The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

BAHAN AJAR_SITI WAHYUNI HAPITRI_KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by sitiwahyunihapitri880, 2023-01-02 20:15:13

BAHAN AJAR_SITI WAHYUNI HAPITRI_KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

BAHAN AJAR_SITI WAHYUNI HAPITRI_KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

Bahan Ajar

Klasifikasi Makhluk
Hidup

Kelas VII SMP

Disusun oleh : Siti Wahyuni Hapitri

KATA PENGANTAR

Pujisyukur penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan
rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Modul IPA Klasifikasi
Makhluk Hidup berbasis Inkuiri Terbimbing dengan baik.

Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing yang telah
memberikan masukan, arahan dan bimbingannya selama proses penyusunan Modul IPA
Klasifikasi Makhluk Hidup berbasis InkuiriTerbimbing.

Adanya Modul ini disusun dengan harapan agar dapat digunakan sebagai sumber
belajar peserta didik dalam pembelajaran IPA, baik di sekolah maupun di luar sekolah.
Modul ini dirancang supaya peserta didik dapat belajar mandiri dan mempermudah guru
dalam mengajar pembelajaran IPA khususnya pada materi klasifikasi makhluk hidup.
Modul ini juga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemandirian
pesertadidik dalam belajar.

Penulis menyadari bahwa penulisan Modul ini jauh dari sempurna. Oleh karena itu,
penulis sangat mengaharapakan kritik dan saran yang bersifatmembangun agar Modul
ini lebih baik lagi.

Semoga Modul ini dapat bermanfaat khususnya bagi penulis sendiri dan umumnya
bagi pembaca.
Terima kasih.

Tangerang, November 2021

Penulis

DAFTAR ISI

Kata Pengantar.................................................................................................................. 1
Daftar Isi............................................................................................................................ 2
Pendahuluan...................................................................................................................... 3
Petunjuk Penggunaan.........................................................................................................4
Karakteristik Bahan Ajak..................................................................................................... 4
Tujuan Pembelajaran...........................................................................................................4
Kegiatan Pembelajaran 1..................................................................................................... 5
Uraian Materi...................................................................................................................... 6
Makhlu Hidup atau Benda Mati............................................................................................ 9
Kegiatan Pembelajaran 2.................................................................................................... 11
Kunci Dikotom......................................................................................................................13
Makhluk Hidup Beraneka Ragam..........................................................................................14
Klasifikasi Makhlu Hidup 5 Kingdom.....................................................................................15

PENDAHULUAN

Klasifikasi Makhluk Hidup

A. Deskripsi Singkat

Hai Ana
nda semua apa kabarnya? Mudah-mudahan Ananda dalam keadaan

sehat walafiat. Selamat atas keberhasilan Ananda menyelesaikan modul 1

tentang Objek IPA dan Pengamatannya. Modul yang akan Ananda pelajari

sekarang Modul 2 yang berjudul “Klasifikasi Makhluk Hidup”. Adapun tujuan

Ananda mempelajari modul ini, diharapkan Ananda akan memahami

keanekaragaman makhluk hidup dan pengelompokan makhluk hidup.

Manfaat Ananda mempelajari modul ini adalah agar Ananda bersyukur

kepada Tuhan yang telah menciptakan manusia sebagai makhluk yang paling

sempurna, menjaga alam semesta ini agar tetap lestari dan tidak merusak

lingkungan. Pernahkah Ananda ke pasar tradisional? Pernahkah Ananda

memperhatikan para pedagang mengelompokkan barang-barang

dagangannya? Ada kelompok sayuran, dan ada kelompok buah-buahan.

Adapula kelompok barang kebutuhan pokok, dan lain-lain. Pernahkah Ananda

memperhatikan macam-macam hewan di sekitarmu? Ada hewan peliharaan,

ada hewan ternak, dan ada hewan liar. Masih banyak lagi aneka ragam

makhluk hidup yang ada di bumi yang beragam jenis sifat serta ciri-cirinya.

Untuk mempermudah dalam mempelajari keanekaragaman makhluk hidup

tersebut, manusia melakukan pengelompokan makhluk hidup. Pengelompokan

makhluk hidup dinamakan klasifikasi.

