The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

mengetahui kendala dan
solusi alternatif dalam pemecahan masalah. Teknik pengumpulan data
melalui observasi, yaitu mengamati langsung objek yang diteliti.
Berdasarkan hasil pembahasan menunjukkan bahwa proses administrasi
penerimaan siswa baru

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by r14n1611, 2022-06-22 04:11:25

PROSES ADMINISTRASI PENERIMAAN SISWA BARU

mengetahui kendala dan
solusi alternatif dalam pemecahan masalah. Teknik pengumpulan data
melalui observasi, yaitu mengamati langsung objek yang diteliti.
Berdasarkan hasil pembahasan menunjukkan bahwa proses administrasi
penerimaan siswa baru

PROSES ADMINISTRASI PENERIMAAN SISWA
BARU PADA SDIT IBNU ARKOM TANGERANG

Tugas Akhir

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagai Salah Satu Syarat Kelulusan
Program Diploma Tiga Politeknik LP3I Jakarta
Oleh :
Novitasari
180111100013

JURUSAN ADMINISTRASI
PROGRAM STUDI ADMINISTRASI BISNIS

POLITEKNIK LP3I JAKARTA
TAHUN 2021

ABSTRAK

Proses Administrasi Penerimaan Siswa Baru Pada SDIT Ibnu Arkom
Tangerang
Novitasari

( [email protected] )

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana proses administrasi
penerimaan siswa baru pada SDIT Ibnu Arkom, mengetahui kendala dan
solusi alternatif dalam pemecahan masalah. Teknik pengumpulan data
melalui observasi, yaitu mengamati langsung objek yang diteliti.
Berdasarkan hasil pembahasan menunjukkan bahwa proses administrasi
penerimaan siswa baru pada SDIT Ibnu Arkom sudah sesuai dengan
prosedur standar peranan dan kewenangan yang diberikan kepada
pegawai seperti yang tercantum dalam job description. Kendala yang terjadi
dari proses administrasi penerimaan siswa baru yaitu panitia yang tidak
selalu berada di ruangan front office, calon siswa yang keberatan mengenai
biaya masuk, miskomunikasi antara calon siswa dengan pihak sekolah, dan
kebersihan yang mempengaruhi minat calon siswa. Akibat dari kendala
tersebut bisa menghambat proses pekerjaan menjadi tidak efektif dan
efisien. Solusi yang dilakukan yaitu mengkoordinasikan dengan bagian lain
atau guru yang sedang tidak ada jadwal mengajar, mengadakan potongan
biaya masuk, memberikan informasi secara pribadi ke calon siswa, dan
memberikan pengarahan untuk menjaga kebersihan sekolah.

Kata Kunci : Proses, Administrasi, Penerimaan, Siswa Baru

v

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa
atas segala berkat dan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan
Tugas Akhir (TA) ini tepat pada waktunya.

Sebagaimana ketentuan yang berlaku di Politeknik LP3I Jakarta, bahwa
mahasiswa tingkat akhir diharuskan menyusun dan memaparkan Tugas
Akhir (TA) sebagai salah satu persyaratan penyelesaian pendidikan
Politeknik LP3I Jakarta Program D3. Untuk itu penulis melakukan observasi
dari bulan Januari 2021 di SDIT Ibnu Arkom Tangerang, kemudian
meyusun laporan hasil pengamatan tersebut dalam bentuk TA ini di bawah
bimbingan Ibu Rahayu Tri Utami, M.Si.

Dengan kerendahan hati penulis mengucapkan terima kasih kepada semua
pihak yang telah terlibat dalam mendorong dan membantu penulis dalam
pelaksanaan penyusunan pelaporan Tugas Akhir, khususnya kepada :

1. Direktur Politeknik LP3I Jakarta, Akhwanul Akmal, S.P., M.Si.
2. Wakil Direktur Bidang Akademik, Dra. Euis Winarti, M.M.
3. Wakil Direktur Bidang Non Akademik, Teddy Setiady, M.Kom.
4. Wakil Direktur Bidang Pemasaran, Rini Mardikawanty, S.Kom., M.A.
5. Ketua Jurusan Administrasi, Mujtabah Fatururrahman, M.M.
6. Kepala Bagian Pembelajaran dan Laboratorium, Dedi Mizawar, S.E.
7. Kepala Bagian Bahasa, Utep Sobarli, M.Pd.
8. Kepala Bagian Agama, Subly Abbas, M.E.Sy
9. Dosen Pembimbing Tugas Akhir, Rahayu Tri Utami, M.Si. yang

bersedia membimbing penulis dalam menyusun Tugas Akhir di
tengah kesibukannya.
10. Kepada Kepala Sekolah SDIT Ibnu Arkom Tangerang, Bapak
H.Ahmad Zaki Mubarok R, S.Pd.

vii

11. Kepada Bagian Operator dan seluruh Panitia Penerimaan Siswa Baru
(PSB) SDIT Ibnu Arkom Tangerang.

12. Kepada seluruh Dosen Politeknik LP3I Jakarta kampus Sudirman
yang telah mengajarkan penulis pengetahuan tentang ilmu dan bisnis.

13. Kepada Orang tua dan keluarga tercinta yang telah memberikan
dukungan moril maupun spiritual beserta do‟anya.

14. Teman-teman yang selalu memberikan dukungan dan bantuannya.
15. Semua pihak yang selalu dalam menyelesaikan tugas akhir ini yang

tidak dapat penulis sebutkan satu persatu.
Untuk semua bimbingan, petunjuk dan dorongan yang telah diberikan
penulis mengucapkan banyak terima kasih. Semoga semua kebaikan
Bapak/Ibu mendapat balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT.
Akhir kata penulis berharap semoga Tugas Akhir ini dapat bermanfaat
bagi kita semua, khususnya bagi perusahaan dan mahasiswa Politeknik
LP3I Jakarta.

Jakarta, 01 Mei 2021
Penulis

(Novitasari)

viii

DAFTAR ISI

Hal

HALAMAN JUDUL ...................................................................................... i
PENGESAHAN NASKAH TUGAS AKHIR ..................................................ii
PENGESAHAN UJIAN TUGAS AKHIR ....................................................iii
SURAT KETERANGAN KEASLIAN TUGAS AKHIR .................................iv
ABSTRAK .................................................................................................. v
SURAT KETERANGAN PERUSAHAAN ...................................................vi
KATA PENGANTAR ................................................................................. vii
DAFTAR ISI ...............................................................................................ix
DAFTAR GAMBAR ................................................................................... xii
DAFTAR LAMPIRAN ............................................................................... xiii

BAB I PENDAHULUAN....................................................................... 1
1.1 Latar Belakang Masalah ................................................... 1
1.2 Alasan Pemilihan Objek .................................................... 3
1.3 Tujuan dan Manfaat Penulisan.......................................... 3

1.3.1 Tujuan Penulisan .................................................... 3
1.3.2 Manfaat Penulisan .................................................. 3
1.4 Rumusan Masalah ............................................................ 4
1.5 Batasan Masalah .............................................................. 5
1.6 Metodologi Penulisan........................................................ 5
1.6.1 Studi Kepustakaan (Library Research) ................... 5
1.6.2 Studi Lapangan (Field Research) ........................... 5
1.7 Sistematika Penulisan....................................................... 6

BAB II TINJAUAN PUSTAKA............................................................... 8
2.1 Proses............................................................................... 8

