The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by FITRI RAMADHANTI, 2020-12-16 04:22:40

Modul ekonomi.docx

Modul ekonomi.docx

Keywords: Masalah Ekonomi Dalam Sistem Ekonomi

Untuk SMA/MA Kelas X
Semester I
Fitri Ramadhanti

KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan atas kehadirat Allah S.W.T yang maha Esa karena dengan
rahmat dan ridho-Nya lah modul pembelajaran ekonomi dengan bahasan ‘Masalah Ekonomi
dalam Sistem Ekonomi’ dapat terselesaikan. Modul ini bertujuan untuk membantu siswa
SMA/MA dalam memahami beragam masalah ekonomi dalam sistem ekonomi. Penyusun
berharap bahwa modul ini dapat menambah referensi bagi siswa-siswa SMA/MA sederajat
dalam mempelajari ekonomi. Dalam modul ini, terdapat penjabaran materi-materi yang
berkaitan dengan masalah ekonomi dalam sistem ekonomi. Penyusun berusaha menyusun
modul pembelajaran Ekonomi sesuai dengan kebutuhan anak murid dan pengajar, sehingga
proses belajar mengajar dapat lebih komunikatif dan efektif.

Akhir kata penyusun mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah
membantu dan membina dalam proses pembuatan modul ini. Penyusun menyadari bahwa
masih banyak kekurangan dalam penyusunan modul ini. Karena itu, kritik dan saran sangat
diharapkan demi kesempurnaan modul ini. Semoga modul ini bermanfaat dan membawa
kegunaan.

Sampit, Desember 2020

Penyusun

DAFTAR ISI 2
4
KATA PENGANTAR 5
PETA KEDUDUKAN MODUL 6
GLOSARIUM 6
PENDAHULUAN 6
6
Deskripsi Judul 7
Prasyarat 8
Petunjuk Penggunaan Modul 9
Tujuan 9
Kompetensi 30
Cek Kemampuan 31
Pembelajaran
Penutup
Daftar Pustaka

M.E.10.3.1 PETA KEDUDUKAN MODUL

Mendeskripsikan konsep ilmu ekonomi.

M.E.10.3.2 Menganalisis masalah ekonomi dalam sistem ekonomi.

M.E.10.3.3 Menganalisis peran pelaku ekonomi dalam kegiatan ekonomi.

M.E.10.3.4 Mendeskripsikan terbentuknya keseimbangan pasar dan struktur pasar.

M.E.10.3.5 Mendeskripsikan lembaga jasa keuangan dalam perekonomian.
M.E.10.3.6
Mendeskripsikan bank sentral, sistem pembayaran, dan alat pembayaran
dalam perekonomian Indonesia.

M.E.10.3.7 Mendeskripsikan konsep badan usaha dalam perekonomian Indonesia.

M.E.10.3.8 Mendeskripsikan perkoperasian dalam perekonomian Indonesia.

M.E.10.3.9 Mendeskripsikan konsep manajemen.

GLOSARIUM

Biaya Peluang Hilangnya kesempatan untuk menggunakan
Kelangkaan sumber daya yang ada karena telah memilih
Organisasi alternatif penggunaan.
Ekonomi
Jumlah barang dan jasa yang tersedia tidak
Sistem Ekonomi sebanding dengan tingginya kebutuhan
manusia.
Sumber daya
Kelompok kerjasama antara orang – orang di
Konjungtur dalam sebuah perkumpulan atau badan
Perekonomian usaha dengan tujuan untuk menghasilkan
barang dan atau jasa.

Suatu cara untuk mengatur atau
mengorganisasikan segala kegiatan
perekonomian dalam masyarakat untuk
mencapai tujuan tertentu.

Kekayaan alam dan keahlian/kemampuan yang
dimiliki manusia yang dapat dimanfaatkan
dalam kegiatan proses produksi untuk
menghasilkan barang dan jasa.

Adalah suatu siklus perekonomian yang terjadi
di setiap negara akibat adanya sistem
perekonomian yang dianut oleh negara yang
bersangkutan.

PENDAHULUAN

Deskripsi Judul

Dalam modul ini akan dijelaskan mengenai masalah ekonomi/kelangkaan, pilihan,
biaya peluang, skala prioritas, pengelolaan keuangan, cara mengatasi masalah pokok ekonomi
(apa, bagaimana, untuk siapa), dan macam-macam sistem ekonomi Setelah mempelajari
modul ini, peserta didik diharapkan dapat menganalisis masalah ekonomi dan cara
mengatasinya dalam bentuk objektif dan uraian.

Prasyarat

Untuk memudahkan peserta didik dalam mempelajari modul Masalah Ekonomi
dalam Sistem Ekonomi, kemampuan awal atau dasar yang dipersyaratkan untuk mempelajari
modul ini adalah peserta didik sudah memahami tentang konsep kebutuhan manusia,
permasalahan ekonomi, dan biaya peluang.

Petunjuk Penggunaan Modul

Petunjuk penggunaan modul ini diperuntukan untuk peserta didik dan guru untuk
mempermudah penggunaan modul selama proses belajar mengajar.

1. Langkah-langkah yang harus dilakukan oleh peserta didik.

● Bacalah dengan cermat rumusan tujuan akhir dari kegiatan belajar ini yang
memuat kinerja yang diharapkan, kriteria keberhasilan, dan kondisi yang
diberikan dalam rangka membentuk kompetensi kerja yang akan dicapai melalui
modul ini.

● Bacalah dengan cermat dan pahami dengan baik daftar pertanyaan pada “cek
kemampuan” sebagai pengukur kompetensi yang harus dikuasai dalam modul ini.
Lakukan ini pada awal dan akhir mempelajari modul untuk meyakinkan
penguasaan kompetensi sebagai pencapaian hasil belajar kalian.

