2 | Tim Penulis Siswi MINU Trate Putri Gresik Berbeda Itu Indah copyright@ Self Publishing Bustanul Ilmi, 2023 Penulis : Siswi MINU Trate Putri Gresik (6 ICP) QRCBN : 6217900965772 Founder : Purwanto, M.Pd.I Koordinator & editor : Ambar Hidayati, S.Si., MM Kantiono, S.S.I Ahmad Tajul Umam, S.Pd.I Desain Cover & ilustrator : Kantiono, S.S.I Lilik Mar’atus S Diterbitkan oleh : Bustanul Ilmi Self Publishing Jl. KH. Abdul Karim 60 Gresik Email, [email protected] Fb. Bustanul Ilmi Cetakan 1, Februari 2023 128 halaman; 14,8 x 21 cm Hak cipta dilindungi undang-undang Dilarang memperbanyak maupun mengedarkan buku dalam bentuk dan dengan cara apapun tanpa izin tertulis dari penerbit maupun penulis.
Berbeda Itu Indah | 3 Sambutan Founder Assalamu’alaikum. Wr. Wb Salam silaturrohim, dengan iringan do’a semoga kita tetap mendapatkan hidayah dan ma’unah dari Allah SWT, dalam melakukan semua aktifitas sehari-hari. Shalawat serta salam kita haturkan kepada junjungan kita Baginda Rasulullah SAW, serta keluarga dan sahabatnya. Program literasi madrasah di MINU Trate Putri Gresik, yaitu Tematik Perpustakaan ( Tema P ), diharap dapat memicu siswi-siswi utuk membudayakan minat baca. Implementasi program literasi madrasah tidak hanya sekedar meningkatkan budaya baca, tetapi lebih dari itu, kemampuan dalam memahami dan menyerap apa yang dibacanya. Dan, juga melatih siswi dalam pengembangan kosakata yang akhirnya terbentuklah tulisan. Dengan adanya program Tematik Perpustakaan ini, kami berharap siswi dapat mengembangkan budaya membaca dan menulis, sehingga siswi berani memulai berkarya tanpa harus dibayangi rasa takut dan salah.
4 | Tim Penulis Siswi MINU Trate Putri Gresik Buku kumpulan cerpen dari program Tema P (Tematik Perpustakaan) dengan tema, “Berbeda Itu Indah” Diharapkan menjadi inspirasi untuk terbitnya buku-buku berikutnya. Dan semoga karya ini, dapat bermanfaat bagi semua. Amin ya Rabbal ‘alamin Wassalam Gresik, Februari 2023 Purwanto, M.Pd.I
Berbeda Itu Indah | 5 Kata Pengantar Puji syukur Alhamdulillahir robbil alamin, atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya sehingga terbitlah buku, “Berbeda Itu Indah” ini. Dan, syukur alhamdulillahir robbil ‘alamin, junjungan kita Nabi Muhammad Saw, menjadi Washilatul Udhmah untuk kita semua. Rangkaian cerita, mengisahkan tentang kehidupan yang dialami sehari-hari. Dengan dicetaknya buku ini, diharapkan kita semua akan semangat untuk produktif menulis dan menghasilkan karya-karya lain dari hasil membaca. Buku “Berbeda Itu Indah” dengan segala kreatifitas dan kekurangannya ini diharapkan akan menjadi inspirasi untuk terbitnya buku-buku berikutnya. Oleh karena itu, kami menunggu kritik dan saran membangun demi kesempurnaan penerbitan yang akan datang. Koordinator Kantiono, S.S.I
6 | Tim Penulis Siswi MINU Trate Putri Gresik Daftar Isi Sambutan founder 3 Kata pengantar 5 Daftar isi 6 1. Teman Baru Yang Baik 8 Adisti Maulidya Jannah 2. Teman Baru 13 Aini Safia Salsabila 3. Poster 18 Alyssa Amelia Salsawati 4. Berbeda Itu Mengasyikan 24 Readycha Sabrina Zahra Gunawan 5. Teman Baru Semut 29 Putri Zahra Ramadhani 6. Persatuan Dan Kesatuan Dengan Teman 33 Sabilia Syakib 7. Persatuan Dan Kesatuan 37 Athiyah Sya`baniyah 8. Tetap Satu 42 Awinatus Shevi 9. Pengenalan Istana 46 Dina Tata Ilvana 10. Ujian MTK 56 Fathia Salsala Rizka 11. Murid Baru 60 Fitria Nur Aini 12. Teka-Teki 65
Berbeda Itu Indah | 7 Nelvalerina Azzarin 13. Saling Membantu 69 Hirziyyah Wardah Achmadi 14. Dalam Perbedaan 74 Mutiara Safira Ambarwati 15. Teman Baru dan Lama 79 Nabila Salsabila 16. Tolong Menolong 82 Nafla Khansa Zuhdia 17. Hari Pertama 86 Nayla Nuril Izzah 18. Perkenalan 91 Natria Amalia 19. Perbedaan Agama dan Suku 95 Siti Sheza Falisha Sheren 20. Anak Baru 98 Talitha 21. Hidup Rukun 101 Wardah Putri Aulia 22. Hidup Rukun Sesama Teman 106 Zunairotul Aulia 23. Kerja Sama Berprestasi 109 Salwa Arifa 24. Menolong Sesama 114 Salwa linda rosanti 25. Bermain Bersama 119 Hanifah Fitriyah 26. Gotong Royong 126 Aisyatus Sarifa
8 | Tim Penulis Siswi MINU Trate Putri Gresik Teman Baru Yang Baik Adisti Maulidya Jannah Pada suatu hari Toni, Marfel, dan Edo pergi ke kantin. Tak sengaja mereka bertemu Bu Nadin, “Pagi, Bu.” Salam mereka serempak. “Pagi anak-anak, oh ya, nanti jika masuk ke kelas, ibu minta tolong untuk bilang ke teman-teman kalian, PR nya dikumpulkan, ya,” suruh Bu Nadin. “Baik, Bu,” jawab mereka kompak.. Di kelas….
