PANDUAN
PELAKSANAAN
HANDOVER
a book by
SAFILA B. ALAMRI, S.KEP,NS
PEMERINTAH KABUPATEN BOLAANG
MONGONDOW
DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS MAELANG
JALAN TRANS SULAWESI DESA LOLANAN. KEC,
SANG TOMBOLANG
KODE POS.95762
KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat
dan karunianya sehingga saya dapat menyelesaikan tanggung jawab saya
dalam membuat ’Panduan Pelaksanaan Hand over’. panduan ini sebagai
arahan standar yang berisikan informasi tentang tahapan pelaksanaan
handover. Tujuan pembuatan panduan ini agar membantu perawat dalam
melaksanakan praktik handover di Puskesmas Maelang. Sehingga diharapkan
perawat yang bertugas memiliki pengetahuan, sikap, dan keterampilan untuk
menerapkan hand over sesuai prosedur.
Terimakasih kepada semua pihak yang membantu pembuatan panduan
pelaksanaan handover ini dalam rangka implementasi aktualisasi dan
habituasi nilai-nilai PNS dalam pelatihan dasar CPNS Kabupaten Bolaang
Mongondow Tahun 2022. Semoga panduan ini bisa bermanfaat bagi
peningkatan pelayanan yang bermutu di Puskesmas Maelang.
Pembuatan panduan ini tentu saja masih jauh dari kata sempurna,
untuk itu saya membuka diri untuk menerima kritik dan saran untuk
perbaikan kedepan.
Lolanan, 7 November 2022
Safila B. Alamri, S.Kep, Ns
NIP .199512312022032017
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.........................................................................................
DAFTAR ISI.......................................................................................................
DEFINISI HANDOVER....................................................................................
TUJUAN HANDOVER.....................................................................................
PROSEDUR HANDOVER................................................................................
DOKUMENTASI ..............................................................................................
DEFINISI HAND OVER
Handover adalah proses pengalihan wewenang dan tanggung jawab utama
untuk memberikan perawatan klinis kepada pasien dari satu pengasuh ke
salah satu pengasuh yang lain. Pengasuh termasuk dokter jaga, dokter tetap
ruang rawat, asisten dokter, praktisi perawat, perawat terdaftar, dan perawat
praktisi berlisensi
Hand over adalah proses serah terima tugas antara tim kerja
dinas(pagi,sore,malam) kepada tim kerja yang dinas berikutnya. Mencakup
pasien yang dirawat, obat-obatan pasien maupun informasi lain yang perlu
diserah terimakan.
Handover adalah komunikasi oral dari informasi tentangpasien yang
dilakukan perawat pada pergantian shift jaga. Friesen(2009)
TUJUAN HAND OVER
1. Sebagai acuan penerapan langkah-langkah dalam melakukan
serah terima (handover)
2. Sebagai acuan komunikasi professional pemberi asuhan saat
serah terima pasien (handover)
3. Menjamin kontinuitas pelayanan pada pasien
LANGKAH-LANGKAH DALAM HANDOVER
1.Kedua shift dalam keadaan sudah siap.
2.Shift yang menyerahkan perlu menyiapkan hal-hal yang
akan disampikan.
3.Perawat sebelumnya menyampaikan kepada perawat
penanggung jawab selanjutnya meliputi.
Kondisi atau keadaan pasien secara umum
Tindak lanjut untuk dinas yang menerima operan
Rencana kerja untuk dinas yang menerima laporan
Penyampaian serah terima diatas harus dilakukan secara
jelas dan tidak terburu-buru.
Perawat kedua shift bersama-sama secara langsung
melihat keadaan pasien. (Nursalam, 2010)
PROSEDUR
Pelaksana
Perawat/bidan (petugas shift)
Persiapan alat dan bahan
a.Alat tulis
b.Rekam medik
Pelaksanaan
Sesi I : di nurse station
a. Petugas shift sebelumnya (pagi,sore,malam)
menyiapkan status pasien.
b. Petugas shift selanjutnya membuka hand over dengan doa.