Ananda tentu sudah mengetahui tentang apa makhluk hidup dan terdiri dari

apa saja makhluk hidup itu? makhluk hidup adalah struktur biologi yang

memiliki sifat-sifat tertentu sehingga dapat dikatakan “hidup”. Oleh karena itu,

makhluk hidup terdiri dari manusia, hewan, dan tumbuhan. Tapi tahukah

Ananda mengapa manusia, hewan, dan tumbuhan digolongkan menjadi

makhluk hidup? Kemudian coba Ananda sebutkan apa saja ciri-ciri makhluk

hidup? Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan Ananda peroleh jawabannya

didalam modul ini. Nah, agar memudahkan Ananda mempelajarinya, modul ini

dibagi menjadi 5 kegiatan belajar. Kegiatan belajar 1 akan menjelaskan tentang

ciri-ciri benda di lingkungan sekitar, Kegiatan belajar 2 menjelaskan tentang

Pengklasifikasian Makhluk Hidup, Kegiatan belajar 3 menjelaskan tentang

Kelompok Makhluk Hidup Berukuran Kecil (Mikroskopis), Kegiatan belajar 4

menjelaskan tentang Kelompok Tumbuh-tumbuhan, Kegiatan belajar-5

menjelaskan tentang Kelompok Hewan . Pada setiap kegiatan belajar terdiri

dari uraian materi dengan berbagai aktivitas belajar, rangkuman, dan soal

latihan yang dapat Ananda pelajari secara mandiri. Selain itu, diakhir modul

ada Tes Akhir Modul (TAM) untuk mengukur ketercapaian pemahaman Ananda

terhadap materi modul. Waktu untuk mempelajari modul ini 10 x 40 menit.

Setelah mempelajari modul ini, diharapkan Ananda akan memahami

keanekaragaman makhluk hidup dan pengelompokan makhluk hidup.

Diharapkan Ananda dapat bersyukur kepada Tuhan yang telah menciptakan

manusia sebagai makhluk yang paling sempurna, menjaga alam semesta ini

agar tetap lestari dan tidak merusak lingkungan.

B. Karakteristik Bahan Ajar C. Petunjuk Penggunaan

Bahan ajar materi klasifikasi makhluk hidup ini menggunakan Sebelum kamu menggunakan bahan ajar ini terlebih dahulu
model pembelajaran InkuiriTerbimbing. Adapaun langkah-langkah kamu baca petunjuk mempelajari modul berikut ini:
model Discovery learning yaitu: 1.Pelajarilah modul ini dengan baik. Mulailah mempelajari materi
1.Pemberian Rangsangan pelajaran yang ada dalam Modul di setiap kegiatan
2.Identifikasi Masalah pembelajaran hingga kamu dapat menguasainya dengan baik;
3.Pengumpulan Data 2.Lengkapilah setiap bagian aktivitasdan tugas yang terdapat
4.Pengolahan Data dalam modul ini dengan semangat.Jika mengalami
5.Pembuktian kesulitandalam melakukannya, catatlahkesulitan tersebut pada
6.Menarik Kesimpulan buku catatanuntuk dapat mendiskusikannya bersama teman,
Model Inkuiri Terbimbing merupakan model yang menekankan menceritakannya kepada orang tua, atau dapat
pada proses penemuan konsep, dimana melibatkan kemampuan menanyakannya langsungkepada Bapak/Ibu Guru.
siswa untuk mencari dan menyelidiki secara sistematis, kritis, dan 3.Kerjakan bagian Tes Evaluasi. Ikuti petunjuk pegerjaan dan
logis. Model ini sangat cocok untuk diterapkan pada masa evaluasi hasil pengerjaannya dengan seksama.
pandemi covid-19 dimana siswa lebih banyak belajar sendiri, dan 4.Gunakan Daftar Pustaka dan Glosarium yang disiapkan dalam
guru hanya membimbing dan mengarahkan siswa, maka dari itu modul ini untuk membantumempermudah proses belajar.
penulis mengembangkan modul IPA pada materi Klasifikasi
Makhluk Hidup berbasisInkuiri Terbimbing.




