The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by srihardiani1989, 2022-09-29 22:37:21

2). BAHAN AJAR TEKS EKSPLANASI flipbook

2). BAHAN AJAR TEKS EKSPLANASI flipbook

TEKS EKSPALANASI

A. PENDAHULUAN
1. Deskripsi
Bahan ajar ini merupakan Bahan ajar untuk pembelajaran Teks Laporan
Percobaan KD 3.9 dan 4.9 yang menggunakan pendekatan saintifik ,model
Problem Based Learning ,metode diskusi,penugasan dan presentasi.

2. Capaian Pembelajaran
Bahan ajar ini dibuat/ dikembangkan untuk menguraikan tujuan
3.9.1. Menentukan pengertian dan ciri- ciri teks eksplanasi
3.9.2 Menunjukkan fakta pada teks eksplanasi
3.9.3 Memerinci fakta pada teks eksplanasi fenomena alam
3.9.4 Memerinci proses pada teks teks eksplanasi fenomena alam
3.9.5 Mengklasifikasi makna kata teknis pada teks eksplanasi fenomena
alam
4.9.1 Menganalisis ide pokok dan ide penjelas pada teks eksplanasi
4.9.2 Menganalisis makna kata teknis
4.9.3 Membandingkan teks eksplanasi yang dibaca
4.9.4 Meringkas teks yang telah dibandingkan

B. URAIAN MATERI
1. Ciri-Ciri ,Struktur, Kebahasaan Teks Laporan Percobaan
Paparan Masalah
Peserta didik selama mengikuti pembelajaran materi laporan percobaan
diketahui mengalami kesulitan dalam menentukan pengertian dan ciri-ciri
teks eksplanasi,menunjukkan fakta,memerinci fakta,memerinci fakta,
memerinci proses, mengkalasifikasi maskna kata teksnis pada teks
eksplanasi.
Identifikasi Konsep/Materi dari Masalah
Pada kegiatan ini materi yang disiapkan adalah pengertian dan ciri-ciri teks
eksplanasi, pemerincian fakta,pemerincian proses, pengkalasifikasikan
makna kata teknis pada teks eksplanasi untuk memudahkan peserta didik
pengertian dan ciri-ciri teks eksplanasi,menunjukkan fakta,memerinci
fakta,memerinci fakta, memerinci proses, mengkalasifikasi maskna kata
teknis pada teks eksplanasi

Paparan Konsep/Materi secara Detil
Suatu peristiwa atau fenomena yang terjadi di sekitar kita,secara umum

dapat dijelaskan secara ilmiah.Penyebab atau proses terjadinya fenomena
alam itu dapat kita informasikan kepada orang lain.Agar informasi
tersampaikan dengan jelas,peristiwa tersebut harus dirangkai secara
terperinci dan berurutan.Salah satu cara memaparkan informasi tersebut
adalah dalam bentuk teks ekplanasi.

A. Menentukan Ciri-ciri Teks Eksplanasi
1. Pengertian Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi adalah teks yang berisi tentang proses 'mengapa'
dan 'bagaimana' kejadian-kejadian alam, sosial, ilmu pengetahuan,
budaya, dan lainnya dapat terjadi. Suatu kejadian baik kejadian alam
maupun kejadian sosial yang terjadi di sekitar kita, selalu memiliki
hubungan sebab akibat dan memiliki proses. Suatu kejadian yang
terjadi di sekitar kita, tidak hanya untuk kita amati dan rasakan saja,
tetapi juga untuk kita pelajari. Kita dapat mempelajari kejadian
tersebut, misalnya dari segi mengapa dan bagaimana bisa terjadi.
2. Ciri-ciri Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi memiliki ciri-ciri yang dapat memudahkan kita
untuk membedakan antara teks eksplanasi dan teks yang
lainya.Berikut ini adalah ciri-ciri teks ekplanasi :
1. Strukturnya terdiri dari identifikasi fenomena,pengganbaran
rangkaian kejadian,dan ulasan.
2. Setiap paragraf mengandung sebuah topik.
3. Rangkaian kejadian menggunakan pola kronologis ( urutan waktu )
ataupun secara
kausalitas ( sebab-akibat )
4. Memuat informasi berdasarkan fakta
5. Faktualnya itu memuat informasi yang bersifat ilmiah atau
keilmuan seperti sains dan ilmu lainya.

B. Perbedaan Kalimat Fakta dan Opini
Berikut perbedaan kalimat fakta dan opini secara rinci.

1. Kalimat fakta yang bersifat objektif dan opini bersifat subjektif

2. Kalimat fakta dari kenyataan yang sebenarnya terjadi, sedangkan opini
memperlihatkan peristiwa yang belum terjadi

3. Kalimat opini tidak ditambahkan data pendukung, berbeda dengan
kalimat fakta yang memakai data untuk mendukung argumen

4. Opini berisi kalimat pengandaian yang menggunakan kata menurut
saya, saya rasa, sepertinya, sebaiknya, mungkin, jika, kalau, sebaiknya,
seharusnya, dan masih banyak lagi

5. Opini menunjukkan peristiwa spekulatif dan berisi argumen sendiri

Ciri-ciri Kalimat Opini dan Fakta
Adapun ciri-ciri kalimat opini antara lain:
1. Bersifat subjektif dan biasanya disertai dengan pendapat, saran, dan
uraian yang menjelaskan.

2. Berisi pendapat tentang peristiwa yang terjadi.

3. Menunjukkan peristiwa yang belum pasti terjadi atau terjadi di
kemudian hari.

4. Merupakan pikiran atau pendapat seseorang maupun kelompok.

5. Informasi yang disampaikan belum ada pembuktiannya.

6. Biasanya ditandai dengan penggunaan kata-kata: bisa jadi, sepertinya,
mungkin, seharusnya, sebaiknya.

Sedangkan ciri-ciri kalimat fakta adalah:
1. Dapat dibuktikan kebenarannya.

