The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Personal Branding dan komunikasi efektif G Eks

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by hairulsyah1966, 2024-05-06 11:12:23

Personal Branding dan komunikasi efektif G Eks

Personal Branding dan komunikasi efektif G Eks

Personal Branding dan Efektifitas Komunikasi ASN untuk Peningkatan Pelayanan Publik Oleh : Dr. Ir. H. Hairulsyah, M.Si Widyaiswara Ahli Utama/IVe


Pembina Utama / IV E Dr. Ir. H. Hairulsyah, M.Si TOT UUD 1945 Oleh MPR RI 9. [email protected] 0811635562 (WA) Jln Karya Jaya Gg Eka Rukun 1 A Medan TOT Kepemimpinan (PKP) LAN RI No PENGALAMAN JABATAN/PELATIHAN 1 TOT Lemhanas RI 2. TOT Orientasi DPRD 3. TOT Lingkungan Hidup /KLHK 4. TOT Kepemimpinan (PKN II) LAN RI 5. 6. 7. 8. ESELON II, III, IV, V di PEMKO MEDAN TOT Kepemimpinan (PKA) LAN RI 9. Widyaiswara BPSDM Sumut


PENDAHULUAN (Indonesia EMAS 2045 dan Arah Pembangunan SUMUT) BRANDING, PERSONAL BRANDING dan EMPLOYER BRANDING KOMUNIKASI EFEKTIF dalam PELAYANAN PUBLIK PENUTUP POKOK BAHASAN 1. 2. 3. 4.


1 PENDAHULUAN (Indonesia EMAS 2045 dan Arah Pemb. Sumut)


INDONESIA Saat ini Corruption Perception Index Rank 96/180 (2021) Rank 110/180 (2022) World Comvetitiveness Rank Rank 37/177 (2021) Rank 44/63 (2022) Trust Barometer Rank 3/27 (2021) Rank 3/27 (2022) Government Effektiveness Index Rank 63/192 (2020) Rank 62/192 (2021) E-Government Index Rank 88/193 (2021) Rank 77/193 (2022) E-Participation Index Rank 57/193 (2020) Rank 37/193 (2022) Sumber : Dr. Basseng, M.Ed Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kompetensi LAN RI


? UU 25 Thn 2004 Tentang SPPN VIDEO UU 17 Thn 2007 Tentang RPJPN 2005 – 2025 UU ………………Tentang RPJPN 2025 - 2045


VISI INDONESIA EMAS 2045 Negara Nusantara Berdaulat, Maju dan Berkelanjutan


Visi Indonesia Emas 2045 Negara Nusantara Berdaulat, Maju, dan Berkelanjutan Sumber Kementerian PPN/Bappenas (2023) NEGARA NUSATARA BERDAULAT MAJU BERKELANJUTAN Negara kepulauan yang memiliki ketangguhan politik, ekonomi, keamanan nasional dan budaya/peradaban Bahari sebagai poros maritim dunia Ketahanan, kesatuan, mandiri, aman Berdaya, modern, Tangguh, inovatif, adil Lestari dan seimbang antara pembangunan ekonomi, sosial dan lingkungan Draft/Rancangan


Kerangka Besar untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2045 STRATEGI BESAR: 8/17/45 BERLANDASKAN PANCASILA Sumber : Kementerian PPN/Bappenas (2023) Draft/Rancangan


PERIODESASI RPJPD HARUS SELARAS DENGAN PERIODISASI RPJPN 1. Periode RPJPD harus selaras dengan periode RPJPN: 2025- 2045 2. Periode Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah wajib mengikuti periode Nasional dengan pada RPJPN tahapan 2025- waktu RPJM berpedoman pembangunan 2045 RPJMN 1: 2025-2029 RPJMN 2: 2030-2034 RPJMN 3: 2035-2039 RPJMN 4: 2040-2045 Pentahapan RPJMN Tahapan Pembangunan RPJPN 2025-2045 Sumber : Kementerian PPN/Bappenas (2023) Manusia Indonesia yg unggul Pemenuhan pel dasar Kesehatan, Pendidikan dan perlindungan sosial Percepatan pemb. SDM berkualitas dan inklusif Penguatan daya saing SDM berkualitas dan keberlanjutan kesejahteraan Draft/Rancangan


RPJPD PROVINSI SUMUT 2025 - 2045 Angkat Tema : "Sumatera Utara Unggul, Maju, Berkelanjutan" Mengefektifkan komunikasi dan koordinasi antarpihak, mengembangkan kolaborasi dan inovasi.


