The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

This book is created by Young Member of UKM- Bahasa FLAT UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 2020 Generation. We as the member of UKM-Bahasa FLAT want to give you a glimpse of UKM-Bahasa FLAT from our seniors perspetcive

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by rafif.fadlurahman, 2021-09-23 14:32:10

Book Of Dialogue Wrapped Up Memories

This book is created by Young Member of UKM- Bahasa FLAT UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 2020 Generation. We as the member of UKM-Bahasa FLAT want to give you a glimpse of UKM-Bahasa FLAT from our seniors perspetcive

Keywords: BOD,ANGMUD 2020,UKM Bahasa FLAT UIN JAKARTA,Anggota MUda 2020,Book Of Dialogue

ANGMUD 2020

2018-2019, dan pada saat ini Kak Ilsyar sudah lepas jabatan
sebagai ketua umum akan tetapi Kak Ilsyar belum menjadi
anggota IAI.

193

ANGMUD 2020

Butterfly Student? Get Organized!

Nama : Toha Abdi Prakoso
Narasumber : Nasrullah Abdul Aziz
Angkatan : 2015
Jurusan : Akuntansi
Jabatan : Divisi Pengembangan Bahasa 2017-2018

Kak Aziz merupakan mahasiswa UIN Jakarta di program
studi Akuntansi, dan Kak Aziz sendiri tidak hanya kuliah
saja. Akan tetapi, selain Kak Aziz sibuk dengan kelas kuliah
nya, Kak Aziz juga menyibukan dirinya mengikuti sebuah
organisasi. Dan organisasi yang diikutin Kak Aziz salah satu
nya merupakan salah satu unit kegiatan mahasiswa
dibawah naungan UIN Jakarta yaitu UKM Bahasa-FLAT.
Kak Aziz bilang UKM Bahasa-FLAT tak hanya berfokus
kepada belajar bahasa asing akan tetapi juga belajar yang
namanya berorganisasi.

Kesibukan Kak Aziz saat ini sedang bekerja di daerah
Jakarta selatan dan menjabat di bidang accounting sesuai
jurusan yang Kak Aziz. Kak Aziz bilang diusahakan jadilah
mahasiswa yang tidak hanya kuliah saja, akan tetapi jadilah
mahasiswa yang aktif di masa perkuliahan, Kak Aziz sendiri
selama menempuh kuliah di UIN Jakarta dia tidak hanya
berfokus ke kuliah akan tetapi ikut organisasi di dalam
kampus ya salah satunya Kak Aziz ikut di organisasi UKM
Bahasa-FLAT.

194

ANGMUD 2020

Tidak hanya itu Kak Aziz juga aktif didalam program atau
kegiatan di luar kampus, seperti volunteer atau pun yang
lainnya. Akan tetapi Kak Aziz tidak mengambil volunteer
sosial, Kak Aziz hanya mengambil volunteer di sebuah
event, Kak Aziz bilang dengan kita mengikuti organisasi
ataupun komunitas diluar kampus. Kita dapat memiliki
banyak relasi, tidak hanya di Internal kampus kita aja, akan
tetapi kita mendapatkan banyak sekali teman dari luar
kampus, yang mana nantinya baik buat kita. Ketika kita
membuat sebuah acara atau apapun itu.

195

ANGMUD 2020

The Irreplaceable Family In Heart

Nama : Trie Artha Rinjani
Narasumber : Niken Triana Putri
Angkatan : 2015
Jurusan : Pendidikan Biologi
Jabatan : Sekertaris Kaderisasi 2018-2019

Kak Niken lahir di Purwokerto, 28 Februari 1997, saat ini
tinggal di Gunung Sindur. Alasan bergabung di UKM
Bahasa-FLAT, salah satunya dapat belajar Bahasa Arab
sehingga saat membaca Al-Quran sudah tahu makna
terjemahannya. Setelah menjadi anggota tetap, Ia belajar
Bahasa Jepang. Menurutnya, tidak apa tidak sesuai
dengan tujuan awal karena masih dapat belajar dan sadar
bahwa belajar bahasa asing itu penting. Ia menjadi staff di
Human Resources Department, kemudian di periode
selanjutnya menjadi sekretaris di bagian yang sama
sebagai pengurus. Terkait management waktu, Ia setiap
hari menulis jurnal harian secara detail dari bangun sampai
tidur kembali serta mencari tahu waktu yang kosong dan
mengalokasikannya. Ketika menjalankan kegiatan kuliah
dan organisasi sekaligus, tentu harus ada yang
dikorbankan. UKM FLAT baginya adalah wadah untuk

196

ANGMUD 2020

mengekspresikan dan mengeksplorasi diri serta tempat
yang tepat. Sistem budaya di FLAT tentu tidak semua
orang setuju terutama saat semasa offline yaitu pulang
larut malam dan adanya latihan fisik. Pesan untuk UKM
Bahasa-FLAT yaitu, Ia menyarankan untuk adaptif dan
menyesuaikan kondisi, di kala pandemi saat ini
kemampuan untuk mengeksplorasi diri bukan halangan.

