KD. 3.11. Menganalisis sistem tata surya, rotasi
dan revolusi bumi, rotasi dan revolusi bulan, serta
dampaknya bagi kehidupan di bumi
KD. 4.11 Menyajikan karya tentang dampak
rotasi dan revolusi bumi dan bulan bagi kehidupan di
bumi, berdasarkan hasil pengamatan atau
penelusuran berbagai sumber informasi
BY INDAH SARI SETIYO DEWI , S.Pd
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Mendiskripsikan anggota tata surya dan peredaran
bulan mengelilingi bumi dan bumi mengelilingi
matahari
2. Menjelaskan gravitasi sebagai gaya tarik antara
matahari dan planet. Mendeskripsikan orbit planet
mengitari matahari berdasarkan model tata surya
3. Mendeskripsikan perbandingan antar planet
ditinjau dari massa, jari-jari, jarak rata-rata ke
matahari, dan sebagainya dengan menggunakan
tabel
Tata surya terdiri atas :
A. Matahari
B. Planet
C. Komet
D. Asteroid
E. Meteoroid
Tata Surya
Susunan Gaya tarik Planet Benda-
Tata antara benda langit
Surya Orbit
matahari dan planet
bulan
Gravitasi Perbandingan Komet,
antar planet Asteroid,
Meteor,
Meteorit
Model Massa, jari-jari, jarak
Tata Surya rata-rata ke Matahari
Bintang yang dapat memancarkan cahaya
sendiri
Matahari terdiri atas gumpalan gas yang
berpijar dengan diameter sekitar 1.400.000 km,
massa sekitar 330.420 kali massa bumi. Jarak
matahari dan bumi adalah 149.000.000 km.
Suhu permukaannya 6.000 °C
1. Inti Matahari : Bagian dalam bola matahari
tempat Reaksi Fusi
2. Fotosfer : Bagian permukaan matahari yang
terdiri dari gas berpijar
3. Kromosfer : Bagian atmosfernya matahari
4. Korona : Bagian atmosfer matahari yang
paling luar
Neptunus Merkurius
Uranus Venus
Saturnus Bumi
Yupiter Mars
Komet Asteroid
Orbit adalah garis edar/lintasan peredaran
planet dan benda langit lainnya yang
berbentuk elips
Bidang edar adalah tempat planet beredar
yang dibatasi oleh lintasan planet
Bidang ekliptika adalah bidang edar nya planet
Bumi
Perihelium adalah jarak terdekat planet
terhadap matahari
Aphelium adalah jarak terjauh planet terhadap
matahari
1. Merkurius : -
2. Venus : -
3. Bumi : Bulan
4. Mars : Phobos, Deimos
5. Yupiter : Ganymede, Metis, Andrastea, Amalthea,
Thebe, dll
6. Saturnus : Titan, Hyperion, Lapetus, Phoebe,
Rhea, dll
7. Uranus : Ariel, Miranda, Umbriel, Titania,
Oberon, dll
8. Neptunus : Triton, Nereid, dll
Yang termasuk planet dalam : Merkurius,
Venus, Bumi, Mars
Yang termasuk planet luar : Yupiter, Saturnus,
Uranus, Neptunus
Planet terdekat matahari : Merkurius
Planet terdekat bumi : Venus
Planet bercincin : Saturnus
Planet terjauh : Neptunus
Planet terjauh dengan matahari : Neptunus
Planet terpanas : Venus
Planet berwarna kemerah-merahan : Mars
Planet bintang kejora : Venus
Planet tercepat periode revolusi : Yupiter
Planet paling lama kala revolusi : Neptunus
Planet terbesar : Yupiter
Planet terkecil : Merkurius
Planet bintang fajar : Venus
Planet arah rotasinya berlawanan dengan planet :
Venus dan Uranus
Planet yang tidak punya satelit : Venus
Planet yang mempunyai 2 satelit Phobos dan
Deimos : Mars
Planet tercepat rotasinya (9,5 jam ) : Yupiter
Planet terbesar ke 2 : Saturnus
Planet terindah dan tercantik : Sarturnus
Planet yang mempunyai 5 satelit Miranda, Ariel,
Umblie, Titania, Umberium : Uranus
Planet yang berwarna hijau kebiruan : Uranus
Planet berwarna kebiruan : Neptunus
Planet kembar : Uranus dan Neptunus
Planet terbanyak satelitnya : Saturus
Planet pembuat ulah, karena sering keluar dari
garis edarnya : Neptunus
Planet terdekat dengan matahari berupa bola batu
berkawah
Disebut bintang fajar/bintang senja
