SMP N 3 TUBAN
By; Indah Sari Setiyo Dewi,S.Pd
PETA KONSEP
Peta Konsep
A. GERAK BENDA
Tujuan Pembelajaran :
• Memahami konsep gerak, Perpindahaan, kecepatan dan percepatan
Benda bergerak terhadap titik
acuan (benda lain) jika jarak
atau posisi keduanya
berubah
Sumber : pixabay.com/Didgeman
1. Perpindahan dan Jarak tempuh
Perpindahan ; perubahan kedudukan dalam waktu tertentu
Persamaan rumus sebagai berikut.
∆x = xt - Xₒ
Keterangan:
∆x = Perubahan posisi, satuannya meter (m)
x0 = Posisi awal, satuannya meter (m)
xt = Posisi akhir, satuannya meter (m)
Perpindahan dari titik awal sampai akhir
Jarak tempuh yang berbeda
2. GERAK BERSIFAT RELAFIF
Gerak suatu benda selalu bersifat relatif. Bergerak atau tidaknya benda
ditentukan oleh keadaan si pengamat terhadap benda itu.
CONTOH
Pengamat ditepi jalan pasti melihat bahwa
kamu sedang bergerak bersama mobil.
Namun, kamu yang sedang berada didalam
mobil akan melihat bahwa pengamat
bergerak dengan arah yang berlawanan
dengan arah gerakmu. Jadi sifat relative
gerak bergantung pada titik acuan yang
digunakan.
Sumber : pixabay.com/Pexels
JENIS- JENIS GERAK
Gerak Menurut keadaan Benda
Gerak Nyata perubahan posisi benda terhadap titik acuan
Gerak Semu sebenarnya diam, namun yang teramati oleh pengamat seolah-olah
bergerak.
Gerak Menurut Bentuk Lintasan
a. Gerak Lurus lintasan berbentuk garis lurus
• Lintasan adalah titik-titik yang dilalui benda selama bergerak
b. Gerak Melingkar lintasan lingkaran atau bagian dari lingkaran
• Jarak Benda terhadap pusat tetap (jari-jari)
• Posisi Benda terhadap pusat berubah
c. Gerak Parabola Lintasannya berbentuk parabola
3. KELAJUAN DAN KECEPATAN
• Kelajuan jarak setiap satuan sekon =
• Kecepatan perpindahan setiap satuan sekon
– Jarak panjang lintasan yang ditempuh dalam =
satuan waktu
– Perpindahan perubahan kedudukan dalam
waktu tertentu
• Kelajuan tetap kelajuan gerak, tiap bagian jarak
ditempuh dalam waktu yang sama
• Kelajuan rata-rata bergerak menempuh jarak
tertentu, tiap bagian tidak ditempuh dalam waktu yang
sama
• Kelajuan besaran skalar (nilai besar dan satu
satuan)
• Kecepatan besaran vektor (ada arahnya)
Keterangan ; V = Kelajuan (m/s) S= Jarak Tepuh(m) t = Waktu (m/s)
KELAJUAN DAN KECEPATAN
CONTOH SOAL
Sebuah mobil berjalan dengan kelajuan 10 m/s melintas dari
Tuban menuju Gresik. Perjalanan ditempuh dalam waktu 2 jam.
Berapakah jarak antara Tuban- Gresik?
Jawab:
Diket; waktu tempuh 2 jam = 7.200 s
Di tanya jarak tempuh (s).....?
Jawab S= v.t
s = 10 x 7.200 = 72.000 m = 72 km
GERAK LURUS BERATURAN
GLB adalah gerak suatu benda pada lintasan lurus dengan kecepatan tetap.
v
t
Grafik gerak lurus beraturan
PERCEPATAN
Percepatan bertambahnya kelajuan tiap selang waktu tertentu
Perlambatan berkurangnya kelajuan tiap selang waktu tertentu
Jika dipercepat, nilai a positif. Jika diperlambat, nilai a
= − = +
₁ − ₀
Keterangan:
a = Percepatan gerak benda, satuannya m/s2
Vo = Kecepatan awal, satuannya m/s
Vt = Kecepatan akhir, satuannya m/s
to = Waktu awal, satuannya sekon atau detik (s)
tt = Waktu akhir, satuannya sekon atau detik (s) negatif.
