The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

modul ini adalah modul yang menjelaskan tentang cerita fiksi dan non fiksi

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by a310190126, 2021-12-20 23:31:27

Buku Fiksi dan Non Fiksi Untuk SMP/MTs Kelas 8

modul ini adalah modul yang menjelaskan tentang cerita fiksi dan non fiksi

BAB I

Pendahuluan

A. Latar Belakang
membaca adalah hal yang sangat penting bagi manusia, karena membaca dapat

membuka wawasan yang sangat luas. Terdapat pepatah yang mengatakan bahwa
membaca dapat membuka jendela dunia, artinya dengan membaca maka manusia
memiliki wawasan yang luas. Membaca juga dapat menemukan informasi yang
penting, dengan membaca kita dapat menggali dan menemukan suatu informasi yang
kita butuhkan.

Membaca dapat menumbuhkan keterampilan dalam diri manusia, seperti
keterampilan dalam menulis. Karena dengan membaca kita memiliki wawasan yang
luas dan dapat menulis sesuai dengan wawasan yang kita dapatkan ketika membaca.
Membaca dapat menumbuhkan imajinasi seseorang dan memunculkan ide-ide kreatif
lainnya. Masalah yang sering muncul ketika peserta didik diminta untuk membuat
sebuah karya adalah sulitnya menuangkan ide dalam sebuah karya. Oleh sebab itu,
mengapa kegiatan membaca sangat penting bagi peserta didik.

Modul ini akan menyampaikan materi tentang buku fiksi dan non fiksi padda
kelas VIII SMP/MTs khususnya Kompetensi Dasar 3.17 menggali dan menemukan
informasi dari buku fiksi dan nonfiksi yang dibaca dan 4.17 membuat peta konsep/garis
alur dari buku fiksi dan non fiksi yang dibaca. Melalui modul ini, pembelajar
diharapkan mampu memfasilitasi peserta didik dalam mencapai tujuan, yaitu mampu
menulis teks eksplanasi dengan memperhatikan struktur dan kebahasaan.

B. Kompetensi Dasar
Modul ini dikhususkan untuk kelas VIII dengan Kompetensi Dasar 3.17

menggali dan menemukan informasi dari buku fiksi dan nonfiksi yang dibaca dan 4.17
membuat peta konsep/garis alur dari buku fiksi dan non fiksi yang dibaca. Indikator
pencapaian kompetensi adalah sebagai berikut:

1) Menggali dan menemukan informasi dari buku fiksi dan non fiksi yang dibaca
2) Menelaah unsur buku fiksi dan non fiksi yang dibaca dengan benar
3) Menemukan informasi dari buku fiksi dan nonfiksi yang dibaca
4) Menyajikan tanggapan terhadap buku fiksi dan non fiksi yang dibaca secara

lisan/tertulis

C. Tujuan Pembelajaran
Tujuan pembelajaran pada modul ini yang dikhususkan untuk kelas VIII dengan

Kompetensi Dasar 3.17 menggali dan menemukan dari buku fiksi dan nonfiksi yang
dibaca dan 4.17 membuat peta konsep/garis alur dari buku fiksi dan non fiksi yang
dibaca. Berikut adalah rincian tujuan pembelajaran pada modul ini:

1) Setelah membaca buku fiksi dan non fiksi, siswa mampu menggali dan
menemukan informasi dari buku fiksi dan nonfiksi yang dibaca secara dengan
tepat.

2) Setelah menggali dan menemukan informasi dari buku fiksi dan non fiksi, siswa
dapat menelaah unsur buku fiksi dan nonfiksi yang dibaca dengan benar.

1

3) Setelah menelaah unsur buku fiksi dan non fiksi, siswa dapat mempresentasikan
atau menyajikan informasi dari buku fiksi dan non fiksi yang dibaca secara
lisan/tertulis dengan sistematis.

4) Setelah mempresentasikan, siswa dapat memberikan tanggapan terhadap
informasi yang terdapat dalam buku fiksi dan non fiksi.

