The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

E-Modul ini untuk kelas XI SMA Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by debbydea2000, 2022-10-29 04:07:07

ISI PESAN BUKU FIKSI

E-Modul ini untuk kelas XI SMA Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

Keywords: Pesan,Novel

PENDAHULUAN

A. Identitas Modul

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

Kelas : XI

Alokasi Waktu : 4 x 45 menit

Judul Modul : Isi Pesan Buku Fiksi

B. Kompetensi Dasar

3.11 Menganalisis pesan dari satu buku fiksi yang dibaca

4.11 Menyusun ulasan terhadap pesan dari satu buku fiksi yang dibaca

C. Deskripsi Singkat
Modul “Isi Pesan Buku Fiksi” akan membahas tentang pesan yang terdapat

pada buku fiksi, menganalisis pesan dari buku fiksi yang dibaca memiliki

manfaat karena produk sastra yang bersifat fiksi dapat menghibur, selain

menghibur kalian akan mendapatkan amanat dan pendidikan karakter yang

dapat kalian terapkan pada kehidupan keseharian. Modul ini dapat kalian

gunakan untuk mempelajari menganalisis pesan dari satu buku fiksi yang

kalian baca.

D. Petunjuk

1. Manfaatkan modul ini untuk membantu kalian memahami mengenai

pembelajaran isi pesan dalam buku fiksi.

2. Diskusikan materi-materi pada modul ini dengan teman kalian.

3. Pelajari kemudian kerjakan latihan soal dalam modul ini secara individu

maupun didiskusikan bersama teman kalian.

4. Pengisian latihan dilakukan secara jujur.

5. Jika terdapat kesulitan segera hubungi guru mata pelajaran.

E. Materi Pembelajaran
Modul berjudul “Isi Pesan dalam Buku Fiksi” memiliki dua bagian yang

dapat kalian pelajari, bagian-bagian tersebut berdasarkan kompetensi dasar

3.11 Menganalisis pesan dari satu buku fiksi yang dibaca dan 4.11 Menyusun

ulasan terhadap pesan dari satu buku fiksi yang dibaca. Bagian pertama kalian

akan mempelajari bagaimana menganalisis pesan dalam buku fiksi yang kalian

baca, bagian kedua kalian akan diperintahkan untuk menyusun teks ulasan
pesan dari buku fiksi yang kalian baca.

Setelah mempelajari materi yang disampaikan dalam modul ini, kalian akan
mengetahui tidak hanya pesan yang disampaikan dalam buku fiksi yang kalian
baca, juga kalian akan mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter dalam buku
fiksi tersebut, sehingga nilai-nilai pendidikan karakter tersebut dapat menjadi
pedoman bagi setiap individu untuk mengembangkan karakter-karakter baik
dalam diri.

BAGIAN I
ANALISIS PESAN NOVEL
A. Tujuan
Baca dan pahami isi modul pada bagian ini, dalam bagian I kalian diharapkan
mampu memahami serta melakukan analisis pesan dan nilai-nilai pendidikan
karakter dalam satu novel yang kalian baca secara jujur.
B. Materi
a. Fiksi
Sudjiman (Al-Ma'aruf & Nugrahani, 2017:73) Fiksi disebut juga
dengan cerita rekaan namun bukan lawan dari fakta, tetapi cerminan
realitas hidup dalam lingkungan sosial hasil refleksi penulis melalui daya
imajinasi penulis. Oleh karena itu, tidak dapat disejajarkan dengan fakta di
dunia nyata. Sederhananya fiksi merupakan cerita rekaan yang didasari
pada realitas hidup di lingkungan sosial hasil refleksi penulis yang kemdian
tidak serta merta dituangkan, namun melewati proses imajinasi penulis.
Cerita fiksi terdiri atas cerita pendek dan novel.
Novel adalah cerita hasil imajinasi pengarang mengenai kisah dan
permasalahan yang dihadapi tokoh-tokohnya, turut menawarkan model
kehidupan yang diidealkan, yang mempunyai unsur-unsur pembangun
seperti tokoh dan penokohan, gaya bahasa, latar, plot, hal ini sejalan dengan
yang diungkapkan oleh Nurgiyantoro (Tarnisih & Mastinih, 2021:69)
menyatakan bahwa novel adalah karya fiksi yang berisikan sebuah dunia,
dunia yang menawarkan model kehidupan yang diidealkan, imajinatif,
yang memiliki unsur-unsur intrinsik seperti peristiwa, plot, tokoh dan
penokohan, latar dan sudut pandang sebagai pembangun cerita.
b. Unsur Pembangun Novel
Unsur pembangun novel terdiri atas unsur ekstrinsik dan intrinsic.
Unsur ekstrinsik merupakan unsur yang membangun sebuah cerita dari
dalam badan cerita itu sendiri, berikut unsur intrinsik novel:

