EDISI 3
JURNAL OSPEK
—— 2020 ——
BERITA OPINI
Maba Vokasi Wajib Siapkan Kuota 20GB untuk
Rangkaian PKKMB Fakultas Boro-boro Memikirkan Idealis
vs Realis dalam Memilih
Dosen Pegang Kendali Penuh
Kepanitiaan PKKMB Jurusan, Potensi Diri Saja
FPIK Masih Bingung
Informasi PKKMB
FH Telat, Ketua
Pelaksana: Panitia
Hanya Punya
Waktu Efektif Tiga
Minggu
RKHeoEtpiSed:aEHkNaadraSilpaIann dalam ARTIKEL
PUISI Kita dan Pemahaman
Mengenai Stress
Kehidupan
Gelandangan KOMIK
KARIKATUR
SUSUNAN EDITORIAL
REDAKSI
PERGANTIAN YANG JADI
SEKAT-SEKAT
PELINDUNG Ilustrasi: Salsa
Pernah tahu tagar-tagar #DesemberWish, #SeptemberWish, atau unggahan
REKTOR UNIVERSITAS BRAWIJAYA tulisan yang berharap suatu bulan jadi lebih baik lagi? Pernah tahu bualan
resolusi-resolusi yang orang ucapkan di awal tahun? Pernah diam-diam
PEMBIMBING berharap menaiki satu jenjang pendidikan bisa membuatmu berubah
menjadi orang yang baru? Nampaknya ada sesuatu yang istimewa soal
AULIA NABILA, S.H., LL.M. pergantian bagi banyak orang. Seolah magis, padahal cuma sekatan yang
dibuat-buat untuk memberi diri sendiri validasi dari tanda mulai yang cuma
PENANGGUNG JAWAB imajinasi.
IMA DINI SHAFIRA Teman-teman mahasiswa baru mungkin sudah mematok awal masuk kuliah
menjadi penanda lahirnya diri yang baru. Bagusnya, mungkin sudah banyak
PEMIMPIN REDAKSI yang tertulis dalam daftar kegiatan apa yang harus dilakukan. Ambisi masuk
organisasi, mengejar IPK sempurna, ataupun hal-hal lain yang meniru-niru
ABDI RAFI AKMAL standard ideal mahasiswa yang dikonstruksi oleh sekitar. Jeleknya, saya
menilai bahwa usaha untuk memperbaiki diri saat masuk tahap baru ini
PLT REDAKTUR PELAKSANA terlihat seperti proskrastinasi tersembunyi. Kenapa baru sekarang?
HAMIM MAULANA RAHMAN Ini terdengar sama seperti keinginan untuk melakukan sesuatu, tapi
menunggu jam tepat di angka “12.00”, sementara sekarang kamu masih
EDITOR bersantai karena kurang 9 menit. Padahal, jeda waktu yang ada bisa
memberikan banyak peluang kesempatan baru atau memberi waktu ekstra
IMA DINI SHAFIRA untuk mengembangkan diri. Beresolusi untuk berubah pada awalan yang
ABDI RAFI AKMAL baru hanya dalih yang diberikan kepada dirimu sendiri kalau kamu tidak
GEMILANG AYU MAULIDA terlambat memulai. Padahal, “tidak ada kata terlambat”.
IVAN YUSUF
SINTA MARTANI N. Sekali lagi, untuk meluruskan, saya sepakat bahwa memang tidak ada kata
PRISKA SALSABIILA terlambat untuk memulai sesuatu dan berubah. Hanya saja, saya ingin
ANGGIK KARUNIAWAN menambahkan bahwa pergantian bukan patokan untuk memulai. Saat
OCTAVIO RITUNG sudah menjadi mahasiswa 3 semester, misalnya, di pertengahan semester
kamu ingin jadi mahasiswa yang aktif di luar kampus. Kamu bisa mulai saat
WARTAWAN itu juga tanpa harus merasa terlambat tidak melakukannya sejak jadi maba,
maupun merasa harus menunggu sampai genap di awal semester baru nanti.
GALANG NARARIYYA KIRANA
FATHAN GHIFARY HIFNY Kita harus lebih fleksibel soal periode dan waktu dalam hal pengembangan
KHAIRUNNISA ANDARI PUTRI diri. Kebiasan mematok perubahan di sebuah pergantian ini harus perlahan-
HAMIM MAULANA RAHMAN lahan dikikis. Seperti waktu yang sebenarnya relatif, tidak butuh sesuatu
EMHA ILHAMI RAIS lainnya berganti untuk ikut berganti. Kamu yang hampir punya kendali
TIARA BAKHTIAR penuh atas diri sendiri bisa melakukan perubahan kapan saja. Lebih bagus
SAVIRA ALVIONITA lagi, tidak lama setelah kamu menyadari dan memahami orientasi maupun
ZAINAL MUSTOFA keinginanmu.
AGUNG MAHARDIKA
ADELIA FIRSTY H. Sesungguhnya selama ini kita seperti hanya naik jenjang. Tidak ada yang
LYDIA WAHYUNI istimewa dari itu selain “kita naik”. Dimulainya satu periode baru hanya garis
FAISAL AMRULLAH khayal. Perubahan tidak butuh
SILVIA NADYATUS VIRLYANA itu. Selamat berpikir soal ini.
RANTI FADILAH
WIDIYANINGRUM “Mungkin sebaiknya kita menghadapi kenyataan bahwa waktu adalah
salah satu hal yang tidak dapat kita definisikan, dan kita dapat
KARIKATURIS mengatakan bahwa ia adalah apa yang selama ini kita ketahui seperti
apa: ia adalah berapa lama kita harus menunggu! Yang penting bukanlah
PRISKA SALSABIILA bagaimana kita mendefinisikan waktu, tapi bagaimana kita
mengukurnya” -Richard P. Feynman
KOLUMNIS
Priska Salsabiila, Redaktur Pelaksana Online
OCTAVIO RITUNG
ANGGIK KARUNIAWAN 1
QAIDAH RAHMATIKA ROSIDA
KOMIKUS
MUHAMMAD GHANI MAKARIM
SASTRAWAN
ANGGIK KARUNIAWAN
QAIDAH RAHMATIKA ROSIDA
LAYOUTER
MUHAMMAD GHANI MAKARIM
FARAH HANIFAH SOEGENG
SALSABILA RAIHANI
ILUSTRATOR
SALSABILA RAIHANI
MILA FEBRIYANTI
HUSNUN AFIFAH
DAFTAR ISI
JURNAL OSPEK
— EDISI 3 2020 —
BERITA
3 Pengawas dan Pengarah Poster FP UB
2020 Tidak Permasalahkan Nama
Angkatan Mahasiswa Baru
11 PKKMB FISIP Secara Daring Akibatkan
4 FT Pastikan Pelaksanaan PKKMB
Banyak Perubahan Anggaran
Fakultas melalui Akun Baru Instagram
12 Panitia PKKMB FIB Cegah Terjadinya
4 Maba Vokasi Wajib Siapkan Kuota 20GB
Perpeloncoan
untuk Rangkaian PKKMB Fakultas
7 Dosen Pegang Kendali Penuh 12 Ada Lebih dari 100 Mahasiswa Lama
Kepanitiaan PKKMB FPIK
yang Mendaftar PKKMB Filkom Tahun
7 PKKMB Daring, FAPET Mudahkan Ini
Penugasan untuk Maba 15 Informasi PKKMB FH Telat, Ketua
8 Antisipasi Bullying, FKG UB Beri Pelaksana: Panitia Hanya Punya Waktu
Penugasan Edukatif Pada Maba Efektif Tiga Minggu
8 Keikutsertaan Maba Angkatan Pertama 15 Antisipasi FKH dalam Memaksimalkan
Prodi Aktuaria pada PKKMB FMIPA PKKMB secara Daring
11 FTP Tetap Wajibkan Materi Pengenalan 16 Meski Rangkaiannya Dipersingkat,
PKM pada Mahasiswa Baru
Panitia Tidak Ingin Mengubah Esensi
KARIKATUR PKKMB FK
5 "Keterbukaan" Informasi Publik
16 Kuota Mahasiswa Lama yang Mengulang
OPINI
pada PKKMB FIA Hanya Terbatas 48
6 Boro-boro Memikirkan Idealis vs Realis Orang
dalam Memilih Jurusan Potensi Diri RESENSI
Saja Masih Bingung
10 Hope: Harapan dalam Ketidakadilan
PUISI
KOMIK
9 Kehidupan
9 Gelandangan 13 Ospek Online: Cara Menghadapi
Kating Galak
ARTIKEL
14 Kita dan Pemahaman Mengenai Stress
2
BERITA BERITA
Pengawas dan Pengarah Poster FP UB 2020 Tidak Permasalahkan
Nama Angkatan Mahasiswa Baru
Tangkapan layar pada pelaksanaan Poster FP UB 2020 hari pertama, Senin (21/9). Foto: Vio
MALANG-KAV.10 Penggunaan nama Bintang Aras untuk untuk mahasiswa baru nantinya, jadi kita masukkan harapan-
mahasiswa baru angkatan 2020 Fakultas Pertanian (FP) harapan dari itu, harapannya mahasiswa baru ini sesuai dengan
menimbulkan pertanyaan. Nama tersebut diyakini memiliki nama angkatannya. Tidak harus melulu ada unsur-unsur ke
asosiasi dengan golongan organisasi mahasiswa esktra kampus fakultasnya,” paparnya.
