The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Rangkuman Sejarah Peminatan Kelas XI KD 3.11

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by great.fu, 2020-06-22 23:13:39

Rangkuman Pendudukan Jepang

Rangkuman Sejarah Peminatan Kelas XI KD 3.11

Keywords: Pendudukan Jepang

Pendudukan Jepang Sampai Peristiwa proklamasi
A. Pendudukan Jepang di Indonesia

Pendahuluan
Modul Sejarah kelas XI semester II ini disususun untuk siswa SMA kelas XI semester II berdasarkan silabus dan
kompetensi dasar kurilukulm 2013. Modul belajar ini beisi tenang materi pendudukan Jepang di Indonesia yang
dibahas secara singkat, mudah dipahami dan jelas sehingga dengan pengetahuan yang diperoleh dari bahan
ajar ini siswa diharapkan dapat membantu memperluas wawasan pengetahuan dan mencapai kompetensi
yang diharapkan.
Modul belajar ini disusun dengan menitik beratkan pemahaman-pemahaman dasar yang diikuti oleh berbagai
panduan kegiatan agar siswa termotivasi untuk melakukan eksplorasi yang berangkat dari rasa keingintahuan
terhadap peristiwa dimasa lalu yang selanjutnya berujung pada kebijaksanaan melihat berbagai peristiwa
dimasa sekarang serta kemampuan untuk mengatasi berbagai persoalan dalam kehidupannya. Kami berharap
modul ini dapat mencapai sasarannya dalam membantu pengembangan sikap dan pemahaman siswa

Glosarium : : Himpunan/ BarisanWanita
Fujinkai : Tentarasukarela
Guguyun : Kepala pemerintahan militer
Gunseikan : Pembantu Prajurit Jepang
Heiho : Barisan Pembantu Polisi
Keibodan : Angkatan DaratJepang
Rikugun : Kerja paksa pada masa penjajahan Jepang
Romusha : Gerakan membungkuk ke arah Matahari
Seikerei : Barusan Pemuda
Seinendan :Rukuntetangga(RT) dalamstrukturPemerintahanJepang
Tonarigumi

Petunjuk penggunaan
1. Mempelajari setiap kegiatan belajar sebaik-baiknya dan cobalah mendiskusikannya dengan
teman-teman anda. 2.
2. Mengerjakan setiap soal latihan dan tes formatif serta membandingkan jawaban anda dengan
kunci jawaban yang terdapat pada bagian akhir modul ini.

3. Mendiskusikan jawaban pertanyaan yang ada dan mencari jawaban yang tepat dalam urian
modul ini.

4. Jika ada hal yang masih dirasa kurang dipahami tanyakan lah pada guru mata pelajaran biologi

Kompetensi Inti
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya
untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan
metoda sesuai kaidah keilmuan.

Kompetensi Dasar
3.1 Menganalisis kehidupan bangsa Indonesia di bidang sosial, ekonomi, budaya, militer, dan
pendidikan pada zaman pendudukan Jepang
4.1 Menyusun cerita sejarah tentang kehidupan bangsa Indonesia di bidang sosial, ekonomi,
budaya, militer, dan pendidikan pada zaman pendudukan Jepang.

Tujuan Pembelajaran
Melalui pembelajaran Discovery Learning dengan metode diskusi, tanya jawab, penugasan dan
presentasi serta analisis, kalian dapat :
1. mengidentifikasi kebijakan pendudukan Jepang dalam bidang

a. politik
b. ekonomi
c. sosial budaya
d. militer
e. pendidikan, dan;
f. dampaknya terhadap kehidupan bangsa Indonesia
2. menyajikan hasil analisis secara lisan mengenai kebijakan pendudukan Jepang dalam bidang
bidang politik, ekonomi, sosial budaya, militer, dan pendidikan, menulis cerita kehidupan
politik, ekonomi, sosial budaya, militer dan pendidikan bangsa Indonesia pada zaman
pendudukan Jepang sehingga kalian dapat menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang
dianutnya melalui belajar Sejarah, mengembangkan sikap jujur, mandiri, dan bertanggung
jawab sebagai realisasi dari keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking
Skill/HOTS), kecakapan hidup abad 21 (berpikir kritis, bertindak kreatif, berkomunikasi, dan
berkolaborasi), literasi, dan PPK

Materi pembelajaran
 Modernisasi Jepang : Restorasi Meiji
 Proses interaksi Indonesia-Jepang dan dampak pendudukan militer Jepang terhadap kehidupan

masyarakat di Indonesia.

