The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

PPT TEKS EKSPOSISI (TEKNOLOGI PEMBELAJARAN)

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by azmiazhara32, 2021-12-28 07:09:17

PPT TEKS EKSPOSISI (TEKNOLOGI PEMBELAJARAN)

PPT TEKS EKSPOSISI (TEKNOLOGI PEMBELAJARAN)

DITA PRISILIA LESTARI

195030013

KELAS A

PERBEDAAN PROSA EKSPOSISI DENGAN KARANGAN LAIN

TEKS EKSPOSISI Teks eksposisi disusun dengan
struktur yang terdiri atas pernyataan
pendapat (tesis), argumentasi, dan
penegasan ulang pendapat. Bagian
pernyataan pendapat (tesis) berisi tentang
pendapat yang dikemukakan oleh penulis
teks. Bagian argumentasi berisi tentang
argumen-argumen (alasan) yang
mendukung pernyataan penulis, sedangkan
penegasan ulang berisi tentang
pengulangan pernyataan yang digunakan
untuk meyakinkan pembaca tentang
kebenaran pernyataan (tesis).

ARGUMENTASI Argumentasi berisi tentang
argumen-argumen (alasan) yang mendukung
pernyataan penulis penegasan ulang berisi
tentang pengulangan pernyataan yang
digunakan untuk meyakinkan pembaca
tentang kebenaran pernyataan (tesis).

Teks tanggapan deskriptif disusun dengan struktur TEKS TANGGAPAN
yang terdiri atas identifikasi, klasifikasi, dan deskripsi bagian. DESKRIPTIF
Bagian identifikasi berisi ciri, benda, tanda, dan sebagainya
yang ada di dalam teks tersebut. Bagian klasifikasi berisi
pengelompokan menurut jenis, kelompok, dsb., Sementara itu,
deskripsi bagian berisi tentang gambaran-gambaran bagian di
dalam teks tersebut. Identifikasi berisi ciri, benda, tanda, dan
sebagainya yang ada di dalam teks tersebut. Klasifikasi berisi
pengelompokan menurut jenis, kelompok, dsb. Deskripsi
bagian berisi tentang gambaran-gambaran bagian di dalam teks
tersebut.

Teks laporan hasil observasi terdiri atas definisi umum
(pembukaan), deskripsi bagian, dan deskripsi manfaat. Bagian
definisi umum (pembukaan) berisi pengertian akan sesuatu yang
dibahas. Deskripsi bagian berisi gambaran tentang sesuatu secara
terinci. Sementara itu, deskripsi manfaat merupakan bagian yang
berisi manfaat atau kegunaan.

Teks eksplanasi disusun dengan struktur yang terdiri atas bagian-
bagian yang memperlihatkan pernyataan umum (pembukaan),
deretan penjelasan (isi), dan interpretasi/penutup/interpretasi
(tidak harus ada). Bagian pernyataan umum berisi informasi
singkat tentang apa yang dibicarakan. Bagian deretan penjelas
berisi urutan uraian atau penjelasan tentang peristiwa yang terjadi.
Sementara itu, bagian interpretasi berisi pendapat singkat penulis
tentang peristiwa yang terjadi. Bagian ini merupakan penutup teks
eksplanasi yang boleh ada atau tidak ada.

Teks cerita pendek (cerpen) disusun dengan struktur

yang terdiri atas orientasi, komplikasi, dan resolusi.

T Bagian orientasi merupakan bagian awal yang berisi
E pengenalan tokoh, latar tempat dan waktu, dan
K awalan masuk ke tahap berikutnya. Bagian
S komplikasi berisi tokoh utama berhadapan dengan

C masalah (problem). Bagian ini menjadi inti teks

E narasi dan harus ada. Jika masalah pada bagian ini
R
P tidak ada, penulis harus menciptakannya. Sementara

E itu, bagian resolusi berisi pemecahan masalah.

N Masalah harus diselesaikan dengan cara yang kreatif.

