K A M U S P K N N A T A S H A H I D A Y A T X - 1 / 2 3
K A T A P E N G A N T A R Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan karunia-Nya. Shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada Nabi Besar Muhammad SAW, yang telah membawa umat manusia dari kegelapan menuju cahaya pencerahan. Kamus ini saya susun dalam rangka memenuhi salah satu tugas mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Dalam penyusunan kamus ini, kami berusaha untuk menggali dan mengungkapkan berbagai aspek penting mengenai tema yang kami angkat. Adapun tujuan utama kami adalah untuk memahami betapa pentingnya pemahaman dan pengamalan nilainilai kewarganegaraan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Saya menyadari sepenuhnya bahwa penyusunan makalah ini tidak lepas dari bantuan, dukungan, dan bimbingan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Marcus sebagai guru mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan atas bimbingan dan masukan yang berharga. Kami berharap kamus ini dapat memberikan kontribusi positif dalam memperkaya pemahaman kita semua tentang pentingnya peran individu sebagai warga negara yang cerdas, bertanggung jawab, dan berbudaya dalam membangun bangsa dan negara Indonesia yang lebih baik. Akhir kata, kami mohon maaf atas segala kekurangan yang terdapat dalam makalah ini. Kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan untuk perbaikan di masa mendatang. Terima kasih.
1.C : Constitutional state → konstitusi negara. 2.D : Diindoktrinasikan → Dididik 3. - Dokuritsu Junbi Coosakai → BPUPKI 4.E : Ekaprasetia Pancakarsa → Kemandirian 5.G : Grundnorm → Dasar 6.- Gentlemen’s Agreement → Kesepakatan 7. H : Hierarkis piramidal → Tingkat 8. I : Ideologia → Ideologis. 9. Internasionalisme → Nasionalisme - Iktikad → Kejujuran B A B I
Individualisme → Kemandirian. J : Jakarta Charter → Piagam Jakarta. Jawadwipa → Pulau yang makmur K : Kausalitas → Hubungan. Kitab Negarakertagama → kisah pembangunan negara. L : le désir d'être ensemble → kehendak untuk bersatu. Liberalisme → Pandangan M : Maklumat Gunseikan → Kepala Pemerintahan Militer merangkap Kepala Staf N : Nasionalisme → Kebanggaan. O : Ompu Debata → gelar karena telah mempunyai cucu Tuhan Allah Allah Pencipta Yang besar B A B I
P : Propaganda → Pengaruh. Patriotisme → Kebangsaan. Philosophische grondslag → Negara berdaulat. S : Sang Hyang → Ilahi. Sarkofagus → peti kubur yang terbuat dari batu. Kitab Sutasoma → karya sastra. Siskamling → Sistem Keamanan Lingkungan. Swarnadwipa → Tanah yang didukung. Sauvinisme → Patriotisme. T : Tolotang → Permohonan. B A B I
B A B I I A : Appointed Officials → Surat persetujuan Menteri atau pejabat yang ditunjuk. Amandemen → Memperbaiki asas Proporsionalitas → asas yang mengutamakan hak dan kewajiban. B : Bullying → perilaku agresif. C : Constitutional rights → Hak-hak warga negara. CAT ( Convention Against Torture and Other Cruel Inhuman or Degrading Treatment or Punishment ) → Keamanan. ICCPR ( International Covenant on Civil and Political Rights )→ Hak politik. CEDAW ( Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women )→ Pencegahan diskriminasi. CERD ( International Convention on the Elimination of All Forms of Racial Discrimination )→ Penghapusan. ICESCR ( International Covenant on Economic Social and Cultural Rights ) → Kesejahteraan.
B A B I I CRC ( Convention on the Rights of the Child )→ Konvensi Hak-Hak Anak. D : Declaration of rights → Kebebasan. Demokrasi → kekuasaan rakyat. E : Elected Officials → individu yang dipilih oleh pemilih dalam proses pemilu untuk menduduki jabatan di pemerintahan atau badan legislatif. F : Freedom → kebebasan dan kemerdekaan. J : Justice → sebutan bagi saksi pelaku yang bekerja sama dengan aparat penegak hukum dalam mengungkap suatu tindak pidana tertentu. K : Konstitusi → ketetapan atau peraturan. Konvensi → Pertemuan atau kesepakatan. L : Legislatif → Pembuatan undang-undang. M : Mukadimah → pendahuluan atau kata pengantar.