2. Mempunyai data yang akurat baik waktu, tanggal, tempat, dan
peristiwanya.

3. Dikumpulkan dari narasumber yang terpercaya.

4. Bersifat objektif

5. Biasanya dapat menjawab rumus pertanyaan 5W+1H.

6. Menyatakan kejadian yang sedang atau telah dan pernah terjadi.

Contoh Kalimat Opini dan Fakta
Contoh Kalimat Opini
1. Ruang kelasku ramai bisa diisi 40 pasang jendela dan kursi
2. Pembukaan kantor KPK di daerah akan memudahkan memonitor
pergerakan kasus korupsi.
3. Soekarno adalah presiden yang hebat.
4. Kopi itu cocok untuk dimakan bersama kue.
5. Tanpa cabai pedas, masakan itu kurang rasanya.
6. Jaga kendaraan dan pastikan mengendarai dalam kondisi tidak
mengantuk, untuk mencegah terjadinya kecelakaan.
7. Sebaiknya tunda saja wisata di akhir desember karena jalanan pasti
macet.
Contoh Kalimat Fakta
1. Jokowi adalah Presiden Republik Indonesia.
2. London merupakan ibu kota negara Inggris.
3. Tanggal 17 Agustus 1945 diperingati sebagai hari kemerdekaan
Indonesia.
4. Mark Zuckerberg adalah pendiri jejaring sosial Facebook.
5. Real Madrid adalah klub yang menjuarai liga Champions tahun 2016.
6. Persib Bandung berdiri pada 14 Maret 1933.
7. Penulis buku novel Laskar Pelangi adalah Andrea Hirata.

C. KATA TEKNIS
Kata teknis merupakan komunikasi kata yang menjelaskan atau
menggambarkan istilah teknis yang digunakan dalam bidang tertentu.
Kata teknis atau istilah teknis berfungsi untuk memperkenalkan kosakata
yang membuat komunikasi dalam bidang tertentu menjadi ringkas dan
tidak ambigu.

Misalnya ada istilah kata teknis download dalam ilmu teknologi,
kemudian ada istilah resep dalam ilmu kedokteran, dan masih banyak
lagi. Tentu saja, kata teknis ini sangat membantu kita dalam
berkomunikasi. Sehingga kita tidak sulit untuk menjelaskan secara detail
apa yang harus dilakukan. Kalian bisa mengetahui kata teknis dari
berbagai profesi, baik pendidikan, lingkungan, kesehatan, teknologi, dan
masih banyak lagi.

Berikut ini ada beberapa contoh kata teknis yang mungkin dapat menjadi
sebuah gambaran bagi para KLovers yang masih bingung. Berikut
beberapa contoh kata teknis tersebut:

1. Contoh Kata Teknis dalam Bisnis

Inilah contoh kata teknis dalam dunia bisnis yang mungkin bisa menjadi
contoh bagi kalian. Berikut contoh kata teknis dalam dunia bisnis tersebut:

- Bangunan hotel rupanya belum memiliki (izin bangunan).

2. Contoh Kata Teknis dalam Teknologi

Selanjutnya yaitu ada contoh kata teknis dalam dunia teknologi. Yap!
Dunia teknologi memiliki banyak sekali istilah asing yang menjadi sebuah
bagian dalam kata teknis. Berikut beberapa contoh kata teknis dalam
dunia teknologi tersebut:

- Komputer Andi baru saja di(instal).

- Andi baru saja diberikan kata (sandi WiFi) sekolah oleh Pak Adi.

- Guru komputer kami baru saja memperbaiki (jaringan internet) sekolah.

- Kantor kami baru saja membuat (situs web) resmi.

3. Contoh Kata Teknis dalam Pendidikan

Kemudian ada pula contoh kata teknis dalam dunia pendidikan. Berikut
beberapa contoh kata teknis dalam dunia pendidikan tersebut:

- Adi terkejut mendengar bahwa (ujian) akan berlangsung hari ini.

- (Materi) yang diajarkan Ani tidak sesuai dengan (kurikulum) 2014.

4. Contoh Kata Teknis dalam Lingkungan

Selanjutnya ada contoh kata teknis dalam dunia lingkungan. Ya, untuk
mempermudah komunikasi, maka contoh kata teknis dalam lingkungan
itu penting. Berikut beberapa contoh kata teknis dalam lingkungan
tersebut:

- Sampah yang menumpuk di sungai akhirnya menyebabkan (banjir).

- Arus (lalu lintas) di Jalan Sudirman sangat padat.

5. Contoh Kata Teknis dalam Biologi

Dan yang terakhir yaitu ada contoh kata teknis dalam ilmu biologi. Sama
seperti kedokteran dan teknologi, biologi juga memiliki banyak sekali
contoh kata teknis. Berikut beberapa contoh kata teknis dalam biologi
tersebut:

- Kadal (beradaptasi) untuk memotong ekornya.

- (Fosil) Dinosaurus telah ditemukan di Amerika Latin.

6. Contoh Kata Teknis dalam Medis

Di bawah ini merupakan ragam kata teknis dalam bidang medis.