c. Petugas shift selanjutnya (pagi,sore,malam) mempersilahkan petugas
shift sebelumya untuk melaporkan keadaan pasien kepada shift
selanjutnya. laporkan jumlah pasien rawat inap, jumlah pasien observasi,
pasien yang mempunyai resiko (jatuh,alergi dll, jika ada)
d. Petugas shift sebelumnya (pagi,sore,malam) melaporkan keadaan pasien
terkait :
Identitas pasien
Diagnosa medis
Masalah keperawatan yang mungkin masih muncul
Tindakan keperawatan yang sudah dan belum dilaksanakan
Intervensi kolaborasi
Rencana umum dan persiapan yang perlu dilakukan dalam kegiatan
selanjutnya misalnya persiapan rujuk, pemeriksaan penunjang, dan
lainya yang tidak dilakukan secara rutin)
e. Petugas shift selanjutnya melakukan klarifikasi terkait apa yang di
sampaikan petugas shift sebelumnya
f. Petugas menghampiri pasien di ruangan
DOKUMENTASI
Dokumentasi adalah salah satu alat yang sering digunakan dalam komunikasi
keperawatan. Hal ini digunakan untuk memvalidasi asuhan keperawatan,
sarana komunikasi antar tim kesehatan, dan merupakan dokumen pasiendalam
pemberian asuhan keperawatan. Ketrampilan dokumentasi yang efektif
memungkinkan perawat untuk mengkomunikasikan kepada tenaga kesehatan
lainnya dan menjelaskan apa yang sudah, sedang, dan akan
dikerjakanolehperawat. Yang perlu di dokumentasikan antara lain:
1. Identitas pasien.
2. Dokter yang menangani
3. Kondisi umum pasien saat ini
4. Masalah keperawatan.
5. Intervensi yang sudah dilakukan
6. Intervensi yang belum dilakukan
7. Tindakan kolaborasi
8. Rencana umum dan persiapan lain
9. Tanda tangan dan nama terang (Suarli &Yayan B, 2012)
DAFTAR PUSTAKA
Andara Maurissa, A., & Yuswardi. 2019. Pelaksanaan Bedside Handover
Perawat di Ruang Rawat Rumah Sakit Banda Aceh. Idea Nursing
Journa, X.64.
Friesen,M.A.,White, S.V& Byers,J.F.,(2009), Handoff: implications for Nurses,
Nurses first
Nursalam (2014). Manajemen keperawatan: aplikasi dalam praktik keperawatan
profesional. Edisi 4. Jakarta : Salemba Medika
Suarli dan Bahtiar Yanyan. (2010). Manajemen Keperawatan Dengan
Pendekatan Praktis (Safitri Amalia dan Rina Astikawati (ed.)). PT. Gelora
Aksara Pratama
Ulfah Putri Isnaeni (2022), Pelaksanaan Bedside Handover Untuk Optimalisasi
Serah Terima Pasien di Ruang Shasta 2 RSUD Kabupaten Bekasi.
https://id.scribd.com/doc/208685216/SOP-Operan-Perawat. Diakses pada
tanggal 3 November Pukul 10.35 WITA
Tentang Penulis
Saya Safila B. Alamri merupakan peserta latsar CPNS
Kabupaten Bolaang Mongondow tahun 2022 dengan
jabatan Perawat Ahli Pertama di Puskesmas Maelang.
Panduan ini didedikasikan dalam rangka
mengimplementasikan kegiatan aktualisasi Pendidikan
dan Pelatian dasar CPNS Kabupaten Bolaang
Mongondow Tahun 2022 dan sebagai panduan perawat
dalam melakukan kegiatan handover.
Dengan semangat dan ketekunan serta motivasi untuk terus berkembang dan
belajar serta menerapkan nilai-nilai BerAKHLAK, penulis berhasil
menyelesaikan tugas aktualisasi Pendidikan dan Pelatihan Dasar CPNS
Kabupaten Bolaang Mongondow. Semoga dengan Panduan Pelaksanaan
Handover ini mampu memberikan kontribusi yang positif untuk peningkatan
pelayanan di Puskesmas Maelang.
Akhir kata saya mengucapkan rasa syukur yang sebesar-besarnya atas
terrealisasinya aktualisasi “Digitalisasi Panduan Pelaksanaan Handover di
Puskesmas Maelang”