2.1.1 Pengertian Proses .................................................. 8
2.2 Administrasi....................................................................... 9

2.2.1 Pengertian Administrasi.......................................... 9

ix

2.2.2 Unsur-unsur Administrasi ....................................... 9
2.2.3 Fungsi Adminstrasi Pendidikan ............................ 10
2.3 Penerimaan..................................................................... 10
2.3.1 Pengertian Penerimaan ........................................ 10
2.4 Siswa Baru ...................................................................... 11
2.4.1 Pengertian Siswa.................................................. 11
2.4.2 Karakteristik Siswa ............................................... 11
2.4.3 Hak dan Kewajiban Siswa .................................... 12

BAB III PROFIL PERUSAHAAN ......................................................... 13
3.1 Sejarah Singkat dan Perkembangan Lembaga............... 14
3.2 Visi dan Misi Sekolah Islam Terpadu Ibnu Arkom ........... 16

3.2.1 Visi........................................................................ 16
3.2.2 Misi ....................................................................... 16
3.3 Aspek Kegiatan Usaha.................................................... 16
3.4 Struktur Organisasi ......................................................... 18
3.5 Deskripsi Kerja ................................................................ 20

BAB IV PEMBAHASAN ....................................................................... 26

4.1 Proses Administrasi Penerimaan Siswa Baru Pada
SDIT Ibnu Arkom ............................................................ 26

4.2 Hambatan-hambatan yang Dihadapi dalam Proses
Administrasi Penerimaan Siswa Baru Pada SDIT Ibnu
Arkom ............................................................................. 34

4.3 Solusi-solusi yang dilakukan dalam Menanggulangi
Hambatan-hambatan dalam Proses Administrasi
Penerimaan Siswa Baru Pada SDIT Ibnu Arkom ........... 35

BAB V PENUTUP ............................................................................... 37
5.1 Kesimpulan..................................................................... 37
5.2 Saran .............................................................................. 38

x

DAFTAR PUSTAKA
BIODATA PENULIS
LAMPIRAN

xi

DAFTAR GAMBAR

Gambar 3.1 : Struktur Organisasi ........................................................... 19
Gambar 4.1 : Alur Proses Administrasi Penerimaan Siswa Baru............ 26
Gambar 4.2 : Buku Agenda Penerimaan Siswa Baru (PSB)................... 27
Gambar 4.3 : Formulir pendaftaran......................................................... 29
Gambar 4.4 : Biodata Siswa ................................................................... 29
Gambar 4.5 : Formulir Biaya Masuk Sekolah (BMS) .............................. 30
Gambar 4.6 : Surat Pernyataan Komitmen ............................................. 30
Gambar 4.7 : Formulir Data Pokok Peserta Didik (DAPODIK)................ 31

xii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 : Cover Brosur
Lampiran 2 : Form Persyaratan

xiii

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin meningkat
di era globalisasi saat ini menuntut tersedianya sumber daya manusia
yang berkualitas, karena bersaing dengan bangsa lain memerlukan
sumber daya manusia yang baik dan berkualitas, untuk mewujudkan
hal tersebut maka diperlukan pendidikan. Pendidikan merupakan hal
yang penting dalam proses pembangunan nasional yang dapat
menentukan perkembangan dan pertumbuhan ekonomi suatu negara.
Pendidikan juga merupakan suatu investasi dalam pengembangan
sumber daya manusia untuk meningkatkan keterampilan, dan
kecerdasan masyarakat Indonesia dalam mengelola sumber daya
alam yang dimiliki negara. Pendidikan formal yang diberikan di
sekolah tentu melewati tahap awal yaitu administrasi.

Administrasi pendidikan merupakan suatu proses pengurusan dan
pemberian layanan yang dilakukan oleh sekelompok orang terkait
dengan segala yang dibutuhkan dalam suatu organisasi untuk
mencapai tujuan organisasi tersebut. Administrasi yang baik akan
mempermudah setiap prosesnya dan memberikan hasil yang
memuaskan pada tujuan yang ingin dicapai.

Dalam administrasi pendidikan, siswa menjadi unsur utama yang
sangat penting dalam kegiatan pengajaran di sekolah agar
tercapainya tujuan pendidikan. Lembaga pendidikan didirikan untuk
kepentingan peserta didik, sebagai tonggak generasi penerus bangsa
di masa depan. Karena generasi muda terutama peserta didik adalah

cerminan bagaimana berdirinya suatu bangsa di masa yang akan
datang.

Adanya kesadaran tentang betapa pentingnya pendidikan ini
mendorong orang tua siswa atau siswanya sendiri untuk berlomba
mencari sekolah yang terbaik sewaktu dilaksanakannya proses
penerimaan siswa baru. SDIT Ibnu Arkom Tangerang menjadi salah
satu sekolah terpilih, karena adanya pelatihan tingkah laku dan budi
pekerti menurut tuntunan agama. Anak-anak diajarkan bagaimana
caranya berperilaku baik sesuai ajaran agama islam dan melatih
kecerdasan anak dalam hal mengingat sesuatu yang sudah diajarkan.

Kegiatan penerimaan siswa baru merupakan kegiatan yang dilakukan
secara rutin oleh sekolah pada setiap tahun ajaran baru. Saat ini
belum banyak sekolah di Indonesia yang menerapkan sistem
penerimaan siswa baru secara online. Dengan dikembangkannya
secara online akan mempermudah proses pendaftaran, proses
pendataan administrasi menjadi lebih cepat, efektif dan efisien baik
dalam hal waktu, tempat, biaya, maupun tenaga. Akan tetapi, sistem
secara online memiliki jangkauan yang luas, sehingga membuat calon
pendaftar hanya sampai ditahap bertanya dan tidak melakukan tahap
lanjutan karena berbeda domisili. Ada beberapa sekolah yang sudah
menerapkan sistem tersebut, tetapi masih menerapkan juga sistem
secara offline. Banyaknya calon siswa yang merasa kesulitan dalam
mendaftar secara online, sehingga membuat para calon siswa dan
orang tuanya memilih melakukan pendaftaran secara offline atau
langsung mendatangi sekolah. Sekolah-sekolah yang melakukan
proses penerimaan siswa baru secara offline tetap menerapkan
protokol kesehatan yang berlaku dan menjaga jarak sesuai ketentuan
pemerintah.

2

Maka atas dasar uraian-uraian di atas menjadi dasar bagi penulis
untuk mengetahui dan memahami lebih dalam kegiatan penerimaan
siswa baru , dengan memilih judul “PROSES ADMINISTRASI
PENERIMAAN SISWA BARU PADA SDIT IBNU ARKOM
TANGERANG”.

1.2 Alasan Pemilihan Objek

Adapun alasan pemilihan tempat observasi karena penulis ingin
mengetahui bagaimana proses administrasi penerimaan siswa baru
yang dilakukan oleh SDIT Ibnu Arkom Tangerang dan adanya
kemudahan dengan diperbolehkannya menggunakan data yang
tersedia oleh perusahaan tersebut.

1.3 Tujuan dan Manfaat Penulisan

1.3.1 Tujuan Penulisan

1. Untuk mengetahui proses administrasi penerimaan siswa
baru yang dilakukan oleh SDIT Ibnu Arkom Tangerang.

2. Untuk mengetahui hambatan-hambatan yang dihadapi
dalam proses administrasi penerimaan siswa baru pada
SDIT Ibnu Arkom Tangerang.