● Diskusikan dengan sesama peserta diklat apa yang telah kalian cermati untuk
mendapatkan pemahaman yang baik tentang tujuan belajar dan kompetensi yang
ingin dicapai dalam modul. Bila masih ragu, maka tanyakanlah pada guru sampai
paham.

● Bacalah dengan cermat peta kedudukan modul, prasyarat dan pengertian dari
istilah-istilah sulit dan penting dalam modul.

● Bacalah dengan cermat materi setiap kegiatan belajar, rencanakan kegiatan
belajar, kerjakan tugasnya, dan jawablah pertanyaan tes, kemudian cocokkan
dengan kunci jawaban. Lakukan kegiatan ini sampai kalian tuntas menguasai
hasil belajar yang diharapkan.

● Bila dalam proses memahami materi kalian mendapatkan kesulitan, maka
diskusikan dengan teman-teman kalian atau konsultasikan dengan guru.

● Setelah kalian menuntaskan semua kegiatan belajar dalam modul ini, selanjutnya
pelajarilah modul selanjutnya sesuai yang tertuang pada peta kedudukan modul
untuk Program IPS Ekonomi Kelas X, yakni modul analisis peran pelaku
ekonomi dalam kegiatan ekonomi.

● Kalian tidak dibenarkan melanjutkan kepada kegiatan belajar berikutnya, bila
belum menguasai benar materi pada kegiatan belajar sebelumnya.

● Setelah semua modul untuk mencapai satu kompetensi telah tuntas dipelajari
maka ajukan uji kompetensi.

2. Peranan guru

● Pastikan bahwa peserta diklat yang akan mempelajari modul ini telah

mempelajari modul-modul prasyarat secara tuntas.
● Bantulan peserta diklat dalam menyusun rencana kegiatan belajar dalam rangka

mempelajari modul ini. Berikan perhatian khusus pada perencanaan jenis
kegiatan, tempat kegiatan belajar dan waktu penyelesaian akhir pembelajaran,
agar peserta didik dapat belajar efektif dan efisien.
● Mengidentifikasi dan menganalisis sarana-prasarana kegiatan belajar yang ada di
SMA/MA untuk mengoptimalkan kegiatan pembelajaran.
● Memberikan motivasi, bimbingan dan pendampingan pada peserta diklat agar
semangat belajarnya meningkat.

Tujuan

Tujuan akhir yang diharapkan dikuasai setelah menyelesaikan akhir pembelajaran dalam
modul ini, yakni:

1. Dapat menjelaskan permasalahan ekonomi klasik dan modern.
2. Dapat mengidentifikasi perbedaan setiap sistem ekonomi.
3. Dapat mendeskripsikan karakteristik dan nilai-nilai dasar perekonomian Indonesia.
4. Dapat mengidentifikasi masalah di setiap sistem ekonomi.

5. Dapat menganalisis pemecahan masalah ekonomi.

Kompetensi

1. Kompetensi Dasar: 3.2 Masalah Ekonomi dalam Sistem Ekonomi .
2. Alokasi Waktu: 8 JP (2 pertemuan @4 x 45 menit)
3. Kriteria Unjuk Kerja:

a) Mampu menjelaskan p​ ermasalahan ekonomi klasik dan modern.​
b) Mampu ​mengidentifikasi perbedaan setiap sistem ekonomi.
c) Mampu mendeskripsikan ​karakteristik dan nilai-nilai dasar perekonomian

Indonesia.​
d) Mampu mengidentifikasi masalah di setiap sistem ekonomi.

e) Mampu menganalisis pemecahan masalah ekonomi.

4. Lingkup Belajar

1) Masalah ekonomi klasik
2) Masalah ekonomi modern
3) Sistem ekonomi klasik
4) Sistem ekonomi terpusat
5) Sistem ekonomi liberal
6) Sistem ekonomi pancasila
5. Sikap : Jujur, Teliti, Cermat, Objektif
6. Materi :
1) Masalah pokok ekonomi klasik
2) Masalah pokok ekonomi modern
3) Macam-macam sistem ekonomi
4) Perbedaan antara BUMN, BUMD, BUMS
5) Fungsi badan usaha
6) Masalah pokok ekonomi modern
7) Jenis kegiatan badan usaha
7) Peran badan usaha dalam perekonomian Indonesia
7. Keterampilan : Menganalisis masalah ekonomi dalam sistem ekonomi.

Cek Kemampuan

Sebelum peserta didik mempelajari modul ini, peserta didik diminta untuk menjawab
semua pertanyaan di bawah ini. Kemudian, peserta didik diminta belajar pada materi yang
belum kalian kuasai dengan tuntas. Jawablah semua pertanyaan dengan uraian singkat dan
seperlunya.

No. Butir-butir pernyataan/pertanyaan Kemampuan

1 Apakah anda memahami konsep Mampu Tidak
kelangkaan?

2 Apakah anda memahami konsep biaya
peluang?

3 Apakah anda memahami prinsip ekonomi?
4 Apakah anda memahami prinsip ekonomi

syariah?

Pembelajaran

1. Kegiatan Belajar 1: 3.2 Menganalisis masalah ekonomi dalam sistem ekonomi.

2. Tujuan Kegiatan Pembelajaran

a. Peserta didik dapat menjelaskan masalah pokok ekonomi dengan lengkap.
b. Peserta didik dapat mengidentifikasi perbedaan masalah pokok ekonomi klasik

dan modern dengan jelas.

