The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

2021-20210317-Permen PANRB No. 8 Tahun 2021 SISTEM MANAJEMEN KINERJA PNS

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by novi ariyanto, 2023-05-28 05:00:58

2021-20210317-Permen PANRB No. 8 Tahun 2021 SISTEM MANAJEMEN KINERJA PNS

2021-20210317-Permen PANRB No. 8 Tahun 2021 SISTEM MANAJEMEN KINERJA PNS

- 23 8. TAHAP KEDELAPAN: MENYUSUN FORMAT KETERKAITAN SKP DEN Tabe Forma Keterkaitan SKP dengan Angk Jabatan Fungsion Periode Penilaian: … Januari sd … Desember PEGAWAI YANG DINILAI NAMA NIP PANGKAT/GOL RUANG JABATAN Jabatan Fungsional Bidan Penyelia UNIT KERJA Puskesmas TANGGAL PENGAJUAN NO. RENCANA KINERJA BUTIR KEG (1) (2) (3) KINERJA UTAMA 1 Ibu hamil dengan kehamilan fisiologis dan patologis mendapat pemeriksaan kehamilan/antenatal care sesuai perannya dalam SOP/flow chart layanan ANC Melakukan pengkajian ibu Memfasilitasi informed informed consent pad penyulit/patologis/penyak 2 Ibu hamil dengan kehamilan fisiologis dan patologis mendapat Melakukan pengkajian patologis


38 - NGAN ANGKA KREDIT UNTUK LAMPIRAN SKP PEJABAT FUNGSIONAL el 14 at A.4 ka Kredit Jabatan Fungsional nal Bidan Penyelia PEJABAT PENILAI KINERJA NAMA NIP PANGKAT/GOL RUANG JABATAN UNIT KERJA Puskesmas GIATAN OUTPUT ANGKA KREDIT (4) (5) u hamil patologis Laporan hasil kajian asuhan kebidanan ibu hamil patologis 0,005 choice dan/atau da kasus dengan kit penyerta Formulir persetujuan tindakan asuhan kebidanan 0,002 pada ibu bersalin Laporan hasil kajian asuhan kebidanan pada ibu bersalin patologis 0,007


- 23 NO. RENCANA KINERJA BUTIR KEG (1) (2) (3) penanganan persalinan sesuai perannya dalam SOP/flow chart layanan persalinan Melakukan asuhan Kala penyulit/ patologis/penya kolaborasi Melakukan asuhan Kala penyulit/ patologis/penya kolaborasi Melakukan asuhan Kala I penyulit/ patologis/penya kolaborasi Melakukan asuhan Kala I penyulit/ patologis/penya kolaborasi Melakukan asuhan m penyulit/patologis/penyak kolaborasi Melakukan tindakan bantu kasus kegawatdaruratan n Melakukan asuhan kebid obstetri ginekologi dengan Melakukan penan kegawatdaruratan materna Melakukan tindakan pen stabilisasi pra rujukan ter penyulit/ komplikasi/ kolaborasi


39 - GIATAN OUTPUT ANGKA KREDIT (4) (5) I persalinan dengan akit penyerta secara Dokumen asuhan kala I persalinan dengan penyulit/ patologis/ penyakit penyerta 0,04 II Persalinan dengan akit penyerta secara Dokumen asuhan kala II persalinan dengan penyulit/ patologis/ penyakit penyerta 0,011 III Persalinan dengan akit penyerta secara Dokumen asuhan kala III persalinan dengan penyulit/ patologis/ penyakit penyerta 0,01 IV Persalinan dengan akit penyerta secara Dokumen asuhan kala IV persalinan dengan penyulit/ patologis/ penyakit penyerta 0,04 masa nifas dengan kit penyerta secara Laporan asuhan masa nifas dengan penyulit/ patologis/ penyakit penyerta secara kolaborasi 0,01 uan hidup dasar pada nifas Laporan tindakan bantuan hidup dasar pada kasus kegawatdaruratan nifas 0,01 danan post operation secara kolaborasi Catatan kebidanan/ laporan asuhan kebidanan post operation obstetric ginekologi secara kolaborasi 0,006 nganan kasus al dengan kolaborasi Laporan penanganan kasus kegawatdaruratan maternal dengan kolaborasi 0,01 nanganan awal dan rhadap kasus dengan /penyakit secara Laporan tindakan penanganan awal dan stabilisasi pra rujukan terhadap kasus dengan penyulit/ patologis/ penyakit penyerta 0,01


- 24 NO. RENCANA KINERJA BUTIR KEG (1) (2) (3) 3 Rekam medis ibu hamil dengan kehamilan fisiologis dan patologis serta register cohotnya tercatat secara lengkap, diarsipkan dengan baik, dan dilaporkan tepat waktu Melakukan pendokume kebidanan 4 Asistensi/ arahan petunjuk kerja untuk pemeriksaan kehamilan kepada bidan mahir Melakukan pembinaan pelayanan kebidanan kepa di bawahnya Keterangan: * Format Keterkaitan SKP dengan Angka Kredit Jabatan Fungsional ditetapkan oleh Tim Penilai Angka Angka Kredit


40 - GIATAN OUTPUT ANGKA KREDIT (4) (5) entasian pelayanan Rekam Medik 0,004 dan pengawasan ada bidan satu jenjang Laporan pembinaan dan pengawasan pelayanan kebidanan 0,041 sebagai Lampiran SKP Pejabat Fungsional setelah mendapatkan reviu (tempat), (tanggal, bulan, tahun)* Pegawai yang Dinilai, (Nama) (NIP)


- 24 CONTOH PENILAIAN KINER 1. PENILAIAN KINERJA PEJABAT PIMPINAN TINGGI a. Penilaian Kinerja Direktur Jenderal III 1) Penilaian SKP Tab Format Penilaian SKP Dir ( NAMA INSTANSI ) PEGAWAI YANG DINILAI NAMA NIP PANGKAT/GOL RUANG JABATAN Direktur Jenderal III UNIT KERJA Direktorat Jenderal III PERSPEKTIF* NO RENCANA KINERJA INDIKATOR KINERJA INDI (1) (2) (3) (4) A. KINERJA UTAMA Penerima Layanan/ Stakeholder 1 Meningkatnya pelayanan infrastruktur perumahan dan permukiman yang layak dan aman Persentase pening pelayanan infrastr pemukiman yang layak