3. Untuk mengetahui solusi-solusi yang dilakukan dalam
menanggulangi hambatan-hambatan dalam proses
administrasi penerimaan siswa baru pada SDIT Ibnu Arkom
Tangerang.

1.3.2 Manfaat Penulisan

Penulis berharap agar ini dapat bermanfaat bagi beberapa
pihak antara lain :

3

1. Bagi SDIT Ibnu Arkom Tangerang
Laporan ini dapat dijadikan sebagai tambahan informasi
secara objektif kepada sekolah, mengenai kegiatan
penerimaan siswa baru yang telah dilaksanakan, sehingga
sekolah dapat meningkatkan kinerja panitia dan tenaga
pengajar dalam menjalankan kegiatannya.

2. Bagi Dunia Pendidikan
Laporan ini dapat digunakan sebagai informasi, khasanah
wacana ke Perpustakaan serta dapat digunakan sebagai
referensi penelitian selanjutnya tentang proses administrasi
penerimaan siswa baru.

3. Bagi Penulis
Dalam laporan Tugas Akhir ini dapat mengaplikasikan ilmu
yang didapat pada bangku kuliah di Politeknik LP3I Jakarta
Kampus Sudirman Tangerang. Selain itu menambah
wawasan peneliti mengenai hal-hal yang berkaitan dengan
proses adiministrasi penerimaan siswa baru pada SDIT
Ibnu Arkom Tangerang.

1.4 Rumusan Masalah

Berdasarkan judul diatas, maka penulis merumuskan masalah pada :

1. Bagaimana proses administrasi penerimaan siswa baru pada SDIT
Ibnu Arkom Tangerang ?

2. Apa saja hambatan-hambatan yang dihadapi dalam proses
administrasi penerimaan siswa baru pada SDIT Ibnu Arkom
Tangerang ?

3. Apa saja solusi-solusi yang dilakukan dalam menanggulangi
hambatan-hambatan dalam proses administrasi penerimaan siswa
baru pada SDIT Ibnu Arkom Tangerang ?

4

1.5 Batasan Masalah

Batasan masalah dilaksanakan agar dalam penelitian sesuai dengan
tujuan, terarah, dan tidak meluas. Oleh karena itu, penulisan hanya
membatasi pada masalah Poses Administrasi Penerimaan Siswa
Baru dikarenakan penulis hanya melakukan observasi pada bidang
tersebut.

1.6 Metodologi Penulisan

Dalam penyusunan penelitian ini ada beberapa cara teknik yang
digunakan dalam memperoleh data-data yang berhubungan dengan
Tugas Akhir, dan adapun metodologi yang digunakan dalam penelitian
tersebut adalah sebagai berikut :

1.6.1 Studi Kepustakaan (Library Research)

Metode ini bertujuan untuk mencari literature yang berisi teori-
teori yang berkaitan dengan masalah yang akan dibahas dalam
penelitian. Dalam hal ini pengumpulan data diperlukan
pedoman seperti referensi yang berhubungan dengan
penulisan laporan tugas akhir.

1.6.2 Studi Lapangan (Field Research)

Dalam metode ini untuk memperoleh data memerlukan
beberapa cara, di antaranya :

1. Observasi
Observasi adalah pengamatan langsung terhadap kegiatan
yang diteliti. Untuk melengkapi data yang diperoleh, maka
dilakukan pengamatan mengenai kegiatan yang
berlangsung di perusahaan tersebut.

5

2. Dokumentasi
Mengumpulkan data dengan cara melihat dan
menggunakan laporan dari prosedur yang terdapat dalam
perusahaan.

1.7 Sistematika Penulisan

Dalam penulisan ini, penulis membagi organisasi karangan ke dalam
5 bab, setiap bab terdiri atas beberapa bagian yang dirinci dengan
bagian yang lebih kecil.

BAB I : PENDAHULUAN

Dalam bab ini penulis mengemukakan tentang latar
belakang masalah, alasan pemilihan objek, tujuan
dan manfaat penulisan, rumusan masalah, batasan
masalah, metodologi penulisan, dan sistematika
penulisan.

BAB II : TINJAUAN PUSTAKA

Merupakan dasar dari teori ilmu pengetahuan sebagai
pelengkap yang berkaitan dengan pokok
permasalahan. Pada bab ini diuraikan mengenai
pengertian proses, pengertian administrasi, unsur-
unsur administrasi, fungsi administrasi, pengertian
penerimaan, pengertian siswa baru, karakteristik
siswa, serta hak dan kewajiban siswa.

BAB III : PROFIL PERUSAHAAN

Dalam bab ini diuraikan tentang segala sesuatu yang
terkait dengan sejarah singkat perkembangan
perusahaan, visi dan misi, aspek kegiatan usaha yang
dilakukan, struktur organisasi, dan deskripsi kerja dari

6

BAB IV setiap bagian yang ada pada struktur organisasi SDIT
BAB V Ibnu Arkom Tangerang.

: PEMBAHASAN

Pada bab ini penulis melakukan kajian mengenai
Proses Administrasi Penerimaan Siswa Baru pada
SDIT Ibnu Arkom Tangerang. Hambatan-hambatan
yang dihadapi dalam Proses Administrasi
Penerimaan Siswa Baru dan solusi yang dilakukan
dalam menghadapi hambatan atau masalah tersebut.

: PENUTUP

Bab ini berisi tentang kesimpulan dan saran-saran
yang berguna dan bermanfaat bagi perusahaan
sebagai bahan masukan dalam pengambilan
keputusan yang mendatang.

7

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Proses

2.1.1 Pengertian Proses

Menurut Sudaryono (2017:15) mengungkapkan bahwa :
“Proses adalah metode atau cara sistematis dalam melakukan
atau menangani suatu kegiatan”.

Sedangkan menurut Inu Kencana Syafiie (2019:12)
mengungkapkan bahwa :

“Proses adalah suatu kumpulan aktifitas pekerjaan yang
seharusnya terstruktur, tersistem, harmonis, dan teratur
sesuai dengan ruang dan waktu yang saling kait
mengkait untuk mengolah dan cara menyelesaikan
masalah tertentu yang selanjutnya menghasilkan
sesuatu keluaran ataupun pelayanan tertentu sesuai
dengan keahlian dan sumber daya tersedia”.

Adapun menurut Arini Tathagati (2017:20) mengungkapkan
bahwa :

“Proses Bisnis dapat didefinisikan sebagai kumpulan
aktivitas atau proses yang berlangsung di dalam
organisasi / perusahaan dari awal hingga akhir, saling
berkaitan secara logis, dan dilakukan untuk mengatur
sumber daya dalam rangka menciptakan nilai tambah
bagi organisasi / perusahaan”.

2.2 Administrasi

2.2.1 Pengertian Administrasi

Menurut Khaerul Umam (2019:12) mengungkapkan bahwa :

“Secara etimologi, administrasi berasal dari kata ad dan

ministrate yang berarti melayani, membantu, memenuhi,

melaksanakan, menerapkan, mengendalikan,

mengarahkan, menyelenggarakan, menghasil gunakan,

mengelola, mengatur, mengurus, mengusahakan,

mendayagunakan”.

