GELOMBANG MEKANIK SMA/MA KELAS XI E-LKPD TAHUN AJARAN 2022/2023 HAFSAH HUWAIDA
E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING E-LKPD FISIKA DENGAN MODEL PROJECT BASED LEARNING PADA POKOK BAHASAN GELOMBANG MEKANIK UNTUK SMA/MA KELAS XI KURIKULUM 2013 TAHUN AJARAN 2022/2023 PENULIS Hafsah Huwaida A.Z.Y DOSEN PEMBIMBING Taufiq Al Farizi M.Pfis 1
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat, rahmat dan anugerah-Nya penulis dapat menyelesaikan E-LKPD Fisika dengan Model Project Based Learning pada Pokok Bahasan Gelombang Mekanik. E-LKPD ini disusun berdasarkan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar dengan menggunakan Kurikulum 2013 untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) Kelas XI. Penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing yang telah memberikan masukkan dan bimbingan selama proses penyusunan E-LKPD pada materi Gelombang Mekanik ini dan kepada validator yang telah memvalidasi E-LKPD ini serta segenap pihak yang telah membantu dalam penyusunan E-LKPD ini baik secara langsung maupun tidak. E-LKPD ini dibuat dengan model Project Based Learning, dengan model ini diharapkan siswa dapat memahami materi secara mandiri, menemukan konsep dan menyelesaikan masalah selama proses mengerjakan proyek yang dirancang dalam ELKPD ini. Selain itu, E-LKPD ini dilengkapi dengan berbagai gambar dan warna yang menarik dengan harapan dapat membantu siswa untuk lebih mudah memahami materi dan tertarik terhadap materi yang disajikan dalam E-LKPD. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa E-LKPD ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran dari pembaca untuk penyempurnaan E-LKPD ini. Cikampek, 9 Mei 2023 Penulis E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING KATA PENGANTAR 2
E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING 3 DAFTAR ISI Sampul dalam.................................................................1 Kata pengantar..............................................................2 Daftar isi.............................................................................3 Deskripsi E-LKPD.............................................................4 Petunjuk penggunaan E-LKPD..................................5 Standar isi.........................................................................6 Peta konsep......................................................................8 Materi..................................................................................9 Kegiatan 1........................................................................12 Materi................................................................................16 Kegiatan 2.......................................................................22 Evaluasi............................................................................27 Daftar pustaka..............................................................30 Biodata penulis..............................................................31
E-LKPD adalah Lembar Kerja Peserta Didik dalam bentuk elektronik berupa file. Lembar Kerja Peserta Didik Gelombang Mekanik merupakan E-LKPD fisika yang membahas tentang materi Gelombang Mekanik di sekolah untuk peserta didik kelas XI SMA/MA. E-LKPD ini menggunakan model pembelajaran Project Based Learning yang berfungsi sebagai salah satu media dan bahan ajar yang mempermudah peserta didik untuk memahami materi yang disampaikan. Dalam E-LKPD ini berisi kompetensi yang akan dicapai, peta konsep, ringkasan materi yang berisi tentang konsep fisika dalam materi Gelombang Mekanik, kegiatan eksperimen berupa proyek mandiri dan diakhiri dengan evaluasi yang berisi latihan soal. E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING 4 DESKRIPSI E-LKPD
