The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by yuniw041, 2023-12-21 02:11:31

Kehidupan manusia praaksara

Kehidupan zaman pra aksara

1. TEORI BIG BANG (TENTANG TERBENTUKNYA ALAM SEMESTA) 2. TEORI HAROLD UREY (KEHIDUPAN PERTAMAKALI DI ATSMOSFER) 3. TEORI EVOLUSI (ANEKA ORGANISME YANG ADA DIMUKA BUMI TERMASU MANUSIA BUKANLAH HASIL PENCIPTAAN YANG SEKETIKA,MELAINKAN MELALUI PROSES SELEKSI ALAM)


1. MASA ARKAEKUM (2,5 MILIAR TAHUN YANG LALU) KEADAAN BUMI MASIH LABIL, KULIT BUMI MASIH DALAMPROSES PEMBENTUKAN, DAN TIDAK ADANYA MAKHLUK HIDUP 2. MASA PALEOZOIKUM 9500-245JUTA TAHUN YANG LALU) KONDISI BUMI SUDAH LEBIH STABIL, TEMPERATUR BUMI MULAI MENDINGIN, MULAI TERLIHAT KEHIDUPAN BERUPA MIKROORGANISME, TUMBUHAN GANGGANG. (DISEBUT ZAMAN PRIMER/ ZAMAN KEHIDUPAN PERTAMA) 3. MASA MESOZOIKUM ( 245-65 JUTA TAHUN LALU) MULAI MUNCUL HEWAN BERTUBUH BESAR,SEPERTI REPTIL DINOSAURUS DAN MAMUT (DISEBUT ZAMAN SEKUNDER / ZAMAN KEHIDUPAN KEDUA) 4. MASA NEOZOIKUM a. Zaman Tersier (muncul jenis primata seperti kera) b. Zaman kuarter ( kala pleistosen/Dilivium muncul manusia purba dan kala Holosen/Aluvium muncul homo sapiens)


1. TEORI AFRIKA (Menyatakan nenek moyang umat manusia berasal dari Afrika) manusia menyebar ke Timur Tengah,Asia Selatan, Asia Tenggaradan Australia. 2. TEORI YUNAN ( Menyatakan nenek moyang manusia berasal dari Yunan,Cina Selatan). 3 gelombang orang Yunan ke Nusantara ; a. Orang Negrito ( penduduk paling awal dikepulauan nusantara b. Prot-Melayu ( peradaban yang lebih maju seperti kemahiran bercocok tanam) c. Deutro-Melayu (merekahidup di pantai dan kemahiran dalam berlayar) 3. TEORI NUSANTARA ( Asal mula manusia yang menghuni wilayah Nusantaratidak berasaldari luar melainkan dari wilayah nusantara sendiri)


1. Proses migrasi yang berjalan dengan sangat lambat dan berlangsungdengan sendirinya 2. Proses migrasi yang berlangsung dengan cepat dan mendadak a. Migrasi bangsa Melayu Tua (Proto-Melayu) masuk melalui dua jalan yaitu sebelah Barat melalui Semenanjung Melayu-Sumatralalu Indonesia. sebelah Timur melalui Filipina-Sulawesi-lalu ke Indonesia (Dayak, Toraja,Batak, dan Papua) b. Migrasi bangsa Melayu Muda (Deutro-Melayu) masuk melalui jalur Barat yaitu Semenanjung Melayu-Sumatra- Indonesia(Jawa, Bugis, Minang)


KALA PLEISTOSEN PLEISTOSEN ATAS (LAPISAN NGANDONG) PLEISTOSEN TENGAH (LAPISAN TRINIL) PLEISTOSEN BAWAH (LAPISAN JETIS) HOMO WAJAKENSIS & HOMO SOLOENSIS PITHECANTHRO PUS ERECTUS Meganthrop us Paleojavanic us


1. Meganthropus ( G.H.R. Von Koenigswald-1941) ditemukan di Sangiran, disebut manusia raksasa dari Jawa dan disebut manusia tertua Indonesia 2. Pithecanthropus ( Eugene Dubois, 1891) ditemukan di Trinil,disebut manusia kera yang berjalan tegak 3. Homo a. Homo Wajakensis ( B.D. van Rietschoten,1889) ditemukan di Tulunganggung b. Homo Soloensis (Ter Haar, 1931) ditemukan di daerah Ngandong c. Homo Floresiensis ( 2001) di temukan di Liang Bua, gua kapur Ruteng Manggarai


1. ZAMAN BATU ZAMAN BATU TUA (PALEOLITIKUM) ZAMAN BATU MADYA (MESOLITIKUM) ZAMAN BATU MUDA (NEOLITIKUM) ZAMAN BATU BESAR (MEGALITIKUM) 2. ZAMAN LOGAM ZAMAN PERUNGGU ZAMAN BESI


Zaman dimana alat-alat batu buatan manusia masih dikerjakan secara kasar, tidak diasah dan dipoles Periode ini disebut masa berburu dan meramu makanan tingkat sederhana Ciri-ciri Khusus zaman batu tua 1. Peralatan terbuat dari batu/tulang yang masih kasar 2. Jenis alat(kapak genggam, kapak perimbas, dan alat serpih) 3. Nomaden 4. Belum mengenal seni Manusia purba adalah P. Erectus, H. Wajakensis, Meganthropus, dan H. soloensis


