E. Soal Essay
1. Apa yang di maksud dengan biaya ….
2. Apa yang dimaksud dengan biaya produksi ….
3. Apa perbedaan biaya produksi dan biaya non produksi ….
4. Apa yang dimaksud biaya total (TFC) ….
5. Perhitungan laporan biaya produksi ini mengutamakan perhitungan 3 hal yaitu,
sebutkan ….
F. Soal Objektif
1. Berikut ini adalah sumber tenaga dan sumber alat transportasi yang sering digunakan
dalam usaha transportasi dan logistic, kecuali ….
A. Alat transportasi
B. Tenaga
C. System penggerak
D. Pengendali
E. Biaya
2. Biaya produksi adalah biaya biaya yang harus dikeluarkan untuk terjadinya produksi
barang. Berikut adalah termasuk dalam biaya produksi adalah ….
A. Biaya bahan baku
B. Biaya tenaga kerja
C. Biaya bahan bakar
D. Biaya overhead
E. Biaya cadangan
3. Berikut adalah beberapa factor yang mendasari dalam perancangan produk, kecuali ….
A. Fungsi produk
B. Banyaknya pesaing usaha
C. Pengguna produk
D. Nilai estetis dan nilai jual
E. Teknik pembuatan
4. Di bawah ini yang termasuk lingkungan umum perusahaan, kecuali ….
A. Pesaing
B. Sumber daya alam
C. Pelanggan
D. Supplier
E. Pemilik took
5. Biaya marginal disebut juga ….
A. Marginal Cost
B. Cost Marginal
C. Money Marginal
D. Marginal Money
E. Money Cost
6. Cara membagi Biaya Variabel Total (TVC) dengan jumlah produksi, merupakan cara
untuk menghitung ….
A. Biaya Total Rata-Rata
B. Biaya Variabel Total
C. Biaya Tetap Rata-rata
D. Biaya Marginal
E. Variabel Rata-Rata
7. Dimana harus dibuat pelaporan mengenai rincian jumlah produk yang melalui proses
pembuatan, jumlah produk yang telah selesai diproduksi, serta keseluruhan jumlah
produk yang dihasilkan dari awal sampai akhir dalam satu periode, merupakan
pengertian dari ….
A. Biaya yang di bebankan
B. Harga produksi
C. Data produksi
D. Perhitungan harga pokok
E. Biaya antar
8. Dengan cara biaya total dibagi dengan jumlah produksi, merupakan cara untuk
menghitung ….
A. Biaya Total Rata-Rata
B. Biaya Variabel Total
C. Biaya Tetap Rata-rata
D. Biaya Marginal
E. Variabel Rata-Rata
9. Dimana harus dibuat pelaporan mengenai rincian harga pokok ketika produk telah
selesai diproduksi, dan memasuki departemen produksi, hingga memasuki gudang
penempatan produk yang telah selesai diproduksi, merupakan pengertian dari ….
A. Biaya yang di bebankan
B. Harga produksi
C. Data produksi
D. Perhitungan harga pokok
E. Biaya antar
10. Nama lain dari biaya total rata rata adalah ….
A. Average Variable Cost
B. Average Fixed Cost
C. Average Total Cost
D. Marginal Cost
E. Total Variable Cost
G. Kunci Jawaban
Essay
1. Biaya adalah pengeluaran ekonomis yang diperlukan untuk perhitungan proses
produksi.
2. Biaya produksi adalah akumulasi dari semua biaya-biaya yang dibutuhkan dalam proses
produksi dengan tujuan untuk menghasilkan suatu produk atau barang.
3. Perbedaannya adalah biaya non produksi merupakan biaya yang erat kaitannya dengan
fungsi pengembangan, pemasaran / distribusi, layanan pelanggan, desain maupun
administrasi pada umumnya.
4. Biaya total (TFC) adalah keseluruhan biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan
untuk membeli semua keperluan baik barang dan jasa yang akan digunakan dalam
proses produksi demi menghasilkan / produksi suatu barang.
5. Data produksi, biaya yang dibebankan, perhitungan harga pokok.
Pilihan Ganda
1. E 6. E
2. E 7. C
3. B 8. A
4. B 9. D
5. A 10. C
Modul 8
A. Kompetensi Dasar
3.8. Menerapkan proses kerja pembuatan prototype produk barang/jasa
B. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.8.1. Menerapkan proses kerja pembuatan prototype produk barang/jasa
3.8.2. Menganalisis proses kerja pembuatan prototype produk barang/jasa
4.8.1. Menyajikan prototype produk barang /jasa
C. Materi Pokok
Cara Membuat Prototype Produk
1. Membuat diagram rinci atau sketsa
Langkah pertama dalam menciptakan prototipe adalah untuk menciptakan sebuah
konsep sketsa rinci atau diagram. Tujuan Anda harus menangkap ide sebanyak mungkin
dengan cara visual yang idealnya, anda harus memiliki dua sketsa konsep :
Sebuah sketsa desain yang menunjukkan bagaimana produk mungkin muncul
setelah selesai
Sebuah sketsa teknis yang menunjukkan dimensi produk, bahan, dan bekerja.
