The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

BAHAN AJAR_BERLYAN SALSABILLA A.S. (19120150)

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by berlyansalsabilla36, 2021-01-18 04:13:06

BAHAN AJAR_BERLYAN SALSABILLA A.S. (19120150)

BAHAN AJAR_BERLYAN SALSABILLA A.S. (19120150)

BAHAN AJAR
SISTEM TATA SURYA

A. PENGERTIAN SISTEM TATA SURYA

Tata surya adalah sistem antariksa yang saling terikat gravitasi dimana terdapat
matahari dan benda-benda langit yang mengitarinya secara langsung maupun tidak langsung.
Dari sekian banyak benda langit yang mengitari matahari secara langsung, terdapat benda
langit yang paling besar yang dinamakan dengan planet. Bulan merupakan benda langit yang
mengitari matahari secara tidak langsung, bulan merupakan satelit alami planet yang
mengitari planet.
B. ANGGOTA PENYUSUN TATA SURYA
1. BINTANG

Bintang merupakan salah satu anggota tata surya yang memiliki sifat istimewa karena
bisa memancarkan cahaya sendiri. Ada banyak sekali bintang di dalam sistem tata surya,
salah satunya adalah matahari. Matahari memiliki massa yang paling besar dibanding
bintang-bintang lain yang terdapat dalam sistem tata surya kita. Karena massanya inilah, gaya
gravitasi matahari mampu membuat planet-planet dan benda-banda langit lainnya beredar
pada lintasan tertentu.
2. PLANET

Tak seperti bintang, planet tidak memancarkan cahaya sendiri, tetapi hanya
merefleksikan cahaya matahari. Di dalam sistem tata surya, planet-planet memiliki massa dan

gravitasi yang cukup sehingga bisa membentuk struktur bulat, dan memiliki lintasan orbit
yang bersih (tidmemiliki benda langit lainnya di dalam orbitnya). Berdasarkan jaraknya,
planet di tata surya meliputi Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturunus, Uranus, dan
Neptus.
3. SATELIT

Satelit merupakan anggota tata surya yang selalu mengitari planet. Semua satelit akan
bergerak mengelilingi matahari bersama dengan planet yang diputarinya. Selain melakukan
itu, satelit juga berputar pada porosnya dan memutari planet yang diiringinya. Berdasarkan
keberadaannya, satelit di tata surya dibagi menjadi 2 jenis, yaitu satelit alami dan satelit
buatan. Satelit alami merupakan satelit yang diciptakan oleh Tuhan dan bisa bergerak dengan
sendirinya tanpa bantuan tangan manusia. Sementara satelit Buatan adalah satelit buatan
manusia yang diluncurkan dalam orbit yang pasti. Mereka digunakan untuk ramalan cuaca,
telekomunikasi, pertanian, dan lain-lain.
4. ASTEROID

Asteroid adalah benda berbatu kecil di tata surya yang lebih kecil dari planet-planet.
Asteroid beredar pada lintasan yang terletak di antara orbit planet Mars dan Yupiter. Proses
terbentuknya asteroid terjadi secara bersamaan dengan proses terbentuknya planet yang
sesuai dengan susunannya.

5. KOMET

Komet adalah benda langit yang berukuran kecil. Material penyusun komet terdiri
dari sejumlah partikel-partikel bebatuan, kristal, es, dan gas. Komet biasanya sering terlihat
seperti sebuah benda langit yang bercahaya dan berbentuk memanjang menyerupai ekor.
Olah karena itu orang-orang sering menyebutnya sebagai bintang berekor. Tubuh komet
terdiri dari 3 bagian, yakni bagian inti, koma, dan ekor. Inti komet terbuat atas kristal es dan
gas yang membeku dengan diameter kira-kira sebesar 10 km. Bagian koma komet memiliki
diameter yang panjangnya dapat mencapai 100.000 km, ukurannya jauh lebih besar
dibanding intinya.
6. METEOR DAN METEORIT

