The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

IPA SMP Kelas 7
Klasifikasi Makhluk hidup

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by indahdewi60, 2023-01-23 08:43:12

Bab 5 Klasifikasi Makhluk hidup

IPA SMP Kelas 7
Klasifikasi Makhluk hidup

SMP N 3 TUBAN IPA KELAS 7 BAB 5 KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP By. Indah Sari Setiyo Dewi,S.Pd


1. Membedakan makhluk hidup dengan benda mati berdasarkan karakteristiknya 2. Menganalisis teknik pengelompokan makhluk hidup. 3. Membuat kunci klasifikasi untuk mengidentiikasi makhluk hidup di sekitar sekolah. 4. Menganalisis karakteristik khas setiap kerajaan makhluk hidup. 5. Menjelaskan peranan makhluk hidup dalam kehidupan manusia. Tujuan Pembelajaran


PERBEDAAN ANTARA MAKHLUK HIDUP DAN BENDA MATI [email protected]


1. SEMUA MAKHLUK HIDUP MELAKUKAN GERAK 2. ALAT GERAK : • Kaki pada sebagian besar vertebrata • Sayap pada burung • Sirip pada ikan • Tentakel • Kaki semu (psudopodia) pada Amoeba proteus • Bulu cambuk (flagel) pada Euglena viridis • Bulu getar (cilia) pada Paramecium caudatum 3. MACAM GERAK: • Aktif : bergerak dengan berpindah tempat hewan • Pasif : bergerak tetapi tidak berpindah tempat tumbuhan 1 Manusia dan hewan bergerak secara aktif, artinya disertai dengan perpindahan


1. TUJUAN: a. Mempertahankan hidup, b. Memperoleh energi (tenaga), c. Tumbuh dan berkembang 2. CARA MAKAN: a. Tumbuhan dapa membuat makanan sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan anorganik dari sekelilingnya, dibantu oleh energi cahaya yang berasal dari matahari. Makhluk hidup yang dapat membuat makanannya sendiri disebut bersifat autotrof. Membuat makanan sendiri (autotrof) tumbuhan Melalui proses fotosintesa cahaya 6(H₂O) air +6 (CO₂) karbondioksida - Klorofil --- (C₆H₁ ₂ O ₆ ) glokosa + (O ₂ ) oksigen b. Manusia dan hewan untuk memperoleh makanan sangat bergantung pada makhluk hidup lain (heterotrof) hewan 2. MAKAN (NUTRISI)


1. Bernafas: proses pengambilan oksigen dan pengeluaran karbondioksida bersama uap air 2. Oksigen diperlukan untuk oksidasi atau pembakaran makanan 3. Hasil respirasi : energi untuk aktifitas kehidupan 4. Alat pernafasan: Hewan a. paru-paru : hewan darat b. insang : hewan air . c. kulit : cacing Tumbuhan a. stomata (mulut daun) b. lentisel c. bulu akar 3. BERNAFAS (RESPIRASI) C6H12O6 glukosa + 6O2 Oksigen 6H2O + 6CO2 + ENERGI


ALAT RESPIRASI Paru-paru Trakea Paru-paru buku Insang Stomata


4.PEKA TERHADAP RANGSANG Tumbuhan mereaksi adanya rangsang. Contohnya putri malu mengatupkan daunnya saat disentuh. Indera merupakan alat tubuh yang peka terhadap suatu rangsangan. Alat indera pada manusia dan hewan antara lain: Rangsang Cahaya Rangsang getaran suara Rangsang panas, dingin, sentuhan, tekanan, dan luka Rangsang bau Rangsang rasa (pahit, manis, asin)


1. Tumbuh : bertambahnya volume atau ukuran makhluk hidup yang irreversible (tidak kembali kebentuk semula)kecil besar, bertambah panjang, bertambah tinggi. Contoh. Tumbuhan BijiTunasTumbuhan keciltumbuhan dewasa tua Manusia : Natalitas Pubertas ZigotEmbrioJaninBayiAnakRemajadewasatua Monopause Balita Produktif 2. Berkembang : proses menuju kedewasaan yang dipengaruhi oleh hormon, nutrisi dan lingkungan. sederhana kompleks 5. TUMBUH DAN BERKEMBANG