Menurut Irham Fahmi (2019:1) mengungkapkan bahwa :

“ Administrasi adalah sebuah bangunan hubungan yang
tertata secara sistematis yang membentuk sebuah
jaringan yang saling bekerjasama satu sama lainnya
untuk mendukung terwujudnya suatu mekanisme kerja
yang tersusun dan mencapai tujuan yang diharapkan”.

Sedangkan menurut Sjamsiar Sjamsuddin Indradi (2016:2) :

“Administrasi (terjemahan bahasa latin) berarti adalah
suatu kegiatan yang bersifat memberikan pelayanan
atau servis sesuai dengan kebijakan yang ditentukan
oleh yang memberikan tugas, kewajiban, dan tanggung
jawab kepadanya”.

Menurut The Liang Gie (1983) dalam Supriyanto (2016:31)

menyatakan bahwa administrasi adalah sebagai proses

penyelenggaraan dalam setiap usaha kerja sama untuk

mencapai tujuan tertentu.

2.2.2 Unsur-unsur Administrasi

The Liang Gie menyebutkan kedelapan unsur administrasi
dalam Sjamsiar Sjamsuddin Indradi (2016:17) sebagai berikut :

1. Organisasi
2. Manajemen
3. Tata hubungan komunikasi

9

4. Kepegawaian
5. Keuangan
6. Perbekalan
7. Tata usaha perkantoran dan perwakilan/hubungan

masyarakat

2.2.3 Fungsi Adminstrasi Pendidikan

Menurut Tatang (2017:50) Administrasi pendidikan berfungsi
melakukan kegiatan yang perlu dilaksanakan dalam rangka
pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Fungsi-fungsi
administrasi pendidikan adalah sebagai berikut :

1. Perencanaan pendidikan;
2. Pengorganisasian pendidikan;
3. Pemberian pengarahan pendidikan;
4. Pengoordinasian pendidikan;
5. Pengawasan pendidikan;
6. Penyampaian laporan pendidikan;
7. Penyusunan anggaran belanja pendidikan;
8. Penggerakan kependidikan;

2.3 Penerimaan

2.3.1 Pengertian Penerimaan

Menurut Syarifuddin Pandiangan (2017:72) mengungkapkan
bahwa : “Penerimaan adalah siklus kerja dimulai dari
penerimaan yang dilanjutkan dengan penempatan atau
penyimpanan barang dan jasa”.

Sedangkan menurut Desi Eri Kusumaningrum, Djum Djum
Noor Benty, dan Imam Gunawan (2019:16) mengungkapkan :
“PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) adalah penerimaan

10

peserta didik pada sekolah dari sekolah yang jenjangnya
setingkat lebih rendah”.

2.4 Siswa Baru

2.4.1 Pengertian Siswa

Menurut Sardiman (2018:111) Menyatakan bahwa “Siswa atau
anak didik adalah salah satu komponen manusiawi yang
menempati posisi sentral dalam proses belajar-mengajar”.

Menurut Suwardi dan Daryanto (2017:1) mengungkapkan
bahwa :

“Siswa adalah komponen masukan dalam sistem
pendidikan, yang selanjutnya diproses dalam proses
pendidikan, sehingga menjadi manusia yang berkualitas
sesuai dengan tujuan pendidikan nasional”.
Dari beberapa pendapat para ahli di atas bisa disimpulkan
bahwa siswa adalah subjek utama dalam pendidikan yang
mendapatkan pengajaran dari guru di sekolah.

2.4.2 Karakteristik Siswa

Menurut Sardiman (2018:120-121) Karakteristik siswa adalah
keseluruhan kelakuan dan kemampuan yang ada pada siswa
sebagai hasil dari pembawaan dan lingkungan sosialnya
sehingga menentukan pola aktivitas dalam meraih cita-citanya.
Adapun karakteristik siswa yang dapat memengaruhi kegiatan
belajar siswa antara lain :

1. Latar belakang pengetahuan dan taraf pengetahuan;
2. Gaya belajar;
3. Usia kronologi;
4. Tingkat kematangan;
5. Spektrum dan ruang lingkup minat;

11

6. Lingkungan sosial ekonomi;
7. Hambatan-hambatan lingkungan dan kebudayaan;
8. Inteligensia;
9. Keselarasan dan attitude;
10. Prestasi belajar;
11. Motivasi dan lain-lain;

2.4.3 Hak dan Kewajiban Siswa

1. Hak Seorang Siswa
Menurut Suwardi dan Daryanto (2017:4-6) Setiap peserta
didik pada suatu satuan pendidikan mempunyai hak-hak
berikut :
a. Mendapat perlakuan sesuai dengan bakat, minat, dan
kemampuannya.
b. Mengikuti program pendidikan yang bersangkutan atas
dasar pendidikan.
c. Berkelanjutan, baik untuk mengembangkan
kemampuan diri maupun untuk memperoleh pengakuan
tingkat pendidikan tertentu yang telah dibakukan.
d. Mendapat bantuan fasilitas belajar, beasiswa, atau
bantuan lain sesuai dengan persyaratan yang berlaku.
e. Pindah ke satuan pendidikan yang sejajar atau yang
tingkatnya lebih tinggi.
f. Sesuai dengan persyaratan penerimaan peserta didik
pada satuan pendidikan yang hendak dimasuki.
g. Memperoleh penuaian hasil belajarnya
h. Menyelesaikan program pendidikan lebih awal dari
waktu yang ditentukan.
i. Mendapat pelayanan khusus bagi yang menyandang
cacat.

12

Secara umum dalam proses belajar mengajar peserta didik
mempunyai hak-hak sebagai berikut :
a. Hak Belajar
b. Hak Pelayanan
c. Hak Pembinaan
d. Hak Memakai Sarana Pendidikan
e. Hak Berbicara dan Berpendapat
f. Hak Berorganisasi
g. Hak Bantuan Biaya Sekolah

2. Kewajiban Seorang Siswa
Menurut Suwardi dan Daryanto (2017:6-7) Peserta didik
selain memiliki hak yang harus diterima, juga mempunyai
kewajiban yang harus dipenuhinya. Setiap peserta didik
berkewajiban untuk :
a. Ikut menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan,
kecuali bagi peserta didik yang dibebaskan dari
kewajiban tersebut sesuai dengan peraturan yang
berlaku;
b. Mematuhi semua peraturan yang berlaku;
c. Menghormati tenaga kependidikan;
d. Ikut memelihara sarana dan prasarana serta kebersihan,
ketertiban, dan keamanan satuan pendidikan yang
bersangkutan.
Secara umum kewajiban peserta didik dapat dijabarkan
sebagai berikut :
a. Kewajiban Belajar
b. Kewajiban Menjaga Nama Baik Sekolah
c. Taat Tata Tertib
d. Kewajiban Biaya Sekolah
e. Kewajiban Kerja Sama

13

BAB III

PROFIL PERUSAHAAN

3.1 Sejarah Singkat dan Perkembangan Lembaga

SDIT Ibnu Arkom Tangerang adalah sekolah dengan konsep
pendidikan berbasis perkembangan anak. Dengan kurikulum domain,
seluruh kegiatan pembelajaran dengan tematik terpadu yang
memperhatikan sistem tubuh dan diarahkan untuk membangun 18
sikap mulia (Program Karakter Mulia Ibnu Arkom) mutu, hormat, jujur,
bersih, kasih sayang, sabar, syukur, ikhlas, disiplin, tanggung jawab,
rajin, berfikir positif, ramah, khusyu, rendah hati, istiqomah, taqwa,
qana’ah dan juga 10 kecerdasan jamak (kecerdasan bahasa,
kecerdasan logic matematika, kecerdasan musikal, kecerdasan
kinestetik, kecerdasan spasial, kecerdasan interpersonal, kecerdasan
intrapersonal, kecerdasan naturalis, kecerdasan eksistensial,
kecerdasan spiritual).