 Vaksin: Zat yang sengaja dibuat untuk merangsang pembentukan
kekebalan tubuh dari penyakit tertentu
 Amputasi : Hilang atau putusnya bagian tubuh, seperti jari, lengan,
atau tungkai
 Koma: Tingkatan paling dalam ketika seseorang tidak sadarkan
diri
 Pingsan : Hilangnya kesadaran sementara yang terjadi secara tiba-
tiba

 Cowboy: Istilah yang dipakai untuk mengatakan atau memanggil
para ahli bedah untuk menyarankan mereka untuk melakukan tindak
operasi terlebih dahulu dan berpikir kemudian
 Flea: Sebutan mengejek yang diberikan beberapa dokter kepada
ahli penyakit dalam – orang yang berspesialisasi dalam pengobatan
internal
 Fooba: Istilah untuk menggambarkan kondisi pasien, untuk
menyarankan kepada dokter ortopedi untuk memperbaiki tulang pasien
 Gomer: Untuk pasien yang bermasalah, misalnya pasien-pasien
yang sudah tua yang sering dirawat di rumah sakit dengan sejumlah
kondisi kesehatan yang rumit
 Horrendoma: Merujuk pada kondisi medis yang sangat
mengerikan atau tidak biasa
 Cheech: Untuk merujuk pada setiap tes yang dapat dibayangkan
untuk menyelesaikan suatu kondisi medis yang membingungkan
 Aborsi: Tindakan mengakhiri kehamilan



CONTOH TEKS EKSPLANASI

BENCANA ALAM BANJIR
Banjir adalah peristiwa yang terjadi ketika aliran air yang berlebihan
merendam daratan. Biasanya banjir datang secara mendadak dan
mengalir deras sehingga menghanyutkan benda-benda. Banjir bisa
mengakibatkan beragam masalah seperti ekonomi, sosial, dan merusak
sarana prasarana yang ada.
Kita ketahui bersama mengenai banjir bahwa terdapat beberapa
penyebab. Penyebab terjadinya banjir yang pertama karena curah hujan
yang tinggi di suatu daerah sehingga air sungai tidak bisa menampung
kapasitas air seperti biasanya. Sampah yang berada di sungai karena
dibuang sembarangan oleh manusia juga bisa mengakibatkan banjir
karena aliran air sungai menjadi terhalang dan mampet.Hutan yang
gundul akibat penebangan liar juga berpengaruh terhadap timbulnya
banjir. Sebab, akar pohon yang seharusnya berfungsi sebagai penyerap
air, tidak ada. Sehingga air tidak terserap dan akan menggenang di
daratan.
Kita lihat kota besar seperti Jakarta, banyak pemukiman warga yang
terdapat di pinggir sungai. Rumah yang berada di bantaran sungai
menjadi salah faktor penyebab banjir. Karena tanah bisa saja longsor dan
menutupi sisi sungai. Kemudian, faktor lain penyebab terjadi banjir
karena bendungan yang jebol karena lingkungan yang kurang terawat.
Dan bendungan yang jebol bisa juga karena faktor hujan sehingga debit
air meningkat.

Dampak yang diakibatkan oleh banjir dibagi menjadi 3, yaitu dampak
primer, dampak sekunder, dan dampak tersier (jangka panjang).

Dampak primer : Dampak primer terjadinya banjir adalah kerusakan
fisik atau berbagai struktur seperti mobil, bangunan, jembatan, jalan raya.

Dampak sekunder : persediaan air, penyakit, pertanian dan kesediaan
pangan, transportasi, pepohonan, kelangkaan pada hasil pertanian dan
makanan.

Dampak tersier/jangka panjang : ekonomi menjadi sulit karena
penurunan jumlah wisatawan, kelangkaan makanan, biaya pembangunan
kembali.

Sebenarnya langkah antisipasi banjir telah dilakukan pemerintah
selama setahun terakhir. Dari ulasan tersebut banjir merupakan bencana
alam yang disebabkan oleh faktor alam dan faktor sosial.

Oleh karenanya, pemerintah menghimbau masyarakat tetap menjaga
kebersihan lingkungan. Menjaga lingkungan bisa diwujudkan dengan
cara membuang sampah pada tempatnya serta jangan sampai membuat
sampah di area sungai yang justru bisa mengakibatkan banjir yang
efeknya kembali ke diri kita masing-masing.

Tampak jelas bahwa teks tersebut menjelaskan peristiwa terjadinya
bencana alam banjir Teks dengan ciri tersebut dapat disebut eksplanasi,
yakni teks yang menjelaskan hubungan peristiwa atau proses terjadinya
sesuatu. Dalam contoh di atas, peristiwa yang dijelaskan adalah bagaimana
terjadinya bencana banjir atau fenomena alam yang terjadi baik secara
alami maupun campur tangan manusia.

Selain proses terjadinya suatu fenomena alam teks eksplanasi dapat
kamu temukan pada bacaan-bacaan lain yang menjelaskan proses
terjadinya fenomena alam, sosial, atau budaya. Mungkin juga pada proses
yang berkenaan dengan tubuh manusia.

Ketika membaca teks, mungkin kalian menemukan kata atau istilah
yang kurang atau tidak kalian pahami. Segeralah dicatat dan diurutkan
berdasarkan alfabetis kemudian carilah artinya dalam kamus bahasa
Indonesia. Jika masih belum memahami, mintalah pejelasan kepada
Bapak atau Ibu guru kalian.

Latihan
Setelah membaca teks tersebut, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!
1. Apa pengertian dari bencana banjir?
2. Selain merendam perumahan banjir merusak apa saja?
3. Dampak apa sajakah yang terjadi akibat banjir?
4. Menurut kalian bagaimana usaha pemerintah untuk mengantisipasi
terjadinya bencana banjir?

5. Apa penyebab utama terjadinya bencana banjr?
Ruang Bahasa
Nah, setelah kalian berhasil menjawab semua pertanyaan pada teks
“Bencana Banjir “sekarang kalian akan mempelajari agar mendapatkan
pemahaman kebahasaan, yaitu kalimat majemuk bertingkat.