Uraian Materi
1. Pembaharuan dan pelaksanaan imperialisme Jepang
2. Bentuk-bentuk interaksi Indonesia-Jepang pada masa kolonial Belanda dan pengaruhnya terhadap

kebijakan pemerintah HindiaBelanda.
3. Bentuk-bentuk interaksi Indonesia-Jepang di bidang politik pada masa pendudukan militer

Jepang.
4. DampakkebijakanimprialismeJepangdibidangmiliter,sosial–budaya,dan politik diIndonesia.

Latar Belakang Jepang Menguasai Indonesia
1. Modernisasi Jepang

Jepang awalnya merupakan Negara yang menganut sistem isolasi yaitu sistem dimana negara tersebut
menutup diri dari pengaruh bangsa/ negara lain diluar negaranya. Baru pada tahun 1854, ketika
KomodorMatthewPerry(orang Amerika Serikat) datang ke Jepang dengan tujuan untuk membuka
kota pelabuhan Jepang maka Jepang terbuka bagi negara lain. Terjalin hubungan antaraJepangdan
Amerika Serikat melalui perjanjian SHIMODA sehingga sejak itu pelabuhan di Jepang terbuka bagi
perdagangan internasional. Saat itu yang memimpin Jepang adalah Shogun Tokugawa.

Perkembangan Jepang semakin tampak pada masa pemerintahan Pangeran Mutsuhito sebagai
kaisar dengan gelar Tenno Meiji. Kaisar Meiji melakukan berbagai perubahan dalam segala bidang
yang kemudian dikenal dengan Restorasi Meiji. Restorasi Meiji adalah perubahan Meiji dalam segala
bidang kehidupan masyarakat guna mengejar ketinggalan dari bangsa Barat. Pembaharuan dan
kebijakan tersebut diantaranya:

Bidang Militer :
a. Jepangmenerapkanwajib militerbagi semua lapisanmasyarakat.
b. Membentuk tentara nasional.

Untuk mendukung kebijakan tersebut maka :
a. Jepang membeli peralatan dan perlengkapan militer dari negara-negara Barat, dan
b. Jepangmenirusistemmiliter dariberbagai negaraBaratsepertiAngkatan Darat (dari Perancis dan
Jerman), dan Angkatan Laut (dari Inggris). Sehingga Jepang telah mampu memiliki tentara
nasional yang modern

Bidang Pendidikan :

a. Membentuk DepartemenPengajaran
b. Memberlakukan wajib belajar bagi anak-anak usia 6-14 tahun. Di sekolah anak-anak

ditanamkan rasa cinta tanah air dan kaisar

Bidang Perdagangan :
a. Jepang memodernisasi pelabuhan dan perkapalan sehingga kegiatan perdagangan dapat
berkembang
b. Didirikan bank-bank

Bidang Industri :
a. Jepangmendirikanbanyakpabrikyangmendukungperekonomiannya.
b. Jepang menghasilkan mesin-mesin persenjataan sendiri.

Kebijakan lain :
Dibentuksistempajakbaru,dimanatanahmilikdaimyo(gubernurmilitermasa shogun) dibagikan
pada petani sedangkan para daimyo menjadi pegawai pemerintah. Denganmodernisasitersebut
makaJepangmenjadinegaramaju,negaramodern, negarabesaryang sejajardengan negara-negara
Barat.

Akibat Modernisasi Jepang
Modernisasi Jepang tahun 1868 menyebabkan negara Jepang :
 Industri Jepang semakin berkembang dengan pesat
 Jumlahpenduduksemakinbertambahsementaraluas lahansemakin sempit(tidak sebanding
dengan jumlah penduduk)
 Sebagai negara yang merasa telah kuat maka Jepang ingin mengikuti negara Barat yaitu
berlomba untuk mendapatkan daerah jajahan. Daerah jajahan tersebut dapat digunakan
sebagai daerah pemasok hasil industri dan daerah penghasil bahan bakuindustri.