Transformasi menyeluruh pada aspek sosial, ekonomi, dan tata kelola pemerintahan 5 Sasaran utama pembangunan RPJPD Sumut : 1. Peningkatan pendapatan perkapita 2. Pengurangan tingkat kemiskinan dan ketimpangan 3. Meningkatkan peran dan posisi Sumut di tingkat nasional dan global 4. Peningkatan daya saing sumber daya manusia 5. Penurunann emisi gas rumah kaca.


2. BRANDING, Personal BRANDING dan Employer BRANDING


Untuk menciptakan identitas produk atau layanan yang berbeda dibandingkan kompetitor, sesuai dengan target dan posisi yang telah diputuskan. Branding bukan sekedar lambang atau logo maupun slogan. Branding di mata customer adalah janji dan kepercayaan yang diyaknini akan diterimanya. Oleh karena itu branding perlu dijaga, dipelihara, agar tidak dirusak karena adanya kekecewaan atau kesan negatif. BRANDING


Menciptakan suatu Brand 1. Menentukan tujuan brand 2. Identifikai sasaran dari brand 3. Mengartikulasikan brand yang diinginkan 4. Menyusun janji brand 5. Memetakan posisi brand kita dengan pesaing 6. Memilih elemen brand.


Fungsi dan Tujuan Branding Secara umum, tujuan branding adalah membentuk persepsi positif di kalangan masyarakat, memperkuat kepercayaan pelanggan pada merek, serta membangun kesetiaan pelanggan terhadap merek tersebut.


1. Product Branding Branding yang fokus pada pengembangan merek untuk produk yang ditawarkan oleh perusahaan 2. Service Branding Branding yang fokus dalam membangun merek untuk jasa atau layanan tertentu 3. Corporate Branding Branding yang berfokus dalam mengembangkan bisnis untuk perusahaan secara keseluruhan 4. Co-Branding Branding di mana dua merek atau lebih bekerja sama dalam sebuah kampanye branding atau produk baru 5. Personal Branding Branding yang digunakan untuk mengembangkan merek untuk individu atau pribadi, bukan untuk perusahaan 6. Employer Branding Branding yang fokus pada citra perusahaan sebagai tempat kerja yang baik dan menarik bagi para karyawan Jenis-Jenis Branding Sumber : Arrifud M dalam https://www.niagahoster.co.id/blog/apa-itu-branding/


Apa yang orang lain katakan tentang Anda ketika Anda tidak ada dalam ruangan. Dengan demikian, personal branding merupakan citra diri yang khas yang dimiliki seseorang dan menjadi pembeda diri seseorang. Citra diri yang khas ini juga dapat digunakan untuk mempromosikan atau memperkenalkan diri kita. Mengutip dari buku Who the Hell Are You PERSONAL BRANDING


1. Sebagai media untuk memengaruhi orang lain mengenai persepsi diri individu, dan juga mengenalkan keunikan serta kemampuan individu tersebut yang jauh lebih unggul dibanding lainnya. 2. Memberi tahu orang lain tentang identitas, keunikan, kemampuan, serta hal lain yang menjadikannya berbeda dan bernilai. 3. Untuk menampilkan kesan jika individu tersebut merupakan solusi pemecahan masalah yang dibutuhkan. 4. Merangsang persepsi orang lain mengenai nilai serta kualitas diri yang dimilikinya. Rita Srihasnita R.C. dan Dharmasetiawan dalam jurnal Strategi Membangun Personal Brainding dalam Meningkatkan Performance Diri (2018) TUJUAN PERS. BRANDING


1. Membangun kredibilitas diri. Personal branding membantu kita mendapatkan pengakuan dari orang lain bahwa kita memilikikeahlian tertentu. 2. Mendapatkan kepercayaan. Personal branding yang kuat dan positif membuat kita dipercaya oleh pimpinan untuk mengerjakan tugas. MANFAAT PERS. BRANDING


1. Mengenali diri sendiri 2. Tentukan tujuan personal branding 3. Tentukan siapa target personal branding 4. Membangun dan memperluas jaringan STRATEGI PERS. BRANDING


EMPLOYER BRANDING VIDEO VIDEO https://youtu.be/_37x5ViniBo


ASN BerAKHLAK Berorientasi Pelayanan Akuntabel Kompeten Harmonis Loyal Adaptif Kolaboratif Employer Branding ASN : “Bangga Melayani Bangsa” Core Value