Anda dapat menggunakan perangkat lunak untuk melakukan hal ini, tapi pena dan
kertas kerja yang lebih baik. Anda bahkan dapat beralih ke pena dan kertas gambar-
gambar ini ketika Anda mengajukan paten. Jangan ragu untuk bereksperimen dan
menjadi kreatif dalam langkah ini. Kau jauh dari manufaktur pada saat ini; jangan takut
untuk mencoba hal-hal baru.
2. Membuat model 3D (optional)
Selanjutnya (optional) Langkah ini untuk mentransfer sketsa konsep Anda ke perangkat
lunak pemodelan 3D. Ini akan membantu Anda (dan setiap pihak ketiga seperti investor
atau mitra) memvisualisasikan produk yang lebih baik. Anda juga dapat menggunakan
model ini untuk membuat salinan cetak 3D prototipe Anda.
Manfaat lain dari model 3D adalah bahwa Anda dapat menggunakan aplikasi
augmented reality untuk memvisualisasikan itu di dunia nyata. Ini bekerja sangat baik
untuk menunjukkan ukuran, bentuk, dan desain sebuah ide produk.
3. Buat “bukti dari konsep”
Sekarang tiba bagian menyenangkan: benar-benar membangun ide produk. Bagaimana
Anda membangun bukti pertama Anda dari konsep akan tergantung pada sejumlah hal.
Jika Anda memiliki produk sederhana yang Anda sudah dimodelkan dalam perangkat
lunak 3D, Anda hanya bisa mendapatkannya 3D dicetak untuk menciptakan “bukti dari
konsep” Anda.
Namun, jika Anda memiliki produk yang kompleks dengan sejumlah bagian mekanik
atau elektronik, Anda harus berimprovisasi lebih keras.
Ingat bahwa bukti dari konsep tidak harus terlihat baik atau bahkan menyerupai produk
akhir. Ini hanya harus bekerja. Anda bahkan dapat menggunakan produk rumah tangga
biasa untuk membuat model ini tahap awal. Untuk produk yang lebih kompleks, Anda
mungkin harus mencari bantuan dari seorang tukang atau masinis.
4. Buat prototipe pertama Anda
bukti dari konsep menunjukkan bahwa produk Anda bekerja. Model 3D Anda
menunjukkan apa yang mungkin terlihat seperti.
Langkah anda selanjutnya adalah untuk menggabungkan pelajaran dari bukti konsep
dan model 3D untuk membuat prototipe pertama anda.
Ini harus menjadi model yang cukup rinci yang terlihat seperti produk akhir Anda dan
memiliki fungsi yang sama. Itu tidak selalu mungkin untuk menciptakan detail pertama
prototipe ini saja. Tergantung pada kompleksitas, Anda mungkin ingin mendapatkan
bantuan dari masinis atau desainer prototipe khusus.
Karena ini hanya prototipe pertama, Anda tidak perlu khawatir terlalu banyak tentang
jenis bahan yang digunakan atau bahkan biaya. Tujuan Anda adalah untuk mendapatkan
model kerja yang menyerupai produk akhir Anda.
5. Membuat prototipe produksi-siap
Langkah terakhir sebelum Anda sampai ke manufaktur adalah untuk memangkas lemak
dari prototipe pertama Anda dan mendapatkannya untuk negara produksi-siap.
Ini pada dasarnya adalah proses biaya dan kelayakan analisis. Anda harus pergi melalui
setiap bagian dari prototipe dan mencari cara untuk memotong biaya tanpa
mengorbankan fungsionalitas. Pada waktu yang sama, anda harus melihat cara untuk
meningkatkan estetika produk atau daya tahan.
Misalnya, Anda mungkin mengganti bagian plastik yang sering digunakan dengan
logam, dan bagian logam kecil-digunakan dengan plastik. Ini akan membantu Anda
memotong biaya sambil tetap mempertahankan kualitas.
Ini membantu untuk bekerja dengan produsen dan mencari tahu komponen betapa
berbedanya dalam prototipe mungkin berdampak biaya dan kualitas. Anda juga harus
melihat bahan baku yang berbeda dan melihat mana yang lebih menyenangkan estetis.
Tujuan Anda harus menemukan keseimbangan antara biaya dan kualitas tergantung
pada target pelanggan Anda. Jika Anda menargetkan pembeli mewah, misalnya,
kualitas akan lebih penting daripada biaya. Untuk pelanggan anggaran, itu akan menjadi
sebaliknya.
Tips untuk Ikuti Ketika Membuat Prototype Produk Anda
Prototyping ide dari awal dapat menjadi kompleks, terutama untuk pembuat pertama kali.
Berikut tips ini akan membuat proses lebih halus:
1. Membuat daftar fitur prioritas
Itu tak terelakkan bahwa produk akhir Anda tidak akan memiliki semua fitur yang Anda
membayangkan di ide asli Anda. Biaya dan bahan kendala berarti bahwa Anda harus
mengurangi beberapa fitur yang mahal.
Oleh karena itu, ketika Anda sedang merancang prototipe pertama anda, memisahkan
semua fitur dalam tiga kategori :
Perlu punya : Ini adalah fitur yang Anda benar-benar perlu untuk produk untuk
bekerja. Misalnya, “Penyimpanan portabel” akan menjadi fitur kebutuhan untuk
dimiliki dalam iPod.