41 - ANAK LAMPIRAN 4 LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2021 TENTANG SISTEM MANAJEMEN KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL RJA PADA INSTANSI PUSAT bel 1 t D.2.1 rektur Jenderal III PERIODE PENILAIAN: … JANUARI SD … DESEMBER … TAHUN … PEJABAT PENILAI KINERJA NAMA NIP (*opsional) PANGKAT/GOL RUANG JABATAN Menteri INSTANSI Instansi Pusat IVIDU TARGET REALISASI CAPAIAN IKI KATEGORI CAPAIAN IKI NILAI CAPAIAN IKI NILAI TERTIM BANG (5) (6) (7) (8) (9) (10) gkatan ruktur k dan 61,95% 62,95% 102% Sangat Baik 111 102,8***


- 24 PERSPEKTIF* NO RENCANA KINERJA INDIKATOR KINERJA INDI (1) (2) (3) (4) aman melalui pendekatan living Penerima Layanan/ Stakeholder 2 Meningkatkan kualitas layanan Direktorat Jenderal III Indeks kualitas layanan dihasilkan oleh unit lingkup Direktorat Jendera Proses Bisnis 3 Tersusunnya revisi Undang-Undang Republik Indonesia No. 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung Presentase penyelesaian Undang-Undang Rep Indonesia No. 28 Tahun tentang Bangunan G sampai tahap harmonisa Kemenkumham 4 Tersusunnya RPP tentang Peraturan Pelaksanaan UU No. 6 Tahun 2017 tentang Arsitek Presentase penyelesaian tentang Peraturan Pelaks UU No. 6 Tahun 2017 te Arsitek sampai harmonisasi di Kemenkum 5 Terlaksananya rencana aksi/ inisiatif strategis dalam rangka pencapaian sasaran dan indikator Kinerja utama organisasi dalam perjanjian Kinerja Persentase penyele rencana aksi/ inisiatif str individu yang berkont langsung terhadap penca indikator Perjanjian K Direktorat Jenderal III s target waktu yang ditetapk 6 Terlaksananya direktif pimpinan sesuai target waktu yang ditetapkan Persentase penyele penugasan/direktif pim sesuai target waktu ditetapkan Penguatan Internal 7 Terwujudnya Direktorat Jenderal III yang reform dan akuntabel Nilai pelaksanaan Refo Birokrasi Direktorat Jende


42 - IVIDU TARGET REALISASI CAPAIAN IKI KATEGORI CAPAIAN IKI NILAI CAPAIAN IKI NILAI TERTIM BANG (5) (6) (7) (8) (9) (10) smart yang kerja al III 3,5 3,5 100,0% Baik 109 revisi publik 2002 edung asi di 100% 80% 80,0% Cukup 70 RPP anaan entang tahap mham 100% 95% 95,0% Cukup 85 esaian rategis tribusi apaian Kinerja sesuai kan 80% 80% 100,0% Baik 109 esaian mpinan yang 80% 80% 100,0% Baik 109 ormasi eral III 85 85 100% Baik 109


- 24 PERSPEKTIF* NO RENCANA KINERJA INDIKATOR KINERJA INDI (1) (2) (3) (4) Nilai Akuntabilitas K Direktorat Jenderal III Anggaran 8 Pengelolaan anggaran Program Pembinaan dan Pengembangan Infrastruktur Permukiman yang optimal Nilai Indikator K Pelaksanaan Ang Direktorat Jenderal III B. KINERJA TAMBAHAN - - - - NILAI AKHIR SKP = Nilai tertimbang Capaian Rencana Kinerja Utama*** + Nilai tertimbang = (59, 2 + 43,6 ) + 0 = 102, 8 KETERANGAN (Opsional) Terdapat 3 (tiga) indikator Kinerja individu (IKI) yang berada pada level 3 1. Presentase penyelesaian revisi Undang-Undang Republik Indonesia adalah 80% dimana surat permohonan harmonisasi belum diajuka 2. Presentase penyelesaian RPP tentang Peraturan Pelaksanaan UU N finalisasi harmonisasi di Kemenkumhan 3. Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran Direktorat Jenderal I Keterangan: * Kolom perspektif hanya terdapat pada penilaian untuk SKP Pejabat Pimpinan Tinggi dan Pi ** Bobot yang ditetapkan untuk nilai IKI Kinerja utama berdasarkan Perjanjian Kinerja denga Kinerja utama rencana aksi atau inisiatif strategis adalah 40 poin. ***Nilai tertimbang Capaian Rencana Kinerja Utama diperoleh dengan formula: = ! Rata – Rata Nilai Capaian IKI Kinerja Utama (Perjanjian Kinerja, Rencana Strategis, dan Direktif) = # 111 + 109 + 70 + 85 + 109 + 109 + 109+88 8 × 60 100$ + # 109 × 40 100$ = #98,7 × !" #"" $ + #109 × %" #""$


43 - IVIDU TARGET REALISASI CAPAIAN IKI KATEGORI CAPAIAN IKI NILAI CAPAIAN IKI NILAI TERTIM BANG (5) (6) (7) (8) (9) (10) Kinerja 85 85 100% Baik 109 Kinerja ggaran 95 93 98% Cukup 88 - - - - - - g Capaian Rencana Kinerja Tambahan 102,8 3 (cukup) yaitu: No. 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung sampai tahap harmonisasi di Kemenkumham an No. 6 Tahun 2017 tentang Arsitek sampai adalah 95% dimana kebijakan masih dalam tahap III memiliki capaian sedikit dibawah target yakni 93 impinan Unit Kerja Mandiri Model Pengembangan an memperhatikan Rencana Strategis, Rencana Kerja Tahunan dan Direktif adalah 60 poin dan × 60** 100 ) + ! Rata – Rata Nilai Capaian IKI Kinerja Utama (Rencana Aksi) × 40** 100 ) $ = 102,8 (tempat), (tanggal, bulan, tahun) Pejabat Penilai Kinerja, (Nama) (NIP)


- 24 2) Penilaian Perilaku Kerja Tab Forma Penilaian Per Direktur J (NAMA INSTANSI) PEGAWAI YANG DINILAI NAMA NIP PANGKAT/GOL RUANG JABATAN Direktur Jenderal III UNIT KERJA Direktorat Jenderal III NO ASPEK PERILAKU 1 Orientasi Pelayanan 2 Insitiatif Kerja 3 Komitmen 4 Kerjasama 5 Kepemimpinan Nilai Akhir Keterangan: *contoh yang ditampilkan adalah contoh penilaian perilaku kerja pegawai oleh a


