan ikut menyatu Tidak lupa ku tambahkan keju Sungguh nikmat pisang gorengku
14 KUCING PELIHARAANKU Karya: Firlya Rakhmah Namanya cipu Bulunya lembut berwarna abu-abu Ia kucing yang pintar dan lugu Kemanapun ku pergi ia selalu kurindu Oh kucingku Tingkahnya yang sangat lucu Membuat hariku menjadi seru Kau kan kupelihara dengan sayang tanpa ragu Cipuku Waktu terus berjalan maju Seirama dengan umurmu yang kian bertambah Harapku semoga kau sehat selalu Dan menjadi wadahku berkeluh kesah
15 Tawa Kecil di Ujung Pelangi Karya : Hanifah Rismiatun Di ujung pelangi yang berwarna-warni Tawa kecil berkumpul riang berseri Anak-anak bahagia, ceria tak terkira Seperti lukisan indah yang berkilauan Tetesan hujan berpadu dengan tawa Menghiasi langit, senyum yang abadi Di ujung pelangi, harapan terbawa Anak-anak bermain, bahagia sepanjang hari Tawa kecil di ujung pelangi Mengajak kita ke dunia khayal Bersama teman, berlarian riang Melukis cerita penuh keindahan Di bawah sinar matahari yang cerah Tawa kecil mengalun dalam hati Anak-anak bahagia, senyum tak pernah pudar Di ujung pelangi, keceriaan menggema sepanjang waktu Oh, tawa kecil di ujung pelangi Tetaplah berkumandang dengan bahagia Di setiap langkah, jadilah cahaya Menerangi dunia dalam keceriaan nan abadi
16 GURUKU CAHAYAKU Oleh: Intan Ayu Winnada Kulangkahkan kaki ini Membawaku ke tempat yang sunyi Sepi menerpa relung hati Memaksaku untuk sembunyi Namun ku temui secercah ilahi Dari pelitaku penyejuk hati Engkau yang menuntunku melangkah Untuk mengejar senyum yang merekah Engkau lah Guruku Guru Peneman sepi ku Guru Penerang jalan ku Guru penolong keterpurukanku Kau yang tak kan kulupa Kan ku jaga dalam relung jiwa Kau tak pernah putus asa Menuai asa tanpa merasa Bersinar lah indah guruku Jasamu penyebab keberhasilanku
17 PESONA KEGEMBIRAAN DI DUNIA ANAK-ANAK karya : Kinarti Di bawah sinar mentari yang terang, Terbentang dunia, penuh kegembiraantak terbilang. Di sana, di taman bermain yang riang, Pesona anak-anak, tiada tara, tak tergantikan. Mereka berlari, melompat, tertawa kencang, Menyusuri dunia imajinasi tanpa batas yang kaya raya. Seperti kupu-kupu, mereka melayang, Menggapai bintang di angkasa yang biru menghampar. Di tengah hiruk pikuk dunia yang ramai, Kalian adalah sumber ketenangan yang tiada tara. Dalam hadirat kalian, hidup terasa lebih berarti, Seperti hujan lembut yang menyentuh gersang bumi. Lewat pesona kegembiraan kalian yang abadi, Mari kita belajar untuk mencintai dan berdamai. Anak-anak, kalian adalah harapan dan masa depan, Dunia ini selalu berbunga dan berwarna dalam senyuman kalian.
18 PUISI SEKOLAHKU Oleh: Natasya Aurel Amalia Saragih Bangunan megah di bawah langit biru Sekolahku penuh dengan harapan dan impian Di sana saya menemukan tempat yang penuh canda dan tawa Tempat dengan cerita indah Matahari terbit perlahan setiap pagi Sekolahku berdengung dan siap menyambut pagi yang cerah Kami mulai berlari dengan semangat membara Lomba menimba ilmu, berbau pelajaran Guruku, pahlawan di depan kelas Dengan ilmu dan cinta yang membimbing setiap langkah Mengajar tidak hanya dalam ruang, tetapi dalam hati Memenuhi impian dan keinginan seperti seorang pelaut di laut Di kelas, sains menanam benih Kehijauan pikiran menyampaikan nilai kehidupan Saya dan teman-teman saya memegang pena dan buku Kita akan menuju mimpi yang tinggi bersama Pepohonan di taman sekolah berwarna hijau Bunga mekar, pemandangan indah
19 Kami bermain dengan gembira, berlarian tanpa lelah Seperti anak-anak yang penuh cinta dan pesona Waktu spesial ini tidak akan terulang Sekolah saya adalah tempat yang berharga, di sini saya mencapai tujuan saya Sahabat sejati itu seperti keluarga Sekolahku, kamu adalah tempatku mencari makna Selamat tinggal nanti, ketika kini tinggal kenangan Tapi sekolahku, kamu masih ada di hatiku Ilmu dan pelajaran yang kau ajarkan selamanya Terima kasih sekolahku, kamu adalah cinta sejati
