The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul 2.1.a.5 Ruang Kolaborasi Situasi SMA_Suyati

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Suyati Suyati, 2023-07-29 01:47:05

Modul 2.1.a.5 Ruang Kolaborasi Situasi SMA_Suyati

Modul 2.1.a.5 Ruang Kolaborasi Situasi SMA_Suyati

Pembelajaran Diferensiasi Analisis Pembelajaran Situasi SMA Tugas 2.1.a.5 Ruang Kolaborasi - Modul 2.1 PGP 08.130.BBGP JATIM


Anggota Kelompok Suyati (SMPN 27 Malang) Dian Mayasari (SMKS Wisnu Wardhana Malang) Rida Panca Indrawati ( SMKN 6 Malang) Dewi Kurniawati (SMKS Putra Indonesia Malang) Agus Setyo Fasilitator Destycia Kusumastuti Pengajar Praktik


Pertanyaan Pemandu ke-1 Dari skenario pembelajaran yang telah ditelaah, apakah kebutuhan belajar murid yang berusaha dipenuhi oleh guru ter sebut? Kebutuhan belajar berdasarkan pada: kesiapan, minat dan profil(gaya belajar) murid


Pertanyaan Pemandu ke-2 Bagaimana cara guru tersebut menentukan kebutuhan belajar muridnya? Melakukan identifikasi dan pemetaan terhadap kesiapan, minat dan profil belajar murid


Strategi pembelajaran berdiferensiasi apa yang digunakan? 1.Strategi konten:menyiapkanbeberapa buku,salinanartikel koran danvideo-video yang berkaitan denganmateri 2.Strategi proses: Memvariasikanlama wakt uunt ukmuridmenyelesaikant ugas Mengembangkankegiatan yang bervariasi (lokasipengamatan, kelompok/individual Mengajukan pertanyaan mengandungtantangan 3. Strategi produk: memberikan pilihan kepada murid untuk mengekpresikan pembelajaran, bentuk paket info digital pun bebas sesuaikenyamananmuriddant ant anganproduk yang mereka pilih (misalnya: videosingkat, poster digital, situs web,rekamansuara, dsb) Pertanyaan Pemandu ke-3


PertanyaanPemanduke-4 1.Melakukanobservasi (proses) 2.Penilaian produk sesuai karakter dantujuan 3.Memberikanumpanbalikdari tes tulis 4.Melakukanrefleksi Bagaimana Guru Tersebut Melakukan Penilaian


“Serupa seperti para pengukir yang memiliki pengetahuan mendalam tentang keadaan kayu, jenis-jenisnya, keindahan ukiran, dan cara-cara mengukirnya. Seperti itulah seorang guru seharusnya memiliki pengetahuan mendalam tentang seni mendidik, Bedanya, Guru mengukir manusia yang memiliki hidup lahir dan batin.” (Ki Hajar Dewantara)


Terimakasih Salam dan Bahagia Guru Bergerak Indonesia Maju


Click to View FlipBook Version