The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

008_Linggar Rizkita_Handout KD 3.22 HIDANGAN KESEMPATAN KHUSUS ADAT ISTIADAT (1)

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by linggarrizkita.21008, 2022-12-26 06:18:28

008_Linggar Rizkita_Handout KD 3.22 HIDANGAN KESEMPATAN KHUSUS ADAT ISTIADAT (1)

008_Linggar Rizkita_Handout KD 3.22 HIDANGAN KESEMPATAN KHUSUS ADAT ISTIADAT (1)

HANDOUT
HIDANGAN
KESEMPATAN KHUSUS
ADAT ISTIADAT

XII SMK KULINER
PENYAJIAN & PENGOLAHAN MAKANAN
Authored by: Linggar Rizkita

1

HIDANGAN KESEMPATAN KHUSUS
ADAT ISTIADAT

MATA PELAJARAN : PENYAJIAN DAN PENGOLAHAN MAKANAN
KELAS : XII ( DUA BELAS )
ALOKASI WAKTU :
JUDUL : HIDANGAN KESEMPATAN KHUSUS ADAT

KOMPETENSI DASAR ISTIADAT
: 3.22 MENGEVALUASI HIDANGAN
KESEMPATAN KHUSUS UNTUK ACARA ADAT
ISTIADAT

4.22 MEMODIFIKASI PEMBUATAN MAKANAN
KESEMPATAN KHUSUS UNTUK ACARA ADAT
ISTIADAT

2

HIDANGAN KESEMPATAN KHUSUS ADAT ISTIADAT

Hidangan kesempatan khusus merupakan hidangan yang disajikan dalam sebuah kesempatan
khusus atau waktu tertentu. Menurut Dra. Tri Yitnaningsih kesempatan khusus merupakan kesempatan
di luar kebiasaan atau di luar kegiatan sehari-hari. Di Indonesia yang memiliki budaya dan adat istiadat
yang sangat beragam membuat acara kesempatan khusus di Indonesia sangat banyak dan beragam di
setiap wilayahnya. Adat istiadat merupakan aktivitas, kepercayaan dan upacara yang dilaksanakan secara
turun temurun. Di seluruh daerah di Indonesia pasti mempunyai acara kesempatan khusus yang
bermacam-macam, contohnya seperti upacara pernikahan, kelahiran dan juga kematian.

Keberagaman budaya membuat acara kesempatan khusus yang ada di Indonesia sangat banyak,
selain itu di acara kesempatan khusus tidak lepas dengan hidangan yang disajikan. Hidangan tersebut
biasanya menyesuaikan dengan makanan khas di setiap daerah atau bisa juga bahan makanan yang bisa
dihasilkan daerah tersebut yang belum tentu di dapatkan di daerah lain. Contohnya seperti hasil bumi.

ACARA ADAT ISTIADAT DI INDONESIA
1. Bali
• Otonan

Merdeka

Otonan merupakan upacara adat di Bali yang bertujuan untuk memperingati hari lahir
menurut Hindu yang dirayakan setiap 210 hari (6 bulan). Menurut I Wayan Budi Utama
otonan sebagai upacara yang memiliki makna utang moral orang tua kepada anak.

• Galungan

3

Kumparan
Upacara galungan merupakan hari raya yang diperingati oleh umat Hindu untuk
menyatukan kekuatan rohani supaya mendapatkan pikiran yang tenang.

• Kuningan

Balinews.id
Hari raya Kuningan yang biasanya disebut tumpek kuningan di laksanakan pada hari
sabtu, kliwon, wuku kuningan. Di hari raya kuningan umat Hindu melaksanakan
pemujaan kepada dewa guna memohon keselamatan, perlindungan, dan tuntunan lahir
dan batin.

2. Aceh
• Peusijuek

Kompas

4

Upacara peusijuek adalah upacara adat sebagai bentuk syukur atas keselamatan dan
kesuksesan dalam meraih sesuatu, dan dilakukan saat harapan yang ingin dicapai telah
tercapai.
3. Sulawesi Utara
• Makikuwa

Genemil
Upacara makikuwa dilakukan masyarakat manado, minahasa, sulawesi utara. Upacara
ini dilaksanakan sebagai bentuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas pemeliharaan
sepanjang tahun.
4. Kalimantan Timur
• Dahau

NESIATIMES.COM
Upacara dahau merupakan upacara pemberian nama pada anak yang ada di Kalimantan
timur, biasanya acara ini dilakukan oleh keluarga bangsawan atau keluarga yang
tepandang.