D.TUJUAN PEMBELAJARAN

membedakan makhluk hidup dengan
benda mati berdasarkan
karakteristiknya;
menganalisis teknik pengelompokan
makhluk hidup;
membuat kunci klasifikasi untuk
mengidentiikasi makhluk hidup di sekitar
sekolah;
menganalisis karakteristik khas setiap
kerajaan makhluk hidup;

Seed Sprout Sapling Mature tree

KEGIATAN BELAJAR 1 CIRI-CIRI BENDA
DI LINGKUNGAN KITA
E. TUJUAN PEMBELAJARAN 

Setelah mempelajari klasifikasi makhluk hidup,
peserta didik dapat:
1.Membedakan makhluk hidup dengan benda tak
hidup berdasarkan ciri-cirinya
2. Menyimpulkan berbagai perbedaan benda-benda
di sekitarberdasarkan ciri-cirinya, berdasarkan
hasil observasi
3. menjelaskan ciri-ciri umum makhluk hidup

E. AKTIVITAS PEMBELAJARAN 

Setelah mempelajari materi pembelajaran yang diuraikan pada
Kegiatan Belajar-1 ini, Ananda diharapkan dapat menganalisis
benda-benda di sekitar Ananda dan dapat menjelaskan ciri-ciri
makhluk hidup. Pelajarilah secara seksama masing-masing topik
dari materi pembelajaran yang diuraikan! Satu hal yang penting
untuk Ananda lakukan dalam mempelajari modul ini adalah
membuat catatan-catatan tentang materi pembelajaran yang
belum ataupun sulit Ananda pahami.

Dalam mempelajari materi pembelajaran yang disajikan pada
Kegiatan Belajar-1 ini, Ananda akan menjumpai soal-soal latihan.
Usahakanlah semaksimal mungkin untuk mengerjakan semua soal
latihan tanpa terlebih dahulu melihat Kunci Jawaban yang
disediakan pada bagian akhir modul ini.

F. URAIAN MATERI 

Tahukah Ananda tentang perbedaan tumbuhan dan bola
mainanmu? Secara garis besar, benda-benda di dalam semesta ini
terdiri atas makhluk hidup dan benda tak hidup yang memiliki
karakteristik tersendiri. Kegiatan Belajar 1 dalam modul ini akan
mempelajari karakteristik makhluk hidup dan benda-benda tak
hidup yang ada di lingkungan sekitar serta bagaimana
mengklasifikasinya.

Ananda akan kagum terhadap kebesaran Tuhan yang telah
menciptakan bumi beserta segala isinya. Tuhan telah menciptakan
berbagai jenis makhluk hidup dengan sangat teratur. Tuhan juga
menciptakan alam semesta ini dengan sempurna, seperti air, udara,
hutan, batuan, dan berbagai macam mineral yang terdapat dalam
perut bumi. Oleh karena itu, Ananda wajib selalu bersyukur kepada
Tuhan yang telah menciptakan Ananda sebagai makhuk yang
paling sempurna. Ananda juga wajib menjaga alam semesta ini
agar tetap lestari dan tidak dicemari oleh berbagai macam zat
berbahaya yang dapat merusak lingkungan.

Cobalah Ananda mengamati gejala-gejala alam yang ada di
sekitar Ananda. Gejala alam dapat dikelompokkan menjadi 2
macam. Gejala alam biotik dan abiotik. Biotik adalah bagian alam
yang bersifat hidup sedangkan abiotik adalah benda alam yang
bersifat mati. Apakah Ananda pernah mengamati secara seksama
antara binatang mainan dan binatang peliharaanmu? Apakah
diantara keduanya terdapat perbedaan? Jika ada apa saja
perbedaannya? Sebelum masuk ke dalam materi benda hidup dan
tak hidup marilah kita lakukan kegiatan berikut ini untuk mengasah
pengetahuan kita terlebih dahulu.

Kegiatan 1: Mengamati Makhluk Hidup dan Benda Tak Hidup
1. Amatilah makhluk hidup dan benda tak hidup yang ada di
sekitarmu
2. Tuliskan ciri-ciri yang ada pada makhluk hidup dan makhluk tak
hidup yang Ananda amati
3. Tuangkan data yang Ananda peroleh kedalam tabel:

Pertanyaan
1. Dari hasil pengamatan Ananda, apakah ada benda-benda yang
mempunyai ciri yang sama?
…………………………………………………………...……………………………………………………………
2. Catat ciri-ciri benda-benda apa saja yang didapatkan!
…………………………………………………………...……………………………………………………………
3. Apakah perbedaan ciri antara makhluk hidup dan makhluk tak
hidup? …………………………………………………………...…………………………………………………………
4.Bandingkan dengan hasil pengamatan teman Ananda yang lain!
…………………………………………………………...……………………………………………………………
5.Buatlah kesimpulan dari kegiatan yang telah Ananda lakukan
tersebut!

