STRATEGI Media dan
PERGERAKAN Sumber
NASIONAL Belajar
PADA MASA Sejarah
RADIKAL
(1920-1930)
Pendidikan Sejarah
Fakultas Ilmu Sosial
Universitas Negeri Malang
KELOMPOK 5
STRATEGI PERGERAKAN NASIONAL PADA
MASA RADIKAL (1920-1930)
ANGGOTA KELOMPOK
Ananda Zila Khotimatus S (190731638401)
Dyas Aditya Rey Ananda (190731638540)
Mas Rangga Yuda (190731638418)
Nurin Nazlah (190731638402)
Sintia Tri Anjani (190731638451)
KOMPETENSI DASAR
MENGIDENTIFIKASI STRATEGI PERGERAKAN
NASIONAL PADA MASA RADIKAL (1920-1930)
INDIKATOR
1. Memahami penyebab lahirnya pergerakan
nasional yang bersifat radikal
2. Menjelaskan organisasi-organisasi dari
pergerakan nasional di Indonesia
Pend. Sejarah Offering C 2019
FIS UM
i
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT atas berkat limpahan
rahmat dan karunia-Nya sehingga e-book tentang
Strategi Pergerakan Nasional pada Masa Radikal (1920-
1930) telah dapat diselesaikan. E-book ini adalah salah
satu karya pertama kami yang semoga bisa membatu
para pembaca dalam menambah khazanah ilmu
pengetahuan khususnya sejara. Buku ini juga dapat
dijadikan sebaga salah satu referensi saat pembelajaran
di sekolah.
Kami sampaikan terimakasih kepada Ibu Ulfatun
Nafi'ah dan Ibu Rully selaku dosen mata pelajaran Media
Pembelajaran Sejarah tahun 2020.
Kami menyadari masih terdapat banyak kekurangan
dalam e-book ini untuk itu kritik dan saran yang
membangun demi penyempurnaan e-book ini sangat
diharapkan. Dan semoga e-book ini dapat memberikan
maanfaat bagi pembaca.
Malang, Desember 2020
Penulis
ii
DAFTAR ISI
IDENTITAS BUKU ...................................................................................................... i
KATA PENGANTAR ............................................................................................... ii
DAFTAR ISI .................................................................................................................... iii
MATERI ................................................................................................................................ 1
PENYEBAB LAHIRNYA PERGERAKAN NASIONAL
YANG BERSIFAT RADIKAL ........................................................................... 1
ORGANISASI-ORGANISASI DARI PERGERAKAN
NASIONAL ...................................................................................................................... 3
Sarekat Islam .............................................................................................. 3
Perhimpunan Indonesia .................................................................... 3
Partai Nasional Indonesia ............................................................. 4
PNI-Baru dan Partindo ..................................................................... 5
PKI (Partai Komunis Indonesia) ............................................... 6
DAFTAR PUSTAKA .................................................................................................. 7
PERTANYAAN ............................................................................................................. 8
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1. Pergerakan Nasional ................................................................... 1
Gambar 2. Bagan Ciri-Ciri Pergerakan Nasional Non
Koperatif .............................................................................................................................. 2
Gambar 3. Lambang Sarekat Islam ......................................................... 3
Gambar 4. Lambang Perhimpunan Indonesia ............................... 4
Gambar 5. Lambang PNI ................................................................................... 5
Gambar 6. Lambang Partindo ....................................................................... 5
Gambar 7. Lambang PKI .................................................................................... 6
iii
A PENYEBAB LAHIRNYA
PERGERAKAN NASIONAL
YANG BERSIFAT RADIKAL
Gambar 1. Pergerakan Nasional
Sumber : tragedisosialdansejarah.blogspot.com
Seruan Presiden Amerika Adanya pegaruh
Serikat Woodrow “Gerakan Satyagraha”
Wilsonpada tanggal 8 yang dipelopori oleh
Januari 1918 tentang” Mahatma Gandhi.
