Untuk SMP Kelas VII
LKPD
Lembar Kerja Peserta Didik
Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
MATERI TEKS FABEL
PERNANDO SITOHANG
Identitas
LKPD
MATA PELAJARAN
Bahasa Indonesia
MATERI
TEKS FABEL
KELAS /SEMESTER
VII / Genap
ALOKASI WAKTU
8 JP
Pembelajaran 1
KOMPETENSI DASAR
3.11 Mengidentifikasi informasi fabel/legenda daerah
setempat yang dibaca dan didengar.
INDIKATOR PENCAPAIAN
Menyimpulkan ciri unsur cerita fabel pada teks yang
dibaca/didengar.
Mendaftar kata atau kalimat sebagai ciri fabel pada teks
yang dibaca/didengar.
Mengurutkan isi cerita fabel
Menceritakan kembali isi fabel secara lisan
TULISKAN NAMA KELOMPOK DAN
ANGGOTANYA YA
NAMA KELOMPOK:
NAMA ANGGOTA : 1...............................................
2...............................................
3...............................................
4...............................................
5...............................................
6...............................................
PETUNJUK PENGGUNAAN
1. Tuliskan nama dan nama anggota kelompok
2. Baca dengan cermat petunjuk soal di LKPD
3. Kerjakan LKPD sesuai dengan kelompok masing-masing
Kegiatan 1
A. Pilihlah pada jawaban yang paling tepat!
1. Amati Teks berikut!
Siang hari itu suasana di hutan sangat terik. Tempat tinggal si
Kancil, Gajah, dan lainnya seakan terbakar. Kancil kehausan. Dia
berjalan-jalan mencari air.
Teks tesebut menggunakan latar alam (hutan) dengan mengambil
tokoh para binatang. Teks tersebut termasuk jenis teks ….
a. Legenda
b. Fabel
c. Mite
d. Sage
e. Mitos
2. Amati Teks berikut!
Teks narasi (cerita) yang isinya menceritakan tentang kehidupan
hewan atau binatang yang seolah-olah bisa hidup dan melakukan
kegiatan sebagaimana manusia merupakan definisi dari teks…
a. Fantasi
b. Narasi
c. Eksposisi
d. Fabel
e. Puisi
3. Struktur teks fabel yang tepat adalah…
a. orientasi, komplikasi, resolusi, koda
b. orientasi, komplikasi, amanat
c. orientasi, argumen pendukung, argumen tidak mendukung,
simpulan
d. orientasi, komplikasi, simpulan, koda
e. orientasi, argumen pendukun, komlikasi, koda.
4. Berikut ini yang termasuk ciri dari aspek kebahasaaan teks
fabel, yaitu …
a. menggunakan kata kerja imperatif
b. mengunakan kata teknis
c. menggunakan sinonim dan antonim
d. menggunakan konjungs
e. menggunakan kalimat imbuhan
Kegiatan 1
5. Amati Teks berikut!
Akhirnya mereka tiba di kediaman sang kancil. sengaja kancil
berbuat bodoh, sehingga keadaan itu jadi tenang. “Cobalah,
bagaimana keadaan semula.” Pinta kancil. Lalu mereka kembali ke
tempat semula. Harimau kembali masuk ke tempat ia terperangkap
tadi. Setelah tertutup pintu perangkap, kancil mengerahkan seluruh
penghuni hutan.
Kutipan tersebut merupakan struktur teks fabel bagian ….
a. komplikasi
b. orientasi
c. resolusi
d. koda
6. Amati Teks berikut!
Ulu, seekor katak hijau, sedang berdiri di pinggir kolam. Hari itu
langit sangat gelap dan hari seperti itulah yang Ulu sukai. Tidak
lama kemudian, air mulai menetes perlahan-lahan dari angkasa.
Teks tersebut berisi ….
a. Pengenalan tokoh, latar, tempat, dan waktu
b. Permasalahan antara satu tokoh dengan tokoh yang lain
c. Rangkaian peristiwa dan pemecahan masalah
d. Perubahan yang terjadi pada tokoh
e. Perubahan yang terjadi pada cerita
7. Bacalah Kutipan berikut!
Musim dingin tiba. Belalang belum sempat mengumpulkan
makanan karena sibuk menari. Belalang kelaparan dan lari ke
rumah Semut. Ia meminta makanan kepada Semut. Semut awalnya
tidak mau memberikan makanannya karena takut kehabisan. Akan
tetapi, melihat belalang lemas kelaparan, Semut tidak tega dan
memberikan makanannya kepada Belalang. Belalang pun kembali
bugar dan dia berjanji untuk dapat mengelola waktu dengan baik
sehingga tidak berakibat buruk.
Kebiasaan tokoh Belalang yang tergambar pada kutipan cerita
tersebut adalah …
a. Hidup menyendiri
b. Suka aneh dan pemalu
c. Suka membagi makanan
d. Tidak dapat mengelola waktu
e. Selalu Boros dan malas
Kegiatan 1
8. Amati Teks berikut!
Suatu hari di sebuah kebun anggur, tinggalah sebuah keluarga
Semut dengan anggota jumlahnya yang sangat banyak. Semut ini
membuat sarangnya dari daun-daun lalu mereka tempel
menggunakan cairan seperti lem yang mereka keluarkan dari
mulutnya. Para Semut melihat bahwa musim gugur akan segera
berlalu dan akan segera datang musim dingin yang cukup panjang.
Ketika musim dingin makanan akan sangat sulit untuk didapatkan,
maka para Semut itu segera mencari berbagai macam makanan
untuk mereka kumpulkan sebagai bahan persediaan ketika musim
dingin telah tiba.
Peristiwa yang terdapat pada kutipan cerita fabel tersebut adalah
….
a. Semut berpesta pora melihat makanan yang melimpah
b. Semut menikmati musim gugur yang sangat menyenangkan
c. Semut pergi ke gua-gua untuk mengumpulkan makanan
d. Cadangan makanan tidak cukup bagi Semut yang jumlahnya
sangat banyak
e. Semut selalu merasa kekurangan
Bacalah Teks cerita berikut, untuk menjawab soal no 9 hingga
17
Di suatu hutan yang rindang, hidup berbagai binatang buas dan
jinak. Ada kelinci, burung,kucing, capung, kupu-kupu dan yang
lainnya. Pada suatu hari, hutan dilanda badai yang sangat dahsyat.
Angin bertiup sangat kencang, menerpa pohon dan daun-daun.
Kraak! terdengar bunyi dahan-dahan berpatahan. Banyak hewan
yang tidak dapat menyelamatkan dirinya, kecuali si semut yang
berlindung di dalam tanah. Badai baru berhenti ketika pagi
menjelang. Matahari kembali bersinar hangatnya.
Tiba-tiba dari dalam tanah muncul seekor semut. Si semut
terlindung dari badai karena ia bisa masuk ke sarangnya di dalam
tanah. Ketika sedang berjalan, ia melihat seekor kepompong yang
tergeletak di dahan daun yang patah. Si semut bergumam, “Hmm,
alangkah tidak enaknya menjadi kepompong, terkurung dan tidak
bisa kemana-mana”. “Menjadi kepompong memang memalukan!”.
“Coba lihat aku, bisa pergi ke mana saja ku mau”, ejek semut pada
kepompong. Semut terus mengulang perkataannya pada setiap
hewan yang berhasil ditemuinya.
Kegiatan 1
Beberapa hari kemudian, semut berjalan di jalan yang berlumpur.