Sekolah Islam Terpadu Ibnu Arkom berdiri sejak tahun 2012, didirikan
oleh H. Abdurrahman dan Hj. Kokom Komariyah dan didampingi oleh
Drs.Ust.H. Abdul Kholiq dan Hj. Siti Sumiyati, S.Pd yang terletak di
jalan Pondok Rt 01/03 Sindang Panon Kecamatan Sindang Jaya
Kabupaten Tangerang. Pada tanggal 26 maret 2012, yaitu awal
berdirinya Sekolah Islam Terpadu membuka layanan pendidikan TK
(Taman Kanak-Kanak) Islam Terpadu Ibnu Arkom.

Pada tahun 2014, Sekolah Ibnu Arkom semakin berkembang dan
membuka jenjang pendidikan tingkat SD (Sekolah Dasar) dengan
program unggulan Tahfidz Al-Qur’an sebanyak 2 juz, yaitu juz 29 dan
30. Setelah melakukan inovasi dan memakai jasa konsultan sekolah

di tahun 2016, program tahfidz ditingkatkan menjadi 5 juz. Dan di
tahun 2018, pada tanggal 1 november Sekolah Ibnu Arkom membuka
jenjang pendidikan tingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama) Tahfidz
Al-Qur’an dengan target hafalan 15 juz dan Program Tahfidz 30 juz
serta membuka Pesantren Ibnu Arkom yang diresmikan secara
langsung oleh Dr.H.Ustadz Abdul Somad, LC, MA.

Seiring berjalannya waktu, Sekolah Ibnu Arkom melakukan banyak
perubahan yang signifikan mulai dari Program Pelatihan Guru,
Program Pelatihan Orang Tua, hingga Program Pembelajaran Al-
Qur;an, Kitab Amtsilati, dan Program Pembelajaran Umum. Sekolah
Ibnu Arkom memberikan pendidikan yang membangun kemampuan
pola berfikir anak secara menyeluruh pada berbagai aspek kehidupan
dengan sangat rinci, bukan sekolah konfensional yang hanya terpaku
pada nilai akademis anak saja. Namun, Sekolah Ibnu Arkom
difokuskan agar anak menjadi pandai dan cinta belajar.

Di sekolah Ibnu Arkom, anak-anak belajar menggunakan metode
sentra yaitu anak akan bergabung ke kelompok sentra yang berbeda
setiap harinya untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman
baru, dan juga untuk membangun daya berfikir abstrak yang tinggi dan
dapat meningkatkan kualitas dalam hidupnya setiap hari.

Setiap guru Ibnu Arkom dituntut untuk memberikan perhatian penuh
kepada setiap anak didiknya, setiap guru juga memperhatikan
kemampuan serta tingkah laku anak dari kegiatan main anak. Maka
dari itu, sekolah Ibnu Arkom sangat memperhatikan rasio jumlah guru
dan siswanya. Setiap guru maksimal mengajarkan 10 siswa (TK), 12
siswa (SD), dan 15 siswa untuk tingat SMP, dengan begitu akan
mempermudah guru untuk mengawasi dan mengontrol
perkembangan siswa. Selama proses belajar mengajar seluruh guru

15

dilarang keras untuk memberikan perintah, larangan, atau marah
kepada siswa.

3.2 Visi dan Misi SDIT Ibnu Arkom Tangerang

3.2.1 Visi

Menjadi Lembaga Pendidikan Islam berkualitas dalam
mendidik generasi muslim cerdas, sholeh, berprestasi sebagai
pemimpin di masa depan.

3.2.2 Misi

1. Merekayasa dan mendesign untuk melinnierkan
2. Misi Penciptaan Manusia (Kebutuhan Zaman)
3. Misi Rasul (Kebutuhan Dakwah)
4. Misi Keluarga (Kebutuhan Orang Tua)

3.3 Aspek Kegiatan Usaha

Sekolah Dasar Islam Terpadu Ibnu Arkom Tangerang adalah sebuah
lembaga pendidikan yang mempunyai visi dalam mendidik generasi
muslim yang cerdas, sholeh, berprestasi dan menerapkan program
hafalan Al-Qur’an. Adapun beberapa program yang dilakukan oleh
sekolah Ibnu Arkom, yaitu :

1. Program Unggulan

Program unggulan adalah uraian langkah-langkah yang dilakukan
dalam proses pembelajaran agar tujuan sekolah tercapai. Setiap
sekolah pasti memiliki program yang diunggulkan dalam sekolah
tersebut, begitu juga dengan SDIT Ibnu Arkom Tangerang yang
mempunyai program unggulan yang dilakukan sebagai berikut :

a. Tahfidz Al-Qur’an 5 juz
b. Tahfidz Al-Qur’an 30 juz (takhosus)

16

c. Pendidikan karakter
d. Ibnu Arkom Leader Club (program pembinaan berkarakter)
e. Hafalan hadits dan doa sehari-hari

2. Program Pembiasaan

Adapun kegiatan yang dijadikan program pembiasaan ini untuk
membiasakan siswa atau anak didik terhadap hal-hal yang baik
sesuai ajaran islam dan mendisiplinkan waktu yang mereka miliki.
Beberapa program pembiasaan yaitu :

a. Reading time
b. Sholat dhuha berjamaah
c. Makan Bersama
d. Sholat zhuhur berjamaah
e. Tadarus berjamaah
f. Aksi karakter

3. Kegiatan Ekstrakulikuler

Kegiatan ekstrakulikuler yang dijadikan sebagai tempat
pengembangan potensi anak didik dapat memberikan dampak
positif terhadap pendidikan anak tersebut. Kegiatan ini juga akan
menambah ilmu pengetahuan dan pengalaman, serta membuat
anak didik bisa mengembangkan bakat dan kemampuan yang
dimilikinya. Adapun kegiatan ekstrakulikuler yang ada di Ibnu
Arkom sebagai berikut :
a. Marawis
b. Ju-jitsu
c. Tilawah
d. Seni lukis
e. Fun English and Arabic
f. Memanah
g. Sains Club

17

3.4 Struktur Organisasi
SDIT Ibnu Arkom Tangerang mempunyai struktur organisasi dalam
kegiatan usahanya, yaitu struktur organisasi yang menjelaskan
tentang kerja antar bagian serta mengatur fungsi dan tanggung jawab
masing-masing bagian. Organisasi adalah struktur hubungan yang
menyelesaikan pekerjaan. Struktur organisasi yang dibentuk harus
membantu perusahaan mencapai tujuan jangka pendek dan jangka
Panjang.
Pembentukan suatu organisasi membutuhkan suatu struktur untuk
memudahkan proses-proses yang ada dalam organisasi secara efektif
dan efisien. Oleh karena itu, sekolah Ibnu Arkom mempunyai struktur
organisasi dimana berbagai bagian saling berkaitan sehingga dapat
bekerja sama untuk mencapai tujuan organisasi. Secara garis besar
struktur organisasi Sekolah Dasar Islam Terpadu Ibnu Arkom
Tangerang adalah seperti pada halaman berikut.