3. Uraian Materi

Pertemuan ke 1

Masalah dalam Sistem Ekonomi

Upaya mengatasi masalah ekonomi telah dilakukan sejak dahulu kala. Dalam proses
pemenuhan kebutuhan manusia selalu memikirkan bagaimana meningkatkan kemakmuran
dan kesejahteraan seefisien dan seefektif mungkin. Berbagai teori—teori muncul untuk
mengidentifikasi masalah ekonomi apa yang sebenarnya dihadapi manusia dalam pemenuhan

kebutuhannya. Secara umum terdapat dua teori umum yang menjelaskan permasalahan yang
ada dalam ekonomi, yaitu pokok masalah ekonomi klasik dan pokok masalah ekonomi
modern.

A. Pokok Masalah Ekonomi Klasik
Teori ekonomi klasik melihat pentingnya masalah ekonomi sebagai kesatuan dari proses
produksi distribusi dan konsumsi untuk kesejahteraan masyarakat. Teori ini berdasarkan
pemikiran Adam Smith David Ricardo dan John Stuart Mill yang mendominasi pemikiran
ekonomi pada tahun 1870-an. pendukung sangat menekankan kekuatan pasar sehingga
menolak campur tangan pemerintah dalam kegiatan ekonomi titik masalah pokok ekonomi
klasik adalah masalah ekonomi yang dilihat dari sudut pandang yang sederhana. Dirinci
permasalahan ekonomi klasik dapat digolongkan menjadi tiga macam yaitu dari segi
produksi, distribusi, dan konsumsi.

1.​ M​ asalah produksi

Masalah produksi yang dihadapi produsen dalam teori ini menyangkut
permasalahan mengenai cara memproduksi semua barang dan jasa. masalah
produksi membahas mengenai jenis barang yang akan diproduksi dan untuk
siapa barang tersebut diproduksi.

2. Masalah Distribusi

Distribusi adalah kegiatan yang diupayakan untuk menyalurkan barang dan
jasa hasil produksi dari produsen hingga sampai ke tangan konsumen. Masalah
yang harus dipikirkan yaitu bagaimana produk dapat sampai kepada
konsumen? Apakah jalur distribusi yang tepat agar produk sampai ke tangan
konsumen yang membutuhkan? Apakah barang dan jasa dapat sampai kepada
konsumen dengan cara yang tepat?

Bagaimana menyalurkan barang dan jasa dari produsen sampai ke konsumen
serta saluran distribusi apa yang akan digunakan?. Distribusi dapat dilakukan
dengan dua cara, yaitu sebagai berikut:

1) Distribusi langsung, artinya menyalurkan barang dari produsen langsung
kepada konsumen tanpa melewati perantara, seperti seorang penjual nasi
goreng memproduksi sendiri dan langsung menjual dagangannya kepada
pembeli (konsumen).

2) Distribusi tidak langsung, artinya menyalurkan barang dari produsen
kepada konsumen melalui perantara, seperti pedagang besar (grosir), pedagang
kecil (retailer), agen, makelar, komisioner, eksportir, importir, dan
penyalur-penyalur yang lainnya.

1. Masalah Konsumsi

Konsumsi adalah segala tindakan yang tujuannya menghabiskan atau
mengurangi nilai guna suatu barang. Permasalahan dalam hal ini, apakah
barang tersebut dikonsumsi dengan tepat oleh masyarakat sesuai
kebutuhannya? Barang yang diproduksi harus merupakan barang yang
diinginkan, dibutuhkan, dan dijangkau harganya oleh konsumen.

B. Masalah Ekonomi Modern

Masalah pokok ekonomi modern sebenarnya tidak jauh berbeda dengan masalah
pokok ekonomi klasik, yang membedakan adalah penekanannya. Masalah pokok
ekonomi modern terdiri atas tiga diantaranya: barang dan jasa apa yang harus
diproduksi, bagaimanakah cara memproduksi barang dan jasa tersebut serta untuk
siapa barang dan jasa tersebut diproduksi.

1. Barang Apa Yang Akan Diproduksi dan Berapa Banyak (What)

Pertanyaan ​what berkaitan dengan jenis dan jumlah barang yang akan diproduksi.
Penentuan jenis dan jumlah barang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Oleh sebab itu produsen harus melakukan survey terlebih dahulu agar mengetahui
selera masyarakat dan dapat memproduksi barang secara efektif dan efisien.

2. Bagaimana Cara Memproduksi Barang Tersebut (How)

Pertanyaan ​how b​ erkaitan dengan teknik produksi yang akan diterapkan produsen
dalam proses produksi. Beberapa pertanyaan berkaitan dengan masalah ekonomi
yang diperinci dengan pertanyaan ​how.

· Bagaimana barang tersebut akan diproduksi
· Bagaimana memperoleh sumber daya yang digunakan
· Siapa yang akan memproduksi barang
3. Untuk Siapa Barang-Barang Tersebut Diproduksi (For Whom)
Pertanyaan f​ or whom berkaitan dengan segmen pasar dari produk tersebut.
Segmentasi pasar diartikan sebagai usaha mengelompokkan pasar dari yang
bersifat heterogen menjadi bagian pasar yang bersifat homogen. Masalah ekonomi
ini menyangkut pasar mana yang dibidik, didasarkan pada penghasilan, daerah,
gender atau usia. Masalah ini sangat dipengaruhi oleh distribusi barang tersebut.
SOAL LATIHAN
1. Analisis segmen pasar diperlukan produsen dalam mengatasi suatu masalah
ekonomi. Analisis tersebut berhubungan dengan masalah ekonomi ....

