upaten Klaten
'(n-
Sooq- qo,//|tr- 2ooe
TVk4rzrialK@
Kd/a4are,o Khrao
4i* - .'!'u4.nr!+@&aa'ra*#'"4.n'*'l
! t'; r1 i.r. ,iif,il'i
,
I
; \ { -?...'
a-----p..i.\- -,*
I
!
ti
lAilT0fl pEBpl,l$Dn pnOp, l,ttir(}
l{0. Oaft,
Tanggol
KATA PENGAI{TAR
Arlelrmu alaihrn Wr.Wb.
Pertama-tama kami panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang
Maha Esa atas segala limpahan rachmat dan hidayahnya kepada kita sehingga
Buku Mengenal Obyek Wisata Kabupaten Klaten ini telah tersusun.
Adapun maksud dan tujuannya untukmengetahui jumlah potensi obyek
obyek wisata, sarana wisata, seni budaya tradisional perayaan tradisional yang
terdapat di Kabupaten Klaten, yang diharapkan untuk dapat dipergunakan
sebagai lnput ( masukan ) b"gi pihak-pihak yang berkepentingan didalam
upaya untr.rk lebih mengenal, mendayagunakan dan mengembangkan serta
mempromosikan sektor kepariwisataan di Kabupaten Klaten sekaligus sebagai
upaya pemasyarakatan pariwisata dalam era otonomi daerah sekarang ini.
Dalam kesempatan ini kami sampaikan ucapan terima kasih kepada
semua pihak yang telah membantu terwujudnya buku ini, semoga mendapat
imbalan yang setimpal dari Tuhan Yang Maha Esa.
Kami sepenuhnya menyadari bahwa dalam penulisan buku ini masihlauh
dari sempurna dan banyak kekurangannya, namun diharapkan dapat sebagai
dasar untukmengenal obyekwisata di Kabupaten Klaten.
Akhirnya mudah-mudahan ada manfaatnya.
Wassalamualaihrm Wr.Wb.
Klaten, Juli 2004
Kepala Kantor Pariwisata
DTsHSUGIHARIO SAPIO AIL MM
iii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTARISI
PENDAHULUAN
A, MONOGRAFI DAERAH xtll
B. KABUPATENKLATENTERLETAK xllt..............................
C, BERBATASANMLAYAH KABUPATEN KLATEN xiii............
D. MLAYAH KABUPATEN KLATEN TERBAGI xll1
E. JAMKIBUKOTAKLATENDENGAN ...........xiv
F, KEADMNMLAYAH KABUPATEN KLATEN
......................xiv
G. MLAYAH ADMINISTMSI.............. .....................xiv
H. PENDUDUK
I. PETAWISATAKABUPATENKLATEN ,xv
xvi
BAB I Obyeklll"rsata
l-. Deles Indah
a. Bekas Pesanggrahan PB X
c. Sendang Kalireno...... .3
d. Taman Rekreasi Ngajaran
e. Taman Pemandangan PringCendani
f. Gua Sapuangin
2. Rowo Jombor..................
a. Rumah Minangkabau
b. Taman Rekreasi anak
c. Gua Kendil dan Gua Payung
d. Sendang Bulus Jimbung
3. GunungWatu Prahu
6. Pemandian / Sendang... 12
Pemandian Lumban Tirto .............. 12
Peman&an Jolotundo 13
Pemandian Ponggok 1.4
Pemanidian Umbul Tirto Mulyono dan Tirto Mulyani............ 15
Sendang Plampeyan 16
Sendang Gotan 16
Sendang Riyo Menggolo 17
Sendang Bulus Jimbung 18
Sendang Maerokoco 19
Sendang Tretes..... 20
Sendang Sinongko
BAB II V\lisata Budaya 23
24
l.Candi Sewu 24
2.Candi Lumbung 25
3.Candi Bubrah 26
4.Candi Plaosan
5.Candi Sojiwan 30
6.CandiAsu 30
T.Candi Merak 32
b. Makam
L.Makam Mlayopati
2.Makam Kyai Ageng Gribig
3.Makam Nyai Ageng Anjang Mas
4.makam Kyai Ageng Syarifudin
vi
5. Makam Kyai Melati 34
6. Malgm Gusti Panembahan Romo ..............38
7. Makam Gusti Panembahan Agung
8. Makam KyaiAgeng Pandanaran
9. Makam Menang [,ase Konang
10. Makam Rng. Ronggowarsito 39
11. Makam Kyai Ageng Perwito 41.
12. Petilasan Sembahyang Kanjeng Sunan Kalijogo ...........................42
BAB Itr Upacara Tradisional
A. Upacara Tradisional Tanjungsari 45
B. Upacara Tradisional Yaqowiyu .......49
C. Upacara Tradisional Bersih Sendang
D. Upacara Tradisional Jodangan (Ruwahan) 51
E. Upacara Tradisional Padusan 54
F. Upacara Tradisional Maleman K1aten........... .....................56
G. Upacara Tradisional Syawalan.... ..................57
BAB Mesenian Tradisional
A. Sen&a Tari Roro Jonggrang
D. Srandul 64
E. Sruntul 65
F. Tari Topeng 65
66
H. Wayang Klitik................ 66
67
I. Wayang Sadat 67
J. Paguyuban Musik Bambu Pring Sedapur vil
K. Gejog Lesung
BAB V Tempat Bersejarah 71.