(OMEK) tertentu. Namun, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM)
FP UB selaku pengawas dan Steering Committee (SC) selaku Adib Rehansyah menjelaskan hingga saat ini dari pihak SC
pengarah pada pelaksanaan Program Orientasi Studi Terpadu sendiri tidak mengeluarkan pernyataan sikap, Karena merasa hal
(Poster) FP UB 2020 sepakat untuk tidak mempermasalahkan itu tidak diperlukan.
nama angkatan tersebut.
“Kalau pernyataan sikap sih saya rasa tidak perlu ya, karena kan
“Sebenernya kalo dari kami sendiri merasa gak ada masalah memang tujuan kami jelas, bukan merepresentasikan golongan
dengan adanya nama angkatan tersebut. Karena, dari panitia tertentu,” jelas Adib.
sendiri juga tidak ada yang merasa keberatan,” jelas Dhana
Hasibuan selaku ketua DPM FP UB kepada awak Kavling10, Rabu Mengulang Polemik Tahun Lalu?
(16/9).
“Tidak, tidak terlalu mempermasalahkan dari kami. Karena ya Polemik penggunaan nama angkatan Bintang Aras bukanlah
kan tujuan kita memang gak untuk itu kan,” kata Muhammad satu-satunya hal yang pernah disangkakan publik kepada
Adib Rehansyah selaku perwakilan dari SC Poster FP UB 2020 panitia PKKMB FP karena disinyalir sengaja menyelipkan unsur-
melalui Google Meet, Kamis (17/9). unsur OMEK tertentu. Pada penyelenggaraan Poster tahun lalu
pun, sempat beredar video viral presiden BEM FP UB 2019
Menanggapi permasalahan tersebut, Restu Abadi Sirait selaku Muhammad Izak Mustaqim yang secara sadar mengajak maba
ketua pelaksana Poster FP UB 2020 menjelaskan bahwa untuk menyerukan jargon "yakusa" milik salah satu OMEK. Hal
penetapan nama angkatan tersebut memiliki rasionalitas. tersebut diduga merupakan bentuk dari kampanye terselubung
Terlebih, untuk semua progress terkait Poster 2020 sudah untuk mempromosikan golongan tertentu.
didiskusikan serta disetujui oleh semua pihak panitia, baik
panitia mahasiswa maupun panitia fakultas. Dhana Hasibuan mengemukakan bahwa saat sosialisasi
penyusunan Undang-undang Probin Maba, pihaknya sudah
Restu menjelaskan, “Di sini kami telah menyusun dan pernah mengingatkan supaya kejadian-kejadian seperti tahun
mendiskusikan nama angkatan tersebut sesuai dengan lalu tidak terulang lagi. Namun pihaknnya merasa untuk perihal
rasionalitas, juga hasil pendapat dari teman-teman sewaktu nama angkatan ini tidak terlalu menyinggung seperti tahun lalu.
rapat”.
“Sebenarnya, kemarin saat sosialisasi penyusunan undang-
“Saya tekankan tidak hanya permasalahan nama angkatan, undang, kita sudah mengingatkan agar kejadian tahun lalu
namun untuk semua tools progress-an, kita juga diskusikan ke jangan terulang lagi. Cuma, saya rasa untuk nama angkatan ini
panitia tingkat fakultas. Jadi, nanti dari pihak panitia acara tidak terlalu menyinggung seperti tahun yang lalu,” jelas Dhana.
fakultas itu yang akan merevisi. Apabila tidak ada tambahan-
tambahan lagi baru nanti di tingkat mahasiwa akan disepakati Sampai saat ini belum ada aturan dalam PKKMB Universitas
pada rapat selanjutnya,” imbuhnya maupun Fakultas yang melarang adanya tindakan promosi
golongan. Hal tersebut di perjelas dengan pernyataan Panwas
Dalam diskusi penentuan nama angkatan, kata Restu, setiap dan SC Poster 2020 yang mengaku bahwa untuk saat ini belum
tahunnya melibatkan seluruh panitia PKKMB FP terkait dan ada UU yang mengatur hal tersebut secara tertulis.
akan ditetapkan setelah dikoordinasikan dengan panitia
ditingkat fakultas. Namun menurut Restu, dasar pertimbangan “Kalau untuk aturan dari undang-undang yang sudah
pemilihan nama angkatan tidak harus selalu memiliki korelasi ditetapkan tidak ada. Untuk di FP sendiri sepengetahuan saya
dengan FP sendiri. tidak ada larangan secara tertulis di undang-undang,”
tPaemnubliash: Snayvair.a Alvionita
"Untuk korelasinya itu tidak ya, nama angkatan itu kan harapan Editor: Abdi Rafi Akmal
xx
3
BERITA BERITA
FT Pastikan Pelaksanaan PKKMB Untuk meminta kejelasan informasi ini, awak
Fakultas melalui Akun Baru Kavling10 mencoba menghubungi Departemen
Instagram PSDM BEM Fakultas Teknik via chat. Namun,
mereka menolak diwawancarai untuk saat ini
MALANG-KAV.10 Pada Senin (14/9), akun karena masih banyak hal yang harus dilakukan.
Instagram resmi BEM Fakultas Teknik (FT)
secara tiba-tiba menandai sebuah akun resmi Dalam pantauan Kavling10 pada Senin (14/9),
baru untuk pelaksanaan PKKMB Fakultas akun Instagram BEM FT menandai akun
tahun ini. Sebelumnya, FT tidak memberikan @probinmaba_ftub yang diketahui sebagai
informasi apapun terkait pelaksanaan PKKMB akun resmi baru untuk PKKMB Fakultas tahun
Fakultas selain sebuah highlight story ini. Hal ini cukup mengejutkan lantaran FT tidak
Instagram berjudul “Untuk Maba 2020” yang membuat akun khusus untuk PKKMB pada
menjelaskan perihal tidak disediakannya tahun sebelumnya. Semua informasi
twibbon dan grup bagi maba. disampaikan melalui Instagram BEM Teknik dan
laman FT. Mahasiswi FT angkatan 2019 Putri
Salah satu maba FT Danny membenarkan mengkonfirmasi hal tersebut.
informasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa grup
maba FT merupakan inisiatif dari maba sendiri. ”Instagram itu baru banget. Dulu mah gak ada.
Maba FT lainnya, Amanda turut memastikan Itu (Instagram PKKMB Fakultas, Red) terpaksa
bahwa twibbon yang beredar juga dibuat atas dibuat ya karena online,” ungkapnya.
inisiatif maba sendiri.
Selain itu, pada awalnya, informasi mengenai Dari unggahan akun PKKMB Fakultas didapati
PKKMB Fakultas tahun ini juga tidak jelas. bahwa FT memastikan akan tetap
Belum ada kepastian apakah kemudian melaksanakan PKKMB seperti fakultas lainnya.
PKKMB Fakultas ditiadakan atau ditunda PKKMB Fakultas akan diselenggarakan pada
hingga maba hadir di kampus. tanggal 21 September menggunakan sistem
daring.
“Kalau dari saya sendiri masih belum tahu Penulis: Adelia Firsty H.
pastinya gimana, karena juga belum ada Editor: Ima Dini Shafira
pemberitahuan lebih lanjut dari fakultasnya,”
Tampilan informasi dari akun Instagram resmi FT UB bagi ujar Amanda ketika ditanya mengenai PKKMB
mahasiswa baru. Foto: Adel Fakultas.
Maba Vokasi Wajib Siapkan Kuota 20GB
untuk Ikuti Rangkaian Yuwaraja Vokasi
MALANG-KAV.10 Pada PKKMB daring tahun ini, Panitia PKKMB
Vokasi meminta mahasiswa baru-nya menyiapkan kuota sebesar
20GB untuk mengikuti rangkaian ospek. Kuota tersebut akan
digunakan untuk rangkaian PKKMB yang dilaksanakan pada tanggal
21-22 September.
Sebelumnya rektorat pernah mengimbau kepada masing-masing
fakultas bahwa jumlah kuota yang disiapkan mahasiswa baru adalah
20GB.
"Dulu itu saat rapat bersama rektorat, setiap fakultas juga ada ketua
pelaksana masing-masing. Di sana diberitahukan untuk menyiapkan
kuota 20GB ini," ucap Ketua PKKMB Vokasi Abdul Manaf Alfata.
Tampilan pada laman FAQ di situs yuwaraja.vokasi.ub.ac.id. Foto: Abdi
Ia mengatakan bahwa jauh-jauh hari maba sudah diberitahu untuk Senada dengan Abdul, Adhel Nabila, maba Vokasi Jurusan Perpajakan juga
menyiapkan kuota tersebut. Rangkaian PKKMB Vokasi juga akan merasa tidak keberatan dengan hal tersebut.
menggunakan zoom dimana maba wajib menyalakan kamera
mereka. “Saya pribadi tidak keberatan kak, karena ada wifi juga. Tapi kalau semisal
gada wifi, jujur pasti keberatan kak 20GB hanya untuk satu atau dua hari,"
“Dengan begitu banyaknya, otomatis kuotanya yang keambil itu tuturnya.
akan banyak, makanya untuk rangkaian PKKMB itu dipersiapkan
jauh-jauh hari untuk mempersiapkan 20GB. Jadi mahasiswa tidak Sedangkan Selvia Yulianti, maba Vokasi Jurusan Public Relation
ada alasan untuk kehabisan kuota dan saat zoom wajib on-cam mengungkapkan bahwa persyaratan kuota tersebut akan sangat
kamera,” jelasnya saat diwaancarai awak Kavling (19/9). memberatkan, terutama bagi mahasiswa baru yang tidak mengandalkan
wifi sebagai sambungan internetnya.
