The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by sirajuddinrizal, 2022-10-30 06:17:22

Modul E-Momex Baru

Modul E-Momex Baru

E-Momex

E-MODULE HOME
EXPERIMENT

MODUL PRAKTIKUM REAKSI
REDUKSI OKSIDASI
BERSKALA RUMAH

KIMIA

SMA/MA
KELAS

X

E-Module Home Experiment

PRAKTIKUM REAKSI REDUKSI OKSIDASI
BERSKALA RUMAH
KIMIA KELAS X

Penyusun:
Novianti Islahiah, S.Pd., M.Ed.
SMA Negeri Sumatera Selatan

Seaqis Research Grants Tahun 2021 2

E-Module Home Experiment

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat-Nya E-
Momex (E-module Home Experiment) ini dapat terselesaikan. Modul petunjuk praktikum
dengan judul “Praktikum Reaksi Reduksi Oksidasi Berskala Rumah” ini disusun dengan
memperhatikan alat dan bahan rumah tangga yang bisa digunakan untuk pelaksanaan
praktikum. Sehingga kami berharap siswa SMA kelas X dapat terbantu untuk memahami
konsep reaksi reduksi oksidasi dan melaksanakan praktikum secara mandiri di rumah
dengan aman dengan menggunakan alat serta bahan yang mudah didapatkan. Akhirnya
kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian
modul ini. Terutama untuk Seaqis yang memberikan dana hibah penelitian hingga E-
Momex ini tersusun. Kritik dan saran untuk perbaikan E-Momex lebih lanjut sangat kami
nantikan.

Palembang, 2021

Penulis

Seaqis Research Grants Tahun 2021 3

E-Module Home Experiment

DAFTAR ISI

PENYUSUN .......................................................................................................................... 2
KATA PENGANTAR...........................................................................................................3
DAFTAR ISI .........................................................................................................................4
GLOSARIUM .......................................................................................................................5
PETA KONSEP.....................................................................................................................6
PENDAHULUAN`................................................................................................................ 7

A. Identitas Modul..........................................................................................................7
B. Kompetensi Dasar .....................................................................................................7
C. Deskripsi Singkat Modul ...........................................................................................7
D. Petunjuk Penggunaan Modul.....................................................................................7
E. Materi Pembelajaran..................................................................................................8
KEGIATAN PEMBELAJARAN 1 .......................................................................................9
PERKEMBANGAN KONSEP REAKSI REDUKSI OKSIDASI........................................9
A. Tujuan Pembelajaran .................................................................................................9
B. Uraian Materi.............................................................................................................9
KEGIATAN PEMBELAJARAN 2 .......................................................................................14
PRAKTIKUM REAKSI REDUKS OKSIDASI BERSKALA RUMAH .............................14
KEGIATAN PEMBELAJARAN 3 .......................................................................................31
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................................34

Seaqis Research Grants Tahun 2021 4

E-Module Home Experiment

Redoks GLOSARIUM
Reduksi
: Reaksi reduksi oksidasi
Oksidasi : • Reaksi pelepasan oksigen

Bilangan oksidasi • Reaksi pengikatan elektron
• Reaksi dimana terjadi penurunan bilangan oksidasi
Oksidator : • Reaksi pengikatan oksigen
Reduktor • Reaksi pelepasan elektron
Disproporsionasi • Reaksi dimana terjadi kenaikan bilangan oksidasi
: Bilangan yang menunjukkan kemampuan suatu atom
untuk melepaskan atau menerima elektron dalam suatu
reaksi. Disingkat biloks.
: Zat yang mengalami reaksi reduksi
: Zat yang mengalami reaksi oksidasi
: Zat yang mengalami reaksi reduksi sekaligus oksidasi.
Nama lainnya adalah reaksiautoredoks.

Seaqis Research Grants Tahun 2021 5

E-Module Home Experiment

PETA KONSEP

Reaksi Reduksi Oksidasi Melibatkan
Dibedakan menjadi Bilangan oksidasi

Reaksi Reduksi Reaksi Oksidasi

yaitu yaitu Terjadi
kenaikan
Melepaskan Terjadi
oksigen penurunan biloks

biloks Mengikat Melepas
oksigen elektron
Mengikat
elektron

Seaqis Research Grants Tahun 2021 6

E-Module Home Experiment

A. Identitas Modul PENDAHULUAN
Mata Pelajaran
Kelas : Kimia
Alokasi Waktu :X
Judul Modul : 6 Jam Pelajaran
: Praktikum Reaksi Reduksi Oksidasi Berskala Rumah