Berbeda Itu Indah | 9 “Pagi teman-teman,” sapa Marfel. ”Pagi,” kata anak-anak. “Teman-teman, Pr yang dari Bu Nadin dikumpulkan, ya?“ kata Toni. Toni adalah ketua kelas di kelas mereka. Selesai mengumpulkan semua, “Teman-teman, denger-denger ada murid baru, loh,” kata Toni. “Yang bener, nih?” Kata Rani. “Iya, aku gak bohong kok,” jawab Toni. Keesokkan harinya …. “Assalammualaikum, anak-anak,“ salam Bu Anis. “Waalaikum salam, Bu,“ jawab anak-anak serempak. ”Hari ini ada kabar gembira, looo.” Kejut Bu Anis. Lalu Bu Anis menulis sebuah kata-kata di papan tulis, dan semua berteriak kegirangan. “Yeee” teriak anak-anak dengan kompak. “Silahkan masuk dan perkenalkan diri kalian,“ kata Bu Anis. “Hallo semua namaku Fatim, dan aku Fatimah, kami pindahan dari malang, semoga kalian senang berteman dengan kami.“ Perkenalan pun sudah berakhir dan mereka dipersilahkan duduk, dan memulai pelajaran. “Kring …. “ Bel berbunyi waktu istirahat.
10 | Tim Penulis Siswi MINU Trate Putri Gresik “Fatim, Fatimah ke kantin, yuk…,” kata Tika, Rani, Nava, dan Alya. “Hmmm… ya udah, yuk.” Fatim dan Fatimah pun beranjak. Di tengah-tengah perjalanan tak sengaja tertabrak oleh Novel. Bruk …, “Aduh“ kata Novel. “Sini aku bantu.” Fatim dan Fatimah pun membantu mereka. “Terima kasih, ya, kamu teman yang terbaik, Fatim.“ Fatimah hanya tersenyum. Berpikir …. Kemarin aku dan teman-teman, diberi tugas oleh guru kami, untuk membuat suatu karya. “Hemmm, kira-kira membuat apa, ya,“ ujarku. “Apakah aku membuat damar kurung, tapi sudah banyak yang pakai,“ pikirku. Setengah jam kemudian ….. “Oh ya, aku akan membuat lava gunung. Sedikit soda dan pewarna merah, yeee jadi.“ Akhirnya selesai juga pekerjaan Tika, dia mengerjakan tugasnya selama 1 jam. Dia memulai percobaannya, “1…2…3.“ Bomm ….lavanya pun meletus. Keesokan harinya.
Berbeda Itu Indah | 11 “Tika, ayo coba perlihatkan karyamu,” kata Pak Dodi. “Iya, Pak.” kata Tika dan memulainya. Akhirnya experimenya selesai dan pengumuman karya terbaik, “Karya terbaik jatuh kepada, Tika…. Dengan lava gunung berapinya.” Lalu Tika mengucapkan, “Terima kasih, Pak.” Sekian
12 | Tim Penulis Siswi MINU Trate Putri Gresik Teman Baru Aini Safia Salsabila Ada tiga anak yang bersahabat yaitu, Fatimah, Dayu, dan Meli. Mereka tidak mempermasalahkan perbedaan satu sama lain. Fatimah beragama Islam, Dayu beragama Hindu, dan Meli beragama Khonggucu. Mereka tetap bersatu meskipun berbeda agama. Saat pagi hari, Fatimah, Dayu, dan Meli berangkat ke sekolah bersama-sama dengan menggunakan sepeda.
Berbeda Itu Indah | 13 “Eh, Dayu, aku dengar bakalan ada murid baru yang akan sekelas dengan kita,” kata Fatimah. ”Beneran! Kamu tau dari mana, Fatimah,“ tanya Daya. “Sudah, sudah, sekarang kita lanjut ke sekolah, agar kita tidak terlambat,“ kata Meli. Sesampainya di kelas, Fatimah, Meli, dan Dayu langsung duduk di bangku masing-masing. Tidak lama kemudia, Bu Nely datang dengan salah satu siswi dari sekolah lain. “Anak–anak sekarang kita mempunyai teman baru yang bernama Angel, Angel ayo perkenalkan dirimu!“ kata Bu Nely. ”Hai teman-teman nama saya Angel Calista, kalian bisa memanggil, Angel,“ kata Angle dengan gembira. Pada saat istirahat, Fatimah, Dayu, dan Meli pergi istirahat bersama lalu, mereka bertemu dengan Angle “Hai Angle, kamu mau beli makanan, apa?“ Kata dayu. “Gak tau, aku masih bingung mau beli makanan yang mana,” kata Angle dengan perasaan bingung. Akhirnya Fatimah, Dayu, dan Meli mengajak Angle untuk membeli makanan bersama. “Ayo, Angle kamu gak usah bingung kita dapat membeli makanan bersama-sama,” kata Fatimah, Dayu dan Meli. Mareka pun dengan senang hati mengajak Angle untuk
14 | Tim Penulis Siswi MINU Trate Putri Gresik membeli makanan bersama. “Iya teman-teman, makasih, ya,“ kata Angle dengan gembira. Lalu mereka membeli makanan kesukaan mereka bersma–sama dan Angle menjadi bagian dari Persahabatan mereka bertiga. “ Jika kita mau menolong sesama teman maka hidup akan menjadi rukun.” Lomba Tarik Tambang… Saat siswa-siswi sedang sibuk membicarahkan tentang lomba tarik tambang. Fatimah, Dayu, Meli, dan Angle juga ikut membicarahkan lomba tersebut. Lalu, bel berbunyi, “Kring….Kring….Kring”, mereka lalu masuk kedalam kelas. Bu Nely masuk kelas dengan mengumumkan bahwa besok ada lomba tarik tambang, jadi hanya ada beberapa anak yang akan mengikuti lomba tersebut. Dan, dibatasi 5 murid untuk ikut serta lomba tersebut. Fatimah, Dayu, Meli, dan Angle akan mendaftarkan namanya untuk mengikuti lomba tarik tambang. Tapi tinggal satu tempat untuk mendaftarkan diri, lalu Aisyah pun ingin mengikuti lomba tarik tambang. Akhirnya dia mendaftarkan diri untuk mengikuti lomba itu.