Ketika ditanya mengenai kesediaan maba untuk menyediakan kuota Penulis: Khairunnisa Andari Putri
tersebut, menurutnya tidak ada protes yang dilontarkan maba. "Dari Editor: Gemilang Ayu Maulida
mereka (maba, Red) juga ditanyakan apakah ada yang keberatan.
Dari merekanya baik-baik saja, tidak ada yang protes untuk 20GB ini,"
jawabnya.
4
KARIKATUR
Karikaturis: Priska
5
OPINI
Boro-boro Memikirkan Idealis vs Realis dalam Memilih
Jurusan, Potensi Diri Saja Masih Bingung
Penulis: Octavio Ritung
B eberapa tahun terakhir, persaingan
memperebutkan bangku kuliah semakin
ketat. Kesempatan masuk universitas
ternama (seperti UB, ehm) dengan jurusan
favorit yang banyak diperbincangkan,
sepertinya nggak mungkin deh!
Dengar-dengar nih, banyak orang sudah
memasang target tinggi soal jurusan
kuliahnya. Seolah-olah mereka sudah
yakin dan teguh akan sukses pada bidang
tersebut. Rintangan? Pasti bisa lah, banyak
jalan menuju Roma!
Di sisi lain, tidak sedikit orang berpikir Ilustrasi: Sylverarts
bahwa memilih jurusan kuliah nggak
perlu terlalu ngoyo. Cukup amati tren Dilansir dari republika.co.id, studi Bahayanya, pilihan jurusan yang terlalu
profesi, lihat kebutuhan pasar tenaga kerja Indonesia Career Center Network (ICCN) didasarkan pada faktor-faktor eksternal
belakangan ini, perbanyak masukan dari tahun 2017 mengemukakan bahwa 87% hingga mengesampingkan potensi diri,
orang lain, dan putuskan jurusan! mahasiswa Indonesia memilih jurusan dapat berakibat negatif terhadap
yang tidak sesuai dengan minatnya atau kesehatan mental hingga prestasi
Tapi kok rasanya, memilih jurusan buat diri boleh dibilang orang ini “salah jurusan”. mahasiswa kelak.
sendiri sulit sekali ya? Membingungkan!
Ternyata, kecemasan yang tinggi menjadi Pernyataan di atas bukan isapan jempol
Menurut Wiliana (2018), menentukan pemicu utama seseorang berpikir negatif belaka, Universitas Surabaya sudah pernah
pilihan kuliah, baik universitas maupun tentang dirinya lho! (Filipe et al., 2013). mengalaminya. Dilansir kompas.com,
jurusan sangat memerlukan proses Selain kecemasan, permasalahan yang pada tahun 2010, Budhi Santoso selaku
berpikir rasional. Keputusan yang nantinya sering ditemui pada calon mahasiswa Kepala Pusat karier Universitas Surabaya
dibuat akan memiliki efek jangka panjang adalah keragu-raguan, harga diri yang mengemukakan bahwa 40% mahasiswa
dan terkait dengan berbagai rendah, dan frustasi. Buntutnya adalah Drop Out (DO) di tahun pertama akibat
pengorbanan, seperti waktu, dana, dan kesulitan dalam memilih jurusan. salah jurusan.
sikap mental saat menjadi mahasiswa
nantinya. Padahal pemilihan jurusan yang tepat Susilowati (2008) mengingatkan bahwa
akan memengaruhi kehidupan orang salah jurusan akan menimbulkan rasa
Wah, berbicara mengenai ‘berpikir tersebut di masa depan. Lebih lanjut lagi, kecewa dan menyesal yang berlarut.
rasional’, tentu bukan hal mudah bagi Porter et al. (2006) mengatakan, pilihan Imbasnya, akan muncul probem akademis
seorang remaja. Sarwono (2005) jurusan kuliah sangat memengaruhi yang koheren dengan rendahnya nilai
menyebutkan bahwa remaja (12 – 25 stabilitas dan kepuasan kerja. indeks prestasi.
tahun) sedang memasuki masa topan-
badai (storm and stress), yaitu kondisi
dimana bergejolaknya emosi karena
adanya pertentangan nilai dalam
modernitas.
Emosi yang naik turun ini membuat Hal itu diperkuat oleh studi dari Tracey et Akhirnya belakangan ini semakin
seorang remaja sulit untuk memutuskan al. (2005) bahwa ketika seseorang ketahuan, bahwa bukan pertarungan
pilihan jurusan kuliahnya. Maka, untuk mengerjakan sesuatu sesuai dengan antara idealisme diri vs realita kehidupan
mengambil keputusan – terutama soal bidang studi yang disukai, akan yang memaksa calon mahasiswa untuk
jurusan kuliah – secara bijaksana, seorang berdampak pada meningkatnya self- berpikir keras dalam memilih jurusan,
remaja harus berada dalam kondisi efficacy. melainkan kebingunan dirinya sendiri!
tenang (Santrock, 2011).
Self-efficacy adalah keyakinan mengenai Hee.. ini beneran ada buktinya lho.
Kebingungan menentukan jurusan atau Berdasarkan hasil survei berjudul “Persepsi
program kemampuan seseorang dalam melakukan Mahasiswa Baru UB tahun 2020 Mengenai
studi (prodi) kuliah tidak terlepas dari Pilihan Jurusan”, sebanyak 51,8%
banyaknya pilihan yang ada. Menurut tindakan untuk mencapai sukses. Dalam responden mengakui bahwa hambatan
data Kemenristekdikti (2018), terdapat utama dalam memilih prodi/jurusan
14.429 prodi di seluruh Indonesia. arti lain, adanya rasa kepercayaan individu adalah kebingunan terhadap potensi diri.
Banyak sekali bukan?
terhadap kemampuannya sendiri Padahal saat ditanya mengenai seberapa
Kebingungan yang berlarut-larut bahkan penting memilih jurusan yang sesuai
sampai hari pertama masuk kuliah, sangat (Bandura, 1986). dengan minat, mayoritas responden
berisiko ke depannya apalagi soal skripsi. (73,2%) menjawab dengan skala 5, yang
Allan dan Robbins (2010) dalam Maka dari itu, memilih jurusan kuliah artinya sangat penting.
penelitiannya mengemukakan bahwa harus selaras antara kemampuan dengan
ketika seseorang memilih jurusan sesuai minat personal. Sayangnya nih, Menurut
dengan minat, peluang memeroleh gelar Setiawan (2013), pada umumnya orang
dengan tepat waktu menjadi lebih besar. menomorduakan kemampuannya sendiri
demi memilih jurusan sesuai dengan tren
dan prospek kerja.
Hayo ngaku, apakah kamu termasuk
golongan tersebut? Hehehe.
6
BERITA BERITA
Dosen Pegang Kendali Penuh Kepanitiaan PKKMB FPIK
pendamping atau pendamping kelompok, dan operator,” jelas
Steering Committee Ahlan Ihza Mahendra melalui voice note, Rabu
(16/9).
PKKMB yang dilaksanakan secara daring memang akan
memerlukan sedikit panitia. Dengan begitu, efektivitas dan efisiensi
tenaga diperlukan untuk mempersiapkan acara tahunan ini. Dengan
dipegangnya kepanitiaan inti PKKMB oleh dosen maka akan
mengefisiensikan tugas panitia dalam membentuk konsep acara
PKKMB FPIK.
“Disesuaikan dengan kebutuhan ospek online. Sedangkan untuk
panitia fungsional seperti Ketua Pelaksana dan Divisi Acara dipegang
oleh dosen,” tambah Ahlan.
Namun panitia dari pihak mahasiswa masih bisa memberi masukan
dan saran terhadap konsep acara yang telah dibuat oleh para dosen.
Gedung perkuliahan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UB. Foto: PKKMB FPIK sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 21-23
September 2020. Dalam rangkaian acara PKKMB FPIK rencananya
Adel akan ada Orientasi Pendidikan (Ordik) pada hari Senin (21/9) dan
Orientasi Mahasiswa (Ormawa) pada Selasa (22/9).
MALANG-KAV.10 Sama seperti fakultas lain, Fakultas Perikanan dan
Ilmu Kelautan (FPIK) UB menyelenggarakan PKKMB secara daring. “Rangkaian acaranya itu tanggal 21-22 itu ada Ordik sama Ormawa.
Namun, kepanitiaan PKKMB FPIK pada tahun ini hampir seluruhnya Dan pada tanggal 23 itu ada 3 acara yaitu Student Day, Open House,
dipegang oleh dosen. Hal ini berbeda dengan tahun-tahun sama Bazaar KWU,” tutur Presiden BEM FPIK Al Muqoddar melalui
sebelumnya yang mengkolaborasikan panitia dari unsur mahasiswa WhatsApp.
dan dosen.
Lebih lanjut, setelah rangkaian PKKMB FPIK selesai maka akan ada
Bahkan, posisi strategis seperti Ketua Pelaksana dan Divisi Acara acara orientasi lagi untuk mahasiswa baru. Panitia acara ini nantinya
dipegang oleh dosen. Sementara itu, mahasiswa hanya bisa menjadi akan dipegang langsung oleh mahasiswa. Namun belum
pendamping mahasiswa baru, content creator dan operator. ada kepastian mengenai kapan dilaksanakannya acara orientasi
lanjutan untuk mahasiswa baru tersebut.
