The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by indahdewi60, 2022-02-24 22:07:30

BAB 6 SISTEM TATA SURYA

BAB 6 SISTEM TATA SURYA

KD. 3.11. Menganalisis sistem tata surya, rotasi
dan revolusi bumi, rotasi dan revolusi bulan, serta
dampaknya bagi kehidupan di bumi

KD. 4.11 Menyajikan karya tentang dampak
rotasi dan revolusi bumi dan bulan bagi kehidupan di
bumi, berdasarkan hasil pengamatan atau
penelusuran berbagai sumber informasi

BY INDAH SARI SETIYO DEWI , S.Pd



TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Mendiskripsikan anggota tata surya dan peredaran
bulan mengelilingi bumi dan bumi mengelilingi
matahari

2. Menjelaskan gravitasi sebagai gaya tarik antara
matahari dan planet. Mendeskripsikan orbit planet
mengitari matahari berdasarkan model tata surya

3. Mendeskripsikan perbandingan antar planet
ditinjau dari massa, jari-jari, jarak rata-rata ke
matahari, dan sebagainya dengan menggunakan
tabel

 Tata surya terdiri atas :
A. Matahari
B. Planet
C. Komet
D. Asteroid
E. Meteoroid

Tata Surya

Susunan Gaya tarik Planet Benda-
Tata antara benda langit
Surya Orbit
matahari dan planet
bulan

Gravitasi Perbandingan Komet,
antar planet Asteroid,
Meteor,
Meteorit

Model Massa, jari-jari, jarak
Tata Surya rata-rata ke Matahari

 Bintang yang dapat memancarkan cahaya
sendiri

 Matahari terdiri atas gumpalan gas yang
berpijar dengan diameter sekitar 1.400.000 km,
massa sekitar 330.420 kali massa bumi. Jarak
matahari dan bumi adalah 149.000.000 km.
Suhu permukaannya 6.000 °C

1. Inti Matahari : Bagian dalam bola matahari
tempat Reaksi Fusi

2. Fotosfer : Bagian permukaan matahari yang
terdiri dari gas berpijar

3. Kromosfer : Bagian atmosfernya matahari
4. Korona : Bagian atmosfer matahari yang

paling luar

Neptunus Merkurius
Uranus Venus
Saturnus Bumi
Yupiter Mars

Komet Asteroid

 Orbit adalah garis edar/lintasan peredaran
planet dan benda langit lainnya yang
berbentuk elips

 Bidang edar adalah tempat planet beredar
yang dibatasi oleh lintasan planet

 Bidang ekliptika adalah bidang edar nya planet
Bumi

 Perihelium adalah jarak terdekat planet
terhadap matahari

 Aphelium adalah jarak terjauh planet terhadap
matahari

1. Merkurius : -
2. Venus : -
3. Bumi : Bulan
4. Mars : Phobos, Deimos
5. Yupiter : Ganymede, Metis, Andrastea, Amalthea,

Thebe, dll
6. Saturnus : Titan, Hyperion, Lapetus, Phoebe,

Rhea, dll
7. Uranus : Ariel, Miranda, Umbriel, Titania,

Oberon, dll
8. Neptunus : Triton, Nereid, dll

 Yang termasuk planet dalam : Merkurius,
Venus, Bumi, Mars

 Yang termasuk planet luar : Yupiter, Saturnus,
Uranus, Neptunus

 Planet terdekat matahari : Merkurius
 Planet terdekat bumi : Venus
 Planet bercincin : Saturnus
 Planet terjauh : Neptunus
 Planet terjauh dengan matahari : Neptunus
 Planet terpanas : Venus

 Planet berwarna kemerah-merahan : Mars
 Planet bintang kejora : Venus
 Planet tercepat periode revolusi : Yupiter
 Planet paling lama kala revolusi : Neptunus
 Planet terbesar : Yupiter
 Planet terkecil : Merkurius
 Planet bintang fajar : Venus
 Planet arah rotasinya berlawanan dengan planet :