Keinginan Jepang untuk mendapatkan daerah jajahan menyebabkan Jepang melakukan berbagai
ekspansi seperti:
1. Jepang ingin menaklukkan daerah Cina maka pada 1894-1895 Jepang menyerang Cina dan terjadi

perang yang dimenangkan Jepang dengan berhasil menguasai Semenanjung Liao Tsung dan Pulau
Formosa (Taiwan) termasuk daerahKorea.
2. Jepang ingin menduduki Manchuria dan dengan terpaksa Jepang harus menghadapi Rusia yang
saat itu berkuasa di Manchuria. Oleh karena itu terjadi perang Jepang-Rusia (1904-1905),
tetapi Jepang tetap saja menang dan berhasil mendapatkan Port Arthur dan Pulau Sachalin.
Kemenangan Jepang terhadap Rusia ini menyebabkan Jepang semakin kuat kedudukannya
setara dengan negara-negara Barat.
3. Dalam Perang Dunia I (1914-1918) ketika Jepang harus melawan Jerman, dia berhasil menguasai
daerah jajahan Jerman di Asia.
4. 1927, PM. Baron Tanaka (Jepang) merencanakan ekspansi ke Asia dan menguasaiAsiaTimursebab
denganotomatis daerahAsiaSelatandapat dikuasai pula.
5. 1931 Jepang menyerang Manchuria dan dapat menguasai ± 6 bulan mendapat perlawanan
Cina.

6. 1932 didirikan kerajaan Manchuria dengan Henry Pu-Yi sebagai raja (bekas raja Cina dari
dinasti Manshu)

7. Pertikaian Jepang-Cina terus berkobar hingga tahun 1937 terjadi insiden di atas jembatan Marco
Polo (Jepang dengan persenjataan modernnya mengadakan pendaratan besar-besaran di Cina
Utara dan Tengah menyebabakan PerangJepang-Cina.
Dari perang Jepang-Cina maka di mulainya menguasai wilayah Laut Selatan dan Asia Timur.
Sementara itu negara-negara Pasifik semakinmemperkuat kedudukannya.

Pengaruh Modernisasi Jepang di Asia Pasifik
a. Bidang Politik
 Muncul gerakan nasionalisme di berbagai negara akibat kemenagan Jepang atas Rusia
untuk menentang imperialisme Barat.
 Semakin meningkatnya aktivitas pergerakan nasional Asia setelah berkembangnya
modernisasiJepang.
 Jepang semakin berusaha menguasai dunia dengan semboyan “Hakko Ichiu” menurut
agama Shinto menguasai negara lain merupakan sebuah tugas suci untuk memimpin
bangsalain.Selain itu Jepang adalah saudara tua bangsa Asia dan berkewajiban untuk
menuntun saudara mudanya (bangsa Asia lainnya).
 Melaksanakan proses Japanisasi untuk memperluas wilayah kekuasaannya.
 JepangmenggantikankedudukanImperialismeBaratdiAsia.

b. Bidang Militer
 TentaraJepangdenganpasukan“Kate”-nya(karenaorangJepang pendek) disertai dengan
semangat Bushidonya yang tinggi serta dilengkapi dengan senjata modern maka jepang
selalu berhasil dalam ekspansinya. Hal ini dianggap sebagaibahaya “Kuning” bagi bangsa
Barat (orang Jepang berkulit kuning).
 Membentuk persekutuan Jepang-Inggris “Anglo Japanese Alliance” untuk persiapan
Jepang menghadapi Rusia.
 Perang Pasifik yang diprakarsai Jepang menyebabkan negara- negara Barat mempunyai
daerah jajahan di Asia dan membentuk komando gabungan (ABCD Command)
meskipun tetap tidak mampumenghalangiekspansi JepangdiAsiaTenggara.

c. Bidang Ekonomi
 Melaksanakan politik Dumping untuk merebut pasaran hasil industri,dengansasaran
pendudukAsiaTenggarayangjumlahnya banyak tetapi memiliki daya beli yang rendah.
Produk-produk buatan Jepang segera membanjiri Asia.
 Barang buatan Jepang memperoleh tempat pemasaran yang luas meskipun telah dibatasi
oleh negara barat. Daerah-daerah di Asia dijadikan sebagai tempat pemasaran sekaligus
penghasil bahan mentah bagiindustrinya.
 Perang Pasifik (1914-1945) menyebabkan Jepang ingin menguasai Asia Tenggara yang kaya
bahan makanan, bahan industri sebagai wilayah supplay untukmenyukseskan Perang asia
Timur Raya.
 Dengan program “Hakko Ichiu”, Jepang ingin mempropaganda terbentuknya
persemakmuran bersama “Asia Timur Raya” seperti “Common Wealth of Nation” dari
Inggris.
 Negara yang kaya dengan hasil bahan industri bekerjasama dengan Jepang untuk
meningkatkankemakmuranbersama.