B. Kompetensi Dasar
3.9 Mengidentifikasi reaksi reduksi dan oksidasi menggunakan konsep bilangan oksidasi
unsur
4.9 Menganalisis beberapa reaksi berdasarkan perubahan bilangan oksidasi yang
diperoleh dari data hasil percobaan dan/ atau melalui percobaan

C. Deskripsi Singkat Modul
E- Momex yang merupakan singkatan dari E-Module Home Experiment ini adalah

modul praktikum reaksi reduksi oksidasi yang memuat ringkasan materi dasar reaksi
reduksi oksidasi disertai petunjuk praktikum menggunakan bahan berskala rumah.
Dimulai dengan kegiatan pembelajaran 1 yaitu uraian singkat perkembangan konsep
reaksi reduksi oksidasi ditinjau dari keterlibatan oksigen, keterlibatan elektron, hingga
konsep perubahan bilangan oksidasi (biloks). Setelah uraian materi, modul ini pun
dilengkapi dengan kegiatan pembelajaran 2 yaitu praktikum reaksi reduksi oksdiasi
berskala rumah yang memuat enam jenis praktikum. Selanjutnya pada kegiatan
pembelajaran 3 terdapat lembar evaluasi sebagai bentuk refleksi peserta didik.

D. Petunjuk Penggunaan Modul
Modul ini terdiri dari tiga kegiatan belajar sebagai berikut:

Kegiatan Pembelajaran 1: Perkembangan Konsep Reaksi Reduksi Oksidasi
Kegiatan Pembelajaran 2: Praktikum Reaksi Reduksi Oksidasi Berskala Rumah
Kegiatan Pembelajaran 3: Lembar Evaluasi

Seaqis Research Grants Tahun 2021 7

E-Module Home Experiment

Agar modul dapat digunakan secara optimal maka kalian diharapkan melakukan
langkah- langkah sebagai berikut:
1.Pelajari dan pahami peta konsep yang disajikan dalam modul ini
2.Pelajari dan pahami tujuan yang tercantum dalam setiap kegiatan pembelajaran
3. Pelajari uraian materi secara sistematis dan mendalam dalam setiap kegiatan

pembelajaran
4. Lakukan praktikum reaksi reduksi oksidasi menggunakan bahan skala rumah sesuai

petunjuk dan jawab setiap pertanyaannya untuk refleksi kegiatan praktikum
5. Diskusikan dengan guru atau teman jika mengalami kesulitan dalam pemahaman

materi dan pelaksanaan praktikum. Lanjutkan pada praktikum berikutnya jika sudah
tuntas melaksanakan satu jenis praktikum.
6. Lakukan lembar evaluasi di setiap akhir kegiatan pembelajaran

E. Materi Pembelajaran
Modul ini terbagi menjadi dua kegiatan pembelajaran utama, yaitu konsep materi

reaksi reduksi oskidasi serta kegiatan praktikum berskala rumah. Selain itu dilengkapi
contoh soal, soal latihan, dan soal evaluasi terkait materi dan praktikum yang telah
dilaksanakan.

Seaqis Research Grants Tahun 2021 8

E-Module Home Experiment

KEGIATAN PEMBELAJARAN 1

PERKEMBANGAN KONSEP REAKSI REDUKSI OKSIDASI

A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari modul kegiatan pembelajaran 1 ini peserta didik diharapkan

mampu:
1. Mengidentifikasi perkembangan konsep reaksi reduksi oksidasi ditinjau dari

pelepasan dan penangkapan oksigen, keterlibatan elektron, dan perubahan bilangan
oksidasi
2. Mengidentifikasi zat yang bertindak sebagai oksidator atau reduktor

B. Uraian Materi
Pernahkah teman-teman mengamati pagar maupun peralatan rumah lainnya yang

terbuat dari besi sangat mudah berkarat? Apalagi jika tidak ada lapisan cat, teman-
teman mungkin menyadari bahwa pagar atau peralatan dari besi tadi sangat mudah
berkarat dengan munculnya bintik merah kecoklatan di permukaannya.

Gambar 1. Pagar Besi yang Berkarat. 9
Sumber: Dekoruma.com

Seaqis Research Grants Tahun 2021

E-Module Home Experiment

Atau pernahkah teman-teman mengamati perubahan warna saat mengupas apel
kemudian dibiarkan di udara terbuka? Dua peristiwa ini merupakan contoh dari reaksi
oksidasi yang terjadi di alam. Munculnya bintik merah kecoklatan pada besi maupun
warna kecoklatan pada apel yang sudah dikupas disebabkan oleh terikatnya oksigen
dari udara maupun air.