Ketika Ia mengemban amanah menjadi pengurus tentu
itu sesuatu yang berat, namun tergantung bagaimana
penerimaan diri terhadap jabatan serta penghayatan
dalam menjalankannya. Dibalik itu semua, Ia dapat
berkembang dan belajar dari kesalahan. Suka dan duka
dari sebelum menjadi pengurus dan sesudah yakni
mengerjakan kegiatan bersama-sama dan sesudahnya
dapat menyalurkan nilai-nilai yang baik ke adik-adiknya.
Perasaan lelah tentu ada dan sedihnya lebih kepada
setelah selesai di FLAT, karena rindu momen
kebersamaannya. Kepedulian dan kekeluargaan di FLAT
tidak tergantikan. Ia merasa lebih besar berkembang di
FLAT, kepedulian yang didapatkan sangat berharga dan
anugerah. Dari kelima pilar yang terdapat di FLAT, yang
paling terpenting menurutnya yaitu responsive karena apa
yang diinstruksikan dengan baik kemudian meresponnya
dengan baik maka hasilnya akan baik serta

197

ANGMUD 2020

berkesinambungan dengan pilar lainnya. Pesan dan
harapan yang ingin disampaikan kepada Anggota Muda
2020 ialah jangan sampai ada rasa penyesalan terlebih
tidak serius belajar dan tidak mengikuti kompetisi meski
aktif di FLAT. Meneruskan FLAT itu butuh orang-orang
yang dapat mengurus dengan baik. Harapannya adalah
anggota muda dapat mengembangkan diri, karena jika
hanya mengembangkan organisasi tetapi diri sendiri tidak
berkembang itu hal yang sia-sia.

198

ANGMUD 2020

Precious Memories In The Heart

Nama : Trie Artha Rinjani
Narasumber : Indah Lestari
Angkatan : 2014
Jurusan :Pendidikan Biologi
Jabatan : Sekertaris Kaderisasi 2017-2018

Kak Indah Lestari lahir pada tanggal 26 Juli 1996 di
Serang. Alasan memilih UKM Bahasa-FLAT karena diajak
salah satu teman dan demo UKM FLAT sangat menarik
sehingga ingin meningkatkan skill bahasa. Perjalanan Ia
ketika awal masuk kuliah memang sibuk dan fokusnya
hanya ada di FLAT. Ketika menjadi anggota tetap, Ia
menjabat sebagai staff di Public Relations Departement,
setelah beralih menjadi pengurus menjabat sebagai
Sekretaris di Human Resources Departement. Ia senang
saat menjadi staff karena bertemu dengan orang baru,
bekerjasama dengan pihak luar. Di lain sisi, Ia belum dapat
mengeksplor diri lebih jauh karena saat itu hanya menjadi
staff. Ketika beliau menjadi pengurus, Ia lebih banyak
dapat mengeksplor diri terutama keorganisasiannya dan
dapat memantau perkembangan adik-adik tingkat yang
dididik dimulai dari saat menjalani masa Anthem juga
merasa lebih banyak andil. Ia merasa kesulitan saat harus
belajar kembali seperti adminitrasi karena sebelumnya
berada di Public Relation.

199

ANGMUD 2020

Cara mengatur organisasi yang Ia terapkan yakni mencari
waktu yang rentangnya tidak berbarengan atau cukup
berjauhan. Jika memang dirasa padat atau hectic, maka
dapat membuat tabel prioritas dan menyelesaikan to do
list. Selain itu, membaca ritme terkait kemampuan
mengenal diri sendiri. Semua adalah bagian dari proses,
maka jalani, nikmati, dan lakukan apa yang harus
dilakukan. Ia mengatakan bahwa sistem budaya di FLAT
dengan menempa, ada sisi baik dan buruknya yaitu dapat
membentuk satu angkatan yang sangat kuat di sisi lain
membuat adanya jarak seperti canggung dengan angkatan
atas. Momen yang sangat dirindukan saat kebersamaan
menjadi anggota FLAT yaitu mengerjakan kegiatan dan
menjalani hukuman bersama-sama. Perbedaan yang
terasa setelah menjadi pengurus yaitu menjadi lebih santai
dan tidak terlalu kaku seperti saat sebelum menjadi
pengurus. Pesan yang ingin Ia sampaikan kepada Anggota
Muda 2020, yaitu harus mencoba sebanyak-banyaknya dan
fokus untuk mengembangkan skill. Ketika menjadi
pengurus tentunya pikiran, waktu dan energi akan
tercurahkan dan terbagi dalam menjalankan roda
organisasi. Setidaknya, mempunyai pengalaman mengikuti
perlombaan walaupun dalam lingkup yang tidak luas.
Adanya sistem seleksi alam maka harapan dan tujuan
bertahan di FLAT harus ada.

