PPG PRAJABATAN GELOMBANG 1 TAHUN 2024 PORTOFOLIO AKSI NYATA-TOPIK 3 COMPUTATIONAL THINKING Oleh : Dara Mahfuzoh. R, S.Pd.
Nama : Dara Mahfuzoh. R Mata Kuliah Topik : : Computational Thinking Topik 3 Eksplorasi Konsep (02.04) PPG Prajabatan Angkatan 1 2024 Selanjutnya, susun portofolio Topik CT dalam problem solving. Susunlah hasil belajar Anda menjadi bagian dari portofolio. Hal-hal yang perlu Anda sertakan pada portofolio Anda adalah : 1. Lembar kerja mahasiswa pada ekslorasi konsep (02.04) Nama : Dara Mahfuzoh. R Jenjang/Mata Pelajaran yang di ampu : Bahasa Indonesia Judul soal : Memindahkan Dadu No Pertanyaan Jawaban 1. Tuliskan solusi masing-masing soal ! Solusi untuk memindahkan dadu tersebut adalah dengan cara menggulirkan satu persatu ke kotak di sebelahnya dengan memperhatikan setiap gulirannya hanya melewati satu kotak saja sampai pada kotak yang ada lingkaran putihnya, berikut jawaban sisi dadu di atas permukaan mempunyai titik. SD : titik 5 SMP : tittik 3 SMA : titik 4
2. Tuliskan langkah-langkah berpikir Anda hingga mendapat solusi dari masingmasing soal ! Jika Anda menggunakan lebih dari satu cara berpikir, tuliskan pada jenjang mana Anda menggunakan cara berpikir tersebut ! Setiap jenjang memiliki tantangannya masing-masing yang terletak pada banyaknya kotak dan belokan yang harus dilalui, semakin tinggi tingkatan maka belokan dan kotak akan semakin banyak. Langkah-langkah dengan konsep yang sama pada setiap tingkatan adalah sebagai berikut : Menentukan titik-titik yang tidak terlihat, dan berpikir ketika dadu bergulir titik berapa yang ada di bawah dan di atas. Kemudian ketika ada belokan juga akan menentukan titik mana yang akan di bawah dan di atas karena gulirannya berada pada sisi yang berbeda tergantung pada belokan yang
akan dilalui. Langkah tersebut sama akan dilakukan pada setiap tingkat, hal yang membedakan hanyalah banyak kotak dan belokan. SD : Untuk mendapatkan jawaban yang akurat dalam menyelesaikan persoalan ini, kita dapat menggunakan sebuah dadu. Apabila tidak terdapat dadu, kita dapat menggunakan sebuah benda berbentuk kubus lalu menuliskan angkaangka sesuai pola penempatan angka pada dadu. Kemudian posisikan dadu sesuai dengan gambar di posisi awal. Selanjutnya gulirkan pada dadu ke depan, belakang, kiri atau kanan sesuai dengan arah yang ditentukan pada persoalan. Pada persoalan SD ini langkah-langkah menentukan angka pada sisi atas dadu saat berada di petak hijau antara lain adalah : Bergulir 3 langkah ke belakang : 5, 1, 2 Bergulir 2 langkah ke kanan : 4, 5 Jadi angka yang berada di atas adalah 5. SMP : Untuk mendapatkan jawaban yang akurat dalam menyelesaikan persoalan ini, kita dapat menggunakan sebuah dadu. . Apabila tidak terdapat dadu, kita dapat menggunakan sebuah benda berbentuk kubus lalu menuliskan angkaangka sesuai pola penempatan angka pada dadu. Kemudian posisikan dadu sesuai dengan gambar di posisi awal. Selanjutnya gulirkan pada dadu ke depan, belakang, kiri atau kanan sesuai dengan arah yang ditentukan pada persoalan. Pada persoalan SMP ini langkahlangkah menentukan angka pada sisi atas dadu saat berada di petak hijau antara lain adalah : Bergulir 3 langkah ke belakang = 5, 1, 2 Bergulir 2 langkah ke kanan = 4, 5 Bergulir 1 langkah ke depan = 1
