RAGAM MOTIF BATIK DAERAH
JAWA TIMUR
Sejarah Batik Jawa Timur
ceritaihsan.com
Sejarah batik di wilayah Nusantara berkaitan erat terhadap perkembangan pada masa Kerajaan
Majapahit, juga pengaruh persebaran agama Islam di Tanah Jawa. perkembangan batik boleh
dikatakan dari Jawa Timur, karena Kerajaan Majapahit berada di Jawa Timur.
Perlu kalian ketahui bahwa Kerajaan Majapahit adalah salah satu kerajaan terbesar di Indonesia
Tapi dalam beberapa catatan, pengembangan batik dilakukan pada masa-masa Kerajaan Mataram
(Jawa Tengah). Kerajaan Mataram inilah yang meruntuhkan Kerajaan Majapahit, kemudian pada
masa Kerajaan Solo, dan Yogyakarta.
Kerajinan batik menjadi meluas pada rakyat Indonesia terutama Jawa, sekitar akhir abad XVIII atau
awal abad XIX. Batik yang dihasilkan adalah semuanya batik tulis sampai sekitar awal abad ke-XX
dan batik cap dikenal baru setelah perang dunia I berakhir, sekitar tahun 1920.
Banyak dari daerah-daerah pusat perbatikan di Jawa adalah daerah-daerah santri dan kemudian batik
menjadi alat perjuangan ekonomi. Hal ini di manfaatkan oleh tokoh-tokoh pergerakan Muslim untuk
melawan perekonomian Belanda.
Ciri Khas Motif Batik Jawa Timur
kudajontor.blogspot.com
Batik daerah Jawa Timur sendiri memiliki berbagai ciri-ciri yang khas dalam motif-motifnya. Ciri-
cirinya antara lain sebagai berikut:
A. Motifnya Lebih Bebas
Motif bebas yang di maksud disini adalah motifnya tidak terikat pakem oleh motif-motif
sebelumnya. Hal ini juga yang membedakan dari batik Jawa Tengah yang terikat oleh motif yang
pakem atau baku.
Batik Jawa Tengah baku karena terikat oleh norma-norma budaya kraton di Yogyakarta dan
Surakarta. Oleh karena itu motif Jawa Timur lebih bebas karena letaknya yang jauh dari wilayah
Kraton.
B. Ragam Hias Dipengaruhi Budaya Asing
Daerah Jawa Timur memiliki pengaruh kuat dari berbagai budaya asing seperti India, Jepang dan
China. Hal ini tidak luput dari perdagangan maritim dan perdagangan wilayah Jawa Timur, ditandai
dengan adanya pelabuhan seperti di kawasan Tuban, Gresik dan Surabaya.
Contohnya pengaruh budaya asing adalah motif kain China dalam batik, berupa warna merah terang
dan kaya dengan perbedaan warna yang cukup mencolok atau kontras.
C. Ragam Hias Bersifat Naturalis
Berbeda dari Batik Jawa Tengah yang banyak mengandung motif abstrak dan motif mitologis. Batik
Jawa Timur ditandai dengan motif yang lebih kaya fitur alam, contohnya seperti bunga, bambu dan
binatang, seperti merak, dan lain-lain.
Motif Motif Batik Jawa Timur
Batik Jawa Timur sebenarnya tersebar merata di berbagai wilayah di Jawa Timur. Namun, tidak
semua daerah-daerah tersebut memproduksi batik secara besar-besaran.
Dari berbagai daerah yang berada di Jawa Timur, saya akan membagi pengetahuan tentang daerah
mana saja yang masih tergolong besar memproduksi batik dari tempat asalnya. Beberapa motif batik
dari daerah Jawa Timur sebagai berikut:
1. Motif Batik Jawa Timur Tuban
infobatik.id
Tuban sebagai salah satu tempat di pesisir utara Pulau Jawa, tidak kalah dalam mengembangkan
desain batiknya sendiri. Seiring dengan perkembanganya, batik Tuban mendapat pengaruh yang
sangat besar dari kebudayaan Cina.
