The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

E-LKPD BERBASIS ETNO-STEM BERBANTUAN AUGMENTED REALITY

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by tuluspanges, 2022-06-09 03:08:16

E-LKPD BERBASIS ETNO-STEM BERBANTUAN AUGMENTED REALITY

E-LKPD BERBASIS ETNO-STEM BERBANTUAN AUGMENTED REALITY

Disusun oleh:
Tulus Pangestuti (4001418005)

Lembar Kerja Peserta
Didik-Elektronik

Berbasis Etno-STEM


SISTEM EKSKRESI
MANUSIA

untuk SMP/MTs
Kelas VIII Semester II

Nama :

Nomor Absen :

Kelas :

Kelompok :

JURUSAN IPA TERPADU
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

PETA KONSEP

SISTEM EKSKRESI MANUSIA

Paru-Paru Hati Kulit Ginjal

Hasil Ekskresi Urin

CO2 dan H2O Keringat Melalui Proses
Bilirubin Biliverdin
Oleh Filtrasi
Reabsorpsi
Kelenjar Augmentasi
Keringat

jika terjadi gangguan pada organ maupun prosesnya akan menyebabkan:

Kelainan

Kompetensi Dasar

3.10 Menganalisis sistem ekskresi pada manusia dan memahami
gangguan pada sistem ekskresi serta upaya menjaga kesehatan sistem
ekskresi
4.10 Membuat karya tentang sistem ekskresi pada manusia dan
penerapannya dalam menjaga kesehatan diri

Indikator Pencapaian Kompetensi

3.10.1 Menyebutkan organ-organ penyusun sistem ekskresi pada manusia
3.10.2 Menganalisis fungsi sistem ekskresi
3.10.3 Menganalisis keterkaitan antara struktur dan fungsi pada organ ginjal
3.10.4 Menganalisis keterkaitan antara struktur dan fungsi pada organ paru-
paru
3.10.5 Menganalisis keterkaitan antara struktur dan fungsi pada organ hati
3.10.6 Menganalisis keterkaitan antara struktur dan fungsi pada organ kulit
3.10.7 Menganalisis kelainan dan penyakit yang terjadi pada sistem ekskresi
3.10.8 Menganalisis berbagai pola hidup sehat untuk menjaga kesehatan
sistem ekskresi
4.10.1 Membuat karya tentang berbagai penyakit atau gangguan pada sistem


ekskresi serta upaya menjaga kesehatan diri yang dikaitkan dengan

kebiasaan masyarakat

Tujuan Pembelajaran

1.Siswa dengan tepat menyebutkan organ-organ penyusun sistem ekskresi pada
manusia

2.Siswa dengan benar dapat menjelaskan fungsi sistem ekskresi
3.Siswa dengan kritis mampu menganalisis keterkaitan antara struktur dan

fungsi pada masing-masing organ sistem ekskresi
4.Siswa dengan kritis mampu menganalisis kelainan dan penyakit yang terjadi

pada organ sistem ekskresi dengan tepat menggunakan pembelajaran berbasis
Etno-STEM
5.Siswa dengan kritis mampu menganalisis berbagai pola hidup sehat untuk
menjaga kesehatan sistem ekskresi
6.Siswa secara kritis dapat membuat karya tentang berbagai penyakit atau
gangguan pada sistem ekskresi serta upaya menjaga kesehatan diri yang
dikaitkan dengan kebiasaan masyarakat.

Petunjuk Penggunaan

Petunjuk Penggunaan E-LKPD:

1.Baca secara cermat dan seksama setiap panduan yang ada di E-
LKPD ini.

2.Selesaikan pertanyaan-pertanyaan yang tertulis pada E-LKPD
dengan baik, benar, dan bertangggungjawab.

3.Gunakan sumber belajar dari buku siswa, video pembelajaran,
sumber belajar lainnya untuk menjawab pertanyaan.

4.Kumpulkan E-LKPD sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
5.Tanyakan pada guru apabila ada kesulitan dalam mengerjakan E-

LKPD.
6.Jangan lupa berdoa sebelum memulai menggunakan E-LKPD.