B. Masuknya Jepang Ke Indonesia
Masuknya Jepang ke Indonesia diawali dengan :
 Ketika Perang Dunia ke II, Jepang ikut terjun dalam perang tersebut. Maka muncul dugaan
berdasarkan analisis politik akan terjadi peperangan di Lautan Pasifik. Hal ini terbukti dengan
meletusnya perang di Lautan Pasifik pada 7 Desember 1941 yang melibatkan Jepang di dalamnya.

Perang ini disebut dengan “Perang Asia Timur Raya” atau “Perang Pasifik”.

Serangan Jepang ke Pearl Harbor, Hawaii 7 Des 1941
 Akibat dari perang tersebut Belanda yang tergabung dalam front ABCD (Amerika Serikat,

Brittania/ Inggris, Cina, Dutch/ Belanda) melakukan perang terhadapJepang.
 Jepang berhasil menguasai daerah Asia Tenggara yang lain seperti Muangthai, Filipina,

MalaysiadanBirma.KarenaJepangterlalukuatmaka Hindia Belanda-pun akhirnya jatuh ke tangan
Jepang setelah Belanda yang dibantu Sekutu melakukan berbagai perlawanan tetapi tetap tidak
mampu mengalahkanJepang.
 Selain itu di Jawa muncul ramalan “Joyoboyo” yang menyatakan bahwa pada suatu saat Pulau
Jawa akan dijajah oleh bangsa kulit kuning, meskipun hanya seumur jagung, tetapi setelah
itu maka Indonesia akhirnyaakan MERDEKA. Ramalanini dipercayaoleh rakyat,oleh karena itu,
Jepang memanfaatkan dengan sebaik-baiknya kesempatan yang ada tersebut. Sehingga
kedatangan Jepang ke Indonesia 1942 tersebut dianggapsebagai suatu hal yang biasa dan
sudahsemestinyaterjadi.
Kronologis Jepang Menguasai Indonesia :

Tentara Jepang Pada Perang Pasific
 Menduduki Tarakan (10 Januari 1942) kemudian Minahasa, Sulawesi, Balik Papan, danAmbon.
 Pada Februari 1942 menduduki Pontianak, Makasar, Banjarmasin, Palembang, dan Bali. Bagi
Jepang Palembang merupakan tempat yang strategis hal ini dikarenakan letak Palembang
diantara Batavia sebagai pusat kekuasaan Belanda dan Singgapura yang merupakan pusat
kedudukan Inggris.

 Di daerah Jawa Jepang pertama mendarat di Banten kemudian ke Indramayu, Kragan
(Rembang dan Tuban).

 Pada 5 Maret 1942 Jepang menyerang Batavia
 8 Maret 1942 Jepang menyerang Bandung dan berhasil mendudukinya setelah Belanda

menyerah kepada Panglima Jepang, Imamura.
 Sehingga sejak 9 Maret 1942 Indonesia menjadi daerah kekuasaan Jepang.
Penjajahan Jepang DiIndonesia
Tentara Jepang yang dikenal dengan Bala Tentara Nippon adalah sebutan resmi pemerintah militer pada
masa pemerintahan Jepang. Sejak tanggal 7 Maret 1942, tentara Jepang memegang kekuasaan militer dan
segala kekuasaannya yang dipegang Gubernur Jendral masa Belanda. Kekuasaan atas wilayah Indonesia
dipegang oleh 2 angkatan perang, yaitu:
1. Angkatan Darat(Rikugun)
2. Angkatan Laut(Kaigun)
Dengan kekuasaan masing-masing, yaitu:
1. Jawa dan Madura dengan pusatnya di Batavia di bawah kekuasaan Rikugun (tentara ke XVI)
2. SumateradenganpusatnyadiBukittinggiberadadibawahkekuasaanRikugun (tentara ke XXV)
3. Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, Irian berada di bawah kekuasaan Kaigun.
Untuk menarik perhatian rakyat Indonesia maka Jepang membentuk organisasi- organisasimilitersebagai
penggantioraganisasipergerakanyangadadiIndonesia. Organisasi tersebutdiantaranya:
1. GerakanTiga – A
Mempunyai semboyan : Nippon Pelindung Asia, Nippon Cahaya Asia, dan Nippon Pemimpin Asia.
Dipimpin oleh Syamsuddin SH. Tahun 1943, dibubarkankarenatidakmendapatsimpatidarirakyat
dandigantiPutera.

