MEDITASI EKA DASA AKSARA
TAHAP KE EMPAT
Meditasi tahap keempat dari meditasi eka dasa
aksara memfokuskan pada aksara sebagai Panca Tirta
dan Panca Brahma. Lakukanlah langkah langkah seperti
ditahap sebelumnya untuk mempersiapkan diri anda
memasuki tahap meditasi.
Panca Tirta:
Panca Disuarakan Panca Tirta Fungsinya
aksara
Sang Sebagai Sebagai
Iswara Tirta pengelukatan
sanjiwani
Bang Sebagai Sebagai
Brahma
Tirta pengeleburan
Kamandalu
Tang Sebagai Sebagai
Mahadewa Tirta pemunah
Kundalini
Ang Sebagai Sebagai
Wisnu Tirta kasidian
Mahatirta
Ing Sebagai Sebagai
Siwa Tirta pengesangan
pawaitra
Panca Brahma:
No Aksara Disuarakan Ditempatkan ditubuh
1 Nang (micro-cosmos)
Disuara
2 Mang Diprana atau
tenaga/energi
3 Sing Diperasaan
4 Wang dipikiran
5 Yang Dinafas
Kemudian dibalik menjadi Diletakkan
Dijiwa
No Aksara Disuarakan
1 Yang
2 Wang Diaura
3 Sing Ditenggorukan
4 Mang Dilidah
5 Nang Dimulut
Duduk dalam posisi santai, tarik napas dalam-
dalam beberapa kali untuk menenangkan tubuh dan
pikiran. Masuk ke dalam diri anda dan buat koneksi ke
diri anda sendiri. Berdoa dan mintalah guru sejati (hati
sejati) di dalam diri anda untuk membimbing anda.
Perlahan buat koneksi ke ibu pertiwi dan rasakan energi
dari ibu pertiwi. Perlahan buat koneksi ke Bapak Akasa
dan rasakan energi dari Bapak Akasa. Biarkan energi
dari ibu pertiwi dan Bapak Akasa bercampur di dalam
tubuh anda. Buka hati, buka diri anda untuk merasakan,
berserah dan pasrah menerima energy positive dari
Hyang Kuasa atau semesta. Biarkan alam semesta juga
memberkati dan membimbing anda. Berdoalah kepada
Dewa Siwa sebagai adi yogi untuk membimbing dan
memberkati anda. Nyanyikan adi mantra (Ong namo
guru Dev namo 3x) untuk sujud pada guru yang ada di
dalam diri anda. Nyanyikan lima kekuatan Siwa.
Lyric:
Yoga Yoga Yogeshwaraya
Bhuta Bhuta Bhuteshwaraya
Kala Kala Kaleshwaraya
Shiva Shiva Sarveshwaraya
Shambho Shambo Mahadevaya
Artinya:
Sembah/ sujud kepada Yang Maha Esa, Yogeshwara,
yang menguasai tubuh fisik, Bhuteshwara, yang
menguasai kelima elemen, Kaleshwara, yang menguasai
waktu dan siklusnya, Sarveshwara, yang ada di mana-
mana, dan merupakan dasar kekuatan dari segalanya ,
Sembah kepada Shambho, yang Maha besar dari
semuanya, Mahadewa.
Setelah menyenandungkan matra, tetap tenang
selama satu menit, ambil napas dalam-dalam lalu
hembuskan dan rileks.
Duduk dalam posisi santai mulailah melakukan
pemanasan, pembersihan dan pembukaan cakra cakra
anda. Untuk pembersihan dan pembukaan cakra – cakra,
anda bisa melakukan asana dan pernafasan seperti dalam
tahap pertama, atau memilih sendiri gerakan asana dan
pernafasannya. Bisa juga menggunakan ten body kriya,
surya namaskara, dan lain sebagainya.
Kemudian lakukan relaxasi lima sampai sepuluh
menit. Setelah itu meditasi.
Meditasi tahap keempat dari Eka Dasa Aksara,
Biasakan melakukan pernafasan tri aksara dan dwi
aksara sebelum melangkah jauh kemeditasi tahap
keempat. Biarkan pikiran dan perasaan kita menjadi
tenang dan damai.
Duduk dalam posisi relax atau sikap sida asana,
bajra asana ataupun padmasana. Pusatkan pikiran dan
kesadaran pada mata ketiga anda.Lakukan pernafasan tri
aksara. Saat menarik nafas, bayangkan cahaya merah
didada anda dan ucapkan (boleh dalam bhatin, boleh
bersuara) AUM Ang Namah. Tahan nafas bayangkan
cahaya biru dipusar dan ucapkan AUM Ung Namah.
Dan mengeluarkan atau menghembuskan nafas,
bayangkan cahaya putih diubun – ubun, ucapkan AUM
Mang Namah. Lakukan paling sedikit sebelas kali
putaran. Lanjutkan pusatkan kesadaran pada pernafasan
anda, lakukan pernafasan dwi aksara. Saat menarik nafas
letakkan aksara Ang pada tulang punggung anda. Dan
saat menghembuskan nafas letakkan aksara Ah pada
ubun – ubun anda. Lakukan minimal sebelas tarikan
nafas.
Perlahan pusatkan kesadaran anda pada jantung
anda, rasakan dan amati jantung anda. Lantunkan aksara
Sang 5 kali, rasakan kekuatan Dewa Iswara sebagai tirta
sanjiwani. Rasakan tirta sanjiwani sebagai pengelukatan,
kekuatan membersihkan segala yang kotor atau energy
negative ditubuh anda. Biarkan cahaya putih bersinar
terang dijantung anda.
