The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Fauziah Gee, 2020-11-22 06:16:12

MISTERI_AKHIR_ZAMAN

MISTERI_AKHIR_ZAMAN

-t

1 l! fi i

AMAN

^Keluarnya Dajjal j
®Turunnya Isa al-Masih
$Diutusnya imam Mahdi

^MunculnyYaa'judanMa'ju|j

V-

L Mahmud

^r*

Shalahuddin

MISTERI
Akhir
Zaman

%Keluarnya Dajjal Diutusnya Imam Mahdi >

*Turunnya Isa al*Masih »Munculnya Ya'jud dan Ma'ju}

SemuanabpiernahmemperingatkanumatnyadarfiitnahDajjal

La'natullah Alaih. Bahkan salah satu Sunnah yang dicontohkan dan diperin-
tahkan Nabi is kepada umatnya adalah berta'awwudz (meminta
perlindungan) kepada Allah dari fitnah Dajjal, dalam setiap doa di akhir
tasyahud shalat Dajjal adalah fitnah paling dahsyat dan paling mengerikan
bagi manusia, yang dalam waktu yang sangat singkat dia akan mampu

menyebarkan malapetaka ke semua penjuru bumi, kecuali Makkah dan
Madinah. Siapakah Dajjal sebenarnya? Benarkah dia adalah Ibnu Shayyad
yang pernah muncul dl zaman Nabi? Bagaimana ciri-ciri fisiknya? Kapan akan

keluar? Di mana dia akan muncul pertama kali? Siapa yang akan

mengikutinya? Seperti apa tepatmya kronologis munculnya Dajjal yang diikuti
kemudian oleh turunnya Nabi Isa dan munculnya Imam Mahdi yang
memang diutus Allah untuk menghadapi Dajjal? Semua ini dirangkai bagus

oleh penulis dengan dalil-dalil yang akurat

Sisi lain yang juga sangat menarik adalah bahwa Isa akan
diturunkan kembali; akan bermakmum di belakang imam kaum Muslimin,

akan berhukum dengan hukum Islam, akan membasmi babi, dan akan

menghancurkan salib.
Fitnah lain yang juga tak kalah ngerinya, yang akan dihadapi oleh

manusia di akhir zaman adalah munculnya Ya'juj dan Ma'juj. Acap kali kita
bingung, karena simpang-siurnya informasi yang kita dengar, siapa
sebenarnya kaum ini? Di mana mereka sekarang?

Menarik disimak bahwa berdasarkan hasil studi yang melelahkan,
dengan didukung oleh berbagai isyarat dalam buku-buku induk, penulis
menyimpuikan dengan cermat letak geografis akan munculnya Ya'juj dan

Ma'juj.
Anda penasaran?Baca buku ini, maka Andaakantemukan jawabannya.





MISTERI

Akhir

Zaman

<s> Keluarnya Dajja!

^Turunnya Isaal-Masih

$Diutusnya Imam Mahdi

/

<S> Munculnya Ya'juj dan Ma'juj !

I?,T*. ? ? .?!.?. O i

aM*

Judul Asli;

A^-M^^sf^>ab-Dajja\waYa'jumj Mii'jHj

lt!V
r*. Penuiis:

Shaiahuddin Mahmud

Penerbit:
Darul Ghad al-Jadid
Al-Manshurah M«ir
Tetp/Faks. 002.0S0.2254224

Edisi Indonesia:

MiSTERI AKHIR ZAMAN
»Keiucunya Dajjal ®Turunnya Isa al-M<Jsih
aDiutusfi)^ imam Mahdi Mimculnya Ya'juj wa Ma'juj

Penerjemah:

Jamaluddin, Lc

Muraja'ah:
s Tim Pustaka DH

Desain Cover:
Gd3aqsodor

ISBN:
978-979-1254-15-1

SERlAi BUKU DH KE-185

Penerbit:

i^\ DARUL HAQ, Jakarta

Berilmu Sebelum Berucap dan Berbuat
Telp. (021) 84999585 /Faks. (021) 84999530
www.darulhaq.com /e-mail: [email protected]

Cetakan IV, Rabi'uts Tsani H32 H. /April 2011 M.
Cetakan V, Jumadal Ula 1433 H. /Maret 2012 M.
Cetakan VI, Muharram 1434 H. /Desember 2012 M.
Cetakan VII, Muharram 1435 H. /Desember 2013 M.

DHarang memperbanyak is buku ini tanpa izin tertuHs da/i
AH flight Resent

Hak terjemahan dilindungi ufx^ng-undang

l^'w'C’w'C C v ‘ w ' w ~ ' w ‘ w w - ' w ' y ' w ~ w " < l r % ‘ C ’ f c f a ' w ' w ~ ’ O l

w n:o

ti -V'

L.- AFTARISI

MUKADIMAH 1
7
DAJJAL 7

Para Nabi Mengingatkan Kaum Mereka dari Perkara Dajjal 10
Nabi ^Memohon Perlindungan dari Fltnah Dajjal dan Meme- 12
rintahkan Orang-orang Mukmin untuk Memohon Perlindungan
Darinya 14
Hikraah dari Keluamya Dajjal 16
Apa Hikmah Tidak Disebutkannya Dajjal Secara Tegas di Dalam 18
al-Qur'an al-Karim? 25
Sebab Dinamakan Dajjal 25
Kondisi Manusia Menjelang Keluamya Dajjal 33
Di Mana Bangsa Arab Pada Saat Keluamya Dajjal? 34
Ciri-ciri Dajjal 36
Dajjal Tidak Memiliki Keturunan 37
Tertera di Antara Kedua Belah Matanya ‘Kafir’ 40
Sebab Keluamya Dajjal 42
Kapan Dajjal Keluar? 42
Dari Mana Dajjal Akan Keluar? 45
Kecepatan Dajjal di Bumi 50
Berapa Lama Dajjal Tmggal di Bumi?
Fitnah Dajjal Adalah Fitnah Paling Besar
Manusia Syahid Paling Agung di Sisi Rabb Semesta Alam

LV

&

Kejadian Luar Biasa Kadang Dimiliki Orang, Baik Mukmin Ataupun 54
Kafir, Bukan Menjadi Dalil Bahwa Dia adalah Wall Allah 57
Bani Tamim Orang yang Paling Keras Terhadap Dajjal 58
Tempat-tempat yang Tidak Dimasuki Dajjal 63
Hal-hal yang Bisa Menjaga dari Fitnah Dajjal 65
Kisah Ibnu Shayyad dan Apakah la Dajjal? 70
Perkataan Para Ulama Tentang Ibnu Shayyad 73
Apa yang Lebih Berbahaya daripada Dajjal? 73
74
1. Syirik Khafi (Riya')
2. Imam-imam Kesesatan

TURUNNYA ISA » 75
Dalil Turunnya Isa 76
Ciri-ciri al-Masih Isa 78
Di Mana al-Masih Isa J^Turun? 80
Pengepungan 80
Apa Hikmah Turunnya Isa 81
Dengan Syariat Siapa Isa akan Memutuskan Hukum?
87
Fatwa-fatwa al-Lajnah ad-Da'imah Li al-Buhuts al-Ilmiyyah wa al-Ifta'

AI^MAHDI 111
AI-Mahdi dalam Pandangan Syi’ah 111
11 2
-Pertama :Apa Sebab la Dinamakan al-Mahdi? 11 3
-Kedua :Al-Khadhir dan Sang Imam yang Hilang . 11 3
-Ketiga :Duta-duta al-Mahdi Kepada Orang Syi’ah 11 4
-Keempat :Tanda-tanda Kemunculan al-Mahdi 11 9
-Kelima :Al-Mahdi Menghancurkan Ka’bah 121
-Keenam ;Al-Mahdi Menyalib Abu Bakar dan Umar

VI

-Ketujuh :Dendam Syi’ahTerhadap Ummul Mukminin
Aisyah ^->
122
-Kedelapan :Al-Mahdi Membangun Haikal Sulaiman 123

-Kesembilan: Al-Mahdi Akan Kembali Menerapkan Hukum Nabi 124
127
Dawud dan Sulaiman 128
129
-Kesepuluh :Siapa al-Mahdi yang Ditunggu-tunggu Syi’ah? 132
138
Siapakah al-Mahdi yang Dinanti Menurut Ahlus Sunnah? 139
140
Nabi ^Menyebutkan dengan Tegas Gelar al-Mahdi

Beberapa Hadits yang Diduga Berkaitan dengan al-Mahdi
Ciri-ciri Umum al-Mahdi Menurut Ahlus Sunnah Wal-Jama’ah

Akhir Kisah Dajjal

Fatwa al-Lajnah ad-Da'imah li al-Buhuts al-Ilmiyyah wa al-Ifta'

YA'JUJ DAN MA'JUJ 145
145
Asal Kata Ya'juj dan Ma'juj 145
Siapakah Ya'juj dan Ma'juj?
Apa Sebab Nabi Mengkhususkan Kebumkan Bagi Bangsa Arab 149
dalam Hadits "Kecelakaan Bagi Bangsa Arab dari Keburukan yang 149
150
Telah Dekat"? 151
152
Apakah Bangsa at-Turk (dari Mongol) Termasuk Ya'juj dan Ma'juj? 155
Ciri-ciri Ya'juj dan Ma'juj
Jumlah Mereka 155
Kisah Pembangunan Binding oleh Dzulkarnain
Apakah DindingTersebut Masih Ada Hingga Sekarang? 161
Keluamya Ya'juj dan Ma'juj Pada Manusia Serta Akhir Riwayat

Mereka

Harta Rampasan Apakah yang Akan Didapatkan oleh Kaum Mus-
limin dari Ya'juj dan Ma’juj?

.\rr»urn Vll 'n
*

I

I i 1*

I ...