Bergulir 1 langkah ke kanan = 3 Jadi angka yang berada di atas adalah 3. SMA : Untuk mendapatkan jawaban yang akurat dalam menyelesaikan persoalan ini, kita dapat menggunakan sebuah dadu. Apabila tidak terdapat dadu, kita dapat menggunakan sebuah benda berbentuk kubus lalu menuliskan angkaangka sesuai pola penempatan angka pada dadu. Kemudian posisikan dadu sesuai dengan gambar di posisi awal. Selanjutnya gulirkan pada dadu ke depan, belakang, kiri atau kanan sesuai dengan arah yang ditentukan pada persoalan. Pada persoalan SMA ini langkahlangkah menentukan angka pada sisi atas dadu saat berada di petak hijau antara lain adalah : Bergulir 1 langkah ke depan = 1 Bergulir 1 langkah ke kanan = 3 Bergulir 2 langkah ke depan = 2, 4 Jadi angka yang berada di atas adalah 4. 3. Identifikasi 4 fondasi CT yang Anda gunakan dalam menyelesaikan persoalan soal ! Dekomposisi : Penerapan fondasi CT (dekomposisi) pada penyelesaian persoalan ini adalah saat menggunakan persoalan menjadi bagian kecil yang lebih sederhana, yaitu dengan membuat alat peraga konkret sederhana terdiri dari dadu dan lintasanya. Mengenal pola : Pada persoalan ini, pola yang dapat diidentifikasi adalah bahwa jumlah angka pada sisi dadu yang saling berlawanan adalah 7 seperti 1 berlawanan dengan 6, 5 dengan 2, dan 3 dengan 4. Abstraksi : Penerapan fondasi CT (abstraksi) pada penyelesaian persoalan ini adalah hanya melakukan pencatatan pada sisi atas dan sisi bawah dadu, karena pada dasarnya letak atau posisi titik yang lain telah terwakili oleh sisi yang ada di atas dan bawah. Algoritma : Penerapan fase algoritma pada persoalan ini ditunjukkan dengan
menentukan angka yang akan muncul sesuai dengan arah jalan bergulirnya dadu (ke depan, belakang, kiri, atau kanan). 4. Adakah contoh pada kehidupan sehari- Contoh kehidupan sehari-hari yang hari yang mengimplementasikan konsep mengimplementasikan konsep yang ada yang ada pada soal ini ? pada soal ini adalah permainan ular tangga dan catur. Pada kedua permainan ini terdapat tujuan atau sasaran yang pasti yaitu menuju garis finish dan menyekak raja (memakan raja). Jika pada permainan catur setiap pion catur memiliki pola berjalan yang bermacammacam ada yang berbentuk L, horizontal, vertikal, maupun diagonal (yang mana perlu merancang strategi). Selain itu dalam kedua permainan ini juga memiliki lintasan serupa yang terdiri dari banyak petak yang berderet. 5. Tuliskan perbedaan kompleksitas Berdasarkan tiap jenjangnya dapat persoalan untuk masing-masing jenjang terlihat jelas bahwa terdapat perbedaan yang terdapat di soal ini ! kompleksitas persoalan. Adapun kompleksitas persoalan tersebut adalah pada bentuk lintasan. Setiap kenaikan jenjang sekolah, jumlah petak akan bertambah 2 kotak. (Contoh : SD = 6 petak, SMP = 8 petak, dan SMA = 10 petak) Kemudian bentuk lntasan juga mengalami penambahan kompleksitas, yaitu pada jenjang SMP dan SMA memiliki lebih banyak lintasanberkelok, sedangkan pada jenjang SD hanya terdapat 1 lintasan berkelok. (Contoh : SD = 1 lintasan berkelok, SMP = 3 lintasan berkelok, SMP = lintasan berkelok, dan SMA 4 lintasan berkelok). Semakin banyak lintasan berkelok menyebabkan terjadi perubahan arah pada dadu. Hal tersebut menyebabkan seseorang membutuhkan konsentrasi dan ketelitian lebih untuk menentukan pola dan algroritma yang baru.