18

3.5 Deskripsi Kerja

Adapun uraian tugas setiap bagian dalam struktur organisasi Sekolah
Dasar Islam Terpadu Ibnu Arkom Tangerang adalah sebagai berikut :

1. Ketua Yayasan
Uraian tugas tanggung jawab :
a. Menetapkan kebijakan umum yang ada pada sekolah
b. Menyetujui serta mengesahkan keputusan dan rencana kerja
c. Membuat keputusan mengenai pengangkatan dan
pemberhentian petugas sekolah
d. Memantau keadaan sistem sekolah

2. Kepala Sekolah
Uraian tugas dan tanggung jawab :
a. Menyusun perencanaan
b. Mengorganisasikan kegiatan
c. Mengarahkan, mengendalikan, dan mengkoordinasikan
kegiatan
d. Melaksanakan pengawasan
e. Menentukan kebijaksanaan
f. Mengadakan rapat pengambilan keputusan
g. Mengatur proses belajar mengajar
h. Mengatur administrasi ketatausahaan, kesiswaan, ketenagaan,
sarana dan prasarana, dan keuangan

3. Operator
Uraian tugas dan tanggung jawab :
a. Memasukan data ke dalam situs yang sudah dibuat
b. Membuat dan mengirim data sekolah, guru dan peserta didik
kepada dapodik
c. Menguasai proses penggunaan peralatan TIK (Teknologi
Informasi dan Komunikasi)

20

4. Bendahara BOS
Uraian tugas dan tanggung jawab :
a. Menyiapkan, mengelola, dan mempertanggungjawabkan
anggaran pendapatan dan pengeluaran sekolah yang
berorientasi pada program pengembangan sekolah secara
transparan.
b. Menggali sumber dana dari pemerintah, masyarakat, orang tua
siswa dan sumbangan lain yang sah
c. Mengembangkan kegiatan sekolah yang berorientasi pada
income generating activities
d. Mengelola akutansi keuangan sekolah
e. Membuat aplikasi dan proposal untuk mendapatkan dana dari
penyandang dana
f. Melaksanakan pelaporan pertanggungjawaban penggunaan
keuangan sekolah secara akuntabel

5. Tata Usaha (TU)
Uraian tugas dan tanggung jawab :
a. Melaksanakan administrasi sekolah secara teratur dan tertib
b. Mencatat surat masuk dan keluar secara teratur
c. Membuat surat-surat yang diperlukan sekolah
d. Menyimpan arsip surat-surat dan dokumen sekolah
e. Mengerjakan buku induk siswa maupun pegawai sekolah
f. Penyediaan peralatan dan perlengkapan sekolah

6. Wakasek Kurikulum
Uraian tugas dan tanggung jawab :
a. Memberdayakan tenaga kependidikan sekolah agar mampu
menyediakan dokumen-dokumen kurikulum
b. Memfasilitasi guru untuk mengembangkan standar kompetensi
setiap mata pelajaran

21

c. Memfasilitasi guru untuk menyusun silabus setiap mata
pelajaran

d. Memfasilitasi guru memilih buku sumber yang sesuai untuk
setiap mata pelajaran

e. Mengarahkan tenaga kependidikan untuk Menyusun rencana
dan program pelaksanaan kurikulum

f. Membimbing guru dalam mengembangkan dan memperbaiki
proses pembelajaran

g. Menggali dan memobilisasi sumber daya pendidikan
h. Mengidentifikasi kebutuhan bagi pengembangan kurikulum

lokal
i. Mengevaluasi pelaksanaan kurikulum
j. Membantu kepala sekolah dalam pembagian tugas mengajar

guru
k. Menyusun kalender pendidikan
l. Membuat jadwal pembelajaran

7. Wakasek Kesiswaan
Uraian tugas dan tanggung jawab :
a. Mengelola penerimaan siswa baru
b. Mengelola pengembangan bakat, minat, kreatifitas, dan
kemampuan siswa
c. Mengelola sistem bimbingan dan konseling secara sistematis
d. Memelihara disiplin siswa
e. Menyusun tata tertib siswa
f. Mengupayakan kesiapan belajar siswa (fisik dan mental)
g. Mengelola sistem pelaporan perkembangan siswa dan
mengkoordinasikan studi lanjut
h. Membina kegiatan kesiswaan
i. Mengelola kegiatan ekstrakurikuler

22

8. Wakasek Sarana Prasarana
Uraian tugas dan tanggung jawab :
a. Mengidentifikasi spesifikasi sarana dan prasarana sekolah
b. Merencanakan kebutuhan sarana dan prasarana sekolah
c. Mengelola program perawatan preventif, pemeliharaan, dan
perbaikan sarana dan prasarana sekolah
d. Mengupayakan ketersediaan dan kesiapan sarana dan
prasarana
e. Mengelola administrasi sarana dan prasarana sekolah
f. Memonitor dan mengevaluasi pendayagunaan sarana dan
prasarana sekolah
g. Mengkoordinir pembuatan daftar penambahan/pengurangan
sarana dan prasarana sekolah

9. Wakasek Humas
Uraian tugas dan tanggung jawab :
a. Memperkenalkan pentingnya sekolah kepada masyarakat
b. Memberikan informasi dan menyampaikan ide gagasan kepada
masyarakat
c. Mendapatkan dukungan yang dibutuhkan untuk
pengembangan sekolah, serta bantuan moral dan finansial
d. Memberi masyarakat informasi tentang konten dan
implementasi rencana sekolah
e. Membantu menangai laporan atau keluhan dari para orang tua
siswa
f. Memperkuat kerjasama antara keluarga dan sekolah dalam hal
mendidik anak-anak

10. Koordinator Tahfidz
Uraian tugas :
a. Membuat pemetaan tahfidz yang harus dikuasai siswa dalam
semester

23

b. Membuat format penilaian dan pencapaian target tahfidz yang
dicapai peserta didik

11. Perpustakaan
Uraian tugas dan tanggung jawab :
a. Menata ruangan perpustakaan dengan rapi dan teratur
b. Mendata jumlah buku perpustakaan
c. Merencanakan program kegiatan perpustakaan
d. Mendistribusikan buku-buku perpustakaan kepada para siswa
e. Membukukan keluar masuknya buku perpustakaan
f. Memelihara keutuhan dan kelengkapan buku perpustakaan

12. Usaha Kesehatan Sekolah
Uraian tugas dan tanggung jawab :
a. Melakukan pendidikan kesehatan
b. Melakukan penyuluhan kesehatan siswa dan guru
c. Pelayanan kesehatan
d. Pemeriksaan kesehatan umum dan gigi
e. Pembinaan lingkungan sekolah sehat
f. Membuat laporan status kesehatan siswa setiap semester
g. Membuat laporan riwayat kesehatan siswa pada akhir tahun

13. Lab. Komputer
Uraian tugas dan tanggung jawab :
a. Media pembelajaran guru dan siswa
b. Pusat penyimpanan data
c. Inventarisasi hardware dan software
d. Maintenance hardware dan software
e. Melaksanakan administrasi lab komputer