Venus dan Uranus
 Planet yang tidak punya satelit : Venus
 Planet yang mempunyai 2 satelit Phobos dan

Deimos : Mars

 Planet tercepat rotasinya (9,5 jam ) : Yupiter
 Planet terbesar ke 2 : Saturnus
 Planet terindah dan tercantik : Sarturnus
 Planet yang mempunyai 5 satelit Miranda, Ariel,

Umblie, Titania, Umberium : Uranus
 Planet yang berwarna hijau kebiruan : Uranus
 Planet berwarna kebiruan : Neptunus
 Planet kembar : Uranus dan Neptunus
 Planet terbanyak satelitnya : Saturus
 Planet pembuat ulah, karena sering keluar dari

garis edarnya : Neptunus

 Planet terdekat dengan matahari berupa bola batu
berkawah

 Disebut bintang fajar/bintang senja
 Permukaannya berlubang
 Terdiri dari 58% besi dan mempunyai atmosfer

yang hampa

Planet Merkurius Ciri-ciri planet Merkurius :

 a. Hampir tidak memiliki atmosfer

 b. Temperatur pada siang hari sangat panas

 c. Pada malam hari sangat dingin

 d. Planet yang ukurannya paling kecil

 Planet terpanas karena permukaan Venus tertutup awan
atmosfer/suhunya 470 °C

 Disebut bintang kejora/bintang timur/bintang senja
 Arah rotasinya berlawanan dengan planet lain yaitu dari Timur ke Barat
 Tidak mempunyai satelit
 Planet yang hampir sebesar Bumi
 Muncul sesaat sebelum matahari terbit dan terbenam menyusul matahari
 Suhunya sekitar 500 °C
Planet Venus Ciri-ciri planet Venus :
a. Memiliki atmosfer yang sangat tebal
b. Temperatur pada siang hari sangat panas
c. Pada malam hari sangat dingin
d. Warna mengkilap
e. Atmosfer terdiri dari gas karbondioksida

 Satu-satunya planet yang ada kehidupan
 Mempunyai atmosfer yang terbentuk dari nitrogen (N2 : 78%)

oksigen (O2 : 21%) sisanya 1% yaitu argon, karbondioksida ozon
dan gas-gas lain
 Diameter katulistiwa 12.757 km
 Jarak dengan matahari 150.000.000 km
 Kala/periode rotasi 24 jam
 Kala/periode revolusi 365 ¼ hari/1 tahun
 Satelitnya adalah Bulan
 Terbentuk bulat pepat di bagian kutubnya
 Diameter kutubnya 12.714 km
 2/3 permukaan bumi adalah lautan

 Planet Bumi Ciri-ciri planet Venus :
a. Memiliki atmosfer
b. Temperatur pada siang dan malam tidak jauh berbeda
c. Warna kebiruan bila dilihat dari angkasa
d. Terdapat air
e. Ada kehidupan

 Sangat kering dan tertutup debu merah sehingga
disebut planet merah

 Permukaannya terdapat kawah
 Atmosfernya tipis, tersusun dari karbondioksida dan

nitrogen
 Mempunyai 2 satelit, yaitu Phobos dan Deimos
 Planet Mars Ciri-ciri planet Mars :

a. Permukaan berbatu – batu
b. Memiliki kutub es seperti bumi
c. Suhu permukaan lebih dingin dari bumi
d. Memiliki gunung berapi dengan ketinggian 23.000 m dari

permukaan tanah
e. Warna kemerahan

 Planet terbesar, diameternya 142.796 km
 Nama lainnya adalah Yupiter Masturi/Respati, Raja Langit,

Planet Raksasa
 Warnanya merah kecoklatan
 Jarak dari matahari 778.000.000 km
 Gaya grafitasinya lebih besar daripada Bumi
 Atmosfer Yupiter terdiri dari hidrogen dan helium
 Mempunyai 16 satelit
 Suhunya sekitar -146 °C
 Planet Jupiter Ciri-ciri planet Jupiter :

a. Planet terbesar
b. Berdiameter 11 kali diameter bumi
c. Atmosfer terdiri dari hidrogen dan helium
d. Memiliki awan dari amonia dan kristal es