Baik untuk memiliki : Ini adalah fitur yang akan membantu produk Anda menonjol,
tetapi tidak penting untuk fungsinya. Misalnya, yang “klik roda” adalah baik-untuk-
memiliki fitur di iPod. Hal itu membuat iPod lebih mudah untuk digunakan, tetapi
itu tidak penting untuk menjalankan nya.
Tidak dibutuhkan : Ini adalah fitur yang berlebihan untuk produk dan tidak
menambahkan banyak di jalan banding atau utilitas. Sering, fitur ini terlalu mahal
untuk diterapkan juga. Anda dapat dengan aman membuang fitur ini di desain
Anda.
Generasi pertama iPod tidak memiliki “roda klik” karena itu terlalu mahal untuk
diterapkan. Cobalah untuk memiliki banyak kebutuhan untuk memiliki fitur mungkin
dalam desain akhir Anda.
2. Masuk NDAs dan paten berkas
Anda pasti akan beralih ke desainer prototipe, masinis, 3D modeler, dll. dalam rangka
mengembangkan prototipe Anda.
Jika ide Anda adalah inovatif, segera Anda dapat menemukan seseorang menjualnya
pada AliExpress untuk harga jauh lebih rendah. Bahkan jika mereka tidak menyalin ide
produk, mereka mungkin menyalin teknik desain atau produksi baru yang
dikembangkan.
Untuk melindungi diri Anda dari pencurian kekayaan intelektual, Anda dapat
mengambil langkah-langkah berikut:
a) Mengajukan paten untuk ide produk dan desain.
b) Meminta semua pihak ketiga untuk menandatangani perjanjian non-disclosure
(NDAs).
3. Menjaga biaya dalam pikiran ketika merancang
Salah satu tantangan terbesar dalam menciptakan prototipe adalah menyeimbangkan
utilitas dan biaya. Anda ingin produk untuk memenuhi fungsi yang dijanjikan, tetapi
Anda juga ingin menjualnya dengan harga yang wajar. Produk yang luar biasa bahwa
pelanggan Anda tidak mampu membayar biaya pasti akan gagal.
Pada setiap tahap dalam proses desain, tanyakan pada diri sendiri dua pertanyaan:
Merupakan bagian ini diperlukan?
Jika ya, apa bahan termurah untuk membuatnya tanpa mengorbankan utilitas?
Biaya bahan bervariasi, bahkan di antara bahan dalam kategori yang sama (seperti
‘plastik’ atau ‘logam’). Ingatlah hal ini ketika Anda sedang merancang produk Anda.
4. Gunakan teknik manufaktur standar
Alasan lain untuk biaya overruns antara prototipe untuk produk akhir adalah
penggunaan teknik manufaktur kustom. Pada dasarnya, setiap pabrik yang membangun
produk Anda akan menggunakan beberapa proses manufaktur standar industri (seperti
“injeksi”). Jika produk Anda tidak dapat diproduksi menggunakan mereka, pabrik harus
membuat teknik disesuaikan dan melatih staf untuk menggunakannya. Hal ini dapat
menambah secara substansial terhadap biaya produksi, terutama jika Anda manufaktur
dalam batch kecil.
Oleh karena itu, ketika Anda sedang merancang prototipe Anda, tetap menutup mata
pada jenis proses manufaktur masing-masing bagian akan membutuhkan. Jika fitur
membutuhkan teknik produksi sangat disesuaikan, mempertimbangkan menghapus itu.
Seorang desainer prototipe atau masinis harus dapat membantu Anda mencari tahu ini.
5. Meminjam ide dari pesaing
Membongkar produk pesaing Anda dapat memberikan pemahaman rinci tentang apa
yang bekerja, apa yang tidak ketika membuat suatu produk. Ini bisa menjadi bantuan
besar dalam merancang ide Anda sendiri.
Oleh karena itu, sebelum Anda mulai membuat prototipe Anda, mengambil melihat dari
dekat produk pesaing Anda. Menganalisis bahan mereka, desain, dan teknik
manufaktur. Carilah kelemahan dan peluang.
D. Kegiatan Pembelajaran
Mengamati proses kerja pembuatan prototype produk barang/jasa
Mengumpulkan data tentang proses kerja pembuatan prototype produk barang/jasa
Mengolah data tentang proses kerja pembuatan prototype produk barang/jasa
Menyajikan proses kerja pembuatan prototype produk
E. Soal Essay
1. Manfaat lain dari model 3D adalah .…
2. Langkah terakhir sebelum anda sampai ke manufaktur adalah ….
3. Untuk melindungi diri Anda dari pencurian kekayaan intelektual, anda dapat mengambil
langkah-langkah apa saja ….
4. Pada setiap tahap dalam proses desain, tanyakan pada diri sendiri dua pertanyaan, yaitu
…
5. Apa yang dimaksud, ketika Anda sedang merancang prototipe pertama anda,
memisahkan semua fitur dalam tiga kategori “Perlu punya” ….
F. Soal Objektif
1. Spesifikasi dan standar dalam desain suatu produk ada berapa hal ….
A. 10
B. 8
C. 5
D. 6
E. 9
2. Jenis jenis pengawasa mutu produk ada ….
A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
E. 6
3. Pemeriksaan atas hasil suatu produk jadi untuk mengetahui apakah produk sesuai
dengan rencana ukuran dan mutu atau tidak adalah pernyataan dari ….