5

5. Papua
• Bakar Batu

Kompas
Upacara bakar batu di Papua memiliki arti rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa
dan simbol solidaritas yang kuat.
6. Sumatera Barat
• Tabuik

Indonesia Kaya
Tabuik atau tabot adalah tradisi tahunan mastarakat pariaman, sumatera barat. Upacara
ini dilakukan untuk memperingati hari meninggalnya cucu Nabi Muhammad SAW, yaitu
Husain bin Ali bin Abi Thalib.
7. Jawa Tengah
• Wetonan

6

Dimensi Indonesia
Upacara wetonan dilaksanakan untuk memperingati hari kelahiran seorang bayi yang
telah menginjak usia 35 hari.
• Syawalan

Grandmedia.com
Upacara syawalan memiliki arti pertemuan yang telah direncanakan atau silaturahmi
yang pertemuan tersebut dilakukan untuk saling memohon maaf serta memulai
kehidupan yang baru dengan lebih tenang, tentram dan damai.
• Tingkeban

TRIBUNJOGJA.COM

7

Upacara tingkeban dilaksanakan untuk memperingati 7 bulan kehamilan yang bertujuan
untuk mendoakan ibu dan bayi.
8. Jawa Timur
• Ruwatan

Kompas.com
Upacara ruwatan biasanya dilakukan oleh orang yang mengalami gangguan atau
kelainan. Upacara ini bertujuan supaya orang tersebut di limpahkan keberkahan.
• Larung Semboyono

Detik.com
Upacara larung semboyono merupakan upacara sedekah laut, yang bertujuan sebagai
bentuk rasa hormat kepada leluhur.
9. Jawa Barat
• Nyangku

8

ANTARA
Kata nyangku memiliki arti membersihkan. Upacara nyangku dilakukan untuk
memperingati hari lahir Nabi Muhamad SAW atau Maulud
• Babarit

Pojok Jabar
Upacara babarit dilakukan guna sebagai rasa syukur kepada sang pencipta.
HIDANGAN KESEMPATAN KHUSUS
a) Bali
• Ayam Betutu

9

Kumparanfood
Ayam betutu merupakan makanan khas terbuat dari ayam yang dipanggang, ayam betutu
memiliki rasa yang kaya akan rempah seperti kunyit, kencur, jahe, lengkuas, bawang
putih, bawang merah, cabai, dan daun salam. Ayam betutu disajikan dalam beberapa
acara kesempatan khusus seperti otonan, odalan, dan lainnya.
• Lawar

Kumparan
Lawar merupakan hidangan campuran dari sayur dan daging yang diberi bumbu khas
bali. Biasanya lawar disajikan di acara adat, pernikahan, ritual keluarga dan lainnya.
b) Jawa
• Tumpeng

Inews
Tumpeng merupakan hidangan yang biasanya di sajikan pada saat upacara adat
khususnya daerah jawa. Tumpeng memiliki arti “Yen Metu Kudu Mempeng” berarti jika
pergi keluar harus bersunggguh-sungguh. Bentuk tumpeng yang mengkerucut memiliki
makna langit dan surga. Nasi yang menjulang tinggi bermaksud supaya kehidupan
masyarakat yang dapat meningkat.

10

• Bubur merah putih

ReseoKoki
Bubur merah putih merupakan hidangan terbuat dari beras yang diberi santan dan gula
merah. Bubur ini banyak ditemui di daerah jawa. Hidangan bubur merah putih memiliki
sebuah arti yaitu sebagai enolak bala atau menghindarkan dari kesialan atau sesuatu yang
buruk. Bubur merah putih disajikan pada acara kelahiran, pernikahan, musim panen, dan
lainnya.
• Jajanan Pasar

Kompas.com
Di upacara adat jawa hidangan yang sering muncul adalah jajanan pasar. Ada berbagai
jenis jajanan pasar yang di sajikan contohnya iwel-iwel, lemper, lepet, klepon, kue
lumpur,apem, kue lapis dan lainnya.
c) Papua
• Papeda

11

Republika
Bubur papeda biasanya muncul di upacara adat papua yaitu watani kame yang dilakukan
sebagai tanda berakhirnya siklus kematian. Bubur sagu berbahan utama sagu yang
teksturnya molor dan berwarna bening. Papeda biasanya di sajikan bersama dengan kuah
ikan.
d) Kalimantan
• Katupat kandangan

Orami
Katupat kandangan merupakan makanan khas Kalimantan yang biasanya disajikan di
upacara adat. Katupat kandangan terdiri dari ketupat lontong yang disajikan bersamaan
dengan ikan asap kuah.
e) Sumatera
• Rendang

12

Fimela
Rendang merupakan makanan khas masyarakat minangkabao yang berbahan dasar
daging sapi yang diolah menggunakan santan dan dengan diperpadukan rempah-rembah.
Sehingga rendang memiliki cita rasa yang sangat lezat. Rendang biasanya muncul di
upacara ada di minangkabao.