LpkSbaaeeakdhlguaiaadknnumaKjpnueasaltgenanniuphayseatiaraapttn,piueat2lpnuisagm:kdasMbaamaunejabhanthaagaangans,aymiandlanatpbtgneeiennhrCtgietaikreawnuimrg-atlCnaiihin.trcaaiPi!itnreKmir-echuohialirdedtiiuahkplaakanmeAnhcnibiadrenui-ndpctaaiur?nki.

Ciri-ciri: Ciri-ciri: Ciri-ciri:
1. ............................ 1. ............................ 1. ............................
2. ............................ 2. ............................ 2. ............................
3. ............................ 3. ............................ 3. ............................
4. ............................ 4. ............................ 4. ............................
5. ............................ 5. ............................ 5. ............................
6. ............................ 6. ............................ 6. ............................
7. ............................ 7. ............................ 7. ............................
8. ............................ 8. ............................ 8. ............................

Adakah persamaan ciri kehidupan pada manusia,
tumbuhan, dan hewan? Adakah perbedaannya? Coba
bandingkan hasil pengamatan Ananda dengan hasil
pengamatan teman Ananda, dan tuliskan kesimpulan
Ananda pada buku latihannya!

Jawaban:

Makhluk Hidup atau Benda Mati?

Bagaimana kalian membedakan antara makhluk hidup dengan benda
mati? Makhluk hidup tentu saja akan menunjukkan karakteristik hidup,
salah satunya menanggapi rangsang dan bergerak. Tanah dan batu
termasuk ke dalam benda mati. Namun di permukaan batu atau di
dalam tanah mungkin saja terdapat makhluk hidup yang kasat mata.
Kalian dapat menentukan sesuatu termasuk makhluk hidup atau benda
mati berdasarkan ciri-ciri atau karakteristiknya. Karakteristik makhluk
hidup ada yang dapat dengan mudah diamati oleh kita dan ada yang
memerlukan pengamatan secara mendetail. Beberapa karakteristik
umum dari makhluk hidup adalah:

MAKHLUK HIDUP MEMILIKI KEMAMPUAN UNTUK
BERGERAK 

Kemampuan untuk bergerak merupakan karakteristik
dasar dari kehidupan. Biasanya gerakan hewan dapat
dengan mudah kalian amati. Berbeda halnya dengan
tumbuhan yang bergerak secara lambat dan sulit untuk
diamati secara langsung. Salah satu gerakan tumbuhan
yang mudah diamati adalah gerakan menutupnya daun
putri malu (Mimosa pudica) saat disentuh seperti pada

MAKHLUK HIDUP DAPAT TUMBUH DAN BERKEMBANG

Tumbuh merupakan bertambahnya

ukuran volume tubuh makhluk hidup

yang disebabkan adanya

pertambahan sel penyusunnya

Berkembang adalah suatu proses

menuju kedewasaan.

MAKHLUK HIDUP MEMILIKI KEMAMPUAN REPRODUKSI

Semua makhluk hidup dapat melakukan reproduksi. Hal ini
menunjukkan bahwa mereka dapat menghasilkan keturunan
yang mirip dengan induknya. Reproduksi dapat terjadi
secara seksual dan aseksual. Reproduksi seksual melibatkan
pertemuan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. Adapun
reproduksi aseksual tidak melibatkan pertemuan sel kelamin
jantan dan betina, namun hanya memerlukan satu induk saja.

MAKHLUK HIDUP MENANGGAPI RANGSANG

SMakhluk hidup memberikan tanggapan
terhadap perubahan lingkungan. Perubahan
lingkungan internal dan eksternal disebut
dengan stimulus. Reaksi terhadap perubahan
lingkungan disebut.dengan respons. Jika
kalian tanpa sengaja memegang air panas,
dengan cepat tangan ditarik kemudian
kalian berteriak. Stimulus dalam kasus ini
adalah suhu panas dan respons adalah
menarik tangan dan berteriak

MAKHLUK HIDUP MENGAMBIL DAN MENGGUNAKAN ENERGI 

Makhluk hidup mengambil dan manggunakan energi untuk
bergerak, tumbuh, berkembang biak dan menjalankan fungsi
tubuh lainnya. Tumbuhan menggunakan energi Matahari
untuk menjalankan proses fotosintesis. Hewan mendapatkan
energi dengan cara memakan organisme lain, baik
tumbuhan maupun dari hewan lainnya. Organisme yang
mendapatkan energi dari organisme lain disebut heterotrof.

