The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

ASI (Air Susu Ibu) adalah suatu emulsi lemak dalam larutan protein,lactose dan garam-garam organik yang disekresi oleh kedua belah kelenjar payudara ibu, sebagai makanan utama bagi bayi.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by natanimeironita01, 2020-09-26 02:36:06

ASI ekslusif

ASI (Air Susu Ibu) adalah suatu emulsi lemak dalam larutan protein,lactose dan garam-garam organik yang disekresi oleh kedua belah kelenjar payudara ibu, sebagai makanan utama bagi bayi.

Keywords: Kebidanan

2020

ASI EKSLUSIF

By :Meironita Natani Manik

ASI EKSLUSIF

Apa itu ASI??

ASI (Air Susu Ibu) adalah Yang dimaksud dengan ASI ASI eksklusif adalah intervensi yang
suatu emulsi lemak dalam eksklusif atau pemberian ASI paling efektif untuk mencegah kematian
larutan protein,lactose dan
garam-garam organik yang eksklusif adalah bayi yang anak (UNICEF, 2012). Menurut
disekresi oleh kedua belah hanya diberi ASI saja, tanpa Kementrian Kesehatan Republik
tambahan cairan lain seperti Indonesia (2014) ASI eksklusif adalah
kelenjar payudara ibu, susu formula, jeruk, madu, pemberian air susu ibu saja tanpa
sebagai makanan utama bagi tambahan makanan dan minuman lain
air teh, air putih dan kepada bayi sejak lahir sampai usia 6
bayi. tambahan makanan padat
seprti pisang, pepaya, bubur bulan.

susu, biskuit, bubur nasi.

Kapan ASI diberikan???
Pada usia 6 bulan pertama, bayi hanya perlu diberikan ASI

saja atau dikenal dengan sebutan ASI eksklusif ASI eksklusif
adalah pemberian ASI saja pada bayi 0-6 bulan tanpa pemberian
tambahan cairan lain seperti susu formula, air jeruk, madu, air teh,
air putih dan tanpa tambahan makanan padat seperti pisang,
papaya, bubur susu, biskuit, dan nasi .

By meironita Page 2

Komposisi ASI

1. Kolostrum
Merupakan cairan yang pertama kali disekresikan oleh

kelenjar payudara dan diterima bayi yang bersifatkental,
berwarna kekuningan, dan lengket. Biasanya kolostrum muncul
hingga hari ketiga atau hari keempat setelah bayi lahir.
Kolostrum mengandung tinggi protein (imunoglobulin), laktosa
, lemak , mineral , vitamin, dan zat lainnya. Kandungan
imunoglobulin (IgA, IgG dan IgM) kolostrum merupakan yang
paling tinggi dibandingkan dengan ASI transisi dan ASI Matur,
sehingga memberikan efek proteksi dari antibodi yang paling
tinggi. Selain itu, efek menguntungkan lainnya dari kolostrum
adalah sebagai pembersih usus bayi dari mekonium dan
membantu agar

By meironita Page 3

saluran pencernaan bayi lebih siap dalam menghadapi bahan
makanan selanjutnya.

Kolostrum disekresi oleh kelenjar payudara dari hari
pertama sampai ketiga atau keempat. Pada awal menyusui,
kolostrum yang keluar mungkin hanya sesendok teh saja. Pada
hari pertama pada kondisi normal produksi kolostrum sekitar
10 - 100 cc dan terus meningkat setiap hari sampai sekitar 150
– 300 ml / 24 jam. Kolostrum lebih banyak mengandung
protein dan zat anti infeksi 10 - 17 kali lebih banyak
dibandingkan dengan ASI matur, tetapi kadar karbohidrat dan
lemak lebih rendah. Komposisi dari kolostrum dari 19 hari ke
hari selalu berubah. Rata-rata mengandung protein 8,5%, lemak
2,5%, karbohidrat 3,5%, corpusculum colostrums, garam
mineral (K,Na, dan Cl) 0.4%

By meironita Page 4

air 85,1% leukosit sisa-sisa epitel yang mati, dan vitamin yang
larut dalam lemak lebih banyak. Selain itu, terdapat zat yang
menghalangi hidrolisis protein sebagai zat anti yang terdiri atas
protein tidak rusak.