44 - bel 2 at D.3 rilaku Kerja* Jenderal III PERIODE PENILAIAN: … JANUARI SD … DESEMBER … TAHUN … PEJABAT PENILAI KINERJA NAMA NIP (*opsional) PANGKAT/GOL RUANG JABATAN Menteri INSTANSI Instansi Pusat NILAI 90 94,8 92 98 102 95,36 tasan langsung tanpa mempertimbangkan pendapat rekan kerja dan bawahan (tempat), (tanggal, bulan, tahun) Pejabat Penilai Kinerja, (Nama) (NIP)


- 24 3) Penilaian Kinerja Tab Contoh Hasil Pe Direktur J (NAMA INSTANSI) PEGAWAI YANG DINILAI NAMA NIP PANGKAT/GOL RUANG JABATAN Direktur Jenderal III UNIT KERJA Direktorat Jenderal III NILAI SKP* NILAI PERILAKU KERJA** NILAI SKP + PERILAKU KERJA*** NILAI IDE BARU NILAI KINERJA PREDIKAT KINERJA Keterangan: * Lihat Tabel 1 ** Lihat Tabel 2 *** Penilaian Perilaku dilakukan oleh Pejabat Penilai Kinerja tanpa mem perbandingan bobot SKP dan bobot Perilaku Kerja adalah 70:30 Pegawai yang dinilai, (Nama) (NIP)


45 - bel 3 enilaian Kinerja Jenderal III PERIODE PENILAIAN: … JANUARI SD … DESEMBER … TAHUN … PEJABAT PENILAI KINERJA NAMA NIP (*opsional) PANGKAT/GOL RUANG JABATAN Menteri INSTANSI Instansi Pusat 102,8 95,36 100,57 2 102,57 BAIK mpertimbangkan pendapat rekan kerja setingkat dan bawahan, sehingga (tempat), (tanggal, bulan, tahun) Pejabat Penilai Kinerja, (Nama) (NIP)


- 24 b. Penilaian Kinerja Direktur II 1) Penilaian SKP Tab Format Penilaian SK ( NAMA INSTANSI ) PEGAWAI YANG DINILAI NAMA NIP PANGKAT/GOL RUANG JABATAN Direktur II UNIT KERJA Direktorat Jenderal III PERSPEKTIF* NO RENCANA KINERJA INDIKATOR KINERJA (1) (2) (3) (4) A. KINERJA UTAMA Penerima Layanan/ Stakeholder 1 Meningkatnya kualitas bangunan gedung yang menjamin keselamatan, kesehatan, kenyamanan dan kemudahan bagi penggunanya Persentase Pemda Kabup Nilai Indeks Penyelengga Gedung minimal Baik Penerima Layanan/ Stakeholder 2 Percepatan pembangunan Pos Lintas Batas Negara terpadu dan sarana prasarana penunjang kawasan perbatasan. Jumlah Pos Lintas Batas dan sarana prasarana pen perbatasan yang terbangun telah diserahterimakan. Tingkat kepuasan penggu Pos Lintas Batas Negara Pos Lintas Batas Penerima Layanan/ Stakeholder 3 Meningkatnya kualitas layanan Direktorat II Indeks kualitas layanan in II Proses Bisnis 4 Tersusunnya RUU Revisi UndangUndang Republik Indonesia No. 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung Presentase penyelesaian Undang Republik Indones 2002 tentang Bangunan


46 - bel 4 t D.2.1 KP Direktur II PERIODE PENILAIAN: … JANUARI SD … DESEMBER … TAHUN … PEJABAT PENILAI KINERJA NAMA NIP (*opsional) PANGKAT/GOL RUANG JABATAN Direktur Jenderal III INSTANSI Direktorat Jenderal III A INDIVIDU TARGET REALISASI CAPAIAN IKI KATEGORI CAPAIAN IKI NILAI CAPAIAN IKI NILAI TERTIM BANG (5) (6) (7) (8) (9) (10) paten/Kota yang araan Bangunan 30% 35% 117% Sangat Baik 120 107,2*** s Negara Terpadu nunjang kawasan n, laik fungsi, dan 3 unit 3 unit 100,0% Baik 109 una dan operator terhadap fasilitas 3,5 dari skala 5 3,5 80,0% Baik 109 nternal Direktorat 4 4 95,0% Baik 109 revisi Undangsia No. 28 Tahun Gedung sampai 100% 90% 100% Cukup 80


- 24 PERSPEKTIF* NO RENCANA KINERJA INDIKATOR KINERJA (1) (2) (3) (4) dengan tahap pembahasan Kementerian Proses Bisnis 5 Tersusunnya RPP tentang Peraturan Pelaksanaan UU No. 6 Tahun 2017 tentang Arsitek Presentase penyelesaian Peraturan Pelaksanaan U 2017 tentang Arsitek sam pembahasan di Panitia An Proses Bisnis 6 Terlaksananya rencana aksi/inisiatif strategis dalam rangka pencapaian sasaran dan indikator Kinerja utama organisasi dalam perjanjian Kinerja Persentase penyelesaian inisiatif strategis yang langsung terhadap penc Perjanjian Kinerja Direktor waktu yang ditetapkan Proses Bisnis 7 Terlaksananya direktif pimpinan sesuai target waktu yang ditetapkan Persentase penyelesaian pe pimpinan sesuai targe ditetapkan Penguatan Internal 8 Terwujudnya Direktorat II yang akuntabel Nilai Akuntabilitas Kinerja Penguatan Internal 9 Meningkatnya kualitas pengelolaan BMN Tingkat kualitas pengelola Direktorat II Anggaran 10 Pengelolaan anggaran Program Pembinaan dan Pengembangan Infrastruktur Permukiman yang optimal Presentase pengelolaa (anggaran) yang bebas dar B. KINERJA TAMBAHAN - - - - NILAI AKHIR SKP = Nilai tertimbang Capaian Rencana Kinerja Utama*** + Nilai tertimbang = (63,6 + 43,6) + 0 = 107,2


47 - A INDIVIDU TARGET REALISASI CAPAIAN IKI KATEGORI CAPAIAN IKI NILAI CAPAIAN IKI NILAI TERTIM BANG (5) (6) (7) (8) (9) (10) n di Panitia Antar n RPP tentang UU No. 6 Tahun mpai dengan tahap tar Kementerian 100% 90% 90% Cukup 80 rencana aksi/ g berkontribusi capaian indikator rat II sesuai target 80% 80% 100,0% Baik 109 enugasan/direktif et waktu yang 80% 80% 100,0% Baik 109 a Direktorat II 85 85 100% Baik 109 aan BMN lingkup 90% 95% 106% Sangat Baik 115 an keuangan ri temuan material 100% 100% 100% Sangat Baik 120 - - - - - - g Capaian Rencana Kinerja Tambahan 107,2