MAKHLUK HIDUP DAPAT BERNAPAS

Hewan memerlukan oksigen untuk bernapas (respirasi). Oksigen yang dihirup oleh
hewan digunakan untuk mengoksidasi (membakar) zat makanan di dalam sel
sehingga dihasilkan energi. Sama halnya dengan hewan, tumbuhan juga
memerlukan oksigen untuk proses oksidasi zat makanan dan menghasilkan zat sisa
yang sama yaitu karbon dioksida dan uap air. Selain itu, tumbuhan mengikat karbon
dioksida yang digunakan untuk proses fotosintesis. Jadi, tumbuhan sedikit berbeda
dengan hewan karena menggunakan gas oksigen dan karbon dioksida.

MAKHLUK HIDUP MENGHASILKAN ZAT SISA

Proses pengeluaran zat sisa metabolisme ini disebut dengan
ekskresi. Manusia menghasilkan zat sisa karbon dioksida dan uap
air dari proses respirasi seluler dan mengeluarkannya melalui
proses bernapas. Kita juga mengeluarkan zat sisa lainnya dari
tubuh dengan cara berkeringat dan mengeluarkan urine. Adapun
tumbuhan menggunakan daun untuk mengeluarkan gas karbon
dioksida yang merupakan zat sisa respirasi sel.

MAKHLUK HIDUP TERSUSUN DARI SEL

Makhluk hidup secara struktural tersusun dari sel. Makhluk hidup ada
yang tersusun dari satu sel (uniseluler) seperti Paramecium, Amoeba,
dan Euglena. Makhluk hidup yang tersusun dari banyak sel
(multiseluler) contohnya manusia, hewan dan jamur. Virus tidak
termasuk ke dalam makhluk hidup karena tidak tersusun dari sel.
Tubuh virus hanya tersusun dari protein yang di dalamnya terdapat
materi genetik berupa DNA atau RNA saja.

KEGIATAN BELAJAR 2

Mengapa Makhluk Hidup
Dikelompokkan?

Bawalah tumbuhan ke dalam kelas. Secara berkelompok, amati karakteristik
morfologi semua tumbuhan tersebut mulai dari akar, batang dan daun.
Kelompokkan tumbuhan tersebut menjadi dua kelompok besar. Apa yang
menjadi dasar pengelompokan tersebut? Kelompokkan lagi dua kelompok
besar tersebut menjadi kelompok yang lebih kecil berdasarkan karakteristik
lain yang disepakati. Pengelompokan dilakukan hingga tersisa satu tumbuhan
dalam setiap kelompok. Presentasikan hasil kerja kelompok kalian. Kegiatan
yang kalian lakukan dengan cara mengelompokkan tumbuhan ke dalam dua
kelompok besar, kemudian mengelompokkan lagi menjadi kelompok yang lebih
kecil, dilakukan juga oleh para ilmuwan. Ilmuwan melakukan pengelompokan
makhluk hidup seperti yang telah kalian lakukan. Pengelompokan makhluk
hidup dilakukan berdasarkan karakteristik tertentu yang dapat membedakan
anggota satu kelompok dengan kelompok lainnya. Lalu, apakah tujuan ilmuwan
mengelompokkan makhluk hidup?

KLASIFIKASI

Pernahkah kalian mengunjungi perpustakaan atau
minimarket/supermarket? Misalnya kalian mengunjungi sebuah
perpustakaan, maka kalian akan melihat bahwa buku-buku
disusun berdasarkan kategori tertentu. Buku teks pelajaran IPA
akan disimpan pada rak yang sama, tidak dicampur dengan buku
lainnya. Mengapa hal tersebut dilakukan?
Klasifikasi (pengelompokan) membuat hidup lebih mudah setiap
orang, termasuk ilmuwan. Misalnya, ketika kita mengunjungi
minimarket untuk membeli pasta gigi maka kita akan pergi ke rak
perlengkapan mandi. Jika kita ingin membeli minuman maka kita
pergi ke lemari penyimpanan minuman. Semua jenis barang
dikelompokkan berdasarkan karakteristik tertentu.