200

ANGMUD 2020

One Hour With Benazir’16, Talking About Flat

Nama : Wafa Amatullah
Narasumber : Benazir Sitinur Putri Lero
Angkatan : 2016
Jurusan :Komunikasi dan Penyiaran Islam
Jabatan : Anggota Divisi Humas 2018-2019

Benazir Sitinur Putri Lero atau akrab dipanggil Bena
adalah salah seorang mahasiswa jurusan Komunikasi dan
Penyiaran Islam yang merupakan salah satu anggota FLAT
tahun 2016. “FLAT itu keluarga kedua aku sih. Susah, sedih,
seneng bareng”, ungkap wanita yang dulunya merupakan
bagian dari divisi Public Relation itu. Kak Bena mengatakan
jika dirinya masuk FLAT karena memang tertarik untuk
belajar bahasa, di FLAT mengambil Bahasa Inggris serta
Perancis. Kak Bena juga menceritakan momen-momen
yang tak bisa ia lupakan selama di FLAT. “Inget banget tuh
dulu dapet konsekuensi pas jadi angmud disuruh speech di
depan umum, banyak orang. Terus aku juga pernah dapet
tugas wawancara orang asing secara langsung, kita pergi
tuh ke Kota Tua, kebetulan disana banyak turisnya, aku
dapet kesempatan buat wawancara sama orang Jepang,
Turkey, Perancis juga kalo ga salah.” ujarnya.

201

ANGMUD 2020

Kak Bena menceritakan bahwa alasan awal dia ingin
bergabung dengan FLAT adalah temannya, tapi seiring
berjalannya waktu, FLAT menjadi keluarganya dan alasan
untuk tetap stay di FLAT adalah karena banyaknya teman
yang mendukung dan membuatnya bangkit lagi, dari FLAT
juga kak Bena banyak mendapat ilmu dan lingkungan baru.
Bahkan wanita yang bertempat tinggal di Jakarta Selatan
ini mengatakan jika lebih banyak mendapat pengalaman
dan teman-teman yang memiliki solidaritas tinggi hanya di
FLAT. Kak Bena juga menambahkan bahwa hubungan
antar anggota FLAT selalu terjaga erat dengan jangan
sungkan dan malu untuk tanya kabar duluan atau ajak
jalan, always have fun bareng.

Saya juga menanyakan kepada kak Bena perihal sistem
kepengurusan di FLAT. Dia menjelaskan jika kepengurusan
di FLAT dimulai dari anggota muda kemudian anggota
tetap, pengurus, dan akan menjadi Ikatan Anggota
Istimewa (IAI). Ada banyak tantangan yang harus dilalui
ketika menjadi anggota muda dan banyak tugas yang harus
dikerjakan dan dipenuhi untuk menjadi anggota tetap.
Ketika sudah menjadi anggota tetap kita akan
memperdalam bahasa dan skill yang sudah kita pelajari
selama menjadi anggota muda. Kemudian setelah enam
bulan lulus dari UIN, mereka akan disebut sebagai IAI.

202

ANGMUD 2020

Begini Kata Nachdla’14 Tentang Flat

Nama : Wafa Amatullah
Narasumber : Nachdla Waskita Rhaliwaputri
Angkatan : 2014
Jurusan : Matematika
Jabatan : Kepala Bidang Kaderisasi 2017-2018

Nachdla Waskita Rhaliwaputri atau akrab dipanggil
Nachdla adalah salah seorang mahasiswa jurusan
Matematika yang merupakan salah satu anggota FLAT
tahun 2014. “FLAT itu tempat dimana gue nemuin temen
yang bener-bener temen.” ungkap wanita yang dulunya
merupakan kepala bidang dari divisi Human Resource itu.
Kak Nachdla juga mengatakan bahwa first impressionnya
terhadap FLAT adalah ia bisa mempelajari bahasa lain
selain Bahasa Arab dan Inggris saat pengenalan UKM di
Opak, dan itu juga yang menjadi alasannya ingin bergabung
di FLAT yaitu ingin mempelajari Bahasa Mandarin.

Struktur kepengurusan di FLAT, mulai dari BPH, Kabid
per divisi, anggota per divisi itu semua ditentukan oleh
ketua umum dan tiga besar terpilih, mereka akan
bermusyawarah untuk menentukan itu semua, dan itu
semua itu dilihat berdasarkan kinerja kita masing-masing
dan juga melalui pengisian kuisioner. Begitulah kira-kira
jawaban Kak Nachdla saat ditanya tentang siapa yang
berhak menentukan struktur kepengurusan di FLAT.

203

ANGMUD 2020

Saya juga menanyakan apakah FLAT memang
mempunyai jobdesk yang sangat banyak di setiap
periodenya, dan Kak Nachdla menjawab itu semua
tergantung bagaimana pengurusnya, ketika diangkat
menjadi pengurus nanti akan ada rapat kerja, dari situ akan
ditentukan mau ada program apa, melaksanakan kegiatan
apa, setiap periode akan berbeda, tahun ini, tahun kemarin
dan tahun depan akan memiliki kegiatan yang berbeda-
beda.

Menurut Kak Nachdla cara membagi waktu antara kuliah
dan FLAT adalah dengan fokus mengerjakan apa yang
sedang dikerjakan, saat kuliah fokus kuliah, saat FLAT
fokus FLAT. Di akhir perbincangan kita Kak Nachdla
menyampaikan pesan untuk anggota muda 2020. “Kalian
udah sampe sini, udah jauh, mau dilantik jadi angtep, coba
untuk terus jalani tanpa menjadikannya sebagai beban.
Ketika kalian capek, coba cari satu hal yang bisa nguatin
kalian supaya bertahan, gue misalnya masih bertahan ya
karena temen-temen aneh gue yang selalu ada buat gue.
Terus nanti kalian juga bakal nemuin apa yang kalian suka.
pesan dari gue kasih yang terbaik buat FLAT dan ambil apa
yang bisa bikin kalian berkembang.”