Solusi Masalah

Peserta didik diminta untuk menentukan pengertian dan ciri-ciri teks
eksplanasi,menunjukkan fakta,memerinci fakta,memerinci fakta, memerinci
proses, mengkalasifikasi maskna kata teksnis pada teks eksplanasi. dari teks
yang ditayang kan melalui PPT , teks cetak yang dibagikan ,Video audio
visual yang ditayangkan oleh guru.

D. Meringkas Teks Eksplanasi

1. Pengertian Meringkas Isi Teks Eksplanasi.

Ringkasan adalah sebuah penyajian peristiwa atau kejadian yang panjang di
sajikan secara singkat. Meringkas adalah memotong atau memangkas sajian
sebuah hasil karangan yang panjang dan disajikan dalam bentuk sajian yang
singkat.

Meringkas Isi Teks Eksplanasi adalah memendekkan teks berjenis
eskplanasi dengan urutan yang sama dengan teks aslinya.
Ringkasan memiliki perbedaan dengan ikhtisar, meskipun sering ke dua
istilah itu disampaikan, tapi sebenarnya kedua istilah itu bebeda. Sebab
ringkasan merupakan hasil dari karangan yang asli tetapi dalam
penyajiannya harus tetapi mempertahankan urutan dan rumusan yang asli
dari pengarangnya.

Ikhtisar adalah kebalikannya, ikhtisar tidak memerlukan susunan atau
sistematika atau tidak perlu sesuai dengan karangan aslinya dan tidak perlu
secara proposional atau tidak memerlukan sajian isi dari semua hasil
karangan itu.

2. Ciri-Ciri

Membuat ringkasan memiliki ciri-ciri tertentu. Adapun ciri-ciri dari
ringkasan tersebut adalah sebagai berikut.

 Pengungkapan kembali bentuk kecil dari sebuah karangan. Mereproduksi
kembali apa kata pengarang.

 Mempertahankan urutan-urutan gagasan yang membangun sosok
(badan) karangan.

 Penyusun ringkasan terikat oleh penataan, isi, dan sudut pandang
pengarangnya.

 Kalimatnya pendek-pendek dan senada dengan kalimat pengarang
aslinya.

 Mengungkapkan kembali sebuah karangan atau naskah bacaan dalam
bentuk yang padat. Dalam meringkas kita mengambil intisari atau ide-ide
pokok suatu bacaan sehingga menjadi bentuk yang lebih padat.

 Memproduksi kembali apa yang diungkapkan pengarang dalam
tulisannya. Kita mengambil intisari yang kemudian ditulis ulang dengan
bahasa kita sendiri apa yang diungkapkan oleh sang penulis.

 Menjaga urutan ide-ide pokok sehingga terbangun ringkasan dari naskah
asli. Dalam meringkas kita harus tetap merunut ide-ide pokok sehingga
ringkasan yang kita buat tetap mewakili naskah bacaan aslinya.

 Susunan ringkasan, sudut pandang, dan isi mengikuti naskah asli.
Meskipun kita menuliskan kembali, tetapi tidak boleh keluar dari susunan
naskah aslinya.

Menuliskan kalimat-kalimat pendek yang mewakili tulisan pengarang. Pada
prinsipnya, meringkas berarti membuat tulisan menjadi tulisan lebih
pendek. Oleh karena itu, kalimat-kalimat dalam ringkasanpun pendek dan
padat tetapi tidak menghilangkan unsur-unsur estetika dari naskah aslinya.

3. Tujuan Meringkas Isi Teks Eksplanasi

Ringkasan dibuat untuk memendekkan sebuah karangan yang panjang.
Seseorang yang akan membuat ringkasan harus memilah-milah mana
gagasan utama dan gagasan tambahan.

Salah satu tujuan dari membuat ringkasan yaitu untuk membantu seseorang
agar bisa membaca sebuah teks dalam waktu singkat dan menghemat
waktu.

Seorang penulis ringkasan tidak akan membuat ringkasan yang baik bila ia
kurang teliti dalam membaca dan tidak dapat membeda-bedakan gagasan
utama dan gagasan tambahan.

Kemampuan dalam membedakan tingkat-tingkat gagasan itu akan
membantunya untuk mengasah kemampuan dalam gaya bahasa, dan
menghindari pemakaian uraian panjang lebar yang mungkin masuk di
dalam karangan tersebut.

4. Cara Meringkas

Beberapa pegangan yang digunakan untuk membuat ringkasan yang baik
dan benar antara lain:

Membaca Naskah Asli
Langkah awal yang harus dilakukan adalah seorang penulis ringkasan harus
membaca naskah asli satu atau dua kali, bahkan dapat diulang beberapa kali
hingga diketahui kesan umum secara menyeluruh mengenai isi dari naskah
tersebut. Penulis juga perlu mengetahui maksud pengarang dan sudut
pandang pengarang.

Agar dapat membantu penulis mencapai itu semua, maka judul dan daftar
isi dapat menjadi acuan dalam karangan itu. Perincian daftar isi memiliki
hubungan erat dengan judul sebuah karangan. Dan juga, alinea-alinea dalam
karangan menunjang pokok-pokok yang terkandung dalam daftar isi.

Maka dari itu, penulis sebaiknya memahami dengan baik daftar isi dari
sebuah karangan sehingga lebih mudah untuk mendapatkan kesan umum,
maksud asli pengarang serta sudut pandang pengarang yang terdapat dalam
karangan.