2. Hasil diskusi dan penilaian pada ruang kolaborasi (03) Nama Kelompok : 1. Anesya Navera 2. Chintia Rosalina 3. Dara Mahfuzoh R. 4. Reva Agustin 5. Rini Agustina Putri Mata Kuliah : Computational Thinking Topik : T3-8a Ruang Kolaborasi Jenis Tugas : Kelompok 02.04.05 Lembar Kerja Mahasiswa 5 (Latihan soal Tes PISA) Topik 3. Computational Thinking Tabel 3.6 Soal Latihan PISA yang diusulkan Unit Nomor Unit Judul Soal Level Reading 3 Graffiti 3 Mathematics 7 Speed of racing car 3,5 Science 20 Tooth decay 4,5 Nama : Dara Mahfuzoh. R Jenjang/mata kuliah yang diampu Unit/No. Unit: Reading/3 Judul Soal: Graffiti No Pertanyaan Jawaban 1. Tuliskan solusi untuk soal ini! Soal 3.1 Mengajukan pendapat terkait penghapusan graffiti Soal 3.2 Ia menjelaskan bahwa graffity sama dengan iklan. Keduanya tidak memiliki izin dalam hal pemasangannya Soal 3.3 Saya setuju dengan pendapat yang diutarakan Sophia bahwa graffiti juga harus memiliki izin dalam hal pemasangannya. Soal 3.4 Saya lebih setuju dengan pendapat Sophia, penjelasan Sophia lebih sopan dan tidak menyudutkan satu pihak.
2. Tuliskan langkah-langkah berpikir Anda hingga mendapat solusi dari permasalah ini! Langkah berpikir yang dilakukan dalam menemukan solusi pada permasalahan ini adalah sebagai berikut: 1. Memahami permasalahan graffiti tersebut dengan baik dari opini kedua belah pihak. 2. Menelaah permasalahan dengan membandingkan opini yang telah diberikan 3. Memikirkan solusi yang dapat digunakan dengan memikirkan kedua belah pihak. 4. Identifikasi 4 fondasi CT yang Anda gunakan dalam menyelesaikan masalah ini! Dekomposisi, menguraikan isi dari kedua belah pihak tersebut. Pengenalan pola dilakukan dengan memahami bagaimana pola pelaku grafiti liar dalam menjalankan aksinya, yaitu dengan melakukan aksi secara diam-diam dan dilakukan pada ruang publik yang kosong seperti dinding-dinding yang memungkinkan untuk di grafiti. Abstraksi. Abstraksi dilakukan dengan penghapusan grafiti yang berada di ruang publik dan penindakan terhadap pelaku. Algoritma 1. Membaca soal yang disajikan 2. Membaca teks dengan seksama 3. Menganalisis jawaban dari pertanyaan yang disajikan Nama : Dara Mahfuzoh. R Jenjang/mata kuliah yang diampu: Unit/No. Unit: Mathematic/7 Judul Soal: Speed of Racing Car No Pertanyaan Jawaban 1. Tuliskan solusi untuk soal ini! Solusi pertanyaan 7.1: 1. Dari persoalan ini, diketahui bahwa dari garis start, track lurus terpanjang adalah1,5 km, sehingga jawabannya adalah opsi B. Solusi pertanyaan 7.2: 1. Dari persoalan ini, diketahui bahwa posisi kecepatan terendah pada putaran kedua adalah 1,3 km, sehingga Jawaban yang tepat adalah opsi C. Solusi pertanyaan 7.3: 1. Dengan melihat kecepatan mobil yang berada pada jarak di antara 2,6 km sampai 2,8 km, maka dapat diketahui bahwa kecepatan mobil bertambah atau naik, sehingga jawaban yang tepat adalah opsi B. Solusi pertanyaan 7.4: 1. Adapun jawaban yang sesuai pertanyaan adalah opsi B kornea gambar track mobil paling tepat sesuai dengan kecepatan yang terekam pada grafik adalah opsi B. 2. Tuliskan langkah-langkah berpikir Anda hingga Langkah berpikir yang dilakukan dalam menemukan solusi pada permasalahan ini adalah sebagai berikut:
mendapat solusi dari permasalah ini! 1. Membaca grafik dan memahami grafik secara keseluruhan. 2. Memahami persoalan yang ditanyakan pada soal. 3. Mengamati kembali grafik untuk menemukan jawaban yang dicari pada soal. 4. Memilih jawaban yang paling tepat dan sesuai. 3. Identifikasi 4 fondasi CT yang Anda gunakan dalam menyelesaikan masalah ini! Dekomposisi 1. Menganalisis soal dengan seksama 2. Mengamati dan menganalisis grafik Pengenalan Pola 1. Menganalisis pola grafik 2. Pengenalan pola yang dilakukan pada penyelesaian masalah ini adalah dengan mengetahui dan memahami pola lintasan yang ada pada soal. Abstraksi 1. Fokus pada permasalahan yang disajikan Algoritma 1. Membaca soal dengan seksama 2. Menganalisi permasalahan yang ditanyakan 3. Menganalisis grafik yang tersedia Nama : Dara Mahfuzoh. R Jenjang/mata kuliah yang diampu Unit/No. Unit: Science /20 Judul Soal: Tooth Decay No Pertanyaan Jawaban 1. Tuliskan solusi untuk soal ini! Soal 20.1 D. Bakteri membentuk asam Soal 20.2 B. Semakin banyak mengkonsumsi gula, maka semakin banyak peluang terkena gigi berlubang Soal 20.3 (Ya) akibat dari fluorie (Tidak) seberapa besar biaya ke dokter gigi Soal 20.4 Setuju Setuju Tidak setuju 2. Tuliskan langkah-langkah berpikir Anda hingga mendapat solusi dari permasalah ini! Langkah langkah berpikir hingga mendapatkan solusi permasalahan ini: 1. Membaca soal dengan seksama 2. Membaca teks bacaan secara seksama 3. Mengambil point point utama 4. Menjawab soal yang disajikan 3. Identifikasi 4 fondasi CT yang Anda gunakan Dekomposisi 1. Membaca teks soal dengan seksama 2. Menganalisis point penting dalam teks
dalam menyelesaikan masalah ini! Pengenalan Pola Mengetahui bagaimana bakteri dapat merusak gigi Abstraksi Menganalisis pertanyaan yang tersedia dalam soal Algoritma 1. Membaca soal yang disajikan 2. Membaca teks dengan seksama 3. Menganalisis jawaban dari pertanyaan yang disajikan Tabel 3.1 : Penilaian Teman Kelompok Kriteria Penilaian Anesya Chintia Reva Rini Apakah cara mengerjakan soal yang dituliskan dapat dipahami? A A A A Apakah cara mengerjakan sudah lengkap? A A A A Apakah cara dapat diikuti tanpa menimbulkan keambiguan? A A A A Fondasi CT dituliskan lengkap dan jelas? A A A A Tabel 3.2 : Perbaikan yang perlu dilakukan No Hal yang perlu diperbaiki Masukan atau saran perbaikan 1. Penjabaran empat fondasi CT Menjelaskan 4 fondasi CT dengan lebih detail terkait permaslahan yang dibahas Tabel 3.3 : Rubrik Penilaian untuk Masing-Masing Kriteria A = Sangat Baik B = Baik C = Cukup D = Kurang Jika ketiga soal memenuhi kriteria Jika hanya 2 soal yang memenuhi kriteria Jika hanya 1 soal yang memenuhi kriteria Jika ketiga-tiganya tidak memenuhi kriteria Hasil Penilaian Diskusi : B
3. Hasil pada demonstrasi kontekstual (04) Bagian 1-3 diulang sebanyak 3 kali untuk pertemuan 4 hingga 6 Nama : Dara Mahfuzoh. R MataKuliah : Computational Thinking Topik : Topik 3 (Demonstrasi Kontekstual Subtopik 1) Soal: Ada tiga tipe peserta didik yang mengumpulkan sebuah karangan dengan keadaan yang berbeda-beda sebagai berikut: 1. Karangan diketik dengan jumlah kata 100 dan kosa kata 50 2. Karangan ditulis tangan dengan jumlah kata 50 dan kosa kata 46 3. Karangan diketik dengan jumlah kata 25 dan kosa kata 12 Dari ketiga keadaan tersebut, Anda sebagai guru, tugas mana yang lebih tinggi nilainya? Nama: Dara Mahfuzoh. R Jenjang/Mata pelajaran yang diampu: Bahasa Indonesia Kode soal: Judul soal: No Pertanyaan Jawaban 1. Tuliskan solusi untuk soal ini Saya memberi nilai dengan melihat jumlah kata, kosa kata, dan diketik atau tulis tangannya. Pertama dari jumlah kata dan kosa katanya. Semakin banyak jumlah kata dan kosa katanya, maka semakin tinggi nilai yang akan diberikan. Hal ini dikarenakan kosa kata yang banyak berarti