B A B I I Majilis → Tempat duduk atau pertemuan. P : Prosperity and welfare → keadaan kesejahteraan ekonomi dan materi. Q : Quorum → anggota yang harus hadir untuk sahnya suatu rapat. R : Rule of law → Prinsip hukum Ra’iyat → Penduduk Representasi → tindakan memperlihatkan. S : Subordinate legislations → Peraturan yang dibuat oleh badan pemerintahan. Syawara → Berkonsultasi atau berunding. T : The citizen’s rights → Hak Warga. The human rights → Hak Asasi Manusia
B A B I I I A : Animisme → Asas kepercayaan agama saat manusia purba. Amalgamasi → perkawinan antar ras. Ras Asiatik Mongoloid →Ras yang berada di wilayah Asia C : Cultuur → Sistem tanaman - Colore → warna D : Dinamisme → Perubahan Dialog → Percakapan atau diskusi. Diskriminasi → Ketidakadilan E : Etnis → Bangsa atau suku. F : Fanatisme → Kepatuhan
I : Individualisme → Kemandirian Integrasi → Penyatuan. K : Khazanah → Kekayaan Kakawin Sutasoma Karangan Mpu Tantular → Artefak. Koperasi → Kerjasama. Konflik → Pertentangan atau sebuah masalah. M : Matrilineal → Sistem keturunan dari Ibu. Monyilo → nama tradisi menangkap ikan dengan perahu dan alat penerang berupa lampu petromaks. Melambu → kegiatan gotong royong berburu binatang liar. Multikulturalisme → Perbedaan budaya. B A B I I I
Pluralisme → Jamak R : Ras Kaukasoid → orang-orang kulit putih. Ras Malayan Mongoloid → orang-orang kulit kuning Ras Melanesoid → golongan manusia yang berpenampilan hitam. S : Silimo → Akrab. Solidaritas → Persatuan atau kesetiakawanan. Sintuwu nosiolopale →kegiatan kerja sama dalam kekeluargaan di bidang pertanian. Simbolisme → Konsep. T : Toleransi → Kesabaran atau ketahanan. B A B I I I
A : Asas Ius soli → Hukum tempat kelahiran Apatride → seseorang yang tidak memiliki status kewarganegaraan. Amandemen → memperbaiki atau mengubah B : Bipatride → seseorang yang memiliki dua kewarganegaraan Birokrasi → sistem pemerintahan yang dijalankan oleh pejabat. C : Citizen → warga negara. Citizenship → Kewarganegaraan. D : Direct democracy → praktik pelaksanaan demokrasi secara langsung E : Eksekutif → pelaksana. F : Federasi → persekutuan atau perserikatan. B A B I V
I : Ius soli → Tempat kelahiran. Ius sanguinis → Keturunan. Ihwal → Mengacu pada suatu hal, perkara atau urusan tertentu. K : Kedaulatan → memiliki kekuasaan tertinggi. Konvensi → pertemuan atau kesepakatan. L : Law of the soli → Hukum tanah Law of the blood → Hukum darah.. Legislatif → pembuatan undang-undang. M : Multipatride → seseorang yang memiliki lebih dari dua status kewarganegaraan. P : Peran Pasif → Penerima. Peran Positif → Kontribusi B A B I V
B A B I V Peran Aktif → Kepatuhan warga negara terhadap peraturan negara. Peran negatif → Hambatan. Political equality → Kesetaraan. R : Republik → kepentingan umum atau kepentingan negara. S : Sosiologis → ikatan emosional. Stelsel Pasif → Penerima Stelsel aktif → Partisipasi Y : Yuridis → ikatan hukum antara orang-orang dan negara. Yudikatif → Pengadilan
D A F T A R P U S T A K A https://fahum.umsu.ac.id/pengertian-isi-dan-intisari-piagam-jakarta/ https://www.uii.ac.id/memahami-pancasila-sebagai-filosofigrondslag/#:~:text=Filosofi%20grondslag%20adalah%20dasar%20filosofis,dibandingkan%20dengan%20bangsa%2Dbangsa%20lain. https://pasla.jambiprov.go.id/individualisme-pengertian-faktor-ciri-dan-dampak/ https://nasional.kompas.com/read/2023/08/29/00150021/arti-internasionalisme-dan-contohnya https://unnes.ac.id/wp-content/uploads/4.-IDEOLOGI-PANCASILA-PPAK-2016.pdf https://kbbi.web.id/indoktrinasi https://law.uad.ac.id/memahami-logika-grundnorm-dengan-hukumkasualitas/#:~:text=APA%20ITU%20GRUNDNORM%3F,suatu%20tata%20susunan%20atau%20hierarki. https://www.sampoernaacademy.sch.id/id/liberalisme-adalah/ https://pusdiklat.bps.go.id/diklat/bahan_diklat/BA_2841.pdf https://www.gramedia.com/literasi/patriotisme/# https://www.kompas.com/stori/read/2021/09/24/120000779/sarkofagus-pengertian-fungsi-ciri-ciri-dan-lokasi-penemuan https://diskominfotik.lampungprov.go.id/detail-post/memperingati-hak-asasimanusia#:~:text=Deklarasi%20Universal%20HAM%20atau%20Universal,Majelis%20Umum%20PBB%20pada%201948.
T E R I M A K A S I H