204

ANGMUD 2020

Voice From Heart

Nama : Wahyu Agil Assyaugi
Narasumber : Rizky Nur Cholifah
Angkatan : 2015
Jurusan : Manajemen Ekonomi
Jabatan : Anggota Tetap 2016-2017

Kak Rizky Nur Cholifah adalah salah satu anggota tetap senior
dari UKM Bahasa Flat angkatan 2015, tinggal di Bintaro, Jakarta
Selatan dan saat ini Kak Rizky sudah menyelesaikan program
sarjananya yaitu prodi manajemen ekonomi dan saat ini
berprofesi sebagai campaign marketing, ketika masih kuliah
tepatnya pada tahun 2015 dia memutuskan untuk mengikuti
sebuah organisasi, kala itu organisasi menurutnya adalah
sebuah tempat untuk orang-orang berbagi minat yang sama
dengan tujuan tertentu dan bekerja sama untuk mencapainya
sebagai sebuah tim dengan cara yang teroganisir.

FLAT adalah satu dari banyaknya organisasi yang sesuai
dengan opininya ditambah ketertarikannya untuk belajar
bahasa dan dia tahu bahwa FLAT bisa memberikan apa yang ia
cari yaitu organisasi yang bergerak dalam pembelajaran
bahasa. Karena itu FLAT memiliki arti tersendiri baginya yaitu
rumah untuk berbagi cinta, ide, bahkan masalah serta
terhubung dengan orang-orangnya bahkan sampai saat ini ia
masih terhubung dengan orang-orangnya,

205

ANGMUD 2020

tetapi hal yang paling ia suka adalah prosesnya sendiri. cukup
rumit untuk menjelaskannya karena di sisi lain ketika masa FLO
15 dia sedikit terbebani tapi di sisi lain ia sangat menikmati
prosesnya baik indoor atau outdoor tetapi ketika masuk pada
sesi evaluasi yang selalu ada di akhir acara dan saat itu FLO 15
masih memiliki hukuman fisik, pada awalnya ia tidak
menyukainya karena harus melakukan hukuman fisik yang
sangat memakan waktu yang berujung peserta pulang pada
tengah malam dan yang terburuk adalah peserta pulang pada
pukul tiga pagi tetapi bukan itu intinya, proses ini disampaikan
dengan sangat baik serta dengan cara yang unik yang mana
tidak dimiliki organisasi lain karena menurutnya FLAT adalah
organisasi yang bergerak di bidang bahasa bukan bidang fisik
seperti menwa. Tetapi intinya adalah proses dalam berpikir
kritis di dalam prosesnya sendiri dan ia sangat puas dan senang
bergabung dengan FLAT kala itu. Kemudian masa FLO selesai,
naik menjadi anggota muda ketika menjadi anggota muda
perasaan yang dirasakan adalah kesal karena terlalu banyak
rintangan yang dilewati tetapi tetap amat menyenangkan.

Ketika menjadi anggota muda menjalani pendidikan kelas
Bahasa Korea, kelas skill debate dalam waktu singkat dan kelas
writing. Dan pengalaman tak terlupakan ketika menjadi anggota
muda adalah setiap program yang dijalani bersama kaderisasi
karena mereka layaknya orang tua kita ucapnya dan tentunya
ketika YME acara itu sangat mendorong kita untuk berpikir
secara kreatif secara individu dan tim

206

ANGMUD 2020

Lanjut setelah YME naik menjadi anggota tetap, dan
biasanya setelah menjadi anggota tetap langsung menjadi
pengurus tetapi sayangnya Kak Rizky memutuskan untuk
tidak menjadi pengurus karena alasan dan masalah pribadi
dan untuk menjadi pengurus tentu ada proses lagi di
dalamnya tetapi saya tidak begitu ingat ketika masih
menjadi anggota tetap ucapnya.

Kala itu saya mengambil bagian dalam kepanitiaan FLO
dan MUSANG serta festival yang diadakan FLAT tetapi
pastinya tidak ada proses tertentu seperti YME dan
biasanya anda akan dilantik menjadi pengurus saat raker.
Satu hal lagi terkait kepengurusan yaitu bisa memilih dan
bisa juga dipilih mau tidaknya menjadi pengurus, karena
hubungan diantar masing-masing anggotanya baik muda,
tetap, pengurus, bahkan IAI cukup santai walaupun ketika
masih anggota muda cukup canggung. Maka dari itu Kak
Rizky menyarankan agar ketika masih anggota muda
cukup ikuti segala program yang diberikan dengan baik
dan harapan Kak Rizky untuk UKM bahasa FLAT adalah
lakukan segala sesuatunya dengan cinta dan sukacita
karena proses yang akan anda dapatkan sangat penting
dan mahal, dan anda tidak akan pernah menyesalinya.
Good luck.