Mencatat Gagasan Utama
Jika penulis sudah mengetahui kesan umum, maksud asli serta sudut
pandang pengarang, maka sekarang ia harus memperdalam dan
mempertegas semua hal itu. Hal yang harus dilakukan selanjutnya adalah
memahami kembali karangan bagian demi bagian, alinea demi alinea sambil
mencatat gagasan-gagasan penting yang tersirat dalam bagian atau alinea
itu.

Tujuan dari pencatatan itu ada dua, yang pertama untuk tujuan pengamatan
agar memudahkan penulis pada waktu meneliti kembali apakah pokok-
pokok yang dicatat itu penting atau tidak.

Kedua, catatan itu menjadi dasar bagi pengolahan selanjutnya. Yang
terpenting tujuan dari pencatatan ini adalah agar tanpa adanya ikatan teks
asli penulis mulai menulis kembali untuk menyusun sebuah dengan
menggunakan pokok-pokok yang telah dicatat.

Mengadakan Reproduksi

Dengan menggunakan kesan umum pada langkah pertama di atas dan
catatan-catatan yang diperoleh dari langkah kedua d iatas, maka seorang
penulis sudah siap untuk memulai membuat ringkasan yang dimaksud.

Dalam ringkasan urutan isi disesuaikan dengan urutan naskah asli dan
harus menggunakan bahasa penulis karangan dan harus diurut. Apabila
terdapat gagasan-gagasan di antara gagasan-gagasan yang telah dicatat
masih terdapat gagasan yang kabur, maka penulis dapat melihat kembali isi
naskah yang asli.

5. Hal yang harus diperhatikan dalam membuat ringkasan

Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan agar ringkasan dapat ditulis
dengan baik, diantaranya:

Sebaiknya dalam menyusun ringkasan mempergunakan dalam kalimat
tunggal daripada kalimat majemuk. Kalimat majemuk menunjukkan bahwa
ada dua gagasan atau lebih yang bersifat paralel. Bila ada kalimat majemuk
telitilah kembali apakah tidak mungkin dijadikan kalimat tunggal.

Ringkaslah kalimat menjadi frase dan frase menjadi kata. Begitu pula jika
rangkaian gagasan yang panjang hendaknya diganti dengan suatu gagasan
sentral saja.

6. Syarat Ringkasan

Kegiatan meringkas merupakan bentuk penyajian singkat dari suatu
karangan asli ataupun pembicaraan dalam forum tertentu. Meringkas
memiliki syarat khusus, yakni tetap mempertahankan urutan isi dan sudut
pandang pengarang atau pembicara. Syarat ringkasan atau rangkuman
adalah sebagai berikut:

 Bentuk penyajian singkat dari suatu karangan asli.
 Mempertahankan urutan pembahasan dan sudut pandang pengarangatau
penulisnya.
 Selain syarat dalam membuat rangkuman, Santoso (2009:139) juga
menyatakan perlunya memperhatikan dasar-dasar membuat ringkasan yang
baik dan teratur, yakni sebagai berikut.
 Membaca naskah asli, penulis ringkasan harus membaca naskah asli
beberapa kali untuk mengetahui kesan umum dan maksud pengarang serta
sudut pandangnya.
 Mencatat pokok-pokok pikiran, semua pokok pikiran yang penting
dicatat atau digarisbawahi. Pokok pikiran disebut gagasan utama. Gagasan

utama terletak dalam kalimat utama. Kalimat utama dapat terletak di awal,
akhir, awal dan akhir, serta di seluruh paragraf. Hal ini berguna untuk
membantu penulis ringkasan dalam menentukan apa saja yang perlu dan
tidak perlu ditulis dalam ringkasan.

 Membuat reproduksi, penulis ringkasan menyusun kembali suatu
karangan singkat(ringkasan) berdasarkan catatan pokok pikiran tersebut.
Penulis ringkasan perlu memperhatikan urutan penulisan ringkasan, yaitu
harus sesuai dengan urutan dalam bacaan aslinya. Selain itu, penulis
ringkasan juga perlu menghindari penggunaan kalimat dari tulisan aslinya.
Oleh karenanya, ringkasan juga dikatakan sebagai hasil penulisan kembali
suatu cerita dengan menggunakan bahasa penulisnya sendiri.

7. Langkah-Langkah Menyusun Ringkasan

Agar hasil rangkuman menjadi baik, ada langkah-langkah yang perlu
diperhatikan. Langkah-langkah merangkum menurut Suratno dan Wahono
(2010:187) adalah sebagai berikut:

 Bacalah teks secara cermat dan efektif, sampai diperoleh gagasan utama,
kesan umum, sudut pandang, dan tema utama dari teks.
 Catatlah bagian-bagian yang dianggap penting.

 Tulislah informasi berdasarkan bagian-bagian yang kamu anggap penting
tersebut.

 Tulislah ulang intisari bacaan ke dalam bentuk kalimat tidak langsung,
bergaya orang ketiga (penceritaan). Gunakan bahasa sendiri, bukan bahasa
teks/teks yang diambil secara utuh, menyeluruh, lengkap, sekalipun dalam
bentuk penuturan yang singkat.

 Tidak memasukkan pikiran, ilustrasi, atau contoh sendiri.

 Tidak mengubah keseimbangan dan penekanan pengarang asli.

 Menyusun draf atau kerangka untuk membuat intisari bacaan.

 Susun draft menjadi bentuk rangkuman yang baik.

8. Contoh

Perhatikanlah contoh ringkasan dari sebuah paragraf

Sejak masa dulu, para ahli bintang (astronom) mempelajari bintang-bintang di
langit malam. Kemudian mereka berhasil melihatnya melalui teleskop. Sekarang,
kita dapat mempelajari angkasa luar dari dekat. Dengan pesawat satelit dan
kendaraan antariksa yang melakukan perjalanan ke planet-planet, para astronom
menemukan berbagai bukti yang luar biasa dari rahasia angkasa luar.