6.BERKEMBANG BIAK (REPRODUKSI) • Berkembang biak adalah kemampuan makhluk hidup untuk menghasilkan keturunan • Tujuan berkembang biak adalah untuk melestarikan keturunan agar tidak punah dan menambah jumlah generasinya. PERKEMBANGBIAKAN GENERATIF VEGETATIF Induknya Satu KLIK KLIK


1. Adaptasi : Tujuannya untuk mempertahankan kehidupannya. 2. Macam adaptasi: a. Adaptasi morfologi (Bentuk Tubuh luar) : teratai b. Adaptasi fisiologi (bentuk tubuh dalam /faal) : keringat c. Adaptasi tingkah laku b : bunglon Penyesuaian diri terhadap Lingkungan


1. Proses pengeluaran zat sisa hasil metabolisme 2. Organ ekskresi : a. ginjal : urine b. hati : zat warna empedu c. kulit : keringat d. paru-paru : karbondiokasida 3. Sisa oksidasi : air dan karbondioksida 4. Pada hewan zat sisa sangat berbahaya harus dikeluarkan 8.


MENGELUARKAN ZAT SISA Semua makhluk mengeluarkan zat-zat sisa yang berasal dari proses metabolisme yang berlangsung dalam tubuh. Zat sisa dari tubuh dikeluarkan melalui proses pernapasan (respirasi), ekskresi, dan defakasi. Proses pernafasan mengeluarkan zat carbon dioksida dan uap air. Proses ekskresi mengeluarkan urine. Proses defakasi merupakan proses pengeluaran yang berupa faeces.ppppaaaProses pernapasan


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup [email protected]


[email protected] Kelompok Makhluk Hidup Berukuran Kecil (Mikroskopis) Klasifikasi Makhluk Hidup “Mikroskop” dan fungsinya Makhluk hidup berukuran sangat kecil dapat diamati dengan mikroskop


[email protected] PETA KONSEP Klasifikasi Makhluk Hidup KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP [email protected]


Klasifikasi Makhluk Hidup Tujuan Pembelajaran : Mempelajari sistem takson 5 kingdom 1.Kingdom monera 2.Kingdom protista 3.Kingdom fungi 4.Kingdom plantae 5.Kingdom animalia


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup Kingdom monera adalah kelompok makhluk hidup yang tidak memiliki membran inti.Berdasarkan sifat biokimia molekulernya, bakteri dibedakan menjadi yaitu Archaebacteria dan Eubacteria. Salah satu manfaat dari kingdom monera adalah dalam pembuatan yoghurt, yaitu membutuhkan bakteri Lactobacillus Bulgaricus. Bakteri ini termasuk organisme prokariotik. Berikut ini adalah contoh dari kingdom monera. [email protected] KINGDOM Monera


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup Struktur Cyanobacteria Cyanobacteria Sumber : commons.wikimedia.org/Kelvinsong Anggota Kingdom Monera adalah makhluk hidup bersel satu (uniseluler) yang tidak memiliki membran inti (prokariotik). Pada umumnya, organisme ini berkembang biak dengan cara membelah diri. Anggota Kingdom Monera, meliputi bakteri dan ganggang biru (Cyanobacteria). anggota KINGDOM monera


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup a. Ukuran tubuh sangat kecil (hanya bisa dilihat dengan mikroskop) b. Tubuhnya tersusun oleh sel prokariotik; sel yang tidak mempunyai membran / selaput inti (nukleus) dan mampu bergerak aktif. bersel satu (uniseluler) c. Berkembang biak dengan cara membelah diri (aseksual) dan konjugasi (seksual) d. Hidup bersama membentuk koloni atau kelompok e. Bersifat heterotrof Contoh :Archaebacteria(Methanobacterium Ruminantium) Ciri – ciri Monera


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup [email protected] Contoh ; Monera Beberapa bentuk bakteri (a) kokus, Streptococcus, (b) basilus, Lactobacillus casei, (c) spirillum, Treponema pallidum Contoh alga hijau-biru: (a) Spirulina dan (b) Nostoc commune (b) Nostoc commune (a) Spirulla Contoh KINGDOM monera


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup Bersel tunggal, mirip hewan. Mirip tumbuhan Paramecium Euglena Amoeba Eugliena [email protected] KINGDOM protista


Kingdom protista merupakan kelompok organisme eukariotik yang bersifat uniseluler atau multiseluler. Anggota dari kingdom protista memiliki kemiripan ciri dengan tumbuhan, hewan, dan jamur. Organisme dari kingdom protista hidup bebas di air tawar atau air laut atau parasit di cairan tubuh atau parasit di jaringan mahkluk hidup lainnya.