1. Tema
Tema merupakan gagasan pokok yang disajikan pengarang dalam

ceritanya, menjadi unsur yang mengikat antar unsur lainnya sehingga

menghasilkan kepaduan yang indah dan memiliki nilai lebih dari yang

dibayangkan.

2. Tokoh/penokohan
Tokoh merupakan orang yang diciptakan pengarang untuk

mengemban cerita, meski rekaan tokoh tersebut harus hidup
sebagaimana kehidupan manusia sesuai dengan peristiwa yang berada
di dalam cerita. Penokohan merupakan cara penggambaran watak tokoh
dalam sebuah cerita secara langsung maupun tidak langsung yang
memperlihatkan kualitas diri tokoh baik dalam perkataan maupun
perbuatan.
3. Alur

Alur merupakan sebuah rangkaian peristiwa yang
berkesinambungan atau memiliki hubungan sebab akibat yang
didalamnya terdapat tokoh-tokoh dalam cerita untuk membangun
jalannya sebuah cerita menjadi utuh dan terpadu. Alur atau plot
memiliki tiga tahapan yaitu tahap awal, ditahap ini berisi perkenalan
sejumlah informasi penting. Seperti penujukan dan pengenalan latar,
dan pengenalan tokoh.
4. Gaya bahasa

Gaya bahasa adalah sebuah alat yang digunakan pengarang dalam

menyampaikan cerita melalui media bahasa untuk mengungkapkan

gagasan, gambaran dan pandangan dan menciptakan efek estetis.

5. Latar
Latar merupakan pelukisan peristiwa yang hubungannya dengan

tempat, waktu dan lingkungan sosial. Latar tempat berkaitan dengan
lokasi dimana cerita berlangsung, latar waktu berkaitan dengan waktu
terjadinya peristiwa dalam cerita, sedangkan latar lingkungan sosial

berkaitan dengan cara bersikap, keyakinan, cara berpikir, pandangan
hidup, dan status sosial tokoh.
6. Sudut pandang

Sudut pandang adalah bagaimana pengarang menempatkan diri di

dalam ceritanya untuk menceritakan cerita yang dibuat oleh pengarang.

7. Amanat
Amanat adalah pesan yang hendak disampaikan kepada pembaca

dapat berupa gagasan atau ide-ide baru, cara pandang baru dalam
kehidupan, serta nilai dan ajaran etika melalui kisah yang disajikan
dalam novel.
c. Unsur Ekstrinsik Novel

Unsur ekstrinsik ikut mempengaruhi terbentuknya karya sastra,
unsur ini tidak membangun sebuah karya dari dalam karya sastra itu
sendiri, unsur ini terpisah tetapi ikut membangun. Kosasih (Lestari,
Rakhmawati, & Rohmadi, 2016:187) menyatakan unsur ekstrinsik karya
sastra yaitu: latar belakang pengarang, kondisi sosial budaya, serta tempat
dimana novel dikarang.
d. Nilai-nilai Pendidikan Karakter

Kemdiknas (Wibowo, 2013:15) menjabarkan terdapat 18 nilai
pendidikan karakter, sebagai berikut.
1) Religius

Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang
dianutnya toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup
rukun dengan pemeluk agama lain
2) Jujur
Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang
yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.
3) Toleransi
Sikap dan Tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis,
pendapat, sikap, dan Tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya

4) Disiplin
Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagal
ketentuan dan peraturan.