POLA PENGEMBANGAN PROSA EKSPOSISI

1. Pola pengembangan perbandingan CONTOH
Pola pengembangan paragraf yang
dikembangkan dengan menggunakan dua Tema lagu anak-anak zaman dulu lebih
sudut pandang perbandingan secara bervariasi dan mengandung pesan-pesan
berpasangan, misalnya unsur kesamaan pendidikan yang bermanfaat bagi
dan perbedaan, keuntungan dan kerugian, perkembangan mental-psikologis anak jika
kelebihan dan kekurangan. dibandingkan dengan lagu anak-anak masa
kini.
Kata penghubung yang biasa
digunakan pada pola pengembangan
perbandingan adalah dibandingkan
dengan, jika dibandingkan dengan,
daripada, dan sebagainya.

2. Pola pengembangan contoh/ilustrasi
Sebuah gagasan yang terlalu umum memerlukan ilustrasi/contoh yang

konkret. Dalam eksposisi, contoh-contoh tersebut tidak berfungsi untuk
membuktikan suatu pendapat, tetapi contoh-contoh tersebut dipakai untuk
menjelaskan dan menegaskan ide, gagasan, dan maksud penulis. Dalam hal ini
pengalaman pribadi merupakan bahan ilustrasi/contoh yang paling efektif dalam
menjelaskan gagasan-gagasan umum tersebut.

Kata penghubung yang biasa digunakan pada pola pengembangan
contoh/ilustrasi adalah misalnya, seperti, contoh, dan sebagainya.

C Sebenarnya, kondisi ekonomi kita sudah relatif membaik.
O Indikatornya dapat dilihat dari berbagai aspek. Misalnya,
N
T dalam bidang otomotif. Setiap hari kita temukan aneka

O kendaraan melintas di jalan raya.
H

3. Pola pengembangan klasifikasi
Klasifikasi adalah sebuah proses untuk mengelompokkan

hal-hal atau sesuatu yang dianggap memiliki kesamaan tertentu.
Paragraf eksposisi klasifikasi dikembangkan berdasarkan suatu
kategori umum kemudian diikuti dengan penjelasan anggotanya.
Pola pengembangan klasifikasi pada dasarnya hanya menyebutkan
sejumlah kategori menurut sudut pandang tertentu.

Pemerintah akan memberikan bantuan pembangunan rumah atau
bangunan kepada korban gempa. Bantuan pembangunan rumah tersebut
C disesuaikan dengan tingkat kerusakannya. Warga yang rumahnya rusak
O ringan mendapat bantuan sekitar 10 juta.
N Warga yang rumahnya rusak sedang mendapat bantuan sekitar
T 20 juta. Warga yang rumahnya rusak berat mendapat bantuan sekitar 30
O juta. Calon penerima bantuan tersebut ditentukan oleh aparat desa setempat
H dengan pengawasan dari pihak LSM.

4. Pola pengembangan definisi
Pada pola pengembangan definisi ini paragraf

dikembangkan dengan memberikan keterangan atau arti
terhadap sebuah istilah atau hal. Di sini kita tidak
menghadapi hanya suatu kalimat, tetapi suatu rangkaian
kalimat untuk menjelaskan suatu hal

Ozone therapy adalah pengobatan suatu

penyakit dengan cara memasukkan oksigen murni dan

C ozon berenergi tinggi ke dalam tubuh melalui darah.

O Ozone therapy merupakan terapi yang sangat
N
T bermanfaat bagi kesehatan, baik untuk menyembuhkan

O penyakit yang kita derita maupun sebagai pencegah

H penyakit.

5. Pola pengembangan analogi
Pola analogi merupakan perbandingan yang sistematis dari dua

hal yang berbeda tetapi dengan memperlihatkan kesamaan segi atau fungsi
dari kedua hal yang dibandingkan tadi. Jika dalam pola perbandingan
berusaha menunjukkan kesamaan antara dua hal dalam kelas yang sama,
tetapi dalam pola analogi menunjukkan kesamaan antara dua hal yang
berlainan kelas.