2. ASI Transisi atau Peralihan
Merupakan cairan ASI yang keluar setelah kolostrum,

yakni kira-kira pada hari ke empat sampai sepuluh. Pada fase
ini, protein akan menurun , namun karbohidrat dan lemak akan
meningkat jumlahnya. Semakin berjalannya waktu , maka
volume ASI pun semakin meningkat. Ciri dari air susu pada
masa peralihan adalah sebagai berikut :

a. Peralihan ASI dari kolostrum sampai menjadi ASI yang
matur.

By meironita Page 5

b. Disekresi dari hari ke-4 sampai hari ke-10 dari masa
laktasi. Teori lain, mengatakan bahwa ASI matur baru
terjadi pada minggu ke-3 sampai dengan minggu ke-5.

c. Kadar lemak, laktosa, dan vitamin larut air lebih tinggi,
dan kadar protein mineral lebih rendah serta
mengandung lebih banyak kalori daripada kolostrum.

d. Volume ASI juga akan makin meningkat dari hari ke
hari sehingga pada waktu bayi berumur tiga bulan dapat
diproduksi kurang lebih 800 ml/hr.

3. Air Susu Matang (Matur)
Merupakan cairan ASI yang berwarna putih kekuningan
dikarenakan mengandung Ca-caseinat, riboflavin

By meironita Page 6

dan karoten dan disekresikan mulai hari ke sepuluh hingga
seterusnya. Kandungan dalam ASI matur relatif konstan dan
semakin menyesuaikan dengan kondisi bayi, dimana semakin
tinggi akan laktosa , lemak dan nutrisi sehingga membuat bayi
menjadi lebih cepat kenyang. Faktor-faktor antimikroba juga
teradapat didalamnya misalnya sel-sel limfosit, protein,
komplemen, enzim-enzim dan lain-lain. Ciri dari susu matur
adalah sebagai berikut :
1. ASI yang disekresikan pada hari ke 10 dan seterusnya.

Komposisi relatif konstan Tetapi, ada juga yang mengatakan
bahwa minggu ke 3 sampai 5 ASI komposisinya baru
konstan.
2. Pada ibu yang sehat, produksi ASI untuk bayi akan
tercukupi. Hal ini dikarenakan ASI merupakan makanan

By meironita Page 7

satu-satunya yang paling baik dan cukup untuk bayi sampai
usia enam bulan.
3. Cairan berwarna putih kekuning - kuningan yang diakibatkan
warna dari garam Ca-caseinant, riboflavin, dan karoten yang
terdapat di dalamnya.
4. Tidak menggumpal jika dipanaskan .
5. Terdapat faktor antimikrobial .
6. Interferon producing cell .
7. Sifat biokimia yang khas, kapasitas buffer yang rendah, dan
adanya faktor bifidus.

By meironita Page 8

Manfaat ASI

ASI eksklusif memiliki manfaat yang sangat baik untuk
ibu dan bayi.

1) Manfaat ASI untuk Bayi
a) Menyelamatkan nyawa, ASI eksklusif adalah
sumber paling efektif untuk mencegah kematian
anak.
b) Melindungi terhadap penyakit, ASI kolostrum
mengandung agen anti bakteri dan anti virus
mempunyai komposisi vitamin A yang tinggi
yang melindungi bayi terhadap penyakit.
c) Mempercepat pemulihan anak yang sakit, ASI
berguna selama diare untuk mengurangi tingkat
keparahan dan lamanya diare dan resiko
kekurngan resiko kekurangan gizi, karena ASI

By meironita Page 9

merupakan sumber makanan yang higienis dengan
komposisi yang sempurna dari energi , protein,
lemak,vitamin, dan nutrisi lain untuk bayi dalam
bulan pertama.
d) Memenuhi semua kebutuhan air. ASI
mengandung 88% air.
e) Mengoptimalkan perkembangan fisik dan mental
anak. Bayi yang diberi ASI menunjukan
perkembangan yang lebih baik dengan IQ yang
lebih tinggi daripada anak-anak yang tidak diberi
ASI eksklusif.
f) Anak yang diberikan ASI akan lebih cenderung
mengurangi kemungkinan obesitas, pemberian