5) Kerja Keras
perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi
berbagai hambatan belajar dan tugas, serta menyelesaikan tugas dengan
sebaik-baiknya

6) Kreatif
Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil
baru dari sesuatu yang telah dimiliki.

7) Mandiri
Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam
menyelesaikan tugas-tugas.

8) Demokratis
Cara berfikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan
kewajiban dirinya dan orang lain

9) Rasa Ingin Tau
Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih
mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat, dan
didengar.

10) Semangat Kebangsaan
Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan
kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan
kelompoknya

11) Cinta Tanah Air
Cara berfikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan,
kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan.
fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan menghargai politik bangsa

12) Menghargai Prestasi
Sikap dan Tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan
sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta
menghormati orang lain

13) Bersahabat/Komunikatif
Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan
bekerja sama dengan orang lain.

14) Cinta Damai
Sikap, perkataan, dan Tindakan yang menyebabkan orang lain merasa
senang dan aman atas kehadiran dirinya.

15) Gemar Membaca
Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang
memberikan kebajikan bagi dirinya

16) Peduli Lingkungan
Sikap dan Tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada
lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya
untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi

17) Peduli Sosial
Sikap dan Tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain
dan masyarakat yang membutuhkan.

18) Tanggung Jawab
Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan
kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri,
masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan
Yang Maha Esa.

C. Rangkuman
1. Fiksi merupakan rekaan, cerita fiksi merupakan cerita rekaan berdasarkan
imajinasi pengarang terhadap realitas.
2. Unsur intrinsik novel: tema, tokoh/penokohan, alur, gaya bahasa, latar,
sudut pandang, amanat.
3. Unsur ekstrinsik novel: latar belakang pengarang, kondisi sosial budaya,
serta tempat dimana novel dikarang.
4. 18 belas nilai karakter: religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta
tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar
membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.

5.
D. Penugasan Individu

Setelah memahami penjelasan materi di atas, selanjutnya kalian ditugaskan
untuk mengidentifikasi isi pesan dan nilai-nilai pendidikan karakter dalam satu
novel yang dibaca. Novel yang dipilih harus dibaca hingga akhir untuk dapat
mengetahui pesan dan nilai-nilai pendidikan karakter secara utuh. Penugasan
berupa mengidentifikasi identitas buku, pesan dan nilai-nilai pendidikan
karakter.
E. Latihan Soal
Setelah membaca novel pilihan kalian, silakan kerjakan latihan tugas berikut
di bawah ini, isilah identitas buku, temukan pesan dan nilai-nilai pendidikan
karakter dalam novel yang kalian baca, kerjakan dengan jujur.
1. Identitas Buku