Berbeda Itu Indah | 15 Keesokan harinya… “Eh teman-teman kita harus bersiap–siap untuk lomba tarik tambang, agar kita mendapatkan hasil yang terbaik.“ Kata Fatimah yang sangat bersemangat.” Lalu, panitia lomba yaitu guru memanggil Fatimah, Meli, Dayu, Angel, dan Aisyah untuk pergi kelapangan. Mereka akan bertanding dengan kelas yang lain dan pertandingan pun dimulai, “Satu, dua, tiga. Tarik!!“ kata mereka berlima. Lalu mereka mulai menarik tali tambang dan mereka menang. “Yeah, kita menang,“ kata Angle. ”Alhamdulillah, kita dapat memenagkan lomba tarik tambang,“ kata Aisyah dan Fatimah. Lalu bu Nely memberikan hadiah untuk mereka berlima, yaitu pensil, penghapus, dan buku tulis untuk mereka yang menang. Kerja kelompok Pada suatu hari, Bu Nely memberi tugas kepada seluruh murid kelas 6 A. Untuk membuat poster tentang alam secara berkelompok, masing-masing kelompok berjumlah lima anak. Bu Nely membagi kelompoknya, ternyata Fatimah, Aisyah, Meli, Dayu, dan Angle satu kelompok. Mereka gembira karena mereka satu kelompok. Lalu, mereka mendiskusikan
16 | Tim Penulis Siswi MINU Trate Putri Gresik tempat yang digunakan untuk membuat poster. Ternyata rumah Meli yang dijadikan tempat membuat poster, “Temanteman, besok jangan lupa kerumahaku untuk mengerjakan poster tentang alam, ya!“ kata Meli mengingatkan Fatimah, Aisyah, Angle dan Dayu. Pada sore harinya Fatimah, Aisyah, Dayu dan Angle mulai berangkat menuju rumah meli. Sesampainya di rumah Meli, “Ayo, kita mulai mengerjakan posternya, bahanbahannya sudah lengkap.” **Tamat**
Berbeda Itu Indah | 17 Poster Alyssa Amelia Salsawati Pada hari Kamis yang cerah. Semua warga berkumpul untuk menghias kampung, karena besoknya adalah hari kemerdekaan Indonesia. “Apakah semuanya sudah berkumpul,“ ucap Pak RW. “Sudah, pak,” jawab warga. Pak RW yang memulai acaranya. Semua warga mengambil peralatan yang sudah disediakan.
18 | Tim Penulis Siswi MINU Trate Putri Gresik “Wahhh…. ada apa sih, kok rame-rame diluar,” kataku yang baru saja bangun. ”Astahgfirullah, Belva kamu baru bangun, padahal semua orang sudah menghias kampong, malah kamu masih baru bangun tidur,” kata Bunda Belva sambil marah. ”Oh iya, Bun …..hehehe…. aku lupa kalau hari ini ada gotong royong. Aku mandi dulu ya, Bun,“ katanya sambil berlari menuju kamar mandi. Setelah Belva selesai mandi, ia bergegas untuk keluar dan membantu warga menghias kampung. “Eh teman-teman, kita dapat bagian, apa?“ Kataku Belva. “Bagi anak kecil membuat atung, bhin-bhin dan kaka dari kertas lipat,” kata Zahra. Mereka membuat topeng atung, bhin-bhin dan kaka untuk dipakai saat perlombaan 17 Agustus besok. Tetapi ada anak yang ingin mengerjakan semuanya sendiri tanpa dibantu, ia bernama Sindy. Karena dia ingin dipuji oleh semua orang bahwa dia bisa segalanya. “Sini biar aku semua yang kerjain ini,” katanya dengan sombong. ”Tapi kan kita harus kerjain ini bersama, supaya cepat selesai,” kataku kepada Sindy.
Berbeda Itu Indah | 19 Tetapi Sindy tetap memaksakan dirinya untuk mengerjakan semuanya. Saat itu pun Pak RW menghampiri kami. “Ya udah, kalau Sindy mau ngerjain semuanya, kalian bantu bapak–bapak menggantung hiasannya,“ kata Pak RW. “Baik, Pak RW,“ kata kami sambil hormat kepadanya. Beberapa saat kemudian, Sindy kelelahan karena membuat patung hewan asean gamesnya sendiri. “Haduh …. Aku capek. Masa ngak ada anak yang ngebantuin aku, sih…. “ kesal Sindy. Saat Zahra lewat di depan Sindy, “Sindy, kamu ngapain, kok kayak kecapean gitu,“ sindir Zahra kepada Sindy. “Emanya, kamu ngak liat apa aku kecapean,“ jawab Sindy. Semua kertas lipat berseraan di jalanan. Akhirnya Zahra memberitahuku, agar memberitahukan warga untuk membantu Sindy. “Sindy, apakah kamu kelelahan, sini biar bapak aja yang ngerjain,” kata salah satu warga. “Ngak kok pak, aku ngak capek sama sekali,” katanya dengan sombong. Tetapi Sindy sudah terlalu capek dan dia pinsan, warga–warga segera memberikan minyak kayu putih untuk menyadarkan Sindy dari pinsannya.