By meironita Page 10

susu formula 20-30 % akan memungkinkan anak
lebih gemuk.
g) Rata-rata bayi yang diberikan ASI akan memiliki
tekanan darah tinggi yang lebih rendah, ini akan
membantu bayi terhindar dari penyakit jantung.
Beberapa fakta mengenai peran ASI dalam meningkatkan
kesehatan bayi:
a) Bayi yang diberi ASI, 17 kali lebih jarang
menderita Pneumonia atau radang paru
b) Bayi yang diberi ASI lebih terlindungi dari
penyakit sepsis/infeksi dalam darah yang
menyebabkan kegagalan fungsi organ tubuh
hingga kematian

By meironita Page 11

c) Waktu menyusui yang lebih panjang dapat
melindungi bayi dan anak dari asma atau
mengurangi terjadinya serangan asma pada anak
kecil. Risiko menderita asma meningkat bila
pemberian ASI eksklusif dihentikan sebelum 4
bulan

d) Menyusui dengan waktu yang lebih panjang
(lebih dari 6 bulan) dapat melindungi bayi dan
anak dari penyakit rhinitis alergi

e) Resiko dirawatnya bayi yang disusui eksklusif
selama 4 bulan karena penyakit saluran
pernapasan, 3 kali lebih jarang daripada bayi yang
diberikan susu formula

By meironita Page 12

f) Bayi yang diberi ASI eksklusif, 25 kali lebih
jarang menderita diare fatal/menyebabkan
kematian

g) Bayi yang diberikan ASI lebih dari 6 bulan lebih
jarang menderita kanker (leukemia, limfoma
maligna).

2) Manfaat ASI untuk Ibu
a) Membantu menurunkan berat badan setelah
melahirkan, menyusui akan membakar banyak
kalori, karena tubuh memproduksi susu.
b) Membuat hormon (oxytocin) yang menyebabkan
rahim kembali ke ukuran normal lebih cepat.
c) Melindungi dirinya dari menjadi hamil lagi terlalu
cepat, suatu bentuk kontrol kelahiran

By meironita Page 13

yang 98% lebih efektif dibandingkan
menggunakan kontrasepsi.
d) Wanita yang menyusui ASI selama 2 tahun atau
lebih akan mengurangi mereka terkena kanker
payudara.
e) Ikatan ibu menyusui dan anak lebih kuat
f) Menghemat keuangan
g) Mengurangi perdarahan pasca persalinan
h) Mengurangi stress dan kegelisahan, saat bayi
mengisap dan kulitnya bersentuhan dengan kulit
ibu, hormone prolactin dilepaskan dari tubuh ibu
dan membuat tenang dan rileks .

By meironita Page 14

Masalah yang biasa dialami saat menyusui

1) Suplai ASI yang tidak memadai
Alasan-alasan yang paling umum untuk berhenti

menyusui adalah persepsi ibu bahwa ASI-nya tidak cukup
untuk mengenyangkan bayinya. Pandangan ini terutama lazim
pada kelompok berpendapatan rendah. Faktor lain ynag
berkontribusi adalah trauma pada payudara, kelahiran
prematur, Caesar, plasenta tertahan, pembedahan,
kekhawatiran atau stress, perdarahan pasca-melahirkan, serta
ovarioum polikistik. Namun, kegagalan laktogenesis paling
sering diasosiasikan dengan kurangnya kontak kulit-ke-kulit,
kurang seringnya menyusui, dan pengeluaran susu yang

By meironita Page 15

tidak efektif dari payudara karena berbagai alasan seperti
perlekatan yang kurang baik, dan penggunaan dot atau
empeng. Untuk meningkatkan stimulasi payudara serta
mengosongkan payudara secara efektif dapat dilakukan
dengan cara:

a) Kontak kulit-ke-kulit
b) Meningkatkan frekuensi menyusui dalam sehari,

pastikan paling sedikit satu kali menyusui di malam
hari.
c) Bila suplemen dibutuhkan karena pertumbuhan bayi
tidak pesat, maka idealnya harus diberi ASI dan
bukan susu formula setelah menyusui. ASI harus
diberikan menggunkan peralatan dan bukan botol
atau dot.