Gambar 2. Apel Terkelupas yang Berubah Warna
Sumber: Curiocity

Berdasarkan persitiwa berubah warnanya apel yang terkelupas, akhirnya

pengertian oksidasi dikaitkan dengan reaksi unsur atau senyawa dengan oksigen.

Namun konsep ini mengalami banyak perkembangan. Berikut secara lengkap

perkembangan konsep reaksi reduksi oksidasi:

1. Konsep reaksi redoks berdasarkan pengikatan dan pelepasan oksigen

Konsep ini menjadi awalan definisi dari reaksi redoks, dimana reaksi

oksidasididefinisikan sebagai reaksi pengikatan oksigen. Contohnya:
C(s) + O2 (g) →CO2 (g)

Sementara reaksi reduksi adalah reaksi pelepasan oksigen. Contohnya:

HgO (s) →Hg(l) + 1 O2 (g)
2

Namun konsep ini akhirnya diperbaharui karena sifatnya yang terbatas hanya pada

reaksi kimia yang melibatkan oksigen. Padahal ada reaksi kimia yang tidak melibatkan

Seaqis Research Grants Tahun 2021 10

E-Module Home Experiment

oksigen di dalamnya. Selanjutnya konsep redoks ini dijelaskan menggunakan konsep
transfer elektron.

2. Konsep reaksi redoks berdasarkan pelepasan dan pengikatan elektron

Pada konsep ini dijelaskan bahwa reaksi oksidasi adalah reaksi dengan disertai

pelepasan elektron, sementara reaksi reduksi adalah reaksi yang mengikat elektron.

Dengan menggunakan konsep ini, sutau reaksi kimia dapat dikatakan reaksi redoks

secara jelas. Karena konsep ini bisa memperlihatkan mana reaksi oksidasi, dan mana

reaksi reduksi dalam satu reaksi. Sementara di konsep sebelumnya hanya

memperlihatkan reaksi oksidasi dan reduksi ini terpisah. Berikut contohnya:

Na(s) + 1 Cl2 (g) → NaCl (s)
2

Pada reaksi tersebut terdapat dua peristiwa yaitu:

Na (s)→Na+ (s) + e di sini terjadi reaksi oksidasi, karena ada elektron yang dilepas

1 Cl2 (g) + e → Cl- (s) merupakan reaksi reduksi, karena terjadi pengikatan elektron
2

Berdasarkan konsep ini dapat terlihat bahwa persitiwa reaksi oksidasi dan reduksi

ini berlangsung secara bersamaan.

Namun ternyata konsep pelibatan elektron untuk menentukan reaksi redoks ini

masih mengalami keterbatasan. Contohnya saat akan menjelaskan reaksi kimia yang

melibatkan senyawa kovalen yang tidak disertai perpindahan elektron. Oleh karena itu

diperlukan suatu konsep yang bisa lebih universal dalam menjelaskan konsep reaksi

redoks ini. Akhirnya muncullah konsep baru dan dirasakan lebih mudah, yaitu

berdasarkan perubahan bilangan oksidasi.

3. Konsep reaksi redoks berdasarkan bilangan oksidasi
Konsep ini melibatkan bilangan oksidasi untuk menentukan mana reaksi oksidasi

dan mana reaksi reduksi. Bilangan oksidasi adalah Bilangan yang menunjukkan
kemampuan suatu atom untuk melepaskan atau menerima elektron dalam suatu reaksi.
Disingkat biloks.

Seaqis Research Grants Tahun 2021 11

E-Module Home Experiment

Dengan memperhatikan konsep ikatan, skala keelektronegatifan dan struktur
molekul, maka terdapat beberapa kententuan untuk memudahkan
menentukanbilangan oksidasi yaitu sebagai berikut:
1) bilangan oksidasi unsur bebas (tidak bersenyawa) adalah nol.