“Kenapa sih seperti itu (PKKMB FPIK, red)? Karena yang pertama itu
untuk mengefisiensikan jumlah panitia. Jadi untuk ini, panitia bener- Penulis: Faisal Amrullah
bTeanmepirlan indfoisrmeassui daairki aaknun Indstaegnragmarensmi FkTeUbBubtaugi han online. Untuk panitia Editor: Sinta Martani Nababan
mmaahhaasisswisawbaaru. Fosteo:nVido iri ada tiga yaitu content creator, kakak
xxxxxxxxxxxxx
PKKMB Daring, FAPET Mudahkan Penugasan untuk Maba
MALANG-KAV.10 Panitia pelaksana PKKMB FAPET 2020 menyadari
ada banyak perubahan terkait penugasan yang harus dikerjakan
mahasiswa baru yang akan mengikuti kegiatan PKKMB, salah
satunya terkait barang bawaan. Menurutnya, penugasan PKKMB
tahun 2020 ini lebih dimudahkan dibanding
tahun sebelumnya.
“Untuk tahun ini tidak ada penugasan untuk barang bawaan.
Sementara, atribut tahun ini hanya nametag saja yang sama namun
untuk bahannya yang mudah di dapat,” tutur Rafif Tosanda selaku
Koordinator Acara PKKMB FAPET 2020 pada Jumat (18/9).
Rafif juga menambahkan terkait kendala sinyal yang mungkin Tampilan feed akun Instagram PKKMB Fapet UB. Foto: Fathan
dialami maba selama mengikuti kegiatan PKKMB FAPET 2020 akan
dilakukan pendataan dan tetap diberikan akses materi melalui
rekaman video yang sudah disediakan panitia.
“Terkait kendala sinyal itu kita ada pusat informasi yang punya Contohnya, nametag. Mabanya enggak disuruh pakai yang aneh-
pendataan untuk maba yangg mungkin berada di daerah mungkin aneh," ujarnya.
terkendala sinyal internet. Nantinya kita akan berkomunikasi kepada
maba yang bersangkutan. Ketika benar-benar tidak bisa mengikuti, Sementara ketika disinggung terkait syarat kuota yang harus dimiliki
kita ada materi dalam bentuk rekaman video dan ada juga di maba selama mengikuti PKKMB Fapet 2020, Rizki mengungkapkan
youtube Fapet dan bisa dilihat oleh maba,” terang Rafif. panitia tidak mensyaratkan hal tersebut dan hanya diinstruksikan
untuk mempunya kuota dan gawai yang bisa digunakan,
Menanggapi penugasan yang diberikan panitia saat PKKMB Fapet “Kalau untuk nominal kuota mungkin nggak dikasih tahu harus
2020, Rizki Tri Widodo sebagai maba Fapet 2020 mengatakan bahwa
penugasan yang dia terima tidak memberatkan. berapanya, tapi dikasih tahu saja harus punya kuota dan HP atau
“Menurut saya, sih atributnya standar. Nggak merepotkan maba. laptop,” tambahnya.
Penulis: Fathan Hifny Ghifary
Atribut yang disuruh pakai itu memang yang diperlukan gitu. Editor: Ivan Yusuf
xxxxxxxx 7
BERITA BERITA
Antisipasi Bullying, FKG UB Beri Penugasan Edukatif Pada Maba
Hal ini disampaikannya saat diwawancara awak Kavling10 pada Senin
(14/09) lalu.
“Hehe, bingung sih. SMA kan gak ada buat artikel yang bahas
tentang gigi kayak gini,” terang mahasiswi yang akrab disapa Luna
tersebut.
Meski begitu, ia memaklumi penugasan tersebut sebagai proses
adaptasi dirinya di FKG UB. Penugasan yang diberikan bukan satu-
satunya syarat kelulusan Probinmaba FKG 2020. Aspek kehadiran
para mahasiswa baru juga menentukan berhak atau tidaknya
mereka mendapatkan sertifikat ospek.
Monumen identitas Fakultas Kedokter Gigi (FKG) UB yang terletak di “Penilaian kehadiran dilihat dari waktu mereka mengikuti rangkaian,
antara Gedung A dan Gedung C. Foto: Abdi dihitung dari berapa jam mereka join Zoom, serta kehadiran di
PK2Maba,” kata Fahreza.
MALANG-KAV.10 Tahun ini, Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Selain penugasan, pada masa awal perkuliahan mahasiswa baru juga
Universitas Brawijaya menyelenggarakan ospek secara daring. disibukkan dengan persyaratan-persyaratan formulir yang harus
Panitia Program Pembinaan Mahasiswa Baru (Probinmaba) dilampirkan.
memberi penugasan yang bersifat akademis pada mahasiswa baru Aurellia Ainur Rifqa, mahasiswa baru FKG UB lainnya memaparkan
demi mencegah terjadinya perpeloncoan. bahwa sebelumnya ia harus mencari psikolog untuk memenuhi
syarat psikotest.
“Kami memberi penugasan yang tidak bersifat bullying dan tetap “Iya, aku sudah cari yang terjangkau di dekat rumahku. Harganya
mendidik sebagai bekal mereka, (mahasiswa baru, red) di variatif sih, tergantung psikolog yang dituju,” jelasnya pada awak
perkuliahan nanti,” terang Fahreza Nurwahyu Habibillah, Ketua Kavling10, Senin (14/9).
Pelaksana Probinmaba FKG 2020.
Terkait penugasannya, Fahreza memaparkan bahwa tugas yang Seperti diketahui, psikotes baru mulai dibebankan pada mahasiswa
diberikan adalah tugas merangkum jurnal, membuat artikel, video baru FKG UB tahun ini. Namun, dalam kondisi pandemi ini, psikotest
edukasi, dan lain-lain. Ia menganggap tugas-tugas seperti itu dapat dapat dilakukan di domisili masing-masing mahasiswa baru.
membantu para mahasiswa baru dalam beradaptasi dengan dunia
perkuliahan. Penulis: Zainal Mustofa
Kayla Audre Revaluna, mahasiswa baru asal Bangka Belitung, merasa Editor: Priska Salsabiila
tugas yang diberikan panitia sempat membuatnya agak kesulitan.
xxx
Keikutsertaan Maba Angkatan Pertama Prodi Aktuaria
pada PKKMB FMIPA
MALANG-KAV.10 Tahun ini, mahasiswa baru program studi (Prodi)
Aktuaria menjadi angkatan pertama yang mengikuti PKKMB FMIPA.
Hal ini tentu bukan tanpa alasan. Aktuaria merupakan prodi baru di
FMIPA yang bernaung di bawah Jurusan Matematika.
Sebagai prodi yang terbilang baru, salah satu maba Aktuaria Annisa
Winasfi pun mengaku tidak ada kesulitan dalam mengoordinasikan
info-info seputar PKKMB Fakultas nanti.
“Enggak, sih kak. Soalnya udah ada grupnya juga di Whatsapp. Kalau
misal ada satu orang tahu infonya, nanti dibagikan di Grup Aktuaria,”
ujarnya sewaktu diwawancarai via telepon pada Selasa (15/9).
Hal ini senada dengan perkataan maba Aktuaria lainnya, Sadam Monumen identitas Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UB. Foto:
Laksamana Sukarno. Ia mengatakan bahwa grup Whatsapp, maba Abdi
Aktuaria sudah bisa menjalin komunikasi. Mereka juga sempat
beberapa kali melakukan Zoom Meeting. MIPA itu sendiri,” ujar Naufal.
“Isi Zoom-nya, ya perkenalan masing-masing peserta, nama, alamat, Naufal juga mengaku jika tidak ada perbedaan PKKMB FMIPA tahun
alumni SMA mana, dan ditambahi canda tawa dikit,” ungkapnya ini dengan tahun sebelumnya terkait adanya tambahan maba
pada Minggu (13/9). aktuaria ini.
Sebagai angkatan pertama, maba Aktuaria juga tetap mengikuti “Untuk (PKKMB FMIPA, red) mahasiswanya sendiri di Fakultas MIPA
PKKMB Fakultas sama seperti program studi yang lainnya. Hal ini itu dilaksanakan tiga hari untuknormalnya. Cuma untuk tiga harinya
dibenarkan oleh Naufal Muhammad Fakhrizky selaku Ketua itu dilaksanakan selama tiga minggu, jadi tiap minggunya akan ada
Pelaksana PKKMB FMIPA ketika diwawancarai via WHATSAPP pada agenda Hari H,” tuturnya.
Sabtu (19/9).
Penulis: Lydia Wahyuni
"Sebenarnya tidak ada penanganan khusus terkait prodi baru Editor: Octavio Ritung
Aktuaria ini. Semuanya disamaratakan untuk mengenalkan Fakultas
8
Kehidupan PUISI
Penulis: Anggik Karuniawan
Dunia tak bertuan bahagia
Derita, lara dan duka
Terlampau sering berkunjung
Mengetuk pintu dan memaksa masuk
Petani gagal panen
Pemulung tak dapat hasil
Pengamen kehilangan gitar
Dan buruh yang diperlakukan tidak sebagaimana
mestinya
Kapan bahagia akan datang?
Apa datang bersama hujan? Tapi ini masih
kemarau.