- 24 PERSPEKTIF* NO RENCANA KINERJA INDIKATOR KINERJA (1) (2) (3) (4) KETERANGAN (Opsional) Terdapat 2 (tiga) indikator Kinerja individu (IKI) yang berada pada kategori c 1. Presentase penyelesaian revisi Undang-Undang Republik Indonesia No Kementerian adalah 80% dimana kebijakan masih dalam tahap pemba 2. Presentase penyelesaian RPP tentang Peraturan Pelaksanaan UU No. adalah 80% kebijakan masih dalam tahap pembahasan awal dengan P Keterangan: *kolom perspektif hanya terdapat pada penilaian untuk SKP Pejabat Pimpinan Tinggi dan Pimpinan U **bobot yang ditetapkan untuk nilai IKI Kinerja utama berdasarkan Perjanjian Kinerja dengan memper rencana aksi atau inisiatif strategis adalah 40 poin. ***Nilai tertimbang Capaian Rencana Kinerja Utama diperoleh dengan formula: = & Rata – Rata Nilai Capaian IKI Kinerja Utama (Perjanjian Kinerja, Rencana Strategis, dan Direktif) × = ( 120 + 109 + 109 + 109 + 80 + 80 + 109 + 109 + 115 + 120 1" × 60 100) + ( 109 × 40 100) = ( 1060 10 × 60 100) + ( 109 × 40 100) = ( 106 × 60 100) +( 109 × 40 100) = 63,6 + 43,6 = 107,2


48 - A INDIVIDU TARGET REALISASI CAPAIAN IKI KATEGORI CAPAIAN IKI NILAI CAPAIAN IKI NILAI TERTIM BANG (5) (6) (7) (8) (9) (10) cukup yaitu: o. 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung sampai dengan tahap pembahasan di Panitia Antar ahasan dengan PAK 6 Tahun 2017 tentang Arsitek sampai dengan tahap permbahasan di Panitia Antar Kementerian PAK Unit Kerja Mandiri Model Pengembangan rhatikan Rencana Strategis, Rencana Kerja Tahunan dan Direktif adalah 60 poin dan Kinerja utama 60** 100 ' + & Rata – Rata Nilai Capaian IKI Kinerja Utama (Rencana Aksi) × 40** 100 ' (tempat), (tanggal, bulan, tahun) Pejabat Penilai Kinerja, (Nama) (NIP)


- 24 2) Penilaian Perilaku Kerja Tab Forma Penilaian Per Direk (NAMA INSTANSI) PEGAWAI YANG DINILAI NAMA NIP PANGKAT/GOL RUANG JABATAN Direktur II UNIT KERJA Direktorat Jenderal III NO ASPEK PERILAKU 1 Orientasi Pelayanan 2 Insitiatif Kerja 3 Komitmen 4 Kerjasama 5 Kepemimpinan Nilai Akhir Keterangan *contoh yang ditampilkan adalah contoh penilaian perilaku kerja pegawai ol bawahan


49 - bel 5 at D.3 rilaku Kerja* ktur II PERIODE PENILAIAN: … JANUARI SD … DESEMBER … TAHUN … PEJABAT PENILAI KINERJA NAMA NIP (*opsional) PANGKAT/GOL RUANG JABATAN Direktur Jenderal III INSTANSI Direktorat Jenderal III NILAI 93 91 98,7 103,2 102 97,58 leh atasan langsung tanpa mempertimbangkan pendapat rekan kerja dan (tempat), (tanggal, bulan, tahun) Pejabat Penilai Kinerja, (Nama) (NIP)


- 25 3) Penilaian Kinerja Tab Contoh Hasil Pe Direk (NAMA INSTANSI) PEGAWAI YANG DINILAI NAMA NIP PANGKAT/GOL RUANG JABATAN Direktur II UNIT KERJA Direktorat Jenderal III Keterangan: * Lihat Tabel 4 ** Lihat Tabel 5 *** Penilaian Perilaku dilakukan oleh Pejabat Penilai Kinerja tanpa mem perbandingan bobot SKP dan bobot Perilaku Kerja adalah 70:30 NILAI SKP NILAI PERILAKU KERJA** NILAI SKP + PERILAKU KERJA** NILAI IDE BARU NILAI KINERJA PEGAWAI PREDIKAT KINERJA PEGAWAI PERMASALAHAN REKOMENDASI Pegawai yang dinilai, (Nama) (NIP)


50 - bel 6 enilaian Kinerja ktur II PERIODE PENILAIAN: … JANUARI SD … DESEMBER … TAHUN… PEJABAT PENILAI KINERJA NAMA NIP (*opsional) PANGKAT/GOL RUANG JABATAN Direktur Jenderal III INSTANSI Direktorat Jenderal III mpertimbangkan pendapat rekan kerja setingkat dan bawahan, sehingga 107,2 97,58 104,3 2 106,3 BAIK (tempat), (tanggal, bulan, tahun) Pejabat Penilai Kinerja, (Nama) (NIP)


- 25 2. PENILAIAN KINERJA PEJABAT ADMINISTRASI a. Penilaian SKP Kepala Subdirektorat II 1) Model Dasar/ Inisiasi Tab Format Penilaian SKP Kepa ( NAMA INSTANSI ) PEGAWAI YANG DINILAI NAMA NIP PANGKAT/GOL RUANG JABATAN Kepala Subdirektorat II UNIT KERJA Direktorat II NO RENCANA KINERJA ATASAN LANGSUNG RENCANA KINERJA ASPEK INDIKATOR KINERJA INDI (1) (2) (3) (4) (5) A. KINERJA UTAMA 1 Meningkatnya kualitas bangunan gedung yang menjamin keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan bagi penggunanya. Aplikasi SIMBG menjalankan bisnis proses dan SLA (service level agreement) sesuai NSPK yang reliable dan user-friendly Kualitas Kuantitas Waktu Tingkat kesesuaian fitur dengan NSPK Persentase penyelesaian fitur SIMBG yang siap digunakan Ketepatan waktu penyelesa aplikasi sesuai dengan jadw ditetapkan


51 - bel 7 t D.1.2 ala Subdirektorat II PERIODE PENILAIAN: … JANUARI SD … DESEMBER … TAHUN … PEJABAT PENILAI KINERJA NAMA NIP (*opsional) PANGKAT/GOL RUANG JABATAN Direktur II UNIT KERJA Direktorat Jenderal III IVIDU TARGET REALISASI CAPAIAN IKI KATEGORI CAPAIAN IKI CAPAIAN RENCANA KINERJA KATEGORI NILAI NILAI TERTIMBANG * (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) aplikasi r aplikasi aian fitur wal yang 70 – 80% 80 – 90% fitur aplikasi siap digunakan 7 – 8 bulan setelah NSPK terbit 75% 87% 7 bulan 100% 100% Baik Baik Baik Baik 100 104 100%