20 | Tim Penulis Siswi MINU Trate Putri Gresik Setelah beberapa menit, Sindy akhirnya sadar dan minta maaf kepada kami, “Teman –teman ma’afin aku, ya …. Harusnya kita kerjain bersama-sama,“ kata Sindy. “Iya, ngak apa-apa kok… kami udah maafin kamu,” kata teman-teman Sindy. Akhirnya kami selalu mengerjakan sesuatu bersamasama. Jadi manfaat yang kita peroleh dari cerita tersebut adalah jika kita mengerjakan sesuatu bersama, maka akan terasa ringan, sebaliknya jika kita melakukan sendiri maka pekerjaan itu terasa berat. Menolong Teman Saat Kesusahan Saat di sekolah, mata pelajaran yang dijelaskan oleh bu guru sangat sulit. Tetapi, aku senang bisa belajar dengan teman-temanku. Saat itu ada kepala sekolah yang masuk ke kelasku. “Yang bernama Putri, harap menuju ke kantor kepala sekolah,“ kata kepala sekolah. “Iya, bu,“ jawab Putri. Putri adalah anak dari seorang pemulung. Aku tidak sengaja mendengar perkataan ibu kepala sekolah dengan putri. “Putri, kamu sudah tidak membayar uang SPP selama 6 bulan. Kalau seperti ini kamu akan dikeluarkan dari sekolah,“
Berbeda Itu Indah | 21 kata ibu kepala sekolah. Putri terdiam, karena dia tidak punya uang untuk membayar SPP sekolah. Aku pun segera memberitahukan kepada temanku Abil dan Melisya. “Hey, teman-teman kalian tahu gak, Putri sudah tidak bayar uang SPP selama 6 bulan,” kataku. “Jadi, kita harus, gimana?” Tanya Melisya. ”Kita bekerja saja di warung, nanti hasilnya kita tabung. Kalau sudah terkumpul baru kita kasih kepada putri,“ jelas ku. “Ide yang bagus, bagaimana kalau kita mulai bekerja setelah pulang sekolah nanti,” pendapat Abel. “Boleh, juga,” Kataku. Akhirnya, kami memutuskan untuk kerja setelah pulang sekolah. Ketika pulang sekolah, ada lembaran yang bertuliskan: “Lowongan kerja di warung Bu Imah. Hubungi : 0857485760.” Kami sangat senang mendapatkan lowongan pekerjaan yang kami tunggu-tunggu. Kami bergegas menghubungi Ibu Imah, dan akhirnya kami diterima bekerja mulai besok. Kami sudah tidak sabar untuk bekerja besok. Akhirnya kami memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing.
22 | Tim Penulis Siswi MINU Trate Putri Gresik Pada pagi yang cerah, kami berkumpul di rumah Abel, untuk berangkat menuju warung ibu Imah. “Ayo, kita berangkat, nanti malah telat nyampai warung makan Ibu Imah,“ kata Melisya. “Ayo,” kataku dan Abel yang bersemangat. Ketika sampai di warung Bu Imah, kami disuruh untuk melayani orang, mencuci piring dan mengambil makanan yang ada di tempat makanan tersebut, ternyata gaji kami sehari adalah Rp. 100.000. Setelah beberapa minggu, kami menabung, akhirnya terkumpul 3 juta. Dan, cukup untuk membayar SPP yang belum dibayar oleh Putri. Saat di sekolah, aku, Abel, dan Meilsya segera memberikan uangnya kepada Putri. “Terima kasih teman-teman sudah sangat membantuku untuk membayar SPP yang belum aku bayar,“ kata Putri sambil meneteskan air mata. “Sama-sama, kami senang membantu, kamu,“ kataku. Kami bisa mengambil manfaat dari cerita ini, dengan saling membantu satu sama lain tanpa mengharapkan imbalan apa pun. **Tamat**
Berbeda Itu Indah | 23 Berbeda Itu Mengasyikan Readycha Sabrina Zahra Gunawan Pada suatu hari, di Desa Wiringanom terdapat sebuah anak yang sedang bermain, mereka memiliki latar belakang yang berbeda-beda, ia bernama: Nina : Beragama Islam, berasal Jawa Tengah. Dinda : Beragama Katholik, berasal dari Sumatra Barat. Bella : Beragama Hindu, berasal dari Bali. Yura : Beragama Konghucu, berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT).
24 | Tim Penulis Siswi MINU Trate Putri Gresik Walaupun mereka berbeda agama, daerah, tetapi mereka tetap saling menghormati dan menghargai satu sama lain. Mereka selalu bermain bersama-sama, tanpa membedabedakan. Bermain bersama Pada sore hari Nina, Bella, Yura, dan Dinda sedang bermain bersama di lapangan. Mereka sedang bermain Rangku Aiu yang berasal dari Nusa Tenggara Timur, Yura yang mengajarkan pada teman-temannya. Permainan itu sangat mengasyikan, walaupun hanya terbuat dari empat bambu. “Yura, terima kasih ya, sudah mengajarkan kami bermain Rangku Aiu.“ Kata mereka bertiga. “Sama-sama, kita memang harus saling mengenalkan permainan tradisional yang ada di Indonesia,“ kata Yuri. Mereka pun tersenyum senang, dan pulang kerumah masingmasing. Festival Budaya
Berbeda Itu Indah | 25 Pada pagi hari, di desa wiringanom terdapat festival budaya. Bella, Adinda, Yura, dan Nina, ingin mengikuti acara tersebut. Namun, ia tidak tau budaya apa yang ditampikan. “Bagaimana kalau kita menari tari Randai?” Tanya Nina. “Boleh aja tuh, tapi tari randai itu, dari mana?” tanya Bella, Dinda, dan Yura. “Itu berasal dari Sumatra Barat, daerahku,” jawab Nina. Mereka pun mengerti, mereka langsung ganti di rumah Nina. Mereka berlatih sebentar agar terlihat lancar. Akhirnya, mereka pun kagum melihat penampilan mereka berempat. Mereka senang karena dapat mempelajari tari Randai dari Sumatra Barat. Bersatu kita teguh Bercerai kita runtuh Pada malam hari, Yura, Adinda, Bella, dan Nina berkumpul di rumah Bella. Mereka sedang berdo’a bersama sesuai dengan agama masing-masing, ia mendoakan saudara mereka yang Lombok, NTB yang sedang terkena musibah yaitu gempa bumi. “Kasihan ya, saudara kita yang ada di Lombok,“ kata Dinda.