ALAT PENGOLAHAN HIDANGAN KESEMPATAN KHUSUS ADAT ISTIADAT
Dalam pembuatan hidangan untuk kesempatan khusus alat yang digunakan biasanya menggunakan alat
yang tradisional sesuai dengan daerah masing-masing. Alat untuk mengolah hidangan kesempatan
khusus terdiri dari, alat persiapan, alat pengolahan dan alat penyajian.

• Alat Persiapan
a) Pisau
b) Talenan
c) Coek dan ulekan
d) Baskom
e) Sendok
f) Garpu
g) parutan

• Alat Pengolahan
a) Tungku

13

Kompasiana.com
b) Anglo

Shopee
c) Dandang

Shopee Tokopedia
d) Kuali

14

Bukalapak
e) Wajan

Tokopedia
f) Panci

Bukalapak

• Alat Penyajian
1. Cething

15

Shopee
2. Tampah

Sampaijauh.com
3. Gerabah

Voice of Indonesia

16

RESEP HIDANGAN KESEMPATAN KHUSUS
AYAM BETUTU

Bahan : 1 ekor
• Ayam jantan 1 buah
• Jeruk nipis 1 ikat
• Daun singkong secukupnya
• Daun pisang
8 siung
Bumbu Halus : 15 siung
• Bawang putih 8 biji
• Bawang merah 2 biji
• Cabai rawit 6 butir
• Cabai merah 1 sdt
• Biji Kemiri ½ sdt
• Biji Ketumbar ½ sdt
• Lada hitam 4 ruas
• Lada putih 3 ruas
• Jahe 3 ruas
• Lengkuas 5 ruas
• Kencur 1 sdt
• Kunyit 6 lembar
• Terasi 4 lembar
• Daun jeruk purut 3 tangkai
• Daun salam ½ sdt
• Serai
• Gula

17

• Garam 2 sdt

Cara Membuat :
1. Lumuri ayam yang sudah dibersihkan menggunakan air jeruk nipis.
2. Rebus daun singkong hingga empuk. Peras airnya kemudian potong-potong. Sisihkan.
3. Tumis bumbu yang sudah halus hingga harum. koreksi rasanya. Sisihkan.
4. Campurkan daun singkong dengan sedikit bumbu halus.
5. Lumuri seluruh badan ayam dengan bumbu halus.
6. Masukkan daun singkong ke dalam ayam hingga penuh. Lalu tutup perutnya dengan mengaitkan
ekornya menggunakan tusuk gigi.
7. Tumpuk beberapa daun pisang menjadi satu. Taruh ayam di atas daun pisang. Bungkus hingga
rapat. kaitkan beberapa bagian menggunakan tusuk gigi.
8. Kukus ayam selama kurang lebih 2 jam menggunakan api kecil. Angkat.
9. Siapkan bakaran. Bakar ayam di atas bara api selama kurang lebih 20 menit. Angkat.
10. Ayam betutu siap disajikan.

TUMPENG

Bahan : beras
• 2 kg kunyit, parut
• 8 ruas pandan
• 2 lembar serai, memarkan
• 2 batang daun jeruk
• 5 lembar garam
• 5 gram santan segar
• 1200 ml - 1500 ml
18
Hidangan Pelengkap :

• Ayam balado
• Sambal goreng tempe
• Mie goreng/bihun
• Perkedel
• Urap-urap
Cara Membuat :
1. Cuci beras lalu tiriskan hingga kering.
2. Kukus beras selama 30 menit hingga setengah matang, angkat.
3. Masak kunyit bersama daun pandan, daun jeruk, serai, garam dan santan hingga mendidih.

Matikan api.
4. Tuangkan santan panas sedikit demi sedikit dalam wadah berisi beras. Aduk hingga airnya habis.

Diamkan sebentar.
5. Kukus beras kuning selama 30-45 menit hingga matang dan harum. Lalu angkat.
6. Cetak nasi di cetakan kerucut alam keadaan nasi masih hangat.