A. How
B. For whom
C. Where
D. Who
E. What

2. S​ urvei pasar sangat diperlukan guna membantu produsen terutama dalam
mengatasi satu masalah ekonomi, yaitu ....
A. Bagaimana cara memproduksi
B. Untuk siapa diproduksi
C. Dimana diproduksi
D. Siapa yang memproduksi

E. Apa yang harus diproduksi

3. Inti masalah ekonomi yaitu kelangkaan sumber daya dibanding kebutuhan
manusia yang bermacam-macam dan tidak terkendali, masalah ekonomi menurut
aliran ekonomi klasik adalah…
A. Produksi, Konsumsi, Distribusi
B. Retribusi, Distribusi, Konsumsi
C. Konsumsi
D. Produksi dan Konsumsi
E. Distribusi dan Produksi

4. Pak Widoyo adalah produsen minyak goreng melihat kondisi masyarakat yang
tidak memiliki daya beli berusaha menekan biaya produksinya sehingga
menghasilkan minyak goreng dengan harga murah dan berkualitas, sehingga
masyarakat mampu membelinya. Dari ilustrasi di atas yang merupakan masalah
ekonomi adalah ....
A. untuk siapa barang diproduksi
B. berapa barang akan diproduksi
C. barang apa yang akan diproduksi
D. mengapa barang diproduksi
E. bagaimana cara memproduksi

5. Masalah ekonomi yang terjadi di pedesaan adalah sangat rendahnya daya beli
masyarakat, karena rendahnya produksi dan harga hasil pertanian, dihadapkan

dengan harga kebutuhan selain produk pertanian yang mahal dan kebutuhan lain
(misalnya pendidikan dan kesehatan) yang mahal. Untuk mengatasi masalah
tersebut dilakukan dengan beberapa cara berikut ini, dibawah ini yang bukan
termasuk cara mengatasi masalah ekonomi adalah .....

A. Diversifikasi jenis tanaman komoditi

B. Penerapan program padat karya

C. Memberikan bantuan cuma-cuma kepada seluruh warga masyarakat
pedesaan

D. Memberikan fasilitas kredit kepada pengusaha kecil dan menengah
yang mengolah hasil pertanian masyarakat setempat

E. Memberikan penjelasan kesehatan dan pendidikan dasar secara gratis,
khususnya kepada masyarakat kurang/tidak mampu

Essay

1. Masalah yang sangat banyak dan beragam menurut aliran modern dapat
dikelompokkan menjadi tiga masalah pokok, yaitu: (1) Apa yang akan diproduksi
(what)?, (2) Bagaimana cara memproduksi (how)?, (3) Untuk siapa barang dan
jasa diproduksi (for whom)? Tiga masalah pokok tersebut dapat diringkas
menjadi satu masalah inti yang disebut inti masalah ekonomi, yakni bagaimana
cara memenuhi kebutuhan yang tidak terbatas dengan menggunakan sumber daya
yang serba terbatas. Untuk mengetahui barang dan jasa apa yang sebenarnya
dibutuhkan masyarakat, seorang produsen perlu memperhatikan tujuh faktor
yang bisa menimbulkan kebutuhan manusia akan barang dan jasa. Sebutkan tujuh
faktor yang bisa menimbulkan kebutuhan manusia akan barang dan jasa !

Kunci Jawaban:

Pilihan Ganda

1)​ B​ . For Whom

2)​ E​ . Apa yang harus diproduksi

3)​ A​ . Produksi, Konsumsi, Distribusi

4)​ A​ . untuk siapa barang diproduksi

5)​ C​ . Memberikan bantuan cuma-cuma kepada seluruh warga masyarakat pedesaan

Essay

1) Faktor, faktor yang mempengaruhi kebutuhan manusia yaitu :
1. Status Ekonomi.
2. Adat Istiadat.
3. Profesi dan pekerjaan.
4. Umur.
5. Kondisi alam.
6. Kegemaran.
7. Agama.
8. Peradaban.

Penskoran:

Pilihan Ganda 10 x5 50
Essay 7,15 x 7 50
100
Total

Pertemuan ke 2

SISTEM EKONOMI

Pengertian Sistem Ekonomi Sistem ekonomi adalah sistem yang digunakan
oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik
kepada individu maupun organisasi di negara tersebut.Jadi sistem ekonomi adalah
cara untuk menjawab masalah ekonomi (apa, bagaimana dan untuk siapa).
Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi
lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam
beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor
produksi.Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut dipegang oleh
pemerintah.

Macam-macam Sistem Ekonomi

1. S​ istem Ekonomi Tradisional Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem
ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat tradisional.Sesuai dengan
keadaannya yang tradisional, corak perekonomian pun bersifat tradisional.
Teknik produksi dipelajari secara turun temurun.Pada umumnya, produksi
lebih mengandalkan alam dan tenaga kerja dan tidak mengenal teknologi.
Barang-barang yang mereka butuhkan diproduksi sendiri dengan cara
sederhana. Hasil produksi pun terbatas hanya untuk keluarga atau kelompok.

● ·​ C​ iri-ciri sistem ekonomi tradisional:

1) Belum ada pembagian kerja

2) Hubungan masyarakat bersifat kekeluargaan

3) Pertukaran dengan sistem barter

4) Bertumpu pada sektor agraris

5) Jenis produksi ditentukan sesuai dengan kebutuhan

6) Keadaan masyarakatnya masih tradisional dan miskin

● Kebaikan sistem ekonomi tradisional:

1) Setiap masyarakat termotivasi untuk menjadi produsen

2) Produksi tidak ditujukan untuk mencari keuntungan

3) Dengan sistem pertukaran barter, masyarakat cenderung bertindak
jujur

4) Terjadinya persaingan yang sehat diantara masyarakat

● Keburukan sistem ekonomi tradisional:

1) Tidak ada kerjasama antar individu/masyarakat

2) Sulit mempertemukan kedua belah pihak yang saling membutuhkan

3) Sulit menentukan ukuran dari barang yang dipertukarkan

2. Sistem Ekonomi Pasar / Kapitalis / Liberal

Pada sistem ekonomi pasar, segala sesuatu ditentukan oleh kondisi pasar
dimana pengaturan dan pengambilan keputusan mengenai produksi, distribusi dan
konsumsi dapat dilakukan oleh semua orang dengan sebebas-bebasnya karena
semuanya Konsep sistem ekonomi yang dijalankan secara bersama untuk
kepentingan bersama sesuai dengan tata cara yang biasa ditempuh oleh nenek
moyang sebelumnya, dimana kegiatan ekonominya masih sangat sederhana yang
diterapkan oleh masyarakat secara turun-temurun dengan hanya mengandalkan
alam dan tenaga kerja berdasarkan mekanisme pasar. Harga ditentukan oleh
kekuatan pasar.Prinsip yang mendasari sistem ini, yaitu kebebasan individu,
kebebasan berusaha, kebebasan memilih, kebebasan berinisiatif dan kebebasan
memiliki.Sistem ekonomi ini dibentuk oleh kekuatan yang ada di pasar yaitu
kekuatan permintaan dan penawaran.Dengan demikian sistem ekonomi liberal
dapat diartikan sebagai suatu sistem ekonomi yang berorientasi pada pasar,

kegiatan ekonomi sepenuhnya diserahkan kepada pihak swasta (masyarakat) dan
pemerintah tidak ikut campur tangan secara langsung dalam bidang ekonomi.
● Ciri-ciri sistem ekonomi liberal:

1) Hak milik atas alat produksi di tangan perorangan
2) Harga barang ditentukan oleh permintaan dan penawaran di pasar
3) Adanya persaingan bebas
4) Tidak ada campur tangan pemerintah dalam perekonomian
5) Modal memegang peranan penting
6) Terbuka kesempatan bagi individu untuk mengejar keuntungan

● Kebaikan Sistem ekonomi liberal:
1) Dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas barang yang diproduksi
2) Terdorong untuk mengejar kemakmuran bagi dirinya sendiri
3) Setiap orang / pengusaha termotivasi mencari keuntungan

● Keburukan sistem ekonomi pasar liberal:
1) Menimbulkan persaingan tidak sehat
2) Terdapat kesenjangan kaya dan miskin (pendapatan tidak merata)
3) Menimbulkan monopoli
4) Terdapat eksploitasi SDM
5) Pemanfaatan SDA sering tidak memperhatikan kelestarian lingkungan

3. Sistem Ekonomi Terpusat / Komando / Sosialis Merupakan suatu sistem
dimana pemerintah memiliki kendali yang ketat dan sangat dominan, dalam
menentukan kepemilikan bisnis, laba dan alokasi sumber daya untuk mencapai
tujuan yang telah ditentukan pemerintah. Pada sistem ini pemerintah
menentukan barang dan jasa apa yang akan diproduksi, bagaimana barang
tersebut diproduksi serta kepada siapa barang tersebut diproduksi. Jadi hampir
seluruh kegiatan ekonomi diselenggarakan oleh pemerintah pusat.
● Ciri-ciri sistem ekonomi komando:
1) Perencanaan disusun oleh pemerintah pusat
2) Produksi, distribusi dan konsumsi diatur secara terpusat
3) Semua alat produksi dikuasai oleh negara
4) Inisiatif dan hak milik perorangan dibatasi

● Kebaikan sistem ekonomi komando:
1) Pemerintah bertanggung jawab penuh dalam perekonomian
2) Relatif tidak ada jurang pemisah antara orang kaya dan miskin
3) Hasil produksi dapat dinikmati secara merata
4) Mudah melakukan pengendalian harga

● Keburukan sistem ekonomi komando:
1) Hak milik perorangan sangat dibatasi dan rakyat kurang memiliki
pilihan
2) Potensi dan daya kreasi tidak berkembang
3) Tidak terdapat kebebasan individu

4. Sistem Ekonomi Campuran (Sosialis dan Liberal)

Cina dan kuba merupakan Negara yang berpaham komunis dan sangat besar
kemungkinannya menerapkan sistem ekonomi komando. Amerika Serikat dan inggris
merupakan negara yang memiliki kiblat dari ekonomi pasar.negara-negara tersebut
tidak menyatakan bahwa sistem ekonomi yang mereka pakai adalah sistem ekonomi
komando dan sistem ekonomi pasar. Pada saat ini dapat dikatakan tidak ada negara
yang menerapkan sistem ekonomi komando ataupun ekonomi pasar secara murni.

Kecenderungan yang berlaku saat ini adalah adanya sistem ekonomi campuran
(mixed economy), yaitu mengambil unsur-unsur pasar, tradisional, dan komando. Hal
ini didasari kesadaran saling ketergantungan antara negara dan adanya pengaruh
ekonomi global. Dalam sistem ekonomi campuran, mekanisme harga dan pasar yang
dianut oleh sistem ekonomi kapital dapat berdampingan dengan adanya perencanaan
dari pusat seperti yang dianut oleh sistem ekonomi komando.

● ​Ciri-ciri

1) Adanya campur tangan pemerintah dalam perekonomian

2) Pihak swasta ikut berperan dalam kegiatan perekonomian

● Kebaikan

1) Sektor ekonomi pemerintah dan swasta terpisah secara jelas

2) Fluktuasi harga dapat lebih terkendali

3) Hak milik perorangan diakui dan pemerintah mendorongnya

● Keburukan

1) Jika peran pemerintah mendominasi akan timbul etatisme

2) Jika peran swasta mendominasi akan timbul monopoli yang merugikan
masyarakat.