A. Pemantauam mutu bahan bahan
B. Pemantauan pembungkusan
C. Pemantauan produk jadi
D. Pemecahan masalah
E. Pemantauan proses produksi
4. Selain cara kerja peralatan produksi yang mengolah bahan baku dipantau, juga hasil
kerja keras mesin mesin tersebut dipantau agar menghasilkan barang sesuai yang
direncanakan adalah pernyataan dari ….
A. Pemantauam mutu bahan bahan
B. Pemantauan pembungkusan
C. Pemantauan produk jadi
D. Pemecahan masalah
E. Pemantauan proses produksi
5. Menggariskan rencana percobaan dalam merancanakan prototipe adalah langkah ke ….
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
6. Hal ini perlu diamati sejak rencana pembelian bahan, penerimaan bahan di Gudang,
penyimpanan digudang, sampai dengan saat bahan baku tersebut akan digunakan adalah
pernyataan dari ….
A. Pemantauam mutu bahan bahan
B. Pemantauan pembungkusan
C. Pemantauan produk jadi
D. Pemecahan masalah
E. Pemantauan proses produksi
7. Menetapkan tingkat perkiraan konsep dalam merencanakan prptotipe adalah langkah ke
….
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
8. Membuat diagram rinci atau sketsa, merupakan langkah ke ….
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
9. Mengajukan paten untuk ide produk dan desain, Untuk melindungi diri Anda dari
pencurian kekayaan intelektual, merupakan langkah ke ….
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
10. Langkah ini untuk mentransfer sketsa konsep anda ke perangkat lunak pemodelan 3D,
merupakan ….
A. Buat “bukti dari konsep”
B. Buat prototipe pertama Anda
C. Membuat prototipe produksi-siap
D. Membuat diagram rinci atau sketsa
E. Membuat model 3D (optional)
G. Kunci Jawaban
Essay
1. Manfaat lain dari model 3D adalah bahwa Anda dapat menggunakan aplikasi
augmented reality untuk memvisualisasikan itu di dunia nyata. Ini bekerja sangat baik
untuk menunjukkan ukuran, bentuk, dan desain sebuah ide produk.
2. Untuk memangkas lemak dari prototipe pertama Anda dan mendapatkannya untuk
negara produksi-siap.
3. - Mengajukan paten untuk ide produk dan desain.
- Meminta semua pihak ketiga untuk menandatangani perjanjian non-disclosure
(NDAs).
4. - Merupakan bagian ini diperlukan?
- Jika ya, apa bahan termurah untuk membuatnya tanpa mengorbankan utilitas?
5. Adalah fitur yang Anda benar-benar perlu untuk produk untuk bekerja.
Misalnya, “Penyimpanan portabel” akan menjadi fitur kebutuhan untuk dimiliki dalam
iPod.
Pilihan Ganda 6. A
1. A 7. B
2. D 8. A
3. C 9. A
4. E 10. E
5. C
Modul 9
A. Kompetensi Dasar
3.9. Menentukan pengujian kesesuaian fungsi prototype produk barang/jasa
B. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.9.1. Mengidentifikasi kesesuaian fungsi prototype produk barang/jasa
3.9.2. Menganalisis pengujian kesesuaian fungsi prototype produk barang/jasa
4.9.1. Menguji prototype produk barang/ jasa
C. Materi Pokok
Proses Pengujian Produk Baru
Pengujian produk baru bertujuan untuk memberikan penilaian yang lebih rinci tentang
peluang sukses produk baru, mengidentifikasi berbagai penyesuaian akhir yang diperlukan
untuk produk, dan menetapkan berbagai elemen penting dalam program pemasaran yang
akan dipakai untuk memperkenalkan produk dipasar. Secara umum, terdapat 4 (empat)
kegiatan dalam pengujian produk baru, yaitu sebagai berikut.
Proses pengujian produk merupakan tahap ke 3 (tiga) dalam proses pengembangan
produk baru. Macam-macam pengujian di antaranya ada 4 (empat, yaitu :
1. Technical Testing (Pengujian Teknis)
Yaitu dengan cara membuat prototipe yang merupakan approximation (perkiraan)
produk akhir. Pengujian atas kinerja produk prototipe dapat menghasilkan sejumlah
informasi penting tentang product shelf life (usia pajang produk), tingkat keusangan
produk, masalah yang timbul dari pemakaian atau konsumsi yang tidak seharusnya,
potensi kerusakan yang memerlukan penggantian, dan jadwal pemeliharaan yang tepat.
Masing-masing dari jenis informasi tersebut dapat mempunyai dampak biaya terhadap
pemasaran produk. Contohnya seperti estimasi usia panjang produk bisa berpengaruh
terhadap frekuensi dan biaya pengiriman. Lalu kemungkinan adanya masalah
penggunaan yang signifikan dapat mengakibatkan perlunya tambahan informasi
labeling, periklanan, dan sebagainya.