20 HUJAN Oleh: Nian Aulia Arsita Akhir-akhir ini engkau tak kunjung datang Kehadiranmu sangat dinanti banyak orang Untuk membasahi bumi yang mulai gersang Terutama para petani untuk mengairi sawah dan ladang Hujan cepatlah engkau datang Agar penduduk bumi merasa senang Hujan mulai datang menghampiri Membasahi bumi yang mulai gersang ini Gemericik air mulai terdengar bagai musik alami Suara katak mulai terdengar bernyanyi Selalu mengiringi disetiap malam yang sunyi Menjadi pengiring saat terlelap menjemput mimpi
21 Bunga Matahari Karya: Novita Putri Anggraini Di ladang luas yang dipenuhi sinar, Bersinarlah bunga matahari yang gagah. Tinggi menjulang dengan mahkota kuning cerah, Menyapa dunia dengan hangatnya cahaya. Bunga matahari, pesonamu mengagumkan, Seperti matahari, memberikan kehangatan. Menyimpan biji di dalam hatinya, Untuk tumbuh dan bersemi, menjadi bagian kehidupan ini. Dalam kemegahanmu yang menawan, Menarik hati burung-burung untuk berdansa. Mereka bersuka cita, terpesona olehmu, Bunga matahari, kau adalah pesona yang abadi. Di pagi hari saat matahari terbit, Kau menoleh ke timur, mengikuti sinar yang terbit. Kau menari-nari, mengejar hangat mentari, Memberikan semangat pada setiap hari. Bunga matahari, engkau pelita yang mengilhami, Menjadi simbol kegigihan di pagi hari. Tak peduli betapa gelap malam yang datang, Engkau selalu berdiri tegar, tetap percaya dan berharap.
22 Bunga matahari, kau mengajarkan kita, Bahwa dalam hidup, kita harus berani berjuang. Merangkul sinar matahari, menatap langit biru, Bersemangat seperti bunga matahari yang tak pernah pudar itu. Oh bunga matahari, pesonamu memikat, Menyiramkan keindahan, memancarkan kebahagiaan yang tak terbatas. Teruslah berdiri tegar, tumbuh dan berkembang, Engkau adalah bunga yang menginspirasi, tak tergantikan.
23 TERIMAKASIH GURU Oleh: Raina Husna istawa Terimakasih guru Kau pelita Kasihku Kau penerang hidupku Tak kutemukan manusia seindahmu Tak kan kulupakan semua jasamu Terimakasih guruku Tanpamu tak kutemui jalan yang kutuju Tanpamu tak kumiliki wawasan pengetahuan Kuharap ku akan kembali Kedalam peluk hangatmu wahai guruku Terimakasi guru Jasamu akan terus terlukis di relunghatiku Seyummu akan selalu terpahat indah dalam benakku
24 “ Harmoni Keluarga Sederhana “ Oleh : Ricki Fahma Adi Saputra Di halaman rumah, riang gembira bermain Senangnya anak-anak, berbagi kasih bersama Tawa riuh mereka, menggema di sekeliling Kehangatan keluarga, tiada tara harganya Di meja makan, berdua bersama Cerita dan canda, terbagi dengan ikhlas Jarak tak mampu memisahkan, hati yang selalu dekat Kenyamanan keluarga, hadir tanpa henti Berjalan dan bermain, di taman yang indah Ayah dan bunda, selalu mendampingi Setiap langkah, didukung oleh cinta Pertautan kasih, tak akan pernah pudar Anak bahagia, begitu beruntung Keluarga yang penuh cinta, menjadi anugrah Syukur pada Sang Pencipta, atas kebahagiaan ini Semoga bahagia selalu, hingga ke ujung waktu Doa kami, penuh harapan indah Kebahagiaan abadi, hadir dalam keluarga Anak bahagia, keluarga yang bersatu Hingga surga nanti, kebahagiaan takkan pernah pudar
25 Semangat Pagi Karya : Riska Apriliani Di pagi yang cerah dan segar hadir, Dinginnya embun menyentuh dedaunan. Matahari terbit dengan sinar berkilau, Memancarkan kehangatan di setiap sisi. Burung-burung berkicau riang, Menyambut pagi dengan lagu indah. Daun dan bunga merekah semerbak, Menggoda hati dengan kecantikannya. Pagi datang dengan harapan baru, Kesempatan berganti lembaran kehidupan. Semangat membara di setiap detak, Mengawali hari dengan penuh semangat.
26 Sekolahku Karya : Rois Triambada Sekolahku... Tempatku mencari ilmu Tempatku bertemu teman - teman Tempatku belajar bersama guru - guru Belajar banyak mata pelajaran Sekolahku... Setiap pagi kakiku melangkah Melangkah menuju ke sekolah Langkahku yang tanpa lelah Dan ku pakai sepatu hitam dan tas merah Sekolahku oh sekolahku... Sekolahku adalah tempat yang indah Sekolahku adalah rumahku Teman - temanku adalah keluarga Guru - guruku seperti orangtuaku Sekolahku.. disitulah aku mencari ilmu..
