The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

BAHAN AJAR_BIOTEKNOLOGI PANGAN

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by baitrima_, 2022-11-28 20:17:05

BIOTEKNOLOGI PANGAN

BAHAN AJAR_BIOTEKNOLOGI PANGAN

BAHAN AJAR

BIOTEKNOLOGI
PANGAN

IPA SMP KELAS IX RIMA ULFAH DEWI, S.Pd.

KOMPETENSI
DASAR

3.7 Menerapkan konsep bioteknologi
dan perannya dalam kehidupan
manusia

INDIKATOR

3.7.3 Menerapkan konsep bioteknologi
dalam proses pembuatan tempe
4.7.2 Membuat tempe sebagai salah
satu produk bioteknologi konvensional
yang ada di lingkungan sekitar
4.7.3 Menyajikan dan
mengomunikasikan hasil proyek
pembuatan tempe

TUJUAN
PEMBELAJARAN

1.Melalui kegiatan literasi dan diskusi, peserta didik
dapat mengidentifikasi jenis-jenis produk
bioteknologi konvensional bidang pangan dengan
mikroorganisme yang sesuai dengan teliti

2.Melalui kegiatan diskusi, peserta didik dapat
mengaitkan konsep bioteknologi konvensional
dalam proses pembuatan tempe dengan baik

3.Melalui kegiatan literasi dan diskusi, peserta didik
dapat membuat perencanaan proyek pembuatan
tempe sebagai sumber pangan yang ada di
lingkungan sekitar dengan sistematis

4.Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat
menyusun jadwal pelaksanaan pembuatan proyek
tempe dengan terperinci

5.Melalui kegiatan percobaan, peserta didik dapat
membuat produk tempe dengan prosedur yang
tepat

6.Melalui presentasi kelompok, peserta didik dapat
mengkomunikasikan hasil proyek pembuatan tape
dengan percaya diri

BIOTEKNOLOGI

"Bioteknologi dapat didefinisikan
sebagai penggunaan organisme atau
bagian dari organisme untuk membuat
suatu produk atau jasa, sehingga dapat

menyejahterakan manusia".

BIOTEKNOLOGI
KONVENSIONAL

"Bioteknologi yang memanfaatkan
secara langsung organisme seperti
bakteri maupun jamur secara langsung,
enzim yang dihasilkan mikroorganisme,
dan melibatkan proses fermentasi untuk
menghasilkan produk atau jasa".

BIOTEKNOLOGI
PANGAN

"Bioteknologi yang digunakan untuk
menghasilkan produk makanan dengan

memanfaatkan mikroorganisme.

TEMPE

Adalah makanan khas Indonesia yang sering
dikonsumsi dan menjadi salah satu makanan

favorit.
Proses produksi tempe menggunakan teknik

fermentasi dengan menumbuhkan jamur
Rhizopus oryzae dan Rhizopus oligosporus.

TAPAI

Tapai dibuat dengan memanfaatkan
mikroorganisme yang ada dalam ragi tapai.
Salah satu mikroorganisme yang berperan

dalam pembuatan tapai adalah khamir
Saccharomyces cerevisiae.

YOGHURT

Yoghurt merupakan makanan yang
dihasilkan dari proses fermentasi susu

dengan bantuan bakteri.
Proses fermentasi susu menjadi yoghurt
melibatkan peranan bakteri asam laktat,
misalnya Lactobacillus casei, Streptococcus
thermophillus, Lactobacillus bulgaricus, dan

Bifidobacteria.

KEJU

Keju merupakan makanan yang dihasilkan
dari proses koagulasi atau pengentalan
protein kasein susu.
Selama proses pembuatan, susu biasanya

dibuat dalam kondisi asam dan ditambahkan
rennet.

Pengasaman susu, dapat dilakukan dengan
menambahkan asam laktat seperti

Lactobacillus sp., Lactobacillus bulgaricus,
dan Streptococcus thermophillus.

KECAP

Kecap merupakan salah satu produk hasil
bioteknologi yang terbuat dari kacang
kedelai.

Secara tradisional proses pembuatan kecap
melibatkan proses hidrolisis dan fermentasi

dengan menggunakan jamur Aspergillus
oryzae, Asopergillus sojae, dan Aspergillus

wentii.

ROTI

Roti merupakan makanan yang terbuat dari
bahan dasar utama tepung terigu dan air.
Pembuatan roti memanfaatkan peristiwa
fermentasi yang dibantu oleh Saccharomyces

cerevisiae.
Fermentasi yang dilakukan oleh Saccharomyces

cerevisiae menghasilkan banyak gas
karbondioksida dan sedikit alkohol.
Gas karbondioksida akan membuat adonan roti
mengembang, sedangkan alkohol akan
menghasilkan aroma khas pada adonan roti.

MINUMAN
BERALKOHOL

Pembuatan minuman beralkohol melibatkan
proses fermentasi yang dilakukan oleh
Saccharomyces.

Jenis Saccharomyces dan jenis bahan baku yang
berbeda mampu menghasilkan aroma dan rasa
yang khas pada jenis-jenis minuman beralkohol.
Lama proses fermentasi memengaruhi jumlah

alkohol yang dihasilkan.
Semakin lama proses fermentasi minuman,

semakin tinggi kandungan alkoholnya.

DAFTAR
PUSTAKA

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 2018. Ilmu
Pengetahuan Alam Edisi Revisi 2018 SMP/MTs Kelas IX Semeseter 2.
Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan

http://mlewerang.blogspot.com/2019/02/bioteknologi.html

https://indonesiawindow.com/tempe-semakin-populer-di-afrika-selatan/

https://gaya.tempo.co/read/1495478/tape-singkong-bukan-sekadar-
camilan-pencernaan-lancar-dan-cegah-tulang-keropos

https://www.orami.co.id/magazine/resep-tape-ketan

https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20220428102428-262-
790835/3-jenis-yoghurt-terbaik-untuk-diabetes-bisa-jadi-camilan-sehat

https://www.viva.co.id/gaya-hidup/kuliner/1513833-cara-membuat-yoghurt

https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20150323155543-262-
41224/tak-meleleh-keju-lembaran-bukan-keju-sungguhan

https://pergikuliner.com/blog/fakta-unik-kecap-manis-yang-hanya-ada-
di-indonesia-sejak-3000-tahun-lalu

https://lifestyle.okezone.com/read/2018/09/25/298/1955213/paling-
populer-ini-3-jenis-roti-klasik-yang-masih-eksis-mana-favoritmu

https://www.bola.com/ragam/read/4870733/10-manfaat-wine-untuk-
kesehatan-tubuh-dan-otak-konsumsi-dalam-jumlah-yang-pas

IPA SMP KELAS IX

BIOTEKNOLOGI
PANGAN

2022


Click to View FlipBook Version