2. Pengujian Preference and Satisfaction Testing (Preferensi dan Kepuasan)
Dipakai untuk menetapkan elemen-elemen yang akan dirancang dalam rencana
pemasaran serta untuk membuat tafsiran penjualan awal produk baru. Secara umum
terdapat dua cara utama yang dibutuhkan dalam tipe pengujian ini, yaitu pertama
meminta konsumen untuk menggunakan sebuah produk selama jangka waktu tertentu,
dan kemudian mereka diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan yang berhubungan
dengan preferensi serta kepuasan mereka. Kedua, melaksanakan "blind test" yang
sedemikian rupa sehingga konsumen dapat membandingkan berbagai macam alternatif
produk tanpa mengetahui nama merek atau produsennya.
Pada dasamya, pengujian preferensi dan kepuasan akan memberikan sejumlah manfaat
pokok, antara lain sebagai berikut :
a. Uji preferensi aktual dan uji teknis bisa memberikan dasar klaim yang obyektif
untuk keperluan promosi, terlebih apabila perusahaan ingin menyajikan superioritas
dalam hal persepsi konsumen atas keunggulan spesifik pada produk perusahaan dari
pada pesaing.
b. Estimasi tingkat pembelian ulang sangat penting untuk memperkirakan pangsa
pasar jangka panjang. Oleh karena itu hasil yang kurang bagus pada uji ini dapat
berakibat pada pembatalan peluncuran produk maupun perancangan ulang produk
baru.
c. Meskipun penerimaan pasar atas produk baru ditentukan oleh semua elemen
program pemasaran, tetapi berbagai kasus menunjukkan bahwa skor yang tinggi
dalam dimensi kinerja produk menggambarkan bahwa ide produk yang
bersangkutan sebaiknya dilanjutkan pada tahap pengembangan produk baru
selanjutnya.
d. Uji preferensi pada umumnya dapat memberikan signal awal terbaik terhadap
kemungkinan terjadinya kanibalisasi produk.
3. Simulated Test Markets atau Laboratory Test Markets (Pengujian Pasar Simulasi)
Prosedur riset pemasaran yang dibuat untuk memberikan gambaran yang murah dan
cepat tentang pangsa pasar yang bisa diharapkan dari produk baru. Beberapa model
yang dapat dipakai antara lain BASES, DESIGNOR, ASSESSOR, dan LITMUS
4. Test Markets (Pengujian Pasar)
Yaitu perusahaan akan menawarkan sebuah produk untuk dijual diwilayah pasar
terbatas yang sebisa mungkin dapat mewakili keseluruhan pasar dimana produk itu
nantinya akan dijual. Secara prinsip, terdapat perbedaan yang signifikan antara metode
pengujian pasar untuk produk konsumen dan produk bisnis/industrial. Didalam
pengujian produk konsumen, perusahaan akan berusaha mengestimasi empat variabel,
yakni product trial (percobaan produk), first repeat (pengulangan pembelian pertama),
adopsi produk, serta frekuensi pembelian. Tentunya perusahaan menginginkan bahwa
semua variabel-variabel tersebut menunjukkan tingkat yang tinggi.
Metode pokok untuk menguji pasar produk konsumen, adalah sebagai berikut :
a. Sales Wave Research
Dalam metode sales wave research, konsumen yang pada awalnya mencoba sebuah
produk secara gratis ditawarka lagi produk tersebut atau produk pesaing, dengan
harga yang lebih murah. Kemudian perusahaan akan memperhatikan berapa kali
konsumen memilih produk perusahaan serta tingkat kepuasan mereka. Metode ini
juga mencakup usaha untuk mempresentasikan pada konsumen satu ataupun
beberapa konsep iklan dalam bentuk kasar untuk mengamati dampaknya terhadap
pembelian ulang
b. Simulated Test Marketing
Metode ini memerlukan 30 sampai 40 pembeli yang qualified dipusat pertokoan
ataupun tempat-tempat lainnya. Perusahaan akan menanyakan beberapa hal kepada
mereka, berhubungan dengan awareness dan preferensi mereka terhadap berbagai
merek pada jenis produk tertentu. Mereka bisa saja diundang untuk menyaksikan
iklan singkat, termasuk didalamnya yang sudah terkenal ataupun yang masih baru.
Lalu dalam penayangan iklan tersebut disisipkan iklan produk baru. Kemudian
konsumen akan diberi sejumlah uang lalu diminta untuk datang ke sebuah toko
khusus dimana mereka bisa membelanjakan uang yang sudah diberikan tersebut
sesuai kebutuhan.
Perusahaan lalu mengamati dan memperhatikan jumlah konsumen yang membeli
merek baru dan merek pesaing. Data ini akan memberikan gambaran tentang
efektivitas iklan mereka atas iklan pesaing. Konsumen lalu diminta mengutarakan
alasan-alasan mereka membeli ataupun tidak membeli. Lalu kemudaian beberapa
minggu setelah itu mereka akan diwawancarai kembali melalui telepon untuk
menentukan sikap mereka atas produk tersebut, kepuasannya, penggunaannya, dan
minatnya untuk membeli kembali, dan ditawari kesempatan untuk membeli kembali
produk yang bersangkutan.