KUNCI KLASIFIKASI

Untuk membuat klasifikasi lebih mudah, para ilmuwan menggunakan sebuah
model yang disebut kunci klasifikasi. lmuwan menggunakan kunci klasifikasi
karena beberapa alasan berikut :

Lebih mudah digunakan daripada mendeskripsikan secara detail dari
setiap kelompok.
Menunjukkan sekilas apa yang membedakan karakteristik yang dimiliki
setiap kelompok.
Memudahkan untuk mengidentifikasi objek yang belum pernah terlihat
sebelumnya.
Selalu memberikan hasil yang konsisten, siapapun yang menggunakannya.
Ini berarti semua ilmuwan di seluruh dunia akan mengklasifikasikan objek
atau organisme dengan cara yang persis sama.

Dalam proses pengklasifikasian makhluk hidup perlu adanya proses ident ifikasi.
Identifikasi merupakan suatu proses yang dapat kita lakukan untuk menentukan atau
mengetahui identitas dari suatu jenis organisme. Kunci determinasi merupakan cara atau
langkah untuk mengenali organisme dan mengelompokkannya pada takson makhluk hidup.
Kunci determinasi adalah uraian keterangan tentang ciri-ciri makhluk hidup yang disusun
berurut mulai dari ciri umum hingga ke ciri khusus untuk menemukan suatu jenis makhluk
hidup. Kunci determinasi yang paling sederhana ialah kunci dikotom. Kunci dikotom berisi
keterangan yang disusun berpasangan dan menunjukkan ciri yang berlawanan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan kunci determinasi adalah seperti
berikut.

1.Kunci harus dikotomi.
2.Kata pertama dalam tiap pernyataan dalam 1 kuplet harus identik, contoh: 1)

tumbuhan berumah satu …
tumbuhan berumah dua …
3.Pilihan atau bagian dari kuplet harus kontradiktif sehingga satu bagian bisa diterima
dan yang lain ditolak.
4.Hindari pemakaian kisaran yang tumpang tindih atau hal-hal yang bersifat relatif
dalam kuplet, contoh: panjang daun 4-8 cm, daun besar atau kecil.
5.Gunakan sifat-sifat yang biasa diamati.
6.Pernyataan dari dua kuplet yang berurutan jangan dimulai dengan kata yang sama.
7.Setiap kuplet diberi nomor;
8.Buat kalimat pertanyaan yang pendek.

KUNCI DIKOTOM

Kunci dikotomi adalah kunci
determinasi yang terdiri atas dua
keterangan yang berlawanan dari
ciri-ciri yang dimiliki oleh suatu jenis
atau kelompok makhluk hidup. Kunci
dikotomi memiliki dua pilihan di setiap
cabang. Kunci ini dimulai dari atas
dengan kelompok yang lebih besar
dan perlahanlahan dibagi menjadi
kelompok lebih kecil dan lebih kecil
lagi sampai tidak ada lagi pilihan
yang memungkinkan.

KUNCI DETERMINASI FORMAT TABEL

Kunci determinasi format tabel merupakan kunci klasifikasi makhluk hidup yang
dibuat berdasarkan deskripsi dalam bentuk tabel. Kunci determinasi ini dapat
dikotomi, memuat dua pilihan, ataupun terdiri atas banyak pilihan. Kunci
determinasi format tabel disebut juga kunci “lanjut ke…”. Berikut ini adalah
contoh kunci determinasi format tabel.

Makhluk Hidup Beraneka Ragam

kalian telah mengamati berbagai jenis tumbuhan dan hewan. Sekarang, amati berbagai
jenis makhluk hidup yang ada di kebun sekolah masing-masing. Catat setiap jenis makhluk
hidup yang dapat ditemukan. Berapa banyak makhluk hidup yang dapat ditemukan?
Apakah ada makhluk hidup yang mungkin tidak tercatat? Apakah mungkin ada makhluk
hidup yang tidak dapat dilihat mata secara langsung karena ukurannya sangat kecil?