2. PUTERA (Pusat TenagaRakyat)
Putera dibentuk tahun 1943 dipimpin oleh empat serangkai yaitu Bung Karno, Bung Hatta, Ki Hajar
Dewantara, dan Kyai Haji Mas Mansyur. Tujuan dibentuk Putera yaitu untuk membantu Jepang dalam
setiap perang yang dilakukannya. Tetapi Organisasi Putera merupakan bumerang bagi Jepang sebab
anggota Putera memiliki nasionalisme yang tinggi.

3. PETA (Pembela TanahAir)
Peta merupakan organisasi bentukan jepang yang terdiri dari pemuda Indonesia. Organisasi ini
disebut pula Giyugun. Mereka mendapat latihan militer dari Jepang. Tujuannya untuk memenuhi
kepentingan peperangan Jepang di Lautan Pasifik. Ternyata perkembangan Peta sangat membantu
Indonesia dalam meraih kemerdekaan melalui perjuangan fisik. Jenderal Sudirman dan A.H
Nasution pernah sebagai pemimpin PETA. Pada tahun 1944, PETA dibubarkan karena terlalu
bersifat nasional dan dianggap membahayakan.

Selain itu terdapat pula organisasi bentukan Jepang yang lain, seperti: Jawa Hokokai, Cuo Sangi In,
Keibondan (Barisan Pembantu Polisi),Seinendan(Barisan Pemuda), dsb.

Keberadaan Jepang di Indonesia menimbulkan perlawanan dari rakyat di berbagai daerah di
Indonesia, seperti :
1. Daerah Aceh

Tahun 1942 terjadi perlawanan di Cot Plieng, Lhok Seumawe dipimpin Tengku Abdul Jalil, tetapi
dapat dipadamkan. Tahun 1944 muncul perlawanan di Meureu dipimpin Teuku Hamid dan dapat
pula dipadamkan oleh Jepang.
2. Daerah Indramayu (Karang Ampel,Sindang)
1943 muncul perlawanan dipimpin oleh Haji Madriyan, dkk tetapi berhasil dipadamkan oleh
Jepang.
3. Daerah Sukamanah,Tasikmalaya
1943 terjadi perlawanan dipimpin oleh Haji Zaenal Mustafa. Ia berhasil membunuh kaki
tangan Jepang dan balasannya Jepang melakukan pembunuhan massal terhadap rakyat.
4. Blitar
14 Februari 1945 terjadi pemberontakan PETA yang dipimpin olehSupriyadi (putra bupati Blitar)
yang dibantu dr. Ismail, Mudari, Suwondo. Pemberontakan ini mampu membinasakan orang-
orang Jepang diBlitar, Jepang sangat terkejut lagi pula saat itu Jepang sering mengalami kekalahan
dalam perang Asia Timur Raya atau Perang Pasifik. Akhirnya Jepang mengepung kedudukan
Supriyadi. Melakukan tipu muslihat bahwa jika para pemberontak menyerah maka mereka akan
dijamin keselamatannya serta akan dipenuhi segala tuntutannya. Hal ini berhasil sebab banyak
anggotaPETA yang menyerah. Mereka akhirnya di hukum mati maupun meninggal karena disiksa
Jepang.
5. Daerah Kalimantan Barat
Jepang pernah mengadakan pembunuhan secara besar-besaran terhadap masyarakat ± 20.000
orang yang menjadi korban keganasan Jepang tersebut. Hanya sebagian kecil saja yang dapat
menyelamatkandiri darilarikePulau Jawa.