KECEPATAN RATA-RATA
Kecepatan rata-rata dapat dinyatakan oleh persamaan
berikut.
Keterangan:
(Ṽ)= Kecepatan rata-rata, satuannya m/s
∆x = Selisih jarak yang ditempuh, satuannya meter (m)
∆ t= Selang waktu, satuannya adalah sekon atau
detik (s)
GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN
GLBB adalah gerakan lurus dengan kelajuan yang selalu
bertambah secara teratur, dengan kata lain percepatannya tetap.
Dengan kata lain, gerak lurus berubah beraturan adalah
gerak benda dengan lintasan lurus dan perceptan tetap.
Akibat gerak lurus berubah beraturan ini adalah gerak
benda yang dipercepat beraturan atau gerak benda
diperlambat beraturan.
B. GAYA
Tujuan Pembelajaran :
a) Mendeskripsikan konsep kelembaman dan resultan gaya.
b) Menyebutkan macam-macam gaya.
c) Menunjukkan pembuktian Hukum Newton melalui percobaan
sederhana yang manarik
GAYA adalah dorongan atau tarikan yang menyebabkan
perubahan bentuk, arah, gerak dan kecepatan benda.
Gerak dipercepat beraturan gaya searah arah gerak sehingga
mengalami percepatan secara teratur.
Gerak diperlambat beraturan gaya berlawanan arah gerak
sehingga mengalami perlambatan secara teratur.
Peta konsep Gaya
MELUKIS GAYA
Gaya adalah besaran vektor sehingga terdapat besaran dan arah.
Satuan dalam SI adalah Newton (N), dalam cgs adalah dyne (d)
Gaya dilukiskan dengan garis berarah (anak panah) dengan panjang
mewakili besar gaya dan arah anak panah adalah arah gayanya
Lambang gaya adalah F. Titik A adalah pangkal gaya atau titik tangkap
gaya
AF
MENGUKUR GAYA
Alat ukur gaya adalah neraca pegas atau dinamometer
Sumber : shutterstock.com
RESULTAN GAYA
Resultan adalah dua atau lebih gaya yang bekerja pada sutau garis kerja,
bersimbol R
Gaya yang segaris dan searah dijumlahkan
Gaya yang segaris dan berlawanan arah dikurangi
Arah resultan untuk kasus gaya pada meja yang didorong tersebut total kedua gaya yang
saling berlawanan. Resultan kedua gaya adalah R = F1 + (- F2)
Arah dan resultan kedua gaya adalah nol. Jika ada gaya-gaya yang segaris dan searah
lebih dari satu, maka besar resultan gaya-gaya tersebut adalah jumlah semua gaya itu.
R = F1 + F2 + F3 + ………. dan seterusnya
MACAM – MACAM GAYA
Gaya Otot
• Gaya oleh otot tubuh kita. Bisa mendorong dan menarik
Gaya Magnet
• Diakibatkan oleh magnet dan pada benda-benda yang terbuat dari besi
Gaya Gravitasi Bumi
• Gaya tarik bumi terhadap benda di permukaan bumi
Gaya Mesin
• Gaya dari hasil kerja mesin
Gaya Listrik
• Gaya dihasilkan muatan listrik
Gaya Pegas
• Gaya dari kerja benda elastis
GAYA GESEK
Gaya gesek adalah gaya yang timbul akibat pergeseran dua permukaan benda atau
lebih. Gaya ini dipengaruhi oleh berat dan kasar atau halusnya permukaan benda. Gaya
gesek dapat menimbulkan keuntungan dan kerugian.