Atau nanti diantar penguasa? Ah rasanya tidak.
Ku hanya mampu berdoa “Ya Tuhan segerakanlah
kedatangannya”
Ilustrasi: Afi
Gelandangan
Penulis: Qaidah Rahmatika Rosida
Air ludahmu kemana mana
Kamu terlalu kelaparan
Jejak kakimu membekas dimana
mana
Kamu tidak punya arah Selama ini, kamu memang sudah Ilustrasi: Mila
banyak ditertawakan
Air matamu selalu menggenang Kamu memang sudah banyak
Kamu banyak kesedihan dibicarakan
Mulutmu selalu kering Kamu memang ..
Kamu terlalu diam Memang sudah apalagi?
Senyummu selalu kau sembunyikan Yang harusnya butuhmu pelukan
Tawamu selalu tenggelam Harusnya butuhmu senyuman
pertolongan
Ragamu selalu terseok-seok
Terseret arus kehidupan masih harus Tapi tidak ada yang sudi
kau jalani Bersukarela untukmu yang kotor ini
Duniamu bukan dongeng
Kamu bukan cinderella
Maka yang menjamin hari esokmu
tetap ada
Adalah kamu sendiri
9
RESENSI
HOPE: HARAPAN DALAM KETIDAKADILAN
Penulis: Qaidah Rahmatika Rosida
Sedangkan Ayah So Won tidak bisa begitu “Menurutmu apa artinya?”
saja membiarkan pelaku berkeliaran di
luar lebih lama. Dengan kondisi trauma “Kenapa aku dilahirkan.”
dan luka fisik yang jauh dari kata sembuh
mau tidak mau Ayah So Won Dan pada akhir film So Won
membiarkan So Won memberikan mendapatkan jawaban ketika adiknya
kesaksian mengenai siapa pelakunya. lahir, bahwa kelahiran adalah anugerah.
Sang pelaku akhirnya dapat ditangkap Dari kasus So won kita banyak belajar
berkat bukti video dari So Won, tapi untuk tau betapa menderitanya korban
karena itu pula kasus ini menjadi kejaran yang mengalami kekerasan seksual
media. Ayah dan Ibu So Won terburu- apalagi menimpa seorang anak kecil.
buru menyelematkan anaknya agar tidak Orang tua korbanpun ikut sama
terekspos malah menjadi boomerang merasakan menderitannya dengan sang
bagi sang Ayah. Tidak sengaja Ayahnya anak. Belum lagi betapa rumitnya
memicu trauma So Won sehingga So penanganan kasus kekerasan seksual
Won tidak mau lagi menatap wajah dalam hukum. Di satu sisi tidak bisa
Ayahnya. begitu saja menangkap pelaku,
sedangkan jika ingin langsung
Perjalanan orang tuanya masih panjang menangkap tanpa perlu bukti harus lewat
setelah itu, mereka harus melewati proses pernyataan korban. Korban kekerasan
pengadilan juga penyembuhan untuk seksual tidak mungkin dengan mudah
anaknya. Dibantu dengan ahli terapi melakukan itu. Kondisi fisik dan
untuk penyembuhan, So Won perlahan psikologisnya harus diperhatikan karena
bisa pulih kembali. Namun, tidak sejalan apa yang dilakukan adalah ibarat
Judul Film: Hope dengan proses pengadilan pelaku mengorek luka basah yang entah kapan
Genre: Drama mengelak bahwa dia dalam keadaan akan kering. Ketidakadilan lainnya korban
Durasi : 122 menit mabuk saat itu dan tidak menyadari apa harus mendapat luka seumur hidup,
Sutradara : Lee Joon-Ik yang dia lakukan. Sampai pada sidang sedangkan pelaku bisa menghirup udara
Penulis: Jo Joong Hon, Kim Ji Hye terakhir untuk vonis hukuman, So Won bebas begitu saja setelah dipenjara.
Negara : Korea Selatan hadir memberikan pernyataan langsung
Tanggal rilis : 02 Oktober 2013 tidak cukup mengadili sang pelaku. Lewat semua yang telah kita tonton
Pemain: Sol Kyung-Gu, Uhm Ji-Won, Lee Re Hakim memutuskan 12 tahun penjara dalam ‘Hope’ ada harapan besar untuk
“Orang paling kesepian adalah hanya karena pertimbangan pernyataan membuat kita lebih sadar dan peduli
orang paling ramah, orang yang pelaku melakukan dibawah pengaruh terhadap kasus-kasus kekerasan seksual
alkohol. terhadap anak kecil lainnya. Masalah
paling sedih senyumnya paling kekerasan seksual tidaklah sesepele
menawan karena mereka tidak ‘Hope’ membawa gambaran tentang hanya sebuah kecelakaan. Layaknya
bagaimana ketika kekerasan seksual ketika dinasehati temannya untuk
menginginkan orang lain merasakan menimpa seorang anak kecil. Apakah memandang ini seperti sebuah tabrakan
anak kecil seperti So Won masih punya mobil agar keluarga So Won bisa
derita yang sama.” - anonim harapan untuk menjalani hidup melanjutkan hidup, Ayah So won
selanjutnya? Bagaimana mereka bisa mengatakan jawaban bagaimana jika itu
S survive? Peran orangtua sangatlah terjadi pada anak temannya itu .
o Won, seorang gadis kecil penting disini, mereka yang harus Temannya pun tidak bisa menjawab.
yang ceria, pintar dan lucu meski terlahir menjadi support system untuk sang anak Ingatlah tidak ada manusia satupun di
hingga sembuh. Seperti orang tua So dunia yang ingin mengalami halnya
dari keluarga kurang mampu hidupnya Won dengan gigih mencoba berbagai hal keluarga So Won.
tetap bahagia seperti orang lain pada
umumnya. Namun, semua seketika untuk membuat putri mereka bisa
berubah ketika ia berangkat sekolah bahagia kembali meski harus dengan
dalam keadaan hujan deras bertemu bantuan ahli terapi sembari mereka juga
laki-laki dewasa di dekat gedung berusaha mencari keadilan bagi apa yang
sekolahnya. Niat So Won mengiyakan telah menimpa putri mereka.
permintaan laki-laki itu untuk
menumpang payungnya malah Dalam ‘Hope’ bagian menarik sekaligus
berujung dengan tindakan kekerasan menyedihkan saat So won sedang
seksual kepada dirinya. menjalani terapi dengan ahli terapi lewat
sesi tanya jawab. Ucapan dari So won
Sebuah mimpi buruk bagi kedua orang sangat menyentuh hati, bagaimana
tua Sowon mengetahui anaknya hampir seorang anak kecil bisa mempunyai
sekarat di Rumah Sakit. Keadaan Sowon pemikiran sedemekian rupa. Salah
sungguh mengenaskan pasca kejadian. satunya ketika So won berkata, “Bibi
Luka yang penuh darah di sekujur pernah mengharapkan sesuatu seperti
tubuhnya membuat siapapun yang ini? Berharap semua akan seperti
melihatnya merasa tidak kuat. Akibat dari sebelumnya saat kau terbangun?
itu semua, Orang Tua Sowon harus Kemarin aku memikirkan itu. Aku merasa
menerima kenyataan anaknya semua akan kembali normal saat aku
mengalami cacat fisik seumur hidupnya. bangun tidur. Maka aku akan memakan
Belum lagi trauma psikologis yang pasti semua pilku dan berdoa sebelum tidur,
dialami So Won. tapi saat bangun tak ada yang
berubah.”Ahli terapi kemudian
Beruntung polisi dapat mengidentifikasi melontarkan pertanyaan apa yang So
sidik jari pelaku tapi tidak bisa Won rasakan setelah itu, So won bercerita
menangkap langsung sang pelaku ketika neneknya frustasi dia akan bilang
dikarenakan dianggap belum cukup aku mati saja dan So won sudah tahu
bukti dan belum ada surat perintah. kenapa neneknya berkata seperti itu.
10
BERITA BERITA
FTP Tetap Wajibkan Materi Pengenalan PKM sudah menyiapkan rancangan acara Pekan Ilmiah Mahasiswa Baru
pada Mahasiswa Baru (PIMBA).
"Sifatnya wajib untuk mengenalkan PKM di FTP pada materi ospek.
Nanti kami, dari ARSC, akan memfasilitasinya berupa PIMBA, yakni
perlombaan PKM untuk maba," tegas Ketua ARSC Dimas Satya.
Selain menjadi ajang perlombaan PKM, PIMBA juga menjadi tempat
berprosesnya para mahasiswa baru untuk bersiap melaju ke Rektor
Cup dan PIMNAS.
“Di PIMBA, mahasiswa juga dilatih secara rinci, mulai dari
pengembangan ide sampai melaju ke pendanaan Dikti untuk
PIMNAS tahun depan,” jelasnya.
Gedung perkuliahan Fakutas Teknologi Pertanian (FTP) UB terlihat dari Fakultas Teknologi Pertanian sendiri mendukung penuh terhadap
kegiatan yang berhubungan dengan PKM, seperti pengenalan dan
Bundaran UB. Foto: Abdi pelatihan PKM ke mahasiswa baru. Fakultas pun memberikan
fasilitas berupa dosen-dosen kompeten pada bidang PKM dan
MALANG-KAV.10 Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) menegaskan sarana seperti akun Premium Zoom Meeting.
materi pengenalan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tetap jadi
materi wajib dalam rangkaian PKKMB Fakultas. Sekalipun dilakukan “Fakultas juga memberikan 10 akun Premium Zoom Meeting
secara daring, pihak Panitia RAJAWALI FTP telah menyiapkan dengan jumlah partisipan mencapai 300. Semua itu diberikan untuk
skenario pengenalan sampai tahap kompetisi PKM antar mahasiswa keperluan pelatihan PKM ke mahasiswa baru,” jelas Hanin.
baru.