Judul : ……………………………………………………

Penulis : ……………………………………………………

Penerbit : ……………………………………………………

Tahun Terbit : ……………………………………………………

Tebal Halaman : ……………………………………………………

ISBN : ……………………………………………………

Tokoh-tokoh : ……………………………………………………

2. Pesan
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………

3. Nilai-nilai Pendidikan Karakter
a. ……………..
b. Dst…………

BAGIAN II
ULASAN TERHADAP NOVEL YANG DIBACA
A. Tujuan
Baca dan pahami isi modul pada bagian ini, dalam bagian I kalian diharapkan
mampu memahami serta melakukan analisis pesan dan nilai-nilai pendidikan
karakter dalam satu novel, pada bagian II kalian diharapkan mampu membuat
ulasan mengenai pesan dalam novel yang kalian baca secara jujur.
B. Materi
a. Teks Ulasan
Teks ulasan merupakan teks yang memaparkan hasil analisis
mengenai kelebihan dan kekurangan karya yang dianalisis, baik novel,
drama ataupun film. Teks ini juga disebut teks yang berisi tafsiran dari
suatu karya. Teks ini bermanfaat untuk mengembangkan diri dalam hal
menyampaikan ide serta melatih berkomunikasi berbahasa.
b. Jenis-jenis Teks Ulasan
a.) Teks ulasan informatif
Teks jenis ini hanya berisi gambaran umum tentang suatu karya, isinya
menyampaikan penting dan ditekankan pada keunggulan dan
kekurangan.
b.) Teks ulasan deskriptif
Teks jenis ini berisi gambaran yang rinci di setiap bagian karya, biasa
berisi gambaran tentang manfaat, pentingnya informasi yang dijabarkan
penulis.
c.) Teks ulasan kritis
Teks jenis ini berisi ulasan secara rinci dengan menggunakan sebuah
metode atau pendekatan, teks ini dibuat objektif.
c. Struktur Teks Ulasan
Di bawah ini dijabarkan struktur teks ulasan.
a.) Orientasi
Orientasi berisi gambaran umum mengenai karya sastra yang hendak
diulas, dapat berupa novel, drama ataupun film, bagian ini memaparkan
menegnai hal yang akan diulas.

b.) Tafsiran
Tafsiran berisi hal-hal yang menjelaskan detail karya yang diulas, misal
bagian sebuah karya, keunggulan, kualitas, hal unik dalam karya
tersebut

c.) Evaluasi
Evaluasi berisi pandangan penulis terhadap karya yang diulas, evaluasi
dilakukan ketika penulis telah selesai mengulas tafsiran dari karya
tersebut, yang kemudian dievaluasi untuk memberikan evaluasi
mengenai kelebihan atau kekurangan karya.

d.) Rangkuman
Rangkuman berisi simpulan dari ulasan yang telah dibuat mengenai
suatu karya yang diulas, dan menyajikan komentar penulis mengenai
rekomendasi untuk orang lain.

C. Contoh Teks Ulasan

1) Judul: Si Anak Kuat
2) Penulis: Tere Liye
3) Penerbit: PT. Sabak Grip Nusantara
4) Tahun Terbit: 2021
5) Tebal Halaman: 427 halaman
6) ISBN: 9786239554590
7) Tokoh-tokoh: Amelia, Eliana, Pukat, Burlian, Bapak Syahdan,

Mamak Nurmas, Wak Yati, Nek Kiba, Pak Bin, Paman Unus, Maya,
Chuck Norris, Tambusai.

Pesan:

1. Selalu ada keajaiban bagi orang yang sabar.

2. Junjung tinggi kejujuran dalam segala kegiatan.

Ulasan pesan novel Si Anak Kuat:

1. Sabar merupakan sikap yang mampu menahan diri untuk tidak

melakukan hal-hal buruk, dan tidak mudah mengeluh dalam masa sulit.

Ketika sabar diterapkan dalam kehidupan, akan ada dampak-dampak

yang dirasakan, dampak baik tersebut akan membuat manusia

bersyukur dan bersabar akan membuahkan hasil yang memuaskan,

kesabaran akan membuat manusia lebih dapat menguasai dirinya.
“Dalam kasus ini, jelas Pak Bin tetap bersabar. Aku telah
menyerah ketika mengamuk di rumah Norris. Aku tidak banyak
mengingat masa sebelum hari itu. Norris sudah berubah, jadi
tidak perlu mengingat tingkahnya yang jail, mengajak semua
orang bertengkar, hingga memukul lonceng sekolah sebelum
waktu pulang.”

Kutipan di atas menunjukkan pesan untuk selalu bersabar, karena

bersabar akan menghasilkan buah yang baik. Pak Bin mencontohkan

bahwa sabar akan menghasilkan buah yang baik, Pak Bin mampu

merubah sikap Norris menjadi lebih baik dari sebelumnya.

2. Jujur merupakan karakter yang wajib dimiliki oleh semua orang, jujur

merupakan segala sesuatu yang dikatakan sesuai dengan fakta, disertai

dengan tindakan yang sesuai dengan yang dikatakan. Kemdiknas

(Wibowo, 2013:15) menyatakan jujur merupakan tabiat yang

berdasarkan upaya membuat pribadi menjadi manusia yang dapat

dipercaya dalam tutur kata, perbuatan, dan kegiatan bekerja.
“Kebetulan saja. Sewaktu menumpang dokar ke pasar, Kakak
tidak sengaja menemukan dompet yang tertinggal di bangku.
Kakak mengembalikan dompet itu sesuai alamat yang tertulis di
dalamnya.”