Pendapat itu ditandai dengan motif lok chan yang sangat populer di kota Tuban. Selain motif lok
chan ada juga motif yang terkenal di kota ini yaitu motif macanan dan guntingan.
Proses penggunaan warna, dulunya batik Tuban menggunakan warna biru indigo, merah mengkudu,
hitam serta kuning. Seiring dengan perkembangan zaman, penggunaan warna pun terus bertambah
dimana terdapat pula batik Tuban yang menggunakan warna putihan (latar putih dengan kombinasi
warna biru tua dan hitam), warna pipitan (warna putih dengan hiasan warna merah dan biru tua).
Batik di Kota Tuban ini bisa dikatakan yang paling khas di Jawa Timur, karena proses dalam
pembatikanya, dimulai dari bahan kain yang digunakan untuk membatik dipintal langsung dari
kapas.
Gulungan-gulungan kapas di anyam menjadi benang, lalu ditenun dan setelah jadi selembar kain
lalu dibatik. Batik ini juga sering disebut dengan nama batik gedog.
Dalam sebuah buku yang berjudul Batik Fabled Cloth of Java karya yang ditulis oleh Inger
McCabe Elliot, tercatat, bahwa sebenarnya batik Tuban mirip dengan batik Cirebon pada
pertengahan abad ke-19. kesamaan ini terjadi pada pemakaian benang pintal dan penggunaan warna
merah dan biru pada proses pencelupan.
Namun seiring Kota Cirebon mengalami perubahan yang lumayan dramatis dan diikuti dengan
perubahan pada batiknya, batik Tuban tetap sama seperti semula.
Jika kalian ingin belajar membatik kenali dulu teknik membatik yang ada.
2. Motif Batik Jawa Timur Banyuwangi
banyuwangi-mall.com
Belum banyak yang mengetahui bahwa sejatinya Banyuwangi merupakan salah satu daerah asal dari
batik di Nusantara. Sangat banyak motif asli batik khas dari bumi Blambangan . Namun sampai saat
ini baru 21 jenis motif batik asli Banyuwangi yang diakui secara Nasional.
Dari sekian banyak jenis-jenis batik Banyuwangi antara lain: Gajah Oling, Kangkung Setingkes,
Alas Kobong, Paras Gempal, Kopi Pecah, dan masih banyak lagi.
Semua nama motif asli batik dari bumi Blambangan ternyata banyak dipengaruhi oleh kondisi alam.
Contohnya batik gajah oling yang cukup terkenal, motifnya berupa hewan seperti belut yang
ukurannya cukup besar. Serta ada juga motif sembruk cacing dan motif gedegan (anyaman bambu).
Motif-motif yang ada merupakan gambaran kekayaan alam yang ada di Banyuwangi.
Motif batik Banyuwangi tidak akan ditemui di daerah lain dan merupakan khas dari bumi
Blambangan Banyuwangi.
3. Motif Batik Jawa Timur Madura
dictio.id
Pulau Madura tidak hanya terkenal dengan karapan sapi dan garamnya saja. Madura yang masih
termasuk provinsi Jawa Timur, juga terkenal sebagai daerah pengrajin batik. Bahkan batik Madura
memiliki ragam warna dan motif yang tidak kalah dengan daerah lain.
Batik Madura menggunakan warna alami sehingga warnanya cukup terang dan mencolok. Selain
warna yang mencolok, seperti kuning, hijau, merah, batik Madura juga memiliki keberagaman motif
misalnya, pucuk tombak, belah ketupat dan rajut. Ada juga sebagian motif batik Madura yang
mengangkat aneka flora dan fauna yang ada dalam kehidupan.
4. Motif Batik Jawa Timur Ponorogo
ikarahma30.blogspot.com
Motif yang terkenal dari daerah Ponorogo adalah tak jauh dari kesenian asli dari kota ini yaitu reog.
Hingga saat ini kurang lebih ada 25 motif batik Ponorogo yang diciptakan. Motif batik lainnya
antara lain merak tarung, merak romantis, sekar jagad dan motif reog.