- 25 NO RENCANA KINERJA ATASAN LANGSUNG RENCANA KINERJA ASPEK INDIKATOR KINERJA INDI (1) (2) (3) (4) (5) A. KINERJA UTAMA 2 Meningkatnya kualitas bangunan gedung yang menjamin keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan bagi penggunanya Respons yang cepat dan akurat atas pengaduan masyarakat dan pengelola SIMBG terkait layanan penerbitan PBG/IMB dan SLF melalui aplikasi SIMBG Kuantitas Waktu Persentase penyelesaian penga masyarakat dan pengelola SIM layanan PBG/IMB dan SLF Rata-rata waktu yang dibutuh untuk memproses layanan pen masyarakat dan pengelola SIM 3 Meningkatnya kualitas bangunan gedung yang menjamin keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan bagi penggunanya Semakin banyak pegawai dinas PU dan PTSP pemda kab/kota yang bisa melayani penerbitan PBG/IMB dan SLF melalui SIMBG secara cepat dan akurat Kualitas Kuantitas Persentase kesalahan PBG/IMB dan SLF yang d melalui aplikasi SIMBG Persentase Pemerintah Kabupaten/ Kota yang pegawai dalam jumlah yang i bisa mengoperasikan aplikasi B. KINERJA TAMBAHAN - - - - - NILAI AKHIR SKP = Nilai tertimbang capaian Kinerja Utama + Nilai tertimbang Capaian Kinerja = Total Nilai Tertimbang Kinerja Utama Jumlah Kinerja Utama + Total Nilai Tertimbang Kinerja Tam = 104 + 104 + 104 3 + 0 = 312 3 = 104 KETERANGAN (Opsional) -


52 - IVIDU TARGET REALISASI CAPAIAN IKI KATEGORI CAPAIAN IKI CAPAIAN RENCANA KINERJA KATEGORI NILAI NILAI TERTIMBANG * (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) aduan MBG atas hkan ngaduan MBG 80 – 90% dari jumlah pengaduan yang diajukan 1 – 2 hari setelah permohonan / pengaduan disampaikan 95% 2 hari 106% 100% Sangat Baik Baik Baik 100 104 dokumen iterbitkan Daerah memiliki ideal yang SIMBG 90 – 95% dokumen diproses tanpa kesalahan 80 – 90% Pemda 90% 85% 100% 100% Baik Baik Baik 100 104 - - - - - - - a Tambahan mbahan 104 (tempat), (tanggal, bulan, tahun) Pejabat Penilai Kinerja, (Nama) (NIP)


- 25 Keterangan: *Nilai tertimbang Capaian Rencana Kinerja Utama Kepala Subdirektorat II yang teridiri dari : 1. Aplikasi SIMBG menjalankan bisnis proses dan SLA (service level agreement) sesuai NSPK yan kualitas bangunan gedung yang menjamin keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemu 2. Respons yang cepat dan akurat atas pengaduan masyarakat dan pengelola SIMBG terkait lay II nomor 1 yakni “Meningkatnya kualitas bangunan gedung yang menjamin keselamatan, kes 3. Semakin banyak pegawai dinas PU dan PTSP pemda kab/kota yang bisa melayani penerbitan II nomor 1 yakni “Meningkatnya kualitas bangunan gedung yang menjamin keselamatan, kes Dihitung dengan formula: Nilai tertimbang = ! bobot nilai capaian kinerja atasan yang diintervensi 100 × nilai kinerja atasan yang d Berikut ilustrasi perhitungan nilai TERTIMBANG kepala subdirektorat II: KINERJA UTAMA ATASAN LANGSUNG YANG DIINTERVENSI NILAI KINERJA UTAMA ATASAN LANGSUNG METODE CASCADING KINERJA UTAMA K SUBDIREKTORA 1 120 non - direct 1 1 120 non - direct 2 1 120 non - direct 3 .


53 - ng reliable dan user-friendly) mengintervensi Kinerja utama Direktur II nomor 1 yakni “Meningkatnya udahan bagi penggunanya” yanan penerbitan PBG/IMB dan SLF melalui aplikasi SIMBG mengintervensi Kinerja utama Direktur sehatan, kenyamanan, dan kemudahan bagi penggunanya” n PBG/IMB dan SLF melalui SIMBG secara cepat dan akurat mengintervensi Kinerja utama Direktur sehatan, kenyamanan, dan kemudahan bagi penggunanya” diintervensi) + ! bobot nilai capaian kinerja utama pegawai 100 × nilai kinerja utama pegawai ) KEPALA AT II NILAI KINERJA UTAMA KEPALA SUBDIREKTORAT II NILAI TERTIMBANG 100 (80/100 × 100) + ( 20/100 × 120) = 104 100 (80/100 × 100) + ( 20/100 × 120) = 104 100 (80/100 × 100) + ( 20/100 × 120) = 104


- 25 2) Model Pengembangan Tab Forma Penilaian SKP Kep ( NAMA INSTANSI ) PEGAWAI YANG DINILAI NAMA NIP PANGKAT/GOL RUANG JABATAN Kepala Subdirektorat II UNIT KERJA Direktorat II NO RENCANA KINERJA ATASAN LANGSUNG RENCANA KINERJA ASPEK INDIKATOR KINERJA INDIVIDU TARGET (1) (2) (3) (4) (5) (6) A. KINERJA UTAMA 1 Meningkatnya kualitas bangunan gedung yang menjamin keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan bagi penggunanya. Aplikasi SIMBG menjalankan bisnis proses dan SLA (service level agreement) sesuai NSPK yang reliable dan user-friendly Kualitas Kuantitas Waktu Tingkat kesesuaian fitur aplikasi dengan NSPK Persentase penyelesaian aplikasi SIMBG yang siap digunakan Ketepatan waktu penyelesaian aplikasi sesuai dengan jadwal yang ditetapkan 80 – 90% 80 – 90% sistem aplikasi siap digunakan 7 – 8 bulan 2 Meningkatnya kualitas bangunan gedung yang menjamin keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan bagi penggunanya Respons yang cepat dan akurat atas pengaduan masyarakat dan pengelola SIMBG terkait layanan penerbitan PBG/IMB dan SLF melalui aplikasi SIMBG Kuantitas Waktu Persentase penyelesaian pengaduan masyarakat dan pengelola SIMBG atas layanan PBG/IMB dan SLF Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk memproses layanan pengaduan masyarakat dan pengelola SIMBG 80 – 90% dari jumlah pengaduan yang diajukan 2 – 3 hari setelah permohonan / pengaduan disampaikan


