The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Kelompok :
1. Moh. Hilmi Fuad
2. M. Untung Juni P.
3. Salsabila Febri A.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by fuadhilmi443, 2023-04-02 22:08:22

Makalah Teknologi Pendidikan "Penilaian"

Kelompok :
1. Moh. Hilmi Fuad
2. M. Untung Juni P.
3. Salsabila Febri A.

i MAKALAH TEKNOLOGI PENDIDIKAN “KAWASAN PENILAIAN” Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Teknologi Pendidikan Dosen Pengampu : Rizqi Abdillah, M.Pd Disusun Oleh : M. Untung Juni P (141120050) Salsabila Febri A. (141120060) Moh. Hilmi Fuad (141120056) PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN INSTITUT AGAMA ISLAM BAKTI NEGARA TEGAL 2023


ii KATA PENGANTAR Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Kami panjatkan puji syukur kehadiratNya yang telah melimpahkan rahmat, taufik dan hidayahNya sehingga kami dapat menyusun dan menyelesaikan makalah ini. Sholawat dan salam semoga tetap terlimpahkan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW, dan semoga kita tergolong sebagai umatnya yang akan mendapatkan syafaatnya di hari akhir, aamiin. Makalah ini dibuat semata-mata untuk memenuhi tugas dari mata kuliah Teknologi Pendidikan. Dalam penyusunan makalah ini kami banyak mendapatkan bantuan dari berbagai pihak. Maka dari itu, kami menyampaikan terima kasih kepada : 1. Bapak Dr. Saepudin, MA. selaku Rektor IAIBN Tegal 2. Bapak Rizqi Abdillah, M.Pd selaku dosen pengampu mata kuliah Teknologi Pendidikan 3. Semua pihak yang telah membantu penyusunan makalah ini. Kami menyadari makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun senantiasa kami terima demi menyempurnakan makalah ini. Akhir kata kami berharap semoga makalah ini bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan bagi kami dan khususnya untuk pembaca sekalian. Aamiin ya Robal ‘alamin. Slawi, 01 April 2023 Penyusun,


iii DAFTAR ISI PRAKATA............................................................................................................. ii DAFTAR ISI......................................................................................................... iii BAB I PENDAHULUAN.......................................................................................4 A. Latar Belakang ................................................................................................4 B. Rumusan Masalah ...........................................................................................4 C. Tujuan Penulisan .............................................................................................4 BAB II PEMBAHASAN........................................................................................5 A. Definisi Penilaian ............................................................................................5 B. Kawasan Penilaian di dalam Teknologi Pendidikan.......................................6 BAB III PENUTUP................................................................................................8 A. Kesimpulan......................................................................................................8 B. Saran................................................................................................................8 DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................9


4 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Perkembangan teknologi merambah kesemua aspek kehidupan. Tidak terkecuali di dunia pendidikan, urgensi teknologi pada zaman sekarang di wujudkan dalam bidang kajian disiplin ilmu teknologi pembelajaran. Secara garis besar teknologi pendidikan meliputi 5 kawasan antara lain kawasan desain, pengembangan, pemanfaatan, pengelolaan, dan penilaian. Pengaruh teknologi di dunia pendidikan yakni untuk membantu memecahkan permasalahan pendidikan. Suatu pemecahan masalah tidak lepas dari penilaian yang menjadi penentu berhasil atau tidaknya pencapaian tujuan. Penilaian juga merupakan salah satu kegiatan utama yang harus dilakukan dalam kegiatan pembelajaran. Dengan demikian, mengingat begitu pentingnya penilaian maka dari 5 kawasan dalam teknologi pendidikan, makalah ini akan difokuskan untuk membahas tentang kawasan penilaian. B. RUMUSAN MASALAH Berdasarkan latar belakang yang sudah dijabarkan di atas, maka rumusan masalah yang kita bahas antara lain : 1. Apa definisi dari penilaian? 2. Apa saja kawasan penilaian di dalam teknologi pendidikan? C. TUJUAN Tujuan penyusunan makalah ini antara lain : 1. Mengetahui definisi dari penilian. 2. Mengetahui kawasan penilaian di dalam teknologi pendidikan