c. Controlled Test Marketing
Metode ini memungkinkan perusahaan untuk menguji pengaruh faktor dalam toko
dan iklan terbatas pada perilaku pembelian konsumen tanpa harus melibatkan
konsumen itu sendiri secara langsung. Sampel konsumen akan diwawancarai untuk
mendapatkan kesan mereka terhadap produk yang bersangkutan. Perusahaan tidak
harus memberikan potongan penjualan, memakai wiraniaga mereka sendiri,
atau`membeli jaringan distribusi. Tetapi metode ini tidak dapat memberikan
informasi tentang cara membujuk distributor agar mau menjual produk baru
perusahaan.
d. Test Markets
Uji pasar adalah cara utama dalam menguji sebuah produk baru dalam situasi yang
sama dengan yang nantinya akan dihadapi dalam peluncuran produk yang
bersangkutan. Perusahaan umumnya akan bekerja sama dengan perusahaan riset
dalam menentukan kota dimana wiraniaga perusahaan nantinya akan mencoba
membujuk para distributor agar bersedia untuk menjual produk perusahaan.
Perusahaan melakuan promosi dan periklanan sama dengan yang akan dilaksanakan
dalam pemasaran secara nasional. Biaya yang nantinya dibutuhkan tergantung pada
jumlah kota, lama pengujian, serta jumlah data yang diinginkan perusahaan.
Melalui uji pasar akan didapatkan beberapa manfaat, diantaranya adalah
memberikan prediksi yang dapat diandalkan tentang penjualan dimasa yang akan
datang, pengujian awal terhadap rencana pemasaran, mengetahui kekurangan
produk, mendapat gambaran berbagai masalah potensial dalam jaringan distribusi,
dan mendapat pemahaman lebih baik mengenai perilaku berbagai segmen pasar.
Sementara, produk bisnis juga mendapatkan manfaat dari uji pasar, dimana
pengujiannya bervariasi tergantung dari jenis barangnya. Barang industri yang
mahal dan memakai teknologi baru pada umumnya menjalani pengujian Alpha dan
Beta. Pengujian Alpha ialah pengujian produk dengan tujuan mengukur serta
meningkatkan kinerja, rancangan, keandalan, dan biaya operasi produk. Apabila
hasil pengujian alpha baik, maka perusahaan akan melanjutkannya dengan
melakukan pengujian Beta dengan mengundang para konsumen potensial agar
dapat melaksanakan pengujian secara rahasia ditempat mereka sendiri.
Metode uji pasar lainnya ialah memperkenalkan produk bisnis baru dalam pameran
dagang. Produk baru industrial juga dapat diuji ditempat pajangan distributor atau
dealer. Cara lain yang bisa ditempuh ialah uji pemasaran, dimana perusahaan
membuat pasokan produk dengan jumlah terbatas dan diserahkan pada wiraniaga
untuk dijual didaerah geografis yang terbatas dengan dukungan katalog, promosi,
dan sebagainya. Melalui cara demikian, manajemen akan dapat mempelajari apa
saja yang mungkin terjadi dalam pemasaran dengan skala penuh serta memberikan
informasi yang lebih lengkap dalam memutuskan komersialisasi produk yang
bersangkutan.
D. Kegiatan Pembelajaran
Mengamati pengujian kesesuaian fungsi prototype produk barang/jasa
Mengumpulkan data tentang pengujian kesesuaian fungsi prototype produk
barang/jasa
Mengolah data tentang pengujian kesesuaian fungsi prototype produk
barang/jasa
Menyajikan pengujian kesesuaian fungsi prototype produk barang/jasa
E. Soal Essay
1. Pengujian produk baru bertujuan untuk ….
2. Apa yang dimaksud dengan Technical Testing (Pengujian Teknis) ….
3. Apa yang dimaksud dengan uji pasar ….
4. Apa yang dimaksud dengan Simulated Test Markets atau Laboratory Test Markets ….
5. Secara umum terdapat dua cara utama yang dibutuhkan dalam tipe pengujian ini, yaitu
….
F. Pilihan Ganda
1. Secara umum, terdapat berapa kegiatan dalam pengujian produk baru ?
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
2. Dengan cara membuat prototipe yang merupakan approximation (perkiraan) produk
akhir, merupakan pengertian dari ….
A. Technical Testing.
B. Pengujian Preference and Satisfaction Testing
C. Simulated Test Markets
D. Laboratory Test Markets
E. Test Markets
3. Perusahaan akan menawarkan sebuah produk untuk dijual diwilayah pasar terbatas yang
sebisa mungkin dapat mewakili keseluruhan pasar dimana produk itu nantinya akan
dijual, merupakan pengertian dari ….
A. Technical Testing.
B. Pengujian Preference and Satisfaction Testing
C. Simulated Test Markets
D. Laboratory Test Markets
E. Test Markets
4. Dalam Metode Simulated Test Marketing ini memerlukan berapa pembeli yang qualified
dipusat pertokoan ataupun tempat-tempat lain ?
A. 10 sampai 20
B. 30 sampai 40
C. 40 sampai 50
D. 45 sampai 60
E. 20 sampai 30
5. Prosedur riset pemasaran yang dibuat untuk memberikan gambaran yang murah dan
cepat tentang pangsa pasar yang bisa diharapkan dari produk baru, merupakan
pengertian dari ….