By meironita Page 16

d) Melatih ibu untuk memperbaiki masalah posisi dan
perlekatan

e) Meluruskan setiap masalah, misalnya lidah terikat.
f) Menambah stimulasi pada payudara dan

mengosongkan payudara dengan tuntas secara
mekanis dengan menggunkanan pompa payudara.
2) Puting yang inversi atau datar
Para ibu perlu diyakinkan kembali bahwa penyusuan
tetap dapat sukses sekalipun puting inversi, hanya saja
mungkin membutuhkan tambahan dukungan. Penting untuk
meningkatkan kepercayaan diri dan jaminan bahwa ibu tetap
dapat menyusui dan memperpanjang kontak kulit-ke-kulit
akan mendukung perilaku menyusui pada ibu dan bayi.
Sementara mempersiapkan diri untuk menyusui, ibu perlu

By meironita Page 17

memerah susu untuk mendapatkan jumlah susu yang cukup.
Bila payudara penuh dan tegang, dan bayi mengalami
kesulitan dalam memasukkan payudara ke dalam mulutnya,
maka akan sangat membantu bila memerah sedikit ASI untuk
melunakkan payudara.
3) Pembengkakan payudara

Pembengkakan payudara sering diasosiasikan dengan
terlambatnya atau kurang seringnya menyusui, atau
pengosongan payudara yang tidak efektif. Bila pembengkakan
ini tidak ditanggulangi dan melebihi kapasitas penyimpanan
payudara, maka dapat terjadi penggelembungan sel-sel yang
menyekresi susu, mengubah bentuknya, yang selanjutnya
akan mengurangi prosuksi susu. Seorang ibu yang mengalami
pembengkakan payudara

By meironita Page 18

harus didorong dan didukung untuk mengosongkan
payudaranya secara teratur dengan cara menyusui bayinya.
Kompres panas sebelum menyusui dan kompres dingin
setelah menyusui dapat membantu meredakan rasa sakit pada
payudara.

Faktor yang mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI

Keberhasilan pemberian ASI pun perlu dipersiapkan
sejak dini mulai dari antenatal, seperti ibu dipersiapkan secara
fisik dan psikologis, memberi dukungan, dan berbagai
penyuluhan tentang menyusui. Saat persalinan, yang dapat
mendukung keberhasilan pemberian ASI, yaitu pertama
mencegah terjadinya trauma lahir karena akan sulit

By meironita Page 19

untuk melakukan inisiasi menyusu dini. Kedua setelah bayi
stabil (<30 menit), letakkan bayi didada ibu. Inisiasi dini
pemberian ASI sangat penting karena dapat mencegah
kematian neonatus. Hal ini karena kolostrum memberikan
perlindungan dari infeksi dan dapat mencegah dari hipotermi

By meironita Page 20

TEKNIK / CARA MENYUSUI YANG BENAR

a. Cara menyusui yang benar

Adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan
posisi ibu dan bayi dengan benar . Memberi ASI dalam suasana yang
santai bagi ibu dan bayi. Buat kondisi ibu senyaman mungkin. Selama
beberapa minggu pertama, bayi perlu diberi ASI setiap 2,5 -3 jam
sekali. Menjelang akhir minggu ke enam, sebagian besar kebutuhan
bayi akan ASI setiap 4 jam sekali. Jadwal ini baik sampai bayi
berumur antara 10-12 bulan. Pada usia ini sebagian besar bayi tidur
sepanjang malam sehingga tidak perlu lagi memberi makan di malam
hari.

By meironita Page 21

b. Posisi menyusui
1) Posisi Dekapan

Posisi klasik dan telah menjadi kegemaran kebanyakan para
ibu, posisi ini membolehkan perut bayi dan perut ibu bertemu
supaya tidak perlu memutar kepalanya untuk menyusu. Kepala bayi
berada di dalam dekapan, sokong kepala badan dan punggung bayi
serta lengan bayi perlu berada di bagian sisinya.
2) Posisi Football hold

Posisi ini sangat sesuai jika baru pulih dari pembedahan caesar,
memiliki payudara yang besar, menyusui bayi prematur atau bayi
yang kecil ukurannya atau menyusui anak kembar pada waktu yang
bersamaan. Sokong kepala bayi dengan tangan, menggunakan
bantal untuk menyokong belakang badan ibu.