Dengan berbagi motif yang ada, memang tak jauh dari kesenian reog yang mengutamakan burung
merak sebagai motif batik yang berada di kota ini.
5. Motif Batik Jawa Timur Mojokerto
infobatik.id
Batik merupakan salah satu kerajinan yang sejarahnya berkembang dengan masa kejayaan Kerajaan
Majapahit. Keistimewaan batik Mojokerto adalah pada nama-nama coraknya yang sangat aneh dan
asing bagi sebagian orang. Contohnya gedeg rubuh, matahari, mrico bolong, pring sedapur,
gringsing, atau surya Majapahit.
Batik Mojokerto saat ini memiliki 6 motif yang dipatenkan, yakni pring sedapur, mrico bolong, sisik
gringsing, koro renteng, rawan indek dan matahari.
Motif batik Mojokerto mengambil corak alam sekitar manusia. Contohnya motif pring sedapur
merupakan gambar rumpun bambu dengan daun-daun menjuntai, juga ada burung merak bertengkar.
Warna yang digunakan dasarnya putih dengan batang bambu warna biru, sedangkan daunnya
berwarna biru dan hitam. Motif bambu rubuh coraknya mirip seperti anyaman bambu yang miring,
motif mrico bolong coraknya berupa bulatan merica berlubang.
6. Motif Batik Pacitan
thegorbalsla.com
Pacitan juga menyumbang untuk meramaikan pesona motif batik Jawa Timur, adapun ciri khas batik
Pacitan tergolong jenis klasik atau lama, contohnya motif Sidomulyo, sekar jagad, semen romo dan
kembang-kembang.
7. Motif Batik Bojonegoro
kakidata.id
Batik motif Bojonegoro yang lebih sering disebut dengan batik jonegoroan. Bojonegoro merupakan
kabupaten yang mempunyai kekayaan alam yang luar biasa, dari situlah menginspirasi salah satu
warga Bojonegoro yang bernama Ibu Mafudho Suyoto untuk menyumbang motif batik Jawa Timur.
Melalui lomba desain batik terciptalah 9 motif batik asal Bojonegoro, semua adalah hasil dari
gambaran potensi alam dan budaya Bojonegoro.
Motif-motif batik dari kabupaten Bojonegoro ini adalah motif gastro rinonce (motif kilang minyak
dan gas bumi), jagung miji emas (motif Jagung), meliwis mukti (burung legendaris jelmaan Prabu
Angling Dharmo, meliwis putih), parang dahono munggal (wisata api abadi, kayangan api), parang
jembul sekar rinandar, pari sumilak (motif padi), rancak thengul, sata gondo wangi, dan sekar
jati.
Mungkin jika kalian penasaran dengan apa saja bahan yang digunakan dalam membatik, kalian bisa
membaca di alat-alat untuk membuat batik.
8. Motif Batik Sidoarjo
thegorbalsla.com
Sidoarjo juga tidak mau kalah, Sidoarjo mempunyai kampung dengan nama Batik Jetis. Kampung
ini memproduksi batik dengan motif yang khas dari kota Sidoarjo. Motif batik asal Jetis rata-rata
adalah flora dan fauna khas Sidoarjo yang memiliki warna cerah , kuning, merah, hijau, dan hitam.
Motif batik Sidoarjo cenderung masih kuno, tidak banyak perubahan dari motif yang dulu dipakai
oleh para pendahulu. Contohnya ijo-ijoan (gaya Madura), abangan Motif beras kutah, motif
krubutan (campur-campur), dan juga ada motif burung Merak, dan lain-lain.
9. Motif Batik Jombang
princessdija.blogspot.com
Batik Jombang masih terbilang baru di budaya perbatikan,sekitar mulai tahun 2000 baru
berkembang di daerah Jombang. Pada saat masa awal perkembanganya, motif batik Jombang
banyak yang menggunakan motif tawang dan kaning dengan warna dasar yang sangat khas kota
Jombang, yakni merah dan hijau.
Batik Jombang sendiri memang masih belum terlalu populer di pasaran, jadi tidak heran kalau
belum banyak yang mengetahuinya.