1.Bagi Guru Guru dapat mengarahkan peserta didik untuk mempelajari E-LKPD di rumah secara mandiri untuk memperdalam pemahaman materi Gelombang Mekanik. 2. Bagi Peserta Didik a. E-LKPD ini dapat digunakan secara mandiri atau bersama kelompok. b. Keberhasilan E-LKPD ini bergantung pada ketekunan masing-masing peserta didik. c. Baca dan pahami setiap tujuan pembelajaran pada setiap kegiatan belajar! d. Pahami setiap konsep dan contoh yang disajikan dalam uraian materi pada kegiatan belajar dengan baik! e. Kerjakan proyek sesuai dengan petunjuk yang telah disusun dan direncanakan penulis! f. Catatlah setiap kesulitan yang Anda alami selama mempelajari dan mengerjakan proyek dalam ELKPD ini' Tanyakan kesulitan tersebut kepada guru! E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING 5 PETUNJUK PENGGUNAAN E-LKPD
3.8.1 Mendefinisikan gelombang mekanik. (C1) 3.8.2 Mengklasifikasikan sifat-sifat gelombang mekanik. (C3) 3.8.3 Mengidentifikasi jenis-jenis gelombang mekanik. (C1) 3.8.4 Menjelaskan karaketeristik gelombang transversal dan longitudinal. (C2) 3.8.5 Menganalisis besaran-besaran pada gelombang mekanik.(C4). 3.8.6 Mengukur cepat rambat gelombang mekanik.(C4) 4.8.1 Melakukan peragaan gejala gelombang (pemantulan, pembiasan, difraksi dan interferensi) menggunakan tanki riak sederhana 4.8.2 Menyajikan hasil pengamatan terhadap sifat-sifat gelombang mekanik 4.8.3 Menyajikan hasil pengamatan terhadap praktikum resonansi E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING 3.8 Menganalisis karakterisitik gelombang mekanik 4.8 Menyajikan laporan hasil pengamatan dari proyek tanki riak sederhana dan praktikum resonansi 6 STANDAR ISI KOMPETENSI DASAR INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING Melalui kegiatan perancangan proyek dan praktikum, peserta didik dapat mendefinisikan gelombang mekanik, mengklasifikasi sifat-sifat gelombang mekanik, mengidentifikasi jenis-jenis dari gelombang mekanik, menjelaskan karakteristik dari gelombang mekanik, menganalisis besaran-besaran pada gelombangmekanik, dan mengukur cepat rambat gelombang mekanik dengan benar. 7 STANDAR ISI TUJUAN PEMBELAJARAN
Pemantulan Pembiasan Difraksi Interferensi Medium zat padat Amplitudo Transversal Longitudinal E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING 8 PETA KONSEP GELOMBANG MEKANIK Medium zat gas Medium zat cair Periode Frekuensi Panjang gelombang Cepat rambat gelombang Sif at-sif at g elo m b a n g m e k a nik Je nis g elo m b a n g m e k a nik P era m b ata n g elo m b a n g m e k a nik B e s ara n fisis g elo m b a n g m e k a nik
Gelombang adalah getaran yang merambat. Gerak gelombang dapat dipandang sebagai perpindahan energi dan momentum dari suatu titik di dalam ruang ke titik lain tanpa perpindahan materi (Tipler, 1998: 471). Gelombang dapat terjadi dalam berbagai bentuk, termasuk gelombang mekanik, gelombang elektromagnetik, gelombang air, gelombang suara, dan banyak lagi. 9 E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING PENGERTIAN Gelombang mekanik adalah gangguan atau getaran yang merambat melalui medium seperti air dan udara. Berikut ini adalah sifat-sifat dari gelombang mekanik: 1.Dapat terpolarisasi 2.Dapat dipantulkan 3.Dapat dibiaskan 4.Dapat dipadukan
vibration compression rarefaction direction of travel E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING 10 JENIS-JENIS GELOMBANG MEKANIK Gelombang Longitudinal Berdasarkan arah rambatnya gelombang mekanik dibagi menjadi dua macam yaitu: 1. Gelombang longitudinal adalah gelombang di mana arah getaran partikel-partikel medium sejajar dengan arah perambatan gelombang. Contoh gelombang longitudinal adalah gelombang suara. Ketika seseorang berbicara, getaran suara menyebabkan partikel udara bergerak maju-mundur sejalan dengan arah perambatan suara.