27 SEPATU KU Oleh: Romina Sepatuku indah Melindungi kakiku selalu Tidak peduli angin berlalu Ia tetap bersamaku Sepatuku indah Menemaniku tanpa kenal lelah Mengajariku tetap rendah Mencegah kakiku berdarah. Oh tanah tempat berpijak Berbaik hatilah kepadanya Karena dengannya aku terlindungi
28 "Taman Bahagia Anak-Anak" Oleh : Sabriyandi Di taman yang riang anak-anak bermain Gelak tawa riuh, suka cita bergema Mereka bersenda gurau, tak kenal penat Saling berbagi canda, bahagia menyatukan mereka Genggaman tangan erat, lari riang berkejaran Seru dan semangat penuh, jiwa-jiwa bersemangat Mata berbinar, riang di hati, tak terbendung kebahagiaan Terlena dalam suasana kasih, seperti keluarga sejati Di bawah sinar mentari, mereka menari Bermain tanpa batas, menggapai langit biru Menggali kreativitas, mimpi di jantung mereka Taman ini syurga bagi jiwa-jiwa muda yang bahagia Terkadang jatuh, tapi bangkit lagi tersenyum Belajar dari kegagalan, tak kenal putus asa Saling menguatkan, memahami arti persahabatan Di taman ini, kebahagiaan tak terhitung nilainya Di senja yang tiba, langit berwarna jingga Pulang dengan hati penuh kenangan manis Mereka berjanji, besok akan kembali Bermain lagi dengan sukacita, di taman yang penuh makna
29 Kucing Lucuku Oleh: Salma Azahra Rosyida Kucing lucuku Begitu halus dan lembut bulumu Bulat dan gembul tubuhmu Panjang menjulang ekormu Kucing lucuku Saat pagi hari kau menyambutku Saat pulang kau menyambutku Kau selalu menunggu kedatanganku Kucing lucuku Kau selalu menemaniku Bermain denganku Dikala rasa jenuhku
30 RANSEL MERAH Oleh : Sheryn Kanita Ranselku... Kau datang sebagai buah tangan Sebagai tanda kenang-kenangan Panas dan hujan menjadi terpaan Bukan menjadi sebuah hambatan Demi diriku meraih impian Ranselku... Merah warnamu layaknya seragamku Mengobarkan semangat belajarku Kuat talimu menopang barangku Walau aku jarang merawatmu Kau tetap menemaniku menuntut ilmu
31 Hutan Karya: Tafsyir Rahman Hutan… Engkau laksana seorang ibu Yang merawat anak anaknya dengan tulus Dulu engkau sangatlah hijau nan rimbun Segala macam tumbuhan tumbuh subur Berbagai macam Binatang hidup berdampingan Kekayaanmu engkau sembunyikan rapat rapat Hutan… Engkau laksana seorang ibu Yang tulus merawat anak anaknya Air yang engkau simpan dalam dalam Menjadi sumber kehidupan semua makhluk hidup Sungai yang engkau ciptakan Membawa kehidupan yang sejahtera Namun kini… Engkau telah dirusak Oleh segelintir manusia yang tamak Manusia rela hati merusakmu
32 Engkau dikotori oleh sampah Engkau ditebang tanpa perasaan Engkau dilubangi demi memuaskan Hasrat dan nafsu manusia Yang tiada hentinya Kehidupan yang telah engkau berikan Dibalas dengan cara yang sangat keji Manusia akan menyesalan karena telah merusakmu
33 UNTUK IBU DI SURGA Oleh: Zulfa Nafisah Ahmad Ibu.. Kau warnai hidupku dengan penuh hangat Meski sikapku tiada henti buat mu terasa berat Tapi tak pernah sedikitpun Kau tampakkan rasa lelah yang melekat Buat ku ingin menjadi sepertimu Si pembuat hangat Ibu.. Sosokmu yang begitu kuat di setiap saat Hingga buat banyak orang jatuh terpikat Ibu, Kau memang wanita hebat tak kenal penat Kau didik kami dengan penuh tekad Hingga menjadi sosok-sosok hebat Ingin aku memelukmu dengan sangat erat Ibu.. Saat ini waktu mu untuk istirahat Walaupun kita tak lagi terikat Tapi kalimat-kalimat hangat mu 'kan selalu ku ingat Terimakasih sudah kuat, Malaikat Selamat tinggal, Wanita hebat
34 ANTOLOGI PUISI ANAK Antologi puisi anak merupakan sebuah karya yang dipersembahkan untuk khalayak. Setiap masa yang selalu berganti, dari kecil, menjadi remaja, lalu dewasa. Hal ini merupakan sebuah perkembangan. Terdapat kisah-kisah yang indah dan perlu untuk dikenang. Oleh sebab itu, antologi puisi anak ini dibuat, guna mengingat bagaimana rasa anak-anak melalui tulisan dengan menggunakan bentuk kata yang indah dan typografi yang penuh makna. Selain itu, antologi puisi ini juga dapat digunakan sebagai media belajar anak-anak dalam memahami puisi. Sebab antologi puisi anak ini, sangat cocok untuk kalangan anak-anak.