26 | Tim Penulis Siswi MINU Trate Putri Gresik “Iya, semoga tidak kenapa–napa, ya,“ kata Bella. “Iya,” saut Yura. Setelah berdo’a mereka segera pulang ke rumah masing-masing. Bersatu Kita Teguh Bercerai Kita Runtuh Pagi harinya Bella, Dinda, Nina dan Yura sedang menari tari legong yang berasal dari Bali. Bella memimpin tarian tersebut, karena Bella yang hafal tarian tersebut. Setelah menari, Dinda langsung membeli air mineral untuk temantemannya. Sampai akhirnya mereka pun kembali ke rumah masing-masing. Yura mendapatkan infromasi dari Pak RT, bahwa sekarang ada kerja bakti di kampung, tanpa berpikir panjang, Yura langsung memberitahukan pada Bella, Adinda, dan Nina, untuk melaksanakan kerja bakti. Terjalinya persatuan dan kesatuan … Bersatu Kita Teguh Bercerai Kita Runtuh Setelah kerja bakti mereka duduk-duduk santai di rumah Bella. Mereka senang, karena dapat bersatu tanpa membeda-bedakan, mereka saling menghormati dan menghargai. Akhirnya mereka hidup rukun.
Berbeda Itu Indah | 27 **Tamat**
28 | Tim Penulis Siswi MINU Trate Putri Gresik Teman Baru Semut Putri Zahra Ramadhani Sekelompok semut sedang mencari makanan di seberang sungai, karena di sana ada kebun yang sangat luas dan banyak buah-buahan yang segar. Ketika semut ingin menyeberang sungai, tapi ada kapal-kapalan kecil membuat semut berhenti sejenak. Semut berpikir sejenak, tak lama kemudian, si semut mendegar music yang indah dari biola kecil milik belalang. Para semut mencari di mana suara musik itu berasal. Ternyata suara itu berasal dari semak-semak.
Berbeda Itu Indah | 29 ”Oh, ternyata si belalang yang memainkannya!” kata salah satu semut. ”Ahh, tidak masalah!” saut Belalang. “Hei, Belalang yang, baik! mau tidak, kamu kita tumpangi untuk menyeberangi sungai it?“ tanya semut B. ”Tentu saja, boleh!” jawab Belalang. Belalang pun mengantar sekelompok semut menuju kebun itu, dengan memberi tumpangan di punggungnya. Mereka pun sampai dan mengambil beberapa buah kecil. “Belalang, ini kuberi buah strawberry kecil,“ kata semut C. ”Tidak usah, aku sudah makan barusan,“ jawab Belalang. Akhirnya para semut pun kembali ke rumah mereka. Kue Yang Lezat Suatu hari semut L, sedang jalan-jalan dengan Belalang, dan tidak sengaja memasuki rumah manusia. Mereka melihat ada anak yang sedang berulang tahun. Lalu, keluarga kecil anak itu meninggalkan kue coklat itu di atas meja. Si semut dan Belalang berusaha naik meja yang tinggi itu, dan mereka sampai di kue itu. Semut pun langsung mencicipi kue coklat itu.
30 | Tim Penulis Siswi MINU Trate Putri Gresik ”Wah! rasanya lezat sekali! kau harus mencobanya, teman!” kata semut. “Baiklah, aku akan mencobannya!” jawab Belalang. Belalang dan semut L pun makan kue itu, sampai kenyang. “Sepertinya aku harus pulang, dan membawakan untuk teman-temanku!” kata semut L. ”Aku juga,“ saut Belalang. Mereka pun pulang dan membawa potongan kue kecil untuk dibawa untuk teman-temannya. Musim Kemarau Semut E, “Hei, teman-teman besok sudah memasuki musim kemarau, jadi hari ini kita harus mencari makanan yang banyak. Para semut pun mencari makanan. Sedangkan Belalang tidak menghiraukan dan malah memainkan alat musiknya. Dan, para semut tidak sengaja bertemu Belalang. “Hai Belalang, kamu tidak mencari makanan?” tanya semut E. “Tidak! aku akan menghabiskan waktuku untuk bermain music!“ jawab Belalang santai. Musim kemarau pun tiba, lalu semut-semut tidak ada yang keluar. Karena, cuaca yang sangat panas. Sedangkan Belalang mencari makanan dan minuman, karena dia tidak
Berbeda Itu Indah | 31 memiliki makanan atau minuman. Akhirnya, Belalang datang kerumah semut. “Tok–tok–tok.” Semut Z “Siapa, itu?” tanya semut Z. “Ini aku, Belalang!” jawab Belalang. “Masuk lah! Ada apa, kamu kemari?“ tanya semut Z. “Bolehkah, aku minta sedikit makanan?” ucap Belalang. “Tentu saja, boleh!“ jawab semut Z. Lalu Belalang pun bersenang–senang di rumah semut. Tamat
32 | Tim Penulis Siswi MINU Trate Putri Gresik Persatuan Dan Kesatuan Dengan Teman Sabilia Syakib Persahabatan dengan berbeda agama. Angel, Kristen, Chelsea Konghucu, Michel Budha, dan Keyla Islam. Pada saat itu, Keyla dan teman-teman akan membuat mobil hias. Mereka membuatnya di rumah Angel, tetapi ada
Berbeda Itu Indah | 33 anak yang tidak ikut, yaitu Michel. Akhirnya, mereka melanjutkan pergi ke rumah Angel. Beberapa menit kemudian, mereka sampai ke rumah Angel. Angel pun keluar. “Hai teman-teman, mau ngapain,“ kata Angel. “Kita mau membuat mobil hias, untuk dikumpulkan di sekolah, apakah kamu dibolehin sama mama, kamu?” kata teman-teman Angel. “Oh, gak papa, yang penting kegiatan yang baik,“ jawab Angel. Akhirnya mereka membuat mobil hias. Mereka membuatnya dengan cara kerja sama, meskipun berbeda agama. Keyla senang sekali mempunyai teman yang dalam perbedaan dan teman-temannya juga senang jika bekerja sama. Tetapi saat itu Angel tidak bisa membuat mobil hias, akhirnya Angel dibantu dengan Chelsea. Selama 3 jam, akhirnya mereka sudah selesai membuat mobil hias. Keyla dengan teman–temannya senang sekali dapat mengerjakan dengan persatuan dan kesatuan. Manfaat yang didapat dari cerita ini, adalah: - Mempunyai kerukunan sesama teman. - Mempunyai banyak teman. - Mempelajari tentang budaya.