1. Monumen Juang 45 Klaten...
2. Monumen Parata ( Pejuang Ralryat Semesta ) 73
3. Musium Gula Jawa Tengah 74
4. Munumen Patung Kemerdekaan Soekarno
77
BAB VI Sarana lrtisata
A. Hotel 85
B. Biro Perjalanan Wisata 89
94
C. Gedung Pertemuan.....
D. Rumah Makan 95
E. Panti Pijat Tradisional 95
96
BAB VII Industi lGraiinan Ralryat dan Makan Khas
97
A. Industri Kerajinan 97
97
1. Ukir Kayu 97
2. Cor Besi
3. Kerajinan Tandul< 98
4. Industri Tenun Lurik 98
5. Batik Tulis.. 98
6. Kerajinan Payung 99
7. Kerajinan Sulak Keset, Sapu
8. Gerabah Melikan
9. Tatah Sungging
10. Anyaman Bambu
B. Makanan Kras Daerah
a.Ayam Panggang
b.JenangAyu
c.lfuipikParu
d.Cucur Apem
viii
e,srabi Kuntulan 99
f. Jenang Melon 99
BABXItr Desa!\fisata ................ 101
1. Desa Keprabon 101
2. Desa Soran 702
3. Desa Melikan 102
5. Desa Bugisan..... .................. 1 02
6. Desa Janti ...103
....103
7. Desa Serenan
105
BAB lXSanggarSeni
1. Kecamatan Klaten Tengah ....... 105
a. Kalurahan Kabupaten ...............
b.Kalurahan Klaten 105
105
c. Kalurahan Tonggalan
..-..'............. 106
2. Kecamatan Klaten Utara
Kalurahan Bareng ...........106
.......'................106
3 Kecamatan Klaten Selatan
Kalurahan Sumberjo... 106
106
4. Kecamatan Kalikotes
ix
a. Desa Gemblegan
b.Desa Jogosetran
5. Kecamatan Kebonarum
a.SD. N.Pluneng..
b.Desa Gondang
Kecamatan Jogonalan
a.Desa Plawikan
b.Desa Somopuro
c. Desa Jafon 1.07
1.07
7. Kecamatan Kemalang
Desa Keputran 707
8. Kecamatan Jatinom 707
Kalurahan Jatinom......
707
9. Kecamatan Tulung 108
a.SUIP N. I Tulung 108
b.Desa Cokro
c. Desa Bono ....................108
d.Desa Pucang......... 108
108
10. Kecamatan Delanggu
............................ 109
a. Desa Gatak .......109
b.Desa D- e-^l-a--nbbg-g' u 109
11. Kecamatan Wonosari 109
110
b.Desa Bulan.......... 110
110
72. Kecamatan J".r;;;
110
a. Desa Bolopleret
b.SIjfP N.l Juwiring 110
c. Desa Bulurejo
13. Kecamatan Pedan
a. Desa Troketon
b.Desa Kedungan..
c. Desa Sobayan
d.Desa Tambakboyo
1,4. Kecamatan Karangdowo
Desa Ringin Putih....
15. Kecamatan Trucuk
a. Desa Trucuk
b.Desa kalikebo 111
c. Desa Kradenan
1.L7
16. Kecamatan Cawas
.................... 111
a, Desa Barepan......
b.Desa Karangasem ................111
17. Kecamatan Bayat 111
771
a. Desa Krikilan
b.Desa Tegalrejo 1.12
c. Desa Beluk
d.Desa Ngeranggan 772
XBAB Informasi Trad€ Center Manggala Java Art . LL4
115
1. Manggala Jati 116
2. Imek
3. Kotrika tt7
4. Kasan Anom Mebel
5. CV Mulia 118
6. Rudita Mebel 119
7. CV Rejeki 120
8. Berkah 121
11. Beltima 124
L2. Sambreo ......................... 125
16. Maryono Handicraft 729
17. Fajar Keramik... 130
18. CV Karya Baru 131
xi
19. W"hy" Batik .............. 732
20. UD. Kelapa Keling 133
21.. Fatur Galeri L34
22. Heri Sulak. 135
23. Narita 136
24. Indri Pande Besi r37
25. Lima Benua....... 138
139
26. 140
27. Hardoyo Garment 147
28. Etnic 142
29. CV Penimo 743
30. CV Renggo Primajaya... L44
31. Bhakti Garmindo Utama.......... L45
32. CV Yeny L46
33. Manggala Batik
34.
35.
36.
37.
xii
PENDAHUtUAf.I
Kota Klaten terletak diantara dua kota budaya, yaitu Surakarta dan
Vrgyakarta.
Kota Klaten terdapat bermacam-macam Obyek Wisata, Sarana Wisata,
l(csenian Tradisonal, Upacara Tradisional dan lain sebagainya yang cukup
potcnsial dan juga merupakan pintu gerbang sebelah selatan Obyek Wisata
yang terdapat di Jawa Tengah .
Penyelenggaraan Kepariwisataan merupakan perangkat yang sangat
;rcnting didalam pembangunan daerah dalam otonomi daerah sekarang ini,
u ntuk dapat menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan dan meratakan
rcndapatan masyarakat serta memperkenalkan seni budaya daerah dan hasil
1
h;rsil kerajinan daerah untuk dapat dipasarkan kepada wisatawan, baik
wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara. Adapun tujuan
lxrnyusunan Buku Mengenal Kepariwisataan ini dimaksudkan untuk:
a. Mengetahui gambaran umum kondisi dan daya dukung lingkungan
fisik dan non fisik potensi pariwisata kaitannya dengan upaya
pengembangan dan pembangunan pariwisata dimasa yang akan
datang;
b. Merupakan informasi tentang potensi pariwisata Kabupaten Klaten
yang merupakan bahan masukan dan kajian bagi pihak pihak yang
berkepentingan bagr upaya pengembangan pariwisa[a & Kabupaten
Klaten;
c. Dalam rangka pengembangan pariwisata &perlukan informasi dan
promosi untuk dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas .
Sebagaimana kita sadari bersama, bahwa pengembangan sektor
pariwisata belum seperti yang kita harapkan, sehingga perlu adanya dularngan
dari semua pih.k untuk berperan aktif didalam turut serta memajukan
kepariwisataan di Kabupaten Klaten .
xilt
Semoga buku ini dapat memberi gambaran sekilas tentang
Kepariwisataan di Kabupaten Klaten .
A Monografi Da€rah
Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Klaten dibentukberdasarkan
Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1948 Jo Undang-Undang Nomor l-3 Thhun
1950, Jo Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 1950.
Pelantikan anggota DPRDS(Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Sementara) dilala:kan pada tanggal28 Oktober 1950 oleh Residen Surakarta
mewakili Gubernur Jawa Tengah .
Sedang pemilihan anggota DPRDS tersebut berlangsung pada tanggal
28 September 1950, sebulan menjelangpelantikan .
Berdasar tanggalpelantikan anggota DPRDS tersebut maka tanggal28
Oktober 1950 dijadikan tanggal Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Klaten .
B. WilaFh IGbupaten I0aten terletak antana:
Bujur Timur : 110'30 - 110'45
Lintang Selatan : 7'30 7 "45
C lGbupaten Klaten berbatasan dengan:
- Sebelah utara dengan Kabupaten Boyolali;
- Sebelah Timur dengan Kabupaten Sukoharjo;
- Sebelah Selatan dengan Kabupaten Gunung Kidul / Daerah Istimewa
Yogyakarta;
- Sebelahbarat dengan Kabupaten Sleman Daerah IstimewaYogyakarta.
D. Vtrihfah IGbupaten Klaten tefiagi meojadi "g dataran:
UtaraSebelah : Dataran lereng Gunung Merapi
SebelahTimur : MembujurDataranRendah
Sebelah Selatan : Dataran Gunung Kapur
xiv
ll. JmL Ibukota l(aten dengan beberapa [s1a lainryra:
Sural<ar:ta 36 Km Jepara 199 Km
Sukoharjo 47 Km Kendal L42Y:nn
Wonogiri 67 Km Batang 206 Km
Karanganyar 49 Km Pekalaongan 213 Km
-Sragen 63 Km Tegal 278Km
Iloyolali 38 Km Magelang 73 Km
Salatiga 65 Km Temanggung 96 Km
Semarang 113 Km Wonosobo 135 Km
Demak 139 Km Banjarnegara 157 Km
Kudus 164Km Purwokerto 188 Km
Pati 188 Km Cilacap 228l{ur,
F. Keadaan Wil"Fh IGbupaten Klaten tefiagi meniadi "g dataran :
- DataranlerenggunungMerapi membentangdisebelah utara meliputi
wilayah Kecamatan Kemalang, Karangnongko, Jatinom dan Tulung;
- Dataran Rendah membujur ditengah meliputi seluruh wilayah
Kecamatan di Kabupaten Klaten, kecuali sebagian kecil wilayah
merupakan dataran lereng gunung Merapi dan gunung Kapur;
- Dataran gunung Kapur yang membujur disebelah selatan meliputi
sebagaian kecil sebelah selatan Kecamatan Bayat dan Cawas.
Melihat keadaan alamnya yang sebagian besar adalah dataran rendah
dan didukung dengan banyaknya sumber air maka daerah Kabupaten
Klaten merupakan daerah pertanian yang potensid sehingga merupakan
penyangga pangan untukberas di Jawa Tengah dan juga penghasil batu kapur,
batu kali dan pasir yangberasal dari gunung Merapi.
G. WilaFh Administrasi :
Kabupaten Klaten terbagi dalam 26 Kecamatan dan 401- Desa /
Kalurahan.
)U
=
iV=l )
x
t!
HlP!
ztrJ
r
H
zrn
BAB I
WISATA AI.AI\{
l, DGlo Indeh
l)clcs lndah merupakan Obyek Wisata yang terletak di lereng kaki
Hunurtp, Mcrapi sebelah timur + 25 km dari Kota Klaten, Deles berada di
Wlley,rh l)csa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, dengan ketinggian antara
ll(l0 nr - 1,300 m diatas permukaan laut.
l)cles mempunyai potensi spesifik suasana pemandangan alam
IdHlIrun8an.
l)ari obyek wisata deles dapat dilihat pemandangan puncak Merapi
rlr.trlg,rrr nyata, pemandangan kota Klaten yang dihiasi dengan cerobong
lretrrsahaan Gula gondang Baru & Per sahaan Ceper Baru dengan
lrrrsclendangkan Rowo Jombor dengan Jajaran Gunung Kapurnya
t r rr,rtrpakan Panorama yang Indah.
l)rasarana :
Obfk lllisata Deles Indah
Dari pengamatan keadaan yang ada dapat dikatakan bahwa Deles dapat
dicapai :
- Klaten / Gondang Kemalang Deles
- Boyolali Jatinom Kemalang Deles
Di sekitar Deles Indah ini dikenal pula beberapa peninggalan sejarah
dan juga tempat relrresi khusus antara lain :
a. Bel€s Pesanggrahan Sunan Paku Buwono X
Menurut Cerita tahun + 1938 Sunan Paku Buwono Xbertapa./ berseme&
di tempat tersebut dengan maksud memohon pada Tuhan agar letusan
Gunung merapi tidak menembus ke arah timur pesanggrahan.