24

14. Guru
Uraian tugas dan tanggung jawab :
a. Menandatangani daftar hadir, hadir dan meninggalkan kelas
tepat waktu
b. Menguasai kurikulum dan materi pelajaran
c. Membuat program tahunan pada awal tahun pelajaran, dan
program semester pada awal semester
d. Membuat persiapan mengajar (RPP) dan silabus
e. Melaksanakan praktik untuk mata pelajaran yang memerlukan
praktik
f. Melaksanakan ulangan harian dan ulangan blok, serta remedial
g. Memeriksa setiap pekerjaan atau latihan siswa serta
mengembalikannya secepatnya
h. Membantu pelaksanaan kegiatan ekstrakulikuler
i. Melaksanakan bimbingan dan konseling kepada siswa
siswinya
j. Mengisi dan menandatangani jurnal kelas
k. Mencatat kehadiran dan ketidakhadiran siswa setiap kelas
l. Memeriksa kebersihan, kerapian dan kelakuan anak setiap saat
m. Menciptakan suasana yang kondusif dan harmonis dalam
mendukung proses belajar mengajar
n. Melaksanakan semua tugasnya secara tertib dan teratur

15. Satpam/Penjaga Keamanan Sekolah
Uraian Tugas :
a. Berada di sekolah sesuai waktu yang ditentukan
b. Mengamankan sekolah dari gangguan pencurian/kebakaran
c. Berkomunikasi dengan polisi atau lembaga yang terkait dengan
keamanan
d. Selalu berada ditempat selama jam dinas

25

c. Panitia menjelaskan informasi mengenai program sekolah,
pembelajaran siswa, dan biaya masuk sekolah.

2. Memberikan informasi tentang sekolah
Panitia penerimaan siswa baru akan menjelaskan tentang program
unggulan seperti hafalan Qur’an dan hadist nabi, kegiatan harian
yang akan dilakukan siswa, dan pembelajaran metode sentra yang
diterapkan oleh SDIT Ibnu Arkom Tangerang. Kemudian panitia
akan memberikan informasi terkait biaya masuk sekolah dan
menjelaskan perihal biaya tersebut.

3. Apakah calon pendaftar tertarik
Setelah memahami informasi mengenai program atau kegiatan
sekolah dan biaya masuknya, calon pendaftar beserta walinya
akan memutuskan untuk melanjutkan pendaftaran atau tidak. Jika
calon pendaftar dan walinya tidak tertarik dan memilih untuk tidak
melanjutkan maka administrasinya hanya sampai tahap ini, dan
jika pendaftar tertarik dan ingin melanjutkan pendaftaran panitia
akan menyampaikan calon pendaftar untuk membeli formulir
pendaftaran dan kegiatan administrasi selanjutnya.

4. Membeli formulir pendaftaran
Jika calon pendaftar dan walinya sudah memutuskan untuk
mendaftar dan memenuhi standar usia minimal, tahap selanjutnya
yaitu pembelian formulir pendaftaran seharga Rp 200.000. Untuk
pengisian formulir pendaftaran dapat dipandu oleh panitia atau
bisa juga dibawa pulang oleh calon pendaftar. Adapun yang harus
diisi oleh calon pendaftar dalam formulir pendaftaran adalah
sebagai berikut :

28

d. Foto copy KTP orang tua
e. Wawancara orang tua dengan sekolah
f. Mengikuti tes tertulis dan observasi tahapan perkembangan

6. Wawancara orang tua dan observasi calon siswa
a. Wawancara orang tua
Wawancara kepada orang tua akan diajukan langsung oleh
kepala sekolah. Dan beberapa pertanyaan yang disampaikan
mengenai hal-hal berikut :
1) Usia calon siswa
2) Alamat tinggal
3) Pendidikan selama di rumah
4) Sekolah sebelumnya
5) Penghasilan orang tua
6) Jarak antara rumah dan sekolah
7) Kesediaan untuk mengikuti program sekolah
8) Kesediaan untuk mengikuti aturan sekolah
9) Kesediaan untuk membayar biaya sekolah sepenuhnya
10) Kesediaan mendampingi calon siswa selama di rumah agar
selaras dengan program sekolah

b. Observasi calon siswa
Adapun untuk observasi siswa, kegiatan yang akan diberikan
yaitu :
1) Pengenalan jajaran guru yang ada di SDIT Ibnu Arkom
Tangerang kepada peserta didik
2) Pengenalan beberapa pembelajaran yang akan mereka
pelajari ketika sudah menjadi siswa di SDIT Ibnu Arkom
Tangerang
3) Tes BTQ (Baca Tulis Qur’an)

32

7. Menyelesaikan Biaya Masuk Sekolah (BMS)
Setelah panitia melakukan wawancara orang tua dan observasi
siswa, maka calon siswa diharuskan melunasi biaya masuk
sekolah sebagai berikut :
a. Uang pendaftaran sebesar
1) Rp. 8.900.000,- (delapan juta sembilan ratus ribu rupiah)
2) Yang meliputi :
a) Dana Sumbangan Pendidikan (DSP)
(1) Penambahan dan perbaikan sarana dan prasarana
sekolah
b) Kebutuhan siswa
(1) Seragam sekolah
(2) Paket pembelajaran
(3) Bahan pembelajaran dan penunjang pembelajaran
(4) Alat peraga edukatif
(5) Buku raport
(6) Paket BTQ Tilawati
c) Kegiatan siswa
(1) Program kegiatan selama satu tahun
(2) Outing class/outbound
(3) Perpustakaan
(4) Parenting orang tua
(5) PTS dan PAS
(6) Camp Qur’an
(7) Perayaan Hari Besar Islam (PHBI)
(8) Perayaan Hari Besar Nasional (PHBN)
(9) SPP bulan Juli dan Ekstrakurikuler

SDIT Ibnu Arkom memberikan biaya khusus bagi calon siswa yang
memiliki ketentuan di bawah ini :
a. Beasiswa bagi anak yatim

33

b. Discount Rp. 1.000.000,- bagi yang membayar lunas di bulan
Desember-Maret

c. Beasiswa 30% biaya DSP bagi siswa pararel
d. Beasiswa 50% biaya DSP bagi siswa lulusan TKIT Ibnu Arkom
e. Pembayaran BMS dapat diangsur sampai bulan Juni

Calon siswa yang sudah melakukan pembayaran Biaya Masuk
Sekolah (BMS) akan mendapatkan kwitansi dari Tata Usaha (TU)
dan sudah terdaftar sebagai siswa SDIT Ibnu Arkom.

8. PRESTASI
PRESTASI (Pekan Orientasi dan Matrikulasi Siswa) adalah
kegiatan pengenalan sekolah kepada siswa yang berupa kegiatan
kesenian, program pembelajaran, pengenalan guru, dan aturan-
aturan selama berada di sekolah. Adapun dalam matrikulasi siswa
dilakukan tes Baca Tulis Qur’an (BTQ) kembali dengan wali kelas
dan guru tahfidz masing-masing.

4.2 Hambatan-hambatan yang Dihadapi dalam Proses Administrasi
Penerimaan Siswa Baru Pada SDIT Ibnu Arkom Tangerang

Dalam Proses Administrasi Penerimaan Siswa Baru (PSB) terdapat
hambatan yang terjadi sebagai berikut :

1. Panitia Penerimaan Siswa Baru tidak standby di ruangan front
office

Hal tersebut dikarenakan panitia penerimaan siswa baru
merupakan guru yang merangkap sebagai penanggung jawab.
Dengan begitu panitia tersebut juga mempunyai kewajiban yang
lain seperti jadwal mengajar dan tidak selalu standby di ruang front
office sehingga ketika ada calon pendaftar yang datang dan ingin
mendapatkan informasi tentang sekolah tidak ada yang
menyambut.