Pengelompokan (klasifikasi) makhluk hidup dilakukan secara sistematis dan bertahap.
Organisme yang memiliki persamaan tertentu dimasukkan ke dalam satu kelompok. Dari
anggota kelompok tersebut, dicari lagi perbedaan dan persamaan ciri lainnya untuk
membentuk kelompok yang lebih kecil lagi. Tujuan klasifikasi adalah untuk
menyederhanakan objek makhluk hidup yang beraneka ragam sehingga lebih mudah untuk
mempelajarinya. Ilmu tentang klasifikasi makhluk hidup disebut taksonomi.
Hasil dari klasifikasi makhluk hidup adalah terbentuknya kelompok-kelompok makhluk
hidup yang memiliki banyak persamaan disebut dengan takson. Urutan tingkatan takson
mulai dari yang tertinggi ke tingkat yang terendah, yaitu kingdom (kerajaan) atau regnum
(dunia), phylum (filum) atau divisio (divisi), classis (kelas), ordo (bangsa), familia
(famili/suku), genus (marga), species (spesies/ jenis).
Hasil dari klasifikasi makhluk hidup adalah terbentuknya kelompok-kelompok makhluk
hidup yang memiliki banyak persamaan disebut dengan takson. Urutan tingkatan takson
mulai dari yang tertinggi ke tingkat yang terendah, yaitu kingdom (kerajaan) atau regnum
(dunia), phylum (filum) atau divisio (divisi), classis (kelas), ordo (bangsa), familia
(famili/suku), genus (marga), species (spesies/ jenis).

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP
5 KINGDOM

Klasifikasi Makhluk Hidup menurut Robert H. Whittaker dibagi menjadi 5 Kingdom. Robert
H . Whittaker yang menggolongkan makhluk hidup menjadi Animalia, Plantae, Fungi,
Protista dan Monera. Ciri-ciri pada sistem 5 kingdom :
1) Kingdom Monera : Prokariot, Autotrof dan Heterotrof, Uniseluler dan Multiseluler
2) Kingdom Protista : Eukariot, Autotrof dan Heterotrof, Uniseluler dan Multiseluler
3) Kingdom Fungi : Eukariot, Heterotrof, Uniseluler dan Multiseluler IPA
4) Kingdom Plantae : Eukariot, Autotrof, Multiseluler
5) Kingdom Animalia : Eukariot, Heterotrof, Multiseluler Ananda dapat mempelajari cara
mengelompokkan makhluk hidup, apa tujuannya dan bagaimana dasar-dasar
pengelompokan makhluk hidup dari buku paket IPA Semester 1 Bab Klasifikasi Makhluk
Hidup, selanjutny lakukan kegiatan berikut ini!

Kegiatan 1 Ciri-ciri Khusus Tiap Kingdom
A. Tujuan :

1.Membuat perbandingan ciri-ciri khusus tiap kingdom
dalam sistem 5 Kingdom

2.Memberikan contoh-contoh tiap kingdom B. Landasan
Teori : R.H. Whittaker membagi sistem klasifikasi menjadi
5 kingdom, yaitu Monera, Protista, Fungi, Plantae dan
Animalia. Klasifikasi 5 kingdom, didasarkan pada tipe sel
(prokariota atau eukariota), uniseluler atau multiseluler,
dan tipe nutrisi

Perbandinagn ciri tiap kingdom

Kingdom :
Ciri-ciri :

Kingdom :
Ciri-ciri :

Kingdom :
Ciri-ciri :

Kingdom :
Ciri-ciri :

Kingdom :
Ciri-ciri :

Kingdom :
Ciri-ciri :

Bahan diskusi :
1.Apakah yang dimaksud taksonomi?
………………………………………………………………………………………….……………..............
2.Apakah tujuan dari pengklasifikasian makhluk hidup?
………………………………………………………………………………………….…………………………
3.Apa yang dijadikan dasar dalam pengklasifikasian makhluk hidup?
………………………………………………………………………………………….………………………
4.Mengapa bakteri dimasukkan dalam kingdom monera?
………………………………………………………………………………………….………………………
5.Apa saja peran organisme dari kingdom monera dalam kehidupan kita
seharihari?
………………………………………………………………………………………….……………………
6.Sebutkan urutan takson pada tumbuhan dan hewan dari yang tertinggi
sampai terendah!
………………………………………………………………………………………….………………………
7.Sebutkan aturan tata nama Binomial nomenklatur!

...................................................................................................................................


Click to View FlipBook Version