Etno-STEM

Langkah-Langkah Pembelajaran

Guru menayangkan video tentang sistem ekskresi dikaitkan dengan masalah
Etno-STEM.
https://youtu.be/ShFnsQM3DvY
Guru menunjuk beberapa siswa tentang apa yang ditangkap dari video yang telah
ditayangkan sebelumnya.
Guru mengajukan pertanyaan sesuai dengan Etno-STEM

Etnosains:
Aspek: Mendefinisikan sistem ekskresi dan kebiasaan masyarakat Pati
tentang berbagai penyakit atau gangguan pada sistem ekskresi yang dapat
dikaitkan dengan kebiasaan masyarakat melalui wawancara.
Etnoteknologi:
Aspek: Alat dan bahan apa saja yang digunakan untuk melakukan
praktikum sederhana menguji udara pernafasan untuk membuktikan
adanya kandungan CO2 hasil pernafasan manusia.
Etnoengineering:
Aspek: Merancang dan mendesain poster bermuatan Etno-STEM
Etnomatematika:
Aspek: Menghitung skala gambar yang digunakan dalam pembuatan
proyek gambar bermuatan Etno-STEM

Perhatikan gambar gambar 1! Etnosains
Tentu kamu pernah melihat ilustrasi gambar seperti yang Gambar 1
ditunjukkan pada gambar 1. Di tengah kemajuan teknologi
sekarang ini yang serba menggunakan mesin, ternyata di
Desa Tambakromo masih ada yang menggarap sawahnya
masih dengan cara tradisional (manual) yaitu dengan
menggunakan cangkul. Pada saat mencangkul, petani
tersebut melakukan aktivitas berat, karena selama
beraktivitas tubuh mengeluarkan banyak keringat. Kulit
merupakan salah satu organ sistem ekskresi yang
mengeluarkan keringat. Dari pernyataan di atas, carilah
informasi dengan cara mewawancarai petani di desa
kalian. Kemudian rekonstruksi sains asli jawaban petani
yang kalian wawancara menjadi sains ilmiah!
Jawab:




Jawablah pertanyaan berikut menurut apa yang
kalian ketahui !

1.Apa yang kalian ketahui tentang sistem
ekskresi?

2.Analisislah tujuan dari sistem ekskresi!
3.Sebutkan dan jelaskan struktur dan fungsi

kulit yang ditampilkan dengan scan barcode
augmented reality di samping!
4.Bagaimana cara menjaga dan merawat
organ kulit agar dapat bekerja dengan
baik?

Ayo Melakukan Eksperimen!

Buatlah percobaan atau bereksperimen tentang sistem ekskresi pada organ
paru-paru!

Percobaan 1

A. Tujuan: Menguji zat sisa pernapasan pada manusia

B. Alat dan Bahan:


1. Air 4. Tiga buah gelas plastik

2. Sedotan 5. Kapur

3. Sendok 6. Plastik bening/tutup gelas

C. Cara Kerja:

1. Masukkan kapur yang telah dihaluskan kedalam gelas yang berisi ait

2. Aduk hingga merata dengan menggunakan sendok

3. Tunggu kapur hingga mengendap

4. Air kapur dibagi menjadi 2 kedalam masing-masing gelas

5. Tutup gelas menggunakan tutup gelas/plastik bening

6. Tiup air dalam gelas 1 yang berisi air kapur tersebut melalui sedotan

7. Amatilah apa yang terjadi

Percobaan 2
A. Tujuan: Mengetahui paru-paru sebagai alat pengeluaran uap air
B. Alat dan Bahan: Sebuah cermin datar
C. Cara Kerja:

1. Sediakan cermin datar yang bersih
2. Hembuskan udara pernapasan pada permukaan cermin
3. Amatilah keadaan permukaan cermin

Setelah melakukan percobaan dan menjawab beberapa pertanyaan, silahkan
presentasikan hasil percobaanmu di depan teman-temanmu!

Etnoteknologi

Berdasarkan percobaan yang telah kalian lakukan, jawablah pertanyaan
berikut dengan tepat!

1.Dari percobaan 1, adakah perbedaan pada air kapur antara sebelum dan
sesudah ditiup? Mengapa demikian? Jelaskan!

2.Dari percobaan 2, bagaimanakah keadaan permukaan cermin setelah
ditiup dengan udara dari pernapasan? Mengapa demikian? Jelaskan!

3.Berdasarkan percobaan, analisislah proses pengeluaran CO2 pada paru-
paru!

4.Buatlah kesimpulan berdasarkan dua percobaan yang telah kalian
lakukan!

Ayo Mengamati Kebiasaan Masyarakat!

Perhatikan gambar 2 dengan cara scan barcode!