Meteor adalah benda langit yang bergerak cepat dan memiliki lintasan yang tidak
teratur. Ini adalah garis-garis cahaya yang biasanya berlangsung selama beberapa detik. Nah,
jika kamu pernah mendengar istilah bintang jatuh, maka itu merupakan sebuah meteor yang
bisa dilihat oleh manusia. Meteorit, demikian meteor yang mencapai bumi sebelum menguap
itu dipanggil. Saat jatuh menuju permukaan bumi meteor bergesekan dengan atmosfer bumi
dan memancarkan cahaya. Karena gesekan tersebut, suhu meteor semakin naik dan terbakar
sampai akhirnya menguap. Saat meteor terbakar dan memancarkan cahaya, pada saat itulah
manusia bisa melihatnya secara langsung.
C. NAMA - NAMA PLANET
A. PLANET MERKURIUS

Planet yang paling dekat dengan matahari adalah planet Merkurius. Merkurius atau
Mercury dikenal sebagai planet pertama dalam tata surya yang berdekatan dengan matahari.
Jarak Merkurius dengan matahari adalah 57 juta kilometer, paling dekat dibanding planet
lainya Planet Merkurius adalah planet terkecil dalam tata surya, dengan diameter planet
sebesar 4879,4 kilometer. Merkurius memiliki waktu rotasi 59 hari dan waktu revolusi 88
hari. Hal ini membuat Merkurius menjadi planet dengan waktu revolusi tercepat dalam tata
surya.

Jarak planet dari matahari : 57 juta kilometer
Waktu rotasi : 59 hari
Waktu revolusi : 88 hari
Luas permukaan : 7,48 x 107 km2
Diameter : 4879,4 km
Volume : 6,083 x 1010 km3
Massa : 3,3011 x 1023 kg
Gravitasi : 3.7 m/s2
Rata-rata suhu : 340 Kelvin
Jumlah Satelit : tidak ada

B. PLANET VENUS

Urutan planet kedua dalam tata surya adalah planet Venus. Venus menjadi satu-
satunya planet dengan arah rotasi yang berkebalikan, sehingga matahari terbit dari barat di
planet Venus. Suhu rata-ratanya juga yang paling tinggi, menjadikan Venus sebagai planet
terpanas dalam tata surya. Planet Venus memiliki diameter sebesar 4879,4 kilometer. Venus
memiliki waktu rotasi 243 hari dan waktu revolusi 225 hari. Artinya 1 hari di Venus lebih
lama dari waktu 1 tahunnya. Venus juga memiliki waktu rotasi 1 hari paling lama.

Jarak planet dari matahari : 108 juta kilometer
Waktu rotasi : 243 hari
Waktu revolusi : 225 hari
Luas permukaan : 4,6023 x 108 km2
Diameter : 12103,6 km
Volume : 9,2843 x 1011 km3
Massa : 4,8675 x 1024 kg
Gravitasi : 8,87 m/s2
Rata-rata suhu : 737 Kelvin
Jumlah Satelit : tidak ada

3. PLANET BUMI

Planet Bumi adalah satu-satunya planet yang dihuni oleh makhluk hidup. Kita sebagai
manusia tinggal di planet Bumi atau Earth. Total terdapat lebih dari 7 miliar populasi
manusia yang hidup di Bumi. Selain itu juga ada organisme lain seperti hewan dan tumbuhan.
Planet Bumi memiliki diameter sebesar 12.742 kilometer. Jarak bumi dengan matahari sekitar
150 juta kilometer. Bumi memiliki waktu rotasi 24 jam dan waktu revolusi 365 hari.
Komposisi planet Bumi terbuat dari nitrogen (78%), oksigen (21%) dan gas lainnya.

Jarak planet dari matahari : 150 juta kilometer
Waktu rotasi : 24 jam
Waktu revolusi : 365 hari
Luas permukaan : 510 juta km2
Diameter : 12742 km
Volume : 1083,21 x 1012 km3
Massa : 5972,37 x 1024 kg
Gravitasi : 9,8 m/s2
Rata-rata suhu : 288 Kelvin
Jumlah Satelit :1

4. PLANET MARS

Planet terdekat dengan Bumi adalah planet Mars. Mars sering disebut sebagai Red
Planet atau Planet Merah karena warna planet Mars yang kemerah-merahan. Planet ini
menjadi planet terkecil kedua dalam tata surya setelah planet Merkurius. Planet Mars
memiliki diameter sebesar 6704 kilometer. Mars memiliki waktu rotasi 25 jam dan waktu
revolusi 687 hari. Saat ini, ilmuwan banyak melakukan penelitian untuk meneliti struktur
planet Mars dan apakah memungkinkan adanya kehidupan di planet ini. Mars termasuk
dalam planet luar yang orbitnya tidak berada di antara matahari dan bumi. Planet ini memiliki
2 satelit alam yang bernama Phobos dan Deimos.