 Planet bercincin/planet terindah
 Warnanya kekuning-kuningan
 Atmosfer Saturnus hidrogen dan helium metana
 Memiliki 18 satelit
 Satelit yang paling besar, yaitu Titan dengan diameter

5.120 km
 Diameter cincinnya 272.000 km
 Cincinnya berupa gas hidrogen, helium, metana,

amoniak
 Planet Saturnus Ciri-ciri planet Saturnus:

a. Angkasanya diselimuti oleh sabuk yang kaya hidrogen
b. Mempunyai cincin yang berlapis – lapis terdiri atas kristal

es dengan lebar 402000 km dan tebal 15 km

 Ditemukan oleh Sir William Herschell (1781)
 Arah rotasinya seperti Venus dari Timur ke Barat
 Atmosfer terdiri dari metana yang berwarna biru,

nitrogen, dan helium
 Mempunyai 5 satelit
 Satelit yang paling besar, yaitu Ariel

 Planet Uranus Ciri-ciri planet Uranus:

a. Terselubung kabut tebal terutama terdiri dari gas
metan

b. Garis tengahnya kira – kira empat kali garis tengah
bumi

 Ditemukan oleh J.G Galle
 Atmosfernya padat dengan gas dan bagian

bawahnya adalah batuan dan es
 Mempunyai 8 satelit
 Disebut planet pembuat ulah, karena sering

keluar dari garis edarnya

 Planet Neptunus Ciri-ciri planet Neptunus:

a. Keadaannya hampir sama dengan uranus
sehingga sering disebut planet kembar

b. Suhu permukaan mencapai - 1200C

 Rotasi adalah perputaran planet pada
porosnya (sumbunya)

 Gerak rotasi planet selama satu putaran atau
satu periode disebut Kala Rotasi (Periode
Rotasi)

 Kala Rotasi (Periode Rotasi) adalah waktu
yang diperlukan planet untuk melakukan satu
kali rotasi

 Revolusi adalah perputaran planet
mengelilingi matahari

 Gerak revolusi planet selama satu putaran atau
satu periode disebut Kala Revolusi (Periode
Revolusi)

 Kala revolusi adalah waktu yang diperlukan
planet untuk melakukan satu kali revolusi

Planet Diameter Jarak Rata-rata Periode Periode Rotasi Jumlah Susunan
Rata-rata dari Matahari Revolusi bulan Atmosfer
Merkurius 59 hari
Venus 4.862 dalam km 88 hari - 243 hari* 0 He
Bumi 12.190 225 hari 23,9 hari 0 CO2
Mars 12.725 58.000.000 365 hari 24,6 jam 1 N2, O
Jupiter 108.000.000 1,9 tahun 2 CO2
Saturnus 6.780 149.600.000 11,9 tahun 9,8 jam 16 NH3, CH4
Uranus 142.680 228.000.000 29,5 tahun 10,6 jam 17** NH3, CH4
Neptunus 120.000 779.000.000 84 tahun 5 CH4, H2
1.428.000.000 164,8 tahun 24 jam 2 NH3, CH4
50.100 2.875.000.000 22 jam
48.600 4.500.000.000

Catatan : * tanda minus menunjukkan arah rotasi berlawanan dengan planet lain
** ditemukan 21 tapi tidak disahkan

PRILAKU BENDA LANGIT

1. Komet
Komet merupakan rangkaian cahaya yang bergerak dari satu
konstelasi ke konstelasi lain di antara bintang-bintang. Rangkaian
cahaya komet memperlihatkan seperti untaian rambut panjang, oleh
karena itu komet sering disebut bintang berekorKetika mendekati
matahari, ekor komet selalu berada di depan, menjauhi matahari. Hal
ini disebabkan karena adanya tekanan sorot pada cahaya matahari
yang mendorong partikel-partikel terkecil selalu ke arah yang
berlawanan dengan matahari.