Dampak PendudukanJepang
1. Bidang Politik

 Organisasi politik di Indonesia tidak berkembang bahkan dihapuskan oleh Jepang
 Didirikan/ dibentuknya berbagai organisasi Jepang
 Kehidupan politik rakyat diatur oleh pemerintah Jepang
 Meskipunadaorganisasipolitikyangmasihterusberjuangmenentang Jepang.
2. Bidang Ekonomi
 Sama dengan negara imperialis yang lain Jepang datang dengan masalah ekonomi yaitu

untuk mencari daerah sebagai penghasil bahan mentah dan bahan baku untuk
memenuhi kebutuhan industrinyadanmencaripemasaranuntukhasil-hasilindustrinya.
 Aktivitas ekonomizamanJepangsepenuhnyadipegangolehJepang.
3. Bidang Pendidikan
 PendidikanberkembangpesatdibandingmasaHindiaBelanda
 Bangsa Indonesia diberi kesempatan untuk sekolah di sekolah yang dibangun pemerintah
 Bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa pengantar pada sekolah- sekolah

 Berbagai namadiIndonesiakan
 Tetapi semua yang dilakukan oleh Jepang tersebut hanya untuk menarik simpati rakyat

agar mau membantu Jepang mengahadapi lawan-lawannya dalam Perang Pasifik.
4. Bidang Sosial

 Jepang memperkenalkan sistem Tonorigumi (Rukun Tetangga/RT) yang tergabung dalam Ku
(desa)

 Kehidupan sosial masyarakat sangat memprihatinkan sebab rakyat harus memenuhi
kebutuhan perang Jepang dalam menghadapi musuhnya.

 Rakyat juga harus kerja paksa yang disebut dengan kerja Romusha. Dari kerja paksa tersebut
menyebabkan jatuh banyak korban akibat kelaparan dan terkena penyakit.

 Banyak wanita Indonesia yang dijadikan wanita penghibur “Jugun Ianfu” pada masaitu.

Gambar Jugun Ianfu

Gambar Romusha pada jaman Pendudukan Jepang di Indonesia
5. Bidang Birokrasi

 Kekuasaan Jepang di Indonesia di pegang oleh kalangan militer yaitu Angkatan Darat
(Rikugun) dan Angkatan Laut (Kaigun)

 Sistem pemerintahan diatur berdasar aturan militer
 Orang-orang Indonesia mendapat kesempatan untuk menduduki jabatan yang lebih

penting dari sebelumnya yang hanya dipegang oleh orang Belanda, dengan masih dalam
pengawasan Jepang.
6. BidangKebudayaan
 Jepang mempunyai kebiasaan menghormat ke arah matahari terbit sebagaiketurunanDewa
Matahari ( melaksanakan sekerei)
 Pengaruh Jepang dalam kebudayaan terlihat dalam lagu, film, dan drama sebagai alat
propaganda mereka.
 Bangsa Indonesia mengalami berbagai pembaharuan akibat didikan Jepang yang
menumbuhkan kesadaran dan keyakinan yang tinggi akan harga dirinya.

 Anak-anak sekolah diberikan latihan olahraga Taiso yang baikuntuk kesehatan mereka.

 Setiap hari bagi anak-anak sekolah maupun para pegawai wajib untuk menghormati bendera

(merah putih) dan menyanyikan lagu kebangsaan nasional.

 Semua itu merupakan warisan kebiasaan Jepang bagi bangsa Indonesia.

7. Bidang Militer

 Para pemuda Indonesia diberi pendidikan militer melalui organisasi PETA.

 Mereka akhirnya menjadi inti kekuatan dan pergerakan perjuangan rakyat Indonesia
mencapai kemerdekaan.

 Di bidang militer bangsa Indonesia banyak memperoleh keuntungan dengan ditekankan
pendidikan :

1. Seishin ( Semangat berjuang )
2. Bhusido ( Kesatria berani mati )
 Dibentukgerakan massa (kesatuan pertahanan semi militer)
1. Seinendan = Barisan pemuda
2. Fujinkai = Barisanwanita.
3. Keibodan = Barisan Pembantu Polisi.
4. Jibakutai = Barisan berani mati

5. Hizbullah = Barisan orang-orang Islam
6. Heiho = Barisan cadangan prajurit.
7. Seinentai = Barisan murid-muridSD.
8. Gakukotai = Barisan murid SMP.