Jarak planet dari matahari : 230 juta kilometer

Waktu rotasi : 25 jam

Waktu revolusi : 687 hari
Luas permukaan : 145 juta km2
Diameter : 6794 km
Volume : 1,6318 x 1011 km3
Massa : 6,417 x 1023 kg
Gravitasi : 3,7 m/s2
Rata-rata suhu : 210 Kelvin
Jumlah Satelit :2

5. PLANET JUPITER

Planet terbesar dalam tata surya adalah planet Jupiter. Total diameter planet Jupiter
adalah 142.984 kilometer. Berdasarkan luas permukaannya, Jupiter 120 kali lipat lebih besar
dibandingkan planet Bumi. Jupiter memiliki waktu rotasi 10 jam dan waktu revolusi 11 tahun.
Meski ukurannya besar, namun Jupiter menjadi planet dengan waktu rotasi tercepat dimana 1
hari di Jupiter hanya berlangsung 10 jam saja. Komposisi Jupiter terbesar terdiri dari gas
hidrogen (89%) dan helium (10%). Jupiter termasuk dalam planet luar yang orbitnya tidak
berada di antara matahari dan bumi. Planet ini diketahui memiliki lebih dari 75 satelit dan
masih mungkin akan terus bertambah. Hal ini menjadikan Jupiter sebagai planet yang
memiliki satelit alam paling banyak sejauh ini.

Jarak planet dari matahari : 778 juta kilometer
Waktu rotasi : 10 jam
Waktu revolusi : 11 tahun
Luas permukaan : 6,142 x 1010 km2
Diameter : 142984 km
Volume : 1,43 x 1015 km3
Massa : 1,898 x 1027 kg
Gravitasi : 24,8 m/s2
Rata-rata suhu : 165 Kelvin
Jumlah Satelit : 79

6. PLANET SATURNUS

Planet Saturnus dikenal sebagai planet terindah karena menjadi planet yang memiliki
cincin dalam tata surya. Cincin pada planet Saturnus terbuat dari bongkahan es. Saturnus atau
Saturn juga menjadi planet terbesar kedua setelah planet Jupiter. Planet Saturnus memiliki
diameter sebesar 120.536 kilometer. Saturnus memiliki waktu rotasi 11 jam dan waktu
revolusi 29 tahun. Waktu rotasi Saturnus menjadi yang tercepat kedua setelah Jupiter. Sekitar
96% komposisi Saturnus adalah gas hidrogen. Saturnus termasuk dalam planet luar yang
orbitnya tidak berada di antara matahari dan bumi. Planet ini memiliki sekitar 62 satelit,
dimana nama satelit terbesarnya adalah Titan dan Rhea

Jarak planet dari matahari : 1,4 miliar kilometer
Waktu rotasi : 11 jam
Waktu revolusi : 29 tahun
Luas permukaan : 4,27 x 1010 km2
Diameter : 120536 km
Volume : 8,271 x 1014 km3
Massa : 5,683 x 1026 kg
Gravitasi : 10,44 m/s2
Rata-rata suhu : 134 Kelvin
Jumlah Satelit : 62

7. URANUS

Urutan planet yang ketujuh adalah planet Uranus. Planet ini dikenal sebagai Giants
Ice karena komposisinya yang dilapisi oleh lapisan es, sama dengan planet Neptunus. Planet
ini juga memiliki cincin yang tidak begitu terlihat jelas. Planet Uranus memiliki diameter
sebesar 50.724 kilometer. Uranus memiliki waktu rotasi 17 jam dan waktu revolusi 84 tahun.
Dengan rata-rata suhu 76 Kelvin, planet Uranus menjadi planet terdingin kedua setelah planet
Neptunus. Uranus termasuk dalam planet luar yang orbitnya tidak berada di antara matahari
dan bumi. Planet ini diketahui memiliki 27 satelit alami.