Ringkasan: Para ahli bintang (astronom) mempelajari bintang-bintang di langit
malam. Melalui teleskop.

Contoh Meringkas Isi Teks Eksplanasi Ringkasan
Petir

Halilintar adalah

Petir, kilat, atau halilintar adalah gejala alam yang biasanya gejala alam yang
muncul pada musim hujan saat langit memunculkan
kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan. Beberapa saat muncul pada
kemudian disusul dengan suara menggelegar yang disebut
guruh. Perbedaan waktu kemunculan ini disebabkan musim hujan
adanya perbedaan antara kecepatan suara dan kecepatan
cahaya. saat langit

memunculkan

kilatan cahaya

sesaat yang

menyilaukan

Petir terjadi karena ada perbedaan potensial antara awan Petir terjadi
dan bumi atau dengan awan lainnya. Proses terjadinya
muatan pada awan karena dia bergerak terus menerus karena ada
secara teratur, dan selama pergerakannya dia akan
berinteraksi dengan awan lainnya sehingga muatan negatif perbedaan
akan berkumpul pada salah satu sisi (atas atau bawah),
sedangkan muatan positif berkumpul pada sisi sebaliknya. potensial antara

Jika perbedaan potensial antara awan dan bumi cukup awan dan bumi
besar, maka akan terjadi pembuangan muatan negatif
(elektron) dari awan ke bumi atau sebaliknya untuk atau dengan
mencapai kesetimbangan. Pada proses pembuangan
muatan ini, media yang dilalui elektron adalah udara. Pada awan lainnya.
saat elektron mampu menembus ambang batas isolasi
udara inilah terjadi ledakan suara. Jika perbedaan

Petir lebih sering terjadi pada musim hujan, karena pada antara awan dan
keadaan tersebut udara mengandung kadar air yang lebih
tinggi sehingga daya isolasinya turun dan arus lebih bumi, maka
mudah mengalir. Karena ada awan bermuatan negatif dan
akan terjadi

pembuangan

muatan negatif

(elektron) dari

awan ke bumi

atau sebaliknya

Petir lebih sering

terjadi pada

musim hujan

awan bermuatan positif, maka petir juga bisa terjadi antar
awan yang berbeda muatan.

Ringkasan:
Halilintar adalah gejala alam yang muncul pada musim hujan saat langit
memunculkan kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan. Petir terjadi karena ada
perbedaan potensial antara awan dan bumi atau dengan awan lainnya. Jika
perbedaan antara awan dan bumi, maka akan terjadi pembuangan muatan negatif
(elektron) dari awan ke bumi atau sebaliknya. Petir lebih sering terjadi pada musim
hujan.

9. Manfaat Meringkas Isi Teks Eksplanasi

Manfaat Ringkasan Sebagai sarana untuk membantu kita dalam mengingat
isi sebuah teks atau suatu uraian yang begitu panjang. Rangkuman memuat
ide- ide pokok yang mewakili setiap bagian bacaan aslinya. Dengan
membaca rangkuman, kita seakan- akan memahami keseluruhan teks secara
utuh

Karena meringkas adalah kegiatan menyusun teks/bacaan menjadi ringkas,
maka akan banyak manfaat yang diperoleh dari membaca rangkuman.

Adapun beberapa manfaat dari suatu rangkuman, antara lain sebagai
berikut.
 Menemukan secara cepat informasi yang dibutuhkan.
 Menemukan bagian-bagian penting isi teks.
 Dapat menggambarkan keadaan mengenai isi teks.
 Waktu yang digunakan untuk membaca jauh lebih singkat.
 Membantu keperluan yang sifatnya praktis. Misalnya butuh intisari
teksdalam waktu yang singkat.
 Berdasarkan uraian di atas, dapat penulis simpulkan bahwa beberapa
manfaat dari membuat rangkuman antara lain menemukan informasi secara
cepat, menemukan bagian penting isi teks, menggambarkan keadaan
mengenai isi teks, waktu yang membaca jauh lebih singkat, dan Membantu
keperluan yang bersifat praktis.

Paparan Masalah
Peserta didik selama mengikuti pembelajaran materi meringkas teks
eksplanasi diketahui mengalami kesulitan menganalisis ide pokok dan ide

penjelas pada teks eksplanasi,menganalisis makna kata
teknis,membandingkan teks eksplanasi yang dibaca
.

Identifikasi Konsep/Materi dari Masalah
Pada kegiatan ini materi yang disiapkan adalah analisis ide pokok dan ide
penjelas pada teks eksplanasi,analisis makna kata teknis,membandingkan
teks eksplanasi yang dibaca untuk memudahkan peserta didik
menganalisis ide pokok dan ide penjelas pada teks eksplanasi,menganalisis
makna kata teknis,m embandingkan teks eksplanasi yang dibaca

Paparan Konsep/Materi secara Detil
Ide pokok adalah gagasan utama atau pikiran pokok maupun pikiran

utama dalam suatu paragraf. Sedangkan ide penjelas adalah gagasan
penjelas dan pikiran penjelas. Perlu diketahui jika ide pokok berbeda
dengan kalimat pokok atau kalimat utama
Langkah meringkas teks:

1. Membaca teks dengan baik dan saksama. Ringkasan yang baik
berawal dari pemahaman akan teks yang juga baik. Jadi, sebaiknya bacalah
teks yang akan diringkas sampai paham. Baca mulai dari pernyataan-
pernyataan umum sampai berbagai poin penting yang disampaikan oleh
penulis. Bila perlu, bacalah teks tersebut secara berulang sampai kamu
benar-benar paham. Memahami teks yang dibaca sangat penting karena
akan berdampak baik pada ringkasan yang akan kamu buat.