By meironita Page 22

3) Posisi Berbaring
Posisi ini apabila ibu dan bayi merasa letih. Jika baru pulih dari
pembedahan caesar ini mungkin satu-satunya posisi yang biasa
dicoba pada beberapa hari pertama. Sokong kepala ibu dengan
lengan dan sokong bayi dengan lengan atas .

By meironita Page 23

c. Fungsi menyusui yang benar

1. Puting susu tidak lecet
2. Perlekatan menyusu pada bayi kuat
3. Bayi menjadi tenang
4. Tidak terjadi gumoh

d. Akibat tidak menyusui dengan benar
1. Puting susu menjadi lecet
2. ASI tidak keluar secara optimal sehingga mempengaruhi
produksi ASI
3. Bayi enggan menyusu
4. bayi menjadi kembung.

e. Tanda bayi menyusu dengan benar

1. Bayi tampak tenang
2. Badan bayi menempel pada perut ibu

By meironita Page 24

3. Mulut bayi terbuka lebar
4. Dagu bayi menempel pada payudara ibu
5. Sebagian areola masuk dalam mulut bayi, areola bawah masuk

lebih banyak.
6. Bayi Nampak menghisap kuat dengan irama perlahan
7. Puting susu tidak terasa nyeri
8. Telinga dan lengan bayi terletak pada satu garis lurus
9. Kepala bayi agak menengadah

f. Tanda bayi mendapat ASI dalam jumlah cukup
1. Bayi akan terlihat puas setelah menyusu
2. Bayi terlihat sehat dan berat badannya naik setelah 2 minggu
3. pertama (100-200 gr setiap minggu)
4. Puting dan payudara tidak luka atau nyeri
5. Setelah beberapa hari menyusu, bayi akan buang air kecil 6-8 kali
sehari dan buang air besar berwarna kuning 2 kali sehari
6. Apabila selalu tidur dan tidak mau menyusui maka sebaiknya bayi
dibangunkan dan dirangsang untuk menyusui setiap 2-3 jam sekali
setiap harinya.

By meironita Page 25

g. Langkah-langkah menyusui yang benar
1. Menjelaskan maksud dan tujuan pendkes
2. Cuci tangan sebelum menyusui dan mengajari ibu
3. Ibu duduk atau berbaring dengan santai (bila duduk lebih baik
menggunakan kursi yang rendah agar kaki ibu menggantung dan
punggung ibu bersandar pada sandaran kursi).
4. Mempersilahkan dan membantu ibu membuka pakaian bagian atas
5. Sebelum menyusui ASI dikeluarkan sedikit, kemudian dioleskan
pada puting dan sekitar areola payudara (cara ini mempunyai
manfaat sebagai desinfektan dan menjaga kelembaban puting susu).
6. Mengajari ibu untuk meletakkan bayi pada satu lengan, kepala bayi
berada pada lengkung siku ibu dan bokong bayi berada pada lengan
bawah ibu
7. Mengajari ibu untuk menempelkan perut bayi pada perut ibu
dengan meletakkan satu tangan bayi di belakang badan ibu dan
yang satu di depan, kepala bayi menghadap payudara
8. Mengajari ibu untuk memposisikan bayi dengan telinga dan
lengan pada garis lurus

By meironita Page 26

9. Mengajari ibu untuk memegang payudara dengan ibu jari diatas dan jari
yang lain menopang dibawah serta jangan menekan puting susu dan
areolanya.

10. Mengajari ibu untuk merangsang membuka mulut bayi :
Menyentuh pipi dengan puting susu atau menyentuh sudut mulut
bayi.