Kutipan di atas menunjukkan tokoh yang jujur dalam perbuatannya, ia

tidak mengambil apa yang bukan haknya. Ketika Kak Eli menemukan

sebuah dompet yang tertinggal di bangku, ia mengembalikan dompet

tersebut kepada pemiliknya dengan mengantarkan dompet tersebut ke

alamat pemilik dompet. Ia tidak mengambil dompet tersebut, karena itu

bukan miliknya. Sikap tersebut dapat menjadi contoh untuk selalu

mengedepankan kejujuran dan tidak mengambil apa yang bukan
haknya.
D. Rangkuman
1. Fiksi merupakan rekaan, cerita fiksi merupakan cerita rekaan

berdasarkan imajinasi pengarang terhadap realitas.
2. Unsur intrinsik novel: tema, tokoh/penokohan, alur, gaya bahasa,

latar, sudut pandang, amanat.
3. Unsur ekstrinsik novel: latar belakang pengarang, kondisi sosial

budaya, serta tempat dimana novel dikarang.
4. 18 belas nilai karakter: religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,

kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan,
cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung
jawab.
5. Teks ulasan merupakan teks yang berisi hasil analisis dari kekurangan
dan kelebihan pada suatu karya.
6. Jenis-jenis teks ulasan ada 3, yaitu: teks ulasan informatif, deskriptif,
kritis.
7. Struktur teks ulasan yaitu: orientasi, tafsiran, evaluasi, rangkuman.
E. Penugasan Individu
Kalian telah melewati tugas pada bagian 1 untuk mengidentifikasi
identitias, pesan, serta nilai-nilai pendidikan karakter pada novel yang
dibaca. Bagian 2 ini kalian ditugaskan untuk memberi ulasan pada pesan
dan nilai-nilai pendidikan karakter pada novel yang kalian temukan.
F. Latihan Soal
1. Apakah yang dimaksud dengan cerita fiksi? Jelaskan!
2. Sebutkan apa saja yang termasuk karya fiksi!
3. Sebutkan minimal 5 nilai pendidikan karakter, jelaskan dengan
bahasa kalian sendiri!
4. Teks ulasan berisi penjelasan mengenai…
5. Teks ulasan memiliki 3 jenis, jelaskan!

EVALUASI
1. Di bawah ini manakah yang menunjukkan nilai pendidikan karakter cinta

damai….
a. Aku tetap datang ke rumah Norris setiap sore jika tidak ada tugas dari

Mamak. Aku mengajaknya mengerjakan PR bersama, belajar bersama,
apapun yang bisa kubantu, setidaknya menemaninya. (Liye, 2021:175)
b. “Itu berat, Amel? Mau kubantu?” Maya menawarkan bantuan. (Liye,
2021:162)
c. Kak Eli sudah sibuk dengan Gerakan perlawanan terhadap perusahaan
tambang, perkebunan besar yang yang menghancurkan hutan-hutan
kami. (Liye, 2021:425)
d. Aku sering diajak Mamak kesini, membersihkan rumput atau

mengambil kayu bakar dari pohon yang telah mati (Liye, 2021:207)

e. “Tidak pernah ada kata terlambat dalam belajar, Nak. Tidak kemarin,
tidak hari ini, juga tidak akan pernah esok lusa. Ayo bergabung
masuk.” Pak Bin merentangkan tangan, menyambut kedatangan
Norris. (Liye, 2021:196)

2. Manakah yang menunjukkan kelebihan buku
a. Buku menggunakan bahasa yang ringan, sehingga isi buku mudah
dipahami oleh pembaca
b. Kualitas kertas yang kurang bagus, tulisan susah dibaca, sehingga sulit
memahami isi buku
c. Buku ini menarik, namun beberapa halaman hilang, sehingga banyak
cerita yang terloncat.
d. Kekurangan dalam buku ini ialah ditemukan beberapa kesalahan
pengetikan.
e. Sampai di akhir halaman buku, keseluruhan buku sangat berkesan,
namun ada beberapa cerita yang kurang jelas.