Contoh: Bilangan oksidasi atom Na adalah 0 karena merupakan unsur bebas.
Bilangan oksidasi H2 adalah 0 karena merupakan unsur bebas atau tidak bersenyawa
dengan unsur lain.
2) Jumlah aljabar bilangan oksidasi seluruh atom-atom pada senyawa netral adalah nol.
Contoh: Pada senyawa H2SO4 jumlah bilangan oksidasi dari dua atom hidrogen, 1
atom belerang dan 4 atom oksigen harus sama dengan nol.
3) Jumlah aljabar bilangan oksidasi seluruh atom-atom dalam suatu ion adalah sama
dengan muatan ion tersebut.
Contoh: Pada ion sulfat, SO42- muatannya dalah -2. Maka total bilangan oksidasi 1
atom belerang dan empat atom oksigen adalah -2.
4) Unsur-unsur tertentu dalam membentuk senyawa mempunyai bilangan oksidasi
tertentu. Berikut ketentuannya:
• Atom-atom golongan alkali (IA) yaitu unsur Li, Na, K, Rb, Cs dan Fr dalam

senyawa selalu mempunyai bilangan oksidasi +1
• Atom-atom golongan alkali tanah (IIA) yaitu unsur Be, Mg, Ca, Sr, dan Ba

dalam senyawa selalu mempunyai bilangan oksidasi +2
• Atom-atom golongan IIIA yaitu unsur B, Al, dan Ga dalam senyawa selalu

memiliki bilangan oksidasi +3.
• Atom hidrogen (H) di dalam senyawa umumnya mempunyai bilangan oksidasi

+1 kecuali dalam hidrida logam.
• Pada hidrida logam yaitu ketika hidrogen berikatan dengan senyawa yang lebih

elektropositif, maka bilangan oksidasi H menjadi -1. Contoh pada LiH, NaH,
CaH2, MgH2, dan AlH3
• Atom oksigen di dalam senyawa umumnya memiliki bilangan oksidasi -2.
Kecuali pada senyawa peroksida dan OF2

Seaqis Research Grants Tahun 2021 12

E-Module Home Experiment

• Pada senyawa peroksida bilangan oksidasi atom oksigen adalah -1, contoh: H2O2,
Na2O2, dan BaO2. Sedangkan pada OF2 bilangan oksidasi oksigen adalah +2.
Ketentuan bilangan oksidasi di atas kita gunakan untuk menentukan bilangan

oksidasi unsur dalam suatu reaksi, dan kita bisa amati perubahannya. Jika bilangan
oksidasi naik, maka reaksi tersebut merupakan reaksi oksidasi. Sementara jika
bilangan oksidasinya turun, maka reaksinya merupakan reaksi reduksi. Berikut
contohnya:

Mg(s) + 2HCl ------> MgCl2(aq) + H2(g)

0 +1 -1 +2 -1 0

Biloks turun= reduksi

Biloks naik= oksidasi

Berdasarkan konsep ini dapat kita lihat bahwa reaksi reduksi dan oksidasi terjadi

bersamaan, sehingga reaksi ini sering disebut reaksi redoks. Pada konsep reaksi redoks

ini dikenal istilah oksidator, yaitu zat yang mengalami reaksi reduksi. Pada persamaan

kimia di atas, oksidatornya adalah HCl. Sementara zat yang mengalami reaksi oksidasi,

disebut sebagai reduktor. Pada persamaan kimia di atas adalah Mg.

Sementara zat yang mengalami reaksi reduksi dan oksidasi sekaligus dinamakan

reaksi disproporsionasi atau autoredoks. Contohnya adalah sebagai berikut:

Cl2 + 2KOH → KCl + KClO + H2O

0 +1 -1 -1 +1 +1 -2

Biloks naik= oksidasi

Biloks turun= reduksi

Pada persamaan di atas, Cl2 mengalami reaksi reduksi serta oksidasi sekaligus.
Sehingga reaksi redoks ini dinamakan autoredoks atau disproporsionasi.

Seaqis Research Grants Tahun 2021 13

E-Module Home Experiment

KEGIATAN PEMBELAJARAN 2

PRAKTIKUM REAKSI REDUKSI OKSIDASI BERSKALA RUMAH

Reaksi reduksi oksidasi ini sangat dekat dengan keseharian. Bahkan kita dapat
melakukan praktikum hanya dengan menggunakan bahan-bahan berskala rumah. Berikut
beberapa praktikum yang bisa dilakukan berkaitan dengan materi reaksi redoks ini.