'-i !l;rfbM-.‘A - t
■1
kI^V 'T'-iiiil! 4wi‘:ViLc5 !
IVX ! -riKfTui>ij^.wJ>ij(i‘/^f‘l

r - k^- ,.. .<m -

-* iinoff’*?." vuiriun >hB7 iM^h' if
' J .. z h i i i ^ r ^ l ; ; ^ ^ : > h ^ l c : ' ' J . ■ f ' v < M ^ ^ ' 4 4 - V 5 I

:^i i ^ i | i n a % k i i l

\ e i ..Ifi;.; ■ J ; i ? i / ' . ■
BtiW& iTiV rtayyinHl : h d ] m . a ^ J J v ^ H v i c ' - i

..VJi ku trt'/./

■U

^iy>-. ‘.d rudi c/b-t4\ ;i?5»^i6si > J i h i ; f ' mi:’*'.?'

u

ii;i ffiJit u^ir' /X - W b o a n j i g

Cl >! *«,*»!!«#' ii/i !-{ .-.cr'r*f i-.y fv-i'tD

cr BX-r- !:'. ri£fiiU.‘T

. i niBP fte^o ^iilMiri ii.. livrPduitrl rf^rM

ijfi iHfU'.'J't fi'iiMt'j/

;.-<t.'-.;^li/l/iA&n'V.Bi^UiiK :Ja.n (piBiV.b-. ;vjlo>1

ri

\uH /ffUiCH jivr.j wK?Ufciiivi)jtJ rniyi/ yuBY
M Ht't ti" 'v fiifih Hif/iii

0> > 0 0

B^SK mu M

.tii

,ij U K A D I M A H

^esungguhnya segala puji milikAllah; kita memujiNya,

memohon pertolongan serta ampunanNya. Kita berlindung ke-
pada Allah dari kejahatan diri kita serta dari kejelekan amal kita.
Barangsiapa yang ditunjuki Allah maka tiada yang kuasa un-
tuk menyesatkannya, dan barangsiapa yang Dia sesatkan maka
tiada yang kuasa untuk menunjukinya. Saya bersaksi bahwa
tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tiada
sekutu bagiNya. Dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah
hamba dan RasulNya.

"Hai orang-orang yang heriman, bertakxoalah kepada Allah sebe-
nar-benar takwa kepadaNya; dan janganlah sekali-kali kamu mati
rnelainkan dalam keadaan beragama Islam." (Ali Imran: 102).

^

"Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah
menciptakan kamu dari diri yang satu, dan darinya Allah men-
ciptakan istrinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang-
biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah
kepada Allah yang dengan (mempergunakan) NamaNya kamu

C {(iUvn ^ i l i > u e 7 i 1

Il i

saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan si-
laturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi
kamu." (An-Nisa': 1).

* > 0? 4 j j l [ j i 3 1

"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah
dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki
bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu.
Dan barangsiapa menaati Allah dan RasulNya, maka sesungguh¬
nya ia telah mendapat kemenangan yang besar." (Al-Ahzab: 70-
71).

Amma ba'du:

Sebenar-benar perkataan adalah kitab Allah, dan sebaik-
baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad Seburuk-buruk
perkara adalah yang diada-adakan, setiap perkara yang diada-
adakan adalah bid'ah, setiap bid'ah adalah sesat, dan setiap ke-
sesatan tempatnya adalah di neraka.

Allah berfirman.

ev

"Telah dekat terjadinya hari Kiamat. Tidak ada yang akan me-
nyatakan terjadinya hari itu selain Allah." (An-Najm: 57-58).
Ini dia Kiamat telah dekat, dan ini dia tanda-tandanya. Ra-
sulullah ^telah menjelaskannya sebagaimana juga telah dije-
laskan oleh al-Qur'an al-Karim sehingga hati bisa merasakannya,
dan bisa merasakan kedahsyatan peristiwa-peristiwa besar ini.
Tanda-tanda Hari Kiamat ada dua macam: tanda-tanda yang
kecil, yaitu tanda-tanda yang terjadi jauh sebelum Kiamat de-

''YiXakadUixalv 1 J.

ngan rentang waktu yang panjang, dan pada dasarnya meru-

pakan peristiwa-peristiwa biasa. Dan tanda-tanda yang besar,
yaitu tanda-tanda yang terjadi dekat dengan Kiamat dan meru-
pakan peristiwa-peristiwa yang tidak biasa terjadi.

Dicermati bahwa membaca berita-berita tentang Kiamat
dan Hari Akhir, serta peristiwa-peristiwa yang mendahuluinya
memiliki pengaruh besar dan mendalam dalam meluruskan
perangai manusia dan dalam memperbaiki amal-amalan me-
reka. Sebagaimana jauhnya manusia dari membaca dan mem-

pelajarinya berdampak pada buruknya amal dan hilangnya
peristiwa-peristiwa tersebut dari ingatan, serta lama-kelamaan
akan lenyap dari jiwa. Hingga bisa berdampak pada orang-orang
yang tidak memiliki ilmu menganggap jauh dan menganggap
remeh kejadian-kejadian tersebut atau bahkan mengingkarinya.
Oleh karena itu, para as-Salaf ash-Shalih terus-menerus meng-
ajarkan berita dan hadits-hadits yang berkaitan dengan peristiwa-
peristiwa tersebut; mereka mengajarkannya kepada manusia
hingga kepada anak-anak yang masih di bangku sekolah, supaya
mereka mewariskan pengetahuannya berdasarkan ilmu dan

bashirah. Dan agar menjadi akidah yang kokoh bagi mereka yang
kian bertambah kuat seiring berjalannya waktu.

DAN DI ANTARA TANDA-TANDA KIANAT YANG BESAR ADALAH DAIJAL

Apabila seorang Mukmin mengetahui dan mengimaninya,
dia akan melakukan tindakan-tindakan preventif yang dapat
menjaganya dari fitnah Dajjal. Di antaranya adalah berlindung
kepada Allah Mdari kejahatan fitnahnya serta memperbanyak-
nya, terlebih pada tasyahud akhir dalam shalat.

Imam Muslim di dalam kitab SImhihnya telah meriwayatkan
dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah ^mengajari mereka doa
ini sebagaimana beliau mengajari mereka sebuah surat dari al-

C <3

w m
m
Qur'an. Beliau bersabda, "Ucapkanlah,
L
!' ^^^^

lyt ^l i

lLL .5cLL) t

'Yfl Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari azah
Neraka Jahanam, aku berlindung kepadaMu dari azab kubur, aku
berlindung kepadaMu dari fitnah al-Masih Dajjal, dan aku ber¬
lindung kepadaMu dari fitnah hidup dan setelah matVy

Muslim bin al-Hajjaj berkata, "Telah sampai kepadaku bahwa
Thawus -yaitu perawi hadits ini dari Ibnu Abbas- berkata ke-
pada putranya, 'Apakah kamu membacanya dalam shalatMu?'
Dia menjawab, Tidak,' maka dia berkata, 'Ulangi shalatmu!'
Perintah Thawus kepada anaknya agar mengulang shalat adalah
karena ia berpendapat wajibnya berdoa dengan empat doa ini
di dalam shalat, dan bahwa apabila tidak dibaca maka shalat-
nya batal.''^

Yang demikian itu karena dia memahami bahwa membaca
doa tersebut di dalam shalat adalah wajib berdasarkan keseri-
usan Nabi Mdalam mengajarkannya kepada para sahabat se-

bagaimana beliau mengajari mereka surat dari al-Qur'an, serta
dari perintah beliau agar mereka membacanya di dalam shalat

mereka.

Imam Muslim juga telah meriwayatkan di dalam kitab Sha-
hihnya dari Aisyah bahwa Nabi Mberdoa di dalam shalat
dengan doa ini.

Dia juga meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Ra-

sulullah Mbersabda.

‘Diriwayatkan oleh Muslim, no. 590.
^Syark Shahih Muslim, 5/89.

)4^^/fe/W yC<i»t4m

w ^lluktxdimah
M

lVI l i l

tOLi^lJ l>tiJl <CI3 (S^J ‘k—^1-ip J/’J^ c i l i
X ✓I *

.(JL>-jJl^iw^l C/t3

"Apabila salah seorang kalian telah membaca taspahud hendak-
lah ia memohon perlindungan kepada Allah dari empat hal, yakni
dengan mengucapkan, 'Yfl Allah, sesungguhnya aku berlindung
kepadaMu dari azab Neraka Jahanam, dari azab kubur, dari fitnah

hidup dan sesudah mati, dan dari keburukan fitnah al-Masih
DajjaV:'3

Tidaklah perhatian besar dari Nabi Mterhadap doa ini baik

dalam bentuk pengamalan, perintah, maupun pengajaran, ke-
cuali karena mencakup doa (perlindungan) dari perkara-perkara
besar serta peristiwa-peristiwa yang benar-benar akan terjadi
tanpa ada sedikit pun keraguan. Berdasarkan hal ini Imam Ibnu
Hazm azh-Zhahiri menegaskan wajibnya membaca doa ini
setelah selesai dari tasyahud, sebagaimana hal itu dimuat da¬
lam kitabnya al-Muhalla berdasarkan zahir hadits Abu Hurairah
.Al! (di atas).

Setelah Imam Ibnu Majah meriwayatkan hadits Abu Uma-
mah al-Bahili dan di dalamnya disebutkan sifat-sifat Dajjal,
kondisi dan perbuatan-perbuatannya, serta turunnya Isa
setelah meriwayatkannya di dalam Sunannya beliau menukil
perkataan Uqbah. Uqbah berkata, "Saya mendengar Abu al-
Hasan ath-Thanafisi berkata, Saya mendengar Abdurrahman
al-Muharibi berkata, 'Sepantasnya hadits ini disodorkan kepada
para pembimbing supaya mengajarkannya kepada anak-anak

di sekolah'."