 Komet/Bintang berekor/Bintang Kemukus adalah
benda langit yang bergerak berputar mengelilingi
Matahari dengan lintasan/orbit yang sangat
lonjong

 Komet tersusun dari kumpulan debu dan gas yang
membeku termasuk di dalamnya adalah Sianogen
(S/CN), karbondioksida (CO2), karbon monoksida (CO),
nitrogen (N2), hidroksil (OH), dan nitrogen hidrid (NH)

 Contoh komet :

 Komet Halley (yang nampak setiap 76 tahun sekali)
 Komet Encke
 Komet Ikeya Sekki

 Asteroid adalah benda-benda langit seperti
planet yang berukuran relatif kecil dan beredar
diantara orbit Mars dan Yupiter

 Orbit asteroid ketika mengelilingi matahari
berbentuk lingkaran

 Contoh :

 Asteroid Ceres
 Asteroid Pallus
 Asteroid Vespa

 Meteoroid adalah benda-benda angkasa yang
bertebaran di sekitar orbit bumi dengan lintasan
yang tidak teratur

 Meteor (bintang jatuh/bintang beralih) adalah
meteoroid yang masuk ke atmosfer bumi dan
terbakar di udara karena gesekan dengan lapisan
atmosfer

 Meteoroit (batu meteor) adalah meteor yang dapat
mencapai bumi

 Dapat dibedakan menjadi 2, yaitu meteor batuan dan
meteor logam

 Contoh : Meteoroit Anhighito

Meteorit terdiri atas dua jenis
yaitu:
1. Meteorit logam (metalik)

Meteorit ini terdiri atas nikel.
2. Meteorit batu-batuan

Meteorit ini terdiri atas
mineral dan menyerupai
batuan beku.

 Bentuk Bumi bulat pepat, tetapi tidak persis bulat
sempurna, melainkan agak pepat di kedua
kutubnya dan agak mengembung di sekitar
Katulistiwa

 Diameter Bumi pada bagian Kutub lebih kecil
daripada diameter Bumi pada Katulistiwa

 Diameter Bumi pada Katulistiwa : 12.756 km
 Diameter Bumi pada Kutub : 12.714 km
 Garis bujur digunakan untuk Pembagian Daerah

Waktu (jam dan tanggal)
 Garis lintang digunakan untuk memprediksi dan

mengantisipasi berbagai hal terkait dengan
perubahan cuaca, iklim, musim, dll.

 Rotasi bumi adalah perputaran Bumi pada
porosnya (sumbunya)

 Gerak Rotasi planet selama satu putaran atau
satu periode disebut Kala Rotasi (Periode
Rotasi)

 Periode/Kala Rotasi Bumi adalah 23,9 jam atau
1 hari

 Pergantian siang dan malam

 Bagian Bumi yang menghadap ke matahari mengalami
siang hari, sedangkan bagian Bumi yang membelakangi
matahari mengalami malam hari

 Gerak semu harian matahari

 Bumi berotasi dari Barat ke Timur, sehingga matahari
seolah-olah bergerak dari Timur ke Barat

 Pembelokan arus laut
 Pembelokan arah angin

 Akibat rotasi Bumi udara yang bergerak menuju
Katulistiwa akan berbelok ke arah Timur mengikuti arah
rotasi Bumi

 Perbedaan waktu di berbagai daerah

 Pembagian daerah waktu di Indonesia

No. Daerah Waktu Wilayah

1. Waktu Indonesia Barat (WIB) Pulau Jawa, Pulau
Madura,

Kalimantan Barat,
Sumatera

2. Waktu Indonesia Tengah Kalimantan
(WITA) Selatan,
Kalimantan Timur,
Pulau Sulawesi,
Pulau Bali, NTB,
NTT

3. Waktu Indonesia Timur (WIT) Papua, Maluku

 Revolusi Bumi adalah perputaran Bumi
mengelilingi matahari

 Kala revolusi Bumi mengitari Matahari adalah
1 tahun atau 365,25 hari

 Kalender Masehi

 Kalender Masehi dihitung berdasarkan kala revolusi
Bumi/peredaran Bumi mengelilingi matahari

 1 tahun dalam kalender masehi, yaitu 365 hari = 5
jam 48 menit 46 detik/365 ¼ hari

 ¼ hari digabung menjadi 1 setiap 4 tahun sekali
 Tahun yag habis dibagi 4 disebut tahun Kabisat.

Jumlah hariya 5366 hari, yaitu bulan Februari
umumnya 29 hari

 Nama bulan dalam kalender Masehi :

Bulan Jumlah Hari
Januari 31
Februari 28,9
Maret 31
April 30
31
Mei 30
Juni 31
Juli 31
Agustus 30
September 31
Oktober 30
November 31
Desember

 Kalender Hijriah

 Perhitungan kalender Hijrah di dasarkan pada

 Kala revolusi Bulan (peredaran Bulan mengelilingi
Bumi yakni selama 29 ½ hari)

 Karena 1 tahun ada 12 bulan, maka kalender Hijrah
jumlah hari dalam 1 tahun : 12×29 ½ hari = 354 hari

 Jumlah hari pada bulan-bulan Hijrah adalah 29 dan
30 hari

 Penentuan awal dari dihitung ada 4 tahun Kabisat
(habis dibagi 4)

 Tahun Kabisat kalender Hijrah jumlah harinya 355
hari

 Pergantian musim
Ketika kutub Selatan Bumi condong ke matahari

belahan Bumi Selatan mengalami musim panas, pada saat
yang sama kutub Utara Bumi semakin jauh dari matahari,
maka belahan Bumi Utara mengalami musim dingin.
Diantara pergantian musim panas ke dingin terjadi
musim gugur. Diantara pergantian musim dingin ke
panas terjadi musim semi, berarti kutub Utara dan Selatan
mengalami 4 musim. Di daerah Katulistiwa mengalami 2
musim, yaitu musim kemarau dan musim penghujan.

 Terlihatnya rasi bintang yang berbeda dari bulan ke
bulan

 Gerak semu tahunan matahari

Matahari tampak terbit dari tempat yang berbeda
setiap periode. Dalam 1 tahun matahari seolah-olah
bergerak/berpindah tempat.

 Terjadi fase-fase bulan

 Terjadinya pasang surut air laut

Bulan memiliki gaya tarik, sehingga pada saat bulan
dekat dengan Bumi air laut akan ditarik oleh bulan,
sehingga menyebabkan pasang surut air laut

Dalam 1 tahun bulan mengelilingi Bumi sebanyak
12× sehingga dalam kalender Hijriah 1 tahun ada 12
bulan.

 Terjadi pada waktu bulan mati
 Terjadi bila matahari, bulan, dan Bumi berada

pada garis lurus
 Terjadi karena sinar matahari yang mengenai

Bumi terhalang oleh bulan.

 Gerhana matahari total jika bumi berada di
umbra bulan

 Gerhana matahari sebagian terjadi bila Bumi
berada di penumbra bulan/sebagian di umbra
dan sebagiannya lagi di penumbra

 Gerhana matahari cincin terjadi bila Bumi
berada di perpanjangan umbra bulan

 Terjadi pada saat fase bulan purnama
 Terjadi apabila matahari, Bumi, dan bulan

berada pada garis lurus
 Terjadi karena sinar matahari yang mengenai

bulan terhalang oleh Bumi

 Gerhana bulan total terjadi apabila bulan
breads pada bayangan umbra bulan

 Gerhana bulan sebagian terjadi bila bulan di
bayangan penumbra Bumi/bulan berada pada
penumbra dan umbra Bumi


Click to View FlipBook Version