AKSI NYATA MENGAPA KURIKULUM PERLU
DIUBAH ?
Kalau Kurikulum Berubah, Jangan Mengeluh!
Staf Khusus Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pembelajaran, Hamid
Muhammad mengatakan, perubahan kurikulum adalah satu hal yang tidak dapat
dihindarkan. Masyarakat harus memahami mengapa kurikulum pendidikan sangat
dinamis dan kerap berubah.
Dalam dunia pendidikan adanya kurikulum sangatlah penting. Arah dan tujuan
pendidikan diatur di dalam kurikulum sehingga dalam merancang, melaksanakan, dan
mengevaluasi pembelajaran guru akan berpatokan pada kurikulum yang dipakai di
satuan pendidikannya.
Lantas Apa itu Kurikulum?
Kurikulum merupakan panduan pembelajaran pada satuan pendidikan dimana dapat
dimaknai sebagai titik awal sampai titik akhir dari pengalaman belajar peserta didik.
Kurikulum itu kompleks dan multi dimensi, kurikulum itu dapat diibaratkan sebagai
jantung pendidikan.
Fungsi Kurikulum bagi pendidikan adalah untuk memandu dalam proses belajar peserta
didik.
Komponen Kurikulum menurut Ralph Tyler :
• Tujuan
• Konten
• Metode/cara
• Evaluasi
Apa pentingnya perubahan Kurikulum?
Untuk menyesuaikan dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan zaman.
Kurikulum yang baik adalah Kurikulum yang sesuai dengan zamannya, dan terus
dikembangakan atau diadaptasi sesuai dengan konteks dan karaktersistik peserta
didik demi membangun kompetensi sesuai dengan kebutuhan mereka kini dan masa
depan.
Mengapa kurikulum harus berubah ?
Kurikulum ya memang harus berubah. Mengapa ? tentu saja untuk menjawab
tantangan zaman. Kurikulum tidak dapat dipergunakan dalam satu waktu terus
menerus karena dunia terus berubah. Maka dunia pendidikan sebagai pilar utama
dalam membangun dan mendidik generasi harus pula turut berubah. Terjadinya
pandemi covid saja sudah meluluhlantakkan dunia pendidikan sedemikian rupa. Guru
kesulitan mengajar, murid kesulitan mengerjakan tugas, dan orang tua juga tak kalah
pusing membantu putra-putri mereka belajar.
Kurikulum harus selalu berubah agar sesuai dengan perkembangan zaman, apalagi
masa sekarang ini ilmu pengetahuan dan teknologi informasi telah berkembang
semakin masif dan tak terkendali. Masak ya kita tetap mengajar dengan cara yang
kuno. Tentu itu tidak akan relevan. Pembelajaran juga akan menjadi membosankan.
Bukankah tugas kita untuk menyiapkan para murid menghadapi zaman yang baru ?
zaman yang mungkin sama sekali berbeda dengan zaman kita. Selain itu kurikulum juga
harus mempertimbangkan kebutuhan belajar murid. Sebagai contoh, zaman saya
sekolah komputer baru dipelajari pada masa SMA, itupun hanya sebatas menyalakan,
memetikan dan mengetik saja. Coba lihat anak sekarang, mereka sudah lahir dengan
teknologi di tangannya. Bayi saja sudah pandai memainkan layar gawai. Itulah mengapa
kurikulum juga harus berubah, agar kita dapat menyiapkan generasi yang akan datang
yang visioner dan mampu memandang ke depan.
Seperti ungkapan Ki Hajar Dewantara
“Pendidikan adalah menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak agar
mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik
sebagai manusia, maupun sebagai anggota masyarakat.
Jadi, dapatkah Kurikulum berubah?
Kurikulum oprasional satuan pendidikan harus bersifat dinamis artinya dapat diubah
sesuai perubahan dan perkembangan budaya dan zaman, selain mengikuti zaman yang
sudah diadaptasi sesuai lingkungan geografis.
Kurikulum bersifat dinamis dan terus dikembangkan atau diadaptasi sesuai konteks
dan kebutuhan peserta didik untuk membangun kompetensi sesuai masa kini dan masa
yang akan datang.
Bagaimana untuk mewujudkannya ??
Seluruh komponen masyarakat yaitu peran orang tua, masyarakat dan sekolah harus
menempatkan kebutuhan, pendapat, pengalaman, hasil belajar serta kepentingan
peserta didik sebagai pengembangan Kurikulum karena Kurikulum dirancang untuk
kebutuhan peserta didik.
TERIMA KASIH
SELAMAT BELAJAR DAN TERUSLAH BERPROSES
Mohon bantuan Bapak/Ibu untuk mengisi form di link di bawah ini sebagai respon
umpan balik tentang “Mengapa Kurikulum Perlu diubah”
https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSeLH550Ma3Y-KQmFjAl-
ubLYlePdeIUwTl3lwfamzcB8JMNLg/viewform?usp=sf_link
Terima Kasih.