AI-Allamah as-Safarini berkata dalam penjelasan manzhu-

^Diriwayatkan oleh al-Bukhari, no. 832 dan 6375; dan Muslim, no. 588.

c cOf/e/iir l^<imu7i 5

m

mahnya tentang Aqidah Islamiyah yang berjudul Lazvami' al-
Asrar al-Bahiyyah, "Sepantasnya agar setiap ulama menyebarkan
hadits-hadits tentang Dajjal di tengah anak-anak, para wanita
dan laki-laki. Terlebih pada zaman kita ini di mana terdapat ba-
nyak fitnah dan ujian, sementara simbol-simbol Sunnah sema-
kin berkurang; Sunnah seolah-olah menjadi bid'ah, dan bid'ah
seo-lah-olah menjadi agama yang mesti diikuti."

Untuk tujuan itu kitab ini saya tulis agar bisa dibaca oleh
saudara-saudara yang mulia, dengan memohon kepada Allah
Magar memberikan saya serta kaum Muslimin manfaat de¬
ngan apa yang ada di dalamnya.

Ditulis oleh,
Abu Anas Shalahuddtn Mahmud as-Sa'Id

)6 .'^anuT-fi



i:

"Apabila ia keluar sementara aku masih hidup di tengah-tengah
kalian, maka akulah yang melawannya,"

sebagaimana yang akan dibawakan nanti. Yang demikian itu
beliau ucapkan sebelum mengetahui secara jelas waktu keluamya
serta ciri-cirinya, kemudian setelah itu beliau diberitahukan wak¬
tu keluamya maka beliau pun mengabarkannya, berdasarkan
asumsi bahwasanya ketidakjelasan tersebut disebabkan adanya
kemungkinan terjadinya tanda-tanda akan munculnya Dajjal
berkaitan erat dengan suatu syarat, sehingga apabila syarat itu
tidak ada, maka akan tergambarkan keluamya dajjal tanpa ada¬
nya tanda-tanda yang muncul. Sama sepertinya rasa takut para
nabi dan rasul sekalian dari siksa yang pedih padahal su-
dah tetap keterjagaan dan keamanan mereka. Seperti itu juga
rasa takut (khasyyah) sepuluh sahabat yang telah dijamin masuk
surga melalui lisan penghulu para rasul, Muhammad M-

Dari Abu Hurairah 4^, dia berkata, Rasulullah Mbersabda.

*6 ° i ' s 6“”-- ' 5

"Maukah aku ceritakan kepada kalian sebuah hadits tentang Dajjal
yang telah diceritakan oleh nabi (sebelumku) kepada kaumnya?
Sesungguhnya dia buta sebelah, dan sesungguhnya dia akan
datang dan bersamanya permisalan surga dan neraka. Yang dia
katakansebagaisurga,padahakikatnyaadalahneraka.Dansesung¬
guhnya aku memperingatkan kalian sebagaimana Nabi Nuh mem-
peringatkan kaumnya dengannya'

Apabila ada yang bertanya, "Mengapa beliau hanya menye-
butkan Nabi Nuh?" Saya jawab, "Karena Allah berfirman,

^Diriwayatkan oleh al-Bukhari, no. 7138; dan Muslim, no. 2936.

c9&/u'i’ )

%ajiat 555

!! v-iT

'Dm telah mcnsyariatkan bagimu tentang agama apa yang telah
diwasiatkanNya kepada Nuh'." (Asy-Syura: 13).

Ath-Thibi menyebutkan, "Dalam hadits di atas terdapat
indikasi bahwa ini akan terwujud -jika benar- baliwa semua nabi
sebelum beliau telah memperingatkan kaumnya, sehingga di-
biarkan seperti makna zahirnya bahwa Nabi Nuh adalah yang
pertama memberikan peringatan itu. Ini diperkuat oleh sebuah

hadits.

! ji jjjl ^

'Sesiingguhnya tidak ada seorang nabi pun setelah Nidi, kecuali
dia pasti memperingatkan kaumnya dari Dajjald

Dan Nabi Nuh didahulukan penyebutannya dalam ayat
ini, karena dia adalah yang pertama kali ada di antara para Rasul

Ulul Azmi*. Karena itu dalam ayat lain Nabi ^didahulukan pe¬
nyebutannya atas Ulul Azmi yang lain, karena beliau melebihi
mereka dalam hal derajat, yaitu Firman Allah

isW ^ op * ^bAiJ jjj
7}
o

>r i.-'t-1

'Dan (ingatlah) ketika Kami mengarnbil perjanjian dari nabi-

nabi dan darimu (sendiri), dari Nuh, Ibrahim, Musa, dan Isa

putra Maryam, dan Kami telah mengarnbil dari mereka perjanjian
yang teguh.' (Al-Ahzab: 7).

Lima nabi tersebut adalah para rasul Ulul Azmi, dan penye-
butan mereka terkumpul pada dua ayat di atas. Wallahu a'lam."

LHul Azmi adalah para rasul yang mendapalkan ujian paling besar clan paling teguh
dalam menghadapinya, ed.T.

(9

I1

NJIBImMEHOHONPERIINDDNGANDARIFITNAHDAJJAlDAN

MENERINTAHKAN ORANG ORANG NEKHIN VNTUK NEHOHON
PERIINDIINGAN DARMA

Dari Abu Hurairah dia berkata, "Rasulullah ^bersabda.

4JJL) ^ ^L)

'Mohonlah perlindungan kepada Allah dari azab kuhur. MohonlaJt
perlindungan kepada Allah dari azab Neraka Jahanam. MohonlaJi
perlindungan kepada Allah dari fitnah al-Masih Dajjal. Mohonlah
perlindungan kepada Allah dari fitnah hidup dan sesudah mati'."^

Dari Zaid bin Arqam ia berkata, "Rasulullah W, berdoa,

Ulji; ^ X) o cily; A

lLI) L a L ^ j ■='^J L ^ \ J ^ J

^ ■-

( A 'i/ X j 3'y ^^

C .^J ' y o j . p S

'Yfl Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari sifat
lemah (dari beribadah kepadaMu), malas, pengecut, pelit, (lemah
karena) tua, azab kubur, dan fitnah Dajjal Ya Allah, berikan ji-
waku takwanya, dan sucikan dia; sesungguhnya Engkau sebaik-
baik yang mensucikannya, Engkau-lah Penolong dan Penjaganya.

^Shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari dalam Kitab al-Jana 'iz, no. 1377; Muslim dalam
Kitab al-Masajid, no. 128, 130, 131, dan 133; at-Tirmidzi dalam Sunannya, no. 3604;
Ahmad dalam Musnadnya, 2/414, 416, 454, 467, dan 468; Ibnu Majah, no. 909; dan ad-
Darimi, 1344/1345.

51 0 r(^iA<r ^atnafi

« yw* i 'iikiffal

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari ihnu yang
tidak bennanfaat, hati yang tidak khusyu', jiiva yang tidak pemah
puas, dan doa yang tidak dikabulkan'y

Dari Aisyah ia berkata, "Rasulullah Mberdoa,

lytJ t ^liL jjpl

ySi tjlUl j l l i l l i y j ‘ j I J L p J a:c£
4;i9
0 T. Cy ^ tlr?t j i a J i 4 : ^ 5
J-

p-LiJlj(_^UUaj:^

k—LjUa>cJl ,*

'Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari sifat
malas, lemah karena tua, berbuat dosa, dan terlilit hutang, aku
berlindung kepadaMu dari fitnah dan azab kubur, dari fitnah
dan azab neraka, dan dari keburukan fitnah kekayaan. Aku ber¬

lindung kepadaMu dari fitnah kefakiran. Aku berlindung kepadaMu
dari fitnah al-Masih Dajjal. Ya Allah, bersihkan dariku dosa-
dosaku dengan air, es, dan embun; sucikan hatiku dari dosa seba-
gaimana pakaian yang putih disucikan dari noda; jauhkan antara
diriku dan dosa-dosaku sebagaimana Engkau menjauhkan antara

timurdan barat'."^

Dari Aisyah istri Nabi ia menceritakan bahwa Rasulullah
^berdoa dalam shalatnya,

<CIS l/t db i^1 ^lip jA ib ijpl

^Al-Mustadrak, 1/716.
*Muslim meriwayatkan hadits semisal di dalam Kitab al-Masajid, no. 589: at-Tirmidzi,

no. 3494; Abu Dawud, no. 1542, dan lainnya.

c C- /&(!«//' S t a m a n 11

Vi

M

°--s ' f- - - a
-dfij 1Jl>e.^1 4.XXS i.ilj ^^y£^\j C(jL^jJl

^ !' ''Of' ^ y^ !''t® ^

J-taC-to Li Li -jJjLi tlJ tjL^ ^LiJl ^*Jjj .ij^i

■i»_ai?^U OJi^ i-1jjL^ ^'JLii ^ ■

"Yfl Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari azab
kubur, aku berlindung kepadaMu dari fitnah al-Masih Dajjal, aku
berlindung kepadaMu dari fitnah hidup dan sesudah mati. Ya
Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari berbuat dosa
dan dililit hutang." Ada yang berkata kepada beliau, "Betapa se-

ring engkau memohon perlindungan dari dililit hutang." Beliau
bersabda, "Sesungguhnya seseorang jika telah dililit hutang, dia
akan berbicara kemudian berdusta, dan dia berjanji kemudian
ingkar. " 9

HIKMAH DARI KEIVARNVA DA))Al

Al-Qadhi lyadh berkata, "Hadits-hadits yang disebut-
kan oleh Muslim dan lainnya yang berkaitan dengan fitnah
Dajjal adalah merupakan madzhab ahlul hacj dalam hal kebenar-
an wujudnya. la benar-benar ada; dengannya Allah menguji
hamba-hambaNya, dan menjadikannya menguasai beberapa
perkara yang merupakan kekuasaan Allah berupa meng-
hidupkan orang yang telah dia bunuh terlebih dahulu, muncul-
nya gemerlap dimia dan tanah yang subur bersamanya, sungai
surga dan nerakanya, perihal isi bumi yang mengiringnya, pe-
rintahnya agar langit menurunkan hujan maka hujan pun turun,
serta perintahnya agar bumi menumbuhkan tumbuhan lalu bumi
pun menumbuhkan tumbuhan. Semua itu terjadi berkat kuasa
dan kehendak Allah kemudian setelah itu Allah menjadi-

*Shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari, no. 832 dan no. 6375; Muslim dalam al-Masajid,
128/129; at-Tirmidzi, no. 3495; dia berkomentar, "Hadits Hasan Shahih," dan lainnya.