"Pelatihan PKM termasuk dalam rangkaian RAJAWALI, namun Walaupun terkendala daring, ARSC yakin akan banyak mahasiswa
hanya sebagai dasar materi saja . Lebih lanjutnya dilakukan oleh baru yang ikut berkompetisi di PIMBA.
jurusan dan dibantu dengan ARSC. Semua itu sudah koordinasi
dengan RAJAWALI," ungkap Hanin selaku Ketua Pelaksana “Kalau dari historisnya, setiap tahun, PIMBA selalu diikuti sebanyak
RAJAWALI FTP UB. 100-115 tim. Dengan berkoordinasi bersama panitia RAJAWALI FTP,
kami yakin mahasiswa baru akan tertarik untuk berpartisipasi di
Dalam eksekusinya, pihak panitia RAJAWALI FTP akan berkoordinasi PIMBA tahun ini,” tegas Dimas.
dengan ARSC (Agritech Research and Study Club) selaku lembaga Penulis: Emha Ilhami Rais
riset mahasiswa di fakultas tersebut. Rencananya, kedua pihak Editor: Abdi Rafi Akmal
xxxxxx
PKKMB FISIP Secara Daring Akibatkan
Beberapa Perubahan
MALANG-KAV.10 Dialihkannya PKKMB FISIP tahun ini ke daring
menjadikan terjadinya perubahan pada kegiatan. Meskipun ada
beberapa perubahan pada rangkaian PKKMB FISIP, namun tidak ada
pengurangan kegiatan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hanya
saja beberapa kegiatan diperbaharui secara daring.
“Kalau penugasan kelengkapan hanya nametag dan buku tulis
mengingat kondisi pandemi membuat penugasan yang
meminimalisir teman-teman maba keluar rumah. Jadi lebih banyak
pada menulis,” ucap Lugas, Koordinator Divisi Acara PKKMB FISIP
2020.
Sampai saat ini, fokus acara masih pada pemberian materi-materi, Tampak depan Gedung A dan Gedung B Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)
untuk rangkaian berikutnya akan dikoordinasikan dengan pihak UB sebagai tempat berlangsungnya aktivitas perkuliahan. Foto: Abdi
dekanat. Selain bentuk pelaksanaan, koordinasi seluruh panitia juga
dilakukan secara daring. Meskipun begitu, justru anggaran yang berguna untuk mendukung
koordinasi dan pelaksanaan rangkaian kegiatan seperti kuota tidak
“Semua koordinasinya online,” ucap Lugas lagi. masuk dalam anggaran.
Selain perubahan dalam pemberian tugas, perubahan anggaran juga “Kalau untuk suplai kuota sampai saat ini belum ada info pasti dari
terjadi. Indira, Bendahara PKKMB FISIP 2020 mengungkapkan dekanat sih,” tambahnya.
perubahan anggaran terjadi di semua divisi, terutama pada divisi
Humas dan DDM. Penulis: Agung Mahardika
Editor: Gemilang Ayu Maulida
“Saya rasa perubahannya (anggaran, Red) cukup besar. Seperti
penyewaan kamera, lighting, dan beberapa aplikasi yang berbayar,”
ucap Indira, Bendahara PKKMB FISIP 2020.
11
BERITA
Panitia PKKMB FIB Cegah Terjadinya Perpeloncoan
Selain itu tujuan penerapan hal tersebut juga untuk menghindari
kejadian yang tidak diinginkan.
“Jadi kita tuh ngawasin maba. Kita menertibkan dalam arti kata
kalau misalnya ada yang tidak sesuai dengan SOP atau tata tertib
yang berlaku. Kita berhak untuk menegurnya disitu, tapi dengan
cara-cara yang ada di sesuai SOP nya juga.” tambahnya.
Ketua Pelaksana PKKMB FIB Ahmad Azka Muzaffa Ramadhan
juga mengatakan tidak ingin terjadi perilaku panitia marah-
marah ke mahasiswa baru. Hal itu sebagaimana yang umumnya
dilakukan oleh Koordinator Lapangan (Korlap) seperti ospek
tahun lalu.
Tampak depan Gedung B Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UB yang letaknya di “Nanti juga Spv tuh yang menilai kayak misal ada maba yang
samping kiri Gedung Rektorat. Foto: Abdi ngomongnya kasar, itu pertama kita bilangin dulu. Bisa kita kasih
peringatan misal sampai dua atau tiga kali nggak manut-manut,
MALANG-KAV.10 Fakultas Ilmu Budaya (FIB) mengerahkan Divisi nggak diam-diam, kita bakal sampaikan ke HIMA-nya masing-
Supervisor (Spv) sebagai panitia pendamping maba saat masing. Selanjutnya, HIMA-nya yang mengurus. Kalau dari HIMA
pelaksanaan PKKMB. Koordinator Divisi Spv Vika Nirvana juga menyerah, ya sudah nggak kita lulusin,” jelas Azka.
mengatakan divisi ini bertugas mendisiplinkan mahasiswa dan
mencegah terjadinya perpeloncoan. Di sisi lain, terbentuknya Supervisor sebagai divisi masih tergolong
baru. Vika mengatakan divisi ini dapat dikatakan sebagai
“Harapan yang lebih lagi tidak ada marah-marah yang tidak pendamping maba namun berbeda dengan Advisor. Hal itu
rasional. Tidak ada perpeloncoan seperti yang sedang trending karena Supervisor memiliki jobdesc yang kurang lebih sama
kemarin-kemarin. Saya bilang ke teman-teman Supervisor, nggak dengan Korlap.
boleh ada yang kayak gitu,” ungkapnya pada Sabtu, (19/9).
“Jadi, memang baru ada 2 tahun karena sesuai peraturan Dekanat
Vika mengatakan di dalam setiap grup cluster PKKMB nantinya tidak boleh ada koordinator lapangan atau semacam korlap
akan ada satu Supervisor yang memastikan maba untuk dapat ataupun komdis,” jelasnya.
mematuhi SOP yang ada di grup cluster dan PKKMB. Penulis: Ranti Fadillah
Editor: Anggik Karuniawan
Ada Lebih dari 100 Mahasiswa Lama yang Mendaftar
PKKMB Filkom Tahun Ini Sementara itu, untuk menyikapi peserta
yang tidak mengikuti PKKMB, panita
dan STARTUP ACADEMY 2020. Rangkaian akan melakukan upaya preventif dengan
membuka Crisis Center.
acara yang memakan waktu selama dua
“Crisis Center dibuka setelah pelaksanaan
hari tersebut diselenggarakan bersamaan PKKMB & STARTUP ACADEMY 2020
untuk mendata peserta yang tidak
dengan kegiatan penyambutan mengikuti dan memvalidasi alasan
ketidakikutsertaan dalam rangkaian ini.
mahasiswa baru Filkom 2020. Selain itu, terdapat tata tertib beserta
pelanggaran dalam pelaksanaan PKKMB
“Untuk mahasiswa lama yang melakukan & STARTUP ACADEMY 2020 secara daring
pemutihan kelulusan PKKMB tetap yang digunakan sebagai fondasi
mengikuti rangkaian PKKMB secara keikutsertaan peserta dalam rangkaian
daring,” ujar Tiara Sri Mulati selaku Wakil PKKMB & STARTUP ACADEMY,” jelas
Ketua Pelaksana PKKMB & STARTUP Tiara.
ACADEMY 2020 saat diwawancarai oleh
awak Kavling10 pada Senin (21/9). Penulis: Galang Narariyya Kirana
Editor: Ima Dini Shafira
Rangkaian acara tersebut rencananya
akan diikuti oleh sekitar 130 mahasiswa
lama. Mereka telah mengikuti alur
pendaftaran yang disediakan oleh panitia.
Gedung E perkuliahan Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) menjulang Meskipun waktunya bersamaan dengan
tinggi. Foto: Abdi penyambutan mahasiswa baru, Tiara
menegaskan bahwa keikutsertaan
MALANG-KAV.10 Kondisi pandemi bukan mahasiswa lama tidak membebani
menjadi kendala bagi Fakultas Ilmu Komputer pelaksanaan penyambutan mahasiswa
(Filkom) untuk melaksanakan pemutihan bagi baru. Hal tersebut dikarenakan treatment
mahasiswa yang belum lulus PKKMB Fakultas yang dilakukan kepada mahasiswa baru
maupun lama tetap sama.
12
KOMIK
Komikus: Ghani
13
ARTIKEL
KITA DAN PEMAHAMAN MENGENAI STRES
Penulis: Anggik Karuniawan
Model ini menekankan pada penilaian individu terhadap suatu
kondisi yang sekiranya akan berdampak pada jumlah stress.
Lebih lanjut, selain melakukan penilaian, maka suatu individu
menurut Lazarus dan Folkman juga melakukan penanggulan
yang terbagi menjadi penanggulan berbasis pada masalah dan
pada emosi.
Bagaimana Dampak Terjadinya Stress?