Ia tidak menyadari kalau lumpur yang diinjaknya bisa menghisap
dirinya semakin dalam. “Aduh, sulit sekali berjalan di tempat becek
seperti ini,” keluh semut. Semakin lama, si semut semakin
tenggelam dalam lumpur. “Tolong! tolong,” teriak si semut.”Wah,
sepertinya kamu sedang kesulitan ya?” Si semut terheran
mendengar suara itu. Ia memandang kesekelilingnya mencari
sumber suara.
Dilihatnya seekor kupu-kupu yang indah terbang mendekatinya.
“Hai, semut aku adalah kepompong yang dahulu engkau ejek.
Sekarang aku sudah menjadi kupu-kupu. Aku bisa pergi ke mana
saja dengan sayapku. Lihat! sekarang kau tidak bisa berjalan di
lumpur itu kan?” “Yah, aku sadar. Aku mohon maaf karena telah
mengejekmu. Maukah kau menolongku sekarang?” kata si semut
pada kupu-kupu.
Akhirnya kupu-kupu menolong semut yang terjebak dalam lumpur
penghisap. Tidak berapa lama, semut terbebas dari lumpur
penghisap tersebut. Setelah terbebas, semut mengucapkan terima
kasih pada kupu-kupu. “Tidak apa-apa, memang sudah kewajiban
kita untuk menolong yang sedang kesusahan bukan?, karenanya
kamu jangan mengejek hewan lain lagi ya?” Karena setiap makhluk
pasti diberikan kelebihan dan kekurangan oleh yang Maha
Pencipta. Sejak saat itu, semut dan kepompong menjadi sahabat
karib
9. Kutipan dongeng tersebut termasuk jenis ….
a. Teks cerita fabel fabel
b. Teks cerita fabel farabel
c. Teks cerita fabel mite
d. Teks cerita fabel legenda
e. Teks cerita fabel fantasi
10. Pada kutipan teks di atas banyak dahan yang patah, karena ….
a. sudah tua dan kering
b. terlalu rimbun daunnya
c. ditiup angin yang sangat kencang
d. kekurangan air dan kering
e. tidak pernah disiram
11. Badai yang amat dahsyat pada teks cerita fabel di atas banyak
hewan yang tidak bisa menyelamatkan diri. namun semut dapat
selamat karena ….
a. semut masuk ke sarangnya dalam tanah
b. badan semut sangat kecil dan ringat
c. semut berpegangan sangat kuat
d. semut banyak temannya sehingga dapat saling menolong
e. semut sangat hebat
Kegiatan 1
12. Apa yang dikatakan semut kepada setiap hewan yang berhasil
ditemuinya ?
a. Menjadi kepompong memang memalukan!
b. menjadi kepompong sangat senang karena dapat terbang ke
mana-mana.
c. lihat itu kepompong mempunyai sayap yang sangat indah.
d. lihat itu kepompong yang sombong
e. lihat kepompong yang menyedihkan
13. Watak semut dalam cerita di atas merupakan gambaran ….
a. Orang yang bijjaksana
b. Orang yang suka menolong
c. Orang yang sombong
d. Orang yang cerdas dan rendah hati
e. Orang yang dermawan
14. Pada teks cerita fabel Semut dan kepompong; semut berteriak
minta tolong karena….
a. takut pada kupu-kupu
b. Semakin lama, si semut semakin tenggelam dalam lumpur.
c. semut kelelahan berjalan-jalan
d. ada angin bertiup sangat kencang
e. semut ingin meminta bantuan
15. Watak kupu-kupu / kepompong dalam cerita “Semut dan
Kepompong” merupakan gambaran ….
a. Orang yang berhati mulia
b. Orang yang cungkak
c. Orang yang sombong
d. Orang yang dengki dan pendendam
e. Orang yang penyabar
16. Pada teks cerita fabel, bagian cerita yang menggambarkan
kehidupan awal tokoh dengan lingkungannya disebut ….
a. Orientasi
b. komplikasi
c. resolusi
d. reorientasi
e. koda
17. Pada teks cerita fabel, bagian cerita yang menggambarkan
tokoh terlibat dalam masalah disebut …
a. koda
b. orientasi
c. komplikasi
d. resolusi
e. reorientasi
Kegiatan 1
18. “Hai seluruh penghuni hutan ! Inilah balasan orang yang tak
tahu membalas budi. Ayo kita bunuh ramai-ramai si pembohong
besar ini.” Ajak kancil. Mereka beramai-ramai membunuh harimau
yang tak tahu balas budi itu. Laki-laki itupun kembali ke rumah
dengan selamat berkat kecerdikan kancil.
Kutipan tersebut merupakan struktur teks fabel bagian ….
a. orientasi
b. komplikasi
c. resolusi
d. koda
e. reorientasi
19.Ular itu merintih kesakitan karena tertindah batu yang sangat
besar. ia berusaha untuk melepaskan diri dari himpitan, tetapi batu
itu semakin kuat menindihnya.
Kutipan tersebut merupakan struktur teks fabel bagian ….
a. Orientasi
b. komplikasi
c. resolusi
d. koda
e. reorientasi
20.Pada suatu hari ketika kancil sedang mandi di tepi sungai,
kakinya digigit oleh buaya. lalu kancil kerkata,”Hai buaya, salah
kamu, bukan kakiku yang kau gigit tapi sebatang kayu yang
mengapung.” sambil mencocokan sebatang kayu dan berkata
,”Inilah kakiku.” Lalu buaya itu melepaskan kakinya dan menggigit
dahan kayu iti. Segera kancil melompat jauh ke darat sambil
menertawakan buaya.
Pernyataan yang sesuai dengan isi teks cerita fabel tersebut adalah
….
a. buaya lebih cerdik dan lebih kuat dari kancil
b. Kancil lebih kuat dan lebih cerdik dari buaya
c. Buaya dan kancil sama kuat dan sama cerdiknya
d. Kancil lebih cerdik dari buaya meskipun kecil dan lemah.
e. kancil dan buaya sama-sama cerdik
Kegiatan 1
18. “Hai seluruh penghuni hutan ! Inilah balasan orang yang tak
tahu membalas budi. Ayo kita bunuh ramai-ramai si pembohong
besar ini.” Ajak kancil. Mereka beramai-ramai membunuh harimau
yang tak tahu balas budi itu. Laki-laki itupun kembali ke rumah
dengan selamat berkat kecerdikan kancil.
Kutipan tersebut merupakan struktur teks fabel bagian ….
a. orientasi
b. komplikasi
c. resolusi
d. koda
e. reorientasi
19.Ular itu merintih kesakitan karena tertindah batu yang sangat
besar. ia berusaha untuk melepaskan diri dari himpitan, tetapi batu
itu semakin kuat menindihnya.
Kutipan tersebut merupakan struktur teks fabel bagian ….
a. Orientasi
b. komplikasi
c. resolusi
d. koda
e. reorientasi
20.Pada suatu hari ketika kancil sedang mandi di tepi sungai,
kakinya digigit oleh buaya. lalu kancil kerkata,”Hai buaya, salah
kamu, bukan kakiku yang kau gigit tapi sebatang kayu yang
mengapung.” sambil mencocokan sebatang kayu dan berkata
,”Inilah kakiku.” Lalu buaya itu melepaskan kakinya dan menggigit
dahan kayu iti. Segera kancil melompat jauh ke darat sambil
menertawakan buaya.
Pernyataan yang sesuai dengan isi teks cerita fabel tersebut adalah
….
a. buaya lebih cerdik dan lebih kuat dari kancil
b. Kancil lebih kuat dan lebih cerdik dari buaya
c. Buaya dan kancil sama kuat dan sama cerdiknya
d. Kancil lebih cerdik dari buaya meskipun kecil dan lemah.
e. kancil dan buaya sama-sama cerdik
Kegiatan 1
Perhatikan kutipan fabel berikut!