pembendaharaan katanya baik dan bagus. Selanjutnya diketik atau ditulis tangan. Pemberian nilai semakin tinggi apabila ditulis tangan dan tulisan yang rapi. Hal ini dilakerakan dengan menulis tangan, dibutuhkan effort yang lebih banyak dibanding diketik, terlebih tulisan tangan yang rapi. 2. Tuliskan langkah-langkah berpikir Anda sehingga mendapatkan solusi dari permasalahan ini Pertama saya melihat perbedaan dari tiga buah pernyataan. Kemudian saya menganalisis apa saja perbedaan tersebut dan mempertimbangkannya mana yang lebih tinggi untuk diberikan nilai. Selanjutnya mengidentifikasi nilai yang diberikan untuk masing-masing pernyataan dan mendapat pernyataan mana yang lebih tinggi nilainya. 3. Identifikasi 4 fondasi CT yang Anda gunakan dalam menyelesaikan persoalan ini Dekomposisi: mencari perbedaan dari ketiga pernyataan. Pengenalan pola: melihat perbedaan yang telah ditemukan. Abstraksi: Menganalisis nilai yang akan diberikan pada setiap perbedaan. Algoritma:memberi nilai berdasarkan pertimbangan abstraksi. 4. Adakah contoh dalam kehidupan sehari-hari yang mengimplementasikan persoalan ini? Ada. Kita bisa menerapkannya dalam mempertimbangkan suatu hal. Mengajarkan kita
bahwa sesuatu harus dipertimbangkan sebelum mengambil keputusan.
4. Lembar kerja pada koneksi antar materi (06) Nama : Dara Mahfuzoh. R Mata Kuliah : Computational Thinking Topik 3 Koneksi Antar Materi Materi Diskusi Kelompok Anda sudah mencoba mengimplementasikan CT untuk menyelesaikan berbagai jenis permasalahan. Karena pertemuan ini merupakan penutup dari topik CT dalam problem solving, berdasarkan pengalaman anda menyelesaikan soal Bebras dan PISA/AKM, cobalah untuk mencari: 1. Kesamaan dan perbedaan tipe soal Bebras dan PISA/AKM. 2. Kesamaan dari langkah penyelesaian kedua jenis persoalan yang anda lakikan sebelumnya. Tuliskan hasil diskusi anda pada lembar kerja berikut ini! (1 kelompok membuat 1 lembar kerja) Nama Anggota 1: Anesya Navera Nama Anggota 2: Chintia Rosalina Nama Anggota 3: Dara Mahfuzoh.R Kesamaan dan perbedaan tipe soal Bebras dan PISA/AKM: Kesamaan 1. Membutuhkan langkah penyelesaian dengan menggunakan konsep CT. 2. Materi yang ada pada soal terdiri dari literasi dan numerasi. 3. Memiliki jenjang Pendidikan dalam soal baik Tingkat SD, SMP maipun SMA. 4. Setiap level sama-sama menuntut fondasi yang berbeda-beda. 5. Melatih siswa untuk mencari solusi paling efektif, efisien dan optimal dari persoalan yang dihadapi. 6. Soal dapat dijawab hanya dengan kertas dan pensil, jika soal berupa online dapat dikerjakan tanpa perlu menggunakan software. Perbedaan Soal Bebras: 1. Sudah dikategorikan untuk tiap kelompok siswa berdasarkan usia atau jenjang pendidikan tertentu. 2. Terdapat batasan waktu yang jelas, tiap soal diselesaikan dalam waktu 3 menit karena tipe soal cenderung singkat, hanya ada satu pertanyaan dalam satu soal. 3. Konsep yang mendasari soalnya adalah Computational Thinking dan informatika. Soal PISA/AKM: 1. Seluruh tes ditujukan bagisiswa usia pendidikan menengah (15 tahun keatas). 2. Batas waktu pengerjaan soal lebih panjang sebab terdapat beberapa pertanyaan dalam satu soal.