Cara yang benar

By meironita Page 27

Cara yang salah

11. Setelah bayi membuka mulut (anjurkan ibu untuk mendekatkan
dengan cepat kepala bayi ke payudara ibu, kemudian memasukkan
puting susu serta sebagian besar areola ke mulut bayi)

12. Setelah bayi mulai menghisap, menganjurkan ibu untuk tidak
memegang atau menyangga payudara lagi

13. Menganjurkan ibu untuk memperhatikan bayi selama menyusui
14. Mengajari ibu cara melepas isapan bayi (jari kelingking

dimasukkan ke mulut bayi melalui sudut mulut atau dagu bayi
ditekan ke bawah.

By meironita Page 28

15. Setelah selesai menyusui, mengajarkan ibu untuk mengoleskan
sedikit ASI pada puting susu dan areola. Biarkan kering dengan
sendirinya.

16. Mengajari ibu untuk menyendawakan bayi :
Bayi digendong tegak dengan bersandar pada bahu ibu

kemudian punggung ditepuk perlahan-lahan sampai bayi
bersendawa (bila tidak bersendawa tunggu 10 – 15
menit) ATAU Bayi ditengkurapkan dipangkuan.

By meironita Page 29

h. Upaya memperbanyak ASI
1) Untuk Bayi

a. Menyusui bayi setiap 2 jam siang dan malam dengan lama
menyusui antra 10-15 menit disetiap payudara

b. Bangunkan bayi, lepas baju bayi yang menyebabkan rasa
gerah

c. Pastikan bayi menyusui dengan posisi menempel yang baik
dan mendengarkan suara menelan yang aktif.

d. Susui bayi ditempat yang tenang dan nyaman dan minumlah
setiap kali menyusui.

2) Untuk Ibu

a.Ibu harus meningkatkan istirahat dan minum

b.Makan makanan yang bergizi

c.Petugas kesehatan harus mengamati ibu yang menyusui
bayinya dan mengoreksi setiap kali terdapat masalah pada
posisi penempelan.

d.Susukan bayinya sesering mungkin

By meironita Page 30

ASI eksklusif dapat menurunkan resiko kematian akibat infeksi
saluran nafas akut dan diare. WHO dan UNICEF merekomendasikan
kepada para ibu, bila memungkinkan memberikan ASI
eksklusif sampai 6 bulan dengan menerapkan:

1. Inisiasi menyusu dini selama 1 jam setelah kelahiran bayi.
2. ASI eksklusif diberikan pada bayi hanya ASI saja tanpa

makanan tambahan atau minuman.
3. ASI diberikan secara on demand atau sesuai kebutuhan bayi,

setiap hari setiap malam.
4. ASI diberikan tidak menggunakan botol, cangkir maupun dot.

Bagi ibu yang bekerja, menyusui tidak perlu dihentikan. Ibu
bekerja harus tetap memberikan ASInya dan jika memungkinkan bayi
dapat dibawa di tempat kerja. Apabila tidak memungkinkan, ASI dapat
diperah kemudian disimpan.

By meironita Page 31

Cara penyimpanan ASI:

1. ASI dapat disimpan dalam botol gelas/ plastik, termasuk plastik
klip, ± 80-100 cc.

2. ASI yang disimpan dalam frezzer dan sudah dikeluarkan
sebaiknya tidak digunakan lagi setelah 2 hari.

3. ASI beku perlu dicairkan dahulu dalam lemari es 4 derajat
Celcius.

4. ASI beku tidak boleh dimasak/ dipanaskan, hanya dihangatkan
dengan merendam dalam air hangat.

5. Petunjuk umum untuk penyimpanan ASI di rumah :

• Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
• Setelah diperas, ASI dapat disimpan dalam lemari es/ frezzer.
• Tulis jam, hari dan tanggal saat diperas.

By meironita Page 32

ASI Suhu Ruang Lemari Es Freezer

Setelah di 6-8 jam 3-5 hari 2 mg freezer
peras lebih jadi 1 dg
(kurang lebih (kurang
refrigerator, 3
26 derajat C) 4o C) bl dg pintu
sendiri, 6-12
bln.(kurang
lebih -18o C)

Dari frezeer, 4 jam atau 24 jam Jangan
di simpan di kurang (minum dibekukan
lemari es berikutnya) ulang
(tdk di
hangatkan)

Dikeluarkan Langsung 4 jam/ minum Jangan
By meironita Page 33

dari lemari diberikan berikutnya dibekukan
es (di ulang
hangatkan)

Sisa minum Minum buang Buang
bayi berikutnya

Hindari !!!