ASN BerAKHLAK PANDUAN PERILAKU Berorientasi Pelayanan Akuntabel Kompeten Harmonis Loyal Adaftif Kolaboratif 1. Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat 2. Ramah, Cekatan, Solutif dan Dapat Diandalkan 3. Melakukan perbaikan tiada henti 1. Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah 2. Membantu orang lain belajar 3. Melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik 1. Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, disiplin dan berintegritas tinggi 2. Menggunakan kekayaan dan barang milik Negara secara bertanggung jawab, efektif dan efisien 3. Tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan 1. Menghargai setiap orang apapun latar belakangnya 2. Suka menolong orang lain 3. Membangun lingkungan kerja yang kondusif 1. Memegang teguh ideologi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, setia kepada NKRI serta Pemerintahan yang sah 2. Menjaga nama baik sesama ASN, Pimpinan Instansi dan Negara 3. Menjaga Rahasia Jabatan dan Negara 1. Cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan 2. Terus berinovasi dan mengembang kan kreatifitas 3. Bertindak proaktif 1. Memberikan kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi 2. Terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah 3. Menggerakan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama


3 KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM PELAYANAN PUBLIK


Sumber : Fonda Ismail


Sumber : Fonda Ismail


Sumber : Fonda Ismail


Sumber : Fonda Ismail


PROSES KOMUNIKASI Paradigma Lasswell: Komunikasi sebagai suatu proses penyampaian pesan oleh komunikator kepada komunikan melalui media yang menimbulkan efek tertentu dengan 5 unsur: 1) Komunikator (communicator, sender, source) 2) Pesan (message) 3) Media (channel, media) 4) Komunikan (communicant, communicate, receiver, recipient,) 5) Efek (effect, impact, inf luence) adalah dampak sebagai pengaruh pesan Sumber : Herawati N


Perakatnya =komunikasi TUJUAN ORGANISASI Sumber : Herawati N


Sumber : Herawati N VIDEO


Sumber : Herawati N


Sumber : Herawati N


KOMUNIKASI PUBLIK Komunikasi publik adalahberisi pesan yang penting diketahui publik, dikenaldengan Informasi Publik, yang diharapkan menggugah orang banyak. Komunikasi publik yang efektif berdampak publik mau bergerak, melakukan apa yang menjadi maksud dan tujuan yang terkandung di dalam informasi publik tersebut • KomunikasiPublik Memainkan peran penting dalam menciptakan dan menyebarluaskan pesan yang penting bagi kegiatan kita sebagai individu, dan kegiatan kita dalam hubungan, kelompok, komunitas, organisasi, dan masyarakat (Ruben dan Stewart, 2013) Sumber : Herawati N


UU 20 Tahun 2023 Fungsi : Pelaksana Kebijakan Publik, Pelayan Publik dan Perekat dan Pemersatu Bangsa


Pelayanan publik pada dasarnya adalah output dan outcome dari reformasi birokrasi. “Reformasi birokrasi yang kita laksanakan dengan berbagai kebijakan ini pada akhirnya yang nanti akan dinilai, dievaluasi, dirasakan, dan dipersepsikan oleh masyarakat itu adalah dalam bentuk pelayanan publik yang prima


Sumber : https://www.menpan.go.id/site/pelayanan-publik/indeks-pelayanan-publik-ipp Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2022


Tahun 2021 terdapat beberapa hal harus direalisasikan, antara lain pengembangan Hub Inovasi pada 8 provinsi baru dan 3 kementerian dan lembaga, penyusunan Indeks Inovasi Tahun 2021, dan replikasi 20 inovasi pada 100 instansi pemerintah. “Kegiatan tersebut tentunya dilakukan sebagai upaya percepatan inovasi pelayanan publik yang mendukung visi dan misi Presiden serta tujuan pembangunan yang berkelanjutan. Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa


JAKARTA - United Nations (UN) E-Government Survey 2022 telah menempatkan Indonesia pada peringkat 77 atas kinerjanya dalam pengembangan dan pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Hasil survei tersebut membuat Indonesia naik 11 peringkat dari urutan 88 di tahun 2020 dan urutan 107 di tahun 2018. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas menyampaikan hasil tersebut menunjukkan implementasi SPBE yang terus meningkat secara signifikan. "Tahun ini Indonesia kembali naik peringkat pada hasil survei egovernment yang dilakukan PBB. Ini tentu menjadi kabar baik bagi kita semua, dan hasil kerja keras seluruh tim SPBE di kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah," ujarnya di Jakarta, Jumat (30/9/2022).