A. Technical Testing.
B. Pengujian Preference and Satisfaction Testing
C. Simulated Test Markets
D. Test Markets
E. Controlled Test Marketing
6. Cara utama dalam menguji sebuah produk baru dalam situasi yang sama dengan yang
nantinya akan dihadapi dalam peluncuran produk yang bersangkutan, merupakan ….
A. uji pabrik
B. uji konsumen
C. uji produsen
D. uji pasar
E. uji diri pribadi
7. Perusahaan membuat pasokan produk dengan jumlah terbatas dan diserahkan pada
wiraniaga untuk dijual didaerah geografis yang terbatas dengan dukungan katalog,
promosi, dan sebagainya, merupakan ….
A. uji pabrik
B. uji konsumen
C. uji produsen
D. uji pasar
E. uji pemasaran
8. Memperkenalkan produk bisnis baru dalam pameran dagang, merupakan … uji pasar .
A. unsur
B. karakteristik
C. metode
D. pengertian
E. kelebihan
9. Pengulangan pembelian pertama, disebut juga ….
A. first repeat
B. second repeat
C. repeat until
D. and repeat
E. third repeat
10. Diantaranya adalah memberikan prediksi yang dapat diandalkan tentang penjualan
dimasa yang akan datang, merupakan … uji pasar
A. karakteristik
B. ciri - ciri
C. metode
D. manfaat
E. pengertian
G. Kunci Jawaban
Essay
1. memberikan penilaian yang lebih rinci tentang peluang sukses produk baru,
mengidentifikasi berbagai penyesuaian akhir yang diperlukan untuk produk, dan
menetapkan berbagai elemen penting dalam program pemasaran yang akan dipakai
untuk memperkenalkan produk dipasar.
2. Yaitu dengan cara membuat prototipe yang merupakan approximation (perkiraan)
produk akhir. Pengujian atas kinerja produk prototipe dapat menghasilkan sejumlah
informasi penting tentang product shelf life (usia pajang produk), tingkat keusangan
produk, masalah yang timbul dari pemakaian atau konsumsi yang tidak seharusnya,
potensi kerusakan yang memerlukan penggantian, dan jadwal pemeliharaan yang tepat.
3. Uji pasar adalah cara utama dalam menguji sebuah produk baru dalam situasi yang
sama dengan yang nantinya akan dihadapi dalam peluncuran produk yang bersangkutan.
4. Yaitu prosedur riset pemasaran yang dibuat untuk memberikan gambaran yang murah
dan cepat tentang pangsa pasar yang bisa diharapkan dari produk baru.
5. yaitu pertama meminta konsumen untuk menggunakan sebuah produk selama jangka
waktu tertentu, dan kemudian mereka diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan
yang berhubungan dengan preferensi serta kepuasan mereka. Kedua, melaksanakan
"blind test" yang sedemikian rupa sehingga konsumen dapat membandingkan berbagai
macam alternatif produk tanpa mengetahui nama merek atau produsennya.
Pilihan Ganda
1. D 6. D
2. A 7. E
3. E 8. C
4. B 9. A
5. C 10. D
Modul 10
A. Kompetensi Dasar
3.10 Menganalisis perencanaan produksi massal
B. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.10.1. Mengidentifikasi Perencanaan produksi Massal
4.10.1. Melakukan Perencanaan Produksi Massal
C. Materi Pokok
PENGERTIAN PERENCANAAN PRODUKSI MASSAL
Perencanaan produk adalah proses menciptakan ide produk dan menindaklanjuti sampai
produk diperkenalkan ke pasar. Selain itu, perusahaan harus memiliki strategi cadangan
apabila produk gagal dalam pemasarannya. Termasuk diantaranya ekstensi produk atau
perbaikan, distribusi, perubahan harga dan promosi.
Kesuksesan ekonomi suatu perusahaan manufaktur tergantung kepada kemampuan
untuk mengidentifikasi kebutuhan pelanggan, kemudian secara cepat menciptakan produk
yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut dengan biaya yang rendah. Hal ini bukan
merupakan tanggung jawab bagian pemasaran, bagian manufaktur, atau bagian desain saja,
melainkan merupakan tanggung jawab yang melibatkan banyak fungsi yang ada di
perusahaan. Metode pengembangan produk berdasarkan kepada permintaan atau persyaratan
serta spesifikasi produk oleh customer adalah metode yang cukup baik, karena dengan
berbasis keinginan customer maka kemungkinan produk tersebut tidak diterima oleh
customer menjadi lebih kecil.
Dari sudut pandang investor pada perusahaan yang berorientasi laba, usaha
pengembangan produk dikatakan sukses jika produk dapat diproduksi dan dijual dengan
menghasilkan laba.Namun laba seringkali sulit untuk dinilai secara cepat dan langsung.
Terdapat 5 dimensi spesifik yang berhubungan dengan laba dan biasa digunakan untuk
menilai kinerja usaha pengembangan produk, yaitu:
1) Kualitas Produk
Seberapa baik produk yang dihasilkan dari upaya pengembangan dan dapat memuaskan
kebutuhan pelanggan. Kualitas produk pada akhirnya akan mempengaruhi pangsa pasar
dan menentukan harga yang ingin dibayar oleh pelanggan.