Jarak planet dari matahari : 3 miliar kilometer
Waktu rotasi : 17 jam
Waktu revolusi : 84 tahun
Luas permukaan : 8,116 x 109 km2
Diameter : 50724 km
Volume : 6,83 x 1013 km3
Massa : (8.6810 ± 0.0013) x 1025 kg
Gravitasi : 8,69 m/s2
Rata-rata suhu : 76 kelvin
Jumlah Satelit : 27

8. PLANET NEPTUNUS

Planet Neptunus planet terakhir dalam tata surya . Neptunus juga menjadi planet
terjauh dari matahari dan juga dari Bumi. Jarak Neptunus dari matahari mencapai 4,5 miliar
kilometer. Sebelumnya Pluto menjadi planet terjauh, namun sejak 2006 Pluto sudah tidak
dikategorikan sebagai planet. Planet Neptunus memiliki diameter sebesar 49.530 kilometer.
Neptunus memiliki waktu rotasi 16 jam dan waktu revolusi 165 tahun. Neptunus menjadi
planet dengan waktu revolusi terlama. Sama dengan Uranus, komposisi planet Neptunus
kebanyakan adalah lapisan es. Planet ini juga sering disebut Blue Planet atau Planet Biru.
Neptunus termasuk dalam planet luar yang orbitnya tidak berada di antara matahari dan bumi.
Planet ini diketahui memiliki 14 satelit alami.

Jarak planet dari matahari : 4,5 miliar kilometer
Waktu rotasi : 16 jam
Waktu revolusi : 165 tahun
Luas permukaan : 7,168 x 1013 km2
Diameter : 49530 km
Volume : 6,254 x 1013 km3
Massa : 1,024 x 1026 kg
Gravitasi : 11,15 m/s2
Rata-rata suhu : 72 Kelvin

C. PEREDARAN PLANET DALAM TATA SURYA

Peredaran planet-planet dalam Tata Surya :

a. Mengikuti orbit berbentuk elips
b. Terjadi akibat gaya gravitasi antara Matahari dan Planet
c. Memiliki kecepatan orbit tertinggi pada perihelion (jarak terdekat dari Matahari)
d. dan memiliki kecepatan orbit terendah pada aphelion (jarak terjauh dari Matahari)

Johannes Kepler, seorang ilmuwan Jerman pada abad ke-17, merumuskan pola rotasi dari
planet-planet ini dalam Hukum Kepler, yang menyatakan bahwa:

a. Planet mengitari matahari dalam orbit yang berbentuk elips atau melonjong,
bukan lingkaran sempurna. Matahari berada di salah satu ttiik fokus elips ini.

b. Luas daerah yang disapu oleh garis antara matahari dengan planet adalah sama
untuk setiap periode waktu yang sama. Sehingga keceepatan meningkat saat
mendekati matahari dan menurun saat menjauhi matahari.

Kuadrat waktu yang diperlukan oleh planet untuk menyelesaikan satu kali orbit sebanding
dengan pangkat tiga jarak rata‐rata planet‐planet tersebut dari matahari. Menurut pendapat
Isaac Newton, pergerakan planet di orbitnya ini adalah fenomena yang sama dengan misalnya
sebuah apel yang jatuh ke bumi. Yaitu, keduanya sama-sama merupakan fenomena gravitasi.
Gravitasi ini disebabkan oleh massa matahari dan planet. Gaya grafitasi (Fg) ini akan
menyebabkan percepatan sentripetal (a) pada planet dengan massa (m). Percepatan sentripetal
ini akan berinteraksi dengan gerak lurus planet, yang menyebabkan planet ini bergerak
dengan arah melingkar, sehingga membentuk orbit elips mengelilingi

DAFTAR PUSTAKA :

Buku Tematik Kelas IV
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Portal:Sistem_Tata_Surya/Sistem_Tata_Surya
https://www.kompas.com/skola/read/2020/05/19/080000469/ciri-ciri-dan-karakteristik-
anggota-tata-surya
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Komet
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Bintang
https://techno.okezone.com/read/2020/04/06/56/2194737/apa-perbedaan-meteor-dan-meteorit
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Planet
https://www.kompas.com/skola/read/2020/01/22/120000969/peredaran-planet-pada-matahari


Click to View FlipBook Version