Yudhi Pramono, S.Pd S D N 1 D U K U H C G P A N G K A T A N 7 K A B . C I R E B O N Koneksi antar materi
Pembelajaran Diferensiasi Pembelajaran diferensiasiadalah pembelajaran yang dilkaksanakan dengan memperhatikan karakter murid sesuai dengan kondisi murid untuk dapat memenuhi kebutuhan belajanya sesuai dengan kesiapan belajar, minat belajar dan profil belajar, sehingga dapat mewujudkan pembelajaran yang berpihak kepada murid. Usaha untuk menyesuaikan proses pembelajaran di kelas dengan kebutuhan belajar individu setiap murid.” (Tomlinson, 2000)
Bagaimana pembelajaran berdiferensiasi dapat dilakukan di Kelas? Menganalisis kebutuhan belajar dengan melakukan asessmen diagnostik (kognitif dannon kognitif) berdasarkan 3 aspek (Kesiapan belajar, minat, profil belajar) Menganalisis penerapan 3 strategi diferensiasi (konten, proses, produk) Mengimplementasikan Rencana Pembelajaran Berdiferensiasi dalam konteks pembelajaran di kelas Menunjukansikap kreatif, percaya diri, mau mencoba dan berani mengambil resiko dalam menerapkan berbagai ide strategi pembelajaranberdiferensiasi 1. 2. 3. 4.
Salah satu motivator penting bagi siswa untuk dapat terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Pendekatan yang disukai siswa untuk belajar yang dipengaruhi oleh gaya berfikir, kecerdasan, budaya, latar belakang, jenis kelamin. Kesiapan belajar (Readiness) Minat Profil Belajar kapasitas untuk mempelajari materi baru, tujuannya adalah untuk memodifikasi tingkat kesulitan pada bahan pembelajaran sehingga dapat dipastikan setiap siswa terpenuhi kebutuhan belajaranya. Bagaimana Pembelajaran Berdiferensiasi dapat memenuhi kebutuhan belajar murid dan membantu mencapai hasil belajar yang optimal? Dengan melakukanpemetaankebutuhanberdasarkan 3 aspek:
Menerapkan strategi diferensiasi yang tepat Suatu proses yang harus dilakukan oleh siswa untuk memungkinkan mereka belatih dan memahami isi materi Materi Pengetahuan, Ketrampilan dan konsep yang perlu dipelajari siswa berdasarkan kurikulum Strategi memodifikasi dengan tagihan produk hasil belajar siswa dalam penerapan dan pengembangan apa yang telah mereka pelajari Konten Proses Produk
Menuntun segala kodrat yang ada pada anak (kodrat alam dan kodrat zaman), agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Guru hanya dapat menuntun tumbuh atau hidunya kodrat kekuatan kodrat yang ada pada anak, agar dapat memperbaiki lakunya (bukan dasarnya) hidup dan tumbuhnya kekuatan kodrat pada anak. Koneksi Antar Materi Memenuhi kebutuhan belajar murid melalui pembelajaran berdiferensiasi yang dapat mengakomodir keberagaman siswa (kesiapan belajar, minat dan profil belajar) sehingga dapat menujudkan pembelajaran yang berpihak pada murid. Pembelajaran Berdiferensiasi Filosofi Ki Hajar Dewantara
1.Berpihak pada Murid (Nilai), dalam proses menuntun guru harus selalu berfikir dari pertanyaan “apa yang siswa butuhkan?”Dan apa yang bisa saya lakukan untuk membuat proses belajar ini menjadi lebih baik? 2.Mewujudkan Kepemimpinan pada Murid (Peran), Membantu siswa dalam belajar, mampu memunculkan motivasi siswa untuk belajar juga mendidik karakter baik siswa di sekolah. Koneksi Antar Materi Memenuhi kebutuhan belajar murid melalui pembelajaran berdiferensiasi yang dapat mengakomodir keberagaman siswa (kesiapan belajar, minat dan profil belajar) sehingga dapat menujudkan pembelajaran yang berpihak pada murid. Pembelajaran Berdiferensiasi Nilai dan Peran Guru Penggerak
Koneksi Antar Materi Pembelajaran Berdiferensiasi Visi Guru Penggerak Memenuhi kebutuhan belajar murid melalui pembelajaran berdiferensiasi yang dapat mengakomodir keberagaman siswa (kesiapan belajar, minat dan profil belajar) sehingga dapat menujudkan pembelajaran yang berpihak pada murid. Dengan menggunakan pendekatan IA tahapan BAGJA yaitu : Buat Pertanyaan terkait pemetaan kebutuhan belajar siswa, Ambil pelajaran apa yang sudah pernah dilakukan, Gali mimpi tentang kondisi ideal yang akan terjadi dalam proses pembelajaran, Jabarkan 3 strategi diferensiasi, Atur eksekusi dengan melakukan penilaian yang sesuai dengan kebutuhan belajar siswa.
Pembelajaran Berdiferensiasi Budaya Positif Memenuhi kebutuhan belajar murid melalui pembelajaran berdiferensiasi yang dapat mengakomodir keberagaman siswa (kesiapan belajar, minat dan profil belajar) sehingga dapat menujudkan pembelajaran yang berpihak pada murid. Dengan Pembelajaran Berdiferensiasi akan membentuk Budaya positif dengan posisi kontrol guru sebagai manajer, dimana guru membantu membuat siswa merasa dihargai dan memiliki keterikatan antara dirinya dengan guru dan teman dikelasnya sehingga siswa merasa dirinya menjadi bagian dari kelas. Koneksi Antar Materi
_Berpihak pada Murid_ _Profil Pelajar Pancasila_ Koneksi Antar Materi FILOSOFI KHD VISI GURU PENGGERAK BUDAYA POSITIF PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI NILAI DAN PERAN GURU PENGGERAK
Terima Kasih _Salam Guru Penggerak_