1. Reaksi Redoks Apel dan Jeruk Nipis

➢ Tujuan Praktikum:
1. Memahami perubahan fenomena warna pada irisan buah apel yang terbuka pada

beberapa kondisi
2. Mengamati terjadinya reaksi reduksi oksidasi pada buah apel

➢ Alat dan bahan:
a) Pisau 1 buah
b) Gelas 3 buah
c) Apel 1 buah
d) Jeruk nipis 1 buah
e) Air 1 gelas

➢ Prosedur Praktikum:
a) Siapkan alat dan bahan
b) Siapkan gelas tiga buah dengan ketentuan gelas pertama isi dengan air jeruk nipis,
gelas kedua dengan air biasa, dan gelas ketiga tidak diisi apapun.
c) Kupas apel dan potong menjadi empat bagian
d) Masukkan masing-masing satu potongan apel ke dalam tiap gelas secara
bersamaan
e) Lakukan pengamatan perubahan warna pada menit ke 10, 20 hingga 30 untuk
setiap potongan apel

Seaqis Research Grants Tahun 2021 14

E-Module Home Experiment

➢ Hasil Data Pengamatan Pengamatan Menit Ke- 30
10 20
No. Kegiatan

1. Apel+ air jeruk nipis
2. Apel+ air biasa
3. Apel tanpa perlakuan

➢ Analisis Data
Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan pada praktikum yang telah
dilakukan!
a) Manakah apel yang memiliki perubahan warna yang sangat signifikan? Jelaskan
jawabanmu!
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………….
b) Apa yang kalian amati pada potongan apel yang dimasukkan ke air jeruk?
Apakah fungsi air jeruk nipis pada praktikum tadi?
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………

Seaqis Research Grants Tahun 2021 15

E-Module Home Experiment

……………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………….
c) Berdasarkan fenomena pada nomor A, dapat kita simpulkan bahwa ada interaksi
apel dengan udara (oksigen). Pengikatan oksigen oleh enzim pada buah apel
tersebut merupakan contoh reaksi redoks. Berdasarkan definisi reaksi redoks
yang melibatkan oksigen, dinamakan apakah reaksi pengikatan oksigen dengan
apel ini?
…………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………...
➢ Kesimpulan
Apa yang dapat kamu simpulkan terkait praktikum apel ini?
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
➢ Tindak lanjut
Cobalah untuk mengulangi praktikum di atas, namun sekarang masukkan potongan
apel tadi ke dalam air garam. Lalu amati apa yang terjadi?
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………

Seaqis Research Grants Tahun 2021 16

E-Module Home Experiment

2. Reaksi Redoks pada Kentang

➢ Tujuan Praktikum:
1. Memahami perubahan fenomena warna pada irisan kentangpada

beberapa kondisi
2. Mengamati terjadinya reaksi reduksi oksidasi pada kentang

➢ Alat dan bahan:
a) Piring 3 buah
b) Pisau 1 buah
c) Talenan 1 buah
d) Kentang 1 buah
e) Jeruk nipis 1 buah

➢ Prosedur Praktikum:
a) Iris kentang menjadi 3 bagian, tempatkan di masing-masing piring
b) Lumuri kentang pada piring pertama dengan jeruk nipis
c) Lumuri kentang dengan air pada piring kedua
d) Irisan kentang ketiga diletakkan di piring tanpa mendapat perlakuan apapun
e) Siapkan stopwatch. Dan amati perubahan warna pada kentang pada menit ke-5,
10, dan 15!

Seaqis Research Grants Tahun 2021 17

E-Module Home Experiment

➢ Hasil Data Pengamatan: Pengamatan Menit ke-

No. Kegiatan 5 10 15

1. Kentang dengan lumuran
jeruk nipis

2. Kentang dengan lumuran
air

3. Kentang tanpa perlakuan

➢ Analisis Data
Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan pada praktikum yang telah
dilakukan!
a) Manakah kentang yang memiliki perubahan warna yang sangat signifikan?
Jelaskan jawabanmu!
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………….
b) Apakah ada kesamaan hasil dari praktikum kentang ini dengan praktikum apel
sebelumnya?
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………….
c) Jelaskanlah konsep reaksi reduksi oksidasi pada praktikum kentang ini!
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………

Seaqis Research Grants Tahun 2021 18

E-Module Home Experiment

d) Buatlah kesimpulan dari praktikum ke-2 ini!
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………….