2) Biaya Produk
Biaya untuk modal peralatan dan alat bantu serta biaya produksi setiap unit disebut
biaya manufaktur dari produk. Biaya produk menentukan berapa besar laba yang
dihasilkan oleh perusahaan pada volume penjualan dan harga penjualan tertentu.
3) Waktu Pengembangan Produk
Waktu pengembangan akan menentukan kemampuan perusahaan dalam
berkompetisi,menunjukkan daya tanggap perusahaan terhadap perubahan teknologi dan
pada akhirnya akan menentukan kecepatan perusahaan untuk menerima pengembalian
ekonomis dari usaha yang dilakukan tim pengembangan.
4) Biaya Pengembangan
Biaya pengembangan biasanya merupakan salah satu komponen yang penting dari
investasi yang dibutuhkan untuk mencapai profit.
5) Kapabilitas Pengembangan.
Kapabilitas pengembangan merupakan asset yang dapat digunakan oleh perusahaan
untuk mengembangkan produk dengan lebih efektif dan ekonomis dimasa yang akan
datang.
D. Kegiatan Pembelajaran
Mengamati untuk mengidentif ikasi dan menganalisis Perencanaan produksi massal
produk Barang/Jasa
Mengumpulkan data dan inf ormasi Perencanaan produksi massal produk
Barang/Jasa
Mengidentifikasi dan menganalisis data dan informasi Perencanaan produksi massal
produk Barang/Jasa
Mengkomunikasikan hasil analisis data dan informasi
Perencanaan produksi massal produk barang atau jasa
E. Soal Essay
1. Perencanaan produk adalah ….
2. Definisi dari biaya produk adalah ….
3. Definisi dari biaya pengembangan adalah ….
4. Apa yang dimaksud kapabilitas pengembangan ….
5. Usaha pengembangan produk dikatakan sukses jika ….
F. Pilihan Ganda
1. Proses menciptakan ide produk dan menindaklanjuti sampai produk diperkenalkan ke
pasar, merupakan pengertian dari .…
A. biaya produksi
B. perencanaan produk
C. biaya konsumen
D. perencanaan produksi
E. perencanaan konsumen
2. Terdapat berapa dimensi spesifik yang berhubungan dengan laba dan biasa digunakan
untuk menilai kinerja usaha pengembangan produk ?
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
3. Seberapa baik produk yang dihasilkan dari upaya pengembangan dan dapat memuaskan
kebutuhan pelanggan, merupakan definisi dari ….
A. Biaya produk
B. Biaya konsumen
C. Kualitas produk
D. Biaya pengembangan
E. Waktu pengembangan produk
4. Dari sudut pandang siapa, pada perusahaan yang berorientasi laba, usaha pengembangan
produk dikatakan sukses jika produk dapat diproduksi dan dijual dengan menghasilkan
laba ?
A. Pembeli
B. Konsumen
C. Produsen
D. Produksi
E. Investor
5. Biaya pengembangan biasanya merupakan salah satu komponen yang penting dari
investasi yang dibutuhkan untuk mencapai ….
A. Profit
B. Untung
C. Laba
D. Produksi
E. Biaya
6. Perusahaan harus memiliki strategi cadangan apabila produk gagal dalam
pemasarannya., termasuk diantaranya, kecuali ….
A. Perbaikan
B. Ekstensi produk
C. Distribusi
D. Biaya
E. promosi
7. Waktu pengembangan akan menentukan kemampuan perusahaan dalam berkompetisi,
menunjukkan daya tanggap perusahaan terhadap perubahan ….
A. Teknologi
B. Produksi
C. Biaya
D. Customer
E. Pembeli
8. Usaha pengembangan produk dikatakan sukses jika produk dapat diproduksi dan dijual
dengan menghasilkan ….
A. teknologi
B. produksi
C. biaya
D. laba
E. pelanggan
9. Karena dengan berbasis keinginan customer, maka kemungkinan produk tersebut tidak
diterima oleh customer menjadi lebih ….
A. besar
B. kecil
C. mahal
D. murah
E. tidak laku
10. Kesuksesan ekonomi suatu perusahaan manufaktur tergantung kepada kemampuan
untuk mengidentifikasi kebutuhan ….
A. Penjual
B. Produsen
C. Pelanggan
D. Penagih
E. Customer
G. Kunci Jawaban
Essay
1. Perencanaan produk adalah proses menciptakan ide produk dan menindaklanjuti sampai
produk diperkenalkan ke pasar.
2. Biaya untuk modal peralatan dan alat bantu serta biaya produksi setiap unit disebut
biaya manufaktur dari produk. Biaya produk menentukan berapa besar laba yang
dihasilkan oleh perusahaan pada volume penjualan dan harga penjualan tertentu.
3. Biaya pengembangan biasanya merupakan salah satu komponen yang penting dari
investasi yang dibutuhkan untuk mencapai profit.
4. Kapabilitas pengembangan merupakan asset yang dapat digunakan oleh perusahaan
untuk mengembangkan produk dengan lebih efektif dan ekonomis dimasa yang akan
datang.
5. produk dapat diproduksi dan dijual dengan menghasilkan laba.Namun laba seringkali
sulit untuk dinilai secara cepat dan langsung.
Pilihan Ganda
1. B 6. D
2. E 7. A
3. C 8. D
4. E 9. B
5. A 10. C