D. Petunjuk Penggunaan Modul
Berikut adalah hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan modul ini:
1) Peserta didik akan diberikan penejalasan menganai keragaman informasi buku
fiksi dan non fiksi beserta peta konsepnya. Penjelasan tersebut terdapat dalam
modul ini.
2) Setelah peserta didik mengetahui keragaman informasi dalam buku fiksi dan
non fiksi, peserta didik diminta untuk membuat kelompok.
3) Secara berkelompok siswa membaca dan menemukan informasi yang kemudian
akan di komunikasikan dengan kelompok lain.
4) Setiap kelompok diminta untuk membaca paparan materi yang ada pada modul
ini dan siswa dan mencatat uraian yang dianggap menarik beserta tanggapan-
tanggapannya.

BAB II

Materi Buku Fiksi dan Non Fiksi

A. Keragaman Informasi dalam Buku Fiksi dan Non Fiksi
Buku (bacaan) dapat dibagi ke dalam dua jenis, yakni buku fiksi dan non fiksi.

Buku fiksi meliputi kumpulan dongeng, cerpen, novel, dan drama. Sedangkan buku non
fiksi contohnya adalah buku pelajaran, biografi, dan lain sebagainya.

Seseorang membaca buku fiksi pada umumnya untuk memperoleh hi buran
ataupun kesenangan. Coba, kamu pikirkan kembali, apa yang kamu inginkan ketika
membaca novel? Ketika itu akan muncul berbagai perasaan yang muncul seiring
dengan perjalanan hidup yang dialami tokoh novel tersebut. Tidak demikian halnya
ketika kamu membaca buku pelajaran, buku ilmiah, ataupun buku nonfiksi lainnya;
yang kamu peroleh ketika itu adalah sejumlah informasi, pengetahuan, ataupun
wawasan.

B. Informasi Buku Melalui Indeks
Contoh:
Cara membuat kliping, 62-63 Kosentrasi 49-53
Perhatikan cuplikan buku berikut!

Sesuai dengan judulnya, cuplikan itu disebut dengan indeks. Adapaun yang dimaksud
dengan indeks adalah daftar kata atau istilah penting yang terdapat dalam buku cetak.
Ideks menurut ( Agus Supriatno, 2005) indeks merupakan hal yang sangat penting

2

untuk buku, karena indeks dapat mempermudah mencari keterangan di dalam buku.
Indeks biasanya tersusun pada halaman akhir dan terususun menurut abjad. Seperti
contoh di atas.

Contoh lain:
Ikhtisar buku, 61, 64-64
Kamera 19, 20

Perhatikan cuplikan buku berikut!
Berdasarkan indeks tersebut dapat diketahui bahwa kata-kata ikhitisar buku dijumpai
pada halaman 61, 64 –6 5. Adapun istilah konsentrasi digunakan dalam halaman 49 –5
Dengan demikian, indeks sangat membantu pembaca dalam menelusuri suatu kata atau
istilah dalam suatu buku.

C. Catatan tentang Isi Buku
Kamu sudah belajar memanfaatkan indeks saat menemukan informasi-

informasi penting yang ada di dalam suatu buku. Hal lain yang perlu kamu kuasai
adalah membuat catatan tentang isi buku berdasarkan kata/istilah-istilah dalam
indeksnya itu. Kamu harus dapat menentukan indeks yang pemaknaannya yang dicari.
Kemudian, mencatat semua penjelasan yang ada di buku itu tentang indeks yang
dimaksud. Catatlah penggunaan kata/istilah-istilah (indeks) yang kita anggap penting.
Susunlah catatan secara kreatif. Kamu dapat membubuhinya dengan pensil berwarna,
gambar-gambar, dan hal-hal menarik lainnya. Perlu diingat, catatanitu mudah diingat
dan lebih semangat untuk mempelajarinya.

D. Teknik Membaca untuk Menemukan Isi Pokok Buku
Pemahaman tentang isi suatu buku secara keseluruhan dapat terus ditingkatkan

dengan latihan membaca cepat. Dengan membaca cepat maka seseorang akan
memahami informasi dengan cepat dan akurat (Sterno Pena, 2020). Teknik membaca
cepat dilakukan dengan gerakan mata yang menyapu halaman demi halaman suatu buku
dengan kecepatan tinggi. Membaca cepat dilakukan dengan berbagai teknik. Salah satu
di antaranya teknik fiksasi. Berikut langkah-langkah membaca dengan tek nik fiksasi.