5. Sistem Ekonomi Demokrasi

Sistem ekonomi yang dianut oleh setiap bangsa berbeda-beda. Hal ini sesuai dengan
falsafah dan ideologi dari masing-masing negara. Seperti halnya Indonesia, sistem ekonomi
yang dianut oleh bangsa Indonesia akan berbeda dengan sistem ekonomi yang dianut oleh
Amerika Serikat maupun negara-negara lainnya. Pada awalnya Indonesia menganut sistem
ekonomi liberal, dimana seluruh kegiatan ekonomi diserahkan kepada masyarakat. Akan
tetapi karena ada pengaruh komunisme yang disebarkan oleh Partai Komunis Indonesia, maka
sistem ekonomi di Indonesia berubah dari sistem ekonomi liberal menjadi sistem ekonomi
sosialis. Pada masa Orde Baru, sistem ekonomi yang dianut oleh bangsa Indonesia diubah
kembali menjadi sistem demokrasi ekonomi. Sistem ini bertahan hingga masa Reformasi.
Setelah masa Reformasi, pemerintah melaksanakan sistem ekonomi yang berlandaskan
ekonomi kerakyatan. Sistem inilah yang masih berlaku di Indonesia.

Sistem Ekonomi Demokrasi Indonesia mempunyai landasan idiil yaitu Pancasila dan
landasan konstitusional yaitu UUD 1945. Oleh karena itu, segala bentuk kegiatan masyarakat
dan negara harus berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Sistem perekonomian yang ada di
Indonesia juga harus berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Sistem perekonomian nasional
yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 disusun untuk mewujudkan demokrasi ekonomi
dan dijadikan dasar pelaksanaan pembangunan ekonomi. Sistem perekonomian Indonesia
yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 disebut sistem ekonomi demokrasi. Dengan
demikian sistem ekonomi demokrasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem perekonomian
nasional yang merupakan perwujudan dari falsafah Pancasila dan UUD 1945 yang berasaskan
kekeluargaan dan kegotongroyongan dari, oleh, dan untuk rakyat di bawah pimpinan dan
pengawasan pemerintah. Pada sistem demokrasi ekonomi, pemerintah dan seluruh rakyat baik
golongan ekonomi lemah maupun pengusaha aktif dalam usaha mencapai kemakmuran
bangsa. Selain itu, negara berperan dalam merencanakan, membimbing, dan mengarahkan
kegiatan perekonomian. Dengan demikian terdapat kerja sama dan saling membantu antara
pemerintah, swasta, dan masyarakat.

a. Ciri-Ciri Positif Sistem Ekonomi Demokrasi

1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.

2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang
banyak dikuasai oleh negara.

3) Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan
dipergunakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.

4) Sumber-sumber kekayaan dan keuangan negara digunakan untuk permufakatan
lembaga-lembaga perwakilan rakyat, serta pengawasan terhadap kebijakan ada pada
lembaga-lembaga perwakilan rakyat pula.

5) Warga negara memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan yang dikehendaki serta
mempunyai hak akan pekerjaan dan penghidupan yang layak.

6) Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan
kepentingan masyarakat.

7) Potensi, inisiatif, dan daya kreasi setiap warga negara dikembangkan sepenuhnya dalam
batas-batas yang tidak merugikan kepentingan umum.

8) Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.

b. Ciri-Ciri Negatif Sistem Ekonomi Demokrasi

1) Sistem free fight liberalism, yaitu sistem persaingan bebas yang saling menghancurkan
dan dapat menumbuhkan eksploitasi terhadap manusia dan bangsa lain sehingga dapat
menimbulkan kelemahan struktural ekonomi nasional.

2) Sistem etatisme, di mana negara beserta aparatur ekonomi negara bersifat dominan serta
mendesak dan mematikan potensi dan daya kreasi unit-unit ekonomi di luar sektor negara.

3) Persaingan tidak sehat dan pemusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok dalam
bentuk monopoli yang merugikan masyarakat.

SOAL LATIHAN

1. Strategi suatu negara mengatur kehidupan ekonominya dalam rangka mencapai
kemakmuran, disebut dengan istilah…
A. Sistem ekonomi
B. Lembaga ekonomi
C. Agen ekonomi
D. Pelaku ekonomi.
E. Kebutuhan

2. Sistem ekonomi campuran merupakan kolaborasi ...
A. Sistem ekonomi sosialis dan sistem ekonomi liberal.
B. Sistem ekonomi tradisional dan sistem ekonomi komando.
C. Sistem ekonomi tradisional dan sistem ekonomi pasar.
D. Sistem ekonomi pasar dan sistem ekonomi komando.
E. Sistem ekonomi komando dan sistem ekonomi kerakyatan.

3. Perbedaan sistem ekonomi liberal dengan sistem ekonomi campuran yaitu....

A. Kehidupan ekonomi liberal mementingkan orang lain sedang sistem ekonomi
campuran hidup bergotong-royong

B. Alat produksi dikuasai oleh negara, sedang ekonomi campuran alat produksi
dimiliki individu

C. Ekonomi liberal bertujuan memenuhi kebutuhan minimum, sedangkan
ekonomi campuran mencari laba sebesar-besarnya

D. Ekonomi liberal menghendaki kebebasan yang seluas luasnya sedang ekonomi
campuran diatur oleh negara dan swasta

E. Penguasaan teknik produksi ekonomi pasar sudah modern sedangkan ekonomi
liberal dengan alat sederhana

4. Rakyat ikut disertakan secara aktif didalam perekonomian . Hal itu merupakan
ciri-ciri sistem ekonomi ....

A. Komando
B. Campuran
C. Tradisional
D. Pasar
E. E. Pancasila

5. ​Sistem ekonomi pasar bebas secara murni sebenarnya hanya ada dalam teori.
Kenyataan itu terjadi karena dalam kenyataan negara menganut sistem itu, juga ....