Pesanggrahan ini sekarang dinamakan pesanggrahan Gubenur Muchtar.
Bekas Pesanggrahan PB X
b. Malom Kyai Mloyopati
/Sebagai tempat ziarah nyepi yang ramai dikunjungi masyarakat
Kemalang dan sekitarnya.
Makam Mlayopati
c. Sendang Kali Reno
Sendang Kalireno mempunyai warna air yang berwarna-warni.
Sendang IGIi Reno
A Taman Relreasi Ngajaran
Taman ini terletak pada hutan akasia di sebelah barat dan utara
Pesanggrahan Paku Buwono X dan juga terletak disepanjang jalan menuju
bukit Petung, taman ini sangat cocok sebagai tempat rekreasi dan
camping.
flzo
Taman Ngajaran
Taman Pemandangan Pring Cendani
Hutan pring cendani tumbuh subur meskipun kurang teratur, jalan
setapak yang ada merupakan jalan menuju ke puncak gunung Merapi.
Satu potensi spesifik dari bukit tersebut yaitu dominan ditumbuhi satu
vegetasi bambu bambu pendek / pfugcendani.
Gua Sapuangin / Siluman
Gua ini mempunyai kedalaman + 8 m dan didalamnya terdapat beberapa
gua yang terdapat di bawah bukit pring cendani.
'r. llowo JoMBoR
llowo ,krrnbor terletak di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat yang &latar-
I relehar rgi olch pegunungan kapur.
Jnrak 1 8 km ke arah tenggara dari kota Klaten
l,ttaE ltlwasan 198 ha
ItettJ,r r rg 'l hnggul
l,elrar'langgul 7,skm
12m
lGdul,rrnan 4,5 m
lJaye 'l'arnpung Air 4.000.000 m3
Mcnurut cerita penduduk sejak dahulu kala (tidak &sebut tanggal dan
lalrtrrrnya) ada upacara getekan di Rowo Jombor tersebut yang bertepatan
rlrrrplm upaca.ra Syawalan di Sendang Bulus Jimbung dan sampai sekarang
h.r r ryak dikunjungi oleh wisatawan.
Obfk Wisata Rowo Jombor
Prasarana jalan menuju Obyek Wisata Rowo Jombor dapat dicapai :
- Klaten Bendogantungan Puslatpur Jimbung Rowo Jombor;
- Stasiun Koty, K1aten Buntalan Jimbung Rowo Jombor;
- Terminal Colt Karangwuni Pedan Cawas Bayat Rowo Jombor
Kondisi jalan cukup ba& beraspal sampai tujuan.
Di lingkungan Obyek Wisata Rowo Jombor terdapat :
a. Rumah Minangkabau.
Rumah ini dibangun pada waktu Gubernur Muchtar tahun 1958 yang
digunakan sebagai tempat pertemuan dan relseasi
b. Taman Rekreasi anak-anak di Bukit Sidoguro.
Bulit Silbgurc
Gua Kendil dan Gua Payung
Yaitu gua alam yang berbentuk Kendil,ilan Payung png erletak disgfphh
selatan bukit Sidoguro.
Rumah di Bukit Sidoguro
d. Sendang Bulus Jimbung.
Sendang ini terletak & Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes.
Luas Sendang : 9mx8m = 72m2
Luas kawasan : 1.000 m2
Dihuni bulus yang bernama Nyi dan Ki Poleng, tempat ini digunakan
untuk kegiatan upacara Tra&sional Syawalan.
Sendang Bulus Jimbung
3. Gt]Nt]NG WATU PRAHU
Gunung ini merupakan salah satu obyek wisata yang mempunyai jarak
dari kota Klaten + 15 krn, terletak di Gunung Gajah, Kecamatan Bayat, obyek
ini mempunyai potensi spesifik suasana alam pegunungan dan pemandangan
alam, menurut hasil penyelidikan dari Dinas Arkcheologie Bandung gunung
Watu Prahu berumur + 160.000 tahun dan terdapat fosil-fosil dan bermacarn-
macam batuan. Dinamakan gunung Watu Prahu karena mempunyai ciri khas
berbentuk seperti perahu, obyek ini merupakan daerah yang dilindungi
kelestariannya, dan menurut ceritera pantek pulau Jawa bukan gunung
Tidar rulmun gunung Wahr Prahrr
Disamping Gunung Watu Prahu terdapat juga :
- Fosil kece ;
- Batu Marmmer'
I lrrlarr Jambu di gunung Kunang seluas + 14 ha ; Watu
Musium Geologi UGM Yogyakarta.
lhoarana jalan menuju Gunung Watu Prahu dapat dicapai :
Klaten-Wedi-Bayat-Gunung Watu Prahu ;
. Kartosuro-Delanggu-Karangwuni-Pedan-Cawas-Bayat-Gunung
l)ralru.
Kondisi jalan baik
GunuqgWatu Prahu
4. GUA SURAN
Sebuah gua yang terletak di Kalurahan Jatinom, Kecamatan Jatinom.
Gua ini dipergunakan sebagai tempat sujud dan seme& Kyai Ageng Gribig
pada waktu belum bisa membuat masjid. Gua berbentuk leter L dengan
kedalaman + 4 m.
Disamping gua terdapat Sendang Suran sebagai tempat wudlu Kyai
Ageng Gribig. Lokasi ini sekarang &pergunakan untuk tempat penyebaran
apem yang dilalokan tiap-tiap bulan Syapar. Di samping itu terdapat :
- Gua Belan, merupakan terowongan yang kedalamannya + 8 m, yang
digunakan untuk rekreasi yang sangat menarikbagi muda-mu& ;
- Sendang Plampeyan.