PAPEDA

Bahan : sagu atau tepung sagu
• 500 gram air
• 3 liter jeruk nipis
• 2 buah garam
• 1 sdt
19
Pelengkap :

• Ikan kuah

Cara Membuat :
1. di dalam panci rebus air hingga mendidih.
2. Siapkan sagu di baskom dan diberi perasan jeruk, garam, dan air dingin secukupnya. Aduk sagu cair
lalu disaring.
3. Jika air sudah mendidih siram air ke sagu yang sudah disiapkan sambil diaduk sampai masak. Tetap
diaduk supaya matang merata.
3. Pappeda siap disajikan dengan sayuran dan lauk pauk.

KETUPAT KANDANGAN

Bahan :

• Ikan asap
• 1 liter santan
Bahan Kuah:

• 70 gram bawang merah
• 70 gram bawang putih
• 10 butir kemiri
• 2 buah cabe merah kering
• 10 gram lengkuas
• 10 gram jahe
• 5 gram kencur
• 10 gram kunyit

20

• 15 gram serai, haluskan
• Secukupnya garam dan gula pasir
Bahan Ketupat:

• Beras non pulen
• Daun ketupat siap pakai
Bahan Sambal:

• 3 siung bawang putih

• 8 butir bawang merah

• 6 buah cabai merah

• 3 buah cabai keriting (opsional)

• 6 buah cabai rawit (opsional)

• 3 buah jeruk limau

• Secukupnya terasi, garam, gula pasir

• 1 sdm sayur kuah ketupat

Cara Membuat :

1. Sangrai kemiri terlebih dahulu hingga kecoklatan. Lalu haluskan bersama semua bahan
kuah lainnya.

2. Panaskan minyak, tumis bumbu sampai berwarna cokelat dan wangi. Kemudian
tambahkan serai, tumis sebentar.

3. Siapkan 1 kelapa parut, peras dan ambil airnya. Tambahkan bumbu ke dalam kuah.
Nyalakan api. Kemudian tambahkan ikan asap. Aduk-aduk rata. Setelah matang, koreksi
rasa.

4. Untuk membuat ketupat. Cuci beras dan tiriskan. Lalu isi beras ¾ daun ketupat, lalu rebus
hingga matang. Tiriskan, gantung dan dinginkan.

5. Untuk membuat sambal. Haluskan semua bahan sambal dan tambahkan perasan air jeruk.
Kemudian tambahkan kuah ketupat.

21

6. Hidangkan ketupat, kuah, ikan dan sambal, beri taburan bawang goreng sebagai
pelengkap.

RENDANG

Bahan :

• 1000 gr daging sapi

Bumbu Halus :

• 10 siung bawang putih
• 17 butir bawang merah
• 1 ruas lengkuas
• 1 ruas jahe
• 2 ruas kunyit
• 100 gr cabai merah keriting

Bahan Lainnya :

• 2 liter santan kelapa
• 1/2 buah pala, tumbuk
• 1/2 sdt ketumbar
• 2 sdt garam
• 1 lembar daun kunyit, sobek-sobek
• 2 batang serai, geprek
• 4 lembar daun jeruk
• 2 lembar daun salam

22

• 1 buah bunga lawang

Cara Membuat :

1. Tumis bumbu yang sudah di haluskan sampai matang/harum.
2. Tambahkan santan.
3. Masukkan daun jeruk, salam, daun kunyit, ketumbar, pala, dan serai. Masak hingga mendidih.
4. Tambahkan daging yang sudah dipotong-potong. Lalu masak menggunakan api kecil, aduk-

aduk.
5. jika air sudah menyusut dan daging sapi empuk, matikan kompor. Rendang siap di sajikan.

PEMBUATAN HIDANGAN KESEMPATAN KHUSUS
1. Menggoreng
Menggoreng merupakan teknik memasak yang menggunakan lemak seperti minyak. Dalam
menggoreng bisa menggunakan lemak sedikit atau banyak.
2. Merebus
Merebus merupakan teknik memasak dengan cara memanaskan air dan memasukkan bahan
masakan ke dalam air atau merendam bahan masakan dengan menggunakan api.
3. Memanggang
Memanggang merupakan teknik memasak dengan menggunakan alat yaitu oven untuk
mematangkan makanan. Biasanya memanggang ini digunakan untuk membuat kue.
4. Mengukus
Mengukus adalah mematangkan bahan makanan dengan air tetapi bahan tersebut tidak
bersentuhan langsung dengan air. Mengukus dilakukan supaya bahan makanan memiliki tekstur
lunak.
5. Membakar
Membakar adalah teknik mematangkan bahan dengan cara di taruh langsung di atas bara api.