54 - bel 8 at D.2.2 pala Subdirektorat II PERIODE PENILAIAN: … JANUARI SD … DESEMBER … TAHUN … PEJABAT PENILAI KINERJA NAMA NIP PANGKAT/GOL RUANG JABATAN Direktur II UNIT KERJA Direktorat Jenderal III KATEGORI PENILAIAN/STANDAR KINERJA* REALISASI CAPAIAN IKI CAPAIAN RENCANA KINERJA SANGAT KURANG KURANG CUKUP SANGAT BAIK KATEGORI NILAI NILAI TERTIM BANG** (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) < 60% <70% >12 C. 60 – 69% 60 – 69% 11 - 12 70 – 79% 70 – 79% 9 - 10 >90% >90% <7 85% 85% 7 bulan Baik Baik Baik Baik 100 104 <60% >7 60 – 69% 6 – 7 70 – 79% 4 - 5 >90% < 2 95% 2 hari Sangat Baik Baik Baik 100 104


- 25 3 Meningkatnya kualitas bangunan gedung yang menjamin keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan bagi penggunanya Semakin banyak pegawai dinas PU dan PTSP pemda kab/kota yang bisa melayani penerbitan PBG/IMB dan SLF melalui SIMBG secara cepat dan akurat Kualitas Kuantitas Persentase kesalahan dokumen PBG/IMB dan SLF yang diterbitkan melalui aplikasi SIMBG Persentase Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota yang memiliki pegawai dalam jumlah yang ideal yang bisa mengoperasikan aplikasi SIMBG 90 – 95% dokumen diproses tanpa kesalahan 80 – 90% Pemda B. KINERJA TAMBAHAN - - - - - - NILAI AKHIR SKP = Nilai tertimbang Capaian Kinerja Utama + Nilai tertimbang Capaian Kinerja = Total Nilai Tertimbang Kinerja Utama Jumlah Kinerja Utama + Total Nilai Tertimbang Kinerja Tamb = #"% - #"% - #"% . + 0 = 312 3 = 104 KETERANGAN (Opsional) - Keterangan: * Kinerja Utama dinilai dengan menggunakan 5 (lima) kategori penilaian/standar Kinerja. Kategori p a. Sangat Baik, dimana realisasi IKI lebih besar dari target dan tercantum pada kolom Sangat B b. Baik, dimana realisasi IKI sesuai dengan target yang tercantum pada kolom Target c. Cukup, dimana realisasi IKI sesuai dengan yang tercantum pada kolom cukup d. Kurang, dimana realisasi IKI berada dibawah kurang dan tercantum pada kolom kurang e. Sangat Kurang, dimana realisasi IKI berada dibawah kurang dan tercantum pada kolom san


55 - <78% <70% 78 – 83% 60 – 69% 84 – 89% 70 – 79% >95% >90% 90% 85% Baik Baik Baik 100 104 - - - - - - - - - a Tambahan bahan 104 penilaian telah ditetapkan pada iperencanaan Kinerja individu. 5 kategori tersebut adalah Baik ngat kurang (tempat), (tanggal, bulan, tahun) Pejabat Penilai Kinerja, (Nama) (NIP)


- 25 ** Nilai tertimbang Capaian Rencana Kinerja Utama Kepala Subdirektorat II yang teridiri dari : 1. Aplikasi SIMBG menjalankan bisnis proses dan SLA (service level agreement) sesuai NSPK yan kualitas bangunan gedung yang menjamin keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemu 2. Respons yang cepat dan akurat atas pengaduan masyarakat dan pengelola SIMBG terkait lay II nomor 1 yakni “Meningkatnya kualitas bangunan gedung yang menjamin keselamatan, kes 3. Semakin banyak pegawai dinas PU dan PTSP pemda kab/kota yang bisa melayani penerbitan II nomor 1 yakni “Meningkatnya kualitas bangunan gedung yang menjamin keselamatan, kes Dihitung dengan formula: Nilai tertimbang = ! bobot nilai capaian kinerja atasan yang diintervensi 100 × nilai kinerja atasan yang d Berikut ilustrasi perhitungan nilai TERTIMBANG kepala subdirektorat II: KINERJA UTAMA ATASAN LANGSUNG YANG DIINTERVENSI NILAI KINERJA UTAMA ATASAN LANGSUNG METODE CASCADING KINERJA UTAMA K SUBDIREKTORA 1 120 non - direct 1 1 120 non - direct 2 1 120 non - direct 3


56 - ng reliable dan user-friendly) mengintervensi Kinerja utama Direktur II nomor 1 yakni “Meningkatnya udahan bagi penggunanya” yanan penerbitan PBG/IMB dan SLF melalui aplikasi SIMBG mengintervensi Kinerja utama Direktur sehatan, kenyamanan, dan kemudahan bagi penggunanya” n PBG/IMB dan SLF melalui SIMBG secara cepat dan akurat mengintervensi Kinerja utama Direktur sehatan, kenyamanan, dan kemudahan bagi penggunanya” diintervensi) + ! bobot nilai capaian kinerja utama pegawai 100 × nilai kinerja utama pegawai ) KEPALA AT II NILAI KINERJA UTAMA KEPALA SUBDIREKTORAT II NILAI TERTIMBANG 100 (80/100 × 100) + ( 20/100 × 120) = 104 100 (80/100 × 100) + ( 20/100 × 120) = 104 100 (80/100 × 120) + ( 20/100 × 100) = 104


- 25 b. Penilaian Perilaku Kerja Kepala Subdirektorat II Tab Forma Penilaian Perilaku Kerja* (NAMA INSTANSI) PEGAWAI YANG DINILAI NAMA NIP PANGKAT/GOL RUANG JABATAN Kepala Subdirektorat II UNIT KERJA Direktorat II NO ASPEK PERILAKU 1 Orientasi Pelayanan 2 Insitiatif Kerja 3 Komitmen 4 Kerjasama 5 Kepemimpinan NILAI PERILAKU KERJA Keterangan * Contoh yang ditampilkan adalah contoh penilaian perilaku kerja pegawai oleh a