direction of travel vibration amplitude wavelength crest trough E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING 11 2. Gelombang Transversal Gelombang transversal adalah gelombang di mana arah getaran partikel-partikel medium tegak lurus terhadap arah perambatan gelombang. Contoh gelombang transversal termasuk gelombang pada tali, seperti gelombang pada tali gitar. Ketika tali gitar digetarkan, getaran merambat sepanjang tali, sementara partikel-partikel tali bergerak naik dan turun tegak lurus terhadap arah perambatan gelombang. JENIS-JENIS GELOMBANG MEKANIK
E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING 12 KEGIATAN 1 PERTANYAAN MENDASAR Pada gambar di atas terdapat gelobang yang memiliki bentuk yang berbeda, mengapa hal ini bisa terjadi? PERANCANGAN PROYEK Alat dan bahan: 1.Wadah berbentuk kotak transparan 2.Buku 3.Lampu 4.Air 5.Penggaris 6.Kertas putih 7.Pulpen 8.Busur derajat 9.Penjepit kertas 10. Kartu (SIM, KTP, kartu pelajar, dlll)
E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING 13 PERANCANGAN PROYEK Langkah-langkah mengerjakan proyek 1.Siapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat tanki riak sederhana 2.Rangkailah alat dan bahan tersebut seperti pada gambar berikut 3. Setelah menyusun alat dan bahan seperti gambar di atas, gelapkan ruangan untuk melakukan pengamatan 4. Masukkan air ke dalam wadah kotak transparan 5. Taruh kertas hvs di bagian bawah wadah kotak transparan 6. Gunakan penggaris, pulpen, busur derajat, penjepit kertas, dan kartu untuk mengamati sifat-sifat gelombang.
No. Sifat gelombang yang terbentuk Gambar 1. 2. 3. 4. E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING 14 ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN TABEL DATA PENGAMATAN Berdasarkan pengalaman mengerjakan proyek tanki riak sederhana, jelaskan bagaimana cara kerja dari tanki riak! 1. JAWABAN
E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING 15 2. Jelaskan bagaimana percobaan yang dilakukan sehingga menghasilkan sifat-sifat gelombang yang berbeda! JAWABAN EVALUASI Ceritakan kesulitan yang anda hadapi pada saat mengerjakan proyek ini JAWABAN
E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING 16 BESARAN GELOMBANG MEKANIK Berikut ini adalah besaran gelombang mekanik 1.Frekuensi Gelombang Frekuensi gelombang adalah jumlah gelombang yang melewati titik tertentu dalam satu detik. Satuan frekuensi adalah hertz (Hz). 2. Cepat Rambat Gelombang Kecepatan gelombang adalah kecepatan dengan mana gelombang merambat melalui medium. Kecepatan gelombang tergantung pada sifat medium yang dilaluinya.
E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING 17 BESARAN GELOMBANG MEKANIK 4. Panjang Gelombang Panjang gelombang adalah jarak antara dua titik yang berurutan pada gelombang yang memiliki fase yang sama. Dalam gelombang transversal, panjang gelombang diukur dari satu puncak (puncak gelombang) ke puncak berikutnya, sedangkan dalam gelombang longitudinal, panjang gelombang diukur dari satu wilayah kompresi ke wilayah kompresi berikutnya. 3.Periode Gelombang Periode gelombang (T) adalah waktu yang dibutuhkan 1 gelombang untuk merambat
There's an elevator to success, but stairs are good exercise E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING 18 BESARAN GELOMBANG MEKANIK 5. Amplitudo Gelombang Amplitudo menggambarkan sejauh mana partikel dalam medium bergerak dari posisi keseimbangan mereka saat gelombang melewati. Amplitudo menunjukkan tingkat energi atau intensitas gelombang.