BENDUNGAN ASI

Apa itu bendungan ASI?
Bendungan ASI alias breast engorgement adalah

pembengkakan payudara yang menyebabkan payudara terasa nyeri dan
keras. Bendungan ASI terjadi terutama karena adanya peningkatan
aliran darah dan suplai ASI di payudara. Biasanya kondisi ini dialami
pada hari-hari pertama setelah melahirkan.

By meironita Page 34

Beberapa tanda bendungan ASI seperti :
1. Payudara bengkak dan teraba kencang

Seperti disebutkan sebelumnya, bendungan ASI terjadi
ketika ada peningkatan aliran darah dan suplai ASI di
payudara. Akibatnya, payudara pun akan menjadi keras dan
teraba kencang. Ini terjadi karena Mama tidak mengeluarkan
ASI secara teratur atau tidak sesuai jadwal, sehingga produksi
ASI yang terus terjadi membuatnya berlimpah dan terbendung
di dalam payudara

By meironita Page 35

2. Payudara terasa hangat saat disentuh

Bengkak yang terjadi di area payudara seringkali juga
menimbulkan gejala mastitis, yakni peradangan di payudara.
Akibatnya, payudara pun seringkali juga terlihat memiliki
gejala peradangan. Di antaranya teraba hangat dan terlihat
sedikit memerah. Kadang-kadang jika kondisinya sudah cukup
parah, pembuluh darah di dalam payudara juga bisa terlihat
jelas.

3. Demam tinggi

Salah satu tanda peradangan lain yang juga bisa terjadi saat
Mama mengalami bendungan ASI yakni demam tinggi dan
kelelahan. Biasanya suhu tubuh Mama akan mencapai di atas
38 derajat Celcius. Akibatnya, seringkali juga akan menggigil
dan berkeringat banyak

By meironita Page 36

4. Puting menjadi datar

Saat payudara bengkak dan menjadi lebih besar, puting kadang-
kadang akan menjadi tampak lebih datar. Selain itu, area gelap
di sekitar puting yakni aerola juga akan menjadi lebih
membengkak. Bayi pun akan menjadi lebih sulit untuk
menyusu langsung..

Cara pencegahan bendungan ASI

- Penatalaksanaan pembengkakan payudara adalah sebagai berikut:

a. Masase payudara dan ASI diperas dengan tangan sebelum
menyusui.

By meironita Page 37

b. Kompres dingin untuk mengurangi statis pembuluh darah
vena dan rasa nyeri. Dapat dilakukan secara bergantian
dengan kompres hangat untuk melancarkan pembuluh darah
pada payudara.

c. Menyusui lebih sering dan lebih lama untuk melancarkan
aliran ASI dan menurunkan tegangan payudara

- Penanganan pembengkakan payudara adalah:

a. Kompres payudara dengan air hangat, lalu masase ke arah
puting payudara agar terasa lebih lemas dan ASI dapat
dikeluarkan melalui puting.

b. Susukan bayi tanpa terjadwal sampai payudara terasa kosong

c. Urutlah payudara mulai dari tengah, lalu kedua telapak
tangan ke samping, ke bawah, dengan sedikit ditekan ke atas
dan lepaskan tibatiba.

By meironita Page 38

d. Keluarkan ASI sedikit dengan tangan agar puting susu
menonjol keluar.

e. Susukan bayi lebih sering.

f. Ibu harus rileks.

g. Pijat leher dan punggung belakang (sejajar dengan
payudara).

h. Stimulasi payudara dan puting.

i. Kompres payudara dengan air dingin setelah menyusui, untuk
mengurangi oedem.

j. Pakailah BH atau bra yang sesuai.

k. Bila terlalu sakit dapat diberikan obat analgetik.

By meironita Page 39

Perawatan Payudara

1. Pengertian

Merupakan suatu tindakan perawatan payudara yang
dilaksanakan, baik oleh pasien maupun dibantu oleh orang lain
yang dilaksanakan mulai hari pertama atau kedua setelah
melahirkan. Perawatan payudara masa nifas adalah perawatan
payudara yang dilakukan terhadap payudara setelah
melahirkan.