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup [email protected] a. Protista Mirip Tumbuhan (Alga) 1) Alga hijau (Chlorophyta) : Chlorella (sumber makanan alternatif) dan Spirogyra. 2) Alga keemasan (Chrysophyta) : Ochromonas dan Navicula (diatom). 3) Alga pirang/cokelat (Phaeophyta) : Sargassum dan Macrocystis. 4) Alga merah (Rhodophyta) : Gelidium dan Gracilaria (banyak dibudidayakan sebagai bahan untuk pembuatan agar-agar) 5) Alga api (Pyrrophyta) : Noctiluca dan Gymnodinium. 6) Euglenophyta : Euglena viridis dan Euglena gracilis.


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup [email protected] b. Protista Mirip Hewan (Protozoa) Berdasarkan alat geraknya, protozoa dapat dibedakan atas: 1) Rhizopoda (alat gerak berupa kaki semu/pseudopodium). Contoh: Amoeba dan Entamoeba histolytica 2) Flagellata (alat gerak berupa bulu cambuk/flagellum). Contoh: Trypanosoma gambiense 3) Ciliata (alat gerak berupa bulu getar /cilia). Contoh: Paramecium 4) Sporozoa (tidak mempunyai alat gerak). Contoh: Plasmodium tertiana


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup [email protected] c. Protista Mirip Jamur 1) Myxomycota atau jamur lendir , contoh : Physarum polycephalum. 2) Oomycota atau jamur air , contoh : Saprolegnia


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup Kingdom fungi adalah organisme tanpa klorofil, memiliki cara mendapatkan makanan secara heterotrofik. Fungi dapat membentuk spora, avaskular dan organisme eukariotik. Dinding sel mereka terdiri dari kitin. Kingdom fungi menyimpan makanan mereka dalam bentuk glikogen. Mereka berada hadir hampir di manamana. Mikologi adalah cabang dari biologi yang berhubungan dengan studi tentang jamur. Karena mereka tidak memiliki klorofil mereka tidak mampu membuat makanan mereka sendiri. KINGDOM FUNGI


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup Basidiomycota Chanterelle Mushroom Fly Agaric Mushroom 1) Zygomycota, contoh: Rhizopus oligosporus (jamur tempe) dan Rhizopus stolonifer (jamur roti). 2) Ascomycota, contoh: Aspergillus oryzae (jamur tape) dan Penicillium notatum (penghasil antibiotik). 3) Basidiomycota, contoh: Pleurotus ostreatus (jamur tiram) dan Auricularia polytricha (jamur kuping). 4) Deuteromycota, contoh: Sclerotium rolfsii (penyebab penyakit busuk tanaman) dan Trichophyton (penyebab penyakit kurap). [email protected] Contoh : KINGDOM FUNGI


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup [email protected] Contoh : KINGDOM FUNGI


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup • Kingdom Plantae atau Kerajaan tumbuhan merupakan salah satu organisme eukariotik multiseluler yang memiliki dinding sel dan klorofil. Klorofil yaitu zat hijau daun yang berperan pada proses fotosintesis sehingga tumbuhan mampu membuat makanannya sendiri. Proses fotosintesis dapat terjadi dengan adanya bantuan dari Sinar Matahari. Karena tumbuhan mampu membuat makanannya sendiri maka tumbuhan dikelompokkan ke dalam organisme autotrof. [email protected] KINGDOM plantae


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup [email protected] • Pembuluh kayu (xilem) adalah pembuluh yang berfungsi mengangkut air dan mineral dari dalam tanah ke akar dan ke seluruh tubuh sampai ke daun. Pembuluh tapis (floem) adalah pembuluh yang berfungsi mengangkut zat makanan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh sampai di akar. • Para ahli melakukan pengklasifikasian tumbuhan dengan memperhatikan beberapa kriteria yang menjadi penentu dan selalu diperhatikan. Berikut contohnya : a) Organ perkembangbiakannya: apakah dengan spora atau dengan bunga b) Habitus / perawakan tumbuhan waktu hidup: apakah tegak, menjalar atau merambat c) Bentuk dan ukuran daun d) Cara berkembang biak: seksual ( generatif ) atau aseksual (vegetatif) KINGDOM plantae Tumbuhan Berpembuluh