Heinrich Rudolf Hertz (22 Februari 1857 - 1 Januari 1894) adalah fisikawan Jerman yang namanya diabadikan dalam satuan frekuensi hertz. Hertz adalah unit SI untuk frekuensi. Kata Hertz dipilih untuk menghargai jasa Heinrich Rudolf Hertz atas kontribusinya dalam bidang elektromagnetisme. Meskipun karyanya memiliki dampak yang signifikan pada perkembangan ilmu pengetahuan, Heinrich Rudolf Hertz tidak menerima pengakuan yang besar selama hidupnya. Barulah setelah kematiannya, prestasinya diakui secara luas dan namanya diabadikan melalui berbagai penghargaan dan pengakuan, termasuk nama unit frekuensi yang diadopsi pada tahun 1930. E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING 19 TOKOH
E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING 20 GELOMBANG BUNYI Menurut Suma'mur (2009), bunyi merupakan salah satu gelombang longitudinal yang dihasilkan oleh suatu getaran yang merambat melalui media atau penghantar tertentu. Sedangkan menurut Soeripto (2008) mendefinisikan bunyi sebagai sejenis gelombang yang menjalar dari suatu sumber getar karena adanya perubahan dan kerapatan suara. Bunyi merupakan salah satu gelombang longitudinal, yaitu gelombang yang memiliki arah getaran yang sama dengan arah rambatnya. Bunyi sebagai gelombang mekanik longitudinal merambat melalui medium dengan wujud zat yaitu, padat, cair, dan gas. Salah satu alat yang dapat digunakan untuk memahami konsep gelombang bunyi adalah pipa organa. Pipa organa adalah alat yang menggunakan prinsip kolom udara sebagai sumber bunyi. Pipa organa dapat dikatakan juga sebagai elemen penghasil suara. Pipa tersebut akan beresonansi (mengeluarkan suara) pada nada tertentu ketika ada aliran udara yang ditiupkan pada tekanan tertentu (Ervian Arif Muhafid, 2014)
2. Pipa organa tertutup (terbuka-tertutup) Pipa organa tertutup adalah pipa organa yang salah satu ujungnya tertutup (Setiawan, 2021). Pada pipa organa tertutup, resonansi hanya akan terjadi apabila frekuensinya merupakan kelipatan bilangan gasal dari frekuensi nada besarnya (Dra. Lea Prasetio, 1992). Gelombang longitudinal stasioner yang terjadi pada bagian ujung tertutup merupakan simpul dan pada bagian ujung terbuka terjadi perut (Indri Dayana, 2017). E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING 21 GELOMBANG BUNYI Pipa organa terbuka (terbuka-terbuka) Pipa organa ada dua jenis, yaitu: 1. Pipa organa terbuka adalah pipa organa yang kedua ujungnya terbuka. Pipa organa memiliki perut pergeseran pada kedua ujungnya (Drs. Bambang Ruwanto, 2007). Ciri dari pipa ini adalah kedua ujungnya langsung berhubungan dengan udara luar. Secara teori hubungan antara frekuensi dan panjang pipa dapat dibuktikan secara langsung dan menunjukan bahwa semakin pendek pipa organa, semakin besar frekuensi bunyi yang dihasilkan (Ruswati, 2013).
Jazakillah khairan ukhti atas suguhannya! Wa jazakillah khairan... E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING 22 PERTANYAAN MENDASAR Bagaimana gelombang bunyi dapat diterima dan diinterpretasikan oleh telinga manusia? Alat dan bahan: 1.Ember 2.Paralon 3.Air 4.Mistar, 50 cm 5.Alat tulis 6.Aplikasi Frequency generator, bisa di install pada handphone KEGIATAN 2 PERANCANGAN PROYEK
E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING 23 Langkah-langkah mengerjakan proyek 1.Siapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk percobaan pipa organa 2.Masukkan air ke dalam ember 3.Install aplikasi frequency generator untuk sumber bunyi 4.Atur frekuensi yang sudah ditentukan 5. tekan tombol play 6. Poisikan speaker handphone di atas lubang paralon 7. Celupkan paralon secara perlahan ke dalam air hingga sampai didapatkan frekuensi harmonik (bunyi nyaring yang terdengar) 8. Tandai batas paralon yang tidak tercelup ke dalam air 9. selanjutnya ukur panjang kolom udara L1 10. Catat hasil pengukuran pada tabel data pengamatan 11. Untuk mencari panjang kolom udara L2, ulangi langkah 6 dan 7. Celupkan paralon lebih dalam dibandingkan dengan frekuensi harmonik pertama 12. Ulangi langkah 8, 9, dan 10 13. Ulangi langkah percobaan dari awal hingga akhir untuk percobaan dengan frekuensi yang berbeda PERANCANGAN PROYEK