34 | Tim Penulis Siswi MINU Trate Putri Gresik Kami Berbeda, Namun Kami Bekerja Sama Matahari belum tinggi ketika Chelsea, Angel, Mikel dan Keyla bermain di halaman sekolah. Ada yang bermain lompat karet, petak jongkok, congklak di dasar lapangan sekolah, dan sebagaian lagi ikut dalam permainan rangku AIU. Chelsea, Angel memilih ikut permainan rangku Aiu bersama beberapa teman lain. Mereka memang lebih suka dengan permainan olah tubuh di luar ruangan. Baru beberapa hari yang lalu, teman baru mereka, Freny yang memperkenalkan permainan ini. Freny berasal dari Alor Nusa Tenggara Timur. Permainan yang menggunakan tongkat bambu ini adalah permainan anak yang digemari di sana. Chelsea, Angel dan teman-teman di MINU Trate Putri senang sekali mengenal permainan baru ini. “Seru dan menantang!” kata mereka. Anak-anak MINU Trate Putri justru gembira menyambutnya. Perbedaan warna kulit, adat, kebiasaan, bahasa, atau agama tidak mereka anggap sebagai masalah semua akrab bermain bersama. Pernah sekali waktu, ketika Angel bercanda akrab dengan Mikel dan Chelsea. Chelsea berkomentar, “Ih, Mikel
Berbeda Itu Indah | 35 mau–maunya kamu bermain dengan Angel yang berkulit hitam, lho!” ejeknya. “Ah, aku tak pernah pusing dengan warna kulit, tak pernah pusing dengan asal daerah. ”Tiba-tiba, “Hey!! Sesama manusia tidak boleh begitu,“ kata Keyla. “Iya tuh, betul kata, Keyla,” kata Angel. Lima menit kemudian, akhirnya mereka bersatu. “Kita harus bekerja sama dengan baik, tidak boleh mengolok-olok teman.”
36 | Tim Penulis Siswi MINU Trate Putri Gresik Persatuan Dan Kesatuan Athiyah Sya`baniyah “Kalau ada persatuan semua bisa kita kerjakan, jangankan rumah, gunung dan laut bisa kita pindahkan.” (Pramoedya Ananta Toer) Beberapa anak di Desa Kalitengah, memiliki keragaman yang berbeda, mulai dari suku, adat, budaya, serta agama. Di ujung kampung telah di bangun pos ronda, juga teman bermain waktu itu. Lia pergi ke ujung kampung untuk bermain ke taman bersama Nina. Lia dan Nina pun berbeda keragamannya. Lia orang tuanya berasal dari agama Khonghuchu. Jadi, Lia keturunan Khonghuchu. Sedangkan
Berbeda Itu Indah | 37 Nina beragama Islam. Walaupun berbeda agama, tapi mereka saling menghormati dan menghargai perbedaan yang ada. Mereka pergi bermain bersama di taman, sesampainya di sana, ternyata sudah ada Doni dan Doda. Mereka adalah anak kembar, beragama Kristen. Sesuai agamanya, mereka pun pernah bermain dengan teman–teman. Saat hari minggu, waktu itu Doni dan Dodo pernah izin kepada temanya-temanya, karena bertepatan hari baik untuk beribadah, tentu saja teman – teman mengizinkan mereka. Karena mereka pun mengetahui makna persatuan dan kesatuan. Jadi, waktu itu teman Doni dan Dodo menunggu sambil bermain. Setelah Doni dan Dodo kembali atau selesai beribadah, mereka melanjutkan bermain, Mereka pun bermain, permainan tradisional serta modern. Lia : Beragam Khonghuchu Nina : Beragama Islam Doni dan Dodo : Beragam Kristen Ara : Beragama Hindu Rere : Beragam Budah Hari Pertama Duduk Di Sekolah
38 | Tim Penulis Siswi MINU Trate Putri Gresik Saat hari minggu, anak–anak berencana ke rumah Bu Inah, karena sedang sakit. Doni dan Dodi membawa satu ranjang buah-buahan dari ibunya. Sedangkan Lia dan Nina berencana menyumbangkan sedikit uang untuk pengobatan Bu Inah. Saat sampai di rumah Bu Inah, “Tok, tok, tok“ anakanak mengetok pintu rumahnya. “Masuk saja, pintunya tak dikunci,“ saut Bu Inah. Anak–anak pun masuk dengan membawa barang bawaan masing-masing. Waktu itu anakanak melihat Bu Inah berbaring dengan wajah yang muram dan lemas. Hari senin, Bu Inah masuk ke sekolah. Waktu anakanak mengetahui jika Bu Inah masuk, mereka sangat senang. Bu Inah sangat berterimah kasih. Berkat anak–anak Ibu Inah bisa mengajar lagi. Terimah kasih anak-anak. Saat lomba HUT – RI Dan lomba bersih kelas Waktu jam pelajaran, Ibu Dewi memberikan sebuah surat penting khusus lomba untuk muridnya.