9. Fujin-Seinentai = Barisangadis-gadis.
10. Romusha = Barisan pekerja paksa.
 Para pemuda Indonesia diberi pendidikan militer melalui organisasi PETA (Pembela Tanah air)

dalam kesatuan ini dikenal Pangkat :
1. Daidanco = Komandan batalyon.
2. Cudanco = Komandan Kompi.
3. Shodanco = Komandan Pleton.

4. Budanco = Komandanregu.
5. Giguyun = PrajuritSukarela
 Pemuda-pemuda yang tergabung dalam organisasi semimiliter maupun militer menjadi pemuda-

pemuda yang terdidik dan terlatih dalam kemiliteran. Akhirnya menjadi inti kekuatan dan pergerakan
perjuangan rakyat Indonesia mencapai kemerdekaan.

 MiliterJepangmembuattigakesalahanbesarterhadapbangsaIndonesia:
1. kerja paksa (Romusha) banyak laki-laki Indonesia diambil dari tengah keluarga mereka dan
dikirim hingga ke Burma untuk melakukan pekerjaan pembangunan dan banyak pekerjaan berat
lainnya dalam kondisi-kondisi yang sangat buruk. Ribuan orang mati atau hilang.
2. pengambilan paksa: tentara-tentara Jepang dengan paksa mengambil makanan, pakaian dan
berbagai pasokan lainnya dari keluarga-keluarga Indonesia, tanpa memberikan ganti rugi. Hal ini
menyebabkan kelaparan dan penderitaan semasa perang. Panitia pengumpul komoditi tersebut
dikenal dengan sebutanKumiai.
3. perbudakan paksa terhadap perempuan: banyak perempuan Indonesia yang dijadikan JUGUN
IANFU bagi tentara-tentaraJepang.

B. Peristiwa Sekitar Proklamasi

Guys.. pastinya tahu ‘kan kalau Indonesia pernah dijajah oleh Belanda, Jepang, dan Inggris

selama kurang lebih 350-an tahun. Setelah melalui masa penjajahan yang cukup panjang,
di tahun 1944 Indonesia mulai mencoba untuk bangkit dan menyiapkan kemerdekaannya.
Kamu tahu nggak gimana kronologi proklamasi kemerdekaan RI? Ikuti, yuk kisah detik-
detik menuju proklamasi kemerdekaan RI.
Persiapan Kemerdekaan
Kalau kamu mau sukses melaksanakan satu acara, pastinya butuh persiapan yang matang.
Sama juga dengan kemerdekaan RI, Squad. Persiapannya sudah dilakukan sejak lima
bulan sebelumnya, tepatnya pada 1 Maret 1945. Di tanggal ini dibentuk BPUPKI (Badan
Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau dalam Bahasa Jepang
disebut Dokuritsu Junbi Cosakai. Badan ini diresmikan pada 29 April 1945 dan diketuai
oleh Dr. Radjiman Wedyodiningrat.
Sebagai persiapan, BPUPKI melakukan dua kali sidang. Sidang pertama dilakukan pada 29
Mei-1 Juni 1945. Sidang ini menghasilkan rumusan dasar negara Indonesia
(Pancasila) yang dikemukakan oleh Mr. Soepomo, Mr. Muh. Yamin, dan Ir. Soekarno.
Itulah mengapa tiap 1 Juni, sekarang kita peringati sebagai Hari Lahirnya Pancasila.
Sebagai tindak lanjut, pada 22 Juni 1945, dibentuk Panitia Kecil sebanyak sembilan orang
(disebut juga Panitia Sembilan) dan mematangkan konsep Pancasila. Hasilnya dikenal
sebagai Piagam Jakarta (Jakarta Charter). Sidang kedua dilakukan pada 10-14 Juli
1945 menghasilkan rumusan Undang-Undang Dasar lengkap dengan pembukaannya
(preambule).

Pada tanggal 7 Agustus 1945, BPUPKI diganti menjadi PPKI (Panitia Persiapan
Kemerdekaan Indonesia) atau Dokuritsu Junbi Inkai dalam Bahasa Jepang. Panitia ini
berjumlah 21 orang dan tugasnya adalah mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.