2. Menentukan bagian penting atau pokok-pokok pikiran teks. Setiap
teks tentunya memiliki bagian penting atau pokok-pokok pikiran yang
menyertainya.

3. Menyusun kembali pokok-pokok pikiran yang ditemukan. Susun
kembali semua pokok pikiran yang sudah ditemukan dari teks yang dibaca.
Susun pokok pikiran tersebut berdasarkan struktur teks yang dibaca.

4. Menuliskan semua hasil susunan pokok pikiran menjadi paragraf.
Semua pokok pikiran yang sudah disusun tersebut kemudian mulai ditulis
dalam bentuk paragraf yang padu. Lakukan perbaikan pada berbagai
bagian sampai paragraf-paragraf berisi ringkasan tersebut sesuai dengan
harapan.

Solusi Masalah
Peserta didik diminta untuk menganalisis ide pokok dan ide penjelas pada
teks eksplanasi,menganalisis makna kata teknis,membandingkan teks
eksplanasi yang dibaca dari tayangan gambar dalam PPT,teks cetak, Video
audio visual yang ditayangkan oleh guru.

3. Tugas

a. Amatilah teks dalam PPT,dan teks cetak,kemudian tentukan pengertian
dan ciri-ciri teks eksplanasi!

b. Amatilah teks dalam PPT,dan teks cetak,kemudian tunjukkan fakta pada
teks eksplanasi!

c. Amatilah teks dalam PPT,dan teks cetak ,kemudain rincilah fakta pada
teks eksplanasi!

d. Amatilah teks dalam PPT, teks cetak,kemudaian klasifikasikan makna
kata teknis pada teks eksplanasi!

e. Amatilah teks dalam PPT, teks cetak,kemudian klasifikasikan makna
kata teknis pada teks eksplanasi!

f. Amatilah teks dalam PPT, kemudia analisislah ide poko dan ide penjelas
pada teks eksplanasi!

g. Amatilah teks dalam PPT, teks cetak ,kemudian bandingkan teks
eksplanasi yang telah dibaca!

h. Amatilah teks dalam PPT, teks kemudian ringkaslah teks yang telah
dibandingkan!

4. Forum Diskusi
Diskusikan materi yang belum dipahami dalam forum diskusi,kemudian
guru memberi penguatan, peserta didik saling bertanya jawab tentang materi
yang dipelajari!

C. PENUTUP
1. Rangkuman

Ringkasan dibuat untuk memendekkan sebuah karangan yang panjang.
Seseorang yang akan membuat ringkasan harus memilah-milah mana
gagasan utama dan gagasan tambahan.

Salah satu tujuan dari membuat ringkasan yaitu untuk membantu seseorang
agar bisa membaca sebuah teks dalam waktu singkat dan menghemat
waktu.

Seorang penulis ringkasan tidak akan membuat ringkasan yang baik bila ia
kurang teliti dalam membaca dan tidak dapat membeda-bedakan gagasan
utama dan gagasan tambahan.

Tes Formatif

I. Berilah tanda silang (X) pada salah satu huruf a, b, c dan d sebagai jawaban

yang benar!

1. Bacalah paragraf berikut dengan saksama !

Korban bencana banjir di Jakarta baru-baru ini sudah mulai mengalami

berbagai penyakit. Beberapa penyakit yang timbul sesudah bencana banjir

adalah diare, tifus, dan demam berdarah. Masalah kesehatan pada korban

dan masyarakat di sekitar lokasi bencana harus diantisipasi. Beberapa

penyakit itu muncul karena lingkungan kotor dan sumber air bersih

tercemar lumpur

Gagasan pokok paragraf tersebut adalah . . .

a. Masalah kesehatan pada korban harus diperhatikan.

b. Bencana banjir menimbulkan korban.

c. Korban banjir di Jakarta mengalami berbagai penyakit

d. Beberapa penyakit muncul karena lingkungan kotor

2. Agrobisnis mempunyai beberapa macam klasifikasi (1). Agrobisnis dalam

skala kecil bisa kita lakukan dengan memanfaatkan pekarangan untuk

berbudidaya sayuran, bunga (2). Hasilnya bisa langsung dijual kepada

konsumen (3). Agrobisnis dalam skala besar memerlukan lahan luas, modal

besar,dan berorientasi diekspor (4).

Kalimat utama pada paragraf di atas ditandai dengan nomor ....

a.(1) c. (3)

b. (2) d. (4)

1. Bacalah teks bacaan berikut!

Buah tomat merupakan buah yang sarat khasiat. Buah tomat dapat

mencegah penyakit kekurangan vitamin. Di samping itu juga mencegah

kanker prostat, kanker usus besar, dan kanker paru-paru. Hasil penelitian

menunjukkan tomat dapat mengobati gangguan pencernaan, diare dan

kolera.

Selain kaya manfaat, tomat juga lezat disantap. Bahkan sebagai saus atau

diracik menjadi masakan pun mampu membius para penikmatnya. Di

Perancis, tomat disebut pomme d’amour atau apel cinta. Jika ingin sehat

dan bebas dari kanker, cobalah rutin mengonsumsi “Si Apel Cinta”.

Rangkuman isi teks bacaan tersebut yang tepat adalah …

a. Tomat buah sarat khasiat dan lezat disantap.

b. Buah tomat atau apel cinta dapat mencegah penyakit kanker.

c. Buah tomat sarat khasiat, kaya manfaat bagi penderita penyakit.

d. Buah tomat selain mencegah juga mengobati berbagai penyakit.