A. Memiliki hak ekonomi
B. . Memiliki kekuatan untuk memungut pajak
C. Memiliki kewajiban untuk mencegah pengangguran
D. Memiliki campur tangan dalam perekonomian secara tidak langsung

E. Kegiatan perekonomian bebas dilakukan
6. ​Penyelesaian persoalan-persoalan yang terkait dengan : barang apa yang akan
diproduksi, bagaimana memproduksinya dan untuk siapa barang yang telah
diproduksi, dalam sistem ekonomi liberal cukup diserahkan kepada ....

A. Kekuatan pasar
B. Keinginan produsen
C. Keinginan konsumen
D. Peraturan yang dibuat oleh pemerintah pusat
E. Distributor
7. Sistem ekonomi demokrasi memiliki 3 landasan, dasar landasan idiil adalah …
A. Pancasila
B. Mukadimah UUD 1945
C. Pasal 33 UUD 1945
D. GBHN
E. Pasal 23 UUD 1945

1. Sistem ekonomi demokrasi memiliki 3 landasan, dasar landasan idiil adalah …
A. Pancasila B. Mukadimah UUD 1945 C. Pasal 33 UUD 1945 D. GBHN E. Pasal
23 UUD 1945

Essay
1.​ ​Jelaskan perbedaan sistem ekonomi kapitalis dengan sistem ekonomi sosialis!
Kunci Jawaban:

1) A. Sistem Ekonomi

2) A. Sistem ekonomi sosialis dan sistem ekonomi liberal.
3) D. Ekonomi liberal menghendaki kebebasan yang seluas luasnya sedang

ekonomi campuran diatur oleh negara dan swasta
4) B. Campuran
5) D. Memiliki campur tangan dalam perekonomian secara tidak langsung
6) B. Keinginan produsen
7) A. Pancasila

ESSAY

1)

No. Kapitalis Sosialis

1 Tidak ada kebebasan berusaha Individu dan swasta bebas berusaha
bagi individu dan swasta

2 . Tidak ada kebebasan berusaha Pemerintah tidak campur tangan

bagi individu dan swasta dalam kegiatan ekonomi , kalaupun

ada itu hanya terbatas pada hal-hal

yang penting-penting saja

3 Mematikan inisiatif individu Inisiatif individu dikembangkan

4 Tidak ada jurang antara si kaya Terdapat jurang yang dalam antara

dan si miskin si kaya dan si miskin

5 Modal dikuasai oleh pemerintah Modal dikuasai swasta dan modal

sangat berperan dalam

pengembangan usaha

6 Orientasi kepentingan dan Orientasi adalah keuntungan

kesejahteraan rakyat semata

Penskoran:

Pilihan Ganda 10 x7 70
Essay 30 30
100
Total

Tes Formatif

1. Di bawah ini yang merupakan ciri-ciri ekonomi terpusat adalah....
a. Hak milik perseorangan diakui seluas-luasnya
b. Indikator kegiatan ekonomi berdasarkan pasar
c. Peranan pihak swasta dominan dalam kegiatan ekonomi
d. Semua alat produksi milik pemerintah

2. Salah satu ciri sistem perekonomian Indonesia adalah.....
a. Potensi inisiatif dan daya kreasi setiap warga dikembangkan sebatas tidak
merugikan kepentingan umum
b. Pemerintah menguasai sektor-sektor ekonomi penting bersama koperasi
c. Hak milik perseorangan diakui dan pemanfaatannya boleh bertentangan
dengan kepentingan umum
d. Pemusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok

3. Kegiatan ekonomi yang dilakukan berdasarkan usaha bersama berasaskan
kekeluargaan dan gotong-royong disebut.....
a. Demokrasi ekonomi
b. Kegiatan ekonomi
c. Transaksi ekonomi
d. Ekonomi kapitalis

4. Cara untuk memproduksi barang/jasa yang dipilih adalah....
a. Barang/jasa yang banyak
b. Barang/jasa yang efisien
c. Barang/jasa yang bagus
d. Barang/jasa yang memiliki manfaat banyak

5. Sistem ekonomi yang masih menggunakan kebiasaan masyarakat tradisional
disebut....
a. Sistem ekonomi tradisional
b. Sistem ekonomi terpusat
c. Sistem ekonomi pasar
d. Sistem ekonomi campuran

6. Di bawah ini merupakan ciri-ciri sistem ekonomi tradisional, kecuali.....
a. Masih terikat tradisi
b. Hanya sedikit menggunakan modal

c. Masih menggunakan sistem barter
d. Keuntungan menggunakan sistem bagi hasil
7. ”Cukup aman bagi masyarakat karena anggota masyarakat tidak dibebani
dengan target yang harus dicapai.”
Pernyataan di atas merupakan kelebihan dari sistem.....
a. Ekonomi tradisional
b. Ekonomi komando
c. Ekonomi pasar
d. Ekonomi makro
8. Sistem ekonomi dimana pemerintah dapat mengendalikan perekonomiannya
disebut....
a. Sistem ekonomi terpusat
b. Sistem ekonomi mikro
c. Sistem ekonomi makro
d. Sistem ekonomi tradisional
9. Di bawah ini yang termasuk kedalam cici-ciri ekonomi komando adalah...
a. Teknologi yang digunakan sudah modern
b. Tidak adanya perhitungan efisiensi penggunaan sumber daya
c. Alat dan sumber daya ekonomi dikuasai secara bersama
d. Hak milik perorangan tidak diakui
10. Berikut ini yang termasuk pada masalah pokok ekonomi adalah...
a. Barang apa yang akan diproduksi
b. Di mana barang akan diproduksi
c. Oleh siapa barang diproduksi
d. Bagaimana manfaat barang yang diproduksi
11. Sistem ekonomi yang memberikan kebebasan sepenuhnya kepada pihak
masyarakat untuk menentukan kegiatan ekonomi disebut....
a. Sistem ekonomi terpusat
b. Sistem ekonomi tradisional
c. Sistem ekonomi pasar
d. Sistem ekonomi campuran
12. Masalah barang/jasa yang akan diproduksi bukan hanya bertujuan untuk
memenuhi kebutuhan saja, melainkan untuk...
a. Mencari keuntungan