)1 2

u
'J
£2M

kannya tidak kuasa, sehingga ia tidak mampu membunuh laki-
laki itu, tidak juga yang lainnya, serta perintahnya tidak mujarab
lagi. Orang-orang yang mengingkari keberadaan Dajjal menyangka
bahwa seandainya Dajjal benar tentu ia tidak akan dikuatkan
dengan mukjizat-mukjizat para Nabi

Perkataan mereka ini salah, karena Dajjal tidak pemah men-
dakwa dirinya sebagai nabi sehingga hal-hal di atas bisa dikatakan
sebagai justifikasi (pembenaran) terhadap dakwaannya. Mela-
inkan ia mengklaim diri sebagai tuhan, sementara pada saat
yang bersamaan klaimnya itu didustakan oleh gambaran kon-
disinya, oleh sebab adanya bukti-bukti baru pada dirinya, ke-
kurangan sosok jasmaninya, ketidakmampuannya menghilang-
kan cacat yang ada pada matanya, serta ketidakmampuannya
menghilangkan saksi kekafirannya yang tertera di antara kedua
bola matanya. Karena bukti-bukti ini dan juga yang lainnya ti-
daklah akan terpedaya oleh Dajjal kecuali orang-orang yang
lemah untuk menutupi hajat dan kebutuhannya, atau karena
takut dari siksaannya. Karena begitu besarnya fitnah Dajjal men-
jadikan akal terkesima dan hati keheranan. Disertai kecepatan
geraknya, ia tidak pernah diam seukuran waktu yang cukup
buat orang-orang lemah untuk mencermati keadaannya, bukti-
bukti baru padanya, serta cacatnya sehingga ia dibenarkan oleh
orang-orang yang membenarkannya pada kondisi ini.

Oleh karena itu para Nabi telah memperingatkan umat-
nya dari fitnahnya, serta menjelaskan cacat dan bukti kebatilan-
nya. Adapun orang-orang yang diberikan taufik, mereka tidak
terpedaya dengannya dan tidak tertipu dengan keajaiban-
keajaiban yang dibawanya, karena adanya bukti-bukti yang
men-dustakan dakwaannya seperti yang telah kita sebutkan,
dan juga karena ilmu yang telah mereka miliki sebelumnya ten-
tang keadaannya. Oleh karena itu laki-laki yang ia bunuh kemu-
dian ia hidupkan kembali berkata, "Tidaklah bertambah pada-

C 13

a

ku tentangmu, kecuali keyakinan (akan kedustaanmu)."^^ Ini
adalah akhir perkataan beliau 11

mHIKNAHTIDAKDISEBDTKANNYADAJJALSECARATEGAS
DAIAN Al'QER AN AL KARIN?

Terdapat banyak pertanyaan tentang hikmah tidak disebut-
kannya nama Dajjal dengan tegas di dalam al-Qur'an al-Karim,
padahal telah disebutkan (dalam banyak hadits) tentang kebu-
rukan dan besar fitnalmya, serta peringatan para Nabi darinya
dan perintah untuk berlindung dari fitnahnya hingga di dalam

shalat.

Al-Hafizh Ibnu Hajar memberikan tiga jawaban terhadap
permasalahan ini,

Pertama: Firman Allah

A * ' : j'y’ >* X ’ y y * V

A ) \p

"Pada hari datangnya sebagian tanda-tanda Rabbmu, tidaklah
bermanfaat lagi iman seseorang bagi dirinya sendiri yang helum
beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan
dalam masa imannya." (Al-An'am: 158).
At-Tirmidzi telah meriwayatkan dan dia menshahihkan-
nya, dari Abu Hurairah ^dan dia memarfu'kannya kepada

Nabi beliau bersabda.

^lij '4^
jl4“3ji

Diriwayatkan oleh Muslim, no. 2938.
Syark Shahih Muslim, karya an-Nawawi, 18/58-59 dengan sedikit penyesuaian.

)1 4 rbantam

"Tiga hal apabila telah kehiar maka iman mereka tidak berman-
faat sama sekali bagijiioa yang tidak beriman sejak sebelumnya:
Dajjal, dabbah (bmatang besar), dan terbitnya matahari dari
tempat terbenamnya. 1112
Kedua: Terdapat isyarat dalam al-Qur'an tentang akan
turunnya Nabi Isa bin Maryam, yaitu dalam Firman Allah

"Tidak ada seorang pun dari ahli kitab kecuali akan beriman
kepadanya (Nabi Isa) sebelum kematiannya" (An-Nisa': 159).
Dan dalam FirmanNya,

"Dan sesungguhnya din (Nabi Isa) itu benar-benar menjadi per-
tanda akan datangnya Hari Kiamat." (Az-Zukhruf: 61).

Telah shahih bahwa Nabi Isa 5^ yang akan membunuh Daj¬
jal, maka Allah mencukupkan dengan menyebutkan salah satu
dari keduanya. Dan karena Dajjal (juga) digelari dengan al-Ma$ih
sebagaimana Nabi Isa digelari al-Masih, akan tetapi bedanya ada-
lah Dajjal Masih adh-Dhalalah (yang menebar kesesatan), sedang-
kan Isa adalah Masih al-Hidayah (yang menebar petunjuk).

Ketiga: Sengaja ia tidak disebutkan untuk menghinakan-

nya.

Jawaban ketiga ini memiliki sisi lemah, bisa dibantah karena
Allah telah menyebutkan Ya'juj dan Ma'juj dalam al-Qur'an,
dan fitnah yang dibawa oleh mereka tidak lebih rendah dari
fitnah yang dibawa oleh Dajjal dan yang sebelumnya.

Imam al-Bulqini memberikan jawaban bahwa ia telah men-

Shahih: Diriwayatkan oleh Muslim, no. 158; Ahmad dalam Musnadny<i, 2/445 dan 446;
dan at-Timiidzi, hal. 3027.

.\n 15

“Siaffat til

n

cermati semua orang-orang yang merusak yang disebutkan da-
lam al-Qur'an, dan ia menemukan semua mereka yang disebut¬
kan adalah orang-orang yang telah berlalu (masanya) dan usai
perkaranya. Adapun mereka yang belum datang sama sekali,
maka seorang pun dari mereka tidak ada yang disebutkan.

Namun jawaban yang disebutkan oleh Imam al-Bulqini ini
tertolak, karena di dalam al-Qur'an disebutkan Ya'juj dan Ma'juj
dan mereka termasuk orang-orang yang merusak dan perihal

mereka belum berlalu sama sekali.

Terdapat dalam Tafsir al-Baglmwi bahwa Dajjal telah disebut¬
kan di dalam al-Qur'an dalam FirmanNya,

"Sesimgguhnya penciptaan langit dan bumi lebih hesar daripada
penciptaan manusia." (Al-Mukmin: 57),
bahwa yang dimaksud dengan manusia di sini adalah Dajjal,
yakni penyebutan semua untuk sebagian. Tafsir ini jika tsabit
merupakan jawaban yang paling bagus sehingga termasuk ke
dalam kelompok perkara yang menjadi tugas Nabi Muntuk
menjelaskannya. Dan ilmu yang benar ada di sisi Allah

mm DMMAMN DAJJAL
Para ulama mengatakan bahwa secara etimologi kata jU-Ill

digunakan pada sepuluh penggunaan:
Pertama, berarti pendusta. SyuJl JsrllJl artinya pendusta, ka¬

rena dusta adalah menutup (yang benar).
Kedua, bahwa kata diambil dari kata 111, yaitu meng-

oles unta dengan ter, jika ditimpa penyakit kudis. Dikatakan
jika unta dioles dengan ter, dan artinya ter.

Fath al-Bari, 13/98.

16 ^aman

wm

Ketiga, Berarti menutup k a r e n a D a j j a l m e n u t u p i

tanah dengan fisiknya yang besar. Dan dikatakan (dalam riwa-
yat lain), karena ia menutupi manusia dengan kekufurannya.

berarti menutup. Sungai Dijlah^^ dinamakan dengan nama
ini karena ia menutupi bumi dengan airnya pada saat meluap.

Keempat, dinamakan Dajjal, karena ia melanglang buana

dan mengelilingi bumi di mana ia menginjak semua negeri ke-
cuali Makkah dan Madinah. iJU-lll berarti iiajJl, yaitu per-
himpunan yang besar. Dikatakan m a k s u d n y a p e r h i m -

punan yang besar, karena ia menutupi bumi dengan massanya
yang banyak. Dan dikatakan (dalam riwayat lain), ia juga berarti
rombongan yang membawa barang dagangan.

Kelima, ia dinamakan Dajjal, karena ia menipu manusia
dengan kejelekannya. Asal kata ad-Dajl berarti mencampur.
Dikatakan apabila ia menipu dan memoles.

Keenam, dinamakan Dajjal, karena ia berbuat kerusakan
di seluruh pelosok bumi. Dikatakan a p a b i l a i a b e r b u ¬
at yang demikian itu.

Ketujuh, adalah dan a d a l a h kedustaan.
Dalam al-Qur'an disebutkan.

Ay1''C'

N--

"Dan mereka berbohong (dengan mengatakan), 'Bahwasanya
Allah mernpunyai anak laki-laki dan perempuan,' tanpa (berdasar)
ilmu pengetahuan. Mahasuci dan Mahatinggi Allah dari sifat-
sifatyang mereka berikan." (Al-An'am: 100).