207

ANGMUD 2020

Remembering Organizational Life

Nama : Wahyu Agil Assyaugi

Narasumber : Muhammad Amrul Haq

Angkatan : 2015

Jurusan : Pendidikan Bahasa Inggris

Jabatan : Sekertaris Umum 2018-2019

Kak Muhammad Amrul Haq merupakan salah satu

anggota tetap senior UKM Bahasa-FLAT angkatan 2015,

saat ini ia sudah menyelesaikan program sarjananya yaitu

prodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) dan sekarang

berprofesi sebagi guru Bahasa Inggris di sekolah Budi

Luhur dan sekarang ia tinggal di Bogor tepatnya di gunung

Sindur bersama istri tercinta ka Syifa Azzahra. Tahun 2015

adalah waktu saat Kak Amrul memutuskan untuk

bergabung ke sebuah organisasi di mana opini organisasi

baginya adalah sekumpulan orang yang memiliki tujuan

yang sama dan terstruktur berbeda dengan komunitas

yang hanya sekedar kumpul tapi organisasi memiliki

keterstrukturan dan program kerja yang akan dicapai.

FLAT merupakan salah satu organisasi yang sesuai dengan

opininya karena sistemnya yang sudah teroganisir dengan

baik. Serta didasari keinginan untuk belajar bahasa

khususnya Bahasa Inggris disertai pula tuntutan jurusan

yang mengharuskan dirinya menguasai Bahasa Inggris

dengan baik ditambah kesukaannya dalam melakukan

conversation dalam Bahasa Inggris di dalam grup chat

208

ANGMUD 2020

karena itu FLAT memiliki arti tersendiri bagi Kak Amrul yaitu
organisasi yang paling dekat dan paling lama ia gerungi sampai-
sampai tidak sadar banyak sekali ilmu yang didapat dari FLAT
bahkan saya mendapat pasangan dari FLAT, ucapnya. Maka dari
itu FLAT dirasa amat berarti baginya karena memberikan
pelajaran, pengalaman yang sangat berharga dan bermanfaat.

Bila melihat ke masa FLO prosesnya amat panjang di mana
kami dididik, belajar indoor di dalam kelas dan outdoor di luar
kelas, selama tiga minggu di saat liburan mulai jam empat sore
belajar sampai jam sembilan malam lanjut evaluasi sampai jam
dua belas malam setiap hari sehingga banyak yang berguguran
dari seratus lima puluh orang menjadi tiga puluh dua orang
tetapi inti dari masa FLO itu adalah belajar segala ilmu yang ada
di FLAT seperti bahasa asing dan skill public speaking,
ucapnya. Selesai FLO naik menjadi anggota muda, selama
menjadi anggota muda mengikuti program kelas 2 bahasa dan
memilih Bahasa Inggris selama pembelajarannya belajar
structur, speaking, dan writing dari awal menjadi angmud
sampai selesai dan pengalaman tak terlupakan adalah ketika
waktu mengadakan YME saat itu acaranya dilaksanakan
sebanyak tiga kali begitu banyak drama dalam pembuatannya
seperti konsep yang berulang kali ditolak , eksekusi acara yang
garing, bingung konsep, walau diakhir semua bisa berjalan
dengan baik dan sempurna.

209

ANGMUD 2020

Selesai YME naik dari anggota muda menjadi anggota tetap,
Kak Amrul menjelaskan setelah menjadi anggota tetap
langsung menjadi pengurus di mana sistem pemilihan
kepengurusannya diawali dengan pemilihan anggota tiga
terpilih diantaranya satu ketua umum dan dua formature dan
tiga terpilih ini yang akan berdiskusi serta menentukan terkait
kepengurusan tentu juga ada sesi wawancara terlebih dahulu
untuk mengetahui ketertarikan anggota lebih ke bagian mana.
Tetapi pada akhirnya akan ditentukan kembali oleh ketua umum
maka semua kepengurusan yang ada di FLAT tergantung pada
ketua umum dan pada saat pertama kali menjadi pengurus Kak
Amrul menjadi staf kebahasaan dan setahun kemudian menjadi
sekertaris umum selesai kepengurusan menjadi IAI di mana
tugasnya untuk mengawasi dan mengajari kepengurusan
selanjutnya sesuai dengan bagian yang dijabat sebelumnya. Hal
ini membuat hubungan antar anggotanya seakan saling
terkoneksi walau secara umum sama dengan UKM lain tapi
kembali lagi ke setiap individunya maka dari itu harapan Kak
Amrul untuk UKM Bahasa-Flat adalah agar semakin maju dalam
artian semakin dikenal dan program serta anggotanya semakin
hebat dengan cara memperkuat individu dahulu setelah itu baru
beri prestasi untuk organisasi bila tidak bisa memberi prestasi
maka berikan tenaga, usaha, pikiran untuk organisasi jangan
berharap untuk diberi tetapi beri untuk organisasi dan do the
best for you best life.