3. “Kau selalu bisa memilih untuk menjadi apapun ketika dewasa. Syahdan
dan Nurmas tidak akan pernah menahan anak-anak mereka. Bahkan nenek
kau dulu juga menyuruh Wawak kembali ke kota, memaksa Wawak sambal
menangis, bilang, ‘Yati, ada banyak kesempatan disana. Kau bisa menjadi

orang besar. Jangan habiskan awaktu sia-sia di kampung terpencil ini.’
(Liye, 2021:286)
Kutipan di atas merujuk pada nilai pendidikan karakter….
a. Peduli sosial
b. Cinta damai
c. Bersahabat/komunikatif
d. Religius
e. Toleransi
4. Buku yang berisi cerita rekaan yang berdasarkan realitas namun hasil daya
imajinasi penulis disebut…
a. Buku pelajaran
b. Buku non-fiksi
c. Buku fiksi
d. Buku tulis
e. Buku paket
5. “Lonceng pulang berdentang nyaring. Anak-anak bergegas memasukkan
buku dan peralatan tuliske dalam tas masing-masing.”
Kutipan teks di atas menjelaskan mengenai unsur….
a. Tokoh
b. Latar
c. Gaya bahasa
d. Amanat
e. Tema
6. Di bawah ini manakah yang menunjukkan bahwa tokoh berkarakter peduli
sosial….
a. Pak Bin juga sering menyempatkan diri melihat bedengan, memuji

betapa baiknya pekerjaan yang telah kami lakukan. (Liye, 2021:359)
b. “Sudahlah, Norris. Lupakan!” Aku menyergahnya kesal, lalu cepat-

cepat balik kanan, kembali ke bangkuku. Percuma juga bersitegang
dengan Chuck Norris. (Liye, 2021:122)

c. Nah, kalau nama lengkapku disebut, itu berarti bapak dan mamak
sedang bicara serius-seriusnya menasehatiku karena aku melanggar
peraturan (Liye, 2021:5)

d. “Masuk saja, Amel. Lagian menyapu lantai itu tugasku. Jadi kalau kotor,
biar aku yang menyapunya lagi.” Maya melanjutkan menyapu kolong
meja. (Liye, 2021:38)

e. Aku tidak mendengarkan keberatan Maya. Aku segera melangkah ke
pojok kelas. Di balik lemari ada sapu ijuk butut yang tidak dipakai.
Sepagi ini sekolah masih sepi, bermain di halaman juga tidak seru. Aku
juga tidak terlalu suka jajan di warung Bu Ahmad. Lebih baik membantu
Maya menyelesaikan piketnya. (Liye, 2021:39)

7. Teks yang hanya berisi gambaran umum tentang suatu karya, isinya
menyampaikan penting dan ditekankan pada keunggulan dan kekurangan,
disebut….
a. Teks informatif
b. Teks subjektif
c. Teks kritis
d. Teks deskriptif
e. Teks objektif

8. Manakah di bawah ini yang bukan unsur intrinsik novel….
a. Tema
b. Tokoh
c. Kondisi sosial budaya
d. Latar
e. Gaya bahasa

9. Di bawah ini yang bukan identitas novel, yaitu….
a. Kelebihan dan kekurangan
b. Judul
c. Penerbit
d. Halaman
e. Tahun terbit