2. Bacalah teks bacaan berikut!

Hutan bakau atau disebut juga hutan mangrove adalah hutan yang tumbuh di atas
rawa-rawa berair payau yang terletak pada garis pantai dan dipengaruhi oleh
pasang-surut air laut. Hutan ini tumbuh khususnya di tempat-tempat terjadi
pelumpuran dan akumulasi bahan organik.
Di Indonesia, hutan-hutan mangrove yang luas terdapat di seputar Dangkalan
Sunda yang relatif tenang dan merupakan tempat bermuara sungai-sungai besar,
yakni di pantai timur Sumatera dan pantai barat serta selatan Kalimantan.
Rangkuman isi teks bacaan tersebut yang tepat adalah …
a. Hutan bakau atau mangrove adalah hutan yang tumbuh di atas rawa-

rawa, terutamadi Dangkalan Sunda.
b. Di Indonesia, hutan mangrove terdapat di seputar Dangkalan Sunda

yang relative tenang dan bermuara sungai-sungai besar.
c. Hutan ini tumbuh khususnya di tempat-tempat terjadi pelumpuran dan

akumulasi bahan organik.
d. Hutan ini tumbuh di tempat, pelumpuran dan akumulasi bahan organik,

terutama di Dangkalan Sunda

3. Bacalah paragraf berikut dengan saksama!
Sebagai manusia yang sedang tumbuh, remaja mempunyai berbagai
kebutuhan yang menuntut untuk dipenuhi dan seringkali menjadi
sumber dari berbagai konflik dan masalah yang timbul pada dirinya.
Terutama dalam rangka penyesuaian diri terhadap lingkungannya.
Konflik dan masalah tersebut sering disebut problema remaja.

Simpulan paragraf tersebut adalah . . ..
a. kebutuhan seorang remaja harus dipenuhi agar tidak menimbulkan
konflik
b. remaja perlu menyesuaikan diri dengan lingkungannya agar tidak
menghadapikonflik
c. sebagai manusia yang sedang tumbuh, remaja sering menghadapi
masalah
d. remaja sering menimbulkan konflik di lingkungan tempat tinggalnya

Bioteknologi
Bioteknologi adalah istilah yang berasal dari bahasa latin yang terdiri atas
kata bio yang berarti “hidup” dan teknos yang berarti “teknologi” serta
logos yang berarti “ilmu.” Selanjutnya bioteknologi diartikan sebagai kajian
ilmu terapan yang konsen terhadap rangkaian proses biologis dalam
rangka menghasilkan barang dan jasa yang menerapkan prinsip sains.
Perkembangan bioteknologi tak hanya didasarkan pada cabang keimuan
biologi saja, namun juga pada disiplin ilmu terapan lainnya semisal biologi
molekuler, komputer, biokimia, genetika, kimia, mikrobiologis,
matematika, dan lain sebagainya.

6. Pernyataan di bawah ini yang sesuai dengan teks di atas ialah …

a. Bioteknologi adalah cabang dari keilmuan biologi

b. Bioteknologi bukanlah keilmuan murni

c. Bioteknologi diciptakan untuk mencari keuntungan

d. Bioteknologi adalah hasil penerapan teknologi terhadap prosesi biologis

7. Kutipan teks eksplanasi di atas termasuk bagian...........

a. Tesis

b. Ulasan

c. Rangkaian kejadian

d. Identifikasi fenomena

8. Di bawah ini yang merupakan struktur teks eksplanasi adalah.............

a. identifikasi –klasifikasi-deskripsi

b. identifikasi fenomena-rangkaian kejadian –ulasan

c. deskripsi bagian – rangkaian kejadian – ulasan

d. identifikasi fenomena- ulasan –rangkaian kejadian

9. Bacalah paragraf berikut !

Gerhana bulan terjadi saat sebagian atau keseluruhan penampang bulan

tertutup oleh

bayangan bumi.Itu terjadi bila bumi berada di antara matahari dan bulan

pada satu garis lurus yang sama ,sehingga sinar matahari tidak dapat

mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi.

Kutipan teks eksplanasi di atas termasuk dalam struktur bagian...........

a. Identifikasi fenomena

b. Sintesis teori

c. Ulasan

d. Rangkaian kejadian.

10.Kata ganti “ itu ”pada kalimat kedua paragraf di atas menunjuk

kata.............

a. Bumi c. Sinar matahari

b. Bulan d. Gerhana bulan

Kunci Jawaban
1. A

2. C
3. A
4. A
5. B
6. C
7. C
8. A
9. B

10.B

Rubrik Penilaian
Skor untuk setiap jawaban yang benar = 1
Skor untuk setiap jawaban yang salah = 0
Nilai = (Jumlah skor perolehan : Jumlah skor total) x 100

DAFTAR PUSTAKA

Basuki, Wulandayani Ngujer. 2015. Analisis Isi Buku Ajar Bahasa Indonesia

Wahana Pengetahuan untuk SMP/MTs Kelas IX. Volume 3, Nomor 2,

ISSN I2302-6405 (diakses pada tgl 15 Mei 2016).

E, Kosasih, 2017,Bahasa Indonesia Buku siswa SMP/MTS Kelas VIII :Pusat
Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

https://paket-wisatabromo.com/meringkas-isi-teks-eksplanasi-tujuan-cara-
langkah-contoh-yang-tepat

https://www.kelaspintar.id/blog/tips-pintar/kelas-8-tips-pintar/cara-
meringkas-teks-eksplanasi-2506/

https://paket-wisatabromo.com/meringkas-isi-teks-eksplanasi-tujuan-cara-
langkah-contoh-yang-tepat


Click to View FlipBook Version