Pernahkah kamu melihat orang ketika makan

meniup makanannya karena masih panas? Nah,

meniup makanan ketika masih panas agar dapat

segera dmakan merupakan kebiasaan yang

sangat umum dilakukan oleh masyarakat. Sering

kita jumpai, seseorang makan makanan lalu

meniupnya, seperti seseorang makan nasi tewel Gambar 2
yang masih panas karena lebih nikmat untuk

disantap ketika masih panas lalu meniupnya sebelum dimakan. Meniup

makanan yang masih panas bisa berpotensi mengganggu keseimbangan asam

tubuh yaitu terganggunya salah satu organ sistem ekskresi. Dari pernyataan

tersebut, wawancarailah salah satu masyarakat mengenail hal tersebut untuk

mengetahui pengetahuan masyarakat (sains asli) kemudian rekonstruksi

menjadi sains ilmiah dengan pertanyaan sebagai berikut!

Etnosains

Jawablah pertanyaan berikut menurut apa yang
kalian ketahui!

1.Sebutkan dan jelaskan struktur dan fungsi
paru-paru yang ditampilkan dengan scan
barcode augmented reality di samping!

2.Bagaimana cara menjaga dan merawat organ
paru-paru agar dapat bekerja dengan baik?

Etnosains

Perhatikan gambar 3 dengan cara scan barcode!

Suatu hari Rara jalan-jalan di Waduk Gembong Pati,

ia menahan buang air kecil karena tidak menemukan

toilet. Sering menahan buang air kecil sudah menjadi

kebiasaan yang tidak disadari oleh masyarakat.

Kebiasaan menahan buang air kecil dapat

menyebabkan beberapa penyakit. Masyarakat Desa Gambar 3

Tambakromo mempercayai bahwa jika sering

menahan buang air kecil akan menyebabkan suatu

penyakit di salah satu organ sistem ekskresi, yaitu ginjal. Dari pernyataan

tersebut, wawancarailah salah satu masyarakat mengenai hal tersebut untuk

mengetahui pengetahuan masyarakat (sains asli) kemudian rekonstruksi

menjadi sains ilmiah dengan pertanyaan sebagai berikut!

Jawablah pertanyaan berikut menurut apa yang
kalian ketahui!

1.Sebutkan dan jelaskan struktur dan ginjal
yang ditampilkan dengan scan barcode
augmented reality di samping!

2.Jelaskan proses pengeluaran urin secara
singkat!

Etnosains

Perhatikan gambar 4 dengan cara scan barcode!

Sering dijumpai di masyarakat banyak remaja yang

kecanduan mengonsumsi alkohol. Alasan remaja

menerapkan perilaku menyimpang adalah rasa

penasaran dan ingin tahu yang berlebihan. Kebiasaan

mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan

dan dalam jangka panjang akan memicu masalah pada Gambar 4
fungsi salah satu organ sistem ekskresi. Salah satunya

yaitu penyakit liver yang umumnya disebabkan oleh kebiasaan buruk

masyarakat mengonsumsi alkohol yang berlebih. Dari pernyataan tersebut,

wawancarailah salah satu masyarakat mengenail hal tersebut untuk

mengetahui pengetahuan masyarakat (sains asli) kemudian rekonstruksi

menjadi sains ilmiah dengan pertanyaan sebagai berikut!

Jawablah pertanyaan berikut menurut apa yang
kalian ketahui!

1.Sebutkan dan jelaskan struktur dan fungsi
hati yang ditampilkan dengan scan barcode
augmented reality di samping!

2.Jelaskan proses pembentukan zat warna
empedu!

Etnosengineering

Ayo Tunjukkan Kreativitasmu!

1.Buatlah poster tentang berbagai penyakit atau gangguan pada
sistem ekskresi serta upaya menjaga kesehatan diri yang dikaitkan
dengan kebiasaan masyarakat

2.Gunakan alat yang ada di sekitar kalian
3.Boleh menggunakan aplikasi komputer maupun smartphone
4.Bebas menggunakan ukuran kertas
5.Submit/pengumpulan poster melalui google formulir yang telah

dibagikan oleh guru: https://forms.gle/CSGnYBn1kdW8HGAYA
6.Sebelum disubmit, pastikan sudah diberi nama anggota kelompok

dan kelas
7.Dapat menggunakan referensi dari berbagai sumber


Click to View FlipBook Version