Seaqis Research Grants Tahun 2021 19

E-Module Home Experiment

3. Reaksi Redoks Pada Obat Luka Povidone Iodin dan Vitamin C

➢ Tujuan Praktikum:
1. Mengamati perubahan fenomena warna pada larutan obat luka povidon iodin dan

vitamin c
2. Mengamati terjadinya reaksi reduksi oksidasi pada larutan obat luka povidon iodin

dan vitamin c

➢ Alat dan Bahan:
a) Gelas1 buah
b) Air 1 gelas
c) Obat luka povidone iodine
(misal betadine) 3 tetes
d) Vitamin C 1 tablet

➢ Prosedur Percobaan:
a) Tuangkan air ke dalam gelas
b) Masukkan obat luka povidone iodin sebanyak tiga tetes, lalu aduk. Catat warna
larutan tersebut!
c) Masukkan potongan vitamin C ke dalam gelas, aduk dengan sedok dan amati
perubahan warnanya!

Seaqis Research Grants Tahun 2021 20

E-Module Home Experiment Pengamatan

➢ Hasil Data Pengamatan
No. Kegiatan
1. Air + betadine

2. Larutan betadine + vitamin C

➢ Analisis Data
Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan pada praktikum yang telah
dilakukan!
a) Pada praktikum ini teman-teman merekasikan larutan povidon iodin yang banyak
mengandung iodin dengan vitamin C yang mengandung asam askorbat seperti
persamaan reaksi sebagai berikut:
C6H8O6 + I2 → C6H6O6 +2HI
Pada persamaan di atas, tentukan bilangan oksidasi I pada I2 dan HI!
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………….
b) Termasuk reaksi oksidasi/ reduksi kah perubahan I2 menjadi HI? Jelaskan
jawabanmu!
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
c) Dari praktikum ini, simpulkan mana zat yang bertindak sebagai oksidator, dan
mana zat yang bertindak sebagai reduktor! Jelaskan jawabanmu!
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………

Seaqis Research Grants Tahun 2021 21

E-Module Home Experiment

➢ Kesimpulan
Apa yang dapat kalian simpulkan dari praktikum ini?
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………

Seaqis Research Grants Tahun 2021 22

E-Module Home Experiment

4. Reaksi Redoks PK dengan Bawang Merah

➢ Tujuan Praktikum:
1. Mengamati perubahan fenomena warna pada larutan PK dengan bawang merah
2. Mengamati terjadinya reaksi reduksi oksidasi pada larutan PK dan bawang merah

➢ Alat dan Bahan:
a) Gelas 3 buah
b) Talenan 1 buah
c) Sendok 1 buah
d) Pisau 1 buah
e) Bawang merah 2 siung, belah 2
f) PK1 sendok
g) Air accu 1 sendok
h) Air 1 gelas

➢ Prosedur Praktikum
a) Larutkan 1 sendok PK ke dalam gelas berisi air
b) Aduk dan amati perubahan warnanya
c) Bagi larutan tersebut ke dalam 2 gelas
d) Iris bawang merah dan segera masukkan ke dalam masing-masing gelas berisi
larutan PK tadi dengan jumlah yang sama
e) Masukkan air accu ke salah satu gelas, dan amati perubahan warnanya
f) Bandingkan dengan gelas yang satunya

Seaqis Research Grants Tahun 2021 23

E-Module Home Experiment

➢ Hasil Data Pengamatan Pengamatan
No. Kegiatan
1. Air + PK

2. Larutan PK + Bawang merah

3. Larutan pk + bawang merah +
air accu

➢ Analisis Data
Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan pada praktikum yang telah
dilakukan!
a) Pada praktikum sederhana reaksi redoks ini, dilakukan reaksi antara PK (obat
koreng) dengan bawang merah dengan mengikuti persamaan reaksi sebagai
berikut:
2KMnO4 + 5 SO2+ 2H2O → 2MnSO4 + K2SO4 + 2H2SO4
Uraikan jawabanmu secara rinci untuk memperoleh kesimpulan bahwa reaksi di
atas merupakan reaksi redoks! Kaitkan dengan bilangan oksidasi!
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
b) Pada praktikum ini, berdasarkan persamaan reaksi di atas tentukan manakan zat
yang merupakan oksidator dan manakah zat yang merupakan reduktor? Jelaskan
jawabanmu!
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………

Seaqis Research Grants Tahun 2021 24

E-Module Home Experiment

➢ Kesimpulan
Apa yang dapat kalian simpulkan dari praktikum ini?
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………

Seaqis Research Grants Tahun 2021 25

E-Module Home Experiment

5. Reaksi Redoks Cangkang Telur

➢ Tujuan Praktikum:
1. Mengamati fenomena reaksi redoks pada cangkang telur dan cuka
2. Menentukan zat oksidator dan reduktor pada reaksi redoks cangkang telur dan cuka

➢ Alat dan Bahan
a) Gelas 3 buah
b) Cangkang Telur 3 butir
c) Cuka makan25% 1 sendok