Hak Menentukan Nasib Gerakan Satyagraha
Sendiri bagi Setiap yang lahir pada tanggal
Bangsa”. Seruan ini 11 September 1906 yang
membakar perasaan anti memilii arti berjuang
kolonialisme dan untuk mencapai
imperalisme pada kemerdekaan India
bangsa-bangsa yang tanpa bekerja sama
terjajah di Asia dan dengan penjajah Inggris
Afrika. (non cooperation.
1
Gerakan ini mulai berperngaruh terhadap bangsa
Indonesia sejak tahun 1920 dibawa oleh mhasiswa-
mahasiswa Indonesia yang belajar di Eropa seperti
Bung Hatta, Sartono, Sunaryo, Budiarto, Samsi.
Merekalah yang membawa dan menyebarkan
Gerakan Satyagraha di Indonesia.
Jadi gerakan ini lah yang menjadi latar belakang
lahirnya pergerakan nasional yang bersifat radikal
yang ditandai dengan penggunaan strategi
perjuangan yang bersifat” Non Kooperatif yaitu
berjuang untuk mencapai kemerdekaan
Indonesia tanpa bekerjasama dengan pemerintah
kolonial Belanda.
Tidak mau menjadi CIRI-CIRI PERUANGAN Mengancam pemerintah
badan perwakilan NON KOOPERATIF kolonial yang bersifat
Belanda sewenang-wenang
Menggembleng semangat Menurut pemerintahan koloni-
kebangsaan dan persatuan al Belanda agar memberi
bangsa melalui rapat umum kebebasan pada partai
pergerakan nasional
Gambar 2. Bagan Ciri-ciri Perjuangan Non Koperatif
2
B ORGANISASI-ORGANISASI
DARI PERGERAKAN
NASIONAL
1.SAREKAT ISLAM
Sarekat Islam ini dipimpin
oleh H. Omar Said
Cokroaminoto, organisasi
Sarekat Islam ini berganti
nama menjadi Partai
Sarekat Islam pada tahun
Gambar 3. Lambang Sarekat Islam 1923. Nama organisasi
Sumber : tirto.id
tersebut berubah karena
terkena pengaruh dari Gerakan Satyagraha. Strategi
perjuangannya yakni non koperatif atau disebut juga
politik hijrah. Tujuan dari dibentuknya organisasi ini
yakni untuk mencapai Indonesia Merdeka. Untuk
mencapai tujuannya yakni menggalang kerjasama
dan persatuan umat Islam dalam bidang politik, sosial
dan ekonomi.
2. PERHIMPUNAN INDONESIA
Organisasi ini didirikan oleh R.P Sosrokartono, RM,
Notosuroto dan R. Husein Jayadiningrat di Den Haag
Belanda pada tahun 1908. Tujuan didirikannya
organisasi ini adalah untuk mengurusi kepentingan
3
bersama para pelajar dan
mahasiswa Indonesia
yang ada di negeri
Belanda. Gerakan
organisasi ini bersifat
sosial dan budaya.
Pengaruh Satyagraha
terhadap perhimpunan Gambar 4. Lambang Perhimpunan
Indonesia yakni berubah- Indonesia
Sumber : encrypted-tbn0.gstatic.com
nya nama Indische Verenigin menjadi Perhimpunan
Indonesia. Dan dalam melancarkan tujuannya,
Perhimpunan Indonesia melakukan: 1) menolong dan
mengatur diri sendiri atau swadaya, 2) menggalang
solidaritas bangsa Indonesia untuk menentang
penjajahan Belanda, 3) memperkuat persatuan
nasional dengan mengeluarkan simbol-simbol
perjuangan sebagai berikut, a) merah putih sebagai
bendera kebangsaan, b) kepala banteng sebagai
lambang perjuangan, c) Pangeran Diponegoro
sebagai tokoh perjuangan, d) merubah nama majalah
yang semula "Hindia Putra" menjadi "Indonesia
Merdeka".
3. PARTAI NASIONAL INDONESIA
Partai Nasional Indonesia didirikan pada tanggal 4 Juli
1927 di Bandung yang dikepalai oleh Soekarno, dan
beranggotakan Sarotno, Samsi Sastrawidagdo, Iskak
Cokrodisuryo dan Budiarto.