Pada dasarnya stress akan menyebabkan dampak negatif jika
terjadi dalam waktu yang sering atau lama dan dalam tingkat
yang berbahaya. Sebetulnya dampak stress tidak hanya negatif
akan tetap juga dalam bentuk positif. Selain itu, dampak stress
tidak hanya menyerang kondisi psikis suatu individiu namun
pada kondisi fisiknya.
Ilustrasi: Mila Dampak stress yang negatif pada kondisi psikis dapat berupa
Pandemi telah memaksa kita untuk menjalani kehidupan yang timbulnya rasa cemas dan gugup, sensitif sampai dengan
tidak sebagaimana mestinya. Kita terpaksa melakukan apa-apa phobia, sedangkan pada kondisi fisiknya dapat berupa
dirumah. Tepi rumah seolah juga menjadi tepi dunia yang bisa gangguan jantung, tekanan darah tinggi sampai dengan
kita jangkau dan tak boleh kita tembus. gangguan seksual [3]. Disamping itu, untuk dampak positif dari
stress dapat terjadi jika dalam keadaan yang cenderung sedikit.
Sebagai contoh, stress akan dapat meningkatkan motivasi
seseorang untuk menyelesaikan segala permasalahan dengan
adanya keterbatasan yang ada. Imbas dari hal tersebut juga
berpengaruh pada ketahanan dan keyakinan suatu individu [4].
Mengelola Stress Demi Hidup Lebih Baik
Dengan dirumah tentu menyebabkan gerak kita sangat Seperti yang disebutkan diatas, stress tidak akan terlalu
terbatas. Dengan keterbatasan itu seringkali menyebabkan apa berbahaya jika dalam tingkatan maupun jangka yang dapat
yang kita lakukan dirumah cenderung monoton yang kerap sekiranya diatasi oleh suatu individu. Oleh karenanya individu
menimbulkan rasa bosan. Kewajiban seperti kuliah beserta tetek tersebut memerlukan suatu usaha untuk mengelola stress yang
bengeknya yang juga masih akan tetap berjalan ditambah terjadi untuk kehidupan yang lebih baik.
ketidakpastian waktu yang akan datang sangat rentan Usaha yang dapat dilakukan yaitu seperti yang termuat dalam
menimbulkan stress. Iya, stress bisa menghampiri siapa saja tak model teori stress transaksional. Lazarus dan Folkman sudah
pandang bulu, tak terbatas ruang dan waktu. memberitahukan penilaian danpenanggulan. Dengan
Selain pada keadaan pandemi seperti ini, sebetulnya stress mengelola penilaian kita terhadap stress maka kita sudah
sudah menjadi sebuah permasalahan umum walaupun melakukan usaha dalam aspek kognitif. Lalu ditambah dengan
mungkin berbeda penyebabnya dengan saat pandemi. Tahun pengendalian yang termasuk pada aspek emosional. Selain itu
2018 Amerian Psychological Association (APA) telah melakukan masih ada aspek fisik yang dapat dilakukan dengan cara
penelitian yang hasilnya menunjukkan bahwa sebanyak 91% dari meditasi dan aspek sosial yang dapat dilakukan dengan
generasi Z memiliki gejala emosional atau bahkan fisik yang erat memberikan kelompok pendukung. [5]
kaitannya dengan stress. Generasi Z adalah generasi yang lahir Oleh karenanya kita memang harus berdamai dengan stress.
dari rentang tahun 1993 sampai tahun 2005 [1] Lalu mungkin kita Kita harus menyadari bahwa hidup bukanlah persoalan untuk
bertanya-tanya bagaimana stress bisa terjadi, bagaimana mengharapkan kebahagian saja. Namun, jugapersoalan yang
dampaknya dan kemungkinan pertanyan yang lain. Oleh karena berkebalikan dengan kebahagian dan bagaimana kita
itu untuk mengetahuinya simak ulasannya sebagai berikut. mengatasinya.
Mengenal Teori Stress
"Musibah terasa lebih berat jika datang
Sebagai langkah awal untuk memahami tentang stress maka tanpa disangka dan selalu terasa lebih
kita membutuhkan suatu pendekatan dalam memahami teori menyakitkan. Karenanya tidak ada
stress. Menurut Gaol (2016) bahwa secara mendasar terdapat sesuatupun yang boleh terjadi tanpa kita
tiga pendekatan tentang teori stress yang terbagi menjadi sangka-sangka. Pikiran kita harus selalu
model rangsangan (stimulus), tanggapan (response) dan memikirkan semua kemungkinan, dan tidak
transaksional (transactional) [2]. hanya situasi normal. Karena adakah sesuatu
Stress model stimulus bisa dibilang adalah stress yang pun di dunia yang tidak bisa dijungkirbalikan
disebabkan oleh bagian luar atau eksternal diri kita. Hal ini
dikarenakan situasi lingkungan menjadi penyebab dari adanya oleh nasib?"
stress yang timbul. Selain itu, stress ini akan memberikan - Seneca (Moral Letters) [6]
dampak yang serius jika dalam tingkatan yang berbahaya dan
terjadi dalam kurung waktu yang sering. Selain dikatakan
sebagai penyebab, model stress ini juga berfokus pada sumber
stress. Sumber stress yang dimaksud terbagi menjadi peristiwa
kehidupan, ketegangan kronis dan permasalahan sehari-hari.
Selanjutnya, ada pendekatan teori stress model respons. Model Referensi:
ini berbeda dengan model stimulus karena cenderung 1. Haryadi, K. Selma. 2019. Darurat Mental Generasi Z. Muda Kompas.
disebabkan dari dalam atau internal diri kita. Model yang 2. Gaol, N.T. Lumban. 2016. Teori Stres: Stimulus, Respons, dan
dikembangkan oleh Hans Salye ini mengatakan stress adalah Transaksional. Buletin Psikologi 24 : 1 (1-11).
hasil yang merupakan tanggapan kita terhadap sumber atau 3. Sukadiyanto. 2010. Stress dan Cara Menguranginya. Cakrawala
penyebab stress yang terjadi secara spesifik. Sebagai usaha Pendidikan 29 : 1.
untuk mengenal stress lebih dalam maka Salye membuat 4. Selna, Elaine. 2018. How Some Stress Can Actually Be Good for You. Time.
General Adaptation Syndrome yang terdiri dari tiga tahapan 5. Segarahayu, R. Dianita. Pengaruh Manajemen Stres Terhadap
stress yaitu peringatan (alarms), perlawanan (resistance) dan Penurunan Tingkat Stres Pada Narapidana Di Lpw Malang. UIN Malik
kelelahan (exhaustion). Maulana Ibrahim.
Terakhir ada model stress transaksional yang dikembangkan 6. Manampiring, Henry. 2018. Filosofi Teras. Filsafat Yunani-Romawi Kuno
oleh Richard Lazarus dan Susan Folkman. Sama seperti model Untuk Mental Tangguh Masa Kini. Kompas Media Nusantara.
respons, model ini juga cenderung disebabkan oleh dalam atau
internal diri kita.
14
Informasi PKKMB FH Telat, Ketua Pelaksana: Panitia Hanya BERITA
Punya Waktu Efektif Tiga Minggu
MALANG-KAV.10 Publikasi seputar pelaksanaan PKKMB Fakultas
Hukum tahun ini mengalami keterlambatan dibandingkan dengan
fakultas-fakultas lainnya. Publikasi PKKMB FH baru dimulai pada
tanggal 15 September, sedangkan fakultas-fakultas lain sudah
melakukan publikasi mengenai pengenalan jurusan, twibbon,
penugasan, rangkaian acara, dan lainnya sejak jauh hari.
Ketua Pelaksana PKK MB FH Muhammad Al Ghiffary menjelaskan
bahwa keterlambatan tersebut dikarenakan lamanya pihak dekanat
dalam mengeluarkan SK Kepanitiaan.
“Karena panitia baru terbentuk pada tanggal 30 Agustus. Kita panitia Gedung Perkuliahan Fakultas Hukum (FH) UB tampak berdiri
hanya punya waktu efektif selama tiga minggu setelah turunnya SK. dengan gagah. Foto: Abdi
Jadi terpilihnya aku dan teman-teman panitia ini memang agak penyusunan konsep dan tema PKKMB FH. Hingga tanggal 11
sedikit terlambat,” ucap Muhammad Al Ghiffary kepada awak September konsep dan tema acara belum juga mendapatkan
Kavling10 pada Jumat (11/9). persetujuan dari dekanat padahal PKKMB FH sendiri dilaksanakan
pada tanggal 21 September 2020.
Salah satu mahasiswa baru FH Mahsa Kirana membenarkan hal
tersebut. Mahsa yang diwawancarai pada Senin (14/9), mengatakan “Melihat dari kesiapan fakultas lain kita memang agak sedikit
bahwa sejauh tanggal tersebut belum ada informasi terkait terlambat. Cuma menurutku sebagai Ketua Pelaksana itu bukan
pelaksanaan PKKMB di FH kepada mahasiswa baru. suatu halangan. Karena dari aku sendiri tetap ingin melihat PKKMB
menjadi acara yang sakral bagi FH UB jadi kita memang terapin
Pembentukan kepanitiaan PKKMB FH tahun ini juga berbeda dengan kerja kolektif sejak panitia terbentuk,” imbuhnya.
tahun sebelumnya karena ditiadakannya open recruitment. Menurut
keterangan Muhammad Al Ghiffary, hal itu sudah dibahas beberapa Segala penyesuaian terhadap situasi pandemi juga dipersiapkan
kali oleh BEM dan DPM bersama dekanat. Keputusan untuk tidak oleh panitia PKKMB FH 2020 sejak awal terbentuk, seperti
mengadakan open recruitment ini harus diambil karena agenda ditiadakannya Korlap dan diganti dengan Divisi Keamanan (Disman)
tersebut memakan waktu yang lama dan dirasa tidak efisien. serta penyesuaian teknis-teknis lainnya.
