The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

MAKALAH TERMODINAMIKA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI (DISPENSER)

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by wahyurobbycahyadi, 2022-11-18 20:44:08

MAKALAH TERMODINAMIKA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI (DISPENSER)

MAKALAH TERMODINAMIKA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI (DISPENSER)

Keywords: Termodinamika

PENERAPAN TERMODINAMIKA
DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI DISPENSER

Dosen Pengampu:
Wahyu Robby Cahyadi, M.pd.

Oleh:
Dimas Andrian (22133204009)
KELAS : 1A
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK OTOMOTIF
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS BHINNEKA PGRI
TAHUN 2022

i

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan
rahmatnya penyusun dapat menyelesaikan makalah ini tepat waktu tanpa ada halangan yang
berarti dan sesuai dengan harapan.

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada bapak Wahyu Robby Cahyadi M,pd.
sebagai dosen pengampu mata kuliah Termodinamika Teknik yang telah membantu
memberikan arahan dan pemahaman dalam penyusunan makalah ini.

Kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan
karena keterbatasan kami. Maka dari itu penyusun sangat mengharapkan kritik dan saran
untuk menyempurnakan makalah ini. Semoga apa yang ditulis dapat bermanfaat bagi semua
pihak yang membutuhkan.

Tulungagung, 25 Oktober 2022

Dimas Andrian

ii

Daftar Isi :

KATA PENGANTAR ........................................................................................................................ ii
BAB I .......................................................................................................................................... 1
PENDAHULUAN........................................................................................................................ 1

1.1 Latar Belakang .................................................................................................................. 1
1.2 Rumusan Masalah.............................................................................................................. 1
1.3 Tujuan Penulisan ............................................................................................................... 1
BAB II......................................................................................................................................... 2
PEMBAHASAN .......................................................................................................................... 2
2.1 Pengertian Dispenser.......................................................................................................... 2
2.2 Fungsi Dispenser ................................................................................................................ 2
2.3 Jenis Dan Contoh Dispenser............................................................................................... 2

2.3.1 Dispenser Klasik .......................................................................................................... 2
2.3.2 Dispenser Panas Dan Normal ...................................................................................... 3
2.3.3 Dispenser Panas Normal Dan Dingin ........................................................................... 3
2.4 Cara Kerja Dispenser Sesusai Hukum Termodinamika ..................................................... 3
BAB III ....................................................................................................................................... 6
PENUTUP ................................................................................................................................... 6
3.1 Kesimpulan ........................................................................................................................ 6
3.2 Saran.................................................................................................................................. 6
DAFTAR PUSTAKA .................................................................................................................. 7

iii

Daftar Gambar :
gambar 2 1 dispenser Klasik ..................................................................................................................2
gambar 2 2 Dispenser Panas dan Normal ...............................................................................................3
gambar 2 3 Dispenser Panas Dan Dingin ...............................................................................................3
gambar 2 4 Alat di dalam Dispenser ......................................................................................................4
gambar 2 5 Komponen Pendingin Dispenser .........................................................................................5

iv

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Termodinamika berasal daribahasa Yunani yang terdiridari kata thermos yang berarti

panas dan dynamic yang berarti perubahan. Termodinamika adalah fisika energi, panas, kerja,
entropi dan kespontanan proses. Termodinamika berhubungan dekat dengan mekanika
statistik di mana banyak hubungan termodinamika. termodinamika sudah sangat tidak asing
didalam kehidupan sehari-hari. Beberapa peralatan rumah tangga yang menggunakan konsep
termodinamika contohnya dispenser,ac,kulkas,dll.

Termodinamika telah merubah sistem industri didunia, dari yang mulanya menggunakan
kayu bakar untuk memasak sampai menggunakan listrik untuk memasak. Hal ini karena
termodinamika merupakan hukum-hukum yang menyangkut banyak hal dalam kehidupan
sehari-hari. Salah satu contoh yang paling sederhana adalah Dispenser karena salah satu alat
rumah tangga yang mambutuhkan listrik untuk dapat menjalankan mesin peman bas dan
mesin pendinginnyadanprinsip kerjanyadengan elemen pemanas dan mesin pendingin
(compressor).