E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING 24 TABEL DATA PENGAMATAN No. Nada ke Cepat rambat bunyi di udara Batas paralon Frekuensi 1. 2. 3. No. Nada ke Cepat rambat bunyi di udara Batas paralon Frekuensi 1. 2. 3. Percobaan dengan frekuensi 1250 Hz Percobaan dengan frekuensi 1500 Hz ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN
E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING 25 No. Nada ke Cepat rambat bunyi di udara Batas paralon Frekuensi 1. 2. 3. Percobaan dengan frekuensi 1700 Hz 2. Berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan, jelaskan hubungan frekuensi resonansi dengan panjang pipa! Berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan, pada percobaan berapa nilai frekuensi pada praktikum yang mendekati frekuensi sebenarnya? 1. JAWABAN JAWABAN
E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING 26 EVALUASI Ceritakan kesulitan yang anda hadapi pada saat mengerjakan proyek ini JAWABAN
E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING 27 EVALUASI 1.Beberapa macam gelombang sebagai berikut : 1) longitudinal 2) mekanik 3) transversal 4) Berjalan Gelombang yang pengelompokannya didasarkan arah getar adalah… a. 1 dan 2 b. 1dan 3 c. 1 dan 4 d. 2 dan 4 e. 4 dan 3 2. Seutas dawai panjang 0,8 m. Jika tegangan dawai itu diatur sedemikian hingga kecepatan gelombang transversal yang dihasilkan adalah 200 m/s, maka frekuensi nada dasarnya adalah… a. 620 Hz b. 400 Hz c. 340 Hz d. 250 Hz e. 150 Hz 3. Pengertian gelombang mekanik yang di bawah ini adalah… a. Sebuah gelombang yang dalam perambatannya memerlukan medium, yang menyalurkan energi untuk keperluan proses penjalaran sebuah gelombang b. Sebuah gelombang yang dalam perambatannya memerlukan medium, yang menyalurkan energi untuk keperluan proses penjalaran c. Sebuah gelombang yang dalam perambatannya memerlukan medium d. Sebuah gelombang yang dalam perambatannya memerlukan medium melalui perubahan tekanan udara
E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING 28 1) Salah satu gelombang longitudinal 2. Makin dekat dangan sumber bunyi, maka makin kuat bunyi terdengar 3) Makin jauh dari sumber bunyi, maka makin kuat bunyi akan terdengar 4) Tidak membutuhkan medium untuk merambat 5) Lebih mudah merambat pada zat padat daripada zat cair dan gas 6) Salah satu gelombang transversal 7) Tidak dapat dipantulkan 8) polarisasi e. Sebuah gelombang yang dalam perambatannya memerlukan medium tekanan udara 4. Gelombang bunyi: Pernyataan yang benar tentang gelombang bunyi adalah…. a. 1, 2, dan 7 b. 1, 3, dan 6 c. 1, 4, dan 8 d. 1, 2, dan 5 e. 1, 3, dan 4 5. Sebuah pegas (slinky) digetarkan sehingga menghasilkan gelombang longitudinal dengan jarak dua rapatan terdekat = 40 cm. Jika cepat rambat gelombangnya 20 ms-1 , maka panjang gelombang dan frekuensi gelombangnya adalah… a. 0,2 m dan 100 Hz b. 0,4 m dan 50 Hz c. 0,8 m dan 25 Hz d. 40 m dan 0,50 Hz e. 80 m dan 0,25 Hz
E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING 29 EVALUASI 1. Apa itu gelombang mekanik dan bagaimana gelombang tersebut terbentuk? 2. Bagaimana gelombang mekanik berbeda dari gelombang elektromagnetik? 3. Apa perbedaan antara gelombang transversal dan gelombang longitudinal? 4. Bagaimana gelombang suara terbentuk dan bagaimana ia merambat? 5. Apa yang dimaksud dengan amplitudo, frekuensi, dan panjang gelombang dalam konteks gelombang mekanik? 6. Apa yang dimaksud dengan interferensi gelombang dan bagaimana ia terjadi dalam gelombang mekanik? 7. Bagaimana gelombang mekanik dapat diperkuat atau dilemahkan saat berinteraksi dengan medium yang berbeda? 8. Bagaimana prinsip-prinsip refleksi dan pemantulan bekerja dalam gelombang mekanik? 9. Bagaimana gelombang mekanik dapat mengalami difraksi dan apa efeknya? 10. Bagaimana gelombang mekanik dapat dibelokkan atau dipantulkan oleh hambatan atau penghalang? 11. Bagaimana gelombang bunyi berinteraksi dengan medium yang berbeda, seperti udara, air, atau padatan? 12. Bagaimana gelombang bunyi dapat digunakan dalam aplikasi teknologi, seperti sonar atau pengeras suara? 13. Apa perbedaan antara suara keras dan suara pelan? 14. Bagaimana gelombang bunyi dapat dikurangi atau diisolasi dengan menggunakan bahan peredam bunyi? 15. Bagaimana gelombang bunyi dapat mempengaruhi objek atau benda yang terpapar olehnya?