Perkembangan otak manusia purba belum sempurna Untuk menunjang kehidupan sehari-hari, alat yang digunakan masih sangat kasar dan sederhan Makanan manusia purba bergantung sepenuhnya pada alam dengan berburu dan mengumpulkan makanan Mereka hidup dalam kelompok kecil secara nomaden Sistem komunikasi menggunakan bahasa isyarat sederhana Alat-alat yang digunakan : kapak perimbas, alat serpih, alat tulang,alat batu dan tulang


Manusia pendukung adalah bangsa PapuaMelanesoid Ciri-ciri khusus zaman batu madya 1. Alat yang digunakan lebih halus daripada zaman batu tua 2. Ditemukan gua tempat tinggal 3. Mulai mengenal seni yang berupa lukisan cap tangan didinding gua 4. Mulai mengenal kepercayaan


Terkait perkembangan fisik, otak manusia purba pada masa ini semakin berkembang Pada masa ini adalah ras pendatang baru yaitu ras Australomelanesoid dan ras Mongoloid, Untuk kehidupan sehari-hari mereka sudah mampu membuat alat-alat dari batu yang lebih halus daripada sebelumnya. corak kehidupan masih sama dengan masa senelumnya, bedanya selain menggunkan alat dari batu mereka juga membuat alat daro tulang dan kulit kerang mereka mengenal pembagian kerja yaitu laki-laki untuk berburu dan perempuan mengumpulkan makanan Manusia purba ini lebih memilih bertempat tinggal di gua gua yang tidak jauh dari sumber air dan di tepi pantai Mereka mulai mengenal tradisi melukis didinding, menemukan api Hasil budaya yaitu serpih bilah, alat tulang, kapak genggam sumatra


Merupakan revolusi pada masa praaksara Manusia pendukung adalah bangsa Austronesia Ciri-ciri khusus pada zaman batu muda 1. Peralatan yang digunakan batu sudah dihaluskan 2. Mengenal pakaian dari kayu, perhiasan manik-manik 3. Tempat tinggal mulai menetap 4. Mulai bercocok tanam 5. Kepercayaan animisme dan dinamisme mulai berkembang Alat-alat yang dihasilkan ( kapak persegi, kapak bahu, kapak lonjong, tembikar, perhiasan, dan pakaian)


Munculnya gelombang pertama bangsa proto melayu(Yunan, Cina selatan), yang jumlahnya lebih banyak dari penduduk asli Masa ini disebut zaman kebudayaan kapak persegi (kapak corong dan kapak lanjong) Selain bercocok tanam, mereka membuat kerajinan tangan dari batu serta gerabah, mereka juga sudah tinggal menetap Hasil budaya yaitu beliung, kapak lonjong, mata panah, gerabah, alat pemukul dari kulit kayu dan perhiasan Masa ini berkembang kepercayaan animisme dan dinamisme yang tercermin dalam upacara penguburan dan tradisi megalitik


Disebut zaman batu besar karena hasil kebudayaan terbuat dalam ukuran besar Mengenal perkembangan kepercayaan, terutama pemujaan terhadap arwah nenek moyang Hasil kebudayaan zaman megaitikum 1. Menhir / tugu batu 2. Dolmen/ meja batu 3. Sarkofagus/ keranda 4. Punden berundak-undak / bangunan tersusun bertingkat-tingkat


ZAMAN PERUNGGU Zaman perunggu dipengaruhi oleh kebudayaan Dongson, yang dibawah oleh bangsa Deutero Melayu Peninggalannya adalah nekara, bejana perunggu, kapak corong, arca perunggu, perhiasan perunggu dan manik-manik ZAMAN BESI Jenis peralatan besi yang ditemukan antar lain mata kapak, pisau, sabit, ujung tombak


Muncul gelombang kedua bangsa Deutro Melayu dan membaur dengan bangsa Proto Melayu Kepercayaan kepada pengaruh arwah nenek moyang terhadap perjalanan hidup dan upacara-upacara religius semakin berkembang (punden berundak, menhir, sarkofagus, dolmen dan kubur batu) Disebut masa perundagian karena muncul golongan yang terampil dalam membuat logam, sehingga dikenalnya logam menandai awal masa perundagian Hasil budaya yaitu nekara dan moko, kapak perunggu, bejana perunggu , patung perunggu, gelang dan cincin perunggu, benda dari besi, gerabah, manik-manik,


Masuknya kebudayaan asing merupakan salah satu faktor yang membawa perubahan kehidupan masyarakat di Indonesia Kebudayaan tersebut adalah 1. Kebudayaan Bacson Hoabin (berkembang pada zaman mesolitikum) 2. Kebudayaan Dongson (terbagi dalam 2 tahap yaitu zaman neolitikum dan zaman perunggu) 3. Kebudayaan Sa-huynh (akhir kebudayaan logam)


Click to View FlipBook Version