210

ANGMUD 2020

Unexpected Experience

Nama : Wulan Amelia
Narasumber : Dyona Priorita Dwiarso
Angkatan : 2016
Jurusan : Sastra Inggris
Jabatan : Divisi Kebahasaan 2018-2019

Kak Dyona bergabung di FLAT pada akhir semester
pertama di awal tahun 2016. Dimana pada saat itu ia tahu
FLAT karena melihat poster pendaftaran anggota baru
yang menggambarkan orang-orang yang mengenakan
berbagai pakaian tradisional dari berbagai negara yang
membuat ia tertarik dengan FLAT. Terlepas dari itu, ia juga
sangat tertarik dengan Bahasa Inggris. Setelah ia tahu
kalau ada suatu komunitas bahasa asing di kampusnya, ia
memutuskan untuk ikut bergabung di UKM Bahasa FLAT.
Apa yang ia ekspektasikan di FLAT ini nyatanya agak
sedikit berbeda dari yang ia pikirkan sebelumnya. Karena
setelah bergabung menjadi bagian dari FLAT ia
dihadapkan dengan berbagai macam aktivitas organisasi.
Selain belajar bahasa asing, di FLAT ini ia juga belajar
tentang bagaimana membuat dan mengatur suatu acara.
Walaupun begitu, ia menikmati berbagai macam aktivitas
organisasi itu. Dan terkadang ia harus menjalankan tugas
dan tanggung jawab yang cukup berat dan melelahkan,
tetapi ia merasa tugasnya itu menjadi menyenangkan
karena orang-orang yang bekerja bersama

211

ANGMUD 2020

di dalamnya adalah teman-temannya yang juga memiliki
ketertarikan yang sama sehingga terciptanya suatu koneksi
dalam melakukan berbagai hal bersama dan itu yang membuat
ia bertahan di UKM Bahasa FLAT.

Kak Dyona memilih kelas Bahasa Korea karena pada saat itu ia
sering mendengarkan lagu-lagu Korea sehingga Kak Dyona
ingin mengetahui apa isi dan makna dari lagu-lagu tersebut.
Kemudian, ia juga memilih kelas Bahasa Perancis untuk kelas
bahasa yang kedua. Lalu untuk kelas skill ia memilih untuk ikut
bergabung di kelas Debat Bahasa Inggris. Kak Dyona sendiri
awalnya bukanlah tipe orang yang percaya diri untuk berbicara
di depan banyak orang. Sebelumnya ia sempat menolak
beberapa tawaran lomba dan tetapi para senior di FLAT
berusaha untuk meyakinkannya untuk mencoba mengikuti
perlombaan. Ini adalah pertama kalinya bagi Kak Dyona untuk
mengikuti perlombaan debat Inggris karena sebelumnya ia
tidak tertarik dengan debat Inggris ini. Tapi di FLAT ia mulai
untuk mencoba ikut beberapa perlombaan debat, menjadi
tertarik dengan debat, dan hasilnya ia pernah menjadi juara dan
tentunya mendapatkan pengalaman dari perlombaan-
perlombaan tersebut.

Di dalam kepengurusan sendiri ia dipercaya untuk menjadi
pengurus di Departemen Kebahasaan. Dimana departemen ini
tugasnya mengatur kelas bahasa asing dan mengatur dalam
pelaksanaan Language Day

212

ANGMUD 2020

Untuk di FLAT sendiri kepengurusan ini disesuaikan
dengan minat yang kita miliki. Dalam menjalankan kegiatan
FLAT tentunya ia sering berinteraksi dengan para anggota
FLAT yang lain. Angkatan 2016 ia katakan sebagai
angkatan yang santai tetapi jika ada masalah atau ada
susahnya selalu ramai-ramai dan masing-masing kalau lagi
senang. Hal yang berkesan yang ia dapat adalah tentang
kebersamaan dan kekeluargaannya yaitu bisa melewati
hari-hari di FLAT mulai dari belajar bahasa bersama di
kelas bahasa, menjadi panitia di suatu acara, hingga
menjadi pengurus. Kebersamaan itu tumbuh dan mereka
bersama menjadi sebuah keluarga baru. Keluarga yang
dipertemukan lewat sebuah wadah yang sama-sama
memiliki ketertarikan di bahasa dan budaya asing yaitu di
UKM Bahasa-FLAT ini.

213

ANGMUD 2020

Starting From Curiosity

Nama : Wulan Amelia
Narasumber : Dziky Kurniawan
Angkatan : 2016
Jurusan : Komunikasi dan Penyiaran Islam
Jabatan : Administrasi Umum 2018-2019

Awalnya Kak Dziky tahu tentang FLAT karena pamannya
merupakan anggota dari UKM Bahasa-FLAT di tahun 2013.
Kak Dziky dan pamannya sering berdiskusi tentang UKM
Bahasa-FLAT dan pamannya menyarankan Kak Dziky
untuk bergabung di FLAT jika ingin mencari sebuah
keluarga. Dan dari banyaknya cerita itu, Kak Dziky mulai
penasaran juga tentang bagaimana sistem yang ada di
UKM Bahasa-FLAT. Dari rasa penasaran inilah Kak Dziky
akhirnya memutuskan untuk bergabung di UKM Bahasa-
FLAT.

Berbeda dengan yang lainnya yang bergabung di FLAT
karena ingin belajar bahasa dan budaya asing, namun Kak
Dziky memiliki alasan tersendiri yaitu ia ingin tahu
bagaimana sistem di FLAT berjalan. Setelah masa
orientasi, ia hanya berusaha mengikuti proses yang ada
dan tentunya berprogres selama di FLAT. Lalu Kak Dziky
juga sempat mengikuti kelas bahasa yaitu kelas Bahasa
Jepang dan Bahasa Korea.

214

ANGMUD 2020

Alasan ia memilih kedua bahasa ini karena ia penasaran
dan ingin tahu lebih tentang kedua bahasa ini yang sedang
trend pada saat itu. Lalu Kak Dziky juga mengikuti kelas
skill yaitu kelas Speech. Alasannya karena ia ingin tahu
bagaimana berjalannnya kelas itu dan bagaimana mereka
belajar di kelas.