3. Konsep soal berdasar pada literasi membaca, matematika dan sains. Kesamaan dari langkah penyelesaian kedua jenis persoalan: Dari langkah penyelesaian, kedua jenis soal (Bebras dan PISA/AKM) sama-sama menggunakan CT dalam penyelesaiannya. 4 fondasi CT (dekomposisi, pengenalan pola, algoritma dan abstraksi) bisa saja ada pada saat menyelesaikan kedua jenis soal, tergantung pada jenjang untuk bebras dan level untuk PISA/AKM. Namun, pada beberapa soal tidak mencakup keempat fondasi CT, terutama untuk jenjang SD pada bebras atau level 1 untuk PISA/AKM.
5. Hasil refleksi pada aksi nyata (07). Nama : Dara Mahfuzoh. R Mata Kuliah : Computational Thingking Topik 3 : T3-12 Aksi Nyata Jawablah pertanyaan-pertanyaan reflektif berikut! 1. Pengalaman menarik apa saja yang Anda dapatkan dari mengimplementasikan CT untuk menyelesaikan berbagai jenis persoalan? Anda bisa menceritakan keberhasilan dan kegagalan yang Anda alami dalam mempelajari topik ini. Jawab : Pengalaman menarik yang saya alami ketika mengimplementasikan CT adalah penyelesaian berbagai jenis persoalan yang saya hadapi dengan menggukan urutan CT secara sistematis. Keberhasilan yang saya alami ketika mempelajari CT adalah saya bisa lebih berfikir sistematis dalam memecahkan sebuah permasalahan yang kompleks. Kegagalan yang saya alami adalah ketika saya tidak bisa memilah masalah melalui langkah-langkah dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma, akan tetapi setelah saya ulangi dan terus belajar saya menjadi paham dan terbiasa menggunakan berpikir komputasi dalam setiap persoalan yang saya hadapi. 2. Apakah terjadi perubahan cara berpikir yang Anda alami setelah mempelajari topik CT dalam problem solving? Jawab : Iya, terjadi banyak perubahan dengan cara berpikir saya khususnya dalam hal problem solving. Saya bisa menyelesaikan permasalahan yang kompleks menjadi lebih runtut dan sistematis sehingga saya mampu menemukan solusi terbaik dalam penyelesaian. Sehingga saya tidak terburu-buru dalam mengambil kesimpulan dalam masalah yang sedang dihadapi. 3. Apakah ada perbaikan yang dapat Anda lakukan terhadap cara mengajar Anda nantinya setelah mempelajari topik CT dalam problem solving? Jawab : Iya, ada yang perlu saya perbaiki terhadap cara mengajar yang akan saya lakukan nantinya. Salah satunya yaitu langkah-langkah dalam menyelesaikan persoalan. Dalam hal mengajar saya akan lebih membiasakan diri menyelesaikan masalah menggunakan cara berfikir komputasi, sehingga dapat diharapkan peserta didik dapat meniru cara berfikir komputasi.