1.2 Rumusan Masalah
1. Apa pengertian dispenser itu?
2. Apa fungsi dari dispenser?
3. Apa saja jenis-jenis dari dispenser dan contoh dispenser?
4. Bagaimana cara kerja dispenser sesuai dengan hukum termodinamika?
5. Sebutkan fungsi dan gambar komponen dalam yang menyusun dispenser!

1.3 Tujuan Penulisan
1. Untuk mengetahui pengertian dari dispenser.
2. Untuk mengetahui fungsi dari dispenser.
3. Untuk mengetahui jenis-jenis dari dispenser dan contoh dispenser.
4. Untuk mengetahui cara kerja dispenser sesuai dengan hukum termodinamika.
5. Untuk mengetahui komponen penyusun termodinami
1

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Dispenser
Dispenser adalah salah satu alat rumah tangga yang menggunakan listrik untuk dapat

memanaskan elemen pemanas dan menjalankan mesin pendinginnya. Dispenser ada yang
menggunakan prinsip kerja dengan elemen pemanas dan mesin pendingin (compressor).

Mesin dispenser air minum ditemukan oleh Halsey Willard Taylor dan Luther Haws
pada tahun 1906. Faucet air ini kemudian dipatenkan oleh Luther Haws tahun 1911. Sejak itu
The Halsey Taylor Company and Haws Sanitary Drinking Faucet & Co merevolusi proses air
minum.
2.2 Fungsi Dispenser

Dispenser Biasanya dispenser digunakan untuk memasak air. Saat ini ada pula
dispenser yang dapat memanaskan air maupun mendinginkan air. Dispenser yang dapat
mendinginkan air tersebut menggunakan mesin pendingin yang dapat mendinginkan air.
Mesin pendingin ini biasanya bernama kompresor pendingi
2.3 Jenis Dan Contoh Dispenser
2.3.1 Dispenser Klasik

Dispenser ini tak butuh listrik, tapi memang hanya bisa mengalirkan air bersuhu
normal (suhu ruang).

gambar 2 1 dispenser Klasik

2

2.3.2 Dispenser Panas Dan Normal
Dispenser panas-normal hanya bisa mengalirkan air bersuhu panas dan normal.

Dispenser ini memang sudah dilengkapi dengan pemanas air (heater) yang memakai daya
listrik. Kalau listrik mati, anda hanya bisa mengalirkan air normal saja.

gambar 2 2 Dispenser Panas dan Normal
2.3.3 Dispenser Panas Normal Dan Dingin

Dispenser panas normal dan dingin dapat mengalirkan air dengan tiga suhu, yakni
panas, normal (suhu ruang), dan dingin. Sebab, dispenser ini sudah dilengkapi
dengan fan atau sistem pendingin refigerator (sama seperti kulkas), heater, dan pengatur suhu
yang juga digunakan pada dispenser hot normal.

gambar 2 3 Dispenser Panas Dan Dingin

2.4 Cara Kerja Dispenser Sesusai Hukum Termodinamika
Cara kerja dispenser berhubungan dengan hukum termodinamika pertama yang

berbunyi ”energi tidak diciptakan atau dimusnahkan tetapi dapat diubah dari bentuk satu

3

kebentuk lainnya”.Di dalam dispenser, air mengalir dengan siklus galon tabung untuk
penampung,tabung pemanas,kran,dan gelas.

Proses pemanasan terjadi ketika pada saat air masuk ke dalam tabung pemanas.
Tabung pemanas yang terbuat dari logam yang memiliki sensor suhu, dan dikelilingi oleh
elemen pemanas pada sekitar tabungnya. Sensor suhu bisa membuat pemanas bekerja. Suhu
tinggi dari elemen pemanas dapat membuat air menjadi panas.