Maksudnya bahwa mereka melakukan yang demikian itu
atas dasar dusta, mengada-ada, dan kekufuran.

Kedelapan, JU-lJl berarti yang menyepuh. Dikatakan

Nama sebuah sungai (Tigris).

c {(oi/nri

It

<J^\, maksudnya saya menyepuh dan mengolesnya dengan

air emas.

Kesembilan, JU-jJl berarti air emas yang dipakai mengoles
benda sehingga bagian luarnya menjadi indah. Dajjal dinama-
kan begitu, karena ia memperindah sesuatu yang batil.

Kesepuluh, JL>-l5! maksudnya adalah barik-barik pada mata
pedang. Ada juga yang mengatakan, ia adaiah bahan dasar pe-

dang dan air yang mengalir padanya. Wallahu A'lam.1 5
Adapun Dajjal, ia dinamakan karena salah satu mata-

nya rata. Ada juga yang menyebutnya ^4--, sebagian lagi
mengatakan yang lain lagi mengatakan ^4-^, namun

yang paling mashur dan paling banyak digunakan adalah yang
pertama, karena ia melanglang buana dan berkeliling di
bumi; memasuki semua negeri kecuali Makkah, Madinah, dan
Baitul Maqdis. Kata ^4^ adalah menurut timbangan kata

namun bermakna Jpli. Jadi Dajjal mengelilingi bumi adalah

sebagai ujian, sedangkan putra Maryam mengelilinginya seba-
gai anugerah.

KONDISIMANDSIAHENJEIANGKEIVARNYADAJIAl

Dari Nafi' bin Uqbah ia berkata, "Rasulullah Mbersabda.

" ^i e^ ^

.^1 djixJuiis iJL^lAJI

'Kalian akan memerangi jazirah Arab, lain Allah menaklukkan-
nya, kemudian Persia dan Allah menaklukkannya. Kemudian
kalian akan memerangi Romawi lain Allah menaklukkannya. Ke¬
mudian kalian akan memerangi Dajjal, Mu Allah menaklukkan-

Lisan al-Arab, at-Tadzkirah karya al-Quithubi, hal 733-745; dan Fath al-Bari 2/371.

1 8 <? .^a/nan

w f

■‘tir- ^bajfal

nya'."'^^
Dari Abu Hurairah ia berkata, "Rasulullah ^bersabda,

p-^1 t J U - p V i p j J i ^ ^

&0''

Ijii :^jjJl

'y i-b p-yi^ 0^ * y% " !0 ''

a^ (11)1i'eJ^l CMj L>i^ ^

ii -! ff* >O 06

I 50)1 J;j^ ^IJl^I ^ v-^1Lp

r A" U 3 . a ; ia^'l^-°-^(ljul OjJjuj (.^ILtJl

((l)j^j-ll-J Ij-^J-PJ-3p-jll^lOj-*—

OjJj>3L ^^101:01MJ1

OJj-*^(JliHiJ(jj'O.^|»-A1^ 3 ( ^lLii ijji^ lii^ ‘(J^^

I3I ojljaJlZ d P "t »(!o O!w* a 'J- lI C !4. 3

OjIJj'^ ‘iS^ jis (frLiJl ^l^iJl i^jJj 1^1” LOIj ^1 olj
" ' i ^_, 0' - “'■-'54^
l5^
^oJjo ii)l (0^-3

'Kiamat tidak akan terjadi hingga orang-orang Romawi smggah
di al-A'maq atau Dabiq (dua nama tempat di negeri Syam). Lain
akan keluar menghadapi mereka sebiiah pasukan dari Madinah
dari penduduk-penduduk bumi pilihan pada hari itu. Apabila me¬
reka telah berhadapan, orang-orang Romawi berkata, 'Biarkan
kami memerangi orang-orang yang telah menawan orang-orang
kamV Orang-orang Islam berkata, 'Tidak. Demi Allah, kami tidak
akan membiarkan kalian memerangi saudara-saudara kami.' Me¬

reka pun merneranginya; rnaka sepertiga pasukan kaum Muslimin

1 6 Shahih: Diriwayatkan oleh Muslim, no. 2900; dan Ibnu Majah, no. 4091.

c' Cf^7c/Ur ^niHUji 1 9

SI M
O nt

melarikandirAi, llahtidakakanmenerimataubamt erekaselamanya,
dansepertigayanglainterbunuh,merekaadalahsyuhaday' ang

paling utama di sisi Allah, dan sepertiga mereka menaklukkan

musuh,merekatidakakanterfitnahselamanyadanmerekamenak¬
lukkanKonstantinopel.Padasaatmerekasedangmembagiharta

rampasanperang,danmerekatelahmenggantungpedang-pedang
merekapadapohonzaitun,tiba-tibasetanberseru,'Sungguhal-
Masih telah berada di tengah-tengah anak-istri kalian!' Mereka

pun segera berlarian, dan yang demikian itu tidaklah benar. Ma-

nakalamerekamendatangiSyam,iakeluar.Ketikamerekasedang
mempersiapkan perang, tiba-tiba dikumandangkanlah iqamat
shalat. Maka Isa bin Maryam turun lalu menjadi imam mereka.
ApabilamusuhAllahmelihatnya,iamencairsebagaimanagaram
yang mencair di dalam air, seandainya Nabi Isa membiarkannya
niscaya ia akan mencair hingga binasa. Akan tetapi Allah m e m -
binasakannya lezvat tangannya, lalu memperlihatkan kepada m e -

reka darah Dajjal pada tombak Isa

Dari Abdullah bin Mas'ud ^ia berkata, "Nabi bersabda.

V*

^&

:jii ^ 5-^ 3^^

J^

3^^"^ ' ^ 1

> i' )

03b 43 tijU 'VJ ^ t Ji A Jl

3^

17 Shahih: Diriwayatkan oleh Muslim, no. 2897,

20 O Cpi^Ju'r

& ^affal

^)IjJt i ^ > (l)J.ll£aX5 tidLp '^1 *^^‘y oJ-^JJ
:LdX3 t e5^3 iwJlp ^J5
^ ^ y9

j^l ( ^^l£>o ol 3 ?

V| (_^ 4jJJL:^ ^ 3 ^ ^ t — j ' y i i i c

1; ^fr # j' ^ 9^<uiip ijll ■S-J

r*'335 li' ^3^-

^j-^1 ^f-L>t3 tcilJii ^_^1 3^
^-«
’^H>- Ji JlJ-jJl jj
ij C ^ ^ i^^ \ '

^1 Jj^j 3^ .AjtjSlff 0 03**-^33^^-^j

3)3^13 3 o^V ^1

^0^ j' ‘3^>: ^ J^ o^Jj^ 3^

■■^>1 crfj^''

'Sesunggulmya Kiamat tidak akan terjadi hingga harta warisan
tidak dibagi dan orang tidak merasa senang dengan harta ram-
pasan perang'." Kemudian beliau menunjuk ke arah Syam, seraya
bersabda,"Musuhakanberkumpulmemerangiorang-orangIslam,
dan sebaliknya orang-orang Islam berkumpul untuk memerangi
mereka -yakni Rojiiazvi-. Pada hari pertama, kaum Muslimin
mengirim sebuah pasukan siap untuk mati, tidak kembali kecuali
menang. Maka mereka pun berperang hingga mereka dipisah oleh
malam, lain masing-masing dari kedua belah pasukan kembali,
semua tidak ada yang menang, dan pasukan ini gagal. Pada hari
berikutnya, kaum Muslimin kembali mengirim sebuah pasukan
siap untuk mati, tidak kembali kecuali menang. Mereka pun ber¬
perang hingga mereka dipisahkan oleh malam, lalu kedua belah

pasukan kembali masing-masing kembali tanpa kemenangan, dan
pasukan ini pun gagal. Pada hari ketiga, kaum Muslimin kembali

mengirim pasukan siap untuk mati, tidak kembali kecuali membawa

G '/{ii/ori CT?if/i/Ui' t^amutt 21



a?*-

c-lj>- 4(3^“^^! lyt

k L iii^ys\ iilj ill ^\ ail '^' :ljjii Iji;:

^ij>z:^\ ^ '^i < J 1 - ^

^ L§4^L^ -ia ^4_^1^Ij^1^\^1N/:^;^;i!j1IjJ^:

\j^j\j^l^ ^ ^ys\ ii\j S)i ‘ii ^1 ^:iijilji \jijZ

■i}[^ ^j„JaJl ^1 (jj-i— A j k L «^

!'> a 3

"Pernahkahkalianmendengarsebuahkotayangsalahsatusisinya
berada di darat dan sisinya yang Iain berada di laut?"^^ Mereka
(para sahabat) menjaivab, "Ya, wahai Rasuliillah (kami pernah
mendengarnya)." Beliau bersabda, "Kiamat tidak akan terjadi
sehingga kota tersebut diperangi oleh tujuh puluh ribu dari ketu-
runan Ishaq. Apabila mereka telah datang, mereka turun. Mereka
tidak berperang dengan pedang, tidak pula dengan panah; mereka
mengucapkan 'Lailaha illallah ivallahu akbar (Tidak ada tuhan
yang berhak disembah selain Allah, dan Allah Maliabesar),' maka
salah satu sisinya jatuh." Tsaur bin Zaid sang rawi berkata, "Soya
tidak tahu, kecuali beliau mengatakan, "Yang dilaut." "Kemudian
kedua kalinya mereka kembali mengucapkan 'Lailailaha illallah
wallahuakbar’,makasisiyanglainjatuh.Kemudianmerekameng¬
ucapkan ’Lailaha illallah wallahu akbar’ yang ketiga kali, maka
kota tersebut berhasil mereka taklukkan dan mereka pun mema-
sukinyasehinggamerekamemperolehghanimahQiartarampasan).
Pada saat mereka sedang membagi-bagi ghanimah, tiba-tiba pe-
nyeru datang kepada mereka dan mengatakan, ’Sesungguhnya
Dajjal telah keluar,' maka mereka pun meninggalkan segala se~

Yang dimaksudkan dengan kota ini adalah Kostantinopel, sebagaimana disebutkan di
dalam Syarah Shahih Muslim, karya an-Nawawi dalam pembahasan hadits ini, ed.T.