Di dalam kepengurusan, Kak Dziky dipercaya untuk
menjadi pengurus di Departemen Administrasi Umum.
Departemen ini tugasnya seputar pengadministrasian
dokumen di FLAT, seperti surat-menyurat, pengarsipan,
dan mengatur keluar masuknya dokumen di FLAT. Ada
banyak pengalaman yang didapatkan oleh Kak Dziky
selama menjadi bagian dari FLAT, diantaranya cara
bagaimana mengontrol emosi kita, bagaimana kita
bertindak, dan berpikir semuanya itu harus selalu sejalan.
Mungkin bagi anggota muda sistem yang ada di FLAT itu
berat dan banyak yang merasa tidak cocok, tetapi menurut
Kak Dziky kita harus melihat sistem yang ada di FLAT itu
secara lebih luas. Apa yang dilakukan kaderisasi kepada
anggota muda sifatnya selalu abstrak dan yang harus lebih
banyak berpikir itu anggota mudanya sehingga bagi
anggota muda sering terlihat agak tidak masuk akal.
Namun, kita baru akan merasakan hasilnya setelah kita
sudah menjadi anggota tetap nantinya.

215

ANGMUD 2020

Menurut Kak Dziky, hal yang paling terasa dari FLAT yaitu
kebersamaannya, semuanya saling peduli satu sama lain
dan di dalam FLAT gap antar angkatan tidak terlalu
nampak karena semuanya saling support satu sama lain.

Dan untuk kebahasaannya di FLAT ini juga sangat
mendukung bagi yang benar-benar mau berproses untuk
meningkatkan kemampuan bahasa asingnya. Angkatan
2016 digambarkan Kak Dziky sebagai angkatan yang lebih
gampang susah barengnya. Momen yang paling
mengesankan bagi Kak Dziky selama jadi anggota muda
yaitu saat acara orientasi outdoor dimana ia dan teman-
teman angkatannya melakukan segala aktivitas outdoor
secara bersama-sama. Lalu momen berkesan lainnya pada
saat Kak Dziky dan teman-teman angkatannya dilantik dari
anggota muda menjadi anggota tetap. Yang membuat itu
berkesan karena ia ingat bagaimana prosesnya selama
satu tahun kebelakang saat ia menjadi anggota muda
sampai akhirnya dilantik menjadi anggota tetap di UKM
Bahasa-FLAT.

216

ANGMUD 2020

Our Profile



Anggota Muda UKM-Bahasa FLAT atau yang biasa dikenal
dengan Angmud, terbentuk pada 7 Maret 2021. Berlatar
belakang berbeda, jurusan yang tak sama, apalagi tempat
tinggal yang tersebar di seluruh Indonesia. Tapi, kami
bertemu dan menjadi keluarga, di satu organisasi, yaitu
UKM-Bahasa FLAT tercinta.

Sedikit ingin bersuara, Kami, Angmud, bertahan dari
waktu yang lama, dengan rintangan yang tak ada habisnya,
hingga ditinggalnya sekawan yang hanya bukan satu atau
dua. Yang awalnya 100 orang, namun kini tersisa hanya 46
pejuang. Semua itu kami jadikan pembelajaran untuk
tumbuh dan berbunga, untuk berwarna dan menjadi
berharga. Ini kami, yang masih di sini, yang masih berjuang
demi status yang ingin berganti, Anggota Tetap...Kami
datang!
This is Us...

1.Adila Afiani - Ekonomi Syariah
2.Adinda Risty - Hukum Keluarga
3.Afiq Muzaqi - Kimia
4.Alrid Aulin - Pendidikan Bahasa Inggris
5.Amora Fatha Rasaki - Psikologi

217

ANGMUD 2020

6.Anggun Fitri Yani - Farmasi
7. Anisah Luthpi Adawiyah - Pendidikan Matematika
8. Arika Nurfitriah - Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir
9. Arini Eka Sapitri - Pendidikan Matematika
10. Ayu Indah Puspitasari - Pendidikan Bahasa dan Sastra
Indonesia
11. Ayyun Afrahillaila (Ara) - Bahasa dan Sastra Arab
12. Berkah Rahayu Wina Arsasti - Psikologi
13. Dina Fadillah - Kimia
14. Elma Pratiwi - Pendidikan Bahasa Inggris
15. Fadhillah Azzahra Hadi (Lala) - Pendidikan Bahasa Inggris
16. Fakhri Hudzaifah - Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir
17. Fatimah Az Zahra (Farah) - Bahasa dan Sastra Inggris
18. Fatimah Az Zahra (Joy) - Bahasa dan Sastra Inggris
19. Happy Sefbrina Anugrah - Bahasa dan Sastra Inngris
20. Hashifah Syakirah (Chia) - Bahasa dan Sastra Inggris
21. Haura Kaltsum Zahra - Pendidikan Bahasa Inggris
22. Izza Muzaiyanah - Manajemen Dakwah
23. Jihan - Psikologi
24. Kesya Arla Syifani - Bahasa dan Sastra Inggris
25. Maulida Fitriah - Jurnalistik
26. Muhammad Adib - Pengembangan Masyarakat Islam
27. Muhammad Rafi Hidayatullah -Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir
28. Muhammad Rafif Fadlurahman - Teknik Informatika