- Taman Relveasi anak-anak di Plampeyan luas + 700 m2
disebelah selatan makam Kyai Ageng Gribig
5. ST]MBER AIR INGAS
Obyek Wisata Sumber Air Ingas memiliki luas + 15.000 m2 terbentang
dipinggiran kali busur yang mengalir dari utara ke selatan, sehingga
pengunjung yang akan memasuki obyek wisata ini harus meniti jembatan
gantung yang justru merupakan daya tarik sendiri dari obyek-obyek wisata
yang lain.
Sumber Air Ingas dengan panorama alamnya yang sejuk dan indah,
dan juga disini ada kolam renang warung-warung untuk santai serta lahan
untuk tempat peristirahatanyangteduh & bawah rindangnya pepohonan
yang besar dan kicauan burung.
Obyek Wisata ini sangat ramai apabila menjelang bulan puasa tiba
banyak pengunjung yang padusan di obyek ini dengan kepercayaan bahwa
puasanya akan dapat lancar tanpa halangan suatu apapun harinya yaitu ( H-
2).
Dari prasarana yang ada Obyek Wisata ini dapat dicapai melalui:
- Klaten-Karanganom-Tulung-Sumber Air Ingas;
- Delanggu-Polanharjo-Sumber Air Ingas;
- Klaten-JatinomrTulung-Sumber Air Ingas ;
- Banyudono-Boyolali-Tulung-Sumber Air Ingas.
10
,lnrak + 17 lan ke arah utara dari kota Klaten
'l'erletak Di Desa Cokro Kecamatan Tulung.
l,uas kawasan 15.000 m2
llungsi
Sebagai tempat rekreasi, dan air dipergunakan
untuk air minum Kraton Surakarta Ha&ningrat
atas prakarsa Paku Buwono ke X
Obyek Wisata Sumber Air Tngas
11
6. PEMATiIDIAI{ / SENDAI{G
a Pemaadian Llrmban Tirto
Terletak di Desa Daleman, Kecamatan Tulung
Jarak dari kota Klaten + 17 Lrn
Luas 25mx8m=200m2
Luas kawasan 700 m2
Kedalaman rata rata 1,5 m
Fungsi sebagai kolam renang
Di sebelah barat laut lokasi pemandian Lumban Tirto tersebut terdapat
Umbul Ingas dengan pemandangan panorama yangbagus, di sini sumber
air ini digunakan untr:k air minum l(raton Surakarta Hadiningrat atas
prakarsa Paku Buwono X hingga sekarang.
Pemandian Lumban Tirto
L2
h PemandianJolotrmdo
Terletak & Desa Jambeyan, Kecamatan Karanganom
Jarak dari kota Klaten : 8hn
1Lmx20m=220m2
500 m2
2m
sebagai tempat pemandian
I^qcnda:
Menurut cerita penduduk & sekitar umbul konon pada jaman
dahulu ada seorang Demang atau Bekel yang tinggal & sekitar umbul
Jolotundo, dia mempunyai seorang putri yang bernama Roro Amis,
karena mempunyai sakit kulit yang berbau amis yang mempunyai
kegemaran lumban /berenang dan beralcit di umbul dengan rakit pohon
pisang. c
J0t0TtIrND0.
Pemandian Jolotrmdo
13
Karena sesuatu hal Roro Amis jatuh ke umbul kakinya tertusuk
sompil,/keong kecil sehingga sakitnya sembuh dan sompil di sendang
tersebut semua menjadi tumpul. Kemudian Roro Amis tersebut
bersabda: Bahwa sompil yang ada di umbul Jolotundo menjadi tumpul
ataupapaksemua dan jugapunya sumpahbahwa disekitar umbul ddak
akan tumbuh pohon pisang.
Maka kalau sampai ditanam dapat tumbuh akan mengakibad<an
bahaya bagi penduduk & sekitar umbul Hal ini sampai terdengar atau
di ketahui oleh Sunan Paku Buwono X, kemu&an beliau pada waktu
akan menyaksikan upacara tradisional Yaqowiyu, singgah dan untuk
bersuci di umbui Jolotundo.
c. Pemandian Ponggok
Terletak & Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo
Jarak dari kota Klaten :10 krn
Luasnya :600 m2
Kedalaman rata rata : l-,5 m
Fungsinya : Sebagai permandian alam dan pengairan
Pemandian
Ponggok
L4
d. Umbul Tirto Mulyono dan Tirto Mulyani
'l'crletak & Desa Pluneng, Kecamatan Kebonarum
.larak dari kota Klaten + 6km
Luas + 400 m2
Luas kawasan 700m2
lGdalaman rata rata 1,5 m
Fungsi Sebagai pemandian alam
Pemandian Tirto Mulyono
Menurut ceritera pada waktu dulu pemandian ini digunakan untuk
pemandian laki-laki dan perempuan, kemudian atas perintah Sunan
Paku Buwono X, antara lakilaki dan perempuan tempatnya harus
terpisah.