5 BAB II PEMBAHASAN A. DEFINISI PENILAIAN Penilaian dalam pengertian yang paling luas adalah aktivitas manusia sehari-hari karena dalam kehidupan sehari-hari kita selalu menakar nilai aktivitas atau kejadian berdasarkan kepada sistem penilaian tertentu. Pengembangan program pendidikan formal menuntut perlunya program penilaian yang bersifat formal pula. Penilaian program-program ini memerlukan penerapan prosedur yang lebih sistematik dan ilmiah. Ahli kurikulum Ralph Tyler dikenal orang sebagai pencetus gagasan tentang penilaian pada tahun-tahun 1930an. Pada tahun 1965 hal tersebut terlihat dalam naskah “Elementary and Secondary Education Act” (Undang-undang Pendidikan Dasar dan Menengah A.S) yang memberikan wewenang perlunya diadakan analisis kebutuhan dan penilaian untuk jenis-jenis program tertentu. Pada akhir tahun 1960an Stufflebeam memperkenalkan pendekatan lain untuk penilaian yang sekarang menjadi karya klasik yaitu menelaah “bukan untuk membuktikan tapi untuk memperbaiki”. Model Stufflebeam ini mengemukakan empat jenis penilaian : context, input, proses, and product (CIPP). Keempat unsur dalam model CIPP memberikan informasi yang masing-masing berhubungan dengan analisis kebutuhan, keputusan desain tentang isi dan strategi, petunjuk pelaksanaan, serta hasil penilaian Kawasan penilaian tumbuh bersamaan dengan berkembangnya bidang penelitian dan metodologi. Penilaian merupakan proses untuk menentukan kebaikan, manfaat atau nilai dari suatu proses atau produk yang bertujuan untuk membantu pengambilan keputusan yang tepat. Dalam pendidikan, penilaian diartikan sebagai proses penentuan memadai tidaknya pembelajaran dan belajar. Analisis, asesmen dan penilaian memainkan peranan penting dalam proses desain pembelajaran dan teknologi pembelajaran itu sendiri. Penilaian diartikan sebagai suatu bentuk penelitian untuk memperoleh cara yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh para teknolog pembelajaran dalam membuat keputusan yang kompleks.


6 Dalam kawasan penilaian dibedakan pengertian antara penilaian program, penilaian proyek dan penilaian produk. A. Penilaian program Adalah evaluasi yang menaksir kegiatan pendidikan yang memberikan pelayanan secara berkesinambungan dan sering terlibat dalam penyusunan kurikulum. Contohnya adalah penilaian untuk program membaca dalam suatu wilayah persekolahan. B. Penilaian proyek Adalah evaluasi untuk menaksir kegiatan yang dibiayai secara khusus guna melakukan suatu tugas tertentu dalam suatu kurun waktu. Contohnya adalah lokakarya tiga hari mengenai tujuan prilaku. Kunci perbedaan antara program dan proyek adalah bahwa program diharapkan berlangsung dalam waktu yang tidak terbatas, sedangkan proyek biasanya diharapkan berjangka pendek. C. Penilaian bahan (produk pembelajaran) Adalah evaluasi yang menaksir kebaikan atau manfaat isi yang menyangkut benda-benda fisik, termasuk buku, pedoman kurikulum, film, pita rekaman dan produk pembelajaran lainnya yang dapat dipegang. B. KAWASAN PENILAIAN DI DALAM TEKNOLOGI PENDIDIKAN Dalam kawasan penilaian terdapat empat sub kawasan : analisis masalah, pengukuran acuan patokan, penilaian formatif dan penilaian sumatif. A. Analisis Masalah Penilaian dimulai dengan analisis masalah. Ini merupakan langkah awal yang penting dalam pengembangan dan penilaian pembelajaran karena tujuan dan hambatan dijelaskan pada langkah ini. Analisis masalah mencakup cara penentuan sifat dan parameter masalah dengan menggunakan strategi pengumpulan informasi dan pengambilan keputusan. Penilaian yang seksama dimulai saat program itu dirumuskan atau direncanakan. Analisis masalah mencakup cara penentuan sifat dan parameter masalah dengan menggunakan strategi pengumpulan informasi dan pengambilan keputusan strategi. Kegiatan penilaian meliputi identifikasi kebutuhan, penentuan sejauh mana masalahnya dapat diklasifikasikan sebagai