218

ANGMUD 2020

29. Naela Rosita - Hukum Keluarga
30. Najiah Sephia Maharani (Najea) - Kimia
31. Noni Tasya - Ilmu Keperawatan
32. Olga Nelvina - Bahasa dan Sastra Inggris
33. Rahmi Karmila - Biologi
34. Raisha Najma - Teknik Informatika
35. Rizka Ikhtianti - Pendidikan Biologi
36. Rizky Endrawan - Jurnalistik
37. Sausana Azizah Putri - Psikologi
38. Shella Abniatul Ulumiah - Bahasa dan Sastra Inggris
39. Siti Humairoh (Sihum) - Pendidikan Fisika
40. Siti Tsamratu Ramdiani - Psikologi
41. Sulai Baitul Islamiah - Ilmu Keperawatan
42. Toha Abdi Prakoso - Perbankan Syariah
43. Trie Artha Rinjani - Pendidikan Biologi
44. Wafa Amatullah - Komunikasi dan Penyiaran Islam
45. Wahyu Agil Assyaugi - Tarjamah
46. Wulan Amelia - Akuntansi

For love, UKM-Bahasa FLAT
2021

219

ANGMUD 2020

Narasumber

1.Ainun Nurul Azizah (2015)

2. Alifah Nurrizka Handayani (2014)

3. Annisa Fitri ( 2015)

220

ANGMUD 2020

4. Aprilia Puspitaningrum (2016)

5. Anisa Rizkia Rahayu (2014)
6. Benazir Sitinur Putri Lero ( 2016)

221

ANGMUD 2020

7. Dyona Priorita Dwiarso (2016)

8. Dziky Kurniawan ( 2016)

9. Ellena (2017)

223

ANGMUD 2020

10. Fatimah (2014)
11. Fuzi Inti Daroeni (2015 )

12 .Gita Safitri Ilusi (2016)

224

ANGMUD 2020

13. Hurul Asyifa (2017)
14. Indah Lestari (2014)

15.Jamaliah Hadiroh (2014)

225

ANGMUD 2020

16. Ilal Jalaludin (2017)
17. Lullu'il Maknun (2015)

18. Robby Sefri Pratama (2016)

226

ANGMUD 2020

19. Wardina Faqoth (2014)
20. Surya Egistian (2016)

21. Umu Latifah (2013)

227

ANGMUD 2020

22.Khoiriah (2015)
23. Khoirunisa Linda (2017)

24. Maudi Mardiyati (2017)

228

ANGMUD 2020

22.Mochamad Andi (2015)

23. Muhammad Ilsyar Ridwan (2015)

24. Mutia Wardah (2014)

229

ANGMUD 2020

25. Nachdla Waskita Rhaliwaputri (2014)

26. Nasrullah Abdul Aziz (2015)

27. Niken Triana Putri (2015)

230

ANGMUD 2020

28. Nurdin Alamsyah (2017)
29. Nurhalimah ( 2015)

30. Nurotun Aeni (2015)

231

ANGMUD 2020

31. Rafty Megawati (2017)

32. Rahma Qurrotu A'yun (2014)

33. Shela Yuliani M (2014 )

232

ANGMUD 2020

34. Silvy Wahyu Hasanah (2015)

35. Suci Nurfaidah (2015)

36. Syifa Azzahra (2015)

233

ANGMUD 2020

37. Ulfah Utami (2016)
38. Faizal Azmi (2016)
39. Syifa Putri (2015)

234

ANGMUD 2020

Beberapa foto dari senior tidak kami tampilkan, karena beberapa
dari mereka hanya bersedia melakukan wawancara via chat

235





WRAPPED UP MEMORIES

Buku “Wrapped Up Memories” dibuat untuk menggambarkan usaha kita
sebagai anggota muda dalam menggali informasi mengenai UKM Bahasa
FLAT yang nantinya akan menjadi rumah bagi kita semua. Setelah 6 bulan
bersama-sama menjalani serangkaian proses untuk menjadi bagian dari
UKM Bahasa FLAT, pembuatan buku ini menjadi salah satu bukti bahwa kita
bersungguh-sungguh untuk lebih mengenal organisasi FLAT.

Buku ini berisi gabungan essay seluruh anggota muda yang memuat
cuplikan-cuplikan percakapan antara anggota muda dengan masing-masing
narasumbernya, yaitu dua senior FLAT yang pastinya sudah jauh lebih
berpengalaman dan sudah merasakan banyak suka dan duka di dalam
organisasi ini. Secara garis besar, essay yang dibuat dari percakapan itu
berisikan tiga hal penting, yaitu mengenai sistem keorganisasian, konsep
dan susunan kepengurusan, serta hubungan antaranggota di UKM Bahasa
FLAT. Dengan demikian, buku ini dapat dikatakan sebagai penjelasan ringkas
tentang UKM Bahasa FLAT yang bersumber dari pengalaman dan kenang-
kenangan para senior FLAT.

Apa aja ya kenangannya? Yuk cari tahu dalam buku “Wrapped Up Memories”
by Anggota Muda 2020.


Click to View FlipBook Version