b. Menambah jumlah produksi
c. Menghasilkan barang yang bagus
d. Memiliki manfaat yang banyak
13. Landasan idiil demokrasi ekonomi adalah....
a. UUD 1945
b. Pancasila
c. Peraturan pemerintah
d. Peraturan presiden
14. Sistem ekonomi yang digunakan oleh negara indonesia adalah.....
a. Sistem ekonomi tradisional
b. Sistem ekonomi komando
c. Sistem ekonomi campuran
d. Sistem ekonomi pancasila
15. Berikut ini yang termasuk pada contoh untuk siapa barang/jasa yang
dihasilkan, yaitu....
a. Di mana barang/jasa di produksi
b. Siapa yang memproduksi barang /jasa
c. Bagaimana hasil produksi didistribusikan pada masyarakat
d. Berapa banyak barang/jasa yang diproduksi
16. Masalah pokok ekonomi yang perlu mendapat perhatian dengan
sungguh-sungguh oleh perusahaan adalah barang apa yang diproduksi dan
berapa jumlahnya,hal ini disebabkan karena....
a. Pengorbanan sumber daya ekonomi yang sekecil-kecilnya harus mendapat
hasil sebesar-besarnya
b. Kesalahan dalam pengalokasian sumber daya akan berpengaruh buruk pada
kegiatan ekonomi
c. Kelambatan dalam melakukan kegiatan produksi dapat menurunkan
produktivitas
d. Kegiatan yang hanya memproduksi satu jenis barang dalam jumlah besar
dapat menyebabkan kelebihan produksi
17. Perhatikan pernyataan berikut ini!
1) Barang dan jasa apa yang harus diproduksi
2) Seberapa banyak kebutuhan berbagai macam orang yang harus dipenuhi
3) Berapa banyak barang yang akan diproduksi

4) Siapa yang harus menerima barang dan jasa yang diproduksi
Dari pernyataan di atas yang merujuk pada masalah ekonomi, yaitu apa yang
diproduksi adalah....
a. 1 dan 2
b. 1 dan 3
c. 2 dan 3
d. 2 dan 4
18. Tokoh pencetus ekonomi liberal adalah....
a. Robert Malthus
b. Karl Marx
c. David Ricardo
d. Adam Smith
19. Sistem ekonomi di mana seluruh kegiatan ekonomi diatur dan dikendalikan
oleh pasar adalah sistem ekonomi....
a. Tradisional
b. Terpusat
c. Liberal
d. Campuran
20. Berikut ini yang merupakan ciri sistem ekonomi tradisional adalah....
a. Sudah ada pembagian kerja
b. Setiap individu bebas memiliki alat produksi
c. Terdapat persaingan bebas antara pengusaha
d. Teknik produksi masih sangat sederhana

Jawaban:

1. d. Semua alat produksi milik pemerintah
2. a. Potensi inisiatif dan daya kreasi setiap warga dikembangkan sebatas tidak

merugikan kepentingan umum
3. a. Demokrasi ekonomi
4. b. Barang/jasa yang efisien
5. a. Sistem ekonomi tradisional
6. d. Keuntungan menggunakan sistem bagi hasil

7. a. Ekonomi tradisional
8. a. Sistem ekonomi terpusat
9. d. Hak milik perorangan tidak diakui
10. a. Barang apa yang akan diproduksi
11. c. Sistem ekonomi pasar
12. a. Mencari keuntungan
13. b. Pancasila
14. d. Sistem ekonomi pancasila
15. c. Bagaimana hasil produksi didistribusikan pada masyarakat
16. b. Kesalahan dalam pengalokasian sumber daya akan berpengaruh buruk pada

kegiatan ekonomi
17. b. 1 dan 3
18. d. Adam Smith
19. c. Liberal
20. d. Teknik produksi masih sangat sederhana

Perskoran:

Masing-masing soal bernilai 5 poin x 20 soal = 100 poin.

Penutup

Setelah menyelesaikan modul ini, maka peserta didik dapat mengikuti tes
praktik untuk menguji kompetensi yang telah dipelajari. Dan apabila peserta didik
dinyatakan memenuhi syarat kelulusan dari hasil evaluasi dalam modul ini, maka
peserta didik diperkenankan untuk melanjutkan ke modul selanjutnya. Pilihan modul
yang dapat peserta didik ambil untuk dipelajari setelah tuntas mempelajari modul ini
adalah peran pelaku ekonomi dalam kegiatan ekonomi.atau lebih tepatnya dapat
dikonsultasikan pada guru yang mengajar untuk modul ini.

Daftar Pustaka

Dumairy. (1996), Perekonomian Indonesia. Jakarta: Erlangga.
Sri Edi Swasono, dkk. (1985). Koperasi dalam Orde Ekonomi Indonesia. Jakarta: UI Press.
Winardi. (1984). Pengantar Sistem-sistem Ekonomi. Bandung: Alumni.


Click to View FlipBook Version