Setelah itu, Raja Kera melompat ke seberang sungai, berenang
dengan susah payah. Dicarinya seutas akar yang menjulai ke pohon
kayu. Ujung akarnya dibawa ke seberang kembali. Maksudnya
hendak dibuat jembatan untuk rakyatnya. Tetapi malang, akar itu
tidak sampai. Kurang sedikit lagi. Dengan tidak pikir panjang
diikatnya kakinya sebelah, kemudian ia bergantung pada batang
kayu.
21. Pesan moral yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah …
a. Tidak ada akar anggota badan pun berguna bagi rakyat yang
dipimpinnya
b. Melakukan sesuatu harus dengan perhitungan yang matang
supaya selamat
c. Seorang pemimpin harus mau membuat jembatan untuk
rakyatnya sehingga berhasil
d. Seorang pemimpin harus memikirkan nasib rakyatnya dalam
keadaan bahaya sekalipun
e. seorang pemimpin harus mau turun tangan untuk nasib rakyatnya
22. Karakter yang dibutuhkan oleh rakyat kepada pemimpinnya
pada kutipan fable soal nomor 20 adalah …
a. berwibawa
b. disiplin
c. jujur
d. cerdik
e. bertangung jawab
Kegiatan 1
Bacalah Teks cerita berikut, untuk menjawab soal no 23 hingga
25
Asal Mula Tuak Pohon Aren/Tuak Batak
Dahulu kala di sebuah perkampungan pinggiran Danau Toba
hiduplah seorang lelaki tua, yang hidup dengan anak perempuannya
yang cantik luar biasa. Lelaki tua itu benama Jalo Tua, sedangkan
anak perempuanya bernama Pita Bargot Nauli. Jalo Tua yang hidup
sebagai duda sejak Pita berusia dua tahun yang memperoleh hidup
dari sepetak tanah yang diusahainya setiap hari yang membuatnya
tidak terlepas dari kemiskinan.
Semakin hari mereka semakin merasakan sengsara yang tak
kunjung terselesaikan. Kesengsaraan hidup yang dialami oleh
keduanya seakan tidak pernah berhenti, hingga akhirnya Pita anak
perempuan semata wayangnya itu sakit keras. Kemiskinan yang
membelit Jalo Tua tidak bisa melepaskan dari nestapa. Jalo Tua
kemudian mendatangi orang kaya di kampung itu untuk meminjam
uang guna pengobatan Pita. Tanah sepetak satu-satunya yang
selama ini menjadi tumpuan hidup terpaksa dijaminkan kepada
orang kaya tersebut.
Lelah dengan kemiskinan yang mendera, Pita Bargot Naui
mengusulkan kepada ayahnya untuk melaksanakan margondang,
guna untuk berdoa kepada Mula Jadi Nabolon agar dapat mengubah
nasib sialnya. Namun, biaya untuk mengadakan mergondang itu
membutuhkan biaya yang sangat besar. Pita akhirnya menawarkan
diri untuk dijadikan jaminan agar dapat dipinjami uang oleh orang
kaya di kampung tersebut. Orang kaya di kampung akhirnya
memberikan pinjaman, orang kaya kampung tersebut tahu bahwa
Jalo Tua tidak akan sanggup membayar hutangnya. Dia berencana
menjadikan Pita Bargot sebagai istri kelima.
Kegiatan 1
Sebelum ritual itu, Pita berkata kepada ayahnya, “ Jika aku mati,
janganlah mayatku dikubur, karena aku akan berubah menjadi
sebatang pohon yang bisa ayah lihat sepanjang masa. Jika ayah
mau mebuat rumah, ambillah rambutku untuk jadi atapnya,
jadikanlah tanganku sebagai tiang-tiangnya, badanku untuk
membuat lantai dan dinding. Jika ayah tidak punya uang, pukullah
mataku hingga air mataku keluar, kemudian tampunglah air mataku
karena dapat dijual sebagai minuman yang disukai banyak orang.”
Kemudian Pita pun memohon kepada Mula Jadi Nabolon/Tuhan
Yang Maha Esa, agar dapat dijadikan sesutu yang bisa
membebaskan ayahnya dari kesusahan.
Pada saat gondang ditabuh, Pita kerasukan kemudian tiba-tiba
kakinya melesat ke dalam tanah, lalu perlahan menjadi sebuah
pohon besar. Pohon itu kemudian beranak pinak dan memberikan
kehidupan bagi orang lainnya. Akhirnya Jalo Tua sang Ayah pun
jadi orang kaya setelah ritual itu dilaksanakan.
Sumber: Peristiwa Sumut, 2017
23. Urutan peristiwa penting dalam fabel "asal mula pohon aren"
URUTAN PERISTIWA RINCIAN PERISTIWA
PERISTIWA 1
PERISTIWA 2
PERISTIWA 3
Kegiatan 1
24. Mendata unsur-unsur instrinsik yang terdapat dalam fabel
“asal mula pohon aren”.
UNSUR INTRINSIK BUKTI UNSUR FABEL
TEMA
LATAR
TOKOH
WATAK TOKOH
KONFLIK
AMANAT
25. Analisislah unsur-unsur instrinsik yang telah didata
kemudian klasifikasikan fabel “Asal mula pohon aren”
berdasarkan ketentuan klasifikasi unsur-unsur yang ditemukan!
........................................................................
........................................................................
........................................................................
........................................................................
........................................................................
........................................................................
.......................................................................
Pembelajaran 2
KOMPETENSI DASAR
3.12 Menelaah struktur dan kebahasaan fabel/legenda
daerah setempat yang dibaca dan didengar
INDIKATOR PENCAPAIAN
enjelaskan karakteristik bagian-bagian struktur cerita
fabel.
Mengidentifikasi struktur fabel,
Menyimpulkan prinsip penggunaan kata / kalimat pada
cerita fabel
Melengkapi cerita fabel sesuai struktur dan kaidah
bahasa
TULISKAN NAMA KELOMPOK DAN
ANGGOTANYA YA
NAMA KELOMPOK:
NAMA ANGGOTA : 1...............................................
2...............................................
3...............................................
4...............................................
5...............................................
6...............................................
PETUNJUK PENGGUNAAN
1. Tuliskan nama dan nama anggota kelompok
2. Baca dengan cermat petunjuk soal di LKPD
3. Kerjakan LKPD sesuai dengan kelompok masing-masing
Kegiatan 2
A. Pilihlah pada jawaban yang paling tepat!
1 . B a c a l a h F a b e l b e r i k u t
!
Siang hari itu suasana di hutan sangat terik. Tempat tinggal si
Kancil, Gajah, dan lainnya seakan terbakar. Kancil kehausan. Dia
berjalan-jalan mencari air.
Kutipan teks tersebut berisi ….
a. Pengenalan tokoh, latar tempat, dan waktu
b. Permasalahan antara satu dengan tokoh lainnya
c. Pemecahan masalah
d. Pelajaran yang dapat dipetik dari cerita
e. Tempat tinggal mereka akan terbakar
Bacalah Fabel berikut, untuk soal 2 dan 3 !
Di tengah perjalanan dia melihat kolam dengan air yang sangat
jernih. Tanpa pikir panjang dia langsung terjun ke dalam kolam.
Tindakan Kancil sangat ceroboh, dia tidak berpikir bagaimana cara
ia naik ke atas. Beberapa kali Kancil mencoba untuk memanjat
tetapi ia tidak bisa sampai ke atas.