Proses pendinginan yang berfungsi dengan cara menyerap suhu tinggi air pada saat air
berada di tampungan. Fan berfungsi sebagai mempercepat pelepasan panas pada air, sehingga
suhu air cuma akan turun sedikit. Selanjutnya, air yang ada di tampungan akan dikeluarkan
melalui kran serta siap untuk dikonsumsi.
2.3 Fungsi Dan Gambar Komponen Dalam Yang Menyusun Dispenser

gambar 2 4 Alat di dalam Dispenser
Nama komponen dan fungsinya :

1. Saklar on/off berfungsi untuk menyalakan Dispenser dan mematikan Dispenser.
2. Thermostat 1 berfungsi untuk mengendalikan suhu air di dalam tangki air.
3. Thermostat 2 berfungsi untuk mengendalikan suhu air di dalam tangki air.
4. Saluran daya utama berfungsi sebagai penyalur daya dari sumber
5. Elemen pemanas berfungsi untuk memanaskan air
6. Saluran air panas berfungsi sebagai tempat menyalurkan air ke dalam tabung

pemanas dan kran air panas.
7. Saluran air normal berfungsi sebagai tempat menyalurkan air ke dalam tabung

pendingin atau kran air normal.

4

8. Pipa pembungan berfungsi sebagai tempat pembungan sisa air yang tidak terpakai.

gambar 2 5 Komponen Pendingin Dispenser
1. Tangki pendingin untuk menampung air untuk proses pendinginan
2. Heatsink TEC atau pendingin peltier

Pada lempengan TEC terdapat dua kabel elektroda. Apabila kepada dua kabel ini
diberikan tegangan DC, maka satu sisi lempengannya akan memancarkan panas,
sedangkan pada sisi yang sebelahnya akan mengabsorbsi panas sehingga efeknya
adalah pendinginan.
3. Kipas penyedot panas berfungsi untuk menyedot panas dalam proses pendinginan.

5

BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Yang diterapkan pada penggunaan dispenser ialah sistem termodinamika, dimana

ketika hendak mengeluarkan air panas maka air diberi panas sehingga suhu air meningkat,
dan ketika menginginkan air dingin suhu diturunkan sehingga air mengalami penurunan suhu.
Keuntungan dari penggunaan dispenser ialah dapat mempermudah kita jika menginginkan air
minum dingin atau panas tanpa melalui berbagai proses yang panjang dan lama. Seperti
mendinginkan di kulkas atau merebusnya sedangkan kerugian dari penggunaan dispenser
yaitu ketika gallon dipasang di dispenser tidak selamanya air itu mengalir, bahkan mungkin
lebih banyak diam dan tidak bergerak. Air yang diam dan tidak bergerak dan terus menerus
menempel disuatu tempat yang sama dalam waktu lama akan memancing timbulnya lumut.
3.2 Saran

Menyadari bahwa penulis masih jauh dari kata sempurna,untuk itu saya persilahkan bagi
bapak dosen untuk memberi saran dan menambahakan apa yang perlu ditambahkan dari
makalah ini.

Dan juga bila ada teman teman ingin menambahkan atau memberi saran juga saya
persilahkan.

6

DAFTAR PUSTAKA

Benny,Nugraha, B (2015). “Smart Dispenser” Dispenser Pintar dengan Pengontrol suhu dan
Penghemat Energi. POLITEKNOLOGI, 14(2), 1-8.

Harahap, P., Adam, M. 2021. Efisiensi Daya Listrik pada Dispenser dengan Jenis Merk yang
Berbeda Menggunakan Inverator. RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi
Tenaga Listrik Komputer), 4(1), 37-42.

Megido, A., Ariyanto, A. 2016. Sistem Kontrol Suhu Air Menggunakan Pengendali Pid. Dan
Volume Air Pada Tangki Pemanas Air Berbasis Arduino Uno. GEMA TEKNOLOGI,
18(4), 21-28.

Singgeta, R.L., Manembu, P.D.K. 2019. Rancang Bangun Dispenser Air Bersih Otomatis
Berbasis Web Menggunakan Teknologi RFID. Jurnal Teknik Elektro dan Komputer,
8(3), 153-160.

Suryantari, R. 2013. Problem Solving dengan Metode Identifikasi Variabel berdasarkan
Skema: Tinjauan terhadap Formulasi Hukum Pertama Termodinamika. Jurnal Fisika
Indonesia, 17(1), 28-31.

7


Click to View FlipBook Version