Gaya gesek statik • Gaya gesek saat benda belum bergerak
Gaya gesek kinetis • Gaya gesek saat benda sudah bergerak
Kelajuan kritis • Batas kelajuan gerak benda di udara
Gaya gesek kinetis > Gaya statik maksimum
Contoh Gaya Gesek ; Tarikan dan Dorongan
Gaya gesek adalah gaya yang ditimbulkan oleh dua benda yang saling bergesekan dan arahnya
berlawanan dengan arah gerak benda.
GAYA DAN PERCEPATAN
Percepatan adalah perubahan kecepatan per satuan waktu.
Percepatan gerak benda terjadi karena ada gaya yang bekerja pada benda tersebut.
Gaya adalah sesuatu yang dapat mengakibatkan Sumber: dokumen penerbit
kecepatan gerak sebuah benda berubah. Jika gaya
searah dengan arah gerak benda, benda akan Benda mengalami percepatan atau
mengalami percepatan yang dilambangkan dengan perlambatan karena gaya yang searah
huruf a. jika gayanya berlawanan benda akan atau berlawanan arah dengan arah gerak benda
mengalami perlambatan dengan lambang (-a).
GAYA PADA JEMBATAN Sumber : wikipedia.com/JialiangGao
Sumber : pixabay.com/MemoryCatcher
Jembatan Kantilever
Sumber : pixabay.com/Kai_Vogel
Tiap bagian meneruskan beban ke ujung penyangga dengan
kombinasi regangan dan tegangan
Kombinasi setiap bagian membentuk segitiga
Maksimal 240 m
Jembatan Lengkung
Kontruksinya berbentuk busur setengan lingkaran dan
struktur ringan dan terbuka
Maksimal panjangnya 900m
Jembatan Gantung
Kontruksinya menggunakan kabel-kabel baja sebagai
penggangtung yang terentang
Gaya tekan diteruskan Menara penyangga ke tanah
Maksimal panjangnya 1.780 m
MASSA DAN BERAT BENDA
Berat gaya gravitasi pada benda tersebut
Berat bergantung pada massa dan percepatan gravitasi, di mana
semakin mendekati kutub semakin besar percepatan gravitasinya g
bumi = 9,8 N/kg, g bulan = 1,6 N/kg
=
HUKUM I NEWTON
• Resultan gaya-gaya yang bekerja nol, atau tidak ada gaya yang
bekerja pada benda maka benda itu akan diam atau bergerak lurus
beraturan ∑F=0
∑ F Resultan gaya
• Inersia adalah kecenderungan benda untuk mempertahankan
gerak diam atau gerak lurus
HUKUM II NEWTON
• Percepatan adalah bertambahnya kecepatan benda secara teratur.
• Faktor yang memengaruhi kecepatan benda adalah massa dan gaya.
• Percepatan berbanding lurus dengan gaya dan terbalik dengan massa.
Arah percepatan sama dengan arah gaya.
= .
Keterangan:
F = Gaya, dengan satuan Newton
m = massa benda, satuan kilogram (kg)
a = percepatan gerak benda, satuan m/s
Arah Gerak Benda
HUKUM III NEWTON
• Ketika benda pertama memberikan gaya pada benda kedua, maka kedua
memberikan gaya yang sama besar pada benda pertama dengan arah
yang berlawanan.
• Hukum aksi-reaksi: gaya aksi akan mendapatkan gaya reaksi yang sama
besar, tapi bekerja pada dua benda yang berbeda
= - F reaksi
Gaya aksi - reaksi
GAYA BERAT DAN GAYA NORMAL
Gaya berat adalah gaya akibat percepatan gravitasi bumi dan
menuju pusat bumi.
Gaya kontak terjadi saat dua benda bersentuhan.
Gaya kontak tegak lurus dengan permukaan kontak, sering
disebut gaya normal.
SELAMAT BELAJAR
HTTPS://YOUTU.BE/HWVE5KXJSPKS