2. Isi kutipan teks tersebut adalah ….
a. Mulai timbul masalah
b. Masalah semakin rumit
c. Masalah tidak dapat dipecahkan
d. Pemecahan masalah
e. Rumusan masalah
3. Tindakan Kancil yang dapat menimbulkan permasalahan pada
kutipan teks tersebut adalah ….
a. melihat kolam
b. terjun ke dalam kolam
c. berpikir sebelum bertindak
d. memanjat dari kolam
e. membuat kolam
Kegiatan 2
4.Bacalah fabel berikut!
Si Kancil tidak bisa berbuat apa-apa. Ia hanya berteriak meminta
tolong. Teriakan si Kancil ternyata terdengar oleh Si Gajah yang
kebetulan melewati tempat itu.
“Hai, siapa yang ada di kolam itu?”
“Aku.. si Kancil sahabatmu.”
Kancil terdiam sesaat mencari akal agar Gajah mau menolongnya.
“Tolong aku mengangkat ikan ini.”
“Yang benar kau mendapat ikan?”
“Bener… benar! Aku mendapatkan ikan yang sangat besar.”
Peristiwa yang dialami tokoh pada kutipan teks tersebut adalah ….
a. Terjadi konflik fisik
b. Terjadi konflik batin
c. Bertemu dengan tokoh lain
d. Pertentangan dengan tokoh lain
e. Tidak terjadi apa-apa
5. Bacalah fabel berikut!
Gajah berpikir sejenak. Bisa saja ia turun ke bawah dengan mudah
tetapi bagaimana jika naiknya nanti.
“Kau mau memanfaatkanku, ya Cil?” Kau akan menipuku untuk
kepentingan dan keselamatanmu sendiri?” Tanya Gajah.
Kancil hanya terdiam.
“Sekali-kali kamu harus diberi pelajaran,” kata Gajah sambil
meninggalkan tempat itu.
Peristiwa yang sesuai dengan isi kutipan teks tersebut adalah ….
a. Kancil dapat menipu gajah yang lugu
b. Kancil marah kepada Gajah yang tidak memberi pelajaran
c. Gajah tidak percaya kepada Kancil
d. Gajah lebih mementingkan keselamatan dirinya
e. Gajah tidak dapat tertipu oleh kancil
Kegiatan 2
6. Bacalah fabel berikut!
Gajah tidak mendengarkan teriakan Kancil. Kancil mulai putus asa.
Semakin lama berada di tempat itu Kancil mulai merasa kedinginan.
Hingga menjelang sore tidak ada seekor binatang yang mendengar
teriakannya.
“Aduh gawat! Aku benar-benar akan kaku di tempat ini.” Dia berpikir
apa ini karma karena dia sering menjaili teman-temannya.
Kutipan teks tersebut berisi ….
a. perubahan yang terjadi pada tokoh
b. penyelesaian dari masalah yang dialami tokoh
c. pesan moral terkait dengan cerita
d. komplikasi menuju klimaks
e. Peringatan agar selalu berhati-hati
Bacalah fabel berikut untuk soal nomor 7 dan 8!
Tidak lama, tiba-tiba Gajah muncul lagi. Kancil meminta tolong
kembali.
“Bagaimana Cil?”
“Tolong aku, aku berjanji tidak akan iseng lagi”
“Janji?” gajah menekankan.
“Sekarang apakah kamu sudah sadar? Dan akan berjanji tidak akan
menipu, jahil, iseng dan perbuatan yang merugikan binatang lain?”
“Benar Pak Gajah, saya benar-benar berjanji.”
Gajah menjulurkan belalainya yang panjang untuk menangkap
Kancil dan mengangkatnya ke atas. Begitu sampai di atas Kancil
berkata.
“Terima kasih Pak Gajah! Saya tidak akan pernah melupakan
kebaikanmu ini.”
7. Peristiwa yang terdapat pada kutipan teks tersebut adalah ….
a. Kemunculan Gajah saat Kancil tidak berbuat iseng
b. Gajah menolong Kancil yang telah sadar atas perbuatan tidak
baiknya
c. Kebaikan Gajah yang tak terlupakan
d. Ucapan terima kasih Pak Gajah kepada Kancil
e. Kancil yang telah taubat
Kegiatan 2
8. Dalam strukturnya kutipan teks tersebut merupakan bagian
….
a. Orientasi
b. Komplikasi
c. Resolusi
d. Koda
e. Reorientasi
Bacalah fabel berikut untuk soal nomor 9 dan 10!
Sejak itu Kancil menjadi binatang yang sangat baik. Ia tidak lagi
berbuat iseng seperti yang pernah ia lakukan kepada beruang dan
binatang-binatang yang lainya.
Memang kita harus berhati-hati kalau bertindak. Jika tidak hati-hati
akan celaka. Jika kita hati-hati kita akan selamat. Bahkan bisa
menyelamatkan orang lain.
9. Bagian teks tersebut berisi ….
a. Kisah Kancil yang sangat baik
b. Permasalah yang dialami kancil
c. Pesan moral terkait dengan cerita
d. Gambaran umum tentang isi cerita
e. Pengalaman penulis
10. Pesan moral terkait dengan cerita pada teks tersebut adalah
….
a. Kancil menjadi binatang yang sangat baik
b. Ia pernah iseng kepada beruang dan binatang-binatang yang
lainya
c. Hati-hatilah dalam menyelamatkan orang lain
d. Kita harus berhati-hati kalau bertindak
e. Jangan suka usil terhadap orang lain
Kegiatan 2
11. Pahamilah teks berikut!
Suatu pagi indah dengan matahari yang cerah, Pak Tua Rusa
mengunjungi kediaman keluarga Pip si Tupai di sebuah desa.
Struktur dari teks tersebut adalah ….
a. dimulai dengan rangkaian peristiwa
b. dimulai dengan pemecahan masalah
c. dimulai dengan komplikasi menuju resolusi
d. dimulai dengan orientasi
e. dimulai dengan koda
12. Cermati penggalan teks berikut!
Di tengah perjalanan dia melihat kolam dengan air sangat jernih.
Tanpa pikir panjang dia langsung terjun ke dalam kolam. Beberapa
kali Kancil mencoba untuk memanjat tetapi ia tidak bisa sampai ke
atas.
Penggalan teks tersebut merupakan struktur cerita fabel bagian ….
a. orientasi
b. komplikasi
c. resolusi
d. koda
e. Reorientasi
13. Cermati penggalan teks berikut!
Perhatikan kalimat berikut!
Kedua orang itu, si kecil dan si kancil, adalah pembantu di pasar.
Perbaikan penggunaan huruf kapital pada kalimat tersebut adalah
…
a.Kedua orang itu, Si Kecil dan Si Kancil, adalah pembantu di
pasar.
b.Kedua orang itu, si Kecil dan si Kancil, adalah pembantu di
pasar.
c.Kedua orang itu, Si kecil dan si kancil, adalah pembantu di pasar.
d.Kedua orang itu, Si Kecil dan si kancil, adalah pembantu di
pasar.
e. Kedua Orang itu, Si Kecil dan Si Kancil, Adalah Pembantu di
pasar
Kegiatan 2
14. Perhatikan teks berikut!
Dalam hati berkata lirih, “Maafkan aku sahabatku, aku dapat
musibah dan kamu yang telah menolongku. Setelah mengalami
berbagai goncangan akhirnya semua cobaan lewat dan hilanglah
semua sakit hati.”
Penggunaan bahasa pada teks tersebut adalah …
a.terdapat kalimat langsung
b.terdapat kata sandang
c.dipengaruhi bahasa daerah
d.dipengaruhi bahasa asing
e.terdapat bahasa asing
15. Bacalah kalimat-kalimat berikut!
(1) “Kita tak mungkin mengalahkan si Kancil”
(2) “Jangan khawatir kawan. Jumlah kita banyak. Kalau kita bersatu
kita bisa mempermalukan kancil yang sombong itu,” jelas siput.