E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING 30 DAFTAR PUSTAKA Tipler, Paul A. (1998). Fisika untuk Sains dan Teknik. Jakarta: Penerbit Erlangga Ervian Arif Muhafid, M. R. (2014). PENGEMBANGAN ALAT EKSPERIMEN BUNYI DENGAN SISTEM AKUSISI DATA BERBASIS SMARTPHONE ANDROID. Unnes Journal. Drs. Bambang Ruwanto, M. (2007). Asas-asas Fisika. Yogyakarta: PT. Ghalia Indonesia. Ruswati. (2013). Pengembangan Alat Eksperimen Pipa Organa Terbuka dan Tertutup Untuk Menghitung Cepat Rambat Bunyi di Udara Menggunakan MBL (Microcomputer Based Laboratory). Yogyakarta: Universitas Ahmad Dahlan. Setiawan, D. J. (2021). TEORI DAN APLIKASI FISIKA DASAR. Aceh: Yayasan Penerbit Muhammad Zaini. Dra. Lea Prasetio, M. D. (1992). Mengerti Fisika. Yogyakarta: ANDI OFFSET. Indri Dayana, M. J. (2017). Fisika Terapan. Medan: CV. Widya Puspa. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.
E-LKPD FISIKA PROJECT BASED LEARNING 31 PROFIL PENULIS Nama : Hafsah Huwaida Az Zahra Yahya NIM : 11210163000030 PRODI : Tadris Fisika (Pendidikan Fisika) FAKULTAS : FITK/FKIP UNIVERSITAS : UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA EMAIL : [email protected]
Kata "tsunami" berasal dari bahasa Jepang ( 津 波 ) yang berarti "gelombang pelabuhan". Istilah ini digunakan secara internasional untuk merujuk pada gelombang besar yang disebabkan oleh peristiwa seperti gempa bumi bawah laut, letusan gunung berapi, atau longsoran. Tsunami dapat mencapai kecepatan luar biasa saat merambat di laut dalam. Di perairan dalam, kecepatan tsunami bisa mencapai hingga 800 kilometer per jam (500 mil per jam), meskipun gelombang saat ini yang mencapai pantai akan melambat karena interaksi dengan kedalaman air yang lebih dangkal. Tsunami tidak hanya terjadi di samudra, tetapi juga dapat terjadi di danau besar. Contohnya, danau besar seperti Danau Geneva di Eropa dan Danau Crescent di Oregon, Amerika Serikat, telah mengalami tsunami dalam sejarah. Ukuran tsunami di samudra tergantung pada kedalaman air. Tsunami yang terjadi di laut dalam cenderung memiliki panjang gelombang yang lebih panjang, sedangkan tsunami yang terjadi di perairan dangkal memiliki panjang gelombang yang lebih pendek. Tsunami dengan panjang gelombang yang panjang akan meluas lebih jauh saat mencapai pantai. Tsunami yang menghantam pantai dapat memiliki tinggi yang sangat besar. Tsunami terbesar yang pernah tercatat adalah Tsunami Lituya Bay pada tahun 1958 di Alaska, Amerika Serikat. Gelombang tsunaminya mencapai ketinggian sekitar 524 meter (1.719 kaki), yang membuatnya menjadi tsunami tertinggi yang pernah tercatat dalam sejarah. Tsunami dapat menghasilkan fenomena aneh seperti arus balik. Arus balik atau "arus susur pantai" terjadi ketika air laut yang ditarik ke laut dalam oleh tsunami tiba-tiba kembali ke pantai dengan kekuatan yang besar. Arus balik ini sangat berbahaya bagi orang yang berada di pantai karena dapat menyapu mereka ke dalam laut. 1. 2. 3. 4. 5. 6. FAKTA UNIK TSUNAMI