57 - bel 9 at D.3 * Kepala Subdirektorat II PERIODE PENILAIAN: … JANUARI SD … DESEMBER … PEJABAT PENILAI KINERJA NAMA NIP PANGKAT/GOL RUANG JABATAN Direktur II UNIT KERJA Direktorat II NILAI 90,9 94,8 98,2 92,2 98,4 95 atasan langsung tanpa mempertimbangkan pendapat rekan kerja dan bawahan (tempat), (tanggal, bulan, tahun) Pejabat Penilai Kinerja, (Nama) (NIP)


- 25 c. Penilaian Kinerja Kepala Subdirektorat II Tabe Contoh Hasil Pe Kepala Subd (NAMA INSTANSI) PEGAWAI YANG DINILAI NAMA NIP PANGKAT/GOL RUANG JABATAN Kepala Subdirektorat II UNIT KERJA Direktorat II NILAI SKP* NILAI PERILAKU KERJA** NILAI SKP + PERILAKU KERJA NILAI IDE BARU NILAI KINERJA PEGAWAI PREDIKAT KINERJA PEGAWAI PERMASALAHAN REKOMENDASI Keterangan: * Lihat Tabel 8 ** Lihat Tabel 9 *** Penilaian Perilaku dilakukan oleh Pejabat Penilai Kinerja tanpa mempertimba bobot SKP dan bobot Perilaku Kerja adalah 70:30 Pegawai yang dinilai, (Nama) (NIP)


58 - el 10 enilaian Kinerja direktorat II PERIODE PENILAIAN: … JANUARI SD … DESEMBER … PEJABAT PENILAI KINERJA NAMA NIP PANGKAT/GOL RUANG JABATAN Direktur II UNIT KERJA Direktorat II 104 95 101,3 2 103,3 BAIK angkan pendapat rekan kerja setingkat dan bawahan, sehingga perbandingan (tempat), (tanggal, bulan, tahun) Pejabat Penilai Kinerja, (Nama) (NIP)


- 25 3. PENILAIAN SKP PEJABAT FUNGSIONAL a. Penilaian SKP Pejabat Fungsional Teknis Tata Bangunan dan Pe 1) Model Dasar/Inisiasi Tabe Format Penilaian SKP Pejabat Fungsional Tekni ( NAMA INSTANSI ) P PEGAWAI YANG DINILAI NAMA NIP PANGKAT/GOL RUANG JABATAN Jabatan Fungsional Teknis Tata Bangunan dan Perumahan Muda J UNIT KERJA Direktorat II NO RENCANA KINERJA ATASAN LANGSUNG/UNIT KERJA/ORGANISASI RENCANA KINERJA ASPEK INDIKATOR KINER INDIVIDU (1) (2) (3) (4) (5) A. KINERJA UTAMA 1 Aplikasi SIMBG menjalankan bisnis proses dan SLA (service level agreement) sesuai NSPK yang reliable dan user-friendly Proses bisnis aplikasi SIMBG dalam bentuk arsitektur aplikasi yang lengkap dan sesuai NSPK Kualitas Kuantitas Waktu Tingkat kesesuaian bisnis aplikasi SIMBG NSPK Persentase peny dokumen arsitektur SIMBG sesuai NSPK Tingkat ketepatan penyelesaian d arsitektur aplikasi diserahkan ke tim IT


59 - erumahan Muda el 11 t D.1.3 s Tata Bangunan dan Perumahan Muda PERIODE PENILAIAN: … JANUARI SD … DESEMBER … PEJABAT PENILAI KINERJA NAMA NIP (*opsional) PANGKAT/GOL RUANG JABATAN Kepala Subdirektorat II UNIT KERJA Direktorat II RJA TARGET REALISASI CAPAIAN IKI KATEGORI CAPAIAN IKI CAPAIAN RENCANA KINERJA KATEGORI NILAI NILAI TERTIM BANG* (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) proses dengan yelesaian aplikasi waktu dokumen untuk 80 - 90% sesuai 90 - 95% arsitektur terselesaikan 6 - 8 bulan setelah NSPK terbit 75% 87% 10 bulan 100% 97% 75% Baik Cukup Kurang Cukup 80 84


- 26 NO RENCANA KINERJA ATASAN LANGSUNG/UNIT KERJA/ORGANISASI RENCANA KINERJA ASPEK INDIKATOR KINER INDIVIDU (1) (2) (3) (4) (5) A. KINERJA UTAMA 2 Respons yang cepat dan akurat atas pengaduan masyarakat dan pengelola simbg terkait layanan penerbitan PBG/IMB dan SLF melalui aplikasi SIMBG Pengguna dan pengelola layanan aplikasi dapat mengetahui progress/tindak lanjut pengaduannya secara up-to-date melalui aplikasi SIMBG Kuantitas Waktu Persentase pengaduan progress tindak la terbaharui di aplikasi SI Tingkat ketepatan updating progress/tinda pengaduan pada SIMBG 3 Respons yang cepat dan akurat atas pengaduan masyarakat dan pengelola SIMBG terkait layanan penerbitan PBG/IMB dan SLF melalui aplikasi SIMBG Telaahan jawaban atas pengaduan pengguna dan pengelola aplikasi tersusun secara cepat dan akurat (berdasarkan objek atau jenis masalah atau berdasarkan wilayah) Kuantitas Waktu Presentase telaahan yan menjawab pen masyarakat Rata – rata waktu dibutuhkan menyelesaikan t jawaban atas pengaduan 4 Semakin banyak pegawai dinas PU dan PTSP pemda kab/kota yang bisa melayani penerbitan PBG/IMB dan SLF melalui SIMBG secara cepat dan akurat Modul materi peningkatan kapasitas pengelola layanan penerbitan PBG/IMB dan SLF melalui SIMBG tersusun secara lengkap dan sesuai standar penyusunan modul Kualitas Kuantitas Waktu Tingkat kesesuaian materi peningkatan ka dengan NSPK Persentase penyelesaian materi peningkatan kap Tingkat ketepatan penyelesaian semua materi peningkatan kap 5 Semakin banyak pegawai dinas PU dan PTSP pemda kab/kota yang bisa melayani penerbitan Peserta peningkatan kapasitas memahami dan dapat Kuantitas Persentase peserta peni kapasitas yang memahami dan mempr materi yang disampaika