Sedang di sebelah timur adalah Umbul Tirto Mulyani :
Luas : 400 m2
Kedalaman rata-rata :75cm
15
Fungsinya Sebagai pemandian dan cuci bagi pen-
Ciri Khas duduk sehtarnya
Ada patung Budha &tempat pemandian,
konon menurut ceritera Sendang/Peman-
dian tersebut dihuni oleh ular nagayang
mengganggu kehidupan masyarakat,
karena setiap ada kambing yang lewat pasti
dimangsa atau ditelan.
e. Sendang Plampeyan
Terletak di Kalurahan Jatinom, Kecamatan Jatinom
Jarak dari kota Klaten + 72lrn
Luas 4mx4m = 16 m2
Kedalaman rata-rata 1m
Fungsi Sebagai tempat mandi dan rekreasi
Legenda:
Padawaktu itu KyaiAgeng Gribigkedatangan sahabat dari negara
fuab yang bernama Malik Ibrahim. Pada saat berbincang-bincang tiba
saatnya sholat luhur, dan Malik Ibrahim mengajak cepat-cepatan
mencari air wudlu (dalam hati ingin menjajagr kesaktian Kyai Ageng
Gribig). Pada waktu Malik Ibrahim mencari air di sungai, Kyai Ageng
Gribig menancapkan tongkatnya dan terja&lah sendang. Sesampainya
sahabat dari Arab datang di tempat itu Kyai Ageng Gribig bersabda :
Sampeyan kalah lalu sendang tersebut dinamakan sendang Plampeyan
(Kalah sampeyan).
Sendang Gotan
Terletak di dukuh Gotan, Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom.
Jarak dari kota Klaten : 5 km
Luas Sendang :250llrr2
16
Kcdalaman rata-rata :1,5m
Manfaat : Sebagai tempat mandi dan air minum.
Legenda:
Pada waktu Sunan Paku Buwono X tersesat jalan ( kesasar ) sampai
ke Gotan berjumpa seekor naga betina yang ingin mencari suaminya
yang konon berdiam di sendang Suran Jatinom, akan tetapi oleh Sunan
Paku Buwono X tidak diperbolehkan kembali bahkan disuruh menetap
di Gotan. Seekor naga betina tersebut mempunyai keistimewaan
mengeluarkan minyak tolo. Dia bersedia menghuni atau berdiam disitu,
akan tetapi semua warganya yang ada disitu dilaga keselamatannya.
Menurut kepercayaan masyarakat setempat bahwa air sendang dapat
dijadikan obat.
g Sendang Riyo Manggolo
Terletak di Desa Kajoran Kriyan Desa Jimbung, Kecamatan Klaten
Selatan
Jarak dari kota Klaten + 5lcn
Luas Sendang 150 m2
Luas kawasan 1.000 m2
Kedalaman rata-rata 1,5 m
Legenda:
Konon Panembahan Romo bernama Panembahan Bromo,
Panembahan Setiaki, Panembahan Romo sendiri putra Browijoyo IV
Panembahan Romo men&rikan sayembara : Barang siapa yang kuat
menahan letusan ( nadahi ) meriam akan diladikan menantu. Ternyata
fuyo Manggolo bersedia memasuki sayembara dengan minta waktu
40 hari,40 malam untuk bertapa merendam ( kungkum ). Maka
dibuatlah sendang untuk bertapa tersebut. Dalam bertapa tersebut
Pangeran Riyo Manggolo &datangi seekor naga besar yang diberi aji
kekebalan yang berupa minyak tolo dan naga ini sekarang menjadi
t7
penghuni sendang tersebut yang diberi nama sendang Riyo Manggolo
atau sendang Dagan. Setelah waktu yang ditentukan ternyata Riyo
Manggolo dapat memenuhi sayembara dan dijadikan menantu
Panembahan Romo.
L SendangBuftrs Jimbung
Terletak di Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes.
Jarak dari kota Klaten + 6lan
Luas sendang 9mx8m=72n2
Kedalaman rata rata 1,5 m
Manfaat Sebagai tempat pemandian dan rekyeasi
Ciri khas disebut juga sendang guwo, sebab dilokasi tersebut terdapat
guwo.
Sendang Bulus Jimbung
1B
lrgenda:
.Scndang Bulus Jimbung dihuni Kyai dan Nyai Poleng, yang pada
w,rktu itu Kyai Poleng dan Nyai Poleng adalah abdi dari Dewi Mah&
y,rrrg kemudian disabda menjadi bulus lalu Pengeran Jimbung
rrrr.rrancapkan tongkatnya dan terjadilah sendang yang namanya
.Scrrdang Bulus Jimbung.
Karena tempat berdiamnya Bulus Kyai Poleng dan Nyai Remeng,
menurut cerita barang siapa datang ke Sendang Bulus Jimbung untuk
meminta kekayaan, bila permohonannya terkabul badannya akan
menjadi Poleng seperti Bulus Jimbung.
L Sendang Ma€rckoco
Terletak di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Jarak dari kota Klaten : + 12lan
Luas Sendang 200 mj
Kedalarnan rata-rata
1,5 rr
Manfaat Untuk bersuci sesudah dan sebelum ziarah
kgeoda :
Waktu Nyi Ageng Pandanaran bertemu dengan Kyai Ageng
Pandanaran telah dapat menrbangr:n Padepdran, dan Nyi Ageng disuruh
uritukbersucii terlebih dahulu, karena tidakada air untukbersuci, maka
(yai Agengrnenancrpkan tongkatnya dm te4adilah Sr:ndang. Waktu
Nyi Agengmau bersuci trtrrbul rasa sakit &rr terlahirlah kata Nyi Ageng
*Earang sirya gadis yaq sudah culup atrnurnya bila man& &tempat
iini akan sqe12 mgldrpilkan jodoh'- Kemcian Nyi.Agengtersebut dapat
rdijadikan lroco banggdlo ( suri tauhdrr ) pada masyarakat dan para
santri di hdepokan mdka Sendangih, dinamakm Sendang Morokoco
dan kar""na salah lagarih menjadi Sadang Maerokoco.
j. SendangTretes
Terletak & Desa Ngreden, Kecamatan Wonosari.