Permukaannya berlubang
Terdiri dari 58% besi dan mempunyai atmosfer
yang hampa
Planet Merkurius Ciri-ciri planet Merkurius :
a. Hampir tidak memiliki atmosfer
b. Temperatur pada siang hari sangat panas
c. Pada malam hari sangat dingin
d. Planet yang ukurannya paling kecil
Planet terpanas karena permukaan Venus tertutup awan
atmosfer/suhunya 470 °C
Disebut bintang kejora/bintang timur/bintang senja
Arah rotasinya berlawanan dengan planet lain yaitu dari Timur ke Barat
Tidak mempunyai satelit
Planet yang hampir sebesar Bumi
Muncul sesaat sebelum matahari terbit dan terbenam menyusul matahari
Suhunya sekitar 500 °C
Planet Venus Ciri-ciri planet Venus :
a. Memiliki atmosfer yang sangat tebal
b. Temperatur pada siang hari sangat panas
c. Pada malam hari sangat dingin
d. Warna mengkilap
e. Atmosfer terdiri dari gas karbondioksida
Satu-satunya planet yang ada kehidupan
Mempunyai atmosfer yang terbentuk dari nitrogen (N2 : 78%)
oksigen (O2 : 21%) sisanya 1% yaitu argon, karbondioksida ozon
dan gas-gas lain
Diameter katulistiwa 12.757 km
Jarak dengan matahari 150.000.000 km
Kala/periode rotasi 24 jam
Kala/periode revolusi 365 ¼ hari/1 tahun
Satelitnya adalah Bulan
Terbentuk bulat pepat di bagian kutubnya
Diameter kutubnya 12.714 km
2/3 permukaan bumi adalah lautan
Planet Bumi Ciri-ciri planet Venus :
a. Memiliki atmosfer
b. Temperatur pada siang dan malam tidak jauh berbeda
c. Warna kebiruan bila dilihat dari angkasa
d. Terdapat air
e. Ada kehidupan
Sangat kering dan tertutup debu merah sehingga
disebut planet merah
Permukaannya terdapat kawah
Atmosfernya tipis, tersusun dari karbondioksida dan
nitrogen
Mempunyai 2 satelit, yaitu Phobos dan Deimos
Planet Mars Ciri-ciri planet Mars :
a. Permukaan berbatu – batu
b. Memiliki kutub es seperti bumi
c. Suhu permukaan lebih dingin dari bumi
d. Memiliki gunung berapi dengan ketinggian 23.000 m dari
permukaan tanah
e. Warna kemerahan
Planet terbesar, diameternya 142.796 km
Nama lainnya adalah Yupiter Masturi/Respati, Raja Langit,
Planet Raksasa
Warnanya merah kecoklatan
Jarak dari matahari 778.000.000 km
Gaya grafitasinya lebih besar daripada Bumi
Atmosfer Yupiter terdiri dari hidrogen dan helium
Mempunyai 16 satelit
Suhunya sekitar -146 °C
Planet Jupiter Ciri-ciri planet Jupiter :
a. Planet terbesar
b. Berdiameter 11 kali diameter bumi
c. Atmosfer terdiri dari hidrogen dan helium
d. Memiliki awan dari amonia dan kristal es
Planet bercincin/planet terindah
Warnanya kekuning-kuningan
Atmosfer Saturnus hidrogen dan helium metana
Memiliki 18 satelit
Satelit yang paling besar, yaitu Titan dengan diameter
5.120 km
Diameter cincinnya 272.000 km
Cincinnya berupa gas hidrogen, helium, metana,
amoniak
Planet Saturnus Ciri-ciri planet Saturnus:
a. Angkasanya diselimuti oleh sabuk yang kaya hidrogen
b. Mempunyai cincin yang berlapis – lapis terdiri atas kristal
es dengan lebar 402000 km dan tebal 15 km
Ditemukan oleh Sir William Herschell (1781)
Arah rotasinya seperti Venus dari Timur ke Barat
Atmosfer terdiri dari metana yang berwarna biru,
nitrogen, dan helium
Mempunyai 5 satelit
Satelit yang paling besar, yaitu Ariel
Planet Uranus Ciri-ciri planet Uranus:
a. Terselubung kabut tebal terutama terdiri dari gas
metan
b. Garis tengahnya kira – kira empat kali garis tengah
bumi
Ditemukan oleh J.G Galle
Atmosfernya padat dengan gas dan bagian
bawahnya adalah batuan dan es
Mempunyai 8 satelit
Disebut planet pembuat ulah, karena sering
keluar dari garis edarnya
Planet Neptunus Ciri-ciri planet Neptunus:
a. Keadaannya hampir sama dengan uranus