23

suatu dan mereka pun pulang. " 2 0

Dan dari Mu’adz bin Jabal ia berkata, "Rasulullah Mber-
sabda,

-^ 9

4<C ■la'L....°..5jl 4X>JuJl
.ju-ii

'Kemakmuran Baitul Maqdis merupakan tanda bakal kehancuran
Yatsrib (Madinah); kehancuran Yatsrib (Madinah) merupakan
tanda bakal terjadinya peperangan besar (antara penduduk Syam
dengan orang Romawi); terjadinya peperangan besar tersebut
adalah tanda penaklukan Konstantinopel; penaklukan Konstanti-
nopel adalah tanda akan keluarnya DajjaV

Dan dalam hadits Jabir bin Abdullah, dari Nabi Mbeliau

bersabda.

J^}\j 'iyt ^

"Dajjal keluar pada saat agama lemah dan ilmu ditinggalkan." 2 2

Maksudnya, bahwa Dajjal akan keluar pada saat agama le¬
mah dan orang-orang yang komitmen dengannya sedikit serta
pengikut kebatilan menang atas pengikut kebenaran, sehingga
kejelekan dan penganutnya menjadi tersebar. Diambil dari img-
kapan jika kebanyakan malam telah berlalu, atau
yang artinya goncang, atau yang artinya mengantuk, yaitu
bahwa agama itu lemah, diambil dari ungkapan y a n g
artinya tidur ringan.

Diriwayatkan oleh Muslim, no. 2920.
Diriwayatkan oleh Abu Dawud, no. 4294; dan Ahmad, no. 21518.
Shahih: Diriwayatkan oleh Ahmad, 3/367 dan sanadnya shahih sebagaimana dalam
Majma’ az-Zawa 'id, 7/344.

)2 4 ^ a t i u i n



K W4

(J^-^ is-

]I

^ o n ll]lLpljjilt(Jl^bXllIJLa

■^'}=^ j^3 cM

"Ketika saya sedang tidur, saya melihat (dalam mimpi) diri saya

thawaf mengelilingi Ka'bah. Tiba-tiba ada laki-laki berkulit sawo
matang, berambut lurus, di kepalanya menetes atau mengalir air.
Sayabertanya,'Siapakahorangini?'Orang-orangmenjawah,
'Ibnu Maryam,' kemudian saya menoleh. Tiba-tiba ada laki-laki
berbadan besar, berkulit merah, berambut keriting, buta sehelah ma-

tanya seperti biji anggur yang menonjol. Mereka berkata, 'Ini
Dajjal.'OrangyangpalingmiripdengannyaadalahIbnuQathan,
yaitu seorang laki-laki dari Bani Khuza'ah."^^

Sabda beliau,

!4^' ^ J ^ 3 ji. ^&

"Kemudian saya menoleh ternyata ada laki-laki berbadan besar,
berkulit merah, berambut keriting, buta sebelah. I I

Dalam riwayat Malik ditambahkan, Jaks "Berambut
sangat keriting lagi buta sebelah."

Syu'aib menambahkan' L S1^1^^1jji-!"Butasebelahkanan.

Dalam riwayat Hanzhalah,

33^^ 3 - ^ jj

"Dan saya melihat dibelakangnya laki-laki berkulit merah, be¬
rambut keriting, buta mata sebelah kanan.I I

Dalam semua jalur periwayatan ini disebutkan bahwa ia
berkulit merah. Namun dalam hadits Abdullah bin Mughaffal
dalam riwayat ath-Thabrani dinyatakan bahwa dia berkulit sawo

2 6 Diriwayatkan oleh al-Bukhari, no. 7128; dan Muslim, no. 171.

26 ■ □

1Vi ^Ofplt

matang dan keriting. Ada kemungkinan sawo matangnya bersih,
dan ini tidak menafikan ia disifati bersama yang demikian itu
dengan merah, karena sering kali wama sawo matang bembah

kemerahan.

Dan dalam hadits Samurah, dalam riwayat ath-Thabrani,
dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban dan al-Hakim disebutkan,

! j U2JVI ! 9 t f^ t ^

"Matanya sebelah kiri rata, seakan-akan matanyaAbu Yahya
seorang kakek tua dari kalangan orangAnshar."^^

Sabda beliau.

.oils 4ilP o\S

"Matanya seperti biji anggur yang menonjol."

Dengan huruf Ya' (oLb), maknanya menonjol. Sebagian me-
reka meriwayatkannya dengan 'Hamzah' )artinya: hilang

cahayanya.

Al-Qadhi lyadh berkata, "Kami meriwayatkannya dari
kebanyakan kalangan tidak dengan hamzah, dan riwayat inilah
yang dibenarkan oleh jumhur serta dipastikan oleh al-Akhfasy,
artinya bahwa matanya menonjol seperti menonjolnya sebuah
biji anggur di antara saudara-saudaranya." la berkata, "Sebagian
para syaikh membacanya dengan hamzah dan sebagian mereka
mengingkarinya, namun tidak ada alasan untuk mengingkarinya,
karena telah datang dalam redaksi yang Iain bahwa matanya
rata, tidak cekung, tidak juga cembung (menonjol), dan seperti

inilah sifat biji anggur jika telah berisi air, redaksi ini membe-
narkanriwayat dengan hajiizah."

Saya (Ibnu Hajar) katakan, hadits tersebut dalam riwayat
Abu Dawud disepakati oleh hadits Ubaidah bin ash-Shamit,

Path al-Bari, 13/113 dalam penjeiasan hadits al-Bukhari, no. 7128.

27

^2^m 0 .

n

redaksinya adalah ^'"jLakUakpi endekberkakhi engkok"

dengan huruf/a' disukwnkan, kemudian difathahkan, lalu jim
dari kata yang artinya 'Renggang antara dua betis atau
dua paha.' Dan dikatakan (dalam riwayat lain), artinya punggung
dua telapak kakinya rapat dan antara dua tumitnya renggang.
Dan dikatakan (dalam riwayat lain), orang yarig kakinya tidak
lurus. Dalam hadits yang tersebut, ^
"Berambut keriting, buta sebelah, matanya terhapus dan tidak menon-
jol" t\yjr artinya: dalam/cekung, dan dengan mengedepan-

kan ha' berarti: tidak keras.

Dan dalam hadits Abdullah bin Mughaffa-l, ^r 1eB

mata rata."

Dalam hadits Samurah seperti itu juga, keduanya diriwayat-

kanolehath-Thabrani,tetapidalamriwayatkeduanya^^1jJpI

"Buta sebelah kiri."

Seperti itu juga riwayat Muslim dari hadits Hudzaifah. Ini

berbedadengansabdabeliaudalamhaditsbabini:Jj^\^1jy\

"Buta sebelah kanan" diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim
dari hadits Ibnu Umar sehingga lebih kuat, dan yang seperti

itu diisyaratkan oleh Ibnu Abdil Barr.

Akan tetapi al-Qadhi lyadh mengkompromikan keduanya
seraya berkata, "Kedua-duanya hams dishahihkan dengan cara
bahwa yang rata adalah matanya yang hilang cahayanya yaitu
mata sebelah kanan sebagaimana dalam hadits Ibnu Umar, se-
dangkan matanya yang melotot seakan-akan sebuah bintang
dan seakan-akan lendir yang menempel di dinding adalah mata
sebelah kiri yang menonjol, sebagaimana yang datang dalam
riwayat yang lain. Sehingga dengan demikian ia cacat mata se¬
belah kanan dan sebelah kiri sekalian. Masing-masing dari ke¬
duanya cacat, karena dari setiap sesuatu artinya adalah
yang cacat, dan kedua mata Dajjal cacat, salah satunya cacat
dengan kehilangan cahaya sehingga tidak melihat, dan yang

lain cacat dengan tonjolannya. " 2 8

An-Nawawi berkata, "Perkataan ini adalah yang paling
bagus.

Al-Qurthubi berkata dalam al-Mufhim, "Kesimpulan dari
perkataan al-Qadhi lyadh adalah bahwa masing-masing dari
kedua mata Dajjal cacat. Salah satimya cacat dengan kehilangan
cahaya sehingga tidak bisa melihat, dan yang lain cacat karena
faktor bawaan, didptakan sejak awal dalam keadaan cacat. Akan

tetapi penafsiran ini dibantah bahwa masing-masing dari kedua
belah matanya telah datang penyifatannya dalam riwayat ini
sama dengan yang disifatkan dengannya dalam riwayat yang
lain berupa cacat, maka camkanlah!"

Al-Qurthubi, pemilik kitab ini, telah menjawabnya dalam
at-Tadzkirah bahwa tafsir al-Qadhi benar, karena matanya yang
rata adalah yang tidak menonjol dan tidak cekung yaitu yang
kehilangan penglihatan, dan mata yang sebelah lagi telah di-
gambarkan bahwa di atasnya terdapat kulit selaput mata yang
kasar, yaitu kulit yang menutupi mata, apabila tidak dipotong,
mata tidak akan dapat melihat. Dengan demikian cacat ada pada
keduanya, karena selaput kalau kasar akan menjadikan mata
tidak dapat melihat. Sehingga Dajjal adalah buta atau dekat ke-

pada buta. Hanya saja kulit selaput mata telah disebutkan pada
mata sebelah kanan dalam hadits Safinah dan pada mata sebelah
kiri dalam hadits Samurah, maka hanya Allah yang lebih m e -

ngetahui."