Jarak dari kota Klaten : + 15 km
Luas Sendang : 400 m2
Kedalaman rata-rata : 2m
Legenda:
Pada waktu dahulu anak Ki Ageng Perwito yang bernama Joko
Pasek jatuh hati kepada putri Syeh Joko di Kali Gawe, pada suatu ketika
kakak Syeh Joko dari Jimbung datang di Kali Gawe, setelah melihat
putri Syeh Joko,yang bernama Roro Blorong jatuh hati yang kemu&an
melamarnya. Oleh putri Roro Blorong lamaran dapat diterima asal
dapat memenuhi Kranjang Motoero dengan uang dirham, dan ada
waktu itu yang justru dapat memenuhi adalah Joko Pasek putra Ki
Ageng Perwito. Kakak si Joko dari Jimbung marah, yang akhirnya Joko
Pasek dan Roro Blorong disabda menjadi Ular berkepala manusia. Dan
akhimya Syeh Joko pergr ke Ngreden melaporkan kejadian tersebut,
Ki Ageng Perwito sangat marah, beliau pergi ke Jimbung mencari kakak
Syeh Joko, setelah bertemu kakak Syeh Joko disabda menjadi Bulus, si
Bulus sangat marah lalu membuat jalan terowongan menuju Sendang
Tretes, sesampainya di Sendang Tretes diketahui oleh Ki Ageng Perwito
lalu jalan terowongan tersebut &tutup oleh KiAgeng Perwito sehingga
bulus tersebut menjadi penghuni Sendang Tretes.
k Sendang Sinonglro
Terletak Di Desa Pokak, Kecamatan Ceper diantara jalanYogya -
Surakarta keselatan, 37 km dariyogya.
Jarak dari kota Klaten : + Tkrn
Luas kawasan :1ha
Luas Sendang
Kedalamanrata-rata :1m
20
- Besarnya debit air : + 260 It / detik
- Sendanglanang :+45,65ltldetik
- Sendangwadon dan - :+34,75\tldetik
embung
Spesifikasi:
l)i sini obyek ini banyak ditumbuhi pohon-pohon langka dan umumya
sudah puluhan tahun antara lain :
Gayam bathok , sudah berumur ratusan tahun dan mempunyai buah
paling besar ;
- Gayam lumut, gayam yang batangnya paling hijau ;
- Gayam tumpeng gayamyang bentuk bqinya seperti tumpeng;
- Gayam kerikil, gayamyangbuah atau bijinya mempunyai ukuran
paling kecil ;
- Gayam buntung gayam yang bentuk pohonnya paling pendek
pencabangannya;
- Pohon karet yang sudah berumur ratusan tahun ;
- Pohon ingas.
Sendang
Sinonglo
2t
Sendang Sinonglo
Asal usul n2rn2 Sinonglo.
Pada jaman dahulu kerabat kerajaan Surakarta Sinuwun PB VII
sedang melakukan perjalanan ke Yogyakarta dan dalam perjalanan
tersebut rombongan kerajaan beristirahat di suatu tempat yang banyak
ditumbuhi pohon pakel (sejenis mangga) dan masyarakat menyebutnya
dengan nama pakelan, karena banyaknya pohon-pohon besar memang
dirasa cocok untuk beristirahat dan Sinuwun PB VII dan rombongan
menikmatibuah nangka dan isi buah nangka tersebut dibuang di tanah
sehtar sendang dan ketika akan melanjutl<an perjalanan Sinuwun PB
VII bersabda : Yen ono rejaning jaman sendang iki tak wenehi tetenger
Sendang Sinongko, begitulah cerita turun temurun dari para leluhur
Desa Pokak.
22
BAB tr
WISATA BUDAYA
A. CANDI
I)alam melakukan kunjungan ke obyek wisata candi, seseorang
Itr,rr,l,rl<nya mengingat bahwa :
d (',rrtrli bukan sekedar tumpukan batu-batu yang berjuta-juta jumlahnya
rl,rrr disusun menja& suatu bangunan ;
(',rrrdi adalah peninggalan purbakala, benda bersejarah hasil karya seni
lrtrrlaya nenek moyang kita yang sangat tinggi nilainya ;
lr (',rrrdi berkaitan erat dengan ajaran, Falsafah, Agama yang satu sama lain
ri,rling mempengaruhi secara positif dan melahirkan karya yang tinggi
rrilainya.
Candi Sewu
23
1. Candi Sewu
Terletak di Dukuh Bener, Desa Bugisan Kecamatan Prambanan
Jarak dari kota Klaten + 15 km ke arah barat. Candi ini terdiri dari
sebuah can& Induk yang diapit oleh candi Perwara yang berjumlah
240 buah dan candiApit 8 buah.
Karena jumlah candi tersebut cukup banyak maka disebut can& Sewu.
Candi ini didirikan pada abad X oleh salah seorang penganut agama
Budha Maha Yana.
Luas Candi :1.4.059.488m2
Fungsi
: Sebagai obyek wisata peninggalan benda
Pengrnjung rata-rata bersejarah
: + 2.000 orang tiap bulan
2. Candi Lumbung
Terletak di Dukuh Tlogo, Desa Tlogo Kecamatan Prambanan.
Jarak dari kota Klaten + 15 km ke arah barat. Candi Lumbung terdiri
dari sebuah candi Induk yang dikelfingi oleh 16 candi Perwara.
Gndi f,qaf,rrng
24
(',rncli Induk ini menghadap ke timgr, &*d<amar losong dan atapnya
lrcrbentuk Stupa. : 543,35 m2
l,rr;rs areal candi
: Sebagai obyek wisata peninggalan
l;rr rrgsi
bersejarah
ll'rrgunjung rata rata : + 2.000 orang tiap bulan
3. Candi Bubrah
'li'rletak & Dukuh Klurak, Desa Tlogo Kecamatan Prambanan Klaten.