2. Tujuan perawatan payudara

Perawatan payudara tidak hanya dilakukan sebelum
melahirkan tetapi juga setelah melahirkan. Perawatan payudara
yang dilakukan terhadap payudara bertujuan untuk
melancarkan sirkulasi darah dan mencegah tersumbatnya
saluran susu sehingga memperlancar pengeluaran ASI.

Tujuan dari perawatan payudara yaitu: Page 40
By meironita

1) Memelihara kebersihan payudara
2) Melancarkan keluarnya ASI
3) Mencegah bendungan pada payudara
4) Menangani payudara bengkak
3. Waktu pelaksanaan

Pertama dilakukan pada hari kedua setelah melahirkan minimal
dua kali dalam sehari.
4. Persiapan alat Alat-alat yang pelu disiapkan yaitu:
1) Baby oil atau minyak kelapa
2) Dua waskom berisi air hangat
3) Dua waslap, kapas dan dua handuk

By meironita Page 41

5. Langkah-langkah pengurutan

langkah-langkah pengurutan pada perawatan payudara
adalah sebagai berikut:

1) Tuangkan minyak secukupnya, sokong payudara kiri
dengan tangan kiri, payudara kanan dengan tangan
kanan, 3 jari dari tangan yang berlawanan membuat
gerakan memutar sambil menekan dari pangkal
payudara dan berakhir pada puting susu, setiap
payudara minimal 2x gerakan.

2) Tempatkan kedua telapak tangan diantara kedua
payudara. Urutlah payudara dari tengah ke atas sambil
mengangkat kedua payudara dan lepaskan kedua
payudara perlahan-lahan. Lakukan gerakan ini 30 kali.

By meironita Page 42

3) Sokong payudara dengan satu tangan, sedangkan
tangan lain mengurutkan payudara dengan sisi
kelingking dari arah tepi ke arah puting susu. Lakukan
gerakan ini 30 kali.

4) Kompres kedua payudara dengan waslap hangat
selama 2 menit, kemudian ganti dengan kompres
waslap dingin selama 1 menit. Kompres bergantian
selama 3x berturut-turut dengan kompres air hangat.

6. Perawatan puting susu

Puting susu memegang peran penting pada saat
menyusui. Air susu ibu akan keluar dari lubang-lubang pada
putting susu. Oleh karena itu putting susu perlu dirawat agar
dapat bekerja dengan baik. Tidak semua wanita mempunyai
puting susu yang menonjol (normal). Ada wanita yang 25
mempunyai puting susu dengan bentuk datar atau puting yang
masuk ke dalam. Ketiga bentuk puting susu tersebut dapat
mengeluarkan ASI jika dirawat dengan benar. sebaiknya

By meironita Page 43

perawatan puting susu dilakukan 4-5 hari pada pagi dan sore
hari, dan tidak menggunakan bahanbahan seperti alkohol atau
sabun untuk membersihkan puting susu karena akan
menyebabkan kulit menjadi kering dan lecet. Berikut ini
langkahlangkah yang perlu dilakukan untuk merawat puting
susu.

a. Kompres kedua puting susu dengan kapas yang telah
dibasahi minyak selama 5 menit agar kotoran disekitar
puting mudah terangkat.

b. Jika puting susu normal, lakukan perawatan dengan
mengoleskan minyak pada ibu jari dan telunjuk, lalu
letakkan keduanya pada puting susu. Lakukan gerakan
memutar ke arah dalam sebanyak 30 kali putaran untuk
kedua puting susu. Gerakan ini untuk meningkatkan
elastisitas otot puting susu.

c. Jika puting susu datar atau masuk ke dalam, lakukan tahap-
tahap berikut:

By meironita Page 44

1) Letakkan kedua jari di sebelah kiri dan kanan puting
susu, kemudian tahan dan hentakkan ke arah luar
menjauhi puting susu secara perlahan

2) Letakkan kedua ibu jari di atas dan di bawah puting
susu, lalu tekan serta hentakan ke arah luar menjauhi
puting susu secara perlahan.

By meironita Page 45


Click to View FlipBook Version