“Salah satu fokus reformasi birokrasi tematik adalah administrasi pemerintahan yang berbasis digital, baik dari sisi kultur, struktur, maupun kompetensi SDM-nya. Ini harus terus kita gerakkan untuk semakin mempercepat kerja birokrasi dalam melayani publik,” papar Anas. Survei PBB kali ini mengusung tema “The Future of Digital Government”. Tujuan dari survei ini adalah sebagai alat bantu pembangunan bagi negara-negara anggota PBB untuk mengidentifikasi kekuatan dan tantangan masing-masing dalam upaya mempertajam implementasi kebijakan dan strategi pengembangan penerapan SPBE.


Sumber : https://ombudsman.go.id/artikel/r/penganugerahanpredikat-penilaian-kepatuhan-penyelenggaraan-pelayanan-publik2023-jumlah-peraih-zona-hijau-naikOMBUSDMAN DIMENSI PENILAIAN • Kompetensi Pelaksana • Sarana da Prasarana INPUT PROSES • Standar Pelayanan OUTPUT • Persepsi Maladministrasi PENGADUAN • Pengelolaan Pengaduan (Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik)


Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2023 (Opini Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik) terhadap 25 kementerian, 14 lembaga, 34 pemerintah provinsi, 98 pemerintah kota, dan 415 pemerintah kabupaten. OMBUSDMAN Sumber : https://ombudsman.go.id/artikel/r/penganugerahanpredikat-penilaian-kepatuhan-penyelenggaraan-pelayanan-publik2023-jumlah-peraih-zona-hijau-naikTAHUN JUMLAH ENTITAS ZONA HIJAU ZONA KUNING ZONA MERAH 2023 586 414 (70,70 %) 133 (22,66 %) 39 (6,64 %) 2022 586 272 (46,42 %) 250 (42,66 %) 64 (10,92 %) + 52,2 % - 46,8 % - 39,1 %


Tiga peringkat tertinggi ialah Kementerian Luar Negeri dengan nilai 94,85, Kementerian Koperasi dan UKM dengan nilai 92,91 dan Kementerian Pertanian dengan nilai 91,45. Sumber : https://ombudsman.go.id/artikel/r/penganugerahanpredikat-penilaian-kepatuhan-penyelenggaraan-pelayanan-publik2023-jumlah-peraih-zona-hijau-naikOMBUSDMAN 25 KEMENTRIAN (2023) ZONA HIJAU ZONA KUNING ZONA MERAH 20 5 0 14 LEMBAGA (2023) ZONA HIJAU ZONA KUNING ZONA MERAH 9 5 0 Tiga peringkat teratas diduduki oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dengan nilai 94,11, Lembaga Sensor Film (LSF) 92,35 dan Badan Pusat Statistik (BPS) memperoleh nilai 91,02.


Tiga peringkat teratas pada kategori ini ialah Provinsi Sulawesi Utara dengan nilai 97,18, Jawa Barat dengan nilai 96,77 dan Bali memperoleh nilai 96,46. Sumber : https://ombudsman.go.id/artikel/r/penganugerahanpredikat-penilaian-kepatuhan-penyelenggaraan-pelayanan-publik2023-jumlah-peraih-zona-hijau-naikOMBUSDMAN 34 PROVINSI (2023) ZONA HIJAU ZONA KUNING ZONA MERAH 26 6 2 98 PEMKOT (2023) ZONA HIJAU ZONA KUNING ZONA MERAH 87 11 0 Tiga peringkat teratas ialah Pemkot Magelang dengan nilai 98,17, Pemkot Denpasar 97,99, dan Pemkot Depok 97,67. 415 PEMKAB (2023) ZONA HIJAU ZONA KUNING ZONA MERAH 272 106 37 Tiga peringkat teratas diduduki oleh Pemkab Tuban dengan perolehan nilai 97,44, Pemkab Sukoharjo 97,41 dan Pemkab Nganjuk 97,29.


Secara Nasional tingkat kepatuhan penyelenggaraan PP baik ditandai dengan terjadinya kenaikan zona hijau 52,2 % dan berkurangnya zona merah sebesar – 39,1 %. Di Kementrian dan Lembaga tingkat kepatuhan penyelenggaraan PP juga baik ditandai dengan pada zona hijau sebesar 72,14 % dan tidak ada yang berada di zona merah Di Pemerintah Daerah tingkat kepatuhan penyelenggaraan PP masih perlu ditingkatkan secara serius lagi karena masih ada pemerintah daerah di tahun 2023 yang berada di zona merah Sumber : https://ombudsman.go.id/artikel/r/penganugerahanpredikat-penilaian-kepatuhan-penyelenggaraan-pelayanan-publik2023-jumlah-peraih-zona-hijau-naikOMBUSDMAN ULASAN


Click to View FlipBook Version