('andi ini terletak di sebelah utara Can& Lumbung + 300 m, nama
llubrah mungkin diambii dari keadaan candinya yang sudah bubrah
,rtau rusak
Candi Bubrah
Masapendiriannya sama dengan candi Sewupadaabad D(Candi Indu]<
menghadap ke timur.
25
Jarak dari kota Klaten t 14hnkearahbarat
Luas areal candi
Fungsi 343,80 m2
Sebagai obyek wisata peninggalan
Pengunjung rata rata bersejarah
+ 53 orang tiap bulan .
4. Candi Pleosan
Terletak di Dukuh Plaosan, Desa Bugisan Kecamatan Prambanan.
Jarak dari kota Klaten : + 14 km ke arah barat
Candi Plaosan lor
26
Gndi Plaosan Kidul
Candi Plaosan ini terdiri dari dua kelompok can& yaitu:
- Kelompok candi Plaosan Kidul, kelompok candi ini telah banyak
mengalami kerusakan ;
- Kelompok candi Plaosan Lor, kelompok can& ini terdiri dari dua
buah can& Induk yang dikelilingi oleh 116 buah stupa perwara
dan 50 buah can& p erwara. Can& Induk Plaosan Lor &pugar pada
tahun 1962 oleh Dinas Purbakala. Di dalam kamar candi Induk
terdapat 6 buah arca Dhyani Bu&satwa antara lain:
- Awalokiteswara;
- Wajrapani;
- Padmapani.
- Berdasarkan prasasti pendek yang dipahatkan pada perwara
mungkin candi Plaosan dibangun atas kerjasama antara Raja
Pikatan dan Cri Kahulunan. Perpaduan antara Budha dan Hindhu.
27
Bertitik tolak dari hal tersebut di atas, maka diperkirakan candi
Plaosan &bangun pada abad ke XAD ( After Date ).
Candi Induk menghadap ke barat
Luas areal candi: + 4.529,06 m2
Fungsi : Sebagai obyek wisata peninggalan benda bersejarah dan
upacara keagamaan agama Budha.
5. Candi Sojiwan
Candi ini terletak di Dukuh Sojiwan, Desa Kebondalem Kidul
Kecamatan Prambanan.
Candi Sojirvan
Candi inibagian atapnya sudah runtuh, dindingkaki candi dihiasi dengan
relief ceritera Jataka yang diambil dari ceritera Kamandoko dan masa
pendirian candi ini diperkirakan pada abad IX AD dan dibangun oleh
seorang Raja penganut agama Budha
28
l,rr,rl< dari kota Klaten + 15 km kearah barat
l,rr,rs areal candi 401.,3725 m2
Sebagai obyek wisata peninggalan benda
lrr r r r1lsi bersejarah
Ke barat
(';rrrdi Induk menghadap
6. Cendi Asu
'li'rletak di Dukuh Klurak, Desa Tlogo Kecamatan Prambanan
,larak dari kota Klaten + 15 km kearah barat
l)ibuat pada abad D(AD
J,uas areal candi 6.000 m2
lrungsi Sebagai obyek wisata peninggalan benda
bersejarah.
Cendi Asu
29
7. Candi Merak
Terletak di Dukuh Karangnongko, Desa Karangnongko, Kecamatan
Karangnongko
Jarak dari kota Klaten : + 10 lnnke arah utara
Candi Induk menghadap ke timur
Luas areal candi :800 m2
Fungsi : Sebagai obyek wisata peninggalan benda
bersejarah.
Candi Merak
B. MAKAII{
1. It{akam Mlayopati
Terletak di Duloh Deles, Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang
Jarak dari kota Klaten : + 25krn
: 30m2
30
l)ibuat dari Gundukan tanah dan ada batu bertuliskan
Mlayopati dengan hurub jawa baru dan
!iungsi juga disebut Ki Hajarmerto
[tngunjung Sebagai tempat ziarah
+ 1.000 orangtiap bulan
Mal€m Mlayopati
Legenda:
Kyai Mlayopati berasal dari kerajaan Mataram, mempunyai 2
orang anak yang bernama Ki Wonoboyo atau Ki Ageng Mangir dan
Ular Kisi. Karena tuntutan putera yang bernama Ular Kisi agar dapat
menja& manusia lagi oleh Ki Mlayopati &perintahkan untuk bertapa
melingkari gunung Merapi. Akan tetapi dengan syarat harus bisa bertemu
kepala dengan ekornya baru akan tercapai malisudnya menja& manusia
lagi. Tetapi maksud ular kisi belum tercapai dan membohongr, &mana
kepala dan ekor belum bisa bertemu namun lidahnya dijulurkan,
31
akhirnya lidahnya dipotong oleh Ki Mlayopati dan lidah tersebut
menjadi tombak Kyai Baru Klinting
2. Malem Kyai Ageng Gribig
Terletak di Dukuh Jatinom , Kalurahan Jatinom Kecamatan Jatinom
Jarak dari kota Klaten + 9km
Luas kawasan 70m x40m=2.800m2
Luas bangunan 15 mx 72m= 180 m2
Panjangmakam +2m
Makam Kyai Ageng Gribig
Dibuat Dari batu merah dan kayu
Fungsi Sebagai tempat ziarah
Hari istimewa Malam Jumat Legi dan Kliwon
Pengunjung + 5.000 orang tiap bulan
Tujuan utama Untuk mohon berkah keselamatan
32