10. Motif Batik Kediri
infobatik.id
Batik juga termasuk ikon dari Kota Kediri. Tapi orang banyak mengenal Kediri dengan sebutan kota
Tahu. Memang berbagai jenis makanan yang ada di Kota Kediri berbahan dasar dari tahu bisa
dijumpai pada Kota Kediri ini.
Motif batik yang menjadi unggulan dari Kota Kediri adalah motif bolleches, motif ini merupakan
motif batik yang menggunakan bulatan dan titik-titik. Motif ini bisa di katakan sebagai filosofi
warga Kediri yang ramah dan lembut.
11. Motif Batik Tulungagung
rebanas.com
Berbeda dari batik Jombang, batik Tulungagung ini merupakan jenis batik yang sudah ada
sebelumnya yang serta telah berkembang pada zaman dahulu. Dikabarkan bahwa perkembangan
batik terjadi saat Tulungagung yang dulunya bernama Bonorowo di taklukkan oleh Kerajaan
Majapahit.
Sebagian tempat di Tulungagung terkenal sebagai sentra batik seperti Desa Sembung dan Desa
Majan. Saat ini kurang lebih ada 86 motif batik Tulungagung yang sudah dikembangkan. Dari
sebagian motif tersebut ada motif yang paling terkenal yaitu buket ceprik gringsing, buket ceprik
pacit ungker dan lerang buket.
12. Motif Batik Lamongan
Ilmunik.com
Motif batik yang dimiliki kota Lamongan ini cukup rumit dan kecil. Motif batik Lamongan,
khususnya batik Tradisional termasuk juga jenis batik tulis yang dibuat dengan detail cukup rumit.
Motif batik Lamongan mempunyai corak kekayaan alam misalnya bunga, hewan, buah, dan daun.
13. Motif Batik Malang
Ilmunik.com
Batik kota Malang mempunyai ciri khas motif yang mengambil ikon dari kota Malang itu sendiri.
Misalnya saja seperti tugu Malang, rumbai singa, mahkota, bunga teratai, arca, tugu kota, hingga
topeng malangan. Ada motif batik Malang lain yang cukup terkenal, yakni motif batik kucecwara
yang berkembang cukup pesat.
14. Motif Batik Surabaya
Ilmunik.com
Kota Surabaya juga tidak kalah dengan kota lain pengrajin batik. Motif batik Surabaya yang paling
terkenal adalah motif sura (hiu) dan baya (buaya). Bukan hanya itu saja, Surabaya juga memiliki
motif lain seperti batik Ceng Ho dan juga batik Mangrove Rungkut.
15. Motif Batik Magetan
Ilmunik.com
Motif batik Magetan terkenal dengan coraknya yang dijuluki dengan Pring Sedapur. Motif satu ini
didominasi oleh gambar-gambar jenis tanaman bambu yang memiliki arti hidup rukun dan tentram.
Sejarah awal kebiasaan membatik di daerah Magetan di awali sekitar tahun 1970-an di Dusun
Papringan, Desa Sidomukti, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Alasan mengapa
menggunakan tema Pring Sedapur disebabkan di dusun tempat kelahiran Batik Magetan tersebut
terdapat banyak sekali tumbuhan bambu.
16. Motif Batik Probolinggo
Ilmunik.com
Kota Probolinggo juga tidak kalah dengan daerah-daerah pengrajin batik lainnya, yakni dengan
memiliki motif yang cukup terkenal berupa batik manggur. Sejarah tentang awal mula batik
manggur dimulai sekitar tahun 1883, yang ditandai dengan pameran khusus batik Probolinggo di
Amsterdam Belanda dengan total 150 motif.
Motif batik asli dari kota Probolinggo dengan motif yang alami, diambil dari beragam motif yang
bernuansa alam misalnya motif anggur, mangga, bayu, dan angin, bisa juga dikatakan perpaduan
dari unsur keempatnya. Oleh sebab itu dapat memberikan nuansa alami dan khas bagi para
penggemar kain atau pakain batik.