➢ Prosedur Praktikum:
a) Siapkan 2buah gelas
b) Masukkan air pada gelas ke-1; dan air cuka pada gelas ke-2
c) Masukkan cangkang telur ke masing-masing gelas, amati perubahannya

➢ Hasil Data Pengamatan Pengamatan
No. Kegiatan
1. Telur pada air 26

Seaqis Research Grants Tahun 2021

E-Module Home Experiment

2. Telur pada air cuka

➢ Analisis Data
Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan pada praktikum yang telah
dilakukan!
a) Zat kimia apa yang terdapat dalam cangkang telur?
…………………………………………………………………………………………
b) Mengapa timbul gelembung-gelembung ketika telur direndam dengan air cuka?
Jelaskan jawabanmu!
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
c) Tuliskan persamaan reaksi setara antara cangkang telur dan cuka ini! (Ingat hasil
reaksi nya adalah kalsium asetat, gas karbon dioksida dan air)
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………….

d) Berdasarkan persamaan reaksi yang kalian tuliskan pada nomor c di atas, tentukan
perubahan bilangan oksidasi unsurnya, dan tentukan manakah zat yang bertindak
sebagai oksidator, dan zat manakah yang bertindak sebagai reduktor!
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………

Seaqis Research Grants Tahun 2021 27

E-Module Home Experiment

➢ Kesimpulan
Apa yang dapat kalian simpulkan dari praktikum ini?
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………

Seaqis Research Grants Tahun 2021 28

E-Module Home Experiment

6. Reaksi Redoks pada Besi atau Paku

➢ Tujuan Praktikum:
1. Mengamati reaksi redoks melalui pembuatan karat secara cepat pada besi atau paku
2. Menentukan zat yang bertindak sebagai oksidator dan reduktor pada percobaan
pembuatan karat ini

➢ Alat dan bahan:
a) Pemutih pakaian1 tutup botol
b) Cuka setengah gelas
c) Paku 3 buah
d) Gelas plastik 1 buah

➢ Prosedur Praktikum:
a) Tuangkan cuka ke dalam gelas hingga mengisi setengah gelas. Tambahkan cairan
pemutih pakaian 1 tutup botol.
b) Masukkan paku ke dalam larutan. Amati apa yang terjadi!

➢ Hasil Data Pengamatan Pengamatan
No. Kegiatan
1. Larutan cuka dan cairan 29
pemutih

Seaqis Research Grants Tahun 2021

E-Module Home Experiment

2. Paku dalam rendaman larutan
cuka dan pemutih

➢ Analisis Data
Jawablah pertanyaan berikut untuk menarik kesimpulan pada praktikum yang telah
dilakukan!
a) Reaksi perkaratan sebetulnya membutuhkan waktu yang lama. Di praktikum ini
ditambahkan cairan pemutih pakaian untuk mempercepat reaksi perkaratan. Reaksi
yang terjadi antara cairan pemutih dan paku (besi) ini dapat dituliskan sebagai
berikut:
2Fe (s) + 3NaOCl (aq) → Fe2O3 (s) + 3NaCl (aq)
Tentukan bilangan oksidasi untuk setiap unsur di atas!
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
b) Tentukan manakah zat yang merupakan oksidator, dan manakah zat yang merupakan
reduktor! Jelaskan jawabanmu!
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………

➢ Kesimpulan
Apa yang dapat kalian simpulkan dari praktikum ini?
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………

Seaqis Research Grants Tahun 2021 30

E-Module Home Experiment

KEGIATAN PEMBELAJARAN 3

LEMBAR EVALUASI

Untuk menguji pemahamanmu terkait materi dasar reaksi redoks, silakan jawab soal-soal

berikut tanpa melihat kunci jawaban!

1. (i) reaksi melepaskan elektron

(ii) reaksi melepaskan oksigen

(iii) terjadi kenaikan bilangan oksidasi

(iv) terjadi penurunan bilangan oksidasi
Pernyataan yang menunjukkan reaksi reduksi adalah….

A. (i) dan (ii) B. (i) dan (iii) C. (ii) dan (iii) D. (ii) dan (iv) E. (i) dan (iv)
2. Apabila suatu unsur melepas elektron, maka….