10. Di bawah ini yang menunjukkan karakter tokoh kerja keras, yaitu….

a. “Tidak akan ada yang menahan anak bungsu Mamak. Kau pergilah,
Amel. Jangan pikirkan hal-hal yang tidak perlu dipikirkan. Doa Mamak
menyertaimu, Nak.” (Liye, 2021:424)

b. Tambusai tidak menjawab. Dia kembali menatap buku tulisnya.
Kembali berpikir akan menulis tentang apa. Dahinya terlipat. (Liye,
2021:126)

c. Hanya si genius, Kak Pukat, yang membuat sendiri perahu otok-otoknya
dengan mengambil kaleng sarden, kaleng kopi, kaleng apa saja milik
mamak. (Liye, 2021:18)

d. Setiap hari senin Pak Bin masuk pertama kali ke kelas kami, dan
pelajaran pertama bahasa Indonesia adalah favoritku. (Liye, 2021:41)

e. Hari pertama sekolah. Kak Burlian yang menjadi pemimpin upacara
dengan suara lantang membubarkan barisan di lapangan. Upacara
bendera selesai. (Liye, 2021:268)

DAFTAR PUSTAKA

Al-Ma'aruf, A. I., & Nugrahani, F. (2017). Pengkajian Sastra: Teori dan Aplikasi.
Surakarta: CV. Djiwa Amarta.

Hastuti, Wiwik Dwi. (2020). Pesan dalam Buku Fiksi Bahasa Indonesia Kelas XI.
Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN

Lestari, S., Rakhmawati, A., & Rohmadi, M. (2016). Analisis Unsur Intrinsik dan
Ekstrinsik pada Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2014 Serta
Relevansinya Sebagai Materi Pembelajaran Sastra di Sekolah Menengah
Atas. BASASTRA Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra Indonesia dan
Pengajarannya, 183-202.

Tarnisih, E., & Mastinih. (2021). Pendidikan Karakter dalam Novel Santri dan Kiai
Petani Karya Ali Antoni Sebagai Alternatif Bahan Ajar di SMA dan Model
Pembelajarannya. BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan
Bahasa dan Sastra Indonesia, 66-76.

Wibowo, A. (2013). Pendidikan Karakter Berbasis Sastra. Yogyakarta: Pustaka
Pelajar.

PENILAIAN

Evaluasi

NO NAMA PILIHAN GANDA SKOR NILA
I
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1 Putri √ √ √ √ √ √√√ 8 80

2

3

4

5

KETERANGAN:
Beri tanda √ pada nomor dengan jawaban benar.
Menentukan Nilai: Skor x 10. Misal: Putri skor benar: 8 x 10 = 80

Penilaian Keterampilan
(Menceritakan Kembali Isi Hikayat)

KELAS : . …………..

No Nama Siswa Tingkat 1 Nilai Ket.
5 432

1.

2.

3.

Keterangan:

1. Kesesuaian analisis identitas buku 6. Sistematika penulisan
2. Dominan menggunakan bahasa 7. Memberikan ulasan kepada dua hal

sendiri yaitu pesan dan nilai pendidikan
karakter yang ditemukan
3. Menyebutkan lebih dari 5 nilai 8. Kesesuaian analisis pesan pada
pendidikan karakter buku
9. Kejujuran
4. Kesinambungan ulasan pesan pada
novel 10. Ketepatan pengumpulan tugas

5. Ketepatan menyebutkan nilai-nilai
pendidikan karakter

Aspek keterampilan dinilai dengan kriteria:
Tingkat 1 = 10-20 = Sangat Kurang
Tingkat 2 = 30-40 = Kurang

Tingkat 3 = 50-60 = Cukup
Tingkat 4 = 70-80 = Baik
Tingkat 5 = 90-100 = Sangat Baik
CATATAN:
Tingkat 1 = Memenuhi 1-2 kriteria
Tingkat 2 = Memenuhi 3-4 kriteria
Tingkat 3 = Memenuhi 5-6 kriteria
Tingkat 4 = Memenuhi 7-8 kriteria
Tingkat 5 = Memenuhi 9-10 kriteria

Penilaian Latihan Soal

NO NAMA PILIHAN GANDA SKOR NILAI

1 Putri 12 345
2
3 √√ √ √ 8 80
4
5

KETERANGAN:
Beri tanda √ pada nomor dengan jawaban benar.
Menentukan Nilai: Skor x 20. Misal: Putri skor benar: 4 x 20 = 80


Click to View FlipBook Version