Kata penghubung yang digunakan dalam pola pengembangan
analogi sama dengan pada pola pengembangan perbandingan.

Struktur suatu karangan atau buku pada hakikatnya mirip atau sama
C dengan suatu pohon. Bila pohon dapat diuraikan menjadi batang,
O dahan, ranting, dan daun, maka karangan atau buku dapat diuraikan
N menjadi tubuh karangan, bab, sub-bab, dan paragraf. Tubuh karangan
T sebanding dengan batang, bab sebanding dengan dahan, sub-bab
O sebanding dengan ranting, dan paragraf sebanding dengan daun

H

6. Pola pengembangan pertentangan/kontras
Berbeda dengan pola perbandingan, pola pertentangan hanya

mempertentangkan atau menyatakan perbedaan dari dua hal yang
dibandingkan. Kalimat utama menjelaskan inti perbedaan yang dilihat dari
sudut pandang tertentu, misalnya fungsi, ciri, ukuran fisik, dan sebagainya.

Kata penghubung yang biasa digunakan pada pola pengembangan
pertentangan/kontras adalah berbeda, berbeda dengan, akan tetapi, tetapi,
namun, padahal, sebaliknya, dan sebagainya.

Tugas seorang konduktor pada pergelaran orkestra di
negara-negara barat berbeda dengan kebanyakan konduktor
pergelaran orkestra di Indonesia. Konduktor pergelaran
orkestra di negara barat bertanggung jawab penuh pada
kualitas musik orkestra yang ditampilkan.

7. Pola pengembangan umum-khusus atau khusus-umum
Pola pengembangan umum-khusus berarti memaparkan suatu permasalahan

bertolak dari suatu pernyataan yang bersifat umum kemudian berangsur-angsur menyempit
ke hal-hal yang bersifat khusus.
Hal atau pernyataan yang bersifat umum berkedudukan sebagai pokok informasi (pikiran
utama), sedangkan hal yang bersifat khusus berkedudukan sebagai informasi tambahan
(pikiran penjelas).

Apabila pola ini dibalik, yaitu memaparkan hal-hal yang bersifat khusus
kemudian memuncak pada hal yang bersifat umum, pola pengembangannya bergeser
menjadi khusus-umum.

Sifat konflik di negeri ini sudah mulai bergeser dari vertikal ke horizontal. Semula
konflik vertikal, yaitu konflik antara rakyat setempat dan pemerintah pusat, hanya terjadi di
daerah-daerah tertentu yang secara historis memang memiliki potensi konflik seperti Aceh dan
Papua.

Kini konfliknya berubah sifat menjadi horizontal, yaitu antara sesama warga
masyarakat. Konflik horizontal ini umumnya dipicu oleh suatu isu tertentu yang entah
dihembuskan oleh siapa, kemudian isu tersebut direspon positif oleh warga masyarakat.

Terjadilah pro dan kontra di kalangan warga. Kondisi seperti ini dimanfaatkan
dengan sangat baik oleh mereka yang kita kenal sebagai provokator.

8. Pola pengembangan sebab-akibat

Pengembangan paragraf

eksposisi dapat pula dinyatakan dengan

mempergunakan sebab-akibat. Dalam hal

ini, sebab bisa bertindak sebagai gagasan Pada tahun 2002, produksi padi turun 3,85
persen. Akibatnya, impor beras meningkat,
utama, sedangkan akibat sebagai perincian diperkirakan menjadi 3,1 juta ton pada
tahun 2003.
pengembangannya.

Atau sebaliknya, akibat sebagai

gagasan utama, sedangkan untuk memahami

sepenuhnya akibat itu perlu dikemukakan

sejumlah sebab sebagai perinciannya.

Kata penghubung yang biasa

digunakan pada pola pengembangan sebab-

akibat adalah sebab, akibatnya, sehingga,

maka, dan sebagainya.


Click to View FlipBook Version