Berbeda Itu Indah | 39 Saat itu wali murid berunding untuk kebersihan kelas. “Bagaimana, kalau kita beri warna merah dan putih untuk kelas anak-anak kita sesuai Hut RI,“ Ujar Ibu Nina. Ibu–ibu lain pun setuju. Keputusan
40 | Tim Penulis Siswi MINU Trate Putri Gresik Saat tanggal 17 Agustus 2020 Ibu guru telah memutuskan siapa yang ikut lomba. Tarik tambang : Doni, Dodi, Ara, Rere. Balap karung : Lia, Nina, Dodi. Estafet karet : Doni, Lia, Ara. Ara dan Rere berasal dari agama yang berbeda. Ara : Agama Hindu. Rere : Agama Budah. Meskipun mereka berbeda tetapi tetap bersatu, menghormati dan menghargai. Saat balap karung. “Ayo …..? tarik, Tarik, tarik!!“ cepat tarik!! kita hampir menang!” ujar Doni, Dodi, Ara, dan Rere. Mereka bekerjasama lomba HUT RI, sedangkan yang lain menghias kelas. Saat pengumuman pun tiba. Doni, Dodi, Ara, Rere, Lia, dan Nina adalah kelas 6. Mereka berhasil menang berkat semangat kerjasama. Tamat
Berbeda Itu Indah | 41 Tetap Satu Awinatus Shevi "Persatuan adalah kekuatan. Ketika ada kerja tim dan kolaborasi, hal-hal indah dapat dicapai." (Mattie Stepanek) Pada suatu hari, di SD Wonokromo. Ada 4 sahabat yang berbeda agama, mereka adalah: Adinda : Agama Katholik asal dari Kalimantan Tengah. Jessica : Agama Kristen asal dari Kalimantan Tengah. Salsa : Agama Islam asal dari Jawa Timur. Jeslyn : Agama Konghuchu berasal dari Sulawesi Barat. Dan ada 2 anak kembar yaitu Fina dan Fika agama Hindu berasal dari Riau. Bu Fira : Agama islam berasal Jawa Barat Persatuan Dan Kesatuan Bel masuk berbunyi, ke 4 sahabat memasuki kelas VI A, dan 2 Si kembar juga masuk.
42 | Tim Penulis Siswi MINU Trate Putri Gresik Bu Fira : Anak–anak tanggal 9 September, sekolah kita akan mengadakan festival tari tradisional. Empat anak mewakili kelas 6. Siapa yang ingin mengikuti festival tari tradisional. 4 Sahabat : Kami Bu… kami kan mewakili kelas ini. Bu Fira : Oke … nanti jam 13.00 kalian latihan, ya? 4 Sahabat : Siap Bu…. Fina dan Fika : Oke, kami akan mendukung kalian. Jesyln : Terima kasih ya, kalian meskipun berbeda agama tapi kalian menghargai dan menghormati. Fina dan Fika : Sama-sama. Jam 13.00 pun telah tiba, ke 4 sahabat itu latihan tari Serimpi dari Jawa Tengah… Bermain Bersama Keesokan harinya, kebetulan hari libur. Jessica, Jeslyn, Salsa, Adinda, Fina dan Fika, mereka mendapatkan kesempatan untuk bermain, mainan tradisonal : Salsa : Eh, kita main apa nih! Adinda : Kita main, mainan tradisional, yuk. Semua : Ayo! Fika : Kita bermain Rangku Aiu, yuk. Jeslyn : Rangku Aiu? dari daerah, mana?
Berbeda Itu Indah | 43 Fika : Dri NTT. Jesicca : Oke. Salsa : Gimana, kalau kita bermain Angklik juga, kan lebih seru. Semua : Setuju. Festival Tari Tradisional Keesokan harinya, di sekolah SD Wonokromo, sedang mengadakan festival tari tradisonal. Setiap kelompok menyiapkannya festival pun dimulai. Dimulai dari kelas 4. MC : Sekarang, waktunya kelas 4 yang menampilkan tari yospan dari Papua. 5 menit kemudian MC : Sekarang waktunya kelas 5, yang menampilkan tari saman dari Aceh. 3 menit kemudian MC : Sekarang waktunya kelas 6, yang menampilkan tari indang dari Minangkabau. Pengumuman pemenang pun disampaikan. MC : Kami akan mengambil Juara I. MC : Dan, yang meraih juaranya yaitu kelas …. 6 yang menampilkan tari indang dari Minangkabau. Selamat untuk kelas 6, yang menampilkan sangat sempurna dan bagus.
44 | Tim Penulis Siswi MINU Trate Putri Gresik 4 Sahabat : Alhamdulillah, ini berkat kami yang saling hidup rukun dan kita selalu mencerminkan persatuan dan kesatuan. Yaeyyy… Meskipun mereka berbeda agama, suku, dan budaya, tetapi mereka tetap satu. Bersatu kita teguh , bercerai kita runtuh. Saling bekerjasama Pada suatu hari, di Perumahan Regency, kita kerja bakti bersama. Saling toleransi kita memulai pada pukul 6.00 – 8.00, jadi kita harus saling bekerja sama dan saling hidup rukun sehiongga pekerjaan kita cepat selesai dan ringan jika melakukannya dengan bersama. Tamat
Berbeda Itu Indah | 45 Pengenalan Istana Dina Tata Ilvana Di hutan adalah istana para hewan yang sangat besar. Di sana terdapat Sang Raja Singa, dan Ratu Singa yang sedang mengandung anak keduanya. Ia sangat bahagia karena akan segera bertemu anak yang ada di kandungannya. Lalu ada Putri Tiara yang masih berumur 6 tahun. Ada penasihat Kancil atau si cerdik, kemudian ada harimau yang sudah dianggap
46 | Tim Penulis Siswi MINU Trate Putri Gresik adik oleh Raja. Gajah sebagai pengasuh anak Raja, lalu ada kura-kura penjaga istana dan masih banyak lagi. Saat ayam berkokok, semuanya pun bangun. “Arrghh” Raja Singa terbangun. “Ayah, tolong,“ jerit Tiara yang ketakutan. “Ada apa, Putri,” tanya Gajah si pengasuh. “Ibu, tidak bisa bangun,” jawab Putri. Sang raja segera berlari, mengkhawatirkan istri dan anak yang ada di kandungan istrinya. “Ada apa, saying, kenapa kamu menangis?“ tanya Sang Raja kepada Putri sulungnya. “Maafkan aku, Tuan Raja, jika aku lancang. Putri sedang ketakutan karena Ratu tidak bernafas,” jawab Gajah. “Apa,” kata Raja syok. “Panggilkan tabib, secepatnya,” kata Raja khawatir. “Baik, Raja,” jawab Gajah. Gajah pun sedang mencari Rafki, si tabib pintar. “Rafki, rupanya kau di sini,“ kata Gajah yang sudah sedikit lega. ”Ada apa, Gajah. Kenapa mukamu, pucat,” tanya Rafki. “Ratu, sedang tidak sadarkan diri. Kau harus membantunya.“ Jawab Gajah.