60 - RJA TARGET REALISASI CAPAIAN IKI KATEGORI CAPAIAN IKI CAPAIAN RENCANA KINERJA KATEGORI NILAI NILAI TERTIM BANG* (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) n yang anjutnya IMBG waktu ak lanjut aplikasi 90 – 95% pengaduan yang diproses 1 – 2 hari setelah progress/tinda k lanjut dilaksanakan 95% 2 hari 106% 100% Sangat Baik Baik Baik 100 100 ng dapat ngaduan u yang untuk telaahan n 80 – 90% telaahan 1- 2 minggu setelah pengaduan masuk 90% 1 minggu 100% 100% Baik Baik Baik 100 100 modul apasitas n modul pasitas waktu modul pasitas 90 – 95% 3 – 4 modul selesai 1 – 2 bulan setelah aplikasi selesai dibuat 70% 2 2,3 78% 100% 85% Kurang Kurang Cukup Kurang 60 68 ngkatan dapat raktekan an 70 – 80% peserta 85% 106% Sangat Baik Sangat Baik 120 116


- 26 NO RENCANA KINERJA ATASAN LANGSUNG/UNIT KERJA/ORGANISASI RENCANA KINERJA ASPEK INDIKATOR KINER INDIVIDU (1) (2) (3) (4) (5) A. KINERJA UTAMA PBG/IMB dan SLF melalui SIMBG secara cepat dan akurat mempraktekan materi yang disampaikan 6 Semakin banyak pegawai dinas PU dan PTSP pemda kab/kota yang bisa melayani penerbitan PBG/IMB dan SLF melalui SIMBG secara cepat dan akurat Peserta peningkatan kapasitas mendapatkan pelayanan yang memadai selama proses pelaksanaan peningkatan kapasitas Kualitas Kuantitas Persentase peserta yan atas pelayanan yang proses pelak peningkatan kapasitas Persentase pemenuhan pelaksanaan peni kapasitas B. KINERJA TAMBAHAN - - - - - NILAI AKHIR SKP = Nilai tertimbang capaian Kinerja Utama + Nilai tertimbang Capaian Kinerja = Total Nilai Tertimbang Kinerja Utama Jumlah Kinerja Utama + Total Nilai Tertimbang Kinerja Tam = 84 + 100 + 100 + 68 + 116 + 100 6 + 0 = /!0 ! = 94,6 KETERANGAN (Opsional) - * Nilai tertimbang Kinerja Utama Kepala Subdirektorat II yang terdiri dari: 1. Proses bisnis aplikasi SIMBG dalam bentuk arsitektur aplikasi yang lengkap dan sesuai NSPK m bisnis proses dan SLA (service level agreement) sesuai NSPK yang reliable dan user-friendly)” 2. Pengguna dan pengelola layanan aplikasi dapat mengetahui progress/tindak lanjut pengaduan II nomor 2 yakni “Respons yang cepat dan akurat atas pengaduan masyarakat dan pengelola


61 - RJA TARGET REALISASI CAPAIAN IKI KATEGORI CAPAIAN IKI CAPAIAN RENCANA KINERJA KATEGORI NILAI NILAI TERTIM BANG* (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) ng puas selama ksanaan cheklist ngkatan 70 – 80% peserta puas 75% - 99% checklist terpenuhi 85% 100% 100% 120% Baik Sangat Baik Baik 100 100 - - - - - - - a Tambahan mbahan 94,6 mengintervensi Kinerja Utama Kepala Subdirektorat II nomor 1 yakni “Aplikasi SIMBG menjalankan nnya secara up-to-date melalui aplikasi SIMBG mengintervensi Kinerja Utama Kepala Subdirektorat simbg terkait layanan penerbitan PBG/IMB dan SLF melalui aplikasi SIMBG” (tempat), (tanggal, bulan, tahun) Pejabat Penilai Kinerja, (Nama) (NIP)


- 26 3. Telaahan jawaban atas pengaduan pengguna dan pengelola aplikasi tersusun secara cepat da Utama Kepala Subdirektorat II nomor 2 yakni “Respons yang cepat dan akurat atas pengadua SIMBG” 4. Modul materi peningkatan kapasitas pengelola layanan penerbitan PBG/IMB dan SLF melalui Utama Kepala Subdirektorat II nomor 3 yakni “Semakin banyak pegawai dinas PU dan PTSP pe akurat” 5. Peserta peningkatan kapasitas memahami dan dapat mempraktekan materi yang disampaikan dinas PU dan PTSP pemda kab/kota yang bisa melayani penerbitan PBG/IMB dan SLF melalu 6. Peserta peningkatan kapasitas mendapatkan pelayanan yang memadai selama proses pelaksa “Semakin banyak pegawai dinas PU dan PTSP pemda kab/kota yang bisa melayani penerbitan Dihitung dengan formula: Nilai tertimbang = ! bobot nilai capaian rencana kinerja atasan yang diintervensi 100 × nilai rencana kinerja atasan yan Berikut ilustrasi perhitungan nilai Tertimbang kepala subdirektorat II: KINERJA UTAMA ATASAN LANGSUNG YANG DIINTERVENSI NILAI RENCANA KINERJA UTAMA ATASAN LANGSUNG METODE CASCADING KINERJA UTAMA 1 100 non - direct 1 2 100 non - direct 2 2 100 non - direct 3 3 100 non - direct 4 3 100 non - direct 5 3 100 non - direct 6


62 - an akurat (berdasarkan objek atau jenis masalah atau berdasarkan wilayah mengintervensi Kinerja an masyarakat dan pengelola SIMBG terkait layanan penerbitan PBG/IMB dan SLF melalui aplikasi i SIMBG tersusun secara lengkap dan sesuai standar penyusunan modul ) mengintervensi Kinerja emda kab/kota yang bisa melayani penerbitan PBG/IMB dan SLF melalui SIMBG secara cepat dan n mengintervensi Kinerja Utama Kepala Subdirektorat II nomor 3 yakni “Semakin banyak pegawai i SIMBG secara cepat dan akurat” anaan peningkatan kapasitas mengintervensi Kinerja Utama Kepala Subdirektorat II nomor 3 yakni n PBG/IMB dan SLF melalui SIMBG secara cepat dan akurat” ng diintervensi" + ! bobot nilai capaian rencana kinerja utama pegawai 100 × nilai rencana kinerja utama pegawai " A JF NILAI RENCANA KINERJA UTAMA JF NILAI TERTIMBANG 80 (80/100 × 80) + ( 20/100 × 100) = 84 100 (80/100 × 100) + ( 20/100 × 100) = 100 100 (80/100 × 100) + ( 20/100 × 100) = 100 60 (80/100 × 60) + ( 20/100 × 100) = 68 120 (80/100 × 120) + ( 20/100 × 100) = 116 100 (80/100 × 100) + ( 20/100 × 100) = 100


Click to View FlipBook Version