sehingga sering disebut planet kembar
b. Suhu permukaan mencapai - 1200C
Rotasi adalah perputaran planet pada
porosnya (sumbunya)
Gerak rotasi planet selama satu putaran atau
satu periode disebut Kala Rotasi (Periode
Rotasi)
Kala Rotasi (Periode Rotasi) adalah waktu
yang diperlukan planet untuk melakukan satu
kali rotasi
Revolusi adalah perputaran planet
mengelilingi matahari
Gerak revolusi planet selama satu putaran atau
satu periode disebut Kala Revolusi (Periode
Revolusi)
Kala revolusi adalah waktu yang diperlukan
planet untuk melakukan satu kali revolusi
Planet Diameter Jarak Rata-rata Periode Periode Rotasi Jumlah Susunan
Rata-rata dari Matahari Revolusi bulan Atmosfer
Merkurius 59 hari
Venus 4.862 dalam km 88 hari - 243 hari* 0 He
Bumi 12.190 225 hari 23,9 hari 0 CO2
Mars 12.725 58.000.000 365 hari 24,6 jam 1 N2, O
Jupiter 108.000.000 1,9 tahun 2 CO2
Saturnus 6.780 149.600.000 11,9 tahun 9,8 jam 16 NH3, CH4
Uranus 142.680 228.000.000 29,5 tahun 10,6 jam 17** NH3, CH4
Neptunus 120.000 779.000.000 84 tahun 5 CH4, H2
1.428.000.000 164,8 tahun 24 jam 2 NH3, CH4
50.100 2.875.000.000 22 jam
48.600 4.500.000.000
Catatan : * tanda minus menunjukkan arah rotasi berlawanan dengan planet lain
** ditemukan 21 tapi tidak disahkan
PRILAKU BENDA LANGIT
1. Komet
Komet merupakan rangkaian cahaya yang bergerak dari satu
konstelasi ke konstelasi lain di antara bintang-bintang. Rangkaian
cahaya komet memperlihatkan seperti untaian rambut panjang, oleh
karena itu komet sering disebut bintang berekorKetika mendekati
matahari, ekor komet selalu berada di depan, menjauhi matahari. Hal
ini disebabkan karena adanya tekanan sorot pada cahaya matahari
yang mendorong partikel-partikel terkecil selalu ke arah yang
berlawanan dengan matahari.
Komet/Bintang berekor/Bintang Kemukus adalah
benda langit yang bergerak berputar mengelilingi
Matahari dengan lintasan/orbit yang sangat
lonjong
Komet tersusun dari kumpulan debu dan gas yang
membeku termasuk di dalamnya adalah Sianogen
(S/CN), karbondioksida (CO2), karbon monoksida (CO),
nitrogen (N2), hidroksil (OH), dan nitrogen hidrid (NH)
Contoh komet :
Komet Halley (yang nampak setiap 76 tahun sekali)
Komet Encke
Komet Ikeya Sekki
Asteroid adalah benda-benda langit seperti
planet yang berukuran relatif kecil dan beredar
diantara orbit Mars dan Yupiter
Orbit asteroid ketika mengelilingi matahari
berbentuk lingkaran
Contoh :
Asteroid Ceres
Asteroid Pallus
Asteroid Vespa
Meteoroid adalah benda-benda angkasa yang
bertebaran di sekitar orbit bumi dengan lintasan
yang tidak teratur
Meteor (bintang jatuh/bintang beralih) adalah
meteoroid yang masuk ke atmosfer bumi dan
terbakar di udara karena gesekan dengan lapisan
atmosfer
Meteoroit (batu meteor) adalah meteor yang dapat
mencapai bumi
Dapat dibedakan menjadi 2, yaitu meteor batuan dan
meteor logam
Contoh : Meteoroit Anhighito
Meteorit terdiri atas dua jenis
yaitu:
1. Meteorit logam (metalik)
Meteorit ini terdiri atas nikel.
2. Meteorit batu-batuan
Meteorit ini terdiri atas
mineral dan menyerupai
batuan beku.
Bentuk Bumi bulat pepat, tetapi tidak persis bulat
sempurna, melainkan agak pepat di kedua
kutubnya dan agak mengembung di sekitar
Katulistiwa
Diameter Bumi pada bagian Kutub lebih kecil
daripada diameter Bumi pada Katulistiwa
Diameter Bumi pada Katulistiwa : 12.756 km
Diameter Bumi pada Kutub : 12.714 km
Garis bujur digunakan untuk Pembagian Daerah
Waktu (jam dan tanggal)
Garis lintang digunakan untuk memprediksi dan
mengantisipasi berbagai hal terkait dengan
perubahan cuaca, iklim, musim, dll.