Berbeda Itu Indah | 47 ”Apa! Baiklah Gajah, aku akan membantunya,“ kata Rafki. Kemudian Rafki dan Gajah pun segera menemui Raja. “Raja, aku sudah menemukan Rafki,” kata Gajah. “Rafki, obatilah istriku semampumu. Aku akan memberikan apa pun yang kau mau, Rafki,” kata Raja panic. “Baik, Raja,“ jawab Rafki. “Ibu, bangun ibu, jangan tinggalkan, aku,“ kata Putri sambil menangis. “Sudahlah nak, jangan menangis, ibumu tidak apa–apa,“ kata Raja mencoba menenangkan Putrinya. “Pengasuh, bawa Tiara ke kamarnya,“ kata raja kepada Gajah. “Baik, Raja,“ jawab pengasuh. “Aku tidak mau meninggalkan, ibu,“ kata putri menolak. “Sayang, kamu harus kembali ke kamar. Biar ibu di obati Rafki dan cepat sadar,” kata Raja membujuk putrinya. “Ayo, Putri,“ ajak pengasuh. “Baiklah,“ kata Putri. Selesai mengantar Putri, Gajah betemu Kancil dan Harimau yang sedang bertengkar, “Hei, apa yang kalian lakukan di sini,“ kata Gajah. “Memangnya, kenapa,” tanya Harimau.
48 | Tim Penulis Siswi MINU Trate Putri Gresik “Kalian belum tau, Ratu sedang kritis,“ jawab Gajah. ”Apa!” kata Kancil, langsung berlari menuju kamar, Ratu. “Bagaimana, Rafki,” tanya Raja khawatir. “Ratu, hanya sakit biasa, tubuhnya lemah, karena akan segera melahirkan,“ kata Rafki dengan lega. “Apa Ratu akan melahirkan,“ Tanya Raja. ”Apa!“ kata Kancil tiba-tiba. “Ada apa, kancil, kenapa kau terseyum?“ kata Gajah yang tidak tau apa-apa karena kebingungan mengejar kancil. “Begini gajah, aku kan segera mempunyai momongan, lagi,” seru Raja sambil meneteskan air matanya. “Apa Ratu akan segera melahirkan?“ tanya Gajah senang. ”Berarti aku akan segera memiliki keponakan,“ kata Harimau senang. “Aaah, sakit,” tiba-tiba Ratu terbangun. “Sayang, kamu sudah bangun,“ kata Raja senang. “Tidak apa-apa, Ratu, efek obat sudah bekerja,“ kata Rafki. “Huaaa, ibu,“ teriak Putri dari kamar. “Raja, sepertinya Putri terbangun,“ kata Gajah. “Iya, lebih baik kau ajak dia saja ke sini,“ jawab Raja. ”Baiklah,” kata Gajah pengasuh. “Putri.…,“ panggil Gajah.
Berbeda Itu Indah | 49 “Iya, sebentar,” jawab Putri. “Putri, kau akan mempunyai, adik,“ kata Gajah. “Apa, tapi ibu bagaimana,“ kata Putri khawatir. ”Ratu tidak apa-apa, Putri,” jawab Gajah. “Yeee, aku akan punya adik,“ teriak Putri senang. “Sayang, sudahlah, ayo sana tidur, ini sudah malam,“ kata Raja mengagetkan. ”Baiklah, ayah,” sambut Putri. Lahirnya Sang Pangeran Keesokan harinya, “Oooe” tiba-tiba terdengar suara bayi menangis. Raja pun segera menghampiri istrinya, ” Sebentar tuan, Ratu masih dalam proses persalinan,“ kata penjaga. “Apa, putraku telah lahir,” kata Raja senang. ”Tiara, adikmu telah lahir,” Raja pun berteriak memanggil putrinya. “Hemmm, ayah kenapa berisik?“ kata Putri polos tidak tau apa-apa. “Sayang, adikmu telah lahir,” kata Raja sambil mencium putrinya. ”Apa, adikku sudah lahir,” jawab sang Putri gembira.
50 | Tim Penulis Siswi MINU Trate Putri Gresik “Ayo sayang, kita lihat adikmu,” kata Raja. ”Ayo, Ayah,” jawab Putri. “Sayang, ini adikmu,“ kata Ratu. ”Dia, sangat lucu, Ibu,” kata Putri. ”Bagaimana, kalau kita beri nama dia, kion,“ kata Raja. ”Waah, nama yang bagus, Yah,” kata Putri. Satu Tahun Kemudian “Kakak, kejar aku, ayo,“ kata Kion. “Baiklah,“ jawab Tiara. “Sayang, ayo makan,“ panggil Ratu. ”Baik, Ibu,“ jawab Kion dan Tiara bersamaan. Saat di meja makan ….. “Hai, paman Kura-kura,“ sapa Kion. ”Hai, Nak, apa kabarmu?” jawab paman Kura-kura. “Selamat pagi, semua!” sapa Raja baru bangun tidur. “Ayah, nanti kita main, yuk,“ kata Kion. “Sayang, ayahmu ini sedang banyak pekerjaan,” kata Ratu. ”Tidak apa-apa, nanti kita main,“ kata Raja. “Yeee, Kakak nanti kita main bersama, yuk,” kata Kion. “Iyaa, baiklah apa sih yang tidak untukmu,” kata Tiara.