A. unsur tersebut mengalami reaksi reduksi

B. bilangan oksidasinya akan turun

C. reaktivitasnya meningkat

D. unsur tersebut mengalami oksidasi

E. reaktivitasnya menurun

3. Perhatikan reaksi-reaksi berikut ini:

(1) C (s) + O2 (g) → CO2 (g)

(2) MgO (s) → Mg (s) + 1 O2 (g)
2

(3) 2S (s) + 3O2 (g) → SO3 (g)

(4) H2O (l) → H2 (g) + 1 O2 (g)
2

Di antara reaksi-reaksi di atas yang merupakan reaksi reduksi berdasarkan keterlibatan

atom oksigen adalah….

A. (1) dan (2) B. (2) dan (3)E. (2) dan (4)

C. (1) dan (3) D. (1) dan (2)

4. Perhatikan persamaan reaksi berikut!
H2S + HNO2 → S + NO + H2O

Seaqis Research Grants Tahun 2021 31

E-Module Home Experiment

Zat yang bertindak sebagai oksidator adalah….

A. H2S C. S E. H2O

B. HNO2 D. NO

5. Perhatikan reaksi redok berikut.
3 Cl2 + 6 NaOH → 5 NaCl + NaClO3 + 3 H2O

Pernyataan berikut yang benar adalah....

A. Cl2 mengalami oksidasi, biloks berubah dari 0 menjadi +1

B. Cl2 mengalami reduksi, biloks berubah dari +1 menjadi 0

C. Cl2 mengalami autoredoks, biloks berubah dari 0 menjadi -1 dan +3

D. Cl2 mengalami autoredoks, biloks berubah dari 0 menjadi -1 dan +5

E. NaOH mengalami reduksi, bilok turun dari +1 menjadi 0

Pedoman Penskoran
Cocokkanlah jawaban teman-teman dengan kunci jawaban yang terdapat di bagian

akhir modul. Hitung jawaban yang benar, kemudian, gunakan rumus berikut untuk
mengetahui tingkat penguasaan teman-teman terhadap materi Kegiatan Belajar 1.

ℎ ℎ
Nilai = ℎ x 100 %
Konversi tingkat penguasaan:
90 - 100% = baik sekali
80 - 89% = baik
70 - 79% = cukup
< 70% = kurang
Bagaimana hasilnya? Jika sudah mencapai 80% atau lebih, selamat! Berarti teman-teman
sudah sangat baik memahami konsep dasar reaksi redoks. Namun jika masih kurang,
jangan patah semangat. Terus belajar dan perbanyak berlatih!

Seaqis Research Grants Tahun 2021 32

E-Module Home Experiment

KUNCI JAWABAN DAN PEMBAHASAN

No. Kunci Jawaban Pembahasan

1. D Reaksi reduksi adalah reaksi pelepasan oksigen,

pengikatan elektron, dan penurunan harga bilangan

oksidasi

2. D Reaksi yang ditandai dengan pelepasan elektron

adalah reaksi oksidasi

3. E Berdasarkan keterlibatan atom oksigen, reaksi reduksi

didefinisikan sebagai reaksi pelepasan oksigen.

Sehingga oksigen berada di sebelah kanan tanda panah

4. B Oksidator adalah zat yang mengalami reaksi reduksi.

Pada persamaan tersebut nitrogen berubah dari +3

menjadi +2. Sehingga HNO2 bertindak sebagai
oksidator

5. D Pada persamaan kimia tersebut, Cl2 berubah dari 0

menjadi -1 dan +5. Sehingga Cl2 mengalami reaksi

reduksi serta oksidasi, maka disebut sebagai

autoredoks

Seaqis Research Grants Tahun 2021 33

E-Module Home Experiment

DAFTAR PUSTAKA

Gallagher, R. 2014. Complete Chemistry for Cambridge IGCSE. New York: Oxford
University Press.

Hilarius., Tanjung, S., & Waskitarini. 2018. Buku Petunjuk Eksperimen Kimia Kelas X
SMA/ MA. Jakarta: PT. Katalis Datesa Prima.

https://extension.purdue.edu/4h/documents/volunteer%20resources/science%20made%20ea
sy/brown%20apples.pdf diakses tanggal 30 Agustus 2021.

Mendera, I. G. 2020. Modul Pembelajaran SMA Kimia. Jakarta: Direktorat SMA.
Norris, R. 2015. Essential Chemistry for Cambridge IGCSE. United Kingdom: Oxford

University Press.
Sudarmo, Unggul. 2016. Kimia untuk SMA/MA Kelas X. Surakarta: Penerbit Erlangga.

Seaqis Research Grants Tahun 2021 34


Click to View FlipBook Version