Karena tidak adanya proses open-recruitment, maka seluruh susunan Penulis: Tiara Bakhtiar
kepanitiaan diatur oleh dekanat. “Itu (SK, red) mengatur semua. Jadi Editor: Sinta Martani Nababan
sekretaris, bendahara, koordinator beserta staf-nya itu keluar
bersamaan,” ujar Al Ghiffary.
Keterlambatan SK kepanitiaan tersebut turut menghambat proses
xxxx
Antisipasi FKH dalam Memaksimalkan PKKMB secara Daring
melaksanakan secara daring. akan dibentuk tahun ini. Untuk
menyiasatinya, program pengawasan
“Iya, karena kondisi pandemi seperti ini dan pendidikan karakter maba akan
jadinya maba full online. Kita tetap dilaksanakan sampai kapanpun
mengantisipasi kemungkinan masalah oleh semua elemen FKH sehingga maba
yang bisa terjadi saat live Zoom dan lain- ini juga akan dapat lebih memahami
lain, kita ada beberapa panitia di kampus tentang etika dan kehidupan di kampus,”
yang urgen hubungannya dengan terangnya.
jalannya acara,” ungkap Ketua Pelaksana
PKKMB Fakultas 2020 Bian Febry Sementara itu, ketika disinggung
Rohmana Alviano saat diwawancarai awak mengenai akun resmi PKKMB Fakultas
Kavling10, Sabtu (12/9). yang baru mulai aktif menjelang hari H.
Jeffrys Salsabila selaku Presiden BEM FKH
Gedung perkuliahan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UB yang Bian juga menambahkan bahwa mengatakan bahwa hal tersebut telah
berada di Dieng atau kerap disebut sebagai Kampus 2Foto: Widiyas pelaksanaan ospek secara daring yang sesuai dengan waktu penerimaan
dilakukan panitia PKKMB FK tahun ini jelas mahasiswa baru tahun ini yang juga
MALANG-KAV.10 PKKMB Fakultas yang biasa akan menghasilkan kualitas maba yang mundur.
dilakukan FKH dengan beberapa rangkaian berbeda dari sebelumnya, tetapi pihaknya
kegiatan turun lapangan membuat Panitia harus berusaha mentoleransi hal tersebut “ Sebenarnya hal ini sudah menjadi ranah
mengatur ulang skenario. Mengingat kondisi mengingat kondisi yang dihadapi panitia. Tapi kalau ditilik lagi memang
Pandemi yang belum juga berakhir, sehingga sekarang juga berbeda. timeline penerimaan mahasiswa baru
tidak memungkinkan apabila dieksekusi dalam sekarang mundur,” pungkasnya.
waktu dekat. Tidak kehabisan akal, PKKMB Efektif atau tidaknya memang menjadi
Fakultas 2020 menyiasati dengan tetap Penulis: Widiyaningrum
xxxxxxxxxx permasalahan di awal kita membentuk Editor: Ivan Yusuf
konsep. Karena kualitas maba yg
dihasilkan pun pasti akan berbeda dengan
tahun-tahun sebelumnya. Tapi setelah
berdiskusi dengan panitia dosen dan
mantan ketua pelaksana sebelumnya,
kami sepakat tidak akan
mempermasalahkan kualitas maba yang x
15
BERITA BERITA
Meski Rangkaiannya Dipersingkat, Panitia Tidak Ingin
Mengubah Esensi PKKMB FK
MALANG-KAV.10 Fakultas Kedokteran lingkungan dan budaya FK pada
(FK) Universitas Brawijaya pada tahun mahasiswa baru sesuai dengan 4 nilai
ini mempersingkat rangkaian kegiatan kolegium dan 2 pilar pembinaan. Dan
PKKMB menjadi tiga rangkaian. pada tahun ini menekankan kearah
Pelaksaan PKKMB hanya dilakukan pembentukan jiwa kepemimpinan
selama tiga hari, yang terbagi menjadi yang melayani (servant leadership),”
dua hari untuk fakultas dan satu hari jelas Matthew.
untuk program studi masing-masing.
PKKMB dilaksanakan pada tanggal 21, Selain itu, sekalipun dengan rangkaian
22, dan 26 September 2020. yang dipersingkat, penugasan PKKMB
FFK tidak jauh beda dengan tahun-
“Pelaksanaan PKKMB dipersingkat tahun sebelumnya. Penugasan
karena timeline Kolegium Mahasiswa dilakukan secara berkelompok dan Monumen identitas Fakultas Kedokteran (FK) UB. Foto: Abdi
FKUB yang sangat padat, imbas dari individu. “Bukan beban bagi saya, karena ini menurut
pandemi Covid-19,” papar Matthew
Antonio selaku Ketua Pelaksana saya masih batas wajar dalam penugasan
PKKMB FK. “Penugasan tetap ada yang dikerjakan PKKMB,” ujar Syahril Mulida, mahasiswa baru
dengan cara berkelompok, guna FK.
meningkatkan rasa kekeluargaan antar
PKKMB FK tahun ini juga dilaksanakan mahasiswa. Namun begitu, pengerjaan Senada dengan Syahril, Lintang Lisinanda,
secara daring, sehingga seluruh tetap dengan mengikuti protokol mahasiswa baru FK UB juga menyampaikan
kesehatan dengan menggunakan penugasan yang diberikan tidak membebani.
kegiatan dilakukan menggunakan teknologi yang ada sehingga tidak ada Bahkan, menurut Lintang, penugasan yang
laptop maupun gawai pintar. Untuk itu, kontak langsung antar mahasiswa. “ diberikan untuk dikerjakan berkelompok bisa
penyingkatan pelaksanaan dan memudahkan mahasiswa baru FK untuk saling
mengenal.
peralihan seluruh rangkaian menjadi ujarnya.
daring ini juga secara tidak langsung
membuat konsep PKKMB disesuaikan Penugasan yang diberikan kepada “Menurut saya, pengelompokan maba antar
dengan kondisi yang ada. mahasiswa baru FK menyangkut jurusan memudahkan dan bisa saling sharing”,
.”Meski begitu, secara garis besar, program pembelajaran di FK. kata Lintang.
konsep PKKMB FK masih seperti tahun- Penugasan tersebut tertera secara rinci
tahun sebelumnya, yakni mengenalkan di buku panduan sehingga tidak Penulis: Silvia Nadyatus Virlyana
membebankan mahasiswa baru. Editor: Priska Salsabiila
Kuota Mahasiswa Lama yang Mengulang pada PKKMB FIA
Hanya Terbatas 48 Orang
Ilustrasi: Hamim Ketidaksetujuan akan pembatasan kuota diungkapkan Janu Akbar.
Ia menanyakan alasan dibalik pemberlakuan pembatasan kuota
MALANG-KAV.10 PKKMB FIA tahun ini membatasi Mahasiswa Lama tersebut.
(Mala) untuk ikut mengulang. Hal ini disampaikan oleh Ketua
Pelaksana PKKMB FIA tahun 2020 Firmansyah Al Rasyid pada Sabtu “Menurutku sih kalau kuota 48 itu mesti dipikirin juga. Kenapa kok
(12/9). kuotanya cuman 48 sebanding nggak dengan mala yang ada? Kalau
sebanding juga nggak masalah,” jelas mahasiswa Pariwisata itu.
Firman mengatakan kuota yang disediakan untuk mahasiswa lama
sebanyak 48 orang dan diprioritaskan untuk mahasiswa lama yang Janu juga berpendapat bahwa mahasiswa lama seharusnya tidak
akan terlebih dulu memenuhi syarat kelulusan. perlu mengikuti rangkaian penuh PKKKMB. Ia menilai substansi
mahasiswa baru dan mahasiswa lama dalam mengikuti PKKMB
“Yang kita utamakan yaitu teman-teman mahasiswa lama yang sudah berbeda.
angkatannya jauh contohnya kayak angkatan 2013, 2014, 2015 dan
2016,” ujar Firman. “Ya nggak perlulah (ikut rangkaian penuh, red) toh, substansi
awalnya kan untuk membantu proses adaptasi untuk maba kalau
Koordinator Komisi Eksternal DPM Tri Wibowo Arestu membenarkan malah ikut rangkaian penuh ya buat apa? Sia-sia juga kan. Toh dia
bahwa kuota mengulang PKKMB untuk mahasiswa lama hanya 48 udah tahu seluk beluk kehidupan kampus, terus buat apa dia ikut
orang saja. Ia menilai kuota tersebut sudah lebih dari cukup karena rangkaian penuh,” tambah Janu saat diwawancarai awak Kavling10.
menyesuaikan jumlah per pleton.
Penulis: Hamim Maulana Rahman
“Sebenernya ini pertimbangan juga yang diberikan dari Panitia Editor: Anggik Karuniawan
Pelaksana dan juga Dekanat. Nah untuk jumlah kuotanya itu
disesuaikan dengan jumlah per pletonnya jadi ada 48 orang”
ungkapnya pada Kamis (17/9).
16