The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

JURNAL Filosofi Pendidan dan Pendidikan Nilai Salmarina Ima

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by marthinusfernandesruy, 2025-11-23 12:30:20

JURNAL Filosofi Pendidan dan Pendidikan Nilai Salmarina Ima

JURNAL Filosofi Pendidan dan Pendidikan Nilai Salmarina Ima

JURNALFILOSOFI PENDIDIKAN DAN PENDIDKAN NILAIDISUSUN OLEHSALMARINA IMA, SEMAPEL : EKONOMI NIM : 25118P10325LPTK : UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAMPENDIDIKAN PROFESI GURU TERTENTU TAHAP IVTAHUN 2025


A. PENDAHULUANPendidikan Nilai merupakan bagian integral dari proses pembentukan karakter Guru professional. Dalam Sistem Pendidikan Nasional Indonesia, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, memiliki tujuanluhur yang melampaui sekadar transfer ilmu pengetahuan dan keterampilan teknis. Tujuan fundamentalnya adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.B. KONSEP PENDIDIKAN NILAISeperti yang kita ketahui, Pendidikan Nilai adalah usaha sadar dan terencana untuk menanamkan, mengembangkan, dan menginternalisasikan nilai-nilai tertentu pada peserta didik, guna membentuk etika, moral, budi pekerti, dan karakter. Konsep-konsep kunci meliputi:Nilai: Keyakinan dasar tentang apa yang baik, benar, atau diinginkan, sebagai rujukan pilihan dan Tindakan;Moral: Penilaian baik/buruknya perbuatan berdasarkan kaidah nilai yang berlaku;Etika: Kajian filosofis sistematis tentang nilai dan prinsip moral;Karakter: Perwujudan nilai dalam perilaku konsisten; kepribadian yang dinilai secara moral.C. URGENSI PENDIDIKAN NILAI DALAM DUNIA PENDIDIKANSecara umum, urgensi pendidikan nilai dapat dirangkum dalam empat pilar utama yaitu :1. Menjawab Krisis Moral dan EtikaBerbagai fenomena sosial menunjukkan adanya degradasi moral yang mengkhawatirkan di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Pendidikan nilai hadir sebagai intervensi mendasar untuk mengatasi krisis ini.2. Filter di Era Globalisasi dan DigitalisasiKita hidup di era keterbukaan informasi yang tanpa batas. Arus globalisasi dan kemajuan teknologi digital membawa dampak positif sekaligus negatif. Dalam konteks ini, pendidikan nilai berfungsi sebagai \"filter internal\" atau benteng pertahanan.3. Fondasi Pembangunan Karakter BangsaPendidikan nilai secara langsung bertujuan untuk membangun pilarpilar karakter utama seperti integritas, gotong royong, kemandirian, dan religiositas.4. Sarana Pencegahan Dini Intoleransi dan KorupsiDua masalah besar yang mengancam persatuan dan kemajuan Indonesia adalah intoleransi dan korupsi. Pendidikan nilai memiliki peran strategis dalam mencegah kedua masalah ini dari akarnya.


D. STRATEGI INTERNALISASI NILAI DALAM PEMBELAJARAN1. Pendekatan KognitifPenanaman nilai melalui Pendekatan Kognitif bertujuan untuk mengembangkan pemikiran moral dan kemampuan individu untuk membuat keputusan berdasarkan nilai-nilai yang dipahami secara rasional.2. PembiasaanPenanaman nilai melalui Pembiasaan bertujuan untuk membentuk karakter dan sikap seseorang dengan melakukan tindakan positif secara berulang hingga menjadi kebiasaan.3. Pengkondisian lingkungan belajarPenanaman nilai melalui Pengkondisian bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif untuk berkembangnya nilai-nilai positif yang diharapkan.4. Keteladanan yang konsistenPenanaman nilai melalui Keteladanan adalah metode yang sangat efektif karena individu cenderung meniru perilaku orang-orang di sekitarnya, terutama yang mereka anggap sebagai panutan.E. PERAN DAN KOMITMEN GURU DALAM PENDIDIKAN NILAIDalam ekosistem pendidikan, Guru adalah episentrum sekaligus ujung tombak keberhasilan penanaman nilai. Tanpa peran aktif dan kesadaran penuh dari seorang pendidik, strategi dan kurikulum terbaik sekalipun akan menjadi dokumen tak bermakna. Berikut adalah peran-peran fundamental guru dalam pendidikan nilai:1. Guru sebagai Teladan Hidup;2. Guru sebagai Inspirator dan Motivator.F. BENTUK AKSI NYATA (RANCANGAN PEMBELAJARAN PADA PENDIDIKAN NILAI)Setelah memahami Makna, Urgensi dan Strategi Internalisasi Pendidikan Nilai dalam Kerangka Pendidikan Nasional serta mengetahui bagaimana strategi internalisasinya, maka ke depannya, sebagai guru saya akan melakukan berbagai aksi/kegiatan pembelajaran yang bisa menekankan pada nilai-nilai Pendidikan seperti:1. Mengembangkan Metode Pembelajaran Partisipatif dan Aktif;2. Membangun Lingkungan Sekolah yang Berkarakter;3. Melakukan Evaluasi Berkelanjutan.G. RANCANGAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN NILAI PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILAMata Pelajaran : Pendidikan PancasilaMateri : Mempraktekan makna sila-sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari


I. Tujuan Pembelajaran1. Menjelaskan pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari;2. Menyajikan contoh praktik penerapan sila-sila Pancasila di lingkungan keluarga, sekolah, dan Masyarakat;3. Menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam interaksi sosial di lingkungan sekitar.II. Kriteria Tercapainya Tujuan Pembelajaran 1. Memahami pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari;2. Memberikan contoh praktik penerapan sila-sila Pancasila di lingkungan keluarga, sekolah, dan Masyarakat;3. Memahami penerapan nilai-nilai Pancasila dalam interaksi sosial di lingkungan sekitar.III. Kegiatan PembelajaranA. Pendahuluan 1. Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa;2. Guru mengecek kehadiran peserta didik;3. Guru melakukan apersepsi dengan bertanya: \"Apa saja contoh perilaku Pancasila yang kalian temukan di rumah kemarin?\"4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.B. Kegiatan Inti 1. Verification (Pembuktian): Guru meminta setiap kelompok untuk memilih satu sila Pancasila dan membuat skenario singkat (drama/dialog sederhana) atau poster yang menggambarkan penerapannya di lingkungan sekolah atau Masyarakat;2. Generalization (Penarikan Kesimpulan): Setiap kelompok menampilkan skenario singkat atau mempresentasikan poster yang telah dibuat di depan kelas.C. Penutup Kesimpulan Bersama: Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini. Guru meminta peserta didik menuliskan satu komitmen pribadi tentang bagaimana mereka akan menerapkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di buku catatan masing-masing.IV. Asesmen1. Asesmen Diagnostik (Sebelum Pembelajaran)Pertanyaan Lisan: \"Apa yang kalian ketahui tentang Pancasila?\" \"Sebutkan bunyi sila-sila Pancasila!\" (Untuk mengetahui pengetahuan awal peserta didik);2. Asesmen Formatif (Selama Proses Pembelajaran)Penilaian Kinerja Kelompok: Observasi guru saat diskusi kelompok, penilaian keaktifan, kerja sama, dan kualitas hasil identifikasi perilaku.Penilaian Presentasi/Skenario: Kemampuan menyajikan contoh perilaku Pancasila secara jelas dan relevan,


Penilaian Sikap: Observasi guru terhadap sikap Profil Pelajar Pancasila (misalnya: toleransi, gotong royong, mandiri, bernalar kritis) selama proses pembelajaran.3. Asesmen Sumatif (Setelah Pembelajaran)Tes Tertulis: Soal esai singkat/pilihan ganda yang menguji pemahaman makna sila-sila Pancasila dan kemampuan memberikan contoh penerapannya.H. REFLEKSIProses perancangan dan pelaksanaan pembelajaran nilai-nilai Pancasila, khususnya untuk siswa, merupakan sebuah tantangan sekaligus. kesempatan berharga.Secara keseluruhan, rancangan ini adalah upaya untuk menjadikan pembelajaran Pancasila lebih hidup dan bermakna bagi siswa kelas IV SD, dengan harapan mereka tidak hanya memahami, tetapi juga mampu mempraktikkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam setiap langkah kehidupan merekaE. UMPAN BALIK DARI REKAN SEJAWATKegiatan Diferensiasi yang diterapkan dapat meningkatkan semangat dan keterlibatan peserta didik dalam kegiatan belajar, sehingga kegiatan pembelajaran jadi lebih menarik dan rileks karena pembentukan kelompok berdasarkan penilaian masing-masing karakter peserta didik agar mereka dapat memaparkan tujuan yang diharapkan.


SEKIAN&TERIMA KASIH


Click to View FlipBook Version