Saya katakan, Inilah yang diisyaratkan oleh gurunya dengan
ungkapannya, "Sesungguhnya masing-masing dari keduanya
telah datang penyifatannya sama seperti yang disifatkan pada
yang Iain." Kemudian al-Qurthubi berkata dalam at-Tadzkirah,
"Ada kemungkinan masing-masing dari keduanya ditutupi oleh

Ibid.

c .^amar’ 29

P %afjol Si
.^ n

kulit selaput mata, karena dalam hadits Hudzaifah disebutkan
bahwa ia bermata rata, ditutupi kulit selaput yang kasar. Apabila
mata yang rata saja ditutupi oleh kulit selaput, maka yang tidak
demikian adalah lebih pantas."

Saya katakan. Kata azh-Zhafrah telah ditafsirkan bahwa ia
adalah sepotong daging seperti segumpal darah. Disebutkan
dalam hadits Abu Said dalam riwayat Ahmad,

"Dan matanya yang kanan cacat; melotot tidak tersembunyi se-
akan-akan dahak yang menempel di atas tembok. Sementara ma¬
tanyayangsebelahkiriseakan-akanbintangyangberkilau."
Dalam hadits ini kedua matanya disifatkan sekalian. Se¬
mentara dalam riwayat Abu Ya'la dari jalur ini.

"Buta sebelah, memiliki biji mata yang tajam tidak tersamar, seakan-
akan sebuah bintang yang berkilau."
Mungkin ia lebih jelas, karena maksud dari menyifatinya
dengan 'bintang' adalah terang cahayanya. Ini kebalikan dari
menyifatinya dengan 'rata'. Dan disebutkan dalam hadits Ubay
bin Ka'ab dalam riwayat Ahmad dan ath-Thabrani,

"Salah satu matanya seakan-akan kaca yang hijau."
Riwayat ini sesuai dengan penyifatannya dengan 'bintang'.
Dan disebutkan dalam hadits Safinah dalam riwayat Ahmad

dan ath-Thabrani,
.‘dallp'

)3 0

^ki^t

"Matanya yang sebelah kiri buta dan pada rnatanya yang sebelah
kanan terdapat sqyotong kulit kasar."

Bisa disimpulkan dari semua hadits-hadits tersebut, bahwa

yang benar dalam riwayat adalah muqayyad (dibatasi) dengan

mata sebelah kanan. Dan dijelaskan dalam hadits Abdullah bin

Mughaffal, Samurah, dan Abu Bakrah bahwa matanya yang
sebelahkirirata,sementara^lLjiadalahyangmenonjoldandia
bukan yang rata. Yang aneh pada orang yang membolehkan
riwayat dengan hamzah dalam kata dan tanpa hamzah ber-
samaan dengan maknanya yang bertolak belakang adalah dalam
hadits yang satu, seandainya itu dalam dua hadits yang berbeda

tentu perkaranya akan mudah.

Adapun potongan kulit, maka bisa saja terletak pada salah
satu dari kedua belah matanya, karena tidak berlawanan apakah
ia rata atau menonjol. Sehingga jadilah yang hilang cahayanya
adalah yang rata, sedangkan yang cacat namun masih tetap ber-
cahaya adalah yang menonjol. Dan penyerupaannya dengan
dahak yang menempel di atas dinding adalah suatu kiasan. Ada¬
pun penyerupaannya dengan kaca hijau dan dengan bintang
kemilau, maka hal tersebut tidaklah menafikan yang demikian
itu. Karena banyak orang yang matanya menonjol tapi tetap me-
lihat, maka Dajjal masuk dalam kelompok orang yang begini,

ivallahu a'lam.

Ibnu al-Arabi berkata, "Dalam keragaman sifat Dajjal s e -
perti yang telah disebutkan berupa cacat merupakan penjelasan
bahwa dia tidak dapat menghilangkan cacat dari dirinya bagai-
manapun juga, dan bahwa dia 'diatur' pada dirinya."

Al-Baidhawi berkata, "Azh-Zhafrah adalah kulit selaput yang
tumbuh pada saluran air mata. Dan dikatakan (dalam riwayat
lain), kulit yang keluar dari sisi mata yang berada dekat hidung.
Hal ini tidak mencegah keberadaannya pada mata yang sehat,
di mana ia tidak menutup seluruh penglihatan melainkan ber-

31

fA

ada pada sisi matanya." 2 9
Telah datang dalam hadits Ibnu Abbas bahwa Nabi M

ditanya tentang Dajjal. Dalam jawaban beliau terdapat, yiil ’^\
"Bahwa dia sangat putih." Dan artinya, yang sangat putih.

Dan dalam hadits Ibnu Abbas <45, dari Nabi M, beliau ber-
sabda.

.a1^\ ( 1 ) 1 ^ i j L > s j b

"Dia buta sebelah dan putih, kepalanya seakan-akan seekor ular

berbisa."^^

- yang berwarna terang, yaitu yang tidak terlalu pu¬

tih dan tidak terlalu hitam.

- : ular. Dan dikatakan (dalam riwayat lain), ular yang
sangat besar berbadan pendek dan mampu melompati penung-

gang kuda kemudian membunuhnya. Rasulullah Mmenyeru-
pakan kepala Dajjal dengannya karena kepalanya besar dan

bundar.31
- : besar.

Hal ini dikuatkan oleh hadits Ibnu Abbas, dari Nabi
beliau bersabda,

"Saya melihat Dajjal berwama putih, berbadan sangat besar se~
kali, seakan-akan rambutnya adalah ranting-ranting pohon."
Yakni rambutnya tebal bercabang, dan dikuatkan oleh ha¬

dits shahih dari Hudzaifah bahwa Nabi Mketika ditanya ten-

2 9 Ibid.

3 0 Shahih: Diriwayatkan oleh Ahmad, 1/240 dan 313 dan dalam Majma' az-Zawa 'id,
7/337-338; al-Haitsami menisbalkannya kepada Imam Ahmad dan ath-Thabrani serta ia
berkata, "Perawi-perawi keduanya adalah para perawi ash-Shakih."

3 1 Lisan al-Arab, 1/164, cet Dar al-Hadits.

53 2 L a m a r r

w '3>a^at m

tang Dajjal, beliau bersabda, y^\ Jli^ ill "la herambut tebal dan

kusut." Dan Tamim ad-Dari ^pemah melihatnya dan temyata
ia seorang manusia yang menarik rambutnya.

-laki-laki yang berbadan sangat besar. Dan a d a -
lah dinisbatkan kepadanya dengan ditambahkan aUf dan nun
untuk menunjukkan kata sangat.

Dalam hadits Ka'ab al-Ahbar, "Salah satu tangannya lebih
panjang dari yang lain. " 3 2

Al-Qurthubi berkata, "Ciri-ciri tersebut semuanya jelek,
yang menjelaskan kepada setiap orang yang memiliki indra se-
hat, akan tetapi siapa yang Allah takdirkan atasnya kesengsaraan,
maka dia akan ikut Dajjal pada apa yang didakwakannya berupa
kedustaan dan kebodohan, dan akan terhalangi dari mengikuti
yang haq. Sabda beliau M/

u-

"Sesungguhnya ia buta sebelah dan sesungguhnya Allah tidak

buta sebelah,"

menjelaskan kepada setiap akal yang lemah, bahwa orang yang
cacat, yang tidak mampu menghilangkan cacat dirinya, tidak
sah menjadi tuhan sebab ketidakmampuan dan kelemahannya.
Dan barangsiapa tidak kuasa menghilangkan cacat dari dirinya,
akan lebih tidak kuasa lagi menghilangkan cacat dari diri orang

lain. "33

DAJJAL TIDAK NENIIIKI KETIIRIINAN

Dalam hadits Abu Sa'id al-Khudri dari Nabi ^beliau
bersabda.

Fath al-Bari, 13/98.
Uhat Fath al-Bari, 6/560.

c 33

1

"Dajjal tidak memiliki anak, serta tidak bisa mernasuki Madinah
dan tidak pula Makkah."^^^ ©

TERTERA DIANTARA KEDVA BEIAH NATANYA KAEIR'

Dalam hadits Anas bin Malik ia berkata, "Rasulullah M
bersabda,

d[j ^'1 3JpVi 33^1 3JJ! '^l ^U

'Tidaklah seorang nabi diutus kecuali telah memperingatkan
umatnya dari si buta sebelah lagi pendusta. Ketahuilah, sesung-
guhnya dia buta sebelah dan Rabb kalian tidak buta sebelah; di
antara kedua matanya tertera 'kafir'.

Dalam riwayat yang lain, juga dari Anas bin Malik

hii :UL>«^ p^\S twJ

"Tertera di antara kedua belah matanya 'kafir' kemudian beliau
mengejanya, 'Ka-fa-ra'; bisa dibaca oleh setiap Muslim. " 3 6

Dalam riwayat yang lain.

f0

^"^1 sjyi:

"Bisa dibaca oleh yang tidak mampu baca-tulis dan yang mampu

baca-tulis."^^

34 Shahih: Diriwayatkan oleh Muslim, no. 2927; Ahmad dalam al-Musnad, 3/43; dan at-
Tlnnidzi, no. 2246.

3 5 Shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari, no. 7131; Muslim, no. 2933; Abu Dawud, no.
4316 dan 4318; dan at-Tlrmidzi, no. 2245.

3 6 Shahih: Diriwayatkan oleh Muslim, no. 2933.
5 7 Shahih: Diriwayatkan oleh Muslim, no. 2934.

3 4 o /{t-ifrn ^ a / H o m

^ajfal s

Dalam riwayat yang lain.