Berita Kekalahan Jepang
Perang Dunia II yang tengah terjadi saat itu ternyata juga membawa dampak buruk bagi
Jepang, Squad. Salah satunya adalah peristiwa pengeboman kota Hiroshima dan
Nagasaki di tanggal 6 dan 9 Agustus 1945. Peristiwa tersebut mendorong Jepang untuk
menyerah tanpa syarat kepada sekutu pada 15 Agustus 1945. Berita tentang kekalahan
Jepang menyebar dengan cepat lewat radio dan didengar oleh tokoh-tokoh muda Indonesia.
Bersama dengan Moh. Hatta, golongan muda ini mengadakan rapat di Pegangsaan Timur.
Rapat dipimpin oleh Chairul Saleh dan menghasilkan keputusan yang menjadi dasar
proklamasi Indonesia. Hasil ini disampaikan kepada Bung Karno oleh Wikana dan Darwis,
namun terjadi perbedaan pendapat. Setelah beberapa rapat, akhirnya golongan muda
memutuskan untuk mengasingkan Bung Karno ke luar kota agar tidak mendapat pengaruh
dari Jepang.

Peristiwa Rengasdengklok

Kalau kamu pergi ke daerah Kuningan di Jawa Barat, kamu pasti akan melihat papan nama
Rengasdengklok. Bung Karno dan Bung Hatta diungsikan ke Rengasdengklok, Jawa Barat
oleh para pemuda. Mereka dijemput pada tanggal 16 Agustus 1945 pukul 4.30 WIB oleh
rombongan golongan muda. Mereka diasingkan karena meminta para pemuda untuk sabar
dalam mengumumkan proklamasi. Sementara itu, di Jakarta akan dilaksanakan rapat
anggota PPKI di gedung Pejambon 2.
Ahmad Soebardjo yang saat itu mencari keberadaan Bung Karno dan Bung Hatta-pun
diberangkatkan ke Rengasdengklok untuk bertemu dan berunding dengan mereka.
Akhirnya Soebardjo berjanji jaminan nyawa kepada golongan muda bahwa Proklamasi
Kemerdekaan akan diumumkan pada keesokan harinya selambat-lambatnya pukul 12.00
WIB. Dengan jaminan itu, akhirnya Ir. Soekarno dan Moh. Hatta dilepaskan.

Rumah milik Djiauw Kie Song yang dijadikan sebagai tempat pengasingan Bung Karno dan Bung Hatta.
(Sumber: oneforindonesia.com).

Perumusan Naskah Proklamasi

Dari Rengasdengklok, rombongan tiba kembali di Jakarta pukul 23.30 WIB. Pasti kamu
kebanyang ‘kan bagaimana lelahnya Bung Karno dan Bung Hatta? Akhirnya mereka
memutuskan untuk istirahat sebentar di rumah masing-masing. Setelah itu, Soekarno-Hatta
pergi ke rumah Laksamana Tadashi Maeda sesuai dengan usulan Ahmad Soebardjo.
Walaupun orang Jepang, laksamana ini memiliki kedekatan dengan tokoh-tokoh Indonesia
dan beliau memberi jaminan keselamatan.

Sebelum merumuskan naskah proklamasi, Soekarno-Hatta menemui Mayor Jendral
Nishimura untuk menanyakan sikapnya mengenai Proklamasi Kemerdekaan. Sayangnya,
tidak ada kesepakatan dalam pertemuan tersebut karena Jepang yang sudah menyerah
kepada sekutu, sehingga mereka tidak dibolehkan untuk mengubah keadaan politik di
Indonesia sampai kedatangan sekutu. Akhirnya Soekarno-Hatta memutuskan untuk
melanjutkan pembuatan naskah proklamasi.

Kata “Proklamasi” adalah sumbangan pemikiran Soekarno, kalimat pertama adalah
sumbangan pemikiran Ahmad Soebarjo, dan kalimat terakhir merupakan sumbangan
pemikiran Hatta. Teks itu kemudian diberi saran dan sedikit perubahan oleh Sukarni, lalu
diketik oleh Sayuti Melik. Terakhir, Sukarni memberi usulan bahwa naskah ini sebaiknya
ditandatangani oleh Soekarno dan Hatta atas nama bangsa Indonesia. Pada pukul 04.30
WIB konsep naskah proklamasi selesai disusun.


Click to View FlipBook Version