(3) Beberapa hari kemudian, tersiar kabar bahwa siput berhasil
mengalahkan kancil dengan kekompakan dan kerjasamanya.
Variasi kalimat berikut yang sesuai untuk kalimat nomor (2) adalah
a. “Siput tidak takut kepada kancil karena jumlahnya banyak,” kata
siput.
b. Seekor siput, “Merasa khawatir kalau kancil bersatu susah
dikalahkan.”
c. Seekor siput membesarkan hati teman-temannya, “Tetap bersatu
menghadapi kancil.”
d. “Jangan cemas, teman-teman, kalau kita bersatu kita dapat
mempermalukan kancil,” kata seekor siput.
e. Seekor siput, “Merasa senang kalau kancil mudah dikalahkan.”
16. Perhatikan kalimat berikut!
Kuda berkulit harimau itu melambangkan … sepandai-pandainya
orang berpura-pura, suatu saat akan terbongkar juga kepura-
puraannya itu. Kejujuran merupakan sikap yang paling indah di
dunia ini.
Kata yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah ….
A.Bahwa
B.Karena
C.Maka
D.Sehingga
e.Akan
Kegiatan 2
17. Perhatikan kutipan fabel berikut!
Di hutan hiduplah dua ekor kancil. Mereka bernama Kanca dan
Manggut. Kedua ekor kancil itu bersaudara. Manggut adalah kakak
dari Kanca. Sebaliknya, Kanca adalah adik dari Manggut. Walaupun
mereka bersaudara, tetapi sifat mereka sangatlah berbeda. Kanca
rajin dan baik hati. Sedangkan Manggut pemalas dan suka menjahili
teman-temannya.
Paragraf pada fabel tersebut termasuk dalam struktur fabel
bagian….
a. Resolusi
b. Koda
c. Oreintasi
d. Komplikasi
e. Reorientasi
18. Perhatikan kutipan fabel berikut
Pesan moral yang dapat di ambil dari fabel tersebut ialah kita
jangan pernah menganggap remeh orang lain. Setiap orang memilki
kelemahan dan kelebihannya masing-masing. Kesombongan suatu
saat akan dikalahkan oleh kerendahan hati.
Penggalan fabel diatas termasuk struktur fable pada bagian…
a. resolusi
b. orientasi
c. koda
d. komplikasi
e. Reorientasi
B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!
19. Tuliskan struktur fabel?
20. Apa ciri orientasi?
21. Apa ciri komplikasi?
22. Apa ciri resolusi?
23. Apa ciri koda?
Kegiatan 2
Bacalah Teks cerita berikut, untuk menjawab soal no 24 dan 25!
Monster Penjaga Sungai
Pada zaman dahulu, hiduplah tiga ekor kancil yang cerdik. Mereka hidup rukun
didalam hutan rimba yang damai dan tentram, kerja sama ialah kegiatan mereka
sehari hari. Jika satu kancil mempunyai masalah maka yang lainnya membantu
menyelesaikannya, ketiga kancil tersebut bernama si bungsu, si tengah, dan si
sulung.
Suatu malam hari, si bungsu kakinya terkena rantai pohon yang tajam, sehingga
terluka dan membutuhkan penanganan. Lalu si bungsu pun dibawa ke atas
perbukitan untuk mengobati lukanya. Namun perjalanannya menuju perbukitan
sangatlah berbahaya, karena medan yang sulit dan bergejolak sehingga mereka
harus melewati sungai yang di jaga seekor monster yang kejam dan suka memakan
kancil. Karena satu sama lainnya saling menyayangi dan suka tolong menolong
mereka pun akan menghadapi segala resiko yang akan terjadi kedepannya.
Keesokan harinya mereka pergi ke atas perbukitan. Setelah sore hari mereka tiba
ditempat yang terdapat monster sungai. Merekapun berhenti sejenak sambil
memikirkan strategi untuk melewati sungai tersebut tanpa memberi nyawa mereka
masing - masing. Setelah semua sudah dirundingkan mereka pun mulai menjalankan
strateginya
Pada saat si kancil ingin menyeberang ia berkata :
“Biarkan saya Iewat wahai monster. Nanti tepat di belakangku ada kancil yang
bertubuh Iebih besar dan tinggi.”
“Baiklah wahai kancil saya mempercayai mu, silahkan Iewat.”
kancil Berikutnya giliran si tengah menyeberangi sungai dan berkata :
“Izinkan saya lewat wahai monster. Nanti tepat di belakangku ada kancil yang
bertubuh Iebih besar.”
“Jika kamu berbohong maka saya akan memakan mu wahai kancil.” kata monster
“Saya tidak akan membohongi mu wahai monster” kata kancil
Kegiatan 2
Kemudian giliran si sulung yang akan menyeberangi sungai dan ia berkata :
“Izinkan saya Iewat. Sayalah kancil yang paling besar , tinggi dan pemberani.”
kata si sulung gagah berani sambil menanduk monster jahat itu sampai tewas hanyut
dalam sungai.
Akhirnya mereka pun lolos dan dapat melewati jembatan itu dengan selamat
masingmasing. Si bungsu akhirnya diobati dan sembuh. Setelah berita tewasnya
monster jahat penunggu sungai, kini menjadi ramai dan tidak ada yang mengganggu
binatang lain melewati sungai itu.
24. Telaahlah teks cerita fantasi diatas dari kaidah kebahasaannya!
KAIDAH KEBAHASAAN ANALISIS DALAM CERITA
KATA GANTI ORANG
KATA YAG MENYERAP
PANCA INDERA
MAKNA KHAS ATAU
MAKNA KHUSUS
KATA SAMBUNG
URUTAN WAKTU
KATA ATAU UNGKAPAN
KETERKEJUTAN
KALIMAT LANGSUNG
Kegiatan 2
25. Urutkanlah peristiwa fabel diatas kedalam tabel struktur berikut ini!
STRUKTUR FABEL BUKTI DALAM TEKS
ORIENTASI
KOMPLIKASI
RESOLUSI
KODA
Pembelajaran 3
KOMPETENSI DASAR
4.11 Menceritakan kembali isi cerita fabel/legenda daerah
setempat yang dibaca/didengar
INDIKATOR PENCAPAIAN
Menyimpulkan ciri unsur cerita fabel pada teks yang
dibaca/didengar.
Mendaftar kata/kalimat sebagai ciri cerita fabel pada
teks yang dibaca/didengar
Mengurutkan isi cerita fabel
Menceritakan kembali isi fabel secara lisan
TULISKAN NAMA KELOMPOK DAN
ANGGOTANYA YA
NAMA KELOMPOK:
NAMA ANGGOTA : 1...............................................
2...............................................
3...............................................
4...............................................
5...............................................
6...............................................
PETUNJUK PENGGUNAAN
1. Tuliskan nama dan nama anggota kelompok
2. Baca dengan cermat petunjuk soal di LKPD
3. Kerjakan LKPD sesuai dengan kelompok masing-masing
Kegiatan 3
Bacalah Fabel berikut!
Siang hari itu suasana di hutan sangat terik. Tempat tinggal si
Kancil, Gajah, dan lainnya seakan terbakar. Kancil kehausan. Dia
berjalan- jalan mencari air.
Di tengah perjalanan dia melihat kolam dengan air yang sangat
jernih. Tanpa pikir panjang dia langsung terjun ke dalam kolam.