7 pembelajaran, identifikasi hambatan, sumber dan karakteristik pembelajar, serta penentuan tujuan dan prioritas. B. Pengukuran Beracuan Patokan/Kriteria Pengukuran beracuan patokan meliputi teknik-teknik untuk menentukan kemampuan pebelajar menguasai materi yang telah ditentukan sebelumnya. Acuan kriteria tentang cukup dan tidaknya hasil belajar ditentukan oleh seberapa jauh pebelajar telah mencapai tujuan. Penilaian acuan patokan juga memberikan informasi penguasaan seseorang tentang pengetahuan, sikap, atau keterampilan yang berkaitan dengan tujuan. Misalnya pencapaian kemampuan penguasaan ditentukan oleh skor minimal. Jika mencapai skor tersebut, maka dinyatakan lulus atau tuntas. Pada proses pembelajaran pengukuran acuan patokan diberitahukan kepada peserta didik, sejauh mana mereka dapat mencapai standar yang ditentukan. C. Penilaian Formatif Penilaian formatif berkaitan dengan pengumpulan informasi tentang kecukupan dan penggunaan informasi ini sebagai dasar pengembangan selanjutnya. Menurut Fatah Syukur (2005: 37) penilaian formatif dalam pembelajaran dilaksanakan untuk memperoleh data dalam rangka revisi dan perbaikan materi bahan belajar. D. Penilaian Sumatif Penilaian sumatif berkaitan dengan pengumpulan informasi tentang kecukupan untuk pengambilan keputusan dalam pemanfaatan. Menurut Fatah Syukur (2005: 37) penilaian sumatif dilaksanakan untuk menilai hasil secara keseluruhan pada akhir kegiatan.


8 BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Penilaian ialah suatu proses penentuan memadai tidaknya pembelajaran dan belajar. Di dalam pendidikan, penilaian berarti penentuan secara formal mengenai kualitas, efektivitas atau nilai dari suatu program, produk, dan suatu proyek. Kawasan evaluasi dalam teknologi pembelajaran meliputi kawasan analisis masalah, pengukuran acuan patokan, penilaian formatif, dan penilaian sumatif. 1. Analisis masalah mencakup cara penentuan sifat dan parameter masalah dengan menggunakan strategi pengumpulan informasi dan pengambilan. 2. Pengukuran beracuan patokan meliputi teknik-teknik untuk menentukan kemampuan pemelajar menguasai materi yang telah ditentukan sebelumnya. 3. Penilaian formatif berkaitan dengan pengumpulan informasi tentang kecukupan dan penggunaan informasi ini sebagai dasar pengembangan selanjutnya. 4. Penilaian sumatif berkaitan dengan pengumpulan informasi tentang kecukupan untuk pengambilan keputusan dalam pemanfaatan. B. Saran Semua orang yang berkecimpung di bidang pendidikan diharapkan lebih peduli dalam mendukung penilaian pendidikan yang lebih baik.


9 DAFTAR PUSTAKA Aunurrahman. 2009. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta. Fatah Syukur. 2005. Teknologi Pendidikan. Semarang: RaSAIL. http://badarkumeira.blogspot.com/2013/05/kawasan-evaluasi.html https://lmsspada.kemdikbud.go.id/mod/page/view.php?id=82891 Diakses pada 1 April 2023.


Click to View FlipBook Version