Rotasi bumi adalah perputaran Bumi pada
porosnya (sumbunya)
Gerak Rotasi planet selama satu putaran atau
satu periode disebut Kala Rotasi (Periode
Rotasi)
Periode/Kala Rotasi Bumi adalah 23,9 jam atau
1 hari
Pergantian siang dan malam
Bagian Bumi yang menghadap ke matahari mengalami
siang hari, sedangkan bagian Bumi yang membelakangi
matahari mengalami malam hari
Gerak semu harian matahari
Bumi berotasi dari Barat ke Timur, sehingga matahari
seolah-olah bergerak dari Timur ke Barat
Pembelokan arus laut
Pembelokan arah angin
Akibat rotasi Bumi udara yang bergerak menuju
Katulistiwa akan berbelok ke arah Timur mengikuti arah
rotasi Bumi
Perbedaan waktu di berbagai daerah
Pembagian daerah waktu di Indonesia
No. Daerah Waktu Wilayah
1. Waktu Indonesia Barat (WIB) Pulau Jawa, Pulau
Madura,
Kalimantan Barat,
Sumatera
2. Waktu Indonesia Tengah Kalimantan
(WITA) Selatan,
Kalimantan Timur,
Pulau Sulawesi,
Pulau Bali, NTB,
NTT
3. Waktu Indonesia Timur (WIT) Papua, Maluku
Revolusi Bumi adalah perputaran Bumi
mengelilingi matahari
Kala revolusi Bumi mengitari Matahari adalah
1 tahun atau 365,25 hari
Kalender Masehi
Kalender Masehi dihitung berdasarkan kala revolusi
Bumi/peredaran Bumi mengelilingi matahari
1 tahun dalam kalender masehi, yaitu 365 hari = 5
jam 48 menit 46 detik/365 ¼ hari
¼ hari digabung menjadi 1 setiap 4 tahun sekali
Tahun yag habis dibagi 4 disebut tahun Kabisat.
Jumlah hariya 5366 hari, yaitu bulan Februari
umumnya 29 hari
Nama bulan dalam kalender Masehi :
Bulan Jumlah Hari
Januari 31
Februari 28,9
Maret 31
April 30
31
Mei 30
Juni 31
Juli 31
Agustus 30
September 31
Oktober 30
November 31
Desember
Kalender Hijriah
Perhitungan kalender Hijrah di dasarkan pada
Kala revolusi Bulan (peredaran Bulan mengelilingi
Bumi yakni selama 29 ½ hari)
Karena 1 tahun ada 12 bulan, maka kalender Hijrah
jumlah hari dalam 1 tahun : 12×29 ½ hari = 354 hari
Jumlah hari pada bulan-bulan Hijrah adalah 29 dan
30 hari
Penentuan awal dari dihitung ada 4 tahun Kabisat
(habis dibagi 4)
Tahun Kabisat kalender Hijrah jumlah harinya 355
hari
Pergantian musim
Ketika kutub Selatan Bumi condong ke matahari
belahan Bumi Selatan mengalami musim panas, pada saat
yang sama kutub Utara Bumi semakin jauh dari matahari,
maka belahan Bumi Utara mengalami musim dingin.
Diantara pergantian musim panas ke dingin terjadi
musim gugur. Diantara pergantian musim dingin ke
panas terjadi musim semi, berarti kutub Utara dan Selatan
mengalami 4 musim. Di daerah Katulistiwa mengalami 2
musim, yaitu musim kemarau dan musim penghujan.
Terlihatnya rasi bintang yang berbeda dari bulan ke
bulan
Gerak semu tahunan matahari
Matahari tampak terbit dari tempat yang berbeda
setiap periode. Dalam 1 tahun matahari seolah-olah
bergerak/berpindah tempat.
Terjadi fase-fase bulan
Terjadinya pasang surut air laut
Bulan memiliki gaya tarik, sehingga pada saat bulan
dekat dengan Bumi air laut akan ditarik oleh bulan,
sehingga menyebabkan pasang surut air laut
Dalam 1 tahun bulan mengelilingi Bumi sebanyak
12× sehingga dalam kalender Hijriah 1 tahun ada 12
bulan.
Terjadi pada waktu bulan mati
Terjadi bila matahari, bulan, dan Bumi berada
pada garis lurus
Terjadi karena sinar matahari yang mengenai
Bumi terhalang oleh bulan.
Gerhana matahari total jika bumi berada di
umbra bulan
Gerhana matahari sebagian terjadi bila Bumi
berada di penumbra bulan/sebagian di umbra
dan sebagiannya lagi di penumbra
Gerhana matahari cincin terjadi bila Bumi
berada di perpanjangan umbra bulan
Terjadi pada saat fase bulan purnama
Terjadi apabila matahari, Bumi, dan bulan
berada pada garis lurus
Terjadi karena sinar matahari yang mengenai
bulan terhalang oleh Bumi
Gerhana bulan total terjadi apabila bulan
breads pada bayangan umbra bulan
Gerhana bulan sebagian terjadi bila bulan di
bayangan penumbra Bumi/bulan berada pada
penumbra dan umbra Bumi