4
Tujuan dibentuknya
organisasi ini untuk
mencapai kemerdekaan
Indonesia. Cara untuk
melaksanakan tujuannya
yakni dengan
menerapkan asas-asas
perjuangan seperti: a) Gambar 5. Lambang PNI
Sumber : tirto.id
Self-help artinya meno-
long dirinya-sendiri, b) Self-Reliance artinya percaya
pada dirinya sendiri, c) Self-Determination artinya
menentukan nasib sendiri sebagai bangsa yang
merdeka.
4. PNI-BARU DAN PARTINDO
Pada tanggal 25 April
1931, Sartono
membubarkan PNI. Hal
ini terjadi setelah
Soekarno dipenjara dan
PNI mendapat acakan
Gambar 6. Lambang Partindo dari Belanda. Setelah itu
Sumber : tirto.id
para pemimpin memben-
tuk PNI Baru (Pendidikan Nasional Indonesia) dan
Partindo (Partai Indonesia).
1. PNI-Baru
PNI-Baru didirikan tanggal 31 Desember 1932 di
Bandung.
5
Strategi perjuangan yang dilakukan adalah non-
kooperatif hal ini dilakukan dengan cara membentuk
kader-kader dalam masyarakat, sehingga masyarakat
siap untuk merdeka.
2. Partindo (Partai Indonesia)
Partindo didirikan tanggal 30 April 1930 di Jakarta di
diketuai langsung oleh Sartono dan Soekarno. Tujuan
organisasi ini adalah guna mencapai kemerdekaan
Indonesia. Strategi yang digunakan adalah non-
koperatif.
5. PKI (Partai Komunis Indonesia)
PKI didirikan tanggal 23 Mei
1920 di Semarang oleh
Semaun dan Darsono.
Tujuannya adalah guna
mencapai kemerdekaan
Indonesia. Strategi yang
digunakan adalah non
Gambar 7. Lambang PKI koperatif. Gerakan ini
Sumber : encrypted-
tbn0.gstatic.com dipengaruhi oleh Marxisme-
Komunisme yang bersifat Internasional yang dibawa
oleh H.J.F Sneevit yang merupakan seorang tokoh
komunis Belanda ke Indonesia. Untuk mencapai
tujuannya, dilakukan: 1) Menerapkan prinsip
menghalalkan segala cara, dan melakukan
propaganda untuk menarik simpati rakyat, 2)
melakukan pemberontakan tahun 1926 di Jakarta,
Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatra Barat. 6
Daftar Pustaka
Ingleson, J. 1986. Perhimpunan Indonesia and The Indonesian
Nationalist Movement: A.b Nin Bakdisoemanto,
Perhimpunan Indonesia dan Pergerakan Kebangsaan.
Jakarta: Temprint.
Ricklefs, M.C. 2007. Sejarah Indonesia Modern. Yogyakarta:
Gajah Mada University Press.
Sartono Kartodirjo. 1993. Sejarah Pergerakan Nasional dan
Kolonialisme sampai Nasionalisme Jilid 2. Jakarta:
Gramedia Pustaka Utama.
Sekretariat Negara. 1994. Gerakan 30 September
Pemberontakan Partai Komunis Indonesia. Jakarta: P.T
Rola Sinar Perkasa.
Soedarmo & Ginanjar. 2014. Perkembangan Partai Politik
Komunis Indonesia (1948-1965). Jurnal Artefak.
Vol 2, No. 1.
Yasmin. 2009. Sarikat Islam dalam Pergerakan Nasional
Indonesia (1912-1927). Jurnal Sejarah Lontar. Vol. 6, No. 1
7
Pertanyaan!
1. Sebutkan organisasi-organisasi pergerakan
nasional yang bersifat radikal di Indonesia!
Jawaban :
2. Jelaskan latar belakang dari lahirnya pergerakan
nasonal!
Jawaban :
3. Sebutkan ciri-ciri dari perjuangan non kooperatif!
Jawaban :
8
4. Apa saja yang dilakukan organisasi perhimpunan
indonesia dalam melancarkan tujuannya?
Jawaban :
5. Apa saja strategi perjuangan yang dilakukan oleh
organisasi-organisasi pergerakan nasional yang
bersifat radikal di Indonesia?
Jawaban :
9