34

2. Adanya calon pendaftar yang merasa terbebani oleh Biaya
Masuk Sekolah (BMS)

Karena program pembelajaran SDIT Ibnu Arkom Tangerang
menggunakan metode sentra yang membutuhkan biaya yang tidak
sedikit membuat Biaya Masuk Sekolah (BMS) menjadi lebih besar
dibandingkan sekolah lain. Dan juga karena tidak semua wali
siswa mampu membayar biaya masuk karena berada di kalangan
menengah sehingga merasa terbebani oleh biaya masuk sekolah.

3. Sering terjadinya miskomunikasi antara calon siswa dengan
panitia penerimaan siswa baru

Miskomunikasi atau kurang informasi ini disebabkan karena calon
siswa atau walinya tidak memperhatikan apa yang disampaikan
oleh panitia dan juga kurangnya tingkat kepedulian mereka
terhadap informasi yang diberikan seperti tentang persyaratan
yang harus dikumpulkan, jadwal wawancara orang tua dan
observasi siswa, dan pembayaran yang harus dilunasi.

4.3 Solusi-solusi yang dilakukan dalam Menanggulangi Hambatan-
hambatan dalam Proses Administrasi Penerimaan Siswa Baru
Pada SDIT Ibnu Arkom Tangerang

Untuk menanggulangi hambatan-hambatan yang terjadi dalam
pelaksanaan Proses Administrasi Penerimaan Siswa Baru, yaitu :

1. Solusi untuk menanggulangi hambatan panitia penerimaan
siswa baru yang tidak selalu berada di rungan front office
yaitu sebagai berikut :

a. Calon pendaftar membuat janji terlebih dahulu dengan panitia
atau pihak sekolah sebelum berkunjung ke sekolah

35

b. Panitia yang mendapatkan jadwal menjaga front office
mengkoordinasikan dengan bagian lain atau guru yang free
untuk menggantikan ketika ada jadwal mengajar

2. Solusi untuk menanggulangi hambatan ketika adanya calon
pendaftar yang merasa terbebani oleh Biaya Masuk Sekolah
(BMS)
a. Memberikan keringanan dalam membayar Biaya Masuk
Sekolah (BMS) dengan dicicilnya biaya tersebut sampai lunas
b. Memberikan potongan biaya masuk pada setiap periode
(gelombang 1 dan 2)

3. Solusi untuk menanggulangi hambatan sering terjadinya
miskomunikasi antara calon siswa dan panitia penerimaan
siswa baru
a. Panitia memberikan informasi secara jelas dan berulang-ulang
agar calon siswa atau walinya ingat dan lebih paham
b. Panitia memberikan informasi lewat media sosial secara pribadi
kepada calon siswa

36

BAB V

PENUTUP

Pada bab terakhir dalam penulisan Tugas Akhir ini, penulis mencoba untuk
menarik kesimpulan dan memberikan saran-saran yang mungkin akan
bermanfaat untuk meningkatkan kualitas kinerja SDIT Ibnu Arkom dalam
Proses Administrasi Penerimaan Siswa Baru (PSB).

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan pada seluruh kegiatan pengamatan yang sudah
dilakukan oleh penulis mengenai proses administrasi penerimaan
siswa baru pada SDIT Ibnu Arkom Tangerang dan berdasarkan hasil
pembahasan yang telah dikemukakan pada bab-bab sebelumnya,
maka penulis mencoba menarik kesimpulan sebagai berikut :

1. Proses administrasi penerimaan siswa baru pada SDIT Ibnu
Arkom Tangerang dimulai dari panitia yang menangani calon
pendaftar dan memberikan informasi tentang sekolah, jika calon
pendaftar tertarik maka langsung membeli formulir. Setelah
formulir diisi harus dikembalikan dengan membawa persyaratan,
dan mengikuti wawancara orang tua serta observasi siswa.
Kemudian calon siswa melakukan pembayaran Biaya Masuk
Sekolah (BMS) dan melakukan kegiatan PRESTASI (Pekan
Orientasi dan Matrikulasi Siswa).

2. Proses administrasi penerimaan siswa baru sudah berjalan
dengan baik, namun ada beberapa hambatan yaitu panitia yang
tidak selalu berada di ruang front office, calon pendaftar yang
terbebani dengan biaya masuk, dan miskomunikasi antara calon
siswa dengan pihak sekolah.

3. Adapun solusi yang dilakukan SDIT Ibnu Arkom Tangerang dalam
menghadapi hambatan tersebut adalah meminta calon pendaftar
membuat janji terlebih dahulu sebelum berkunjung, memberikan
potongan biaya masuk, dan menjelaskan informasi secara jelas
dan berulang-ulang.

5.2 Saran
Dari kesimpulan di atas maka penulis mencoba untuk memberikan
saran atau bahan masukan yang mungkin bermanfaat bagi SDIT Ibnu
Arkom Tangerang dalam melaksanakan kegiatan Penerimaan Siswa
Baru (PSB) di masa yang akan datang yaitu :
1. Sebaiknya dibuat divisi atau panitia khusus yang tidak merangkap
sebagai pengajar ketika Penerimaan Siswa Baru (PSB).
2. Sebaiknya panitia Penerimaan Siswa Baru (PSB) lebih
menganjurkan calon pendaftar untuk mendaftar lewat online agar
lebih efektif dan efisien.
3. Sebaiknya menambahkan informasi pembukaan Penerimaan
Siswa Baru (PSB) beserta waktunya dan website sekolah pada
brosur atau spanduk.

38

DAFTAR PUSTAKA

Fahmi, Irham. Pengantar Ilmu Administrasi Bisnis. Bandung: CV Alfabeta,
2019.

Indradi, Sjamsiar Sjamsuddin. Dasar-dasar dan Teori Administrasi Publik.
Malang: Intrans Publishing, 2016.

Kusumaningrum, Desi Eri, Djum Djum Noor Benty, dan Imam Gunawan.
Manajemen Peserta Didik : Suatu Pengantar. Depok: PT Raja
Grafindo Persada, 2019.

Pandiangan, Syarifuddin. Operasional Manajemen Pergudangan. Jakarta:
Mitra Wacana Media, 2017.

Sardiman. Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar. Depok: PT Raja Grafindo
Persada, 2018.

Sudaryono. Pengantar Manajemen Teori dan Kasus. Yogyakarta: Center
For Academic Publishing Service, 2017.

Supriyanto. Retrospektif Ilmu Administrasi Bisnis. Jakarta: Mitra Wacana
Media, 2016.

Suwardi dan Daryanto. Manajemen Peserta Didik. Yogyakarta: Gava Media,
2017.

Syafiie, Inu Kencana. Ilmu Manajemen. Bandung: Pustaka Reka Cipta,
2019.

Tatang. Administrasi Pendidikan. Bandung: CV Pustaka Setia, 2017.

Tathagati, Arini. Step by Step Membuat SOP. Yogyakarta: Efata Publishing,
2017.

Umam, Khaerul. Etika Administrasi. Bandung: Pustaka Setia, 2019.


Click to View FlipBook Version