Tindakan Kancil sangat ceroboh, dia tidak berpikir bagaimana cara
ia naik ke atas. Beberapa kali Kancil mencoba untuk memanjat
tetapi ia tidak bisa sampai ke atas.
Si Kancil tidak bisa berbuat apa-apa. Ia hanya berteriak meminta
tolong. Teriakan si Kancil ternyata terdengar oleh Si Gajah yang
kebetulan melewati tempat itu. ‘’Hai, siapa yang ada di kolam itu?’’
‘’Aku.. si Kancil sahabatmu.’’
Kancil terdiam sesaat mencari akal agar Gajah mau menolongnya.
‘’Tolong aku mengangkat ikan ini.’’ “Yang benar kau mendapat
ikan?’’
‘’Bener..benar! Aku mendapatkan ikan yang sangat besar.’’
Gajah berpikir sejenak. Bisa saja ia turun ke bawah dengan mudah
tetapi bagaimana jika naiknya nanti.
1.Latar waktu fabel di atas adalah ….
a. Sore hari
b. Malam hari
c. Pagi pagi hari
d. Siang hari
e. Senja
2. Tokoh dan watak fabel yang tepat berdasarkan penggalan
fabel di atas adalah...
a.Gajah, ceroboh
b.Kancil, ceroboh
c.Gajah, suka bohong
d.kancil, baik hat
e. kancil, ceroboh
3. Amanat fabel di atas adalah ….
a.Jangan minum di sembarang tempat
b.Hati-hati di jalan
c.Berpikir dulu sebelum bertindak
d.Jangan pergi sendirian di hutan
e.Cari Bantuan kemana saja
Kegiatan 3
4. Penyebab konflik pada fabel di atas adalah ….
a.Gajah tidak mau menolong Kancil
b.Kancil kehausan
c.Kancil ceroboh
d.suasana di hutan sangat panas
e. Kancil sangat cerdik
5. Rangkain peristiwa fabel di atas adalah ….
a.Gajah kehausan, lalu berjalan-jalan mencari air, menemukan
kancil terperosok di dalam sumur.
b.Kancil kehausan, lalu berjalan-jalan mencari air, menemukan
kolam dan terperosok ke dalam kolam, tidak bisa naik ke atas.
c.Kancil kehausan, lalu pergi ke kolam, dia terpesok ke dalam
kolam, kemudian ditolong oleh Gajah
d.Kancil kehausan, lalu berjalan-jalan mencari air, menemukan
kolam dan terperosok ke dalam kolam, kemudian dibantu Gajah
menangkap ikan.
e.Gajah kehausan, lalu berjalan-jalan mencari air, menemukan
kolam dan terperosok ke dalam kolam, kemudian dibantu kancil
menangkap ikan.
6. Latar tempat fabel di atas adalah ….
a. Di sebuah desa
b. Di hutan
c. Di kolam
d. Di sungai
e. Di rumah
7. Latar suasana fabel di atas adalah ….
a. Sepi
b. Sangat terik
c. Ramai
d. Cerah
e. Hening
Kegiatan 3
Sesama Saudara Harus BerbagiSuatu pagi indah dengan matahari
yang cerah, Pak Tua Rusa mengunjungikediaman keluarga Pip si
Tupai di sebuah desa.“Pagi, Ibu Tupai,” salam Pak Tua Rusa
kepada Ibu Pip. Kemarin,keponakanku mengunjungiku. Dia
membawakan oleh-oleh yang cukupbanyak. Aku ingin membaginya
untuk para sahabatku. Ini kacang kenarispesial untuk
keluargamu.”“Terima kasih, Pak Tua Rusa,” ucap Ibu
Pip.Sepeninggal Pak Tua Rusa, Ibu Pip masuk ke dalam rumah dan
memanggilanak-anaknya. “Anak-anak, lihat kita punya apa? Kalian
harus membaginyasama rata ,ya.”Asyiiik,” girang Pip dan adik-
adiknya.
8. Tema yang terdapat dalam kutipan fabel di atas adalah...
a.Religius
b.Kekeluargaan
c.Persahabataan
d.Sosial
e.Mistis
9.Ino adalah seekor macan tutul yang terkenal baik hati di sekolah
alam pinggir hutan.
Teman-teman Lino senang bermain dengannya karena ia ramah.
Pagi itu Lino menunggu
Ganji untuk berangkat sekolah. Lino tahu Ganji anak yang pemalu
sehingga ia masih sering
minta ditemani ibunya jika ke sekolah. Pagi ini Lino bertekad agar
Ganji tidak menjadi pemalu
lagi dan berani berangkat sekolah tanpa ibunya.
Berdasarkan paparan watak tokoh dan latarnya, kutipan teks
berikut termasuk fabel….
a. Adaptasi
b. Alami
c. Tanpa koda
d. Berkoda
e. Orientasi
Kegiatan 3
Suatu hari, saat sedang mengintai mangsanya di hutan, Singa
tersebut ternyata masuk ke dalam jebakan seorang pemburu. Ia
tidak dapat membebaskan dirinya sendiri, dan meraung karena
marah. Tikus dengan segera mengetahui suara itu dan berhasil
menemukan Singa yang terperangkap di jarring pemburu.
Sang tikus berlari ke salah satu tali besar yang mengikatnya, dia
menggerogotinya sampai terputush, dan dengan segera Singa itu
dapat bebas.
“Kamu tertawa saat kubilang aku akan membalas budi kamu,” kata
Tikus.
“Sekarang kamu tahu kan, bahwa Tikus pun dapat membantu
seekor Singa.”
Sekecil apa pun itu kebaikan tetaplah kebaikan. Bahkan meskipun
tampaknya kecil seperti tikus jika dibandingkan dengan singa,
kebaikan itu tak akan pernah berujung sia-sia.Berdasarkan
kemunculan pesan,
10. jenis fabel tersebut adalah....
a.Adaptasi
b. Alami
c. Dengan koda
d. Tanpa koda
e. Orientasi
Bacalah Fabel Berikut!
Rusa dan Kura-kura
Pada zaman dahulu, hidup seekor rusa yang amat pemarah dan
juga sombong. Ia bahkan kerap meremehkan kemampuan hewan
yang lain. Suatu ketika sang rusa berjalan di pinggir danau. Ia tidak
senjaga berjumpa dengan kura-kura yang tampak mondar mandir
saja. Melihat hal itu, sang rusa pun bertanya, “Kura-kura, apa yang
tengah engkau lakukan?”Mendengar itu, sang rusa tiba-tiba marah,
“Kau jangan berlagak. Kau hanya mondar mandir dan berlagak
mencari sumber kehidupan”.
Kegiatan 3
Kura-kura pun berupaya untuk menjelaskan akan tetapi rusa tetap
saja marah. Rusa juga mengancam akan menginjak tubuh kura-
kura. Akhirnya, kura-kura merasa jengkel dan menantang rusa
untuk adu kekuatan dari betis kaki mereka.
Mendengar tantangan tersebut, tentu saja rusa amat marah.
Akhirnya, ia minta kepada kura-kura untuk menendang betisnya
terlebih dahulu. Namun, kura-kura tidak mau dan menjawab,
“Apabila aku yang menendang betismu lebih dulu, tentu saja
engkau akan jatuh dan tidak sanggup membalasku”.
Akhirnya, rusa semakin marah dan melakukan ancang-ancang
untuk menendang kura kura. Namun, kura-kura segera memasukkan
kaki-kakinya ke dalam tempurung. Akhirnya, rusa menginjak
tempurung dengan kuat dan itu menyebabkan kura-kura tertimbun
di tanah. Kura-kura pun berusaha keluar. Dan sesudah seminggu
berlalu, ia berhasil keluar dari tanag dan mencari rusa. “Bersiaplah
rusa, kini aku yang saatnya menendang”. Mendengar itu,rusa hanya
memandang remeh kemampuan yang dimiliki oleh kura-kura.