.'wJlS' J1 i JlS”^3^

"Bisa dibaca oleh setiap orang Mukmin yang mampu baca-tulis
atau yang tidak mampu baca-tulis."^^

Dalam hadits Ibnu Umar,

. 0^ t j o l ] a I U p jjij <l^y:SiA

"Tertera di antara kedua belah matanya: ka-fa-ra; bisa dibaca oleh
setiap orang yang bend terhadap perbuatannya. " 3 9

An-Nawawi berkata,

"Yang benar, yang dipegang oleh para ulama peneliti bah-
wa tulisan ini sebagaimana zahirnya dan bahwa itu merupakan
tulisan hakiki yang Allah jadikan sebagai tanda dan ciri dari
sekian ciri yang menunjukkan kekafiran, kedustaan, dan keba-
tilannya. Allah ®menampakkannya bagi setiap Muslim baik
yang mampu baca-tulis maupun yang tidak mampu baca-tulis,
dan menyembunyikanya dari orang-orang yang dikehendaki
kesengsaraan dan fitnahnya. "40

Ditambahkan oleh Ibnu Hajar

"Kemampuan melihat pada indra mata diciptakan oleh Allah
bagi hamba bagaimana dan kapan Dia kehendaki. Yang ini (tu¬
lisan 'kafir' yang tertera di antara kedua belah mata Dajjal) bisa
dilihat oleh orang Mukmin bukan dengan indra matanya, walau-
pun dia tidak mampu baca-tulis, namun tidak bisa dilihat orang
kafir walaupun dia mampu baca-tulis. Sebagaimana orang Muk¬
min mampu melihat dalil dengan mata bashirahnya dan tidak di¬
lihat oleh orang kafir. Allah menciptakan kemampuan melihat

Shahih: Diriwayatkan oleh Muslim, no. 105; Ahmad, 5/38; dan Ibnu Majah, no. 4077.
Shahih: Sudah dUakhriJ sebelumnya.
Syarli an-Natvawi li Shahih Muslim, 18/80.

c Q'/(iUon. S t a m u n 35

g ^klffolr m

bagi orang Mukmin tanpa proses belajar karena pada zaman itu

kebiasaan berubah dalam masalah tersebut.''^!

SEBAB KEIDARNYA BA)]Al

Dalam hadits Hafshah binti Umar bahwa dia mendengar

Nabi Mbersabda.

I ISesungguhnya pertama kali keluamya Dajjal kqjada manusia

adalah karena suatu kemarahan. I I

Dalam riwayat yang lain.

"Pada saat dia marah.I I

Dan dalam riwayat yang lain,

I IKarena dia marah."^^

Dan para wanitalah yang menyebabkan kemarahannya.

Dalam hadits Abu Hurairah dari Nabi ^beliau ber-

sabda.

jj

dr®

I ! Yang pertama kali mengikutinya adalah dari kalangan wanita,
lain mereka menyakitinya, sehingga dia kembali dalam keadaan
marah hingga sampai di Khandaq. " 4 3

41 Fath al-Bari, 13/107.
42 Shahih: Diriwayatkan oleh Muslim dalam al-Fitan, no. 2932; dan Ahmad dalam al-

Musnad, 6/283 &284.
43 Disebutkan oleh al-Haitsami dalam Majma’ az-Zawa 'id, 7/349 dan la berkata, ‘Diriwa-

Li_J 3 6 1

w ^afjal m
m
<&

KAPAN DAJJAl KEMR?

Dari Mu'adz bin Jabal ^ia berkata, "Rasulullah Mber-
sabda.

C-li

Xd ^ aa

.JU-ijl

'Kemakmuran Baitul Maqdis merupakan tanda bakal kehancuran
Yatsrib (Madinah); kehancuran Yatsrib (Madinah) merupakan
tanda bakal terjadinya peperangan besar (antara penduduk Syam
dengan orang Romawi); terjadinya peperangan besar tersebut
adalah tanda bakal takluknya Konstantinopel; penaklukkan Kon-
stantinopel adalah tanda akan keluarnya Dajjal'."'^
Dari Abdullah bin Mas'ud ^ia berkata, "Rasulullah Mber-

sabda.

j5 * * i_5^ ^ L U l jl

r"

C“^ 3^^ c5^ jlX5 t

i*' "»>^e '!*" ^

OjXi-dXJl ^ ^ 3 ^ ci^

cy\J> ^ Ojjj (^Lxll fjJl J

j—d

yatkan oleh ath-Thabrani dalam al-Mu’jam al-Ausath dan perawi-perawinya adalah para
perawi ashShahih selain Mukrim bin Uqbah adh-Dhabi, namun dia adalah tsiqah.
44 Shahih: Diriwayatkan oleh Ahmad 5/322; dan Abu Dawaid, no. 4294 serta dishahihkan
oleh al-Albani di dalam Shahih al-Jami’, no. 3975.

37

m

n

tlj_L^ i_5^ ^ c 4xJLp

(^'5^' f-H tii>^-lJl k.

XXd ( ^4g^oj^ljJliwlJj(.?xj3|»*;A*^^I 4idj

^L» IjjlS” J.?“ljJl k—j'i/l i l x i «

■ty i3 ^'3^ 3' ^3^ J 4 ' j J ' * ^ 1

^4_& f-\syi ttiJJ^ 3^^ -3* l3i.^t»ii-J^~-j4iX^ll_^&
f* JL4“3J611

a.

6j-*ij 6U .otiils (__^jlj^ ®Jr^ 'Afj»^4d^L^

f-Li-oil^jt-ft^1-i-k."!c_3lVI

O^j}'^ ^6r? 3' ‘^3i L^j"'^' ^ o^j'33^^

I Sesungguhnya Kiamat tidak akan terjadi hingga harta warisan
tidak dibagi dan orang tidak merasa senang dengan harta ram-
pasan perang'." Kemudian bersabda, "Musuh akan berkumpul
memerangi orang-orang Islam, dan sebaliknya orang-orang Islam

berkumpul untuk memerangi mereka -yakni Romawi-. Pada hari
pertama, kaum Muslimin mengirim sebuah pasukan siap untuk
mati, tidak kembali kecuali kemenangan. Maka mereka pun ber-
perang hingga mereka dipisah oleh malam, lalu masing-masing
dari kedua belah pasukan kembali, semua tidak ada yang menang,
dan pasukan ini gagal. Pada hari berikutnya kaum Muslimin kem¬
bali mengirim sebuah pasukan siap untuk mati, tidak kembali ke¬
cuali menang. Mereka pun berperang hingga mereka dipisahkan
oleh malam, lalu kedua belah pasukan kembali, masing-masing

kembali tanpa kemenangan, dan pasukan ini pun gagal. Pada hari

38

ketiga kaum Muslimin ketnbali mengirim pasukan siap untuk

mati, tidak kembali kecuali membawa ketnenangan. Maka mereka
berperangsampaisore,lainmasing-masingkembalitidakadayang
menang, dan pasukan ini pun gagal. Ketika tiba pertempuran hari
keempat, orang-orang yang tersisa dari pasukan kaum Muslimin
bangkit (dan maju) memerangi mereka, sehingga Allah menja-
dikan kekalahan atas para musuh; sampai kaum Muslimin ber-

hasil membunuh mereka dalam (jumlah korban) yang tak pemah
terlihat sebelumnya, bahkan sampai seekor burung yang terbang
melewati bangkai-bangkai mereka, ia tidak sampai melewati mereka

sehingga jatuh mati (karena kelelahan disebabkan panjang dan
luasnyaarenagelimpanganmayattersebut).Orang-orangRomawi
satu sama lain saling menghitung (jumlah pasukannya yang ter¬
sisa) yang sebelumnya masih seratus orang, tetapi kaum Mus¬

limin tidak menemukan, kecuali satu orang laki-laki., maka dengan
harta rampasan apa ia akan merasa bahagia?Atau ivarisan mana
yang dibagi? Manakala mereka sedang seperti itu, tiba-tiba mereka
mendengar musibah/perkara yang lebih besar dari itu. Mereka

didatangi penyeru bahioa Dajjal telah berada di tengah-tengah
istri dan anak mereka. Maka mereka melepas apa yang ada di ta-
nganmerekadansegeramenyongsong.Kemudianmerekamengutus
sepuluh penunggang kuda sebagai pasukan pengintai."

Rasulullah Mbersabda, "Sungguh aku benar-benar mengetahui
nama mereka, nama bapak-bapak mereka, dan wama kuda-kuda
mereka. Mereka adalah sebaik-sebaik penunggang kuda di muka
bumi pada saat itu -atau termasuk sebaik-baik penunggang kuda di
muka bumi pada saat

Telah dUc/j/in; sebelumnya.

c SCnman 3 9

33^
m

DARI NANADAJJALAKAN KEIDAR?

Dari Abu Bakar ash-Shiddiq ^ b a h w a R a s u l u l l a h M b e r -

sabda.

(jl

(jl^

"Sesungguhnya Dajjal akan keluar dari sebuah tempat di daerah
timur hernama Khurasan. la diikuti oleh sekelompok orang yang
wajah mereka seakan-akan perisai yang dilapisi kulit. " 4 6

OU^l : Bentuk jamak dari yang berarti perisai.

: Perisai yang berlapis.

^3^1 : Perisai yang dilapisi thiraq (kulit) seukuran pe¬

risai.

Rasulullah Mmenyerupakan wajah mereka dengan peri¬
sai karena rata dan bulatnya, dan dengan perisai yang dilapisi
kulit karena kasar dan banyak dagingnya.

Dari Abu Hurairah 4a ia berkata, "Rasulullah Mbersabda.

t(_^i-ij ji ^

ljU.^7 liU( J - * l i / t ( j ^ ( _ A ^

j j i 'i C A i Ijk 4JI5

0*! ! i i j j X L j X J I

‘idji ill

f^ 9 ^

.A, k.Ua.>Ij (jjj>^.^£iJ^ tlJjl (j^ A )

4 6 Shahih: Diriwayatkan oleh Ahmad dalam al-Musnad, 1/4 dan 7; Ibnu Majah, no. 4072;
dan at-Tirmidzi, no. 2237, dishahihkan oleh al-Aibani dalam as-Silsilah ash-Shahihah.

no.1591.

)4 0


Click to View FlipBook Version