COACHING UNTUK SUPERVISI AKADEMIK Fitri Yusmaniah CGP Angkatan 7 SD Negeri Baros Mandiri 1 Kota Cimahi KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.3
Ki Hajar Dewantara menekankan bahwa tujuan pendidikan menuntun tumbuhnya kekuatan kodrat anak sehingga dapat memperbaiki lakunya. maka peran coach (pendidik) adalah menuntun segala kekuatan kodrat (potensi) agar murid mencapai keselamatan dan kebahagiaan sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Bagaimana peran Anda sebagai seorang coach di sekolah dan keterkaitannya dengan materi sebelumnya di paket modul 2 yaitu pembelajaran berdiferensiasi dan pembelajaran sosial dan emosi?
Dalam coaching ini ada proses menuntun yang dilakukan guru (coach) kepada murid (coachee) untuk menemukan kekuatan kodrat dan potensinya untuk dapat hidup sesuai kodrat alam dan kodrat zaman Bagaimana peran Anda sebagai seorang coach di sekolah dan keterkaitannya dengan materi sebelumnya di paket modul 2 yaitu pembelajaran berdiferensiasi dan pembelajaran sosial dan emosi? Dalam proses coaching, guru sebagai coach mengajukan pertanyaan efektif dan reflektif untuk menggali semua potensi yang dimiliki murid dengan tidak memberikannya solusi namun mengarahkannya untuk mencari solusi
Keterkaitan coaching dengan pembelajaran diferensiasi Pembelajaran diferensiasi adalah pembelajaran yang mengakomodir kebutuhan murid. Guru memfasilitasi murid sesuai kebutuhannya, karena setiap murid mempunyai karakteristik yang berbeda, sehingga tidak bisa diberi perlakukan sama
Keterkaitan coaching dengan pembelajaran diferensiasi Seorang guru akan menerapkan coaching dengan menentukan tujuan terlebih dahulu, mengidentifikasi masalah dengan mengajukan pertanyaan berbobot, yang mampumenggali kekuatan murid sehingga murid tersebut mampu membuat rencana aksi dan dapat memberdayakan kekuatan yang dimiliki sampai akhirnya mampu membuat komitmen yang bertanggung jawab
Keterkaitan coaching dengan Pembelajaran Sosial Emosional PSE adalah hal yang sangat penting, Pembelajaran ini berisi keterampilan yang dibutukan murid untuk bertahan dalam masalah serta kemampuan dalam pemecahannya.Pembelajaran sosial dan emosional adalah pembelajaran yang dilakukan secara kolaboratif seluruh komunitas sekolah dengan tujuan yaitu: Untuk memberikan pemahaman, Penghayatan dan kemampuan untuk mengelola emosi. Menetapkan dan mencapai tujuan positif. Merasakan dan menunjukkan empati kepada orang lain.
Keterkaitan coaching dengan Pembelajaran Sosial Emosional Dalam peranan guru sebagai coach dalam PSE, guru berperan sebagai mitra (relasi) yang setara yang dapat memberdayakan murid melalui pertanyaan-pertanyaan terbuka yang diajukan untuk menggali kekuatan diri yang ada pada murid untuk bisa menemukan sendiri mengapa masalah terjadi dalam dirinya serta upaya untuk mencari solusi mandiri atas masalah yang dihadapinya tersebut.
Bagaimana keterkaitan keterampilan coaching dengan pengembangan kompetensi sebagai pemimpin pembelajaran? Keterampilan coaching erat kaitannya dengan kompetensi sebagai pemimpin pembelajaran. Prinsip coaching dan kompetensi coaching harus dimiliki oleh pemimpin pembelajaran terkait dengan tugasnya untuk melakukan refleksi, evaluasi dan supervisi pembelajaran. Melakukan supervisi akademik dengan teknik coaching akan lebih efektif dibandingkan dengan teknik lain. Karena dalam coaching seorang coachee mampu menemukan potensi positif dalam diri maupun potensi lain disekeliling sebagai solusi atas masalah yang dihadapi. Suatu hal yang muncul atas inisitif atau hasil pemikiran reflektif seseorang biasanya lebih bertahan lama atau berjangka panjang dan memberikan kesan makna yang mendalam ketika berhasil diterapkan.
GURU BERGERAK, INDONESIA MAJU