“Kerahkan saja semua kemampuan yang engkau miliki untuk
menendang betisku. Ayolah jangan ragu”.
Kura-kura pun bersiap dan mengambil ancang-ancang tempat
tinggi. Kemudian, ia pun menggelindingkan tubuhnya. Dan ketika
sudah hampir mendekati tubuh rusa, ia pun menaikkan tubuhnya
sampai melaayng. Ternya kura-kura mengincar hidung sang rusa.
Dengan sangat keras, akhirnya tempurung kura-kura berhasil
menyebabkan hidung sang rusa putus. Dan akhirnya ia pun mati.
11. Jelaskanlah tema dari cerita fabel di atas sertakan alasan dan
bukti dengan menggunakan bahasamu sendiri!
12. Jelaskanlah tokoh dari cerita fabel di atas sertakan alasan
dan bukti dengan menggunakan bahasamu sendiri!
Kegiatan 3
13.Jelaskanlah watak dari cerita fabel di atas sertakan alasan
dan bukti dengan menggunakan bahasamu sendiri!
14.Jelaskanlah latar dari cerita fabel di atas sertakan alasan
dan bukti dengan menggunakan bahasamu sendiri!
15.Jelaskanlah alur dari cerita fabel di atas sertakan alasan
dan bukti dengan menggunakan bahasamu sendiri!
16.Jelaskanlah alur dari cerita fabel di atas sertakan alasan
dan bukti dengan menggunakan bahasamu sendiri!
17.Jelaskanlah amanat dari cerita fabel di atas sertakan alasan
dan bukti dengan menggunakan bahasamu sendiri!
Kegiatan 3
Burung Hantu dan Belalang
Burung hantu selalu tidur di siang hari. Ia akan bangun setelah
matahari terbenam, ketika cahaya merah memudar dari langit. Dia
menggeliat dan berkedip dari lubang pohon tua. Sekarang dia
berseru, “Hoo hoo hoo” bergema melalui kayu yang rimbun dan ia
mulai berburu serangga.
Ia adalah seekor burung hantu tua yang galak, terutama jika ada
yang mengganggu saat ia tidur. Suatu sore musim panas yang
hangat, saat ia tertidur jauh di dalam lubang pohon tua. Belalang di
dekatnya mulai menyanyikan lagu gembira namun sangat
menyesakkan telinga. Burung Hantu Tua itu menengok dari lubang
pohon yang digunakan sebagai pintu dan jendela.
“Pergi dari sini, tuan,” katanya kepada belalang tersebut. “Apakah
anda tidak memiliki sopan santun?” lanjutnya. “anda setidaknya
harus menghormati usia saya dan membiarkan saya tidur dengan
tenang!” lanjut sang burung hantu tua itu. Akan tetapi, Belalang
menjawab dengan kasar bahwa ia juga berhak berada di tempat ini.
Lalu ia meneriakkan suara lebih keras dan lagu yang lebih berisik.
Burung hantu yang bijak tahu benar bahwa tak ada gunanya
berdebat dengan Belalang keras kepala ini. Selain itu, matanya
semakin rabun untuk memungkinkan dirinya menghukum belalang.
Akhirnya, dia melupakan semua kata keras dan kembali berbicara
dengan sangat ramah kepada belalang.
“Tuan belalang yang baik hati, jika saya harus tetap terjaga, saya
akan datang untuk menikmati nyanyian anda. Namun, saat ini saya
memiliki anggur lezat di sini, kiriman dari olympus. Silakan datang
dan rasakan minuman lezat ini bersama saya.” Sanjung burung
hantu tua.
Belalang terhanyut oleh kata-kata sanjungan burung hantu tua.
Akhirnya, dia melompat ke sarang burung hantu tua. Ketika
belalang cukup dekat dalam jangkauan penglihatan, burung hantu
tua itu menerkam dan memakannya
18. Jelaskanlah tema dari cerita fabel di atas sertakan alasan dan bukti dengan
menggunakan bahasamu sendiri!
Kegiatan 3
19. Jelaskanlah tokoh dari cerita fabel di atas sertakan alasan
dan bukti dengan menggunakan bahasamu sendiri!
20. Jelaskanlah watak dari cerita fabel di atas sertakan alasan
dan bukti dengan menggunakan bahasamu sendiri!
21.Jelaskanlah latar dari cerita fabel di atas sertakan alasan
dan bukti dengan menggunakan bahasamu sendiri!
22.Jelaskanlah alur dari cerita fabel di atas sertakan alasan
dan bukti dengan menggunakan bahasamu sendiri!
23.Jelaskanlah alur dari cerita fabel di atas sertakan alasan
dan bukti dengan menggunakan bahasamu sendiri!
Kegiatan 3
24. Jelaskanlah amanat dari cerita fabel di atas sertakan alasan
dan bukti dengan menggunakan bahasamu sendiri!
25. Pilih cerita favoritmu dan cobalah mengisi kembali bagian
yang kosong berikut!
Suatu hari …..
Setiap hari ….
Suatu ketika …..
Tiba-tiba ….
Akhirnya …
Pembelajaran 4
KOMPETENSI DASAR
4.12 Memerankan isi fabel/legenda daerah setempat yang
dibaca dan didengar.
INDIKATOR PENCAPAIAN
Memvariasikan alur, dialog, latar, dari fabel yang
disajikan
Menentukan dan memperbaiki kesalahan penggunaan
kata, kaliamt, ejaan, dan tanda baca
Merencanakan penulisan cerita fabel
Menulis cerita fabel dengan memperhatikan pilihan kata,
kelengkapan struktur san kaidah penggunaan kata,
kalimat/tanda baca/ejaan
TULISKAN NAMA KELOMPOK DAN
ANGGOTANYA YA
NAMA KELOMPOK:
NAMA ANGGOTA : 1...............................................
2...............................................
3...............................................
4...............................................
5...............................................
6...............................................
PETUNJUK PENGGUNAAN
1. Tuliskan nama dan nama anggota kelompok
2. Baca dengan cermat petunjuk soal di LKPD
3. Kerjakan LKPD sesuai dengan kelompok masing-masing
Kegiatan 4
Bacalah teks cerita fabel berikut untuk menjawab soal nomor 1
-4!
(1) Di pinggiran sungai ada seekor buaya yang sedang
kelaparan, sudah tiga hari Buaya itu belum makan perutnya
terasa lapar. Mau tidak mau hari ini dia harus makan sebab
kalau tidak bisa-bisa ia akan mati kelaparan. Buaya itu segera
masuk ke dalam sungai ia berenang perlahan-lahan menyusuri
sungai mencari mangsa.
(2) Buaya melihat seekor bebek yang juga sedang berenang di
sungai. Bebek tahu dia sedang diawasi oleh buaya, dia segera
menepi. Melihat mangsanya akan kabur buaya segera mengejar
dan akhirnya bebek pun tertangkap.
(3) “Ampun Buaya, tolong jangan mangsa aku, dagingku sedikit,
kenapa kamu tidak memangsa kambing saja di dalam hutan,”
ucapnya seraya menagis ketakutan.
(4) “Baik, sekarang kau antar aku ke tempat persembunyian
kambing itu,” perintah buaya dengan menunjukkan taring yang
sangat tajam.
(5) Berada tidak jauh dari tempat itu ada lapangan hijau tempat
kambing mencari makan, dan benar saja di sana ada banyak
kambing yang sedang lahap memakan rumput.