Perlahan pusatkan kesadaran anda pada hati
anda, rasakan dan amati hati anda. Lantunkan aksara
Bang 9 kali, rasakan kekuatan dewa Brahma sebagai tirta
kamandalu. Rasakan kekuatan tirta kamandalu sebagai
penglebur, melebur segala kotor, energy negative di
tubuh anda, hingga semua menjadi bersinar bersih dan
cahaya merah bersinar terang dihati anda.
Perlahan pusatkan kesadaran anda pada kedua
ginjal anda, rasakan dan amati kedua ginjal anda.
Lantunkan aksara Tang 7 kali, rasakan kekuatan dewa
Mahadeva sebagai tirta kundalini. Rasakan tirta
Kundalini memusnahkan hal – hal yang tidak baik dan
tidak diperlukan tubuh anda. Sampai anda merasa bersih
dan cahaya kuning bersinar terang dikedua ginjal anda.
Perlahan pusatkan kesadaran anda pada
empedu anda, rasakan dan amati empedu anda.
Lantunkan aksara Ang 4 kali, rasakan kekuatan dewa
Wisnu sebagai tirta Mahatirta. Rasakan tirta Mahatirta
memberikan kesidian atau kekuatan pada diri anda.
Sehingga anda merasakan kekuatan perlindungan yang
teramat kuat dan tak satupun kekuatan hitam atau energy
negative mampu menyentuh anda. Biarkan cahaya hitam
berkilau dikantung empedu anda.
Perlahan pusatkan kesadaran anda pada tengah –
tengah hati anda, rasakan dan amati. Lantunkan aksara
Ing 8 kali, rasakan kekuatan dewa Shiva sebagai tirta
Pawitra. Rasakan tirta Pawitra membakar (ngeseng)
segala hal buruk atau energy negative, segala sakit yang
ada ditubuh anda. Sampai anda merasakan energy
positive dan tubuh anda sehat, segar. Biarkan cahaya
pelangi memancar dari tengah hati anda.
Perlahan pusatkan kesadaran anda pada paru-
paru anda, rasakan dan amati. Lantunkan aksara Nang 8
kali. Kemudian letakkan aksara Nang pada suara anda.
Rasakan setiap kata yang anda suarakan memiliki
kekuatan dari dewa Maheswara. Dan biarkan cahaya
pink bersinar dari paru – paru anda.
Perlahan pusatkan kesadaran anda pada usus
anda atau perut anda, rasakan dan amati. Lantunkan
aksara Mang 3 kali. Kemudian letakkan aksara Mang
pada energy atau kekuatan anda. Rasakan kekuatan dewa
Rudra ada pada kekuatan atau energy anda. Biarkan
cahaya oranye bersinar dari usus atau perut anda.
Perlahan pusatkan kesadaran anda pada limpa
anda, rasakan dan amati. Lantunkan aksara Sing sekali,
kemudian letakkan aksara Sing pada perasaan anda.
Rasakan kekuatan dewa Sangkara pada perasaan anda.
Biarkan cahaya hijau bersinar dari limpa anda.
Perlahan pusatkan kesadaran anda pada
tenggorokan anda, rasakan dan amati. Lantunkan aksara
Wang 6 kali, kemudian letakkan aksara Wang pada
pikiran anda. Rasakan kekuatan dewa Shambo dipikiran
anda. Biarkan cahaya biru keabu – abuan bersinar terang
ditenggorokan anda.
Perlahan pusatkan kesadaran anda pada tengah
hati anda, rasakan dan amati. Lantunkan aksara Yang 8
kali, kemudian letakkan pada nafas anda. Rasakan
kekuatan dewa Shiva pada setiap tarikan dan hembusan
nafas anda. Biarkan cahaya pelangi bersinar terang dari
tengah hati anda.
Rasakan kekuatan energy dari panca Brahma dan
lantuinkan sekali lagi Nang, Mang, Sing, Wang, Yang.
Kemudian lantunkan terbalik, Yang letakkan di jiwa
anda, Wang letakkan di aura anda. Sing letakkan di
tenggorokan anda. Mang letakkan dilidah anda. Dan
Nang letakkan dimulut anda. Rasakan seluruh kekuatan
Panca brahma dan biarkan cahaya pelangi bersinar
terang dari diri and. Pancarkan cahaya pelangi tersebut
keluar kesemesta raya, rasakan anda bersatu dengan
semesta raya. Setelah merasa cukup, tarik nafas dalam –
dalam cakupkan tangan didada. Mohon ijin pada
penguasa alam semesta bahwa anda hendak menarik
tenaga inti bumi dan memasukannya ditubuh anda. Dan
tenaga inti bumi akan mengendap didiri anda,
memberikan perlindungan, kekuatan, kesehatan,
keselamatan lahir dan bhatin. Saat menarik nafas buka
tangan anda kesamping terus keatas lalu kluarkan nafas
bawa kepusat energy anda disolar flexus anda. Lakukan
tiga kali tarikan dan hembusan nafas. Ucapkan
trimakasih kepada para leluhur, kesemua arah penjuru
mata angina dan penguasanya, pada ibu pertiwi, bapak
akasa, pada adi Yogi/dewa Shiva, pada semesta raya dan
seisinya. Sembah sujud dan demikianlah meditasi tahap
keempat, semoga bermanfaat bagi kita semua.
“Loka smastha sukini bhawantu”
“ AUM shanti shanti shanti AUM”