KRITERIA HIDANGAN KESEMPATAN KHUSUS
➢ Hidangan yang disajikan tidak hanya karbohidrat dan protein tetapi harus lengkap dengan lemak,
vitamin, dan mineral.
➢ Porsi yang disajikan cenderung banyak atau besar karena banyak orang yang datang.
➢ Hidangan yang disajikan merupakan ciri khas dari daerah tersebut.

23

➢ Bahan utama hidangan yang disajikan merupakan bahan yang dihasilkan dari daerah tersebut.
➢ Hidangan yang tersaji memiliki arti atau filosofi khusus
➢ Hidangan menggunakan bumbu yang kaya akan rempah.
➢ Hidangan yang disajikan beraneka ragam rasa mulai dari gurih, asam, pedas dan manis.
➢ Kemasan yang digunakan saat menghidangkan makanan menggunakan bahan alami seperti daun

pisang, bambu, dan lainnya.

MASALAH PEMBBUATAN HIDANGAN KESEMPATAN KHUSUS
➢ Hidangan yang disajikan dingin karena terlalu lama.
➢ Makanan terlalu hambar karena saat pengolahan menggunakan bahan yang banyak.
➢ Porsi makanan tidak cukup atau terlalu banyak.
➢ Kebersihan makanan yang kurang karena dilakukan di tempat terbuka dan juga di jamah oleh
banyak orang.

DISKUSI!
1. Apa yang kalian ketahui tentang adat istiadat?
2. Jelaskan apa itu hidangan kesempatan khusus!
3. Sebutkan dan jelaskan acara kesempatan khusus adat istiadat di sekitar Anda!
4. Sebutkan dan jelaskan hidangan kesempatan khusus yang tersaji di sekitar
Anda!
5. sebutkan alat-alat tradisional yang digunakan untuk membuat hidangan
kesempatan khusus yang ada di sekitar Anda!

24

DAFTAR PUSTAKA . 25–28.
Adat, U. (2022). I {of} B. 1–6.

Adat, U., & Jatim, L. (2022). m a b

Aisyah, S. (2017). TRADISI KULINER MASYARAKAT MINANGKABAU: Aneka Makanan Khas

Dalam Upacara Adat dan Keagamaan Masyarakat Padang Pariaman. Majalah Ilmiah Tabuah:
Ta`limat, Budaya, Agama Dan Humaniora, 21(2), 29–47. https://doi.org/10.37108/tabuah.v21i2.65
Ap, M. (2021). Resep Papeda khas Papua , Alternatif Nasi yang Praktis. 1–7.
Boston, A. (n.d.). 15 + Alat Masak Tradisional dan Fungsinya [ Jawa , Sunda , Minang ]. 1–13.
Fuji, R., & Cak, L. (2022). 7 Upacara Adat di Jawa Timur. 25–28.

Jawa, D. (2021). Kaya Makna , Filosofi Makanan Tradisional Jawa Ini Bisa Menjadi Pelajaran Hidup.
1–15.

Kepada, D., Warga, S., & Yang, D. (2022). Selamat Datang. 1–14.

Kirana, F. A., Mineral, P. A., Bagi, E., & Sepak, A. (2022). 7 Resep Rendang Daging Empuk dengan
Bumbu Meresap. 1–5.

Mengenai, I., Khas, M., & Banjar, K. (2022). Ayo Menang di Festivo Juara. 1–9.
Otonan, M., Lahir, P. H., Otonan, M., Hari, P., & Menurut, L. (2022). Menurut Hindu di Bali. 1–4.
Pembaca, R., Makan, T., & Kuliner, K. (n.d.). Resep Nasi Kuning untuk Tumpeng 17 yang Pulen. 12–

16.

Penulis, P., Sama, K., & Rizkita, L. (2022). 4 Makanan Tradisional Bali Saat Hari Raya Nyepi , Ada
Entil hingga Jaja Apem. 1–6.

Resepkoki, K. R. (n.d.). 6 Tempat dan Alat Saji Makanan Tradisional Khas Indonesia. 1–11.

Suranny, L. E. (2017). PERALATAN DAPUR TRADISIONAL SEBAGAI WARISAN KEKAYAAN

BUDAYA BANGSA INDONESIA (Traditional of Kitchen Equipment as Cultural Heritage
Richness of Indonesia Nation). Jurnal Penelitian Arkeologi Papua Dan Papua Barat, 7(1), 47–62.

https://doi.org/10.24832/papua.v7i1.37
Upacara, M., Suku, A., & Barat, S. (2022). 4 Upacara Adat Sumatera Barat yang Populer. 5–8.

25


Click to View FlipBook Version