1) Sediakan kertas yang diberi gambar berupa titik-titik.
2) Gerakan tatapan mata dengan mengikuti titik-titik hitam itu secara cepat
3) Ulangi latihan itu berkali-kali dengan titik hitam yang semakin di

renggangkan.
4) Terapkanlah latihan itu terhadap bahan bacaan yang kita baca. Bacalah

halaman demi halaman itu secara cepat.

Proses membaca cepat dapat dilakukan dalam berbagai teknik. Pemilihan teknik
membaca bergantung pada jenis bacaannya. Bentuk zig-zag digunakan untuk teks yang
sulit, bentuk spiral untuk teks yang agak sulit, dan bentuk diagonal/vertikal untuk teks
yang mudah.

Teknik mencatat informasi dalam buku adalah:

1) Tentukan kata/istilah yang hendak dicari penjelasan/penggunaannya.

3

2) Carilah halaman penggunaan kata/istilah itu sesuai dengan yang tertera pada
halaman indeksnya.

3) Pahami penggunaan kata/indeks itu pada halaman yang dimaksud.
4) Catatlah bagian-bagian pentignnya dari penggunaan kata/istilah itu.

E. Peta Konsep Isi Buku
Catatan tentang isi buku atau bacaan banyak sekali manfaatnya. Apalagi kalau

kamu bermaksud membahas kembali isi bacaan itu. Kamu perlu melak ukan persiapan,
di antaranya berupa catatan tentang pokok-pokok isi buku yangakan didiskusikan.
Catatan yang kamu buat akan lebih mudah dibahas kembali apabila disajikan dalam
bentuk peta konsep. Isi buku pada umumnya terdiri atas beberapa bab dan di dalam
setiap ba b terbagi pula ke dalam beberapa sub bab. Pada setiap sub-babnya juga
kembali dirinci ke dalam beberapa bagian lagi. Pembahasan isi buku seperti itu akan
lebih mudah apabila disajikan ke dalam suatu pemetaan yang sering disebut dengan
peta konsep.

Berikut contoh penyajiannya:

Isi Buku Apresiasi Sastra

Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5

Pendahuluan Puisi Prosa Drama Penutup

• Pengertian • Pengertian • Pengertian • Pengertian

kesustraan Puisi prosa Drama

• Manfaat • Karakteristik • Karakteristik • Karakteristik

karya sastra puisi prosa drama

• Jenis-jenis • Jenis-jenis • Jenis-jenis • Jenis-jenis
karya sastra
puisi prosa drama

• Cara menulis • Cara menulis • Cara

puisi Prosa mementaskan

Dengan pemetaan seperti contoh diatas, maka isi buku dan karakteristik buku
bisa tergambar dengan jelas. Peta konsep isi suatu buku dapat pula disajikan sebagai
berikut:

Isi setiap bab dalam sebuah buku dapat lebih diperjelas dengan peta konsep seperti di
atas. Satu bab disajikan dalam satu bagan sehingga sistematikanya bisa lebih terperinci.
Hubungan antar bagiannya pun akan lebih mudah dipahami. Akan tetapi, untuk buku-
buku cerita semacam novel ataupun buku kumpulan cerpen/dongeng, akan lebih mudah
dipahami apabila disajikan dalam bentuk bagan alur. Dengan begitu rangkaian cerita
yang ada pada buku itu akan lebih jelas dan mudah terpahami.

4

Untuk Memahami Materi Buku Fiksi dan Non Fiksi lebih dalam Kerjakan Soal-soal
Berikut!

1. Kunjungilah perpustakaan sekolahmu.Bacalah lima buah buku yangmasing- masing
berupa fiksi dan nonfiksi. Catalah identitas buku itu yang meliputi judul,
penulis/pengarang, penerbit, jumlah halaman. Jelaskan pula isi buku itu secara ringkas!

2. Catatlah informasi-informasi penting dari salah satu buku yang telah kamu baca!
3. Jelaskanlah alasan penting informasi-informasi itu!

Judul Buku : ................................................................................

Penulis : ................................................................................

Penerbit : ................................................................................

Informasi penting Halaman Alasan kepentingan

Daftar Pustaka
Pena, Sterno. 2020. Metode Membaca Cepat Akurat. Sterno Pena.
Supriatno, Agus. 2005. Teman Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia. Bandung: Pribumi Mekar.

5


Click to View FlipBook Version