(6) “Pergi sanah, aku mau memangsa Kambing saja,” bebek
yang merasa senang, kemudian berlari dengan kecepatan
penuh.
(7) Setelah mengintai beberapa lama, akhirnya buaya
mendapatkan satu ekor anak kambing yang siap dia santap.
“Tolong, jangan makan aku, dagingku tidak banyak, aku masih
kecil, kenapa kamu tidak makan gajah saja yang dagingnya lebih
banyak, aku bisa mengantarkan kamu ke sana.” Kata anak
kambing.
(8) “Baik, segera antarkan aku ke sana!” anak kambing itu
mengajak buaya ke tepi danau yang luas, di sana ada anak
gajah yang besar. Buaya langsung mengejar dan menggigit kaki
anak gajah itu. Walau besar, tapi kulit gajah itu sangat tebal,
jadi tidak bisa melukainya.
(9) Anak gajah itu berteriak meminta tolong kepada ibunya.
Buaya terus saja berusaha menjatuhkan anak gajah itu, tapi
sayang tetap tidak bisa. Mendengar teriakan anaknya,
sekumpulan gajah mendatangi dan menginjak buaya itu sampai
tidak bisa bernapas. Buaya itu tidak bisa melawan, karena
ukuran ibu gajah itu sangat besar, ditambah dia juga lemas
karena belum makan. Buaya itu kehabisan tenaga dan mati.
Kegiatan 4
1.Berdasarkan struktur isinya, bagian teks fabel yang
termasuk tahap orientasi ditandai dengan nomor….
a. (1) dan (3)
b. (1) dan (2)
c. (2) dan (3)
d. (2) dan (4)
e. (2) dan (5)
2. Berdasarkan struktur isinya, bagian teks fabel yang termasuk
tahap komplikasi ditandai dengan nomor….
a. (1), (2), (3), (4), (5), dan (4)
b. (3), (4), (5), (6), (7), dan (8)
c. (2), (3), (4), (5), (6), dan (7)
d. (1), (2), (3), (4), (7), dan (8)
e. 1), (2), (3), (4), (6), dan (7)
3. Berdasarkan struktur isinya, bagian teks fabel yang termasuk
tahap resolusi ditandai dengan nomor….
a. (6)
b. (7)
c. (8)
d. (9)
e. (1)
4. Pesan moral dari cerita tersebut adalah ….
a. kita akan membutuhkan bantuan orang lain juga
b. menyesal kemudian tak ada guna
c. bersyukurlah dengan apa yang sudah kita dapat.
d. Jangan malas makan
e. bersungguh-sungguh dalam hal apapun
5.Kata sifat dalam kalimat berikut adalah … Sudah berbulan-
bulan lamanya musim kemarau panjang datang.
a. sudah
b. bulan
c. musim
d. panjang
e. kemarau
Kegiatan 4
Bacalah Fabel berikut!
Cici dan Serigala
Karya Lilik Choir
Sore itu tiga kelinci kecil, Cici, Pusi, dan Upi bermain bersama di
tempat lapang di hutan. Tiba-tiba Cici melihat sesuatu tergeletak
dalam bungkus plastik.
“Hai Teman-teman… lihatlah! Cici berteriak sambil menunjuk ke
arah bungkusan plastik. “Wah… makanan teman-teman..” teriak
Upi.
“Asyik… sore ini kita makan enak.” Pusi bersorak kegirangan.
Cici mengambil kue itu, membuka bungkusnya dan tercium aroma
harum dari kue itu. Tiba-tiba muncul niat liciknya.
“Ah… kue ini pasti nikmat sekali apalagi jika ku makan sendiri
tanpa berbagi dengan mereka”. Gumamnya dalam hati.
“Teman-teman sepertinya kue ini bekal pak tukang kayu yang sering
ke hutan ini, mungkin dia baru saja ke sini dan belum pergi terlalu
jauh, bagaimana jika kususullkan kue ini, bukankah menolong orang
juga perbuatan mulia? Cici meyakinkan temannya.
Raut kecewa tergambar di wajah Upi dan Pusi, mereka gagal
makan kue yang beraroma lezat itu. Cici berlari menjauhi temannya
dan memakan kue itu sendiri. Tiba-tiba …
Bruukk..!!
“Aaahhgg… tolooong…” Cici menjerit keras. Seekor serigala muncul
dari balik semak dan langsung menerkam tubuh mungil Cici. Cici
pun menangis dan terus berteriak minta tolong.
“Cici pun memutar otak mencari cara bagaimana agar ia bisa bebas
dari cengkeraman serigala itu. Akhirnya ia mendapatkan ide.
“Pak serigala, aku punya dua teman di sana. Bagaimana jika
mereka kujemput ke sini supaya kamu dapat makan lebih banyak
lagi”. Cici berusaha mengelabui serigala itu.
Kegiatan 4
“Baiklah, segera panggil mereka tapi aku harus ikut di
belakangmu.” jawab serigala.
“Pelan-pelan saja ya, jalanmu supaya mereka tidak mendengar
langkah kakimu. Aku khawatir mereka akan lari ketakutan.”
Cici pun berlari ke arah teman-temannya yang ditinggalkan tadi.
Sementara serigala mengikutinya dengan langkah pelan. Menyadari
hal itu Cici berlari sekuat tenaga sambil sesekali memanggil
temannya.
“Ups …!”, kaki Cici tiba-tiba terasa ada yang menarik. Ia pun
menjerit dan bahkan tidak berani membuka mata.
“Jangan Pak Serigala … jangan makan aku, ampuni aku ..”
“Sst …, ini aku Ci, bukalah matamu, ini Upi dan Pusi.”
“Ayo cepat Ci …” dengan rasa kebersamaan mereka pun akhirnya
selamat. Napas mereka tersengal-sengal, keringatnya bercucuran.
Cici menangis tesedu-sedu.
“Hik … hik … maafkan aku teman-teman, aku bersalah pada kalian.
Aku telah berbohong …” Cici akhirnya menceritakan kejadian yang
sebenarnya. Temannya tidak marah apalagi membencinya. Cici pun
berjanji tidak akan mengulanginya lagi.
“Sudahlah Cici … kami memaafkanmu …” kata Pusi dengan bijak.
“Terima kasih kawan, aku janji tidak akan mengulanginya lagi.”
jawab Cici dengan tulus.
Kegiatan 4
6. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!
a. Berdasarkan fabel tersebut watak tokoh Cici adalah ….
b. Berdasarkan fabel tersebut watak tokoh Upi adalah ….
c. Berdasarkan fabel tersebut watak tokoh Pusi adalah ….
d. Berdasarkan fabel tersebut watak tokoh Serigala adalah ….
e. Latar tempat pada fabel tersebut adalah ….
f. Latar waktu tempat pada fabel tersebut adalah ….
g. Latar suasana tempat pada fabel tersebut adalah ….
7. Tentukan urutan peristiwa yang utuh sesuai dengan
strukturnya (orientasi, komplikasi, resolusi, koda)!
8. Rancanglah kalimat narasi, dialog-dialog tokoh, dan musik
pengiring/ suasana/ properti yang sesuai isi fabel!
Kalimat Narator : ….
Dialog tokoh : ….
Musik pengiring/ property : ….
9. Bentuk kelompok dan tentukan siapa yang menjadi tokoh
cerita dan siapa yang menjadi narator cerita!
10. Berlatihlah mengucapkan dialog dengan intonasi, gerak-
gerik yang sesuai!
11. Perankan cerita di atas secara berkelompok!
Selamat Mengerjakan
Lembar Kerja Peserta Didik
Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
MATERI TEKS FABEL