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup 1. Lumut tumbuhan tidak berpembuluh Ciri-ciri Dan contoh Memiliki akar, batang dan daun yang bukan sejati dan belum memiliki berkas pembuluh. a) Akar lumut disebut rizoid. Rizoid berfungsi menempelkan tubuh lumut pada substrat dan hidup di tempat lembap. b) Berkembang biak dengan kawin dan tak kawin yang disebut dengan pergiliran keturunan (metagenesis). Tumbuhan lumut Marchantia Tumbuhan lumut Anthoceros [email protected] Lumut Hati (Marchantia) Lumut Gambut (Spagnum)


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup [email protected] Cotoh Tumbuhan Tidak Berpembuluh a) Lumut daun (Musci), Contoh: Pogonatum cirrhatum dan Polytrichum commune. b) Lumut hati (Hepaticeae), Contoh: Reboulia hemispherica dan Marchantia polymorpha. c) Lumut tanduk (Anthocerotacea e), Contoh : Anthoceros laevis.


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup PERGILIRAN KETURUNAN PADA TUMBUHAN LUMUT [email protected]


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup Ciri-ciri Tumbuhan Paku Memiliki akar, batang, dan daun sejati serta memiliki berkas pembuluh a) Pada daun dewasa terdapat bulatan berwarna cokelat disebut sorus. Sorus merupakan kumpulan kotak spora yang dibungkus indusium. b) Perkembangbiakannya secara kawin dan tak kawin yang disebut pergiliran keturunan. 2. Tumbuhan Berpembuluh Paku Tumbuhan Paku Psilotum Tumbuhan Paku Adiantum [email protected]


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup PERGILIRAN KETURUNAN PADA TUMBUHAN PAKU [email protected]


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup Berdasarkan spora yang dihasilkan 1) Paku homospor : paku kawat (Lycopodium clavatum). 2) Paku heterospor : paku rane (Selaginella sp.) dan paku semanggi (Marsilea crenata). 3) Paku peralihan : paku ekor kuda (Equisetum debile). Tumbuhan paku dapat diklasifikasikan menjadi 4 kelompok : 1) Psilophyta (paku purba) : Psilotum sp. 2) Lycophyta (paku kawat) : Selaginella caudata 3) Sphenophyta/Equisetophyta (paku ekor kuda) : Equisetum debile. 4) Pterophyta/Filicinae (paku benar) : suplir (Adiantum sp.) dan Platycerium coronarium a. Tumbuhan Paku (Pterodophyta) Ciri khas daun Tumbuhan Paku, adanya Sori dan Pucuk Daun tergulung [email protected]


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup [email protected] b. Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta) 1. Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta) • Gymnospermae (Berbiji Terbuka); melinjo,pinus, pakis haji • Phinophyta 2.Tumbuhan Berbiji Tertutup (Angiospermae) (a) Monokotil : jagung, padi (b) Dikotil : pepaya, jambu, lada Pinus merkusii Pakis haji Ory zeasativa


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup Tumbuhan Berbiji Tertutup (Angiospermae) [email protected]


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup Tumbuhan dapat dibedakan menjadi 3 kelompok, yaitu: 1. Kelompok lumut (bryophyta) 2. Kelompok paku-pakuan (pteridophyta) 3. Kelompok tumbuhan berbiji (spermatophyta), yang dikelompokkan menjadi dua, yaitu: a. Tumbuhan biji terbuka (gymnospermae) b. Tumbuhan biji tertutup (angiospermae), yang dikelompokkan menjadi dua, yaitu: 1) Tumbuhan monokotil 2) Tumbuhan dikotil KESIMPULAN [email protected]


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup • Kingdom Animalia atau biasa disebut hewan merupakan organisme eukariotik (organisme dengan sel kompleks) yang multiseluler. Berbeda dengan tumbuhan, hewan tidak memiliki klorofil sehingga tidak dapat melakukan fotosintesis untuk membuat makanannya sendiri. Oleh karena itu, hewan harus mencari makanannya sendiri untuk mendapatkan energi kemudian makanan tersebut dicerna di dalam tubuhnya. Proses ini membutuhkan oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida sebagai zat sisa. [email protected] KINGDOM ANIMALIA


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup 2. Kriteria Klasifikasi Hewan Sama halnya dengan pengklasifikasian tumbuhan , dalam mengklasifikasikan hewan , para ahli juga mengklasifikasi dengan melihat kriteria berikut ini : a) Saluran pecernaan makanan . Hewan tingkat rendah belum punya saluran pencernaan makanan . Hewan tingkat tinggi mempunyai lubang mulut , saluran pencernaan , dan anus b) Kerangka (skeleton) : apakah kerangka di luar tubuh (eksoskeleton) atau dalam tubuh (endoskeleton) c) Anggota gerak : apakah berkaki dua , empat , atau tidak berkaki [email protected]


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup Vertebrata Ikan Ular Katak Kucing Burung Sumber : commons.wikimedia.org/Kelvinsong [email protected] KINGDOM animalia (hewan)


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup [email protected]


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup [email protected]


Hewan Vertebrata 2. Ikan (pisces), yaitu hewan yang hidup di dalam air, bernafas dengan insang dengan alat gerak berupa sirip 1. Amfibi, yaitu hewan yang dapat hidup di dua alam (darat dan air),berdarah dingin dan bernafas menggunakan paru-paru 3.Reptil, adalah hewan melata yang berdarah dingin dan memiliki sisik yang menutup tubuhnya 4. Burung (Aves), yaitu hewan yang bisa terbang, hewan Aves atau burung ini memiliki bulu yang menutupi tubuhnya. 5.Hewan Menyusui (mammalia), yaitu hewan yang memiliki kelenjar susu yang berfungsi untuk menghasilkan susu sebagai sumber makanan anaknya. vertebrata terdiri ;


Hewan Invertebrata 2.Filum Protozoa, yaitu hewan yang bersel satu yang hidup di dalam air 1.Filum Porifera, yaitu hewan air yang hidup di laut dengan bentuk tubuh seperti tumbuhan. 3.Filum Cnidaria, yaitu hewan yang memiliki sel penyengat yang dinamai knidosit yang digunakan untuk menangkap mangsa. 4. Filum Ctenophora, yaitu hewan yang memiliki lubang lubang kecil atau pori dihampir seluruh tubuhnya 5.Filum Platyhelminthes, yaitu hewan yang berbentuk cacing dengan tubuh pipih dan tidak bersegmen 6.Filum Nematoda, yaitu cacing yang berbentuk gilik Invertebrata terdiri ;


Hewan Invertebrata 9.Filum Mollusca, yaitu hewan yang bertubuh lunak baik dilindungi oleh cangkang maupun yang tidak dilindungi oleh cangkang 7. Filum Annelida, yaitu cacing yang tubuhnya terdiri atas segmen-segmen seperti gelang 8.Filum Artropoda, yaitu filum bertubuh segmen yang biasanya bersatu menjadi dua atau tiga daerah yang jelas,anggota tubuh bersegmen berpasangan dan simetri bilateral Kecoa Laba-laba Bekicot/siput


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup A. TAHAPAN KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP Tahapan yang dilakukan Linnaeus • Identifikasi ciri-ciri makhluk hidup • Pengelompokan berdasarkan persamaan yang ditemukan • Apabila dalma satu kelompok ditemukan perbedaan maka individu tersebut bisa dipisahkan dari kelompok Sistem klasifikasi Linnaeus : • Memberi dua kata untuk tiap nama jenis organisme • Kata pertama adalah nama genus (marga) dan kata kedua adalah petunjuk jenis Tanaman padi mempunyai nama ilmiah Oryza sativa L. Oryza adalah nama marga, sedangkan sativa adalah petunjuk jenis, sedangkan huruf L adalah singkatan dari nama Linnaeus. Klasifikasi menurut Carolus Linnaeus [email protected]


[email protected] Klasifikasi Makhluk Hidup B. URUTAN TAKSON KLASIFIKASI • Dalam system klasifikasi, makhluk hidup dikelompokkan dalam suatu tingkatan (takson). Dalam takson, makhluk hidup dikelompokkan berdasarkan persamaan ciri-ciri yang umum hingga khusus. Bila semakin sedikit persamaannya, maka